0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan4 halaman

Pengaturan pH Nutrisi Hidroponik Otomatis

Artikel ini membahas sistem pengaturan pH larutan nutrisi tanaman hidroponik berbasis Arduino UNO. Sistem ini dapat mempertahankan pH larutan antara 6,0-6,5 dengan memberikan nutrisi secara otomatis jika pH di luar kisaran tersebut berdasarkan bacaan sensor pH. Sistem terdiri dari Arduino UNO, sensor pH, solenoid valve, dan motor pengaduk untuk mengatur pemberian nutrisi sehingga pH larutan tetap optimal untuk pertum

Diunggah oleh

oioioio
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan4 halaman

Pengaturan pH Nutrisi Hidroponik Otomatis

Artikel ini membahas sistem pengaturan pH larutan nutrisi tanaman hidroponik berbasis Arduino UNO. Sistem ini dapat mempertahankan pH larutan antara 6,0-6,5 dengan memberikan nutrisi secara otomatis jika pH di luar kisaran tersebut berdasarkan bacaan sensor pH. Sistem terdiri dari Arduino UNO, sensor pH, solenoid valve, dan motor pengaduk untuk mengatur pemberian nutrisi sehingga pH larutan tetap optimal untuk pertum

Diunggah oleh

oioioio
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Jurnal J-Innovation Vol. 8, No.

1, Juni 2019
ISSN : 2338-2082

SISTEM PENGATURAN PH LARUTAN NUTRISI


TANAMAN HIDROPONIK BERBASIS ARDUINO UNO
(pH of Hydroponic Plants Nutrient Solution Control System
Based On Arduino UNO)

Fitriady1, Budi Amri2, Anwar Brijol3


Teknik Elektronika Industri, Politeknik Aceh, Banda Aceh1,2,3
Jl. Politeknik Aceh No. 1 Gp. Pango Raya, Banda Aceh, Indonesia
*
E-mail : fitriady@[Link].d

ABSTRAK
Salah satu alternatif saat ini dalam budidaya sayuran yang sangat digemari bahkan membawa lebih banyak
keuntungan daripada budidaya secara konvensional adalah dengan metode hidroponik. Metode hidroponik
adalah metode bercocok tanam dengan memanfaatkan air sebagai media tanamnya. Salah satu cara yang harus
diperhatikan untuk mendapatkan hasil yang baik pada budidaya sayuran dengan metode hidroponik ini adalah
menjaga kadar pH nutrisi media tanaman hidroponik secara berkala. Pengaturan pH nutrisi tanaman hidroponik
yang dibahas dalam artikel ini yaitu dengan cara membuat alat pengaturan pemberian nutrisi tanaman hidroponik
secara otomatis sehingga kadar pH nutrisi didalam media air tanaman hidroponik berkisar antara pH 6,0 sampai
pH 6,5. Adapun perangkat kendali yang digunakan pada sistem ini meliputi arduino uno sebagai mikrokontroler,
sensor pH, solenoid valve sebagai keran elektronik untuk mengatur buka tutup saluran secara otomatis dan motor
pengaduk untuk melarutkan nutrisi didalam air. Dari hasil percobaan didapatkan bahwa kesalahan rata-rata hasil
pembacaan oleh sensor pH yang dibandingkan dengan alat pH meter adalah 3,1% dan sistem mampu
mempertahankan pH nutrisi untuk tanaman pada kisaran pH 6,0 – 6,5.

Kata kunci: hidroponik, sensor pH, solenoid valve, arduino UNO.

ABSTRACT
Currently, one of alternatives in the vegetables cultivation which are very popular and even bring more
advantages than conventional is hydroponic method. Hydroponic method is a farming method using water as a
growing medium. One of the ways that must be considered to get good results in vegetable cultivation with this
method is to maintain pH level in media of hydroponic plant nutrients regularly. pH nutrition adjustment of
hydroponic plants which discussed in this article is by developing a tool that can regulates the provision of
hydroponic plant nutrition automatically so that the pH levels of nutrients in the hydroponic plant media water
adjusted in range from pH 6.0 to pH 6.5. The control devices used in this system consist Arduino Uno as a
microcontroller, pH sensor, a solenoid valve as an electronic valve to adjust open/close flow of nutrient
automatically and a stirrer motor to dissolve nutrients in water. From the experimental, it resulted that the
average error of comparison measurement results between pH sensor measurement and pH meter measurement
are 3.1% and the system able to maintain pH in mixing nutrient of hydroponic media of range 6.0 - 6.5.

Keywords: hydroponic, pH sensor, solenoid valve, arduino UNO.

