0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan16 halaman

Pembelajaran Sains: Bumi dan Jagad Raya

Bumi dan jagad raya merupakan topik penting dalam pembelajaran sains. Beberapa strategi yang efektif untuk mengembangkan pendidikan sains terkait topik ini adalah dengan mengembangkan area belajar khusus, membuat bulletin board interaktif, menggunakan metode penjelajahan, permainan sains, dan kunjungan lapangan.

Diunggah oleh

zamzam syaibani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan16 halaman

Pembelajaran Sains: Bumi dan Jagad Raya

Bumi dan jagad raya merupakan topik penting dalam pembelajaran sains. Beberapa strategi yang efektif untuk mengembangkan pendidikan sains terkait topik ini adalah dengan mengembangkan area belajar khusus, membuat bulletin board interaktif, menggunakan metode penjelajahan, permainan sains, dan kunjungan lapangan.

Diunggah oleh

zamzam syaibani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PGMI D3

PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN SAINS
PADA ANAK MI/SD
TERKAIT DENGAN
PENGENALAN
PENGENALANBUMI
BUMIDAN
DAN
JAGAD RAYA
NAMA KELOMPOK
Sofwan Roif Ubaidillah (202101040052)
Abdallah Gasmal Wahid Fardaukhas (204101040004)
Ajeng Nova Romadhon (202101040048)
Siti Fatimah (204101040029)
Mahda Maulidya (204101040013)
Anis Andini Dwi Winanti (204101040011)
2.1 Konsep Dasar Bumi dan Jagad Raya

Bumi sebagai salah satu planet yang


termasuk dalam sistem tata surya di alam
semesta ini tidak diam seperti apa yang kita
perkirakan selama ini, melainkan bumi
melakukan perputaran pada porosnya
(rotasi) dan bergerak mengelilingi matahari
(revolusi) sebagai pusat sistem tata surya
5 teori pembentukan bumi
Theory Big bang Teori Kabut Kant-Laplace

01 proses terbentuknya bumi


berawal dari puluhan milyar
tahun yang lalu. Pada awalnya
02 Dalam teori Kabut Kant-
Laplace dikemukakan bahwa
di jagat raya terdapat gas yang
terdapat gumpalan kabut kemudian berkumpul menjadi
raksasa yang berputar pada kabut (nebula)
porosnya.
Teori Pasang Surut Gas
Teori Planet esimal Teori ini dikemukakan oleh jeans dan

03 Seabad sesudah teori kabut


tersebut, muncul teori Planet
esimal yang dikemukakan oleh
04 Jeffreys, yakni bahwa sebuah bintang besar
mendekati matahari dalam jarak pendek,
sehingga menyebabkan terjadinya pasang
Chamberlin dan Moulton. Teori surut pada tubuh matahari, saat matahari
ini mengungkapkan bahwa itu masih berada dalam keadaan gas.
pada mulanya telah terdapat
matahari asal Teori Bintang Kembar
Menurut teori ini, galaksi berasal dari
05 kombinasi bintang kembar. Salah satu
bintang meledak sehingga banyak
material yang terlempar.
3 teori jagad raya

Teori Jagad Raya Teori Ledakan Besar Teori Keadaan Tetap


Mengembang

Menjelaskan bahwa Menjelaskan bahwa dahulu Menjelaskan bahwa materi


galaksi-galaksi bergerak kala galaksi-galaksi pernah baru yang berupa hidrogen
saling menjauhi, yang saling berdekatan dan telah mengisi ruang kosong
berarti jagat berasal dari massa yang timbul dari
rayamengembang menjadi tunggal, kemudian dalam pengembangan jagad raya.
lebih luas. keadaan massa tunggal
jagad raya menyimpan
suhu dan energi sangat
besar.
2.2 Keterampilan Proses Yang Dituntun/Dikembangkan
Tentang Bumi dan Jagad Raya

Keterampilan Keterampilan Keterampilan


mengamati mengelompokkan mengkomunikasikan
.

Keterampilan
Keterampilan Keterampilan
menggunakan angka
menyimpulkan memprediksi
atau hitungan
2.3 Ruang Lingkup Materi Pembelajaran Tentang
Bumi Dan Jagad Raya

Pengertian Teori Asal


Alam semesta Mula Alam
Semesta
Anggota-
anggota Lapisan-
system tata lapisan
surya planet bumi
Pengertian Alam Semesta

Alam Semesta adalah istilah yang biasa kita


pakai untuk menggambarkan kumpulan semua
hal yang ada di ruang angkasa. Itu terbuat dari
jutaan bintang dan planet serta awan gas yang
sangat besar yang dipisahkan oleh ruang kosong
raksasa.
Teori asal mula alam semsta

Teori Letusan Hebat Teori Keadaan Tetap


Einstein adalah ahli kosmologi Menerangkan bahwa jagat raya
modern pertama. Tahun 1915 tidak hanya sama dalam ruang
ia menyempurnakan teori angkasa –asas kosmologi- tetapi
umumnya tentang relativitas, juga tak berubah dalam waktu asas
yang kemudian diterapkan pada kosmologi yang sempurna.
pendistribusian zat diluar
angkasa
Anggota-anggota
system tata surya
1. Matahari
2. Planet
3. Satelit
4. Asteroid
5. Komet
6. Meteor
7. Materii Antar Planet
Lapisan-Lapisan Planet Bumi dan Fungsinya

1. Kerak bumi (crush)


2. Selimut atau selubung (mantle)
3. Inti bumi (core)
1. Kerak Bumi (Crush)
Lapisan ini menjadi tempat tinggal bagi
seluruh mahluk hidup. Suhu di bagian
bawah kerak bumi mencapai 1.100 oC.
Lapisan kerak bumi dan bagian di
bawahnya hingga kedalaman 100 km
dinamakan litosfer.
2. Selimut atau selubung (mantle)
merupakan lapisan yang terletak di
bawah lapisan kerak bumi. Tabal
selimut bumi mencapai 2.900 km dan
merupakan lapisan batuan padat. Suhu
di bagian bawah selimut bumi
mencapai 3.000 oC.
3. Inti Bumi (Core)
yang terdiri dari material cair, dengan penyusun
utama logam besi (90%), nikel (8%), dan lain-lain
yang terdapat pada kedalaman 2900 – 5200 km.
Lapisan ini dibedakan menjadi lapisan inti luar dan
lapisan inti dalam. Lapisan inti luar tebalnya
sekitar 2.000 km dan terdiri atas besi cair yang
suhunya mencapai 2.200 oC. inti dalam
merupakan pusat bumi berbentuk bola dengan
diameter sekitar 2.700 km. Inti dalam ini terdiri dari
nikel dan besi yang suhunya mencapai 4.500 oC.
Sejumlah strategi pengembangan pendidikan sains
yang terkait
Sejumlah strategi pengembangan pendidikan sains yang terkait
dengan topik bumi dan jagat raya dapat di fasilitasi serta
diselenggarakan dengan berbagai cara. Diantara beberapa cara yang
efektif adalah melalui:
1. Pengembangan sudut (area) belajar yang fokusnya bumi dan
jagat raya
2. Pembuatan bulletin board disekolah
3. Menggunakan metode berbasis discovery(menjelajah atau
menyelidiki) dan eksplorasi obyek dan keadaan
4. Permainan sains terkait bumi dan jagat raya
5. Melalui kunjungan lapangan(field trip).

Anda mungkin juga menyukai