Lewati ke konten utama
Buka menu navigasi
Tutup saran
Cari
Cari
id
Change Language, Bahasa Indonesia
Ubah Bahasa, Bahasa Indonesia
Unggah
Masuk
Masuk
0 penilaian
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
176 tayangan
100 halaman
Untitled
Diunggah oleh
bahrul. az
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda,
ajukan klaim di sini
.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
Unduh
Simpan
Simpan Untitled Untuk Nanti
Bagikan
0%
0% menganggap dokumen ini bermanfaat, Tandai dokumen ini sebagai bermanfaat
0%
0% menganggap dokumen ini tidak bermanfaat, Tandai dokumen ini sebagai tidak bermanfaat
Cetak
Tanamkan
Laporkan
0 penilaian
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
176 tayangan
100 halaman
Untitled
Diunggah oleh
bahrul. az
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda,
ajukan klaim di sini
.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
Buka item sebelumnya
Unduh
Simpan
Simpan Untitled Untuk Nanti
Bagikan
0%
0% menganggap dokumen ini bermanfaat, Tandai dokumen ini sebagai bermanfaat
0%
0% menganggap dokumen ini tidak bermanfaat, Tandai dokumen ini sebagai tidak bermanfaat
Cetak
Tanamkan
Laporkan
Buka item berikutnya
Unduh
Simpan Untitled Untuk Nanti
Bagikan
Opsi lainnya
Layar penuh
ee Umi fee (SU eae Car can ee Can eee tienen Me nea RU Soe uC rc tr rir) Ope eure oe nutes it |Bisnis Ekspor itu Mudah AP 9928.2019 Penuills: Nursyamsu Mahyuddin dan Nur Hidayat Penulis Pendamping: Bagus Harlanto Penyunting: Selamet Riyanto Penyelaras Akhir Tintondp dan Untung Prasetyo Desain: Teguh Widyanto Foto: Dok, Shutterstock, Dok, Penulis, & Dok, Agromedia Penerbit: PT AgroMedla Pustaka Redaksi JI, H. Montong No,57, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630 ‘Telp, (021) 7888 3030 ext, 214, Fax. (021) 727 0996 E-mail ; redaksi@agromedia,net Pemasaran: JI, Moh, Kahfi Il No,12 Rt,13/Rw.09, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12649 Telp. (021) 7888 1000, Fax. (021) 7888 2000 E-mail : pemasaran@[Link] Cetakan pertama, 2019 Cetakan kedua, 2020 Hak Cipta dilindungi undang-undang Buku terbitan AgroMedia tersedia secara online di [Link] Data Katalog Dalam Terbitan (KDT) Mahyuddin, Nursyamsu dan Nur Hidayat Bisnis Ekspor itu Mudah/Nursyamsu Mahyuddin dan Nur Hidayat; Penyunting, Selamet Riyanto—Cet.1.—Jakarta: AgroMedia Pustaka, 2019 vili + 200 him; 15 cm x 23 cm ISBN 978-979-006-644-1 1. Bisnis 1 Judul. Il. Selamet I, Seri.Ekspor adalah salah satu indikator kemnajuan ekonomi bangsa. Melalui ekspor, devisa bagi negara dapat diperoleh, Ekspor juga merupakan sektor usaha yang bisa diandalkan di tengah gejolak ekonomi. Semnakin banyak jumlah eksportir dan semakin besar volume ekspor dari suatu negara, pertumbuhan ekonominya akan semakin positif. Sebagai bangsa dengan sumber daya alam melimpah, Indonesia berpotensi menjadi eksportir terbesar di dunia dengan beragam produk. Ditambah sumber daya manusia yang besar jumlahnya, ekspor bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan oleh Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Sayangnya, hingga kini jumlah eksportir dan volume ekspor Indonesia, terutama yang dilakukan oleh UKM terbilang sangat kecil. Padahal, kualitas produk lokal mampu bersaing dengan produk dari negara lain.Penyebab utara rendahinya aktivitas ekspor yang dilakukan oleh yy, adalah faktor ketidaktahuan dan kurangnya rasa Percaya dir, Pad , aktivitas ekspor tidak jauh berbeda mekanismenya seperti peng barang antardaerah di dalarn negeri, e ekspor yang dianggap sulit dilakukan oleh pelaku UKM, Berdasarkan pengalamnan ekspor berbagai komoditas sejak 1990 dan melakukan pendampingan ekspor bagi UMKM sejak 2009, penulis akan menyarikan itenu dan pengalamannya melalui buku ini. Diharapkan, dengan pemahaman/mind set yang tepat, ribuan pelaku UKM. dapat melebarkan sayap bisnisnya hingga merambah ekspor. Sehingga, tidak hanya dapat menambah pendapatan bagi pelaku UKM, tetapi juga devisa negara. : - Semoga buku ini dapat memberikan inspirasi kepada para pelaku UKM,DAFTAR ISI Prakata Daftar Isi BAB | A. Kenapa Ekspor Itu Mudah? B. Hebatnya Bisnis Ekspor C. _Mengapa Harus Melakukan Bisnis Ekspor? BAB || IV Apa Itu Ekspor? Siapa Saja yang Bisa Berbisnis Ekspor Legalitas Perusahaan Ekspor Barang Apa Saja yang Dapat Diekspor Menentukan Negara Tujuan Ekspor (NTE) Pihak-pihak yang Terlibat dalam Ekspor ™ mon ® >y BAB III Mempersiapkan Dokumen Ekspor Mengetahui HS Code Produk yang Akan Diekspor Membuat Spesifikasi Produk Mengenal Incoterms Menghitung Biaya dan Harga Menentukan Daya Muat Container Menentukan Sistem Pembayaran = ew non o> Menentukan Kemasan Barang ki Cara Mengirim Barang Ekspor J. Urutan Kegiatan dalam Ekspor Barang BAB IV 38 52 65 77 96 97 100 101 105 10 LANGKAH MENJADI EKSPORTIR 109 Langkah 1: Tetapkan Produk Andalan & Pilih NTE Langkah 2 : Siapkan Perlengkapan Tempur (Alat Promosi) Langkah 3: Membangun Jejaring Bisnis Langkah 4 : Miliki Website dan Media Sosial Pendukung Bisnis Langkah 5 : Promosi dan Mencari Pembeli Melalui Internet Langkah 6 : SEO (Search Engine Optimation)-kan Website Langkah 7 : Siapkan File Surat/E-mail di Komputer 110 112 113 118 421 125 126 127 127 131A. Surat Perkenalan (Introduction Letter) B. Surat Permintaan(Inquiry Letter) C. Surat Penawaran (Offering Letter/Quotation) D. Surat Negosiasi (Negotiation Letter) —. Surat Pesanan Pembelian (Purchase Order) F_ Kontrak Penjualan Ekspor (Sales Contract) G. Proforma Invoice BAB VI KI A BISNIS EKSPOR BAGI DAN SOLUSINYA A. Kendala Bahasa dan Mengatasinya B. Kendala Modal dan Mengatasinya c D. Tidak Takut Gagal Melewati Masa Transisi (‘Pecah Telur’) BAB VII 7 IMONI Lampiran: Air Freight, Ocean Freight, dan Sea Freight Lampiran: Link Penting dalam Membantu Bisnis Ekspor Daftar Pustaka Tentang Penulis 133 134 138 140 142 142 147 152 15 156 157 158 158 161 188 196 196 197por, apa yang terbayang? ‘a mimpi atau dunia lain? dilakukan dan simpel Ketika mendengar kata eks| Stee wees see di duni Padahal, ekspor sangat mudah mekanismenya.nee eer sec Hingga saat ini, menjual produk ke luar negeri alias ekspor mas dianggap sebagai sesuatu yang sulit dilakukan, terlebih bagi Usah Kecil dan Menengah (UKM). Mereka berpandangan, melakukar ekspor mesti melewati banyak prosedur, selain darikendala perbedaar bahasa dan “ribet”-nya melakukan surat-menyurat. Padahal, banyak produk dari UKM yang potensial untuk diekspor ke berbagai negara. Selain itu, bisnis ekspor juga dapat meningkatkan keuntungan, karena harga jual yang ditawarkan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga di pasar domestik. Minimnya aktivitas ekspor yang dilakukan oleh UKM banyak disebabkan mindset atau pola pikir yang kurang tepat dan kurangnya informasi. Meski sebenarnya, mengekspor sama mudahnya seperti mengirim barang antardaerah melalui jasa ekspedisi, seperti Tiki, JNE, J&T Express, dan Dakota Cargo. Sesimpel itu, tidak kurang dan tidak lebih. YANG PERNAH MENGGUNAKAN JASA PERUSAHAAN BERIKUT INI, INSYA ALLAH BISA JADI EXPORTIR !!! ©TiKEG Wamya Satu Titipan Filat TEXPRESS ACROSS NATIONS SET isvncss ROIPAHALA Domestic & International Gravora @hanaTerkait bahasa dan surat-menyurat, kenyataannya banyak UKM berhasil mengekspor walaupun sebelumnya tidak mengerti cara membuat e-mail dan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang minim. Bahkan, mereka yang tidak memiliki produk sendiri pun dapat melakukan ekspor. ™ A. Kenapa Ekspor Itu Mudah? Apa tugas utama dari seorang eksportir? Tugas utama eksportir hanya mencari atau memiliki barang yang baik, lalu menjualnya ke pembeli yang berada di luar negeri. Ya, sesimpel itu! Salah satu penyebab munculnya mindset bahwa ekspor sulit dilakukan adalah bayangan banyaknya tahapan dan prosedur yang harus dilalui. Padahal, melakukan ekspor tidak sesulit itu.Calon eksportir sebaiknya menghilangkan b ayangan menangani berbagai prosedur ekspor. Tidak agent i pengiriman barang, bea dan cukai, pengaturan barang di Fa dan berbagai prosedur lain yang sebenarnya berpotensim i calon eksportir. emusingkan Inti dari aktivitas ekspor sebenarnya adalal aaa pembeli di luar negeri. Calon mencari pembeli, deal dengan pembeli, h_ menawarkan barang eksportir hanya perly dan mempersia p dan mer pkan ser mengemas barang. Sementara itu, untuk Pengiriman serahkan ao penyedia ad pengiriman. Mereka yang akan mengirim hingga sampai ke pelabuhan negara tujuan. se __ kali datang ke kantor bea dan cukai d Pore ecole ne ee CneCl rangka mengurus ekspor, tetapi dalam satu ee eee aCe Psa E Ee Cesar) co Tahukah Anda bahwa pengurusan ekspor di kantor Bea dan Cukai tidak dilakukan oleh eksportir tetapi oleh perusahaan jasa NUE Aline eater inne BPE ele) ie el disertifikasi oleh Pie ere ules kc me acs™ B. Hebatnya Bisnis Ekspor Kenapa harus melakukan ekspor? Kegiatan menjual barang ke juar negeri atau ekspor merupakan salah satu ciri keberhasilan pembangunan ekonomi suatu bangsa. Terdapat berbagai keunggulan dari ekspor, sehingga aktivitas bisnis ini sangat layak untuk dijalankan. 