1. PENDAHULUAN media air sebagai media tanamnya dengan pengaturan


Keterbatasan lahan di era modern saat ini dalam nutrisi untuk kesuburan tanaman. Pengaturan nutrisi
bercocok tanam menuntut para petani atau orang- pada tanaman hidroponik masih dilakukan secara
orang yang hanya sekedar gemar bercocok tanam manual yaitu dengan memantau dan menjaga derajat
untuk memikirkan metode lain selain metode keasaman nutrisi yang ada didalam air media tanam
bercocok tanam secara konvensional yaitu dengan hidroponik secara berkala.
menggunakan lahan tanah sebagai media tanamnya. Hidroponik adalah lahan budidaya pertanian tanpa
Salah satu metode yang digunakan sebagai solusi dari menggunakan media tanah, sehingga hidroponik
keterbatasan lahan tersebut adalah dengan metode merupakan aktivitas pertanian yang dijalankan dengan
hidroponik. Metode hidroponik hanya menggunakan menggunakan air sebagai media untuk menggantikan

1
Jurnal J-Innovation Vol. 8, No. 1, Juni 2019
ISSN : 2338-2082

tanah. Dengan demikian sistem bercocok tanam secara (Nutrient Film Technique). NFT adalah teknik
hidroponik dapat dilakukan di perkarangan rumah, hidroponik aktif yang menggunakan pompa dan
atap rumah maupun lahan lainnya yang tidak begitu mensirkulasi larutan nutrisi kembali ke tandon/tanki
luas [1]. nutrisi. Salah satu kunci keberhasilan dalam budidaya
Komponen paling penting dalam menentukan sistem hidroponik NFT adalah pemberian nutrisi dan
kesuburan tumbuh dan berkembang tanaman pengaturan nilai pH yang tepat sesuai dengan
hidroponik adalah penyerapan larutan nutrisi yang kebutuhan tanaman. Tanaman dapat tumbuh dengan
terdapat dalam media air oleh akar tanaman. Nutrisi optimal pada kisaran pH 5,5 - 6,0 dan 6,5. Perbedaan
yang diberikan pada tanaman sangat berhubungan perlakuan nilai pH pada larutan nutrisi hidroponik
dengan pH air atau derajat keasaman air. Tingkat pH akan mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman
air akan mempengaruhi daya larut unsur hara pada [4].
tanaman yang berakibat pada kualitas kesuburan Pada penelitian ini dirancang sebuah alat yang
tumbuh dan kembang tanaman tersebut. Cara dapat mempertahankan pH larutan nutrisi didalam air
mempertahankan pH air media tanam hidroponik yang tanaman hidroponik secara otomatis dengan
dilakukan selama ini masih dilakukan secara manual, menggunakan sensor pH Crowtail 2.0 Kit. Proses
yaitu dengan cara pengecekan secara terus menerus mempertahankan nilai pH larutan nutrisi hidroponik
dengan menggunakan pH meter. Hal ini dilakukan didalam air dilakukan dengan cara pemberian larutan
karena perubahan pH air dapat sebabkan oleh suhu, nutrisi hidroponik sedikit demi sedikit secara otomatis
kelembaban, dan juga laju aliran nutrisi. Suhu dan melalui pembukaan keran solenoid valve. Jika nilai
kelembaban merupakan faktor lingkungan, sedangkan aktual pH air tidak berada pada nilai setpoint, maka
laju aliran nutrisi ini bergantung pada bukaan valve valve akan terbuka secara otomatis untuk mengalirkan
pada modul sistem hidroponik NFT [2]. larutan nutrisi kedalam air dan dilakukan pengadukan
Larutan nutrisi yang baik adalah yang memiliki oleh motor DC sebelum disirkulasi ke setiap tanaman.
skala pH ideal yang sesuai dengan jenis tanamannya. Secara lengkap hubungan tiap-tiap komponen dapat
Rata-rata tanaman membutuhkan larutan nutrisi yang digambarkan seperti dalam Gambar 1.
ber pH netral, yaitu skala pH dalam rentang 6.0 hingga
6,5. Jika skala pH suatu larutan nutrisi dbawah atau Driver Motor
melebihi angka tersebut sudah dapat dipastikan Arduino
Relay 1 Pengaduk
Sensor pH
tanaman tidak dapat tumbuh dan berproduksi. Apabila UNO
Driver Solenoid
pH didalam media tanam hidroponik tidak sesuai Relay 2 Valve

dengan pH ideal, maka pH didalam media dapat


dinaikkan atau diturunkan dengan menambahkan Gambar 1. Blok Diagram Sistem
larutan kimia hidroponik sedikit demi sedikit [3].
Dalam penelitian ini akan dirancang suatu alat Adapun skematik rangkaian keseluruhan sistem
sistem pengaturan pemberian larutan nutrisi dapat dilihat pada Gambar 2 berikut.
hidroponik sehingga pH didalam media tanam
hidroponik berada pada pH ideal untuk tanaman yang
D
dibudidayakan. Nilai pH yang dipertahankan atau set
Arduino Uno 13 Motor
poin dari sistem ini adalah dari 6.0 sampai 6,5. D
Input
Outpu
12 V
12
2N2222

