0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan12 halaman

Penyakit Utama Tanaman Hutan

Dokumen tersebut membahas dua penyakit utama pada tanaman hutan, yaitu penyakit mati pucuk pada tanaman jati yang disebabkan jamur Phoma sp., dan penyakit karat puru pada tanaman sengon yang disebabkan jamur Uromycladium tepperianum. Penyakit mati pucuk pada jati menyebabkan pucuk gagal tumbuh dan pertumbuhan tanaman menurun, sementara penyakit karat puru pada sengon menimbulkan benjolan co

Diunggah oleh

oioioio
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan12 halaman

Penyakit Utama Tanaman Hutan

Dokumen tersebut membahas dua penyakit utama pada tanaman hutan, yaitu penyakit mati pucuk pada tanaman jati yang disebabkan jamur Phoma sp., dan penyakit karat puru pada tanaman sengon yang disebabkan jamur Uromycladium tepperianum. Penyakit mati pucuk pada jati menyebabkan pucuk gagal tumbuh dan pertumbuhan tanaman menurun, sementara penyakit karat puru pada sengon menimbulkan benjolan co

Diunggah oleh

oioioio
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB VI.

PENYAKIT UTAMA PADA


TANAMAN HUTAN
6.1 Penyakit Utama pada Tanaman Jati
6.1.1 Penyakit Mati Pucuk (Die Back) oleh jamur Phoma
sp.
 Gejala: pucuk gagal tumbuh/bersemi
 Pada pucuk terdapat lapisan jamur berwarna hitam
disertai kerusakan fisik akibat serangga bertipe alat
mulut penggerek pengisap.
 Jaringan pucuk yang diserang serangga ini menjadi
kering, rapuh dan busuk
 Akibat serangan mati pucuk, pertambahan
tanaman menjadi tidak lurus dan kualitas
pertumbuhannya pun menurun.
3
4
Faktor yang mempengaruhi:
 Masa betatan (musim hujan yang diselingi masa
kering pendek) merupakan faktor predisposisi yang
melemahkan tanaman, sehingga patogen dapat
menyerang tanaman
 Kelembapan dan suhu
Pengendalian
 Pucuk tanaman bergejala dipotong untuk
menghilangkan inokulum
 Pangkas tanaman pada saat musim hujan untuk
mengurangi kelembapan dan menciptakan kondisi
lingkungan yang tidak disukai Phoma sp.
 Tanaman terserang dipisahkan/ditandai untuk
dipotong lebih awal
 Monitoring tanaman

5
6.2 Penyakit Utama pada Tanaman Sengon
6.2.1 Penyakit Karat Puru
Patogen: jamur Uromycladium
tepperianum
Gejala:pada awal terlihat berupa
benjolan yang berwarna cokelat
muda sampai coklat tua pada
tulang daun ataupun pada pucuk
bibit tanaman yang lama-
kelamaan akan membesar
sampai mencapai ukuran
diameter lebih dari 10 cm.
Apabila karat puru telah
menjadi tua, maka
benjolan/tumor (Gall) akan
berubah warna menjadi merah
tua sampai hitam.
7
8
9
Pengendalian
 Memberi campuran kapur dan belerang dan membakar
bibit
 Pemberian larutan fungisida 200 g daun mindi/2L air
 Penanganan yang tepat mulai dari pembibitan sampai
dengan penanaman diharapkan dapat mengurangi
resiko terjangkit penyakit karat puru.
 Fungisida kimia sintetik dengan bahan aktif
difenokonazol 250g/l, tembaga hidroksida 82,4 g/l,
metil tiofanat 500g/l, propineb 70%, klorotalonil 75%
dengan dosis 10 cc/pohon. Aplikasi perlakuan dilakukan
dengan cara diinfus.

10
A B

11
Gambar . A. Pengeboran batang (Stem boring), B. Pemasangan infus (Infuse installing)
12

Anda mungkin juga menyukai