4. Survive Saat Krisis Krisis ekonomi (krisis moneter) yang terjadi pada 1998 telah banyak menumbangkan perusahaan besar dilndonesia. Terlebih, perusahaan- perusahaan yang menggunakan bahan baku dari impor dan menjual hasil produksinya di dalam negeri. Sebaliknya, perusahaan yang berorientasi ekspor dapat bertahan dan bahkan mendapatkan keuntungan besar saat krisis moneter. Mengapa? Karena transaksi ekspor dilakukan dalam bentuk mata uang asing yang nilainya lebih tinggi dibandingkan dengan mata uang rupiah. Jadi, bisnis ekspor memberikan keuntungan besar saat krisis ekonomi terjadi.Meskipun demikian, bukan berarti para eksportir menghenda), adanya krisis ekonomi yang berdampak negatif bagi masyarak., luas. Poin ini hanya sebagai gambaran bahwa bisnis ekspor mamp,, bertahan di berbagai kondisi ekonomi. Selain tentu saja bermanfaay besar bagi negara karena memberikan devisa. 2. Negara Unggul Mengandalkan Ekspor Sebagai Sumber Pertumbuhan Bagi negara maju, ekspor merupakan kekuatan dan sumber pertumbuhan ekonomi. Jepang, misalnya, negara yang pada 1945 luluh lantak karena bom atom Amerika Serikat ini, dapat bangkit dan menjadi raksasa ekomoni dunia dalam waktu relatif singkat. Kebangkitan ekonomi Jepang tidak lepas dari keberhasilannya mengekspor berbagai komoditas industri. Langkah Jepang yang fokus pada perdagangan luar negeri, kemudian ditiru Korea Selatan. Negeri ginseng tersebut, juga tengah menikmati hasil kerja kerasnya dari perdagangan ekspor. Saat ini, salah satu produsen terbesar telepon genggam, yang menjadi kebutuhan pokok manusia di dunia, adalah Korea Selatan. Tidak ketinggalan Republik Rakyat China (RRC), yang sekarang menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi terpesat di dunia. Negeri Tirai Bambu ini menggerakkan roda perekonomiannya melalui ekspor berbagai jenis barang. Rasanya, hampir tidak ada negara di dunia yang tidak terdapat barang “Made in China’. Negara-negara yang berkonsentrasi pada perdagangan ekspor memang meniatkan untuk memproduksi barang yang memiliki pangsa pasar ekspor. Mereka juga sekuat tenaga memasarkanny4 demi kejayaan ekonomi.Produk Korea Selatan. Telepon genggam merupakan produksi terbesarnya 3. Membantu Para Produsen Memasarkan Produknya ke Berbagai Negara Berbagai produk dari UKM sebenarnya sangat potensial mengisi pasar ekspor. Hanya saja, masih banyak UKM yang tidak memiliki kecakapan berkomunikasi dan mencari pasar ekspor. Di sinilah peran eksportir. Selain menghasilkan dan memasarkan produknya, eksportir juga dapat berperan sebagai penyambung perdagangan antara UKM dan pasar ekspor. 4. Memperkenalkan Selera Dunia pada UKM dalam Negeri Dalam proses perdaganganekspor, konsumen akan mempersyaratkan spesifikasi dan kualitas tertentu terhadap barang yang diminatinya. Sehingga, untuk bisa menjual produknya, UKM harus meningkatkan kualitas agar persyaratan tersebut terpenuhi. Informasi mengenai kualitas produk yang diminati konsumen di pasar ekspor, dapat disebarluaskan kepada UKM lain. Sehingga, kualitas barang yang dihasilkan oleh UKM lain ikut meningkat dan dapat turut Menggarap pasar ekspor.5. Mengikuti Jejak Rasulullah Bagi para calon eksportir muslim, memulai bisnis ekspor sejatiny mengikuti jejak Rasulullah, Sejak umur 11 tahun (ada yang menyeb, 12 tahun), beliau sudah diajak berdagang antarnegara oleh pamanny dari Makkah ke Syam (sekarang Suriah), yang berjarak 2.500 krn day Makkah. Kemudian, pada umur 17 tahun, Rasulullah sudah memimpin mi; dagangnya sendiri, dan pada usia 25 tahun telah menjadi pengusah, ekspor-impor yang sukses. Alhasil, pada umur 40 tahun, meskipun tidak dapat baca tulis, ketika diangkat menjadi rasul, Rasulullah banyak mengetahui kisah dari berbagai negara, seperti Romawi, Persia, dan negara lain yang bersumber dari interaksinya saat berdagang. 6. Mengetahui dan Memahami Karakter Berbagai Bangsa Melalui perdagangan antarnegara, selain bisa mendapatkan keuntungan berupa materi, juga akan menambah pengalaman dan pengetahuan dalam mengenal karakter-karakter manusia dari berbagai negara. “Wc Mengapa Harus Melakukan Bisnis Ekspor: Sekarang saat yang tepat memulaibisnis ekspor, sebelum peluang ya" ada diraih pihak lain. Pasalnya, kondisi dan sistem perekonomian dun? kini semakin terbuka, Ditambah lagi, kegiatan ekspor menawark2" keuntungan lebih, selain turut berperan bagi kemajuan ekono"” bangsa. Karena itu, bisnis ekspor semakin perlu untuk dilakuka” Berikut alasan-alasan lain perlunya melakukan bisnis ekspor. NN a ; |eee N 1. Hilangnya Sekat Perdagangan Antarnegara di Dunia Asia Tenggara merupakan pasar potensial bagi banyak negara eC dunia. Negara-negara yang tergabung dalam Asean (Association of Southeast Asian Nations) tersebut, terdiri dari Brunei Darussalam, Filipina, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Indonesia. Dengan total jumlah penduduk sekitar 650 juta jiwa, cakupan kawasan ini menjadi sebuah pasar yang sangat besar. Sementara itu, untuk mempermudah proses perdagangan, telah dilakukan berbagai kesepakatan kerja sama ekonomi, baik itu kesepakatan antara dua negara maupun kesepakatan antara regional kawasan dengan suatu negara. Contohnya, kesepakatan antar-anggotaAsean melalui Asean Free Trade Area (AFTA), dan Asean Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Kerja sama antara Asean dengan RRC melalui China and Asean Free Trade Area (ACFTA). Kerja sama negara di Asia Pasifik dengan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC). Kerja sama perdagangan internasional melalui World Trade Organization (WTO). Pemberlakuan kesepakatan kerja sama tersebut telah membuat sekat perdagangan di dunia semakin kabur. benarnya menjadi sebuah peluang Bagi Indonesia, kondisi tersebut se! dengan adanya pemberlakukan sekaligus ancaman. Di satu sisi, kesepakatan kerja sama, semakin membuka peluang ekspor. Namun, disisi lain, Indonesia juga merupakan bagian dari pasar yang “empuk’. Karena itu, pilihan yang tersedia adalah hanya menjadi penonton atau turut berperan melakukan perdagangan ekspor.agi uk tertibat dalamperdagangancksPor SeVensrTy2 kian terbuka. Misalnya, di forum kerja sama APEC. Sejak dua tahun silam, sudah dibahas mengenai kemudahan-kemudahan bagi UKM untuk berperan dalam perdagangan internasional. Selama ini, forum ekonomi yang terdiri atas 22 negara anggota tersebut, lebih banyak melibatkan isahaan besar. Pada tahun 2015, penulis ditunjuk pemerintah menjadi wakil dari UKM Indonesia menjadi speaker pada pertemuan APEC di Atlanta, Amerika Serikat. 2. Terbentuknya Jalur Sutera Baru Oleh Cina RRC sedang gencar menjalankan program OBOR (One Belt One Road), yang ditujukan untuk mengembalikan kejayaan jalur sutera berabad- abad yang lalu yang merupakan jalur perdagangan antara daratan Tiongkok dengan benua Eropa. Program jalur sutera baru tidak hanya dilakukan melalui darat dengan membangun jaringan kereta api khusus untuk barang dari daratan Tiongkok menuju pusat-pusat bisnis di Eropa, tetapi juga membangun infrastruktur perdagangan melalui laut. Program akan melewati atau mencakup sekitar 60 negara, termasuk Indonesia. OBOR digagas pada 2016 oleh Perdana Menteri RRC yang direncanakan akan berinvestasi sebesar USD1.000 miliar dalam waxtu 10 tahun yang diperkirakan akan menarik investasi bisnis senilai USD4—8 triliun. Program ini membawa pro dan kontra di masyarakat, irarena mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, akan mempengaruhi aktivitas perekonomian Indonesia. Tidak ada pilihan bagi pelaku usaha dan masyarakat Indonesia selain meningkatka" kompetensi dalam berbisnis antarnegara, tidak cukup hanya menjadi penonton atau menyatakan pro kontra.an dari Perdagangan Dur Indonesia merupakan bagian dari masyarakat dunia. Karena itu, bukan waktunya lagi memproduksi barang hanya untuk dijual didalam negeri. Dengan berbagai kemudahan sistem perdagangan di Asean, seperti Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), kini saatnya melakukan ekspor agar tidak hanya menjadi konsumen berbagai barang dan jasa dari negera lain.Tabel 1. List of partners markets from Association of South-East Asian Nations (ASEAN) for a product commercialized by Indonesi> e INDONESIA — ASEAN TRADE BALANCE Bat | ee pec] aoe] ae on Aggregation snes | wavarra | asenres (1,123,853) | (099,79) | (08,936) | (329.206) | 633882] 9.436721 3,188,095 | 3,238,594 | 4,449,067] 5,767,919] 5.867.028 6.825.460 (3,996,333) | (2,576,115) | (3,274,534) | (2,817,394) | (4,133,849) | 6,818,949 (9% [wens | senses] rarsare| saasone | sassasia | aepaise | wsozisose Association of 66,580) | (421,352) Dalam kesepakatan kerja sama MEA, setidaknya terdapat lima ha! pokok yang harus diperhatikan, yaitu arus bebas barang, jasa, ten2g? kerja terampil, investasi, dan modal. 