11
7812 5V
Pengaturan takaran pemberian larutan nutrisi C
Input
Output
5V GND
GND
GND
10
9
CT 8
7805
hidroponik dilakukan melalui pengaturan buka tutup D GND
7
S
6 D
AO R
keran solenoid valve yang dikendalikan dengan A1
A2
5
4
3 R
E
N
S
A3 2 2N2222 O
menggunakan mikrokontroler arduino uno A4
A5
1
0
R

Valve
berdasarkan pengukuran pH oleh sensor pH.

2. METODE PENELITIAN
Salah satu sistem hidroponik yang paling banyak Gambar 2. Skematik Rangkaian Keseluruhan
digunakan di Indonesia adalah sistem hidroponik NFT

2
Jurnal J-Innovation Vol. 8, No. 1, Juni 2019
ISSN : 2338-2082

Untuk membuat pemograman pengendalian agar Proses kalibrasi dilakukan dengan cara mengukur pH
Arduino dapat mengolah data yang diterima dari sampel larutan terlebih dahulu dengan menggunakan
sensor pH dan mengaktifkan motor pengaduk dan pH meter kemudian dilakukan pengukuran dengan
solenoid valve sebagai aktuatornya dilakukan dengan menggunakan sensor pH pada sampel larutan yang
menggunakan software Arduino IDE. Urutan tahapan sama. Kalibrasi sensor pH ini dilakukan dengan tujuan
kerja sistem yang diprogramkan dapat dijelaskan oleh untuk mengetahui tingkat akurasi dan presisi alat yang
flow chart pada Gambar 3. dibuat dengan membandingkannya dengan hasil
pengukuran pH meter. Kalibrasi sensor pH ini
Mulai
dilakukan dengan cara tunning potensio yang berada
pada modul sensor pH hingga didapatkan nilai yang
Inisialisasi Nilai
pH = 6,5 sama dengan atau mendekati dengan nilai yang sudah
diperoleh dari hasil pengukuran pH meter.
Dari hasil pengujian 5 sampel cairan dengan
Pembacaan Sensor pH menggunakan sensor pH dan pH meter, diperoleh
hasil seperti terlihat pada Tabel 1.
Tabel 1. Hasil Pengujian Sampel Cairan
Apakah nilai
6.0 <= pH <=
TIDAK Solenoid Valve = ON Sensor pH Vout %
6,5 ?
Motor Aduk = ON No Sampel
pH Meter (V) Error
1 Aqua 7,60 7,60 2,13 0
YA
2 Air Sumur 7,51 7,51 2,04 0
Solenoid Valve = OFF 3 Air Sungai 7,22 7,50 2,01 3,73
Motor Aduk = OFF
4 Air Laut 4,79 4,98 1,72 3,81
Air Nutrisi
5 4,43 4,82 1,24 8
Selesai Hidroponik

Gambar 3. Flow Chart Sistem Dari data pada Tabel 1 didapatkan penyimpangan
pembacaan oleh sensor pH terhadap pH meter
3. HASIL DAN PEMBAHASAN sangatlah kecil yaitu dari rata-rata 5 sampel yang
digunakan untuk mengukur pH diperoleh persen error
Dalam rancangan alat ini, pengadukan larutan
pembacaan adalah 3,1%. Hasil ini dapat membuktikan
nutrisi dilakukan dalam wadah dengan ukuran
bahwa sensor pH dapat mengukur pH larutan dengan
diameter dalam 13,3 cm. Larutan nutrisi dialirkan
hasil yang baik. Hasil pembacaan sensor pH dan pH
dengan kontrol solenoid valve ke dalam wadah
meter dapat juga dibandingkan secara grafik seperti
pencampuran larutan nutrisi dengan air oleh motor
yang ditunjukkan dalam Gambar 5. Dalam gambar
pengaduk. Pada Gambar 4 dapat dilihat prototipe alat
tersebut dapat dilihat linieritas antara hasil pembacaan
untuk menguji coba kerja sistem.
pH dengan menggunakan sensor pH dan pH meter.

