BAB IV
ALAT PENGUKUR DAN PEMBATAS dan SLTR
1. Alat Pengukur dan Pembatas (APP)
PENGERTIAN APP :
APP merupakan singkatan dari Alat Pengukur dan Pembatas, adalah
suatu alat yang digunakan untuk keperluan transaksi energi listrik.
Pengukuran :
Yang dimaksud dengan Pengukuran ialah untuk menentukan
besarnya pemakaian energi listrik.
Alat pengukur : meter kWh meter, kVARh meter
Pembatasan :
Yang dimaksud dengan pembatasan ialah Untuk membatasi Arus
Beban, yaitu untuk menentukan batas pemakaian daya sesuai dengan
daya tersambung .
Yang termasuk alat Pembatas : MCB
Jenis APP :
APP dengan kWH Pasca Bayar
APP dengan kWH Prabayar
Pemasangan APP 1 phasa :
APP dengan kWH Pascabayar
APP dengan kWH Prabayar
Lanjutan…
Lanjutan…
Lanjutan….
PHB
Grounding/
IPTL
kWH
MCB
Grounding
Pemasangan APP 3 phasa :
Lanjutan…
Pengkawatan Lengkap
Lanjutan….
APP PENGUKURAN LANGSUNG DAN PENGUKURAN TIDAK LANGSUNG
Dalam prakteknya, pengukuran besaran listrik untuk keperluan komersial, misalnya
mengukur konsumsi energi listrik yang telah digunakan oleh konsumen (kWh-meter
atau kVAr-meter) dapat dilakukan dalam dua cara, yaitu :
Pengukuran Langsung
Pengukuran Tak Langsung.
Pengukuran Secara Langsung :
Pengukuran secara langsung diterapkan pada instalasi ketenagalistrikan tegangan
rendah berskala kecil, dalam hal ini alat pengukur yang digunakan langsung
dihubungkan dengan beban secara langsung.
Pengukuran Tak Langsung
Pengukuran secara tak langsung diterapkan pada instalasi
ketenagalistrikan tegangan rendah/menengah berskala besar. Dalam
hal ini alat pengukur yang digunakan dihubungkan dengan beban
secara tidak langsung melainkan melalui trafo ukur yang terdiri dari
trafo arus (CT) dan trafo tegangan (PT). Untuk instalasi ketenagalistrikan
tegangan rendah berskala besar biasanya hanya menggunakan trafo
arus, sedang untuk instalasi ketenagalistrikan tegangan
menengah/tinggi menggunakan trafo arus dan trafo tegangan.
Trafo Ukur
Trafo ukur adalah trafo yang didesain khusus untuk keperluan pengukuran listrik.
Ada dua jenis trafo ukur, yaitu Tarfo Arus (CT) dan Trafo Tegangan (PT).
Karena fungsinya hanya sebagai alat bantu dalam pengukuran maka tarfo ukur
didesain dengan daya rendah misalnya untuk pemakaian khusus trafo arus 30 VA.
Sesuai SPLN 76-87, trafo arus (CT) harus memiliki arus primer mulai dari 10 A, 12,5
A, 15 A, 20 A, 25 A,30 A, 40 A, 50 A, 60 A, 75 A dan kelipatannya, sedang arus
sekunder CT adalah 1A, 2 A dan 5 A. (kebanyakan 5 A).
Sesuai SPLN 77-87, trafo tegangan (PT) harus memiliki tegangan sekunder sebesar
100 V dengan daya sebesar 10, 15, 25, 30, 50, 75, 100, 150, 200, 300, 400 dan 500
VA.
Apa yang dimaksud dengan Alat Pengukur dan Pembatas (
APP) ?
Untuk mengetahui besarnya tenaga listrik yang digunakan oleh
pemakai/pelanggan listrik (untuk keperluan rumah tangga, sosial,
usaha/bangunan komersial, gedung pemerintah dan instansi), maka
perlu dilakukan pengukuran dan pembatasan daya listrik. APP
merupakan bagian dari pekerjaan dan tanggung jawab pengusaha
ketenagalistrikan (PT PLN), sebagai dasar dalam pembuatan rekening
listrik.
Pada sambungan tenaga listrik tegangan rendah, letak penempatan
APP dapat dilihat pada gambar berikut ini:
Diagram Sambungan Tenaga Listrik Tegangan Menengah
Keterangan:
GD : Gardu Distribusi
TR : Jaringan tegangan Rendah
SLP : Sambungan Luar Pelayanan
SMP : Sambungan Masuk Pelayanan
SLTR : Sambungan Tenaga Listrik Tegangan Rendah
APP : Alat Pengukur dan Pembatas
PHB : Papan Hubung Bagi
IP : Instalasi Pelanggan
SLTR yang menghubungkan antara listrik penyambungan pada GD/TR merupakan
penghantar di bawah atau di atas tanah. Seperti telah dijelaskan di muka bahwa
pengukuran yang dimaksud adalah untuk menentukan besarnya pemakaian daya
dan energi listrik. Adapun alat ukur/instrumen yang digunakan adalah alat
pengukur: Kwh, KVARh, KVA maksimum, arus listrik dan tegangan listrik.