1. Arus Bebas Barang Merupakankebebasanmengirimkanbarang, tidak bolehadahambat2" apalagi larangan, dengan bea masuk nol Persen ke berbagai nega" Asean. Sama bebasnya seperti mengirimkan barang antardaerah ¢ dalam negeri. Jadi, para eksportir Indonesia bebas menjual barané barangnya ke negara Asean lainnya. Begitu sebaliknya, eksport' dari negara-negara Asean juga bebas mengirimkan atau meni? barangnya ke Indonesia.Adanya arus bebas barang menjadikan persaingan kualitas dan harga barang semakin ketat. Hal ini sudah mafhum terjadi pada produk- produk hasil pertanian negeri tetangga di Asean yang masuk ke Indonesia ketika petaninya justru sedang atau menjelang panen raya. Peristiwa ini yang disebut arus bebas barang. Ketika harga jualnya "masuk", berdatanganlah komoditas tersebut tanpa dapat dicegah. Arus bebas barang. Menjadikan persaingan kualitas dan harga barang semakin ketat, terutama produk pertanian 2. Arus Bebas Jasa : Arus bebas jasa juga memungkinkan pengusaha jasa di Asean, seperti kontraktor, insinyur, arsitek, dokter, dan berbagai profesi lain, menjual jasanya di negara Asean lainnya, tanpa ada larangan atau hambatan. Pada tahun-tahun awal, anggota Asean menyepakati arus bebas dibatasi pada beberapa profesi saja. Namun, arus bebas jasa pada masa mendatang akan berlaku pada berbagai bidang profesi.3. Arus Bebas Tenaga Kerja Terampil Kesepakatan kerja sama MEA juga memungkinkan adanya arus bet, tenaga kerja terampil. Artinya, tenaga kerja terampil dari bert,, negara Asean dapat bekerja di negara-negara Asean lain, termas, di Indonesia, Demikian pula sebaliknya, Sudah santer terden, maraknya tenaga kerja asing datang dari Myanmar, Kamboja, Es dan Vietnam untuk bekerja di Indonesia. Contoh tenaga kerja teramp Seperti tukang jahit, tukang las, dan supir. Demikian pula, adany, berita mengenai banyak tenaga kerja asing dari Vietnam yang beker} di pusat perbelanjaan ternama di ibukota Jakarta sebagai Pramuniag (penjaga toko). Tenaga kerja asing. Berdatangan d: a arus Debae tenga ene eengatangan dari berbagai negara tetangga karena adany 4 poInformasi yang diterima penulis, upah minimum pekerja di beberapa negara Asean masih lebih rendah dibandingkan dengan di Indonesia. Di Myanmar misalnya, upah minimum pekerja hanya sekitar Rp600.000/bulan. Bahkan, upah minimum di Kamboja dan Laos konon hanya Rp400.000/bulan. Di Vietnam, sudah agak tinggi, sekitar Rp1.300.000/bulan. Upah minimum regional (UMR) pekerja di Indonesia sudah lebih tinggi daripada upah di negara-negara tersebut. sh ciey rime ecg tie ny aera een oes) ace Rela CE) Indonesia, untuk bekerja. Hal ini disebabk: Silene Lee Rey uC a __ karir yang menarik, Saat ini, gejala tersebut terjadi pula di pasar tenaga kerja elite Pe eMC UL Ce cee kerja fresh graduate yang ingin bekerja di Indonesia. Tidak hanya berasal dari pemuda _ Indonesia, tetapi juga dari beberapa negara _ tetangga.4. Arus Bebas Arus Bebas Moda Kesepakatan kerja sama MEA memungkinkan adanya arus bebas investasi dan arus bebas modal berdatangan ke Indonesia. Namun, bisa juga investasi dan modal yang ada di Indonesia lari ke luar negeri. Larinya investasi biasanya terjadi lantaran kondisi yang tidak kondusif atau investor tidak mendapatkan kemudahan, terutama _ terkait perizinan usaha, upah pekerja, karakter pekerja, dan budaya. Ketike MEA baru diberlakukan, terdapat headline berita nasional bahwa sebuah perusahaan otomotif ternama menutup pabriknya di indonesia. Ternyata perusahaan otomotif tersebut juga memiliki pabrik di negara Asean yang lain. Dengan adanya MEA, kondisinya akan sama saja jika pabriknyaberada di Indonesia atau negara Asean yang lainnya. Bagi perusahaan otomotif tersebut, daripada mengurus dua pabrik, lebih baik mengurus satu pabrik saja. Masalahnya, mengapa yang ditutup justru pabriknya yang ada di Indonesia, bukan yang di negara tetangga, PTO een Cun kondi: (eels nendapatke isa denge Pc Dein ane ete eiLyDCCL ELL? ene RIMINI ACLUR ELE Tunel ts PIP} Pe ee Lae SE tet rele altel lane(clle Takers c pengusaha karet busa asal Bogor. Da, percakapan selama perjalanan, Pela y oes id geal engl e ety ke Vietnam untuk menjajaki kemungki memindahkan pabriknya dari Bogor Vietnam. Oleh otoritas di Vetnam, pengusaha tersebut dijanjikan kemudahan jika in Seca eter tea) Tara aM Tay oF) Larter pembangunan pabrik, PlEeCr cli instalasi listrik, air bersih dan berbage ioe Pengusaha terse! juga bercerita UATE 2 pekerja di Vietnam, Pekerja di Vietnam jug Betula dan sedikitnya Leelee ee CUE mNe ene) aE RT Namanya libur keagamaan. Tidak ada Te aw TLCE Le etre t earns reeves a memindahkan pabriknBAB II MENGEN BISNIS EKSPOR BEY Conran holla BAe) aera iiee cals Feel cc} Prey aunt alco rarein een lane IAL) Tae elec ee ome dijabarkan berbagal prinsip dasar Mieneaeliea gece ekspor, sehingga calon eksportir esiananca scan tertarik, dan akhirnya mampu iene eens ini.MA. Apa Itu Ekspor? Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) ,, 13/2012 mengenai “Ketentuan Umum di Bidang Ekspor” dikata), bahwa “Ekspor adalah kegiatan mengeluarkan barang dari dae, pabean’. Daerah pabean dalam peraturan tersebut didefinisikan sebagai wilaya negara Republik Indonesia yang meliputi darat, perairan, ruang udara ¢ atasnya, serta tempat-tempat tertentu di zona ekonomi eksklusif, da, landas kontinen yang di dalamnya berlaku undang-undang mengena\ kepabeanan. Secara ringkas, ekspor bisa diartikan sebagai kegiatan membawa barang keluar dari indonesia dengan tujuan komersil (diperdagangkan) Tanpa disebutkan minimum volume atau jumlahnya, sehingga sedikit atau pun banyak, tetap disebut sebagai kegiatan ekspor. Sebagai contoh, apabila hanya mengirimkan sepasang pakaian ke luar negeri menggunakan jasa titipan (DHL, Fedex, EMS, TNT, UPS), maka sudah dapat dikatakan sebagai kegiatan ekspor. Karena itu, pada dasarnya setiap orang dapat melakukan bisnis ekspor dengan mudah. B. Siapa Sai f anal “ Pipa Sala yang Bisa Berbisnis Ada beberapa pertanyaan yang sering muncul terkait bisnis ekspor. Apa saja syarat menjadi eksportir? Apakah untuk menjadi eksportir harus memiliki usaha atau perusahaan berbadan hukum? Bisakah saya secara pribadi menjadi seorang eksportir? Berdasarkan Permendag No. 13/M-DAG/PER/3/2012, mengenai “Ketentuan Umum di Bidang Ekspor”, dikatakan bahwa “Eksportir adalah perorangan, lembaga, atau badan usaha (badanhukum atau tidak berbadan hukum). Artinya, perusahaan perorangan dan tanpa badan hukum juga dapat menjadi eksportir, asalkan memenuhi persyaratan. 20WC. Legalitas Perusahaan Ekspor Untuk bisa menjual barang ke luar negeri, eksportir, baik perusahaan perorangan maupun badan usaha, harus memiliki empat dokumen legalitas. Keempat jenis dokumen tersebut sebagai berikut. 1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dibuat di Kantor Pelayanan Pajak. 2. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dibuat di Dinas Perizinan Kabupaten/Kota. 3. Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dibuat di Dinas Perizinan Kabupaten/Kota. 4. Nomor Identitas Kepabeanan (NIK) dibuat di Direktorat Jenderal Bea & Cukai. Bagi perusahaan berbadan hukum, seperti PT (Perseroan Terbatas) dan koperasi, disyaratkan memiliki akte pendirian dari notaris yang disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. Bagi perusahaan berbentuk CV (Commanditaire Vennootschap) juga diwajibkan memiliki akte pendirian dari notaris, tetapi cukup didaftarkan di pengadilan negeri setempat. Sementara itu, bagi perusahaan perorangan tidak diperlukan akte pendirian perusahaan. Selanjutnya, perusahaan, baik berupa PT, koperasi, CV, maupun perusahaan perorangan, harus membuat Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) di kelurahan atau desa sesuai dengan domisili perusahaan dan diketahui oleh camat setempat. Di daerah perkotaan, sebelum membuat SKDU dibutuhkan terlebih dahulu surat izin gangguan yang sering disebut dengan HO (Hinderordonnantie), yaitu surat keterangan yang menyatakan tidak adanya keberatan dan gangguan atas lokasi usaha yang dijalankan oleh suatu kegiatan usaha di suatu tempat. Dasar hukum pembuatan surat izin gangguan atau HO adalah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. 