0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
35 tayangan89 halaman

Panduan Masterplan Smart City Indonesia

Dokumen ini membahas panduan pengembangan kota cerdas (smart city) di kawasan pariwisata prioritas nasional dan ibukota negara baru melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi untuk meningkatkan layanan publik dan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan."

Diunggah oleh

hamzah0303
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
35 tayangan89 halaman

Panduan Masterplan Smart City Indonesia

Dokumen ini membahas panduan pengembangan kota cerdas (smart city) di kawasan pariwisata prioritas nasional dan ibukota negara baru melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi untuk meningkatkan layanan publik dan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan."

Diunggah oleh

hamzah0303
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

GUIDELINE MASTERPLAN SMART CITY

Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City)


Pada Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional dan Kawasan Ibukota Negara

Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika


Kementerian Komunikasi dan Informatika
2021
Megatrends Global Yang Mendorong Smart Cities

Cities are
growing wild

People are growing


grumbler

Tasks are Growing


Vast

Decisions are growing


from data

Money
World are Growing
Narrow

Source: Frost & Sullivan + various sources


Teknologi Internet of Thing (IoT) Mendorong Smart Cities

Government, Tourism, UKM, Transportation, Education, Commerce,


Services Health, Energy, Water, dll.

Apps and Software SDN, SOA, Collaboration, Apps, Cloud

MANAGEMENT
Analytics Machine Learning, Predictive Analytic, Data Mining dll.

SECURITY
Integration Sensor Data, Economic, Population, GIS, dll.

Interconnection DECT/ULE, WiFi, Bluetooth, ZigBee, NFC, dll.

Acquisition Sensor, Camera, GPS, Meters, Smart Phone, dll.

Infrastructure Roads, Buses, Train, Buildings, Parks, Field, dll.

Adopted from Washington University in St. Louis (Raj Jain)


Kota-kota di Dunia Bergerak Menuju Smart Cities
Smart City memanfaatkan teknologi
sebagai enabler untuk menjadikan
kota/daerah yang layak huni, nyaman,
mudah, sehat , aman, dan berkelanjutan.

SMART CITY
Songdo, Kota Smart City pertama di
Singapore memiliki inisiatif Singapore Smart
dunia seluas 600 Ha di dekat Incheon
Nation dibawah Prime Minister Office dengan
Korea Selatan yang memadukankonsep
memanfaatkan teknologi, aplikasi, dan data
green technology dan ramah lingkungan.
untuk warga, pebisnis, dan pemerintah.

Melbourne memiliki kantor "Smart City" London memiliki Badan ‘Smart London’ New York mengembangkan platform
yang melakukan riset, inovasi, dan dengan menjadikan teknologi sebagai mesin 24/7 untuk berbagi informasi dan
sistem informasi geografis dengan pertumbuhan bagi London. Para akademisi, pengetahuan. New York juga memiliki
memanfaatkan sensor - Internet of bisnis, dan pengusaha memberikan perhatian jaringan WiFi terluas di Amerika.
Things (IoT).
yang besar bagaimana teknologi dan data
bisa menjadikan London Lebih baik. dan lain-lain
Apa Manfaat Smart Cities?

Government Business Society


New Source of
• Smart Value • Smarter
Government • Easier
• Efficiency • Wealthier
• City Branding Improved • Safer
New Business
• Attracting Trade, Opportunities
Economics • Healthier
Tourists, “Profit” • Comfortable
Investors • Creative
• New Source of New Types of • Competitive
Income (PAD) Customers & • Sustainable
Market
Leadership Merupakan Kunci Sukses “Smart City”

Walikota/
Bupati
Membangun Ekosistem Smart City di Indonesia
• Pemangku dan • Penyedia
pelaksana solusi
kebijakan yang (hardware,
berhubungan
dengan Smartcity software,
• Pemerintah infrastruktur,
daerah solusi
TECHNOLOGY
PARTNER/
GOVERNMENT
INDUSTRI
PARTNER
Menuju
100
SMART
CITY
ASOSIASI/ MEDIA
KOMUNITAS/ PARTNER
AKADEMISI/
KONSULTAN

