NAMA : BAHAR DZULFIKHAR
NIM : D322111002
PRODI : MEKATRONIK
“KOMPONEN – KOMPONEN YANG ADA PADA PANEL LISTRIK”
Panel listrik atau Electrical Switchboard adalah suatu peralatan yang terdiri dari beberapa
komponen listrik yang diatur sedemikian rupa untuk menyalurkan tenaga listrik dari sumber
tenaga kepada penggunanya. Panel listrik dibagi menjadi beberapa bagian yang saling
berhubungan, umumnya terdiri dari bagian utama dan bagian distribusi. Kedua bagian ini
terkadang diganti dengan bagian kombinasi, yaitu bagian yang dapat memenuhi peran dari kedua
bagian tersebut.
Perlu Anda ketahui juga bahwa harga panel listrik ditentukan dari ukuran, bahan, model
dan spesifikasi. Umumnya alat ini berbentuk kubus dilengkapi dengan pintu pada bagian depan
yang dapat dibuka tutup bahkan dikunci, sehingga wadahnya tertutup dari segala sisi supaya
terlindungi dari masuknya benda-benda lain yang membahayakan dari luar. Panel listrik sendiri
terbuat dari plat besi dengan ketebalan 0,5 – 1 mm namun ukurannya biasanya disesuaikan
besarnya panel, dan papan yang akan digunakan tempat pemasangan komponen-komponen listrik.
Secara garis besar tujuan dibangunnya panel listrik berfungsi untuk tempat untuk
penyuplai, pembagi, penghubung, pengaman, dan pengontrol tenaga listrik dari sumber pusat
listrik pada konsumen. Di industri pada umumnya perlengkapan PHB dibagi atas panel untuk
penerangan dan untuk tenaga. Panel tenaga dan panel penerangan dipisahkan untuk
mengantisipasi terjadi gangguan dari salah satu panel tenaga maupun panel penerangan supaya
tidak mempengaruhi keduanya.
Panel listrik biasanya dilengkapi dengan alat ukur volt meter, ampere meter, dan lampu
indikator. Sebelum hendak memasang panel sebaiknya ada beberapa kondisi yang harus
diperhatikan yaitu:
• Pemasangan panel tidak bileh ditempatkan pada lokasi yang lembab
• Perbaikan panel dan tempatnya harus mudah diakses oleh petugas
• Alat ini harus ditempatkan di area yang bebas tidak tertutup oleh benda dan elemen
lainnya
• Panel harus dihubung tanah atau diberi grounding untuk memperkecil tegangan
sentuh listrik apabila terjadi kebocoran isolas
1. MCCB (MOULDED CASE CIRCUIT BREAKER)
Komponen ini berguna sebagai pengaman terjadinya hubung singkat short
circuit dan beban lebih overload agar tidak terjadi kerusakan pada motor listrik maupun kebakaran
yang disebabkan oleh short circuit yang selalu menimbulkan bunga api. MCCB biasanya
digunakan oleh industri karena MCCB hanya untuk pengaman listrik 3 phase, dan motor listrik
industri juga menggunakan listrik 3 phase.
2. MINIATURE CIRCUIT BREAKER (MCB)
Komponen listrik yang satu ini berguna untuk mengamankan beban lebih atau hubung singkat
(Short Circuit) yang disebabkan oleh lonjakan listrik yang tidak disengaja maupun disengaja.
3. ACB (AIR CIRCUIT BRAKER)
Circuit breaker merupakan komponen yang berguna untuk melindungi peralatan listrik dari
beberapa masalah yang sering muncul seperti panas yang berlebih, voltage berlebih atau terlalu
turun dan sebagainya.
4. LAMPU PANEL
Lampu panel berfungsi untuk menunjukan jika ada arus atau tegangan yang masuk dengan tanda
bahwa lampu panel tersebut menyala. Lampu panel sendiri memiliki beberapa warna biasanya
untuk tegangan distribusi seperti phase R, S, T menggunakan warna Biru, Kuning, Merah,
5. SELECTOR SWITCH
Selector Switch adalah sebuah komponen listrik yang berada diluar panel listrik yang berfungsi sebagai memilih
mode atau merubah arah arus listrik yang bekerja dengan memutar kanan atau kirim dari selector switch.
6. TIMER LISTRIK
Timer atau kepanjangannya Time Delay Relay adalah sebuah komponen elektronik yang dibuat untuk menunda
waktu yang bisa disetting sesuai range timer tersebut dengan memutus sebuah kontak relay yang biasanya
digunakan untuk memutus atau menyalakan sebuah rangkaian kontrol.
7. EMERGENCY STOP
Emergency Stop adalah komponen yang berfungsi untuk memberhentikan mesin secara cepat (emergency),
kontak emergency stop ini biasanya menggunakan kontak N/C. Prinsip kerja Emergency adalah memutus
tegangan utama control pada mesin, untuk mengaktifkan emergency stop ini tinggal di pencet dengan telapak
tangan.
8. PUSH BUTTON
Push Button adalah komponen penting berada pada panel listrik sebagai komponen kontrol. Fungsi dari alat ini
yaitu untuk menghubungkan arus jika di tombol akan nyambung N/O ( Normally Open), biasanya Push Button
ini berwarna hijau. Jika di tombol lepas atau N/C (Normally Close) maka tegangan akan lepas, push button ini
biasanya identik dengan warna merah.
9. AMPERMETER
Ampere meter adalah suatu alat instrumen yang wajib karena berfungsi untuk
mengukur nilai arus listrik. Salah satu komponen penting pada ampere meter adalah ct (current transformator).
Ada ampere meter satu phasa dan ada yang tiga phasa.
10. VOLTMETER
Volt Meter Digital ini berfungsi untuk menampilkan sebuah voltase atau tegangan 1 phase maupun 3 phase pada
mesin listrik maupun panel distribusi secara realtime.
11. MAGNETIC CONTRACTOR
Magnetic Contactor memiliki fungsi yang mirip seperti saklar yang biasa kita gunakan di rumah untuk
menyalakan dan memadamkan lampu.
12. THERMAL OVERLOAD RELAY (TOR)
Thermal Overload Relay (TOR) adalah sebuah alat elektronik untuk mengamankan beban lebih Overload
bedasarkan suhu Thermal yang mempunyai relay untuk memutuskan sebuah rangkaian kontrol seperti direct
online dan start delta untuk mengoperasikanya biasanya hanya menggunakan push button Start / Stop.
13. POWER SUPPLY
Komponen Power Supply berfungsi sebagai penyearah tegangan dari 220V ke 24V DC maupun 12V DC
tergantung kebutuhan anda. Power Supply ini ada yang bisa diletakan pada Omegra Rails maupun langsung di
baut pada base plate panel listrik.