Sistem pengukurannya ada dua macam, yaitu:
Pengukuran primer atau juga disebut pengukuran langsung, terdiri dari
pengukuran primer satu fasa untuk pelanggan dengan daya di bawah 6.600 VA
pada tegangan 220 V/380 V, dan pengukuran primer tiga fasa untuk pelanggan
dengan daya di atas 6.600 V sampai dengan 33.000 VA pada tegangan 220 V/380
V
Pengukuran sekunder tiga fasa atau disebut juga pengukuran tak langsung
(menggunakan trafo arus) digunakan pada pelanggan dengan daya 53 kVA
sampai dengan 197 kVA.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
CT CT CT
PT
BEBAN
S
Diagram APP Pengukuran Tidak Langsung
2. SAMBUNGAN TENAGA LISTRIK TEGANGAN RENDAH (SLTR)
PENJELASAN UMUM
Dalam istilah keseharian di lapangan, yang dimaksud sistem jaringan
pelayanan tegangan rendah, adalah :
1. Saluran luar pelayanan/saluran masuk pelayanan/sambungan rumah
(SLP/SMP/SR).
2. Terletak (letak pemasangannya) antaxa JTR (SUTR/SKTR) dengan
APP.
Berdasarkan dari sumber pengambilan :
1. Pengambilan dari tiang JTR.
2. Pengambilan dari tiang atap (dakstandart).
Berdasarkan akhir pengambilan :
1. Akhir pengambilan dengan baut mata.
2. Akhir pengambilan dengan tiang atas (dakstandart).
Jenis konstruksi SR 1 phasa :
1. Sdes Ia : Sumber pengambilan dari tiang jtr dengan akhir
pengambilan pada baut mata
2. Sdes Ib : Sumber pengambilan dari tiang jtr dengan akhir
pengambilan pada tiang atap dakstandart
3. Sdes IIa : Sumber pengambilan dari tiang atap dengan akhir
pengambilan pada baut mata
4. Sdes IIb : Sumber pengambilan dari tiang atap dengan akhir
pengambilan pada tiang atap / dakstandart
MATERIAL SLP/SMP/SR & APP 1 PHASA
Service drop conductor 2 x 10/16 mm
connector press Al/Al type CPTO & Cover.
Connector press Al/Cu type CJCAC & Cover.
KWh meter 1 phs 230 V, 5/20 Amp.
Pole Bracket
Baut Mata
Service Wedge Clamp 2x10/16 mm2
Strain Hook 1,5"
Cable Support
Gaspijp 1,5" u/ Daks lengkap dengan :
Protektive Cap 1,5"
Loden Manchet 1,5" + Stroppen
Fixing Colar/Beugel ul daks 1,5" + Dekschropen
MATERIAL SLP/SMP/SR & APP 1 PHASA
Service drop conductor 2 x 10/16 mm
connector press Al/Al type CPTO & Cover.
Connector press Al/Cu type CJCAC & Cover.
KWh meter 1 phs 230 V, 5/20 Amp.
Pole Bracket
Baut Mata
Service Wedge Clamp 2x10/16 mm2
Strain Hook 1,5"
Cable Support
Gaspijp 1,5" u/ Daks lengkap dengan :
Protektive Cap 1,5"
Loden Manchet 1,5" + Stroppen
Fixing Colar/Beugel ul daks 1,5" + Dekschropen
REKAPITULASI KEBUTUHAN MATERIAL SR 1 PHASA
KONSTRUKSI PEMASANGAN SR 1 PHASA
TYPE/MODEL SDES 1 A
KONSTRUKSI PEMASANGAN SR 1 PHASA
TYPE/MODEL SDES I B
KONSTRUKSI PEMASANGAN SR 1 PHASA
TYPE/MODEL SDES IIA
KONSTRUKSI PEMASANGAN SR 1 PHASA
TYPE/MODEL SDES II B
BEBERAPA CONTOH MATERIAL SLP/SMP/SR
PERLENGKAPAN KERJA
PERALATAN KERJA PERALATAN KESELAMATAN KERJA
1. COMPRESSION TOOLS 1. TOPI PENGAMAN
2. CRIMPING TOOLS 2. SABUK PENGAMAN
3. BURN HEAD / KOMPOR 3. SEPATU TAHAN TEGANGAN
4. BOR LISTRIK 4. SARUNG TANGAN TAHAN TEG.
5. KUNCI PAS 5. PLAT FORM
6. PALU
7. TESPEN