21Bersamaan dengan mengurus SKDU, perusahaan dapat membuat Npyy (Nomor Pokok Wajib Pajak) di Kantor Pelayanan Pajak. Dapat dat, Jangsung atau secara online di situs web Direktorat Jenderal Pajak Setelah memiliki SKDU dan NPWP, perusahaan dapat mengurus S\\) {Surat Izin Usaha Perdagangan) dan TDP (Tanda Daftar Perusahaan) . Dinas Perizinan Kabupaten atau Kota setempat. Selanjutnya sete|,; memiliki NPWP, SIUP, dan TDP, perusahaan dapat mengurus Ni (Nomor identitas Kepabeanan) secara online di situs web Direktora: Jenderal Bea dan Cukai. Mulai tahun 2019, legalitas perusahaan ekspor dimudahkan dengan adanya sistem Online Single Submission (OSS). Dengan sistem OSS, surat legalitas berupa SIUP, TDP, dan NIK digabung menjadi satu dokumen yang disebut NIB (Nomor Induk Berusaha), yang berlaku seumur hidup selama usaha berjalan. Pembuatan NIB dilakukan secara online melalui Sistem Online Single Submission (OSS), atau disebut juga Layanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (PBTSE). Pendaftaran secara online tersebut, dilakukan melalui website [Link] Setela! mendaftarkan username dan password bagi pengguna baru, ser? mengisi kelengkapan data yang tersedia pada halaman OSS, calo” eksportir akan mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) ya"? berfungsi sebagai pengganti ketiga dokumen tersebut (SIUP, TDP, N IK yang berlaku sebelumnya) dan siap melakukan ekspor. Pastikan dokumen NIB yang dimaksud tertulis bahwa perusahaa" sudah memiliki Akses Kepabeanan Ekspor agar dapat digunaka" untuk melakukan pelaporan Pemberitahuan Ekspor Barang (PE® kepada Bea Cukai ketika akan dilakukan pengiriman barang eksP0"Contoh dokumen NIB yang telah memi Ekspor sebagai berikut, ki Akses Kepabenan untuk AH REPUBLIK INDON NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB) Reriacortoe Ucicnuan Pasal 24 aval (1) Peraturan Pewerinwh Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanun Perisinan Berusaha Terimcgrasi Secama Elektronik, Lembaga OSS menesbidkan NIB kepada [Nam Perusahaan Pr ‘Alamat Kartor/Korespondens: Jalan NPwP Nomo: Telepsn Nomor Fax Email Kode dan Nama KELI Lihat Lampiran ‘Status Peranaman Modal 2 PMDN ‘Akses Kepabcanan + Ekspor |LNIB merupakan ideotitas Polaku Usaha dalam rangka pelaksanaan kegitan berusa dan bert sclama ‘menjalankan Kegan usaf scsuai kctentuan peraturan perundang-undangan. [Link] OSS berwenang untuk melakukan evaluasi danfatau perubahan atas izin usaba (izin ‘komersia/operasional) scsuai ketcntuan perundang-undangan, mempetbaiki status oat APL-U stay API-P sesul karakersik peak sate is assem aan ‘Ke-efekafun API sesuai dengan stander yang dtetapkan Kementerian 5. Selunuh data yang tercamum dalam NIB dapat berubah sesuai dengan perkembangan kegistan berusaha 20 Jamar 2020 let Badan Koordinas! Ponauainan Modal Te aed tas dase it spas ns Kerr kaha SR a nO ts areSelain menggunakan nama pecusstissn sendiri, a hie yang meminjam perusahaan orang lain dalam me’ - ul Kegiatan ekspor dan membayarnya dengan imbalan tertentu. Cara ini disebut under name. Salah satu kendala menggunakan under name adalah buyer (importir) seringkali tidak mau Meerkat) transfer Pembayaran selain ke rekening atas nama eksportir. Selain itu, akan memunculkan kerumitan dalam urusan pembayaran pajak. D. Barang Apa Sai Dicker aja yang Dapat Pasal 2 ayat 1, terdapat tiga kriteria barang untuk e| kspor sebagai berikut, 1. Barang Bebas Ekspor Merupakan jenis barang yang tidak termasuk dalam kelompok baran8 dibatasi dan dilarang untuk dieks, 8 Por. Pengiriman barang bebaS ekspor ke luar Negeri tidak ™Memerlukan Perizinan khusus, baik yan8 dilakukan oleh Perorangan Maupun lembaga/badan usaha, Bea kelua (pajak ekspor) untuk barang bebas &kspor adalah 0% atau tidak ad@ bea keluar. Mayoritas produk yang beredar di pasar (termasuk lebih dari 90% produk UKM) Merupakan barang bebas ekspor, ae2. Barang Dibatasi Ekspor Merupakan jenis barang yang dibatasi untuk diekspor. Barang dalam kelompok ini dapat diekspor, tetapi ada syarat pembatasnya, sesuai dengan aturan untuk setiap produk. Contohnya, barang hasil tambang. Barang hasil tambang hanya dapat diekspor setelah diolah. Tingkat pengolahan setiap jenis barang tambang diuraikan secara rinci di dalam peraturan dari Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM). Untuk dapat mengekspornya, perusahaan eksportir harus memperoleh surat rekomendasi dari kementerian teknis untuk produk tambang dari Kementerian ESDM. Kemudian, surat rekomendasi tersebut dibawa ke Kementerian Perdagangan untuk memperoleh surat sebagai Eksportir Terdaftar (ET). Contoh lainnya, beras yang juga termasuk barang dibatasi ekspor. Pembatasnya, beras yang diekspor haruslah beras premium. Surat rekomendasinya diperoleh dari Kementerian Pertanian yang disampaikan ke Kementerian Perdagangan untuk memperoleh surat sebagai Eksportir Terdaftar.j | | Beras premium. Termasuk komoditas yang dibatasi ekspornya, dengan batasan beras yang diekspor harus premium Jenis-jenis barang dibatasi ekspor dapat dicek lengkap di laman [Link] atau [Link]. Barang dibatasi ekspor hanya boleh diekspor oleh lembaga atau badan usaha, sedangkan perusahaan perorangan tidak diperkenankan melakukannya. 3. Barang Dilarang Ekspor Sesuai namanya, barang dilarang ekspor merupakan jenis barang yang tidak boleh diekspor, baik oleh perusahaan perorangan maupun badan usaha. Contohnya, rotan mentah, kayu dalam bentuk log, hewan langka, dan tanaman langka,Rotan mentah. Termasuk komoditas yang tidak boleh diekspor, bersama dengan kayu dalam bentuk log, hewan, dan tanaman langka Jenis-jenis barang yang dilarang untuk diekspor dapat dilihat secara lengkap di dalam Peraturan Menteri Perdagangan tentang Barang Dilarang Ekspor (Permendag No. 44/M-DAG/PER-7/2012). Barang yang dibatasi dan/ atau dilarang, dalam perdagangan ekspor dan impor sering disebut dengan “LARTAS’. E. Menentukan Negara Tujuan Ekspor (NTE Ekspor (NTE) dapat dikelompokan dalam dua kategori, dan NTE non-tradisional. Negara yang termasuk ke dalam kategori NTE tradisional adalah negara-negara maju, seperti Amerika Serikat, Eropa, atau Jepang- Disebut sebagai NTE tradisional karena berdasarkan data, bertahun-tahun bahkan berpuluh-puluh tahun, negara tujuan ekspor Indonesia yang teratas selalu berkisar ke negara-negara tersebut, seperti sebuah tradisi. Negara Tujuan yaitu NTE tradisionalLawannya adalah NTE non-tradisional, yakni negara-negara bet kembang yang masih sedikit mengimpor produk dari Indonesia. Negara yang termasuk ke dalam kategori ini, di antaranya negal@ negara di Asia Tenggara, Asia Tengah, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin. Peluang mengekspor ke NTE non-tradisional jauh lebih terbuka dan persaingannya lebih longgar dibandingkan deng@" ke NTE tradisional. Ditambah lagi, ketentuan di NTE non-tradision! umumnya tidak seketat NTE tradisional, 28Bagi eksportir pemula, keputusan yang bijak jika Anda menargetkan negara-negara tujuan ekspor non-tradisional sebagai pasar. Namun, pasar utama beberapa produk seni dan handycraft tidak dapat dipungkiri adalah NTE tradisional. F. Pihak-pihak yang Terlibat dalam Ekspor Setelah mengetahui jenis barang yang dapat diekspor, serta NTE potensial, informasi lain yang perlu diketahui oleh calon eksportir adalah pihak atau lembaga yang terlibat dalam proses ekspor. Dari barang masih berada di dalam negeri, sampai tiba di negara tujuan. Pihak-pihak yang terlibat dalam proses ekspor digambarkan dalam skema berikut. 29Selain eksportirdanimportir, dalam proses ekspor ada beberapa bihak @ dan cukaj aik berupa Ekspedisi Muatan Kapal laut (EMKL) maupun Ekspedisi Muatan Kapaj Udara (EMKU), perusahaan asuransi, surveyor, dan bank. yang terlibat dalam rangkaian pengiriman barang, yaitu be. Perusahaan pelayaran (shipping company), forwarder b Berdasarkan basis produksinya, eksportir dapat di; igolongkan Menjadi dua sebagai berikut Eksportir produsen adalah eksportir yang menawarkan barang hasil Produksi sendiri. Eksportir Produsen memiliki dua pilihan dalam menjual i j tanpa merek. Eksportir Produsen dapat pula menggunakan merek Pembeli atas permintaan Pembeli, yang disebut dengan private label,Contohnya, eksportir pakaian jadi dari Indonesia. Mereka dapat menjual barangnya ke luar negeri dengan merek sendiri. Namun, bisa juga mengekspor menggunakan merek dan desain logo milik pembeli atas permintaan pembeli dari luar negeri. Demikian pula quality control (QC) yang dilakukan oleh pembeli, Banyak transaksi produk di pasar dunia berlangsung seperti ini, dari produk sepatu, tas, alat rumah tangga, hingga produk berteknologi tinggi, seperti handphone dan tablet. Eksportir non-produsen tidak memproduksi sendiri barang yang diekspornya dan hanya fokus mencari pembeli, Eksportir non- produsen bertindak sebagai agen pemasaran dari produsen untuk tujuan pasar ekspor. Perusahaan yang bertindak sebagai perusahaan perdagangan dapat menjadi agen pemasaran dari banyak perusahaan produsen. 2. . Shipping Company Perusahaan pelayaran (shipping company) berperan melakukan pengiriman barang ke NTE melalui laut. Perusahaan pelayaran adalah perusahaan yang memilik kapal (dan container). Adapun untuk pengiriman melalui udara, shipping company diartikan sebagai perusahaan maskapai penerbangan, yaitu perusahaan yang memiliki Pesawat terbang. UKM eksportir dianjurkan untuk tidak berhubungan langsung dengan shipping company. UKM eksportir sebaiknya menyerahkan berbagai Pengurusan pengiriman barang kepada perusahaan forwarder, baik EMKL maupun EMKU. Perusahaan forwarder yang akan berhubungan dengan shipping company. 3Shipping company. Berperan melakukan pengiriman barang ke NTE melalui laut Forwarder, dalam bahasa Indonesia disebut dengan Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) atau Ekspedisi Muatan Kapal Udara (EMKU), merupakan perusahaan Jasa yang membantu eksportir terkait pengiriman barang dan Pengurusan dokumen ekspor, termasuk Pengurusan dokumen di kantor Bea dan Cukai, dengan custom clearance), mencarikan perusahaan pelayaran ataU maskapai penerbangan yang pas ke Negara tujuan, berkoordinas! dengan surveyor, dan membantu Pengurusan dokumen yang diminta importir, seperti phytosanitary Ceritificate, fumigation certificate,4, Surveyor Surveyor atau perusahaan jasa pemeriksa barangbertugas memastikan barang yang dikirim eksportir sekiranya disyaratkan oleh importir sebagaimana tertuang dalam kontrak penjualan. Penunjukan surveyor dapat berdasarkan permintaan importir atau aturan wajib dari negara importir. Pada barang yang dibatasi ekspornya, pemeriksaan oleh surveyor diwajibkan sesuai dengan ketentuan pemerintah Indonesia. Beberapa contoh surveyor yang biasa digunakan, seperti PT Sucofindo dan PT Surveyor Indonesia. Di Indonesia juga ada perusahaan surveyor multinasional, yakni SGS dan Bureau Veritas (BV). A 5. Asuransi - Penggunaan asuransi bersifat optional, tidak wajib, tergantung permintaan importir. Pasalnya, ada beberapa importir meminta barang yang dikirim eksportir diasuransikan, tetapi banyak juga yang tidak memintanya. urs Peto iis cc OA Bea ies a coe CU a Pe erie cata mempercepat proses penyiapan Cae Fase sr memberikan TU Pole Ter) ftenta tec CUR Cy ou a Pee aE] the stele tie cme Per Eun aac LU Pov Eie rahe LueAsuransi yang dimaksud adalah asuransi yang berkaitan dengan potensi gangguan saat pengiriman barang atau disebut dengan marine insurance. Misalnya, gangguan berupa kapal tenggelam atay kebakaran. Asuransi ini tidak menanggung risiko kerusakan barang akibat salah penanganan, misalnya barang pecah akibat kemasan yang tidak baik atau buah segar yang keburu membusuk sesampainya dj tujuan. Besarnya premi asuransi bervariasi 0,1%—0,5% dari total nilai invoice, tergantung kepada klausul risiko yang dijaminkan. 6. Bank Bank dalam hal ini berkaitan dengan penerimaan pembayaran, baik pembayaran yang menggunakan L/C (Letter of Credit) maupun Pembayaran non-L/C. Penggunaan bank sebagai penerima pem- bayaran juga bersifat optional, Karena pembayaran juga dapat saja dilakukan tanpa melalui bank, misalkan menggunakan Paypal atau Western Union. Transaksi yang nilainya tidak besar juga seringkali dibayar secara tunai. Uraian lebih rinci tentang pembayaran dibahas dalam Bab III butir G tentang sistem Pembayaran ekspor. 7, Beadan Cukai Sebelum melakukan Pengiriman barang, eksportir harus membust dokumen Pemberitahuan Ekg;Bea dan cukai (customs). Akan melakukan pemindaian (scanning) terhadap semua container dan kesesuaian barang yang diekspor memanggil eksportir untuk datang dan memintanya untuk membuka container pada kesempatan pertama dengan disaksikan petugas, Barang yang tidak sesuai dengan yang dinyatakan dalam dokumen PEB, dapat dibuatkan Nota Pembetulan (Notul) PEB, Petugas bea dan cukai atau eksportir dapat pula memutuskan untuk membatalkan ekspornya, Selain itu, dapat pula memutuskan barang ekspor disita untuk negara atau dimusnahkan, hingga melanjutkannya dengan Proses hukum. Secara ringkas, peran kantor bea dan cukai adalah memastikan barang yang diekspor bukan barang terlarang. Jika barang ekspor termasuk barang yang dibatasi ekspornya, diperiksa pemenuhanpersyaratannya. Selain itu, kantor bea dan cukai juga bertugas memastikan sekiranya ada pendapatan negara dari ekspor yang dilakukan. Dalam ekspor, pendapatan negara diperoleh melalui Bea Keluar (BK). Untuk produk yang terkena bea keluar, BK harus sudah dibayarkan oleh eksportir ke bank persepsi yang ditunjuk sebelum barang diperiksa oleh petugas bea dan cukai.MULAI. BISNIS EKSPOR Cee ae oe uw ecu usaha Lele exch elele pun perludimulai dengan iyo) =e) ae esr) Eye evga e Berikut rincian Wl penting yang harus a dipersiapkan oleh calon Peles UNL ec) - Tea eK ues eeu .Sebelum melakukan bisnis ekspor, para calon eksportir harus terlebih dahulu menyiapkan beberapa hal penting. Dj antaranya menyiapkan dokumen ekspor, memahami HS Code produk, menentukan harga jual ekspor, sistem pembayaran, kemasan produk, dan kargo pengiriman yang digunakan. A. Mempersiapkan Dokumen Ekspor Dokumen-dokumen terkait ekspor terdiri dari dokumen utama dan dokumen tambahan. Dokumen ekspor dibuat pada setiap kegiatan ekspor barang. Dokumen ekspor harus dikirim oleh eksportir kepada importir pada setiap kegiatan ekspor, karena dokumen ekspor tersebut digunakan oleh importir untuk mengeluarkan barang di pelabuhan tujuan.a. Dokumen Utama Merupakan dokumen yang wajib dibuat dalam setiap kegiatan ekspor. Dokumen utama terdiri tiga jenis berikut ini. at oleh Eksportir) Invoice, atau di Indonesia sering disebut juga faktur atau nota, adalah dokumen yang berfungsi sebagai suatu bukti transaksi atau surat tagihan dari eksportir kepada importir. Di dalam invoice tertera nomor dan tanggal dibuatnya invoice, nama barang, harga per unit barang dan total harga, nama dan alamat eksportir, nama dan alamat importir, serta keterangan rekening pembayaran jika diperlukan. Invoice dibuat menggunakan kop surat perusahaan eksportir. Dibuat oleh Eksportir) Packing list adalah dokumen yang dibuat oleh eksportir yang berisi perincian spesifikasi barang. Packing list memuat informasi nama barang, nomor dan tanggal packing list, jumlah kemasan (pack/pieces/ ikat/kaleng/karton/karung), berat bersih, dan berat kotor. Packing list hampir mirip dengan ‘surat jalan’ yang dipakai di dalam negeri ketika melakukan pengiriman barang. 3. Bill of Lading (Dibuat oleh Shipping Company) atau Airwaybill (dibuat oleh Airline) Bill of Lading (B/L) adalah bukti pengiriman barang atau tanda terima yang dikeluarkan oleh perusahaan pelayaran kepadaeksportir, setelah kapal berangkat dari Indonesia. B/L juga dapat berfungsi sebagai dokumen kepemilikan barang. Karena itu, B/L adalah surat berharga, Pemegang B/L adalah pemilik barang yang disebutkan di dalamnya. 39. ebanekitan no. 101, Jakarta, Indonesia Phone: +6281.394929989 Email eksporindonesia@[Link] 007/INV/X/2018 ! PT. EKSPORTIR MAJU INDONESIA | | SONSIGNEE : JEDDAH GENERAL TRADING EST. Po Box 13168 Jeddah 21493 KSA Jeddah, 21493 - Saudi Arabia Contoh InvoicePT. EKSPORTIR MAJU INDONESIA. 21 Kebangkitan no, 101, Jakarta, Indonesia Phone: I: ekspor indonesia@[Link] PACKING LIST (007/PAC/x/2018 CONSIGNEE ; JEDDAH GENERAL TRADING EST. Po Box 13168 Jeddah 21493 KSA Jeddah, 21493 - Saudi Arabia CRE eT REL RETRO RON NO DESCRIPTION OF GOODS 2 | DRIED NONI FRUIT 2 | COBEK STONE JAKARTA, 17 OCTOBER 2018. Contoh Packing ListSia Be reigns 010007 PTs" ERSPORTER NATU INDONESIA — JA. Kebangkitan ne. 101, Jekartay Indonbala Phones +620138¢929989 Baal: ekapor, indonestadgmail com = “BILL OF LADING Po Box 13168 Jeddah 21493 KSA COPY Jeddah, 21493 ~ Saudi Arabia NON NEGOTIABLE ECENEO Cut Kom sh epue rg intr ah pt eae canta tre curyo bern mentioned, to be currad sujet fou the ir ory et Noy Party ont eo SAME AS CONSTGNEE ed of Bt iy vd re ey tan an Gm nate rw ep ef trae poet choy ee ny es |r nn 9 re ete he aor dig dy ened th omeal ecwcriresran samen boca rect Wien TST uc age tec > svarthoowers | ere aagds pam ey oli SSS na sees vem rao Riese earome arma ALS FLORA V. 002N JAKARTA, INDONESIA, vee Port of Discharge ~ Place of Delivery Final Destination ee ee ee a Sa ie a ae Peano aT — om oe FCIU €517140/ZB 034929 i (20) UCL SAID. TO CONTAIN 120 CARTONS OF DRIED NONI FRUIT 100 ctw COBEK STONE 20-CTN a ese oa maar cg Bf og ae i ‘i ged oi eer wt, ow vi arg oe ‘eter san atb. Dokumen Tambahan Dokumen tambahan bersifat tidak wajib. Artinya, hanya perlu diurus atau dibuat dan disertakan apabila diminta oleh pembeli atau karena ketentuan di negara pembeli. Dokumen tambahan dapat pula diperlukan pada beberapa produk karena disyaratkan dalam peraturan di Indonesia. Dokumen tambahan sebagai berikut. 4. Certificate of Origin (dari Disperindag Kabupaten/Kota atau Disperindag Provinsi) Certificate of Origin (COO) atau Surat Keterangan Asal (SKA) merupakan dokumen tambahan yang dibuat oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten/Kota/Provinsi. Dokumen ini menerangkan bahwa barang yang dikirim berasal dari Indonesia. Dokumen COO dapat dimanfaatkan oleh pembeli untuk memperoleh keringanan bea masuk di negaranya, bahkan dapat membuat bea masuk menjadi 0%. Umumnya, COO berguna bagi importir di negara- negara yang telah menjalin kesepakatan kerja sama perdagangan dengan Indonesia dalam FTA (Free Trade Agreement). Contohnya, kesepakatan kerja sama Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang melibatkan negara-negara Asean. Sebagai bagian dari ASEAN, eksportir Indonesia dapat memanfaatkan FTA dengan negara mitra dalam kerangka kerja samanya masing-masing, yaitu ASEAN-China (AC-FTA), ASEAN-FTA (CEPT-AFTA), ASEAN-Korea, ASEAN-India dan ASEAN-Australia-New Zealand. Selain itu, Indonesia juga memiliki perjanjian langsung dengan Jepang (IJ-EPA), Pakistan, dan Australia. Dokumen C00 dapat digunakan untuk produk yangdisebutkan dalam masing-masing perjanjian FTA. Biaya pembuatannya hanya Rp25.000 per dokumen pengiriman sebagai PNBP (penerimaph negara pale Pajak), jika pengurusan dilakukan sendiri di Disperindag. soenal uat sendiri, pengurusan COO dapat diwakilkan oleh fae eM biaya tambahan, selain biaya jas@ forwarder. Pembuatan COO dapat dilakukan secara elektronik (online) disebut dengan E-SKA melalui website hittp://e-ska kemendae.£[Link]/. Namun, untuk mendapatkan Persetujuan dan melakukan pence’ 43 ttakan dokumen asli COO harusdatang ke kantor Disperindag penerbit COO dengan membawa dokumen persyaratan, seperti PEB, Invoice, Packing List, dan Bi) of Lading. 