0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan11 halaman

Pelvic Rocking untuk Nyeri Punggung Hamil

Dokumen tersebut merangkum tentang satuan acara penyuluhan kebidanan mengenai pelvic rocking untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang manfaat pelvic rocking dan cara melakukannya guna mengurangi nyeri punggung ibu hamil trimester akhir.

Diunggah oleh

PONED Selaawi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan11 halaman

Pelvic Rocking untuk Nyeri Punggung Hamil

Dokumen tersebut merangkum tentang satuan acara penyuluhan kebidanan mengenai pelvic rocking untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang manfaat pelvic rocking dan cara melakukannya guna mengurangi nyeri punggung ibu hamil trimester akhir.

Diunggah oleh

PONED Selaawi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN ASUHAN KEBIDANAN

KEHAMILAN ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN FISIOLOGIS DENGAN


PEMBERIAN PELVIC ROCKING EXERCISE PADA PENURUNAN NYERI
IBU HAMIL TRIMESTER III

(Laporan ini diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Praktik Klinik Stase III
Program Studi Pendidikan Profesi)

Disusun Oleh:
IRMA HENDRAWATI
NIM: P2.[Link].019

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA
JURUSAN KEBIDANAN
TASIKMALAYA
2022
SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)
POKOK BAHASAN : Pelvic Rocking Untuk Mengurangi Nyeri Pungggung Pada
Ibu Hamil TM III
WAKTU : 30 Menit
SASARAN : Ibu hamil trimester III
TEMPAT : Puskesmas Selaawi

I. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM


Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan selama 30 menit diharapkan
peserta dapat mengerti dan memahami tentang pelvic rocking untuk mengurangi
nyeri pungggung pada ibu hamil trimester III

II. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS


1. Menjelaskan Pengertian Kehamilan
2. Menjelaskan Ketidak Nyamanan Pada Ibu Hamil TM III
3. Menjelaskan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil TM III
4. Menjelaskan Pelvic Rocking Untuk Mengurangi Nyeri Punggung Pada Ibu
Hamil TM III

III. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR


No Tahap Kegiatan Kegiatan Ibu Hamil
1 Pembukaan 1. Mengucapkan salam 1. Menjawab salam
(5 menit) 2. Menyampaikan tujuan 2. Mendengarkan
2 Pelaksanaan 1. Menjelaskan 1. Mendengarkan
(15 menit) Pengertian Kehamilan 2. Memperhatikan
2. Menjelaskan Ketidak 3. Menceritakan
Nyamanan Pada Ibu pengalamannya
Hamil TM III dan berdiskusi
3. Menjelaskan Nyeri
Punggung Pada Ibu dengan penyuluh
Hamil TM III
4. Menjelaskan Pelvic
Rocking Untuk
Mengurangi Nyeri
Punggung Pada Ibu
Hamil TM III

3 Penutup (10 1. Tanya jawab 1. Megajukan


menit) 2. Evaluasi pertanyaan,
3. Menyimpulkan hasil 2. Menjawab
penyuluhan 3. Menjawab salam
4. Menutup penyuluhan
dengan Salam

IV. MEDIA
- (Terlampir)
V. METODE
- Ceramah
- Diskusi
- Tanya jawab
VI. EVALUASI
Metode Evaluasi : Tanya jawab
Jumlah soal           : 2 soal
Jenis pertanyaan    :
1) Jelaskan manfaat Pelvic Rocking?
2) Jelaskan cara melakukan Pelvic Rocking?
VII. OBSERVASI
- Respon klien/masyarakat
- Masyarakat antusias/tidak
VIII. LAMPIRAN :
- Materi
- Soal
Lampiran-1

