Ulfah Rizky Muslimin, [Link].
,
[Link]., CAP.
Mampu menghitung
Mampu dan mengalokasikan
Menguasai konsep, selisih antara biaya
membedakan
karakteristik, dan perolehan investasi
perlakuan akuntansi
metode atas dengan bagian investor
antara metode atas niai tercatat neto
investasi pada
ekuitas dan metode aset dan liabilitas
instrumen ekuitas
biaya/nilai wajar teridentifikasi pada
metode ekuitas
Mampu Mampu membuat
menganalisis isu penyajian dan
lainnya seputar pengungkapan
metode ekuitas atas investasi
dan metode pada instrumen
biaya/nilai wajar ekuitas
UU NO. 40 TAHUN 2007 Tentang
Perseroan terbatas (PT), saham
memberikan hak kepada pemiliknya
untuk :
• Menghadiri dan megeluarkan suara
dalam RUPS
• Menerima pembayaran dividen dan
sisa kekayaan hasil likuidasi
• Menjalankan hak lainnya
berdasarkan undang-undang ini
• Kekuasaan untuk berpartisipasi • Diperoleh jika kepemilikan
dalam keputusan kebijakan investor baik secara langsung
keuangan dan operasional investee, atau tidak langsung sebesar
tetapi tidak mengendalikan bersama
20% - 50%
atas kebijakan tersebut.
Pengaruh signifikan oleh investor umumnya dapat dibuktikan
dengan indikator berikut :
• Keterwakilan dalam dewan direksi dan dewan komisaris atau
organ setara di investee
• Partisipasi dalam proses pembuatan kebijakan, termasuk
partisipasi dalam pengambilan keputusan tentang dividen atau
distribusi lainnya
• Adanya transaksi material antara entitas dengan investee
• Pertukaran personel manajerial, atau
• Penyediaan informasi teknis pokok
Dalam menentukan pengaruh signifikan ataupun pengendalian, harus
mempertimbangkan hak suara potensial yang berasal dari waran, opsi beli
saham, instrumen utang, atau instrumen ekuitas yang dapat dikonversi menjadi
saham biasa, atau instrumen sejenis lain yang mempunyai potensi untuk
menambah hak suara investor atau mengurangi hak suara investor lain
Contoh Hak Suara Potensial :
Investor A, B, dan C memiliki saham investee masing-masing sebesar 18%, 15%, dan
12%. Sisanya dimiliki oleh beberapa investor D sebagai pemegang saham pengendali/.
Jumlah lembar saham investee yang beredar adalah 1.000.000 lembar. Investor A dan
B masing-masing juga memiliki waran yang diterbitkan investee sebanyak 30.000 dan
20.000 lembar. Setiap waran memiliki hak untuk membeli 1 lembar saham investee
pada harga yang telah ditentukan selama kurunwaktu 3 [Link] tahun ini, hak atas
waran tersebut sudah dapat dilaksanakan. Jika hanya mengacu pada presentase
kepemilikan, maka investor A tidak memiliki pengaruh signifikan, namun hak suara
potensial atas waran harus diperhitungkan sbb :
• Dalam PSAK 71, aset keuangan berupa investasi
pada instrumen ekuitas harus diukur pada nilai
wajar. • Pada metode nilai wajar, investasi
• Untuk metode biaya, dapat digunakan oleh pada awalnya diakui sebesar biaya
entitas induk atas pencatatan investasi pada perolehan. Namun, selanjutnya
entitas anak pada laporan keuangan tersendiri, diukur pada nilai wajar dan disajikan
sesuai PSAK 4, yaitu sebelum dilakukan juga pada nilai wajar tanggal
konsolidasi pada laporan keuangan. pelaporan.
• Metode biaya, investasi diukur sebesar nilai • Karena acuan pengukuran dan
perolehannya, sehingga jika tidak terdapat penyajian adalah nilai wajar, maka
penambahan atau penjualan sebagian atas disebut dengan metode nilai wajar.
investasi tersebut, nilai investasi tidak berubah
dan disajikan sebesar nilai perolehan.
• Dalam PSAK 15, jika investor memiliki
pengaruh signifikan atas investasinya • Entitas (investee) dimana investor
pada saham investee, maka dicatat mempunyai pengaruh signifikan
disebut entitas asosiasi.
menggunakan metode ekuitas.
Contoh : MNC TV (TPI) adalah entitas
• Investasi awalnya diakui sebesar biaya asosiasi bagi MNC Group.
perolehan, selanjutnya diukur dan
disajikan sesuai dengan nilai ekuitas [Link]
nc-siap-akuisisi-sisa-saham-tpi
entitas asosiasi secara proporsional.
Contoh : Pada tanggal 10 Januari 2020,
Investor A memiliki investasi sebesar 20%
atas saham beredar investee dengan biaya
perolehan Rp. 30.000.000. Setelah dilakukan
analisis atas kepemilikan tersebut, investor
A tidak memiliki pengaruh signifikan atas
investee. Selama tahun 2020, investee
membagikan dividen pada tgl 1 April sebesar
Rp. 100.000.000 dan melaporkan laba neto
sebesar Rp. 200.000.000. Pada akhir tahun
2020, nilai wajar saham investee adalah Rp.