2. Certificate of Analysis (dari Produsen atau Laboratorium) Certificate of Analysis (COA) merupakan dokumen tambahan yang berisi hasil analisis dari produk yang dikirim. Analisis yang dilakukan disesuaikan dengan permintaan pembeli atau standar umum yang berlaku. Certificate of Analysis dapat dibuat sendiri oleh eksportir atay melalui laboratorium independen yang sudah terakreditasi. Umumnya, COA hanya digunakan pada produk-produk tertentu, seperti hasil industri kimia atau hasil pertanian, untuk memastikan kandungan dari produk tersebut. Contoh produk yang biasanya membutuhkan COA adalah minyak atsiri dan produk tambang. 3. Phytosanitary Certificate (dari Badan Karantina) Phytosanitary certificate adalah dokumen pendukung yang biasa digunakan pada produk hasil pertanian. Dokumen ini berkaitan dengan jaminan bahwa produk yang diekspor terbebas dari kuman penyakit berupa jamur atau bakteri. Phytosanitary certificate diterbitkan oleh kantor Balai Karantina Pertanian yang ada di setiap pelabuhan ekspor atau di kantor perwakilannya yang ada di beberapa kota yang jauh dari pelabuhat ekspor. Contoh produk yang memerlukan dokumen ini, seperti bua? segar, rempah-rempah, dan produk hasil pertanian lainnya. Selain produk tanaman, dokumen karantina juga diperlukan untuk produk dari hewan dan ikan. Ketiga dokumen tersebut adalah contoh jenis dokumen tambaha" yang diminta oleh pembeli apabila disyaratkan oleh negara tujuan ekspor. Selain ketiga dokumen tambahan tersebut, bisa juga Pe™* meminta dokumen tambahan lain sesuai jenis barang yan& akan diekspor, seperti fumigation certificate, health certificate, dan veterifa”” certificate.Shan] e Manan 7. Namib ond nd of pacages; Conan of [Sem | umber of eos. oe | packages + | sc-conammer: | soo80 TESS Tee | Sonos qsona or pamsnicxeRoom ye coe 1020 Rs ‘server neared ‘Gimco mem ia RAO FO DRALABAD WEGAUNESTAN 0. Certeaton ‘thereby corte no baste conta cto ‘ta tm gos wale above ware prosuced in Indore# : q : REPUBLIC OF INDONESIA * MINISTRY OF AGRICULTURE. No. LOU4S75 Cc | Keto ‘AGENCY FOR AGRICULTURAL QUARANTINE ° Rae ‘TO: PLANT PROTECTIONSQUARANTINE ORGANIZATION OF PARSTAR 6 = | t | | A eo eee Phytosanitary CertificatePROVIDER FUMIGASI STANDAR BARANTAN- AFAS - METHYL BROMIDE FUMIGATION CERTIFICATE A cotta ante [IEEE] As pen nent ‘Target of fumigation: []}Commodity ["]Packing [V] Both Commodity and Packing t Country of destination: KARACHI, PAKISTAN ‘Name and address of import “LAWORE, PANOSTAN re RES Date fumigation completed: June 29, 2018 Pace of| ‘At warehouse of MKT Belawan AQIS presctived dose rate 48,00 Exposure period (hre): 24,00 Forecast minimum temp (*C): 23,00 ‘Applied dase rate (g/m3): 48,00 How was the fumigation conducted ? [_]Stack under sheet < [VJ Containeris under sheet [Permanent chamber [_]Pressure tested container/s ELAS ‘Does the | of the fumigation conform | ‘the AQIS plastic wrapping. Deasthe tno ies erate er oeremaeeen ve MCI _fmioaion ‘Ventilation Final TLV reading (ppm): 2 (not required for Stack or Permanent Chamber furigations) | scenrernimsnyencr en nn cere ar rem: ne ee Contoh Fumigation Certificatec. Dokumen Sebelum Ekspor Selain dokumen ekspor, juga terdapat beberapa dokumen yang perlu dibuat sebelum pelaksanaan ekspor. Dokumen-dokumen sebelum pelaksanaan ekspor sebagai berikut. 1. Shipping Instruction (SI) Merupakan dokumen yang dibuat dan diberikan oleh eksportir kepada forwarder atau shipping line untuk booking container dan ruang di kapal (atau di pesawat untuk ekspor melalui udara). SI yang dikirim dapat hanya berupa softcopy melalui e-mail. 2. PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang) Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) merupakan surat pemberitahuan darieksportir kepada kantor Bea dan Cukai, sebelum setiapmelakukan pengiriman barang. Pembuatan PEB dapat dibantu sekaligus di- wakilkan oleh forwarder yang dikirimkan secara online ke kantor Bea dan Cukai dalam sistem Electronic Data Interchange (ED!). Dokumen PEB ini yang menjadi dasar bagi petugas Bea dan Cukai memeriksa kesesuaiannya dengan barang yang diekspor. Perlu ketelitian dalam pengisian form PEB, karena kesalahan dalam pengisian PEB dapat dianggap dengan sengaja melakukan penyimpangan. Dokumen PEB berisi keterangan mengenai nama danalamateksportir, Nama dan alamat importir, nilai invoice, HS Code barang, pelabuhan Muat, pelabuhan tujuan, dan beberapa informasi tambahan lain.PT. EKSPORTIR MAJU INDONESIA | JL. Kebangkitan no. 101, Jakarta, indonesia | Phone: +6281384923989. Email: [Link]@[Link] t | } 019/S1/11/2018 To: PT. BSD City, REPRESENTED BY: MR. SHIPPER: | PT. EKSPORTIR MAIU INDONESIA | I. Kebanghitan no. 101, jakarta, Indonesia Phone: +6281384929989. Email: [Link]@[Link]. NOTIFY PARTY: | ‘SAME AS CONSIGNEE PORT OF LOADING + JAKARTA, INDONESIA. PORT OF DELIVERY + KARACHL PAKISTAN PARTY +1 X40HC DRY CONTAINER DESCRIPTION OF GOODS: S00 BACS PALM STICK BROOM + 9603.10. ‘WEIGHT NETT :25,000 KGS | GROSS :25.500 KGS DATE OF STUFFING — :7 FEBRUARI2018 peibiemidemanadle fale | wore 14 DAYS FREE TiMe PICATE, } Contoh Shipping InstructionBex0 ‘Nomor Pengajaan ‘COT. | |. |asaston rasian | ESCM 910700 KPPBC Delawan 2 Kantor Pabean Ekspoe PEMBERITAHUAN EKSPOR BARANG Talay 1 de 10700 KPPDC Rlawan eee iaptesaie rete BJENIS EKSPOR hspor bina KAHHLSIIN EA DAN CURAT | 8) c Karecort EksPOR ‘mem 1 Nomoe Pendataran | B[[Link] — Lainaye anenal 14022018 [FL ECARAPEMBAYARAN | Pshiungan Kemodian lea tanga 45 DAYS DUE NET FROM INVOICE oa Sub Pow EKSPORTIR — PENRIN zt Tr Westas > Npwp 15 Dist a ee | psa cor 10, Alaoat 1 Negarn “AP Afghanistan | resmecr i TE Nema 7 13. Alamat [Link] “Ar- DATA PENGANGKUTAN DATA PELABUWAN/TENPAT MUAT ERSPOR 15 Cara Penganghuan Taw 1. Pal Ma As DBE Belawan 6 State ee 20. Pel /Tempat Must Ekspor — ey-3ue Dey 80, uep eBequua| u ue| Suexeq vep esequia| ye jas) YeqUaUs }/Ny UEP JeBUEL | “eeu cep ave : muayay efeg neye 1saq ep [any el, eAuepedisep Bueseq uep 392} oP, Uejquin-iquin uep seye uep 00. ueyewip iedep uesnAes ‘eAUUIE] Sai r efeq uep soa 2, Seer eens 6e, Uuep 2uood e8ung ‘eye 90, cf ‘iquun ‘ueweuey ‘dnpiy uoyod eAUUIE] UEP ‘UIOH sau‘uemay : usar seineg See TL, snoaue}|a2siuu e1us)y yNpOdd ee, fies jebamenieosia So, yesSoyewours uemay ynpoud sou uexewp een Oh neye yei80}03 3ue1eg ce ‘npeuu ‘unja3 ‘nsns xMpold ees Sates) ‘sau le eyeuqopaAut W250 4NPOLd 69, Uuep ‘so\u0ydouAd ‘ueBuipuetied 9, Riaipuicesteris VEE ‘ide Suequioy “yepajad ueyeg joyue eAuule; uep e wuizua ‘way ‘Ise xy!powIp ie | ‘SurSep [Link] uep 8u18eq 20, “ey ‘saqse ‘uawias ‘sdi8 ‘neg 9, ueA ned ‘splouungyy z : st eisnuew nquies ‘ueyenq uejapowad fe dnpiy Sue eu1g efung ‘ning ‘unng ny 19, eysed ‘ust ‘uly sewinjad ‘unges , 3 rela eee usiaz ez re [eee had bere ae AGT: oor reece oA ert Ue hein pent {NAGOUd HOdWOTSM 66 HNLNN (LIDIG Z) IGOD SH Z 124eL/ eqmwyepn uses) Sy ehaurel JEP SNOSUE]}EISHA FATT , ue Heq ules hess wig e1jnw epg weBo) Yep = dos ueeeunruedyeaae eAuute] uep ‘Suojowad ely zi ~thoy1ey seviay uep eAuepediiep jay 72 2 eAuure] uep Bueng 4 jauuad “eAuute| 1esep WeSO) 8, es0jnjas ueyeq nde ies euuye] uep 10m 2)5eq eAuepedisep Sueseg uep UL 08, cuewedue deyeg aepoumand \ eAuepediep Sueseg uep 3u95 6L, snges ep 4ueieq uep snes | ney Sues eAuepeduep Bueseg uep Id 8b, ‘ndex ep Sueseq uep NAEy dwelt ehuepeduep ; eAuepediiep 1s4Npos | gueseg uep wnIUINY WL, uenuiy ning uep ninqseq IN eyesim SL. Bueseg ‘ssausey Buereuld eAuepedisep Bueseg UEP |%!N eadeAuure] uep ie osasye uep uel3eq >IsnW rey z%, ‘quepeutiad ‘epuas ‘equinsaq 8s, eee ae ie uyeynere snsmipyueurual | a2 ie| jseytaqed) eAuueiSeq uep ifojse uep wer 16, Seca ts, fictsonitche Rate ‘eAuuje| uep ‘jequid 5 f eAuule] uep yexede yeuio} ueyed ‘ueveyew ‘sipaus‘siu424 ‘0105 dO, ite a eee Bet unsnpur wep yequul ‘npisoy Ea) eAuuje| Sundeiay 1 Koos teclossiaabiaie Sand Unt Raeeenete 68, ejsnuew ueyeng jadeys 12195 ss, no Uep Yo4 "uewINU zz. eAuuergeq uep ‘esex8ue snoauelja2siw : : Suens jemesad Yemesod 88, See ane vee uexfeullp uedeisiag ua at i Ueueyeui uedejsied wen c unuay ule, ‘se 494 Sueuaq €s, eAuuley 0%, ‘yde eya1ay ulejas ueeLepuay 48 ‘sau j1ysya3 3eJ95 UeINA\S uep ‘Suerey ‘yeng ‘uesnAes, ie : yinpoad uep nsns uejee1ad 4909s Buyjjo4 ee ‘ i 6 ‘ynowoyo| wia.y ‘ide eyasey oe muse tuedetsiad "ned Sunday /e219$ ekuepediiep ule uep epm{ ey uep of st, >uoapyaje ueejezad 49811 se, ARE een ts. Uueyejo oeyey uep oe Ye) eAuute| uep = enns 0s, P enB Buequiay Uep eIND a. ‘yajjoq 40}4e91 41p{NU "ULSAN : a eeea Bio dowepory mmm -2qUINS, eAuure] uep ynquie> ‘ye48u0} -1s4ny{‘uepef ye8u0} ‘BuNked 99, 8 SaLsa12|10} 4NAUISOY “wiped ‘Jersuasa EAU, eAuuelSeq uep ejeday dnyny eAuuelseq “eustuafas Pee od WBIa7 arn Dor Eee waidz Cer 1pULJIp xepy SeUpOWOy 66, eAuule] Ae eve ep ‘uereyed ueyet Fie aa, 4, ee snoauerjaosiw epuasaw neye ynfesow eh os : ss4npoudip jonny dh ‘syuosasye ‘ueleyed L1ep [O44 ; fut vs m epuasaw nejye ueynies eBesyejo eseAs ‘outed ‘ueUIEW 66, rebate tales INP AEE 19, a 1seytuqejaud ueunsueq ‘epuey ciniinweuenied fis “epue} ‘ueeAeyeouad 4ngiusn4 ¥6, HeHe HIE eAuuedexSuajsed uep “i jsyay wer iseupurelp Me ge uep e103 Ulla uelgeq ‘isiunwe uep eyeluas y neye jsideltp ‘idesauia Mend ee tod eyApabila diringkas, pengelompokan HS Code seperti ini. 01—05 Animal & Animal Products 06—15 Vegetable Products 16—24 Foodstuffs 25—27 Mineral Products 28-38 Chemicals & Allied Industries 39—40 Plastics/Rubbers Contoh HS Code sebagai berikut. 