0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
133 tayangan7 halaman

Pesan dan Nubuat Nabi Amos

Kitab Amos berisi nubuat-nubuat Nabi Amos tentang hukuman Allah kepada berbagai bangsa, termasuk Israel karena pelanggaran-pelanggaran mereka. Nabi Amos menyerukan kembalinya umat Israel kepada Allah dan memberikan janji pemulihan bagi mereka jika bertobat. Kitab Obaja berfokus pada penghukuman Allah terhadap bangsa Edom karena kejahatan dan kesombongan mereka terhadap bangsa Yehuda.

Diunggah oleh

erfina tefa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
133 tayangan7 halaman

Pesan dan Nubuat Nabi Amos

Kitab Amos berisi nubuat-nubuat Nabi Amos tentang hukuman Allah kepada berbagai bangsa, termasuk Israel karena pelanggaran-pelanggaran mereka. Nabi Amos menyerukan kembalinya umat Israel kepada Allah dan memberikan janji pemulihan bagi mereka jika bertobat. Kitab Obaja berfokus pada penghukuman Allah terhadap bangsa Edom karena kejahatan dan kesombongan mereka terhadap bangsa Yehuda.

Diunggah oleh

erfina tefa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

A.

AMOS
Kitab Amos ditulis oleh Amos. Seorang peternak yang berasal dari Tekoa.
Sebuah desa kecil yang lebih kurang 9,5 km di selatan Betlehem. Yuk, bersama-sama
memahami apa isi Kitab Amos di bawah ini.

1. Garis Besar
Kitab Amos terdiri dari sembilan pasal. Amos adalah penduduk Yehuda yang
dipanggil untuk melayani kerajaan Israel atau Kerajaan Israel Utara yang
beribukota di Samaria. Ia melayani pada masa pemerintahan Uzia, Raja Yehuda
dan zaman Yerobeam, anak Yoas, raja Israel (1:1). Pelayanannya dilakukan dua
tahun sebelum terjadi gempa bumi. Kira-kira penulisan kitab Amos tahun 808 sM.
Nabi Amos dipangggil Allah untuk menyampaikan pesan Allah ke kerajaan Israel
Utara karena pelanggaran mereka.
Kerajaan Israel Utara telah melakukan
pelanggaran yang mengakibatkan mereka
berdosa di hadapan Allah. Dosa dan
pelanggaran Kerajaan Israel Utara adalah
penyembahan berhala. ketamakan,
kepemimpinan yang buruk dan ketidakadilan
kepada masyarakat miskin. Amos menujukan
nubuatannya langsung kepada Betel.
Longman menjelaskan dalam bukunya,
“Kota ini bukan ibu kota kerajaan itu,
tetapi rupanya ialah kota yang terbesar
dan terkuat di utara. Di kota itu para
imam dan nabi tinggal serta
mengadakan upacara agama yang
mewah tetapi hampa” (Longman III,
2000:72).

Nubuat Amos terlihat cukup tegas dan keras. Secara terang-terangan ia mencela
keberadaan Israel Utara dan juga musuh-musuh Israel.