Perbandingan Hasil Pengukuran pH oleh


Sensor pH dan pH Meter

8
7
6
Nilai pH

5
4
3
2
1
0
Aqua Air Sumur Air Sungai Air Laut Air Nutrisi
Hidroponik
Gambar 4. Prototipe Alat Pengatur pH Larutan
Jenis Sampel
Nutrisi Hidroponik
Sensor pH pH Meter

Sebelum sensor pH digunakan untuk mengukur


nilai pH larutan nutrisi tanaman hidroponik maka Gambar 5. Grafik Perbandingan Pembacaan Sensor
harus dilakukan kalibrasi sensor terlebih dahulu. pH dan pH Meter

3
Jurnal J-Innovation Vol. 8, No. 1, Juni 2019
ISSN : 2338-2082

Dari data dalam Tabel 1 juga dapat diketahui terlalu berpengaruh terhadap ketidak akuratan hasil
bahwa hubungan tegangan keluaran sensor dengan pembacaan sensor sebagai masukan sistem.
nilai pH terukur adalah semakin rendah nilai pH maka 2. Alat yang dibuat mampu mempertahankan pH
nilai tegangan keluaran sensor juga mengalami nutrisi didalam larutan tanaman hidroponik pada
penurunan. Setelah selesai dilakukan kalibrasi pada rentang nilai 6,0 sampai 6,5.
sensor pH, maka selanjutnya adalah menggunakan 3. Alat yang dibuat dalam penelitian ini berhasil
sensor pH pada sistem untuk mengukur nilai pH diterapkan didalam budidaya tanaman hidroponik
dalam larutan nutrisi hidroponik setiap saatnya. untuk mengatur pemberian nutrisi kepada tanaman
Perubahan nilai pH yang tidak sesuai dengan nilai set sehingga pH larutan nutrisi dapat terjaga pada nilai
poin sistem akan mempengaruhi respon sistem. pH yang diinginkan.
4. Untuk kesempurnaan didalam penggunaan energi
Tabel 2. Hasil pengujian Sensor pH Pada Sistem
listrik dapat menggunakan sumber daya energi
listrik dari energi terbarukan seperti dengan
menggunakan solar panel dan turbin angin atau air.

DAFTAR PUSTAKA

[1] Roidah, I.S. "Pemanfaatan Lahan Dengan


Menggunakan Sistem Hidroponik". Jurnal
Universitas Tulungagung BONOROWO, Vol. 1,
Nomor 2, Tahun 2014, pp: 43-49. ISSN: 2339-
0352.
Berdasarkan hasil pengujian sensor pH pada sistem
[2] Putra, A.Y.H; Pambudi, W.S. "Sistem Kontrol
seperti yang ditunjukkan dalam Tabel 2 dapat
Otomatis Ph Larutan Nutrisi Tanaman Bayam
diketahui bahwa motor pengaduk bekerja dan solenoid Pada Hidroponik NFT (Nutrient Film
valve membuka pada saat nilai pH terukur diatas 6.5 Technique)". Jurnal Ilmiah Mikrotek, Vol. 2, No.
dan dibawah 6.0. Sedangkan pada saat nilai pH berada 4 (Feb 2017), pp: 11-19. ISSN: 2338-9460.
pada nilai 6.0 sampai 6.5, motor pengaduk berhenti [3] [Link]. 2016. "Pengaruh pH Larutan
dan solenoid valve menutup. Secara grafik, hasil Nutrisi Pada Tanaman Hidroponik". Diakses pada
pengendalian pH nutrisi untuk tanaman hidroponik 7 Januari 2019.
yang dilakukan oleh alat yang dibuat dapat [4] Karoba, Frengky; Suryani; Nurjasmi, Reni;
digambarkan dalam Gambar 6 berikut. "Pengaruh Perbedaan pH Terhadap Pertumbuhan
Dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleraceae)
Sistem Hidroponik NFT (Nutrient Film
Tecnique)". Jurnal Ilmiah Respati Pertanian, Vol.
7, No. 2, Desember 2015, pp. 529- 534. ISSN:
1411-7126.

Gambar 6. Grafik Hasil Pembacaan Sensor pH pada


Alat Pengendali pH Larutan Nutrisi
Tanaman Hidroponik.

4. KESIMPULAN
1. Dari hasil perbandingan pengukuran pH antara
sensor pH dan alat pH meter diperoleh selisih
pengukuran oleh sensor pH sebesar 3,1% dari rata-
rata hasil pengukuran 5 sampel air. Hasil ini tidak

Anda mungkin juga menyukai