4401.30.00 41—43 Raw Hides, Skins, Leather, & Furs 44—49 Wood & Wood Products 50-63 Textiles 64—67 Footwear/Headgear 68-71 Stone/Glass 72—83 Metals 84—85 Machinery/Electrical 86—89 Transportation 90—97 Miscellaneous 98—99 Service Sawdust and wood waste and scrap, whether or not agglomerated in logs, briquettes, pellets or similar forms. 4402.00.00 Wood charcoal (including shell or nut charcoal), whether or not agglomerated. Sementara itu, untuk barang yang tidak disebut secara spesifik dapat dilakukan pendekatan dari bahan pembuatnya atau penggunaannya. Misalnya, jika ingin mencari H: kunci pencarian yang spesifik, s Dapat juga mencari HS Code ‘furt merupakan kelompok dari bahan Untuk mengetahui HS Code secara Ie dapat membuka website [Link] IS Code untuk ‘furniture’, gunakan kata eperti ‘kursi, ’meja’, atau ‘lemari. ture’ dengan kata kunci ‘kayu, yang baku ‘furniture’. lebih rinci berdasarkan produk, [Link]/3. ngkah-langkahnya sebagai berikut. pilihan Indonesia e Information: Buka website [Link] [Link]/, klik NTR’ di sebelah kiri, lalu pili’ HS Cod Di halaman selanjutnya, dapat dicari HS Code berdasarkan beberapa kriteria, yaitu deskripsi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. sate £72) MEORMATON ooo Masukkan kata kunci yang spesifik untuk produk yang dicatl HS Code-nya. Misalnya, masukkan kata kunci “kopi’ dalam ejaa" 60Bahasa Indonesia, maka akan ada beberapajenis kelompok “kopi’ erti Kopi digongseng, kopi tidak digongseng, kopi instan, dan lain sebagainya. yang muncul, sepe Namun, tidak semua produk spesifik dapat dicari HS Code-nya. Salah satunya pendekatan yang dapat dilakukan untuk mencari produk yang tidak memiliki HS Code adalah dengan mencari komponen utama untuk pembuatan produk tersebut. Misalnya barang yang akan diekspor adalah ‘kerupuk, jika kita cari dengan kata kunci ‘kerupuk’ pasti tidak akan ditemukan HS Code-nya. 6)Kita ketahui bahwa salah satu komponen utama Pembuatay ata “Kerupuk’adalah'tepung,makapendekatan yang dapat dllakujae untuk mencari HS Code ‘kerupuk’ adalah dengan MeMasukkan kata kunci ‘tepung’ dan kemudian dicari keterang, 0 lanjutan yang mendekati. Dalam kasus ini, HS Code “kerupuk’ yang dapat dipakai adalah 1901.20.10 dengan rincian keterangannya We Dari tepung, menir, tepung kasar, pati atau ekstrak malt, tidak mengandung kakao “. Setelah kita mengetahui HS Code suatu produk, selanjutnya melihat apakah produk tersebut merupakan Barang Bebas Ekspor atau Barang Dibatasi Ekspor. Caranya dengan mengklik nomor HS Code (yang berwarna biru), kemudian akan muncul halaman berikut yang menerangkan lebih detail tentang HS Code Produk tersebut dan melihat di bagian paling bawah halaman" tentang regulasi ekspor produk tersebut, yaitu dalam ‘EXPORT REGULATION (LARTAS EKSPOR)". Contohnya, jika kita memasukkan nomor HS Code 2101.11.10 dengan keterangan ‘kopi instan’, pada halaman selanjutnya aka" muncul detail tentang nomer HS tersebut. Lalu, jika melihat di bagian paling bawah halaman, dapat ditemukan aturan yang menerangkan produk ekspor tersebut, Dalam EXPORTREGULATION ditemukan bahwa ada pembatasan untuk ekspor kopi instan, artinya produk tersebut merupakan barang dibatasi ekspor dan jika ingin diekspor harus memenuhi persyaratan tentang Eksportir Terdaftar Kopi (ET-Kopi) oleh Direktorat Jenderal Perdagangan Luar negeri. Aturan rincinya dapat diklik pada tulisan warna biru di kolom REGULATION. @ @ ®& &€& & @ | besos anon nte see Untuk produk ‘kerupuk’ dengan HS Code 1901.20.10, terdapat keterangan bahwa “Tidak ada data EXPORT REGULATION (LARTAS EKSPOR)”. Artinya, produk dengan HS Code tersebut merupakan barang bebas ekspor dan tidak ada aturan khusus yang mempersulit di Indonesia jika akan diekspor, ‘SPORT REGULATION (LARTAS EXSPOR) we zw Ot@ @ |Serra tr HS Code UU eeu ue CaM it RUT ea kee cer ea that pendekatan yang digunakan. Misalnya, daun ‘kelor (moringga) dapat menggunakan HS be BPS BRO R AVE merupakan kategorii Barang Dibatasi Ekspor atau HS Code hha ein Welle g Ee Lay 4 eae Bebas Ekspor. Karena itu, sebaiknya pemilihan HS Code yang digunakan harus berhati-hati dan didiskusikan dengan NE Laclae liaettofcta importir, forwarder, serta kantor Bea dan Cukai, Hal ini dimaksudkan raat mempermudah proses pemeriksaan di 1s{r-] Cet eee re pPengiriman produk ekspor dan terhindar dari FI CEU Melslar etal tta tr] melakukan oXTaalua lay ah NC. Membuat Spesifikasi Produk Tahap berikutnya untuk memulai bisnis ekspor adalah membuat Spesifikasi produk, Spesifikasi produk berguna sebagai salah satu alat Promosi bagi eksportir, Spesifikasi produk memuat sebagai berikut, .Product name (nama produk) 2. _Deskripsi produk, meliputi tipe produk, bahan baku, ukuran, warna, desain, bobot, kandungan (produk tertentu), acuan standardisasi (SNI, JIS, ISO, dan lainnya), khasiat/manfaat, efek samping, dan jangka waktu kedaluwarsa. Kapasitas pasokan (per waktu dan per shipmentatau pengiriman). Kualitas produk (grade, berdasar bahan baku, dan berbagai hal terkait kualitas produk). 5, Kemasan (bahan kemasan, ukuran volume dan/atau bobot, warna, desain kemasan, dan informasi pada kemasan), serta informasi kemasan primer, sekunder, dan tersier. Dan informasi pengangkutan menggunakan pallet atau tidak. 6. Jangka waktu penyerahan (per hari, per minggu, atau per bulan) sejak kontrak ditandatangani atau L/C diterima oleh bank eksportir atau deposit diterima di rekening eksportir. 7. HSCODE (jika diketahui). 8. Keunggulan produk. D. Mengenal Incoterms Sebelum menentukan harga jual barang, eksportir wajib terlebih dahulu memahami beragam istilah dalam perdagangan internasio- nal yang termuat dalam Incoterms (International Commercial Terminologies). 1. Incoterms Sebagai Acuan Harga pada Bisnis Ekspor Incoterms berisi kumpulan istilah dalam perdagangan internasional Yang diterbitkan oleh International Chamber of Commerce (ICC), yaitu Kamar Dagang Internasional. Tujuan penggunaan incoterms adalah untuk menyamakan persepsi penjual dan pembeli, terkait harga dan Pengiriman barang. Dengan begitu, penjual dan pembeli mengetahui hak dan kewajibannya terhadap barang yang diperjualbelikan.Sebagai contoh, eksportir menyebutkan istilah incoterms EXw untuk barang yang ditawarkannya, Artinya, harga barang yang ditaw. adalah harga di lokasi/gudang eksportir dan importir berkewajib, menangeung biaya pengiriman serta biaya lainnya yang dibutuhkan, farkan 2. Incoterms 2010 \stilah-istilah dalam incoterms telah mengalami beberapa kali revisi, Revisi terbaru dilakukan pada tahun 2010 dengan nama Incoterms 2010. Hasil revisian tersebut resmi digunakan hingga saat ini. Berikut istilah-istilah perdagangan internasional yang termuat dalam Incoterms 2010. Tabel 3. Istilah dalam Incoterms 2010 KETERANGAN Xx WORKS = preleacymenveikan Darang di tempatnya, baik pabril/tempat =. ae ee barang masih di lokasi ee membeli barang langsung e shan ea, rentn aah ot osbritedane 2 FREE CARRIER Z penbe erat yang se Peneangat yang | ditunjuk ole : iFREE ALONGSIDE SHIP Eksportir menyerahkan barang di samping kapal di pelabuhan muat (Port of Loading) Importir mengurus izin ekspor (Clear for Export). Importir menanggung biaya dan risiko hilang atau kerusakan yang timbul saat barang tiba di samping kapal. Eksportir memberitahukan kedatangan barang dan menyerahkan dokumen-dokumen yang diperlukan kepada importir. FOB FREE ON BOARD Eksportir menyerahkan barang melewati pagar kapal/barang sampai di atas kapal (Clear for Export). Risiko dan biaya pindah dari eksportir ke importir setelah barang sudah berada di kapal Ze Importir mengurus angkutan (kapal), membayar freight (ongkos kapal negara tujuan), dan menanggung asuransi. 