A. Latar Belakang

Kehamilan adalah kondisi dimana seorang wanita memiliki janin yang sedang
tumbuh di dalam tubuhnya (yang pada umumnya di dalam rahim). Usia kehamilan
berkisar 40 minggu atau 9 bulan, dihitung dari awal periode menstruasi terakhir
sampai melahirkan. Kehamilan merupakan suatu proses reproduksi yang perlu
perawatan khusus, agar dapat berlangsung dengan baik kehamilan mengandung
kehidupan ibu maupun janin. Resiko kehamilan ini bersifat dinamis, karena ibu
hamil yang pada mulanya normal, secara tiba-tiba dapat berisiko tinggi
(Katmini,2020).
Prevalensi terjadinya nyeri punggung bawah pada ibu hamil terjadi lebih dari
50% di Amerika Serikat, Kanada, Ice land, Turki, dan Korea. Sementara yang
terjadi di negara non-Skandinavia seperti Amerika bagian utara, Afrika, Timur
tengah, Norwegia, Hongkong dan Nigeria lebih tinggi prevalensinya yang berkisar
antara 21%-89,9% (Putri, 2019). Prevalensi ibu hamil yang mengalami nyeri
punggung bawah di berbagai daerah Indonesia mencapai 60-80% (Ratnasari,
2018).
Data menunjukkan kejadian LBP pada ibu hamil ditemukan mencapai 68%
(Carvalho et al., 2017). Bidan memiliki peran yang sangat penting bagi ibu hamil
yang mengalami masalah kesehatan seperti nyeri punggung bawah. Beberapa cara
untuk mengurangi rasa nyeri punggung yang timbul yaitu dengan memberikan
exercise ringan seperti Pelvic Rocking Exercise. Mekanisme Pelvic Rocking
Exercise pada saat dilakukan putaran pinggul dan pinggang maka pada saat itu
akan terjadi pengurangan tekanan pada pinggang sehingga otot punggung bawah
mengalami penguluran dan relaksasi. Mengingat banyaknya kasus nyeri punggung
bawah pada ibu hamil yang dapat menyebabkan terganggunya aktifitas fisik
seharihari sehingga perlu dilakukan pengkajian atau analisis tentang pengaruh
pemberian Pelvic Rocking Exercise terhadap penurunan nyeri punggung bawah
pada ibu hamil.
B. Kehamilan
Menurut Federasi Obstetri Ginekologi Internasional, kehamilan didefinisikan
sebagai fertilisasi dari spermatozoa dan ovum dan dilanjutkan dengan nidasi atau
implantasi. Bila dihitung dari saat fertilisasi hingga lahirnya bayi, kehamilan
normal akan berlangsung dalam waktu 40 minggu atau 9 bulan menurut kalender
internasional. Kehamilan terbagi dalam tiga trimester dimana trimester pertama
berlangsung dalam 12 minggu, trimester kedua berlangsung selama 15 minggu
(minggu ke-13 hingga ke-27), dan trimester ketiga 13 minggu (minggu ke-28
hingga minggu ke-40) (Prawirohardjo,2014).

C. Ketidak Nyamanan Pada Ibu Hamil TM III

1. Mual dan muntah


Mual dan muntah pada kehamilan disebut emesis. Bila mual dan muntah
berlebih disebut juga hiperemesis, hiperemesis mempunyai tiga tingkatan
dari yang ringan, sedang, dan berat. Untuk mengatasi mual dapat ditangani
dengan menghindari bau-bauan yang merangsang, makan porsi kecil tapi
sering (5-6 kali) sehari, makan makanan hangat.

2. Sakit kepala (pusing)


Sakit kepala merupakan suatu keluhan yang sering dialami oleh ibu
hamil. Sakit kepala disebabkan oleh perubahan hormonal, sinusitis,
tegangan pada mata, kelelahan dan perubahan emosional. Untuk
mengatasinya spsbils ibu sedang beraktivitas maka ibu dapat istirahat. Bila
terjadi pada saat berbaring maka, bangun secara perlahan dari posisi tersebut
serta hindari posisi terlentang.

3. Perubahan payudara
Terjadi peningkatan hormone estrogen yang berguna sebagai persiapan
laktasi dengan peningkatan deposit lemak pada jaringan payudara. Terjadi
pula peningkatan sirkulasi vaskuler, putting susu membesar dan terjadi
hiperpigmentasi areola dan putting.
4. Strie gravidarum
Garis-garis yang timbul di perut, dada, lengan dan payudara ibu hamil.
Terjadi akibat peregangan kulit sejalan dengan membesarnya ukuran perut,
lengan, paha dan payudara ibu akibat kehamilan. Lebih dari 90% wanita
mengalami ini pada usia kehamilan 6-7 bulan.

5. Keringat berlebih
Keringat berlebih pada ibu hamil terjadi mulai trimester pertama yang
disebabkan oleh perubahan sistem integumen akibat kehamilan,
meningkatnya metabolisme. Anjurkan ibu untuk memakai pakaian yang
mudah menyerap keringat serta meningkatkan kebersihan badan dengan
mandi minimal dua kali sehari.