2. Hukuman Kepada Bangsa-Bangsa Lain (Pasal 1-2)


Pada pasal 1-2 berisi tentang nubuat-nubuat terhadap bangsa-bangsa lain,
Yehuda dan Israel. Amos menjelaskan gambaran Tuhan seperti singa yang sudah
mengaum dari Sion. Amos menggunakan frasa. “Karena tiga perbuatan jahat
(nama bangsa) bahkan empat, Aku tidak akan menarik kembali keputusan-Ku”,
Amos berulang-ulang menyebutkan frasa ini. Ia menunjuk berbagai kejahatan
musuh- musuh Israel yaitu Damsyik, Gaza, Tirus, Edom hingga Amon. Tidak hanya
itu, Amos juga mengatakan penghukuman kepada Yehuda dan Israel.
Berbagai kejahatan dilakukan oleh bangsa-bangsa tersebut. Kejahatan sosial
seperti melupakan persaudaraan, menumpahkan darah orang tak bersalah, rela
mengorbankan teman atau saudara demi uang, menindas orang miskin dan
melakukan persundalan jasmani dan rohani. Amos dengan gamblang mengatakan
bahwa pada hari itu tidak ada seorangpun yang bisa meluputkan diri (2:15).
3. Tiga Dosa Bangsa Israel (Pasal 3-6)
Pasal 3-6 didahului dengan jati diri nabi Allah sebagai penyambung lidah
Allah. Tuhan Allah tidak melakukan penghukuman tanpa adanya peringatan
melalui hamba-hamba-Nya, para Nabi (3:1-8). Bagian berikutnya berisi tentang
keruntuhan bagi Israel, Allah akan menghancurkan mezbah-mezbah Betel, rumah-
rumah yang digunakan melakukan berbagai kejahatan (3:9-15). Demikian juga
Tuhan Allah menghukum perempuan-perempuan Samaria yang mabuk dengan
kemewahan (4:1-3), Ibadah Israel yang merupakan ibadah yang jahat dan
kedegilan Israel tidak mau berbalik kepada Tuhan sekalipun berbagai bencana
telah diterima Israel.
Pada pasal 5 merupakan ratapan terhadap nasib Israel yang telah berbuat
dosa. Mereka benci kepada teguran, berbuat jahat kepada orang yang tulus hati,
menindas orang lemah dan mengambil pajak dari orang yang lemah. Namun
demikian, ada pesan pengharapan yang diberikan oleh Tuhan, bagi umat-Nya yang
ingin mencari Dia. Ada kehidupan bagi orang yang mencari dia.

4. Lima Penglihatan Dan Janji Keselamatan (Pasal 7-9)


Pada pasal 7-9, Amos menuliskan beberapa penglihatan yaitu penglihatan
belalang, api, tali sipat, bakul dengan buah-buahan, dan Tuhan yang berdiri dekat
mezbah. Penglihatan belalang dan api bisa dicegah melalui doa Nabi Amos (7:1-6).
Namun saat Tuhan memegang tali sipat, maka didapati bahwa Israel tidak mampu
tegak berdiri karena keberdosaannya (7:7-9). Penglihatan tentang bakul atau
keranjang buah-buahan menunjukkan kebusukan bangsa Israel karena menolak
Firman Tuhan.
Tuhan juga memberi teguran keras kepada orang-orang yang menghisap
sesamanya. Orang-orang ini senang menindas orang lain dengan cara melakukan
timbangan yang tidak benar terhadap apa yang dijualnya, menjual bahan pangan
yang buruk serta mendapatkan uang dengan memanfaatkan kemiskinan rakyat.
Tuhan berjanji untuk mendatangkan hukuman dengan adanya gerhana matahari
yang diiringi ratapan perkabungan dan kelaparan serta kehausan.
Pada penglihatan terakhir, Tuhan berdiri dekat mezbah, Nabi Amos
menyampaikan bahwa tidak ada satupun yang dapat melarikan diri dari
penghukuman tersebut. Melihat ketegasan Amos, ia diusir oleh Amazia, seorang
imam di Betel. Imam Amazia merasakan panas hati mendengar seruan Nabi Amos.
Ia menyuruh Amos untuk kembali ke daerah asalnya, untuk bernubuat dan
mencari makan di tanah Yehuda. Pada akhirnya Tuhan menolak bangsa pilihannya
sendiri.

AKTIVITAS 6.7 : Mari Mengulas Penglihatan Nabi!


Tuliskan lima penglihatan yang dilihat Amos!