4 Keuntungan bagi eksportir sebagai berikut. - Pelabuhan pemuatan di negeri sendiri, sehingga dapat dengan mudah | mengetahui kondisi, peraturan perpajakan, dan pabean. - Menghindari fluktuasi freight rate dan valuta asing. (COST AND FREIGHT ‘Eksportir melakukan penyerahan barang sampai melewati atas kapal di pelabuhan muat (Port of Loading). Eksportir yang membayar ongkos es (height) sampai ke pelai negara tujuan (Port of Discharge/Unloading). Risiko dan biaya tambahan (apabila ada) sudah berpindah dar el importir sejak penyerahan barang (melewati pagar kapal/di atas ka Eksportir mengurus izin ekspor (Clear for Export). Hanya dapat dipakai untuk angkutan kapal (laut atau sur COST INSURANCE AND FREIGHT Sama dengan CFR, hanya kewajiban menanggung/menutup asuransi dan on ee p pertanggungan minimal. Eksportir wajib mengurus izn ekspor barang CARRIAGE PAID TO Prinsioya sama dengan | CFR, tetapl barKETERANGAN CARRIAGE AND INSURANCE PAID TO cip — Prinsip sama dengan CIF, tetapi barang diserahkan ke tempat tujuan, — Dapat menggunakan sarana angkut apa saja, termasuk dengan Multimod transport. DELIVERY AT TERMINAL — Eksportir menyerahkan barang ketlka telah dibongkar dari « sa transportasi yang tiba dan ditempatkan di terminal di pelabuhan neg DAT tujuan. (Baru) | — Terminal, yaitu dermaga kapal, container yard (CY), gudang penumpy stasiun kereta api, atau terminal kargo udara, — Eksportir menanggung risiko dan biaya sampal di terminal tujuan, ~ _Eksportirmelakukan Clear for Export dan importir mengurus Clear for impo DELIVERY AT PLACE ~ Eksportir mengantarkan barang sampai di atas sarana transportasi yang DAP tiba di tempat tujuan, 4 (Baru) ~ _ Importir menerima barang dari eksportir di atas sarana transportasi (bel dibongkar), | = _Dapat menggunakan sarana angkut apa saja, DELIVERY DUTY PAID ~— Eksportir mengantarkan barang sampai tempat yang ditentukan pemb tetapi masih di atas sarana transportasi yang tiba di tempat tujuan dan si ppp untuk dibongkar, (Baru) Risiko dan biaya bongkar di io tempattujuan ditanggungimportir, = _Eksportir mengurus Clear for Export dan Import. ~~ Setiap PPN atau PORI dibayar eksportir, ~~ _Tangeung jawab maksimal darl eksportir, Sebagai catatan, EXW (Ex Works), FCA (Free Carrier), CPT (Carriage Paid To), CIP (Carriage and Insurance Paid To), DAT (Delivered at Terminal) DAP (Delivered at Place), dan DDP (Delivered Duty Paid) berlaku untuk semua moda transportasi, d Sementara itu, FAS (Free Alongside Ship), FOB (Free on Board), rR (Cost and Freight), CIF (Cost, Insurance, and Freight) berlaku unt moda transportasi laut dan sungai (inland waterway), 4 Pada Incoterm 2010, beberapaiistilah yang sebelumnya terdapat pad? Incoterm 2000 sudah tidak digunakan kembali, Istilah-istilah ters@" di antaranya DAF (Delivered at Frontier), DDU (Delivered Duty unpafl DEQ (Delivered at Quay), dan DES (Delivered Ex Ship). 6BDari berbagai istilah dalam incoterms, hanya empat istilah yang umum digunakan dalam perdagangan internasional. Keempat istilah tersebut, yaitu Ex Works, FOB, CFR, dan CIF. £x Works berarti harga barang yang ditawarkan adalah harga dilokasi/ gudang eksportir dan importir berkewajiban menanggung biaya pengiriman dan dokumen ekspor yang dibutuhkan. Istilah Ex Works selalu diikuti penjelasan mengenai lokasi pabrik/gudang tersebut. Cara penulisan penawaran harga untuk Ex Works sebagai berikut MT = Metric Ton Dalam perdagangan Fay cclg aCe RUAN SeL menghindarisalah persepsi penulisan sat Ton, harus ditulis dengan MT (Metric Ton). Karena 1 MT berarti sama Felory ela e100) = yaitu ton dengan satuan falta ace eer) Fey eaectea el) Seen ada sistem satuan Wy ales aon British Unit yang satuannya untuk bobot menggunakan pound yang juga reli Sel eeliethnecely Bee eee eA 1,000 kg. Di Amerika, 4 ton setara 2.000 pounds atau 907,18 kg. Sementara itu, di Inggris, 1 ton Pele etc) ILO Toile} atau 1.016 kg. Jika Pre eae eae ee negara di dunia sepakat ela need
Anda mungkin juga menyukai
Strategi Compounding untuk Kekayaan
PDF
Belum ada peringkat
Strategi Compounding untuk Kekayaan
12 halaman
Seminar Copywriting untuk Pelanggan Baru
PDF
100% (1)
Seminar Copywriting untuk Pelanggan Baru
15 halaman
Kisah Inspiratif Perempuan TDA
PDF
100% (1)
Kisah Inspiratif Perempuan TDA
189 halaman
Teknik Storytelling untuk Pemandu Wisata
PDF
Belum ada peringkat
Teknik Storytelling untuk Pemandu Wisata
14 halaman
Pengusaha Kaya dengan Do'a dan Usaha
PDF
Belum ada peringkat
Pengusaha Kaya dengan Do'a dan Usaha
10 halaman
Teknik AIDA untuk Menulis Iklan Efektif
PDF
Belum ada peringkat
Teknik AIDA untuk Menulis Iklan Efektif
20 halaman
Panduan Sukses Bisnis Dropship 2023
PDF
100% (1)
Panduan Sukses Bisnis Dropship 2023
30 halaman
Ciri-Ciri Customer Mudah Closing
PDF
Belum ada peringkat
Ciri-Ciri Customer Mudah Closing
126 halaman
09 Penuntun Belajar Tak Kenal Menyerah
PDF
Belum ada peringkat
09 Penuntun Belajar Tak Kenal Menyerah
205 halaman
Program Mindset Pengusaha EntrepreneurID
PDF
Belum ada peringkat
Program Mindset Pengusaha EntrepreneurID
184 halaman
Strategi Memulai Bisnis Fashion dari Nol
PDF
Belum ada peringkat
Strategi Memulai Bisnis Fashion dari Nol
14 halaman
Strategi UKM Mengalahkan Raksasa
PDF
100% (7)
Strategi UKM Mengalahkan Raksasa
51 halaman
Cara Jitu Membeli Mobil Bekas
PDF
Belum ada peringkat
Cara Jitu Membeli Mobil Bekas
34 halaman
Ebook Resep Jo
PDF
Belum ada peringkat
Ebook Resep Jo
61 halaman
Seminar Bisnis Syariah Tanpa Riba
PDF
100% (2)
Seminar Bisnis Syariah Tanpa Riba
63 halaman
Iklan Efektif di Bukalapak: Panduan Lengkap
PDF
Belum ada peringkat
Iklan Efektif di Bukalapak: Panduan Lengkap
17 halaman
Rahasia Sukses Developer Properti
PDF
0% (1)
Rahasia Sukses Developer Properti
4 halaman
Jualan Halal: Syiar dan Solusi Kebutuhan
PDF
Belum ada peringkat
Jualan Halal: Syiar dan Solusi Kebutuhan
19 halaman
7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula
PDF
Belum ada peringkat
7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula
144 halaman
Tips Sukses Jadi Reseller Dusdusan.com
PDF
100% (1)
Tips Sukses Jadi Reseller Dusdusan.com
11 halaman
Bangkit Dari Bangkrut
PDF
Belum ada peringkat
Bangkit Dari Bangkrut
26 halaman
E-Guide Copywriting
PDF
Belum ada peringkat
E-Guide Copywriting
83 halaman
Daftar Isi Jago Jualan
PDF
Belum ada peringkat
Daftar Isi Jago Jualan
23 halaman
Panduan Bisnis Warung Mitra Bukalapak
PDF
Belum ada peringkat
Panduan Bisnis Warung Mitra Bukalapak
27 halaman
Strategi Digital Marketing Faceless
PDF
Belum ada peringkat
Strategi Digital Marketing Faceless
15 halaman
Strategi Pemasaran Perpustakaan Modern
PDF
Belum ada peringkat
Strategi Pemasaran Perpustakaan Modern
121 halaman
Mindset Sukses untuk Kewirausahaan
PDF
Belum ada peringkat
Mindset Sukses untuk Kewirausahaan
7 halaman
102 Jurus Marketing untuk UMKM
PDF
Belum ada peringkat
102 Jurus Marketing untuk UMKM
182 halaman
Izin Penting untuk Developer Perumahan
PDF
Belum ada peringkat
Izin Penting untuk Developer Perumahan
7 halaman
Yuk Nabung Saham - Lukas Atmaja PDF
PDF
Belum ada peringkat
Yuk Nabung Saham - Lukas Atmaja PDF
26 halaman
Inovasi Bisnis Kuliner yang Sukses
PDF
Belum ada peringkat
Inovasi Bisnis Kuliner yang Sukses
12 halaman
Bebas Hutang dalam 30 Hari
PDF
100% (1)
Bebas Hutang dalam 30 Hari
54 halaman
Cara Gila Menjadi Pengusaha Sukses
PDF
100% (1)
Cara Gila Menjadi Pengusaha Sukses
117 halaman
3 Step Mencapai RP 1 Miliar Pertama Lu! - Update Juni 2022
PDF
100% (1)
3 Step Mencapai RP 1 Miliar Pertama Lu! - Update Juni 2022
82 halaman
40 Ide Konten Inspiratif Kreatif
PDF
Belum ada peringkat
40 Ide Konten Inspiratif Kreatif
10 halaman
04 Income Breakthrough Strategi Cerdas Menambah Pemasukanmu.1644550191884
PDF
Belum ada peringkat
04 Income Breakthrough Strategi Cerdas Menambah Pemasukanmu.1644550191884
39 halaman
Strategi Pemasaran Properti Efektif
PDF
100% (1)
Strategi Pemasaran Properti Efektif
90 halaman
Strategi Lunas Utang Melalui Properti
PDF
Belum ada peringkat
Strategi Lunas Utang Melalui Properti
24 halaman
Strategi Scale Up Bisnis di Krisis
PDF
Belum ada peringkat
Strategi Scale Up Bisnis di Krisis
128 halaman
Strategi Melawan Globalis di Indonesia
PDF
Belum ada peringkat
Strategi Melawan Globalis di Indonesia
8 halaman
Peluang Bisnis Seafood di Bali 2015
PDF
Belum ada peringkat
Peluang Bisnis Seafood di Bali 2015
73 halaman
12 Rahasia Keberuntungan Ilmiah
PDF
Belum ada peringkat
12 Rahasia Keberuntungan Ilmiah
13 halaman
Strategi Scale Up Bisnis Mebel
PDF
100% (1)
Strategi Scale Up Bisnis Mebel
27 halaman
Naik Haji: Kisah Inspiratif Pak Rahmat
PDF
Belum ada peringkat
Naik Haji: Kisah Inspiratif Pak Rahmat
6 halaman
Transformasi Hidup Melalui Keajaiban Pagi
PDF
Belum ada peringkat
Transformasi Hidup Melalui Keajaiban Pagi
187 halaman
Panduan Lengkap Blueprint Bisnis
PDF
Belum ada peringkat
Panduan Lengkap Blueprint Bisnis
165 halaman
Pentingnya Modal Awal dalam Bisnis
PDF
Belum ada peringkat
Pentingnya Modal Awal dalam Bisnis
85 halaman
Manfaat Alpha Telepati untuk Sales Mobil
PDF
Belum ada peringkat
Manfaat Alpha Telepati untuk Sales Mobil
3 halaman
Cara Menjadi Miliarder Muda Online
PDF
100% (1)
Cara Menjadi Miliarder Muda Online
25 halaman
Panduan Lengkap Copywriting Efektif
PDF
Belum ada peringkat
Panduan Lengkap Copywriting Efektif
41 halaman
Strategi Membangun Cinta Konsumen
PDF
Belum ada peringkat
Strategi Membangun Cinta Konsumen
176 halaman
Paket 88 eBook Bisnis Hemat Biaya
PDF
0% (1)
Paket 88 eBook Bisnis Hemat Biaya
6 halaman
File 1703047572456 3777683
PDF
Belum ada peringkat
File 1703047572456 3777683
60 halaman
Berani Gagal untuk Sukses Bisnis
PDF
100% (1)
Berani Gagal untuk Sukses Bisnis
117 halaman
Jurus Jitu Memulai Bisnis UMKM
PDF
100% (1)
Jurus Jitu Memulai Bisnis UMKM
20 halaman
Pelatihan Kewirausahaan Ekspor
PDF
Belum ada peringkat
Pelatihan Kewirausahaan Ekspor
95 halaman
Panduan Ekspor untuk Pemula
PDF
Belum ada peringkat
Panduan Ekspor untuk Pemula
25 halaman
Strategi Pemasaran Ekspor Digital
PDF
Belum ada peringkat
Strategi Pemasaran Ekspor Digital
24 halaman
Prosedur Ekspor dalam Bisnis Internasional
PDF
Belum ada peringkat
Prosedur Ekspor dalam Bisnis Internasional
22 halaman
Pelatihan Menjadi Eksportir Sukses
PDF
Belum ada peringkat
Pelatihan Menjadi Eksportir Sukses
13 halaman