6. Peningkatan frekuensi buang air kecil (BAK)


Peningkatan frekuensi BAK merupakan gangguan ketidaknyamanan
yang fisiologis, biasanya terjadi pada ibu hamil trimester satu dan trimester
tiga. Pada trimester satu disebabkan oleh pembesaran uterus dan
penambahan berat uterus pada bagian fundus uteri, dan isthimus uteri
menjadi lunak (tanda hegar), yang menyebabkan uterus mendesak vesika
urinaria. Pada trimester tiga terjadi karena bagian terendah janin mulai
memasuki Pintu Atas Panggul (PAP) yang mendesak vesika urinaria.

7. Insomnia
Insomnia seringkali terjadi pada ibu hamil yang disebabkan oleh kurang
nyaman dalam posisi tidur, kaki kram, sering BAK dimalam hari, dan pegal-
pegal pinggang.

8. Nyeri Punggung
Nyeri punggung merupakan gangguan yang banyak dialami oleh ibu
hamil yang tidak hanya terjadi pada trimester tertentu, tetapi dapat dialami
sepanjang masa kehamilan hingga periode pascanatal. Wanita yang pernah
mengalami nyeri punggung sebelum kehamilan beresiko tinggi mengalami
hal yang sama ketika hamil. Oleh karena itu, penting sekali untuk dapat
membedakan nyeri punggung kehamilan dengan nyeri punggung yang
terjadi akibat penyebab lain. Nyeri punggung pada kehamilan dapat terjadi
akibat pertumbuhan uterus yang menyebabkan perubahan postur, dan juga
akibat pengaruh hormon releksin terhadap ligamen (Fraser, 2009). Sebagian
besar nyeri punggung merupakan nyeri punggung sederhana (atau sakit
punggung), yaitu nyeri yang berkaitan dengan bagaimana tulang, ligamen,
dan otot punggung bekerja (Simple guides, 2007).

D. Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil TM III


Saat hamil berat badan wanita bertambah, menyebabkan wanita mudah lelah
dan dapat mengambil postur tubuh yang kurang baik. Kadang juga
ketidakstabilan sendi-sendi akibat melenturnya ligamen, gangguan kurfa
spinalis, dan meregangnya otot abdomen semua hal ini serta beberapa faktor
lainnya dapat menyebabkan nyeri punggung bawah (Eileen Brayshaw, 2015).
Menurut kemenkes RI tahun 2010 menyatakan bahwa ibu hamil mengalami
nyeri punggung diakibatkan oleh perubahan bentuk tubuh yang dialami oleh
ibu mulai dari perubahan pada sistem muskuloskeletal, membesarnya rahim
berpengaruh pada pusat gravitasi, membentang keluar dan melemahkan otot-
otot abdomen sehingga mengubah postur tubuh serta memberikan tekanan pada
punggung, serta kelebihan berat badan tentunya akan mempengaruhi otot untuk
lebih banyak bekerja sehingga mengakibatkan stress pada sendi.
Nyeri punggung bawah terjadi pada area lumbosakral, nyeri meningkat
intensitasnya seiring pertambahan usia kehamilan karena nyeri ini akibat
adanya pergeseran pusat gravitasi wanita beserta postur tubuhnya. Perubahan
ini disebabkan oleh berat uterus yang membesar, kemudian jika ibu hamil tidak
memperhatikan postur tubuhnya maka ibu hamil akan berjalan dengan ayunan
tubuh kebelakang akibat peningkatan lordosis. Lengkung ini akan
meregangkan otot punggung dan menimbulkan nyeri (Medforth, Battersby,
Evans, Marsh, & Walker, 2010).
E. Pelvic Rocking Untuk Mengurangi Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil TM
III

Nyeri punggung pada ibu hamil dapat diredakan dengan menggunakan terapi
non farmakologi dengan pelaksanaan latihan gerak panggul (pelvick rocking)
dalam posisi berbaring dan duduk dapat mengurangi nyeri punggung. Nyeri
punggung ibu hamil trimester III dapat diatasi dengan pelvic rocking atau latihan
gerak panggul yang dapat membantu peregangan otot dan sendi panggul sehingga
mengurangi ketegangan otot dan menurunkan intensitas nyeri yang dirasakan oleh
ibu hamil. Latihan ini juga disertai teknik relaksasi yang dapat memproduksi
hormon endorfin dan dapat menimbulkan rasa nyaman (Wolfe, 2010).
Teori Theresa Jamieson (2011) mengatakan bahwa pelvic rocking merupakan
cara yang efektif untuk bersantai bagi tubuh bagian punggung bawah dan daerah
panggul. Pelvic rocking dapat meminimalisir bahkan menghilangkan nyeri tulang
belakang bagian bawah pada akhir masa kehamilan dan meningkatkan fungsi
tubuh serta aktivitas ibu hamil trimester akhir yang sering terbatasi aktivitas
geraknya akibat nyeri punggung bagian bawah yang sering muncul (Wahyuni,
2019).
Saat kehamilan trimester III, ibu hamil mengikuti kelas ibu hamil minimal 3
kali dengan melakukan pelvic rocking menggunakan gym ball, dengan gerakan
sebagai berikut:
a. Fokus mengatur nafas dan berdoa
b. Duduk diatas bola dengan kaki memapah lantai
c. Gerakan pinggul dekepan dengan mengempiskan perut dan kebelakang
dengan mengerutkan bokong masing-masing 4 kali
d. Gerakan pinggul kekiri dan kekanan masing-masing 4 kali
e. Gerakan pinggul memutar kekiri dan kekanan masing-masing 4 kali
f. Gerakan pinggul memutar membentuk angka delapan
Lampiran-2
SOAL