110 per lembar. Jumlah saham beredar
investee selama tahun 2020 adalah Rp.
15.000.000 lembar.
• Untuk perolehan awal, investor mengakui
dengan jurnal :
10 Januari 2020
Investasi 300.000.000
Kas 300.000.000
• Pada saat investee mengumukan dividen,
investor A mengakuinya sebagai pendapatan
dengan jurnal :
1 April 2020
Piutang dividen 20.000.000
Pendapatan dividen 20.000.000
• Penyesuaian akhir tahun atas nilai wajar
31 Desember 2020
Investasi 30.000.000
Keuntungan(kerugian) selisih nilai wajar
30.000.000
Contoh soal :
Pada tgl 10 jan 2020, investor A memiliki
investasi sebesar 20% atas saham beredar
investee dengan by perolehan Rp. 300.000.000.
Setelah dilakukan analisis atas kepemilikan
tsb, investor A memiliki pengaruh signifikan
atas investee. Selama thn 2020, investee
membagikan dividen pd tgl 1 April sebesar Rp.
100.000.000, melaporkan laba neto sebesar Rp.
200.000.000, dan mengakui revaluasi atas aset
tetap senilai Rp. 30.000.000.
• Ketika perolehan awal, investor mengakui
investasi sebesar biaya perolehan
10 Januari 2020
Investasi pada entitas asosiasi 300.000.000
Kas 300.000.000
• Mencatat pengakuan piutang atas
pembagian dividen
1 April 2020
Piutang dividen/kas 300.000.000
Investasi pada entitas asosiasi 300.000.000
• Mencatat pengakuan bagian laba atas
entitas asosiasi
31 Desember 2020
Investasi pada entitas asosiasi 40.000.000
Bagian laba entitas sosial
40.000.000
• Mencatat pengakuan bagian penghasilan
komprehensif lain entitas sosial
31 Desember 2020
Investasi pada entitas asosiasi 6.000.000
Penghasilan komprehensif lain
6.000.000
• Perolehan pada Periode Interim
Jika perolehan investasi dilakukan pada periode
interim, misal tanggal 1 April 2020, maka bagian
atas laba neto yang dilaporkan investee hanya
diakui oleh investor A untuk periode 1 April
2020 hingga 31 Desember 2020 saja. Sedangkan
pengakuan penerimaan dividen tidak
dipengaruhi tanggal perolehan sepanjang
investor A masih memiliki hak atas dividen
tersebut.
• Penurunan Nilai
Setiap aset pada umumnya berpotensi
mengalami penurunan nilai, termasuk investasi
pada entitas asosiasi.
• Periode Laporan Keuangan
Dalam menerapkan metode ekuitas,
menggunakan laporan keuangan entitas
asosiasi yang paling akhir yang disajikan pada
tanggal yang sama dengan laporan keuangan
investor
• Saham Preferen
Jika entitas asosiasi memiliki saham preferen
kumulatif yang dimiliki pihak lain (selain
investor) dan diklasifikasikan sebagai ekuitas,
maka investor menghitung bagiannya atas laba
entitas asosiasi setelah penyesuaian dividen
saham preferen kumulatif, terlepas apakah
dividen sudah diumumkan atau belum
• Contoh alokasi selisih atas biaya perolehan
investasi
Pada tanggal 10 Januari 2020, investor B memiliki
investasi dengan kepemilikian 40% atas saham
investee. Biaya perolehan investasi tersebut
sebesar Rp. 430.000.000, dan ekuitas investee saat
itu terdiri dari saham biasa dan saldo laba yang
masing-masing nilainya Rp. Rp. 800.000.000, dan
Rp. 200.000.000. Selama tahun 2020, membagikan
dividen pada tanggal 1 April sebesar Rp.
40.000.000, melaporkan laba neto sebesar Rp.
100.000.000. Nilai tercata aset dan liabilitas pada
tabel selanjutnya. Persediaan diperkirakan terjual
semua pada tahun 2020. Masing-masing sisa masa
manfaat 4a tahun. Utang bank akan jatuh tempo
selama 4 tahun lagi.
• Pada awal tahun 2020, PT. Investor mengakuisisi 20% saham PT. Investee pada
nilai tercatat ekuitasnya. Pada saat itu nilai ekuitas PT. Investee adalah Rp.
100.000.000. Selama tahun 2020, PT. Investee melaporkan laba neto senilai Rp.
30.000.000. Nilai wajar investasi pada akhir tahun 2020 adalah Rp. 23.000.000.
Diminta :
Buatlah jurnal yang dicatat PT. Investor pada 2020 jika perusahaan tersebut
memiliki pengaruh signifikan atas PT. Investee, dan jika investor tidak memiliki
pengaruh signifikan atas PT. Investee!
2. Pada awal tahun 2020, PT. Investor mengakuisisi 40% saham [Link] senilai
Rp. 250.000.000. Pada saat itu, nilai ekuitas PT. Investee adalah Rp. 500.000.000. PT.
Investor memiliki pengaruh signifikan atas PT. Investee. Pada saat akuisisi, tidak
terdapat selisih antara nilai wajar dan nilai tercatat atas seluruh aset dan liabilitas
PT. Investee.
Diminta :
Hitunglah nilai goodwill pada saat akuisisi!