0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan4 halaman

Tes Deret Angka dalam Psikotes

Dokumen tersebut membahas tentang tes deret angka dalam psikotes. Tes ini dimaksudkan untuk mengukur kemampuan berhitung seseorang secara cepat dan akurat. Terdapat beberapa tipe pola deret angka yakni satu larik, dua larik, tiga larik, dan bertingkat. Dokumen ini juga memberikan tips dan contoh soal latihan deret angka.

Diunggah oleh

GhinsGO
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan4 halaman

Tes Deret Angka dalam Psikotes

Dokumen tersebut membahas tentang tes deret angka dalam psikotes. Tes ini dimaksudkan untuk mengukur kemampuan berhitung seseorang secara cepat dan akurat. Terdapat beberapa tipe pola deret angka yakni satu larik, dua larik, tiga larik, dan bertingkat. Dokumen ini juga memberikan tips dan contoh soal latihan deret angka.

Diunggah oleh

GhinsGO
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

DERET ANGKA

([Link]

Psikotes adalah tes yang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai


aspek - aspek psikis seseorang sesuai dengan kebutuhan dan keperluan klien
(perusahaan atau instansi). Dalam psikotest terdiri dari berbagai jenis tes. Tes yang
sering digunakan seperti tes kemampuan verbal, tes kemampuan numerik, tes
kemampuan penalaran, tes kemampuan spasial, maupun tes kepribadian. [1]

Dari berbagai jenis tes yang telah disebutkan diatas, deret angka termasuk
ke dalam tes kemampuan numerik yang mana tujuan dari tes kemampuan numerik
adalah untuk mengetahui kemampuan berhitung seseorang dengan cermat dan
cepat dalam waktu yang terbatas. [1]

A. PENGERTIAN TES DERET ANGKA DALAM PSIKOTES

Tes deret angka atau bilangan adalah tes matematika yang berisi angka - angka
yang diurutkan dengan pola - pola tertentu. Pola ini berbentuk operasi hitung
matematika sederhana, baik berupa penjumlahan, pengurangan, perkalian,
pembagian, maupun perpangkatan. [1]

Maka dari tes deret angka ini dituntut untuk menganalisis keterkaitan bilangan
yang satu dengan bilangan yang lain.

B. TIPE DALAM DERET ANGKA

1. Pola Satu Larik


Pola satu larik ini termasuk pola yang mudah dalam menemukan angka
yang akan dicari karena pola deret tipe ini hanya memiliki 1 pola dasar saja.

2. Pola Dua Larik


Pola dua larik ini memiliki 2 pola, sehingga dalam menemukan angka yang
dicari harus ditelusuri dahulu apakah angka tersebut ikut pada pola larik
satu atau pola larik dua.

3. Pola Tiga Larik


Untuk pola tiga larik ini memiliki 3 pola yang berbeda satu sama lain,
sehingga pola ini lebih sulit dari tipe pola sebelumnya. Sama halnya pada
pola dua larik, untuk menemukan angka yang dicari harus ditelusuri
terlebih dahulu apakah angka tersebut ikut pada pola larik keberapa.
4. Deret Bertingkat
Tipe pola terakhir ini termasuk pola yang lebih sulit dari tipe pola
sebelumnya, karena dalam soal deret angka dengan tipe deret bertingkat
tidak hanya ditemukan satu pola saja, namun dari pola yang ditemukan
tersebut dapat membentuk kembali satu pola baru, sehingga akan terlihat
pola yang bertingkat.

C. TIPS DAN TRIK MENYELESAIKAN TES DERET ANGKA

Tips dan trik dalam mengerjakan soal deret angka ini adalah sebagai berikut :

1. Carilah perubahan antara angka yang satu dengan angka yang lain. Bila
menemukan pola antara angka tersebut, lihat apakah pola tersebut juga
berlaku pada hubungan antara angka yang lain.
2. Jenis operasi hitung matematika yang biasa digunakan dalam soal deret
angka terdiri dari perpangkatan, perkalian, pembagian, penjumlahan, dan
pengurangan. Lihat 2 angka yang akan dicari jenis operasi hitung
matematikanya. Bila angka pertama lebih kecil dibanding angka kedua,
maka kemungkinan jenis operasi hitung matematika yang digunakan yaitu
antara perpangkatan, perkalian dan penjumlahan. Sedangkan, bila angka
pertama lebih besar dibanding angka kedua, maka kemungkinan jenis
operasi hitung matematika yang digunakan yaitu antara pembagian dan
pengurangan.
3. Temukan angka yang ditentukan dan kerjakan semua langkah penyelesaian
soal dengan teliti.
4. Perbanyak latihan soal untuk memperlancar dalam mengerjakan soal deret
angka.

D. CONTOH SOAL DERET ANGKA

(1) 124 62 86 43 ....

(2) 286 269 250 229 206 ...

(3) ... 58 116 94 72 144 288


LATIHAN SOAL

(1) ... 190 96 168 138 146 180 ...

a. 34 dan 112
b. 54 dan 124
c. 112 dan 118
d. 37 dan 98
e. 12 dan 776

(2) ... 49 60 72 84 97 110 ...

a. 34 dan 112
b. 23 dan 199
c. 38 dan 124
d. 22 dan 114
e. 37 dan 178

(3) 124 108 95 85 ...

a. 89
b. 76
c. 90
d. 78
e. 23

(4) ... ... 52 208 210 213 852

a. 34 dan 36
b. 33 dan 39
c. 47 dan 33
d. 47 dan 49
e. 23 dan 78

(5) 343 489 512 602 729 715 ... ...

a. 356 dan 889


b. 1000 dan 678
c. 334 dan 987
d. 1000 dan 828
e. 223 dan 112

Silahkan cek hasil jawabannya di link video berikut ini.


Latihan deret angka [Part 1] No 1 dan 2 : [Link]
Latihan deret angka [Part 2] No 3, 4 dan 5 : [Link]
Sumber :

[1] Tim Psikologi Salemba. 2016. BIG Psikotes Terlengkap. Jakarta: [Link]
Wahyu.
[2] [Link]
[Link]#

Anda mungkin juga menyukai