No Pertanyaan Jawaban
1. 1) Jelaskan manfaat Pelvic Rocking? Pelvic Rocking dapat membantu ibu
hamil TM III untuk mengurangi nyeri
punggung.
2. 2) Jelaskan cara melakukan Pelvic Melakukan pelvic rocking
Rocking? menggunakan gym ball, dengan
gerakan sebagai berikut:

a. Fokus mengatur nafas dan berdoa


b. Duduk diatas bola dengan kaki
memapah lantai
c. Gerakan pinggul dekepan dengan
mengempiskan perut dan
kebelakang dengan mengerutkan
bokong masing-masing 4 kali
d. Gerakan pinggul kekiri dan
kekanan masing-masing 4 kali
e. Gerakan pinggul memutar kekiri
dan kekanan masing-masing 4 kali
f. Gerakan pinggul memutar
membentuk angka delapan
DAFTAR PUSTAKA

Astuti L.P, Siswanti P, Munafiah D, Mujahidah S. (2020). Effect Of Practicing


Sitting Pelvic Tilt Exercise On The Intensity Of Pregnancy-Related Lumbo
Pelvic Pain. Advances in Social Science, Education and Humanities Research,
volume 535, Hal.685-687.

Elkheshen S.A, Mohamed H. S., Abdelgawad H. A.(2016).The Effect of Practicing


Pelvic Rocking Exercise on Lowering Disability Level through Decreasing
Pregnancy Related Lower Back Pain. Journal of American Science. Vol 12
No.5 Hal.98-103

Gau M., Chang C, Tian S, Lin K. (2018). Effectiveness of Pelvic Rocking and Gym
Ball Exercise Against of Duration of Labor in the First Stage. Midwifery
Vol.27 Hal.293–30

Mirzakhani K, Hejazinia Z, Golmakani N, Sardar M.A, Shakeri M.T.(2015).The


Effect of Birth Ball Exercises during Pregnancy on Mode of Delivery in
Primiparous Women. Journal Of Midwifery Reproduction [Link].3 No.1
Hal. 269-275.

Mohamed A.S.A, Khedr N. F.H. & Elsherbiny E. A. F.(2020)Utilization of Back


Movement Technique to Intensity of Low Back Pain in Third Trimester
Pregnant Women. International Journal of. Vol. 7, No. 2, Hal. 121-128

Novitaa N, Mursyidab, Eprillac. (2018). Effect of Pelvic Rocking on the Relief of


Pelvic Pain in Pregnant Women. International Journal of Sciences: Basic and
Applied Research (IJSBAR) Volume 38, No 1, Hal.205-213

Purnani W.T.(2015).The Effect of Practicing Pelvic Rocking Exercise on Lowering


Disability Level through Decreasing Pregnancy Related Lower Back Pain.
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Hal.126-130

Saptyani P.M, Suwondo A, Runjati. (2020). Pelvic Rocking Terhadap Penurunan


Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III. STRADA Jurnal Ilmiah
Kesehatan. Vol.9 No.2 Hal.535-542

Supriatiningsih, Herlina, Wulandari L.A, Retno S.N, Kanedi M. (2019).Effects of


birth ball exercise on pain and self-efficacy during childbirth: A randomised
controlled trial in Taiwan. International Journal of Women’s Health and
Reproduction Sciences Vol. 7, No. 4, Hal.461–466

Wulandari A, Rohmah M, Suprihatin E. (2021). Effect of Pelvic Rocking Exercise


Using the Birth Ball on Fetal Lie Attitude, and Presentation. Jurnal Ilmiah
Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery), Vol.7, No [Link] 48 - 52.

Anda mungkin juga menyukai