LASTON LAPIS PONDASI (AC-BASE)
Pekerjaan Aspal untuk overlay ataupun pelebaran terdiri atas lapisan :
a) Pembuatan dan Produksi Campuran Aspal
Penyiapan Aspal , bahan aspal dipanaskan dengan temperatur sesuai ketentuan
didalam suatu tangki , dilakukan selama 3 – 4 jam sebelum memulai produksi.
Penyiapan Agregat
o Setiap fraksi agregat harus disalurkan ke instalasi pencampur aspal memalui
pemasok penampung dingin yang terpisah.
o Agregat dikeringkan dan dipanaskan pada alat pengering. Temperatur agregat
sesuai ketentuan.
o Bila diperlukan bahan pengisi (filler) untuk memenuhi gradasi yang disyaratkan
maka bahan pengisi ditakar terpisah.
Penyiapan Campuran
o Berat setiap fraksi agregat harus sesuai dengan Job Mix Formula.
o Seluruh agregat kering dicampur terlebih dahulu kemudian baru sejumlah
aspal yang tepat ditambahkan ke dalam agregat.
o Waktu pencampuran sesuai ketentuan.
o Temperatur campuran saat keluar dari alat pencampur sesuai ketentuan.
b) Pengangkutan ke Lokasi Pekerjaan
Campuran aspal panas diangkut ke lokasi pekerjaan dengan menggunakan Dump
Truck.
Temperatur campuran aspal panas saat dituang ke Dump Truck sesuai ketentuan.
Setiap truck yang telah dimuati harus ditimbang, dicatat berat kotor, berat kosong
dan berat bersih.
c) Penghamparan Campuran
Permukaan yang akan dilapisi harus sudah dibersihkan dari material lepas atau
tanah.
Lapis Resap Pengikat atau Lapis Perekat harus diterapkan sesuai dengan persyarat
yang ditentukan.
Temperatur pemasokan di alat penghampar sesuai ketentuan.
Sebelum memulai penghamparan, sepatu (screed) alat penghampar harus
dipasangkan.
Campuran aspal harus dihampar dan diratakan sesuai dengan kelandaian, elevasi,
serta betuk penampang melintang yang disyaratkan.
Penampungan alat penghampar tidak boleh dikosongkan, tetapi temperatur sisa
campuran aspal harus dijaga.
Kecepatan penghamparan hasur sesuai dengan pengujian lapangan dan disetujui
oleh Direksi.
d) Pemadatan Campuran Aspal
Pemadatan dilakukan dengan cara penggilasan yang terdiri dari 3 tahap yang
berbeda, yaitu :
Penggilasan Awal, bertujuan untuk mengatur atau mengarahkan butiran-butiran
bahan yang dipadatkan pada posisi yang cukup baik dan membentuk permukaan
lapisan sesuai dengan yang disyaratkan.
Penggilasan Kedua, bertujuan untuk meningkatkan kepadatan yang telah dicapai
pada penggilasan awal dan memperkokoh bentuk permukaan lapisan yang
dipadatkan.
Penggilasan Akhir, bertujuan untuk mendapatkan bentuk permukaan lapisan yang
dipadatkan.
Metode kerja alat menggunakan: asphalt finisher, dump truck, tandem roller, pneumatic
tyre roller, dan alat bantu lain
Penggunaan bahan: aspal AC-Base sesuai spesifikasi
Kebutuhan personil: pekerja, operator, flagman
Waktu Pelaksanaan:
Durasi pekerjaan AC-Base = sesuai schedule
Gbr : Penghamparan Aspal Gbr : Pemadatan Aspal