5. JANJI KESELAMATAN
Dalam Kitab Hosea dan Amos selalu ditutup dengan janji pemulihan dan
rekonsiliasi. Ada harapan yang diberikan kepada Israel jika mereka bertobat dan
kembali kepada Tuhan. Pasal 9:11-15 merupakan pernyataan Tuhan untuk
memulihkan bangsa Israel, membangun Israel dan mengembalikan mereka ke
tanah mereka sendiri. Pemulihan ini menyangkut seluruh bidang kehidupan
masyarakat.

Aktivitas 6.8 : Mari Menelaah!


Tuliskan latar belakang Nabi Amos !
Masalah apa yang terjadi di Israel sehingga Amos dipilih Tuhan
untuk menjadi seorang nabi?

Aktivitas 6.9 : Mari Menggali Alkitab!


Tuliskan salah satu pesan Nabi Amos dalam Amos 9:14 !
D. OBAJA
Kitab Obaja ditulis oleh Obaja sendiri. Kitab ini adalah kitab terpendek karena
hanya terdiri satu pasal saja. Kitab ini khusus ditulis untuk Edom, suatu bangsa asing
yang lebih sering disebut dalam nubuat-nubuat Alkitab. Mari kita pelajari isi dari Kitab
Obaja ini.

1. Garis Besar
Obaja berarti “hamba TUHAN / Ebed Yahwe” (Bloomendaal, 2018: 132).
Informasi yang diberikan tentang siapa Obaja sedikit sekali. Namun, dapat
diperkirakan pelayanan Obaja dilakukan saat pemberontakan Edom melawan
Yehuda selama masa pemerintahan raja Yoram (II Raja-raja 8:20-22) dan Edom
yang mendukung Babilonia Yehuda sebelum masa pembuangan (Mazmur 137:7)
Obaja adalah utusan TUHAN yang mengecam tindakan Edom kepada
tetangganya, Yehuda. Berbeda dengan beberapa nubuatan yang diucapkan untuk
Umat TUHAN, nubuatan Obaja ditujukan kepada Edom atau bangsa lain. Orang
Edom berulangkali menyerang Israel. Sebagaimana dijelaskan berikut ini,

“Kitab Obaja ditulis setelah Yerusalem ditinggalkan, Bait Suci dihancurkan,


dan setiap harapan untuk membangun kembali lenyap. Dari kota
perbentengan mereka yang didirikan di jurang-jurang pegunungan, bangsa
Edom memandang dengan sukacita akan malapetaka yang menimpa
tetangganya, tetapi tanpa mencemaskan keselamatannya sendiri”.

Pesan Obaja kepada Edom sangat jelas yaitu mengutuk atau mengecam
bahwa perbuatan merusak Edom tidak dibenarkan, di saat Babilonia menyerang
Yehuda, Edom mengambil kesempatan untuk merampas beberapa wilayah
Yehuda. Padahal Edom adalah keturunan dari Esau yang dipandang sebagai
saudara oleh Yehuda.

2. Pelanggaran Dan Dosa Bangsa Edom (Ayat 1-4)


Nabi Obaja memaparkan kejahatan yang Edom lakukan. Bangsa Edom
menjadi sombong, bahkan kesombongannya sampai ke hadapan TUHAN. TUHAN
sangat membenci kesombongan Edom. Keangkuhan Edom untuk memandang
rendah kepada bangsa manapun, mengakibatkan Edom terperangkap teman-
teman sekutunya. Edom tidak sadar bahwa kesombongannya justru akan
mendatangkan celaka bagi mereka sehingga keberlangsungan bangsa terancam.
Tuhan menyiapkan penghukuman bagi Edom melalui para sekutu yang ia percayai.

3. Hukuman Terhadap Bangsa Edom (Ayat 5-16)


Ayat 5-16, memberikan penjelasan lebih
lanjut mengenai apa yang TUHAN lakukan untuk
menghukum Edom. Edom akan mendapat
hukuman melalui keberadaan sekutu-sekutunya
yang berbalik meninggalkan Edom. Segala sesuatu
yang dimiliki akan menjadi rampasan, kekuatan
pertahanan Edom melalui pasukan yang kuat akan
dihancurkan. Hal ini disebabkan kesalahan Edom,
selain kesombonganya yaitu melupakan bahwa
Gambar 6.5 keturunan Yakub adalah saudaranya sendiri. Tidak
Kesombongan Edom
Sumber : .[Link]/pin seharusnya diperlakukan dengan jahat.

Mereka bahkan tidak peduli ketika kekayaan Yerusalem diangkut oleh


bangsa- bangsa asing bahkan Bangsa Edom memandang rendah saudaranya pada
hari kemalangannya. Bangsa Edom tidak turut membantu atau memberikan
pertolongan dan penghiburan. TUHAN memperingatkan dengan keras melalui
Nabi Obaja agar mereka memperhatikan peringatan terhadap datangnya hari
TUHAN yang sudah dekat. Pada saat itulah, Edom akan dihukum dan mendapat
perlakuan yang sama dengan apa yang Edom lakukan kepada Bangsa Israel.

4. Keselamatan Dari Sion (Ayat 17-21)


Kitab Obaja mengajarkan bahwa kesombongan merupakan dosa yang
dibenci Allah. Orang yang angkuh dan sombong menurut Kitab Amsal
merupakan kekejian bagi Tuhan. Selain itu Obaja menjelaskan bahwa
berbahagia di atas penderitaan orang lain yang menderita kesulitan sangat
dicela oleh TUHAN. Tidak
hanya itu, Obaja mengajarkan bahwa bertindak dengan kejam
terhadap orang lain juga tidak berkenan di hadapan Allah. Kitab
Obaja mengajarkan Edom sebagai lambang dari bangsa-bangsa
yang tidak mengenal Allah.
Sekalipun keturunan Yakub mendapat celaan dari Bangsa
Edom, saudaranya sendiri, Tuhan tidak tinggal diam. Mereka
adalah orang-orang yang disebut tinggal di gunung Sion (ayat
17). Keturunan Yakub disebutkan sebagai keturunan yang akan
tetap memiliki tanah miliknya, “menjadi api dan menjadi tunggul
gandum’’. TUHAN akan mengembalikan keturunan Yakub, yaitu
Israel yang diangkut dalam pembuangan akan dikembalikan ke
tanah pusaka milik yang dijanjikan-Nya.
5. Perbuatan Dosa Edom Pada Masa Kini
Bangsa Edom tidak menjadi saudara yang baik bagi Israel,
keturunan Yakub. Tuhan hendak menghukum Bangsa Edom oleh
karena keangkuhan, kesombongan dan sikap memandang
rendah bangsa lain. Dalam upaya mewujudkan keamanan antar
bangsa, sikap ini menimbulkan arogansi dan ketegangan bahkan
memicu peperangan antar bangsa. Perdamaian dunia tidak akan
terwujud karena satu sama lain tidak memberikan penghargaan
positif.
Kisah Edom menjadi pelajaran bagi kehidupan bernegara
dan berbangsa di mana setiap bangsa memiliki harkat dan
martabat yang sama. Hendaknya keramahtamahan, sikap saling
membantu, dan menghargai kedaulatan bangsa lain menjadi
karakter atau sikap positif yang harus dimiliki bangsa di
manapun. Indonesia adalah negara yang besar dan kuat. Tuhan
memberkati bangsa Indonesia dengan kekayaan melimpah.
Dengan demikian pemerintah dan rakyat wajib memelihara, melestarikan berbagai kekayaan
alam untuk kemakmuran bersama. Bangsa Indonesia dengan segala kekayaan alamnya tidak
boleh bermegah kepada bangsa lain namun perlu membangun kerjasama yang positif. Tidak
hanya itu, dalam hubungan sosial kita tidak boleh menjelek-jelekkan teman atau melakukan
perundungan kepada

Anda mungkin juga menyukai