• Asosiasi • Konsep
• Akademisi, • Penyedia
konsultan Content, materi
• Developer • Portal, promosi
Landasan Hukum

• Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;


• Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang;
• Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik;
• Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik;
• Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;
• Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
• Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah;
• Peraturan Pemerintah No.34 Tahun 2009 tentang Pedoman Pengelolaan Kawasan Perkotaan
• Peraturan Pemerintah No.13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
• Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)
• Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia
• Peraturan Presidon Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024
• Peraturan Pemerintah No.50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010-2025
Landasan Hukum

• Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia
Nomor 11 Tahun 2011 tentang Kebijakan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak.
• Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia
Nomor 12 Tahun 2011 tentang Indikator Kabupaten/Kota Layak Anak.
• Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia
Nomor 13 Tahun 2011 tentang Panduan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak.
• Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia
Nomor 14 Tahun 2011 tentang Panduan Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak.
• Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 13 Tahun 2016 tentang Hasil Pemetaan
Urusan Pemerintahan Daerah di Bidang Komunikasi dan Informatika;
• Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman
Nomenklatur Perangkat Daerah Bidang Komunikasi dan Informatika;
• Nota Kesepakatan Antara Ditjen Aptika, Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan 48 Kepala
Daerah Tahun 2021 Tentang Impementasi Program Kota Cerdas (Smart City) Kota/ Kabupaten Pada
Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional dan Kawasan Ibu kota Negara Baru
• SNI ISO 37120:2018 tentang pembangunan Perkotaan dan Masyarakat yang Berkelanjutan –
Indikator-Indikator untuk Layanan Perkotaan dan Kualitas Hidup
• SNI ISO 317122:2019 tentang Perkotaan dan masyarakat berkelanjutan – Indikator untuk kota
cerdas
Program Pendampingan Smart City

TUJUAN SASARAN

• Menciptakan integrasi, sinkronisasi, dan sinergi • Tersusunnya dokumen Panduan Penyusunan


antara perencanaan pengembangan Smart City di Masterplan Smartcity yang komprehensif dan
tingkat pusat dan daerah; aplikatif.
• Menyediakan landasan materi dan implementasi • Tersusunnya dokumen masterplan implementasi
praktis rencana pengembangan daerah berdasarkan Smart City jangka pendek (1 tahun), jangka
konsep Smart City; menengah (5 tahun) dan jangka panjang (10
tahun) kapubaten/kota di Indonesia.
• Menjamin terakomodasinya sasaran pembangunan • Terlaksananya program pembangunan Smart City
di dalam RPJMN dalam dokumen perencanaan daerah sesuai dengan masterplan yang telah
Smart City daerah; disusun termasuk program Quick Win dalam 1
• Mendorong proses pengembangan Smart City yang tahun kedepan.
efektif, efisien, inklusif, dan partisipatif. • Membantu pemerintah daerah dalam tata pamong
• Mendukung program pemerintah dalam (governance) dan tata kelola (manajemen)
pengembangan Kawasan Pariwisata Prioritas pengembangan Smart City sehingga dapat
Nasional dan Ibukota Negara. berlangsung secara sistematis dan berkelanjutan
Tahapan Penyusunan Masterplan Smart City

Analisis Masa
Pembentukan Penentuan Penentuan Penyelesaian
Depan dan
Tim Penyusun Program Prioritas Roadmap Dokumen
Kesiapan
Masterplan Smart Pembangunan Implementasi Masterplan
Pembangunan
City Smart City (5-10 tahun) Smart City
Smart City

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Penentuan Visi,
Penentuan Teori Sosialisasi, Literasi,
Misi, dan Arah Penentuan Program Penentuan Alat
dan Framework Legaliasi,
Kebijakan Quick-Win Monitoring dan
Pembangunan Implementasi, &
Pembangunan 1 tahun Evaluasi
Smart City Monev
Smart City
SNI 37122:2019 sebagai indikator smart city
SNI 37122:2019 sebagai indikator smart city

Smart Governance – 4 Indikator

Smart People – 7 Indikator

Indikator Smart Living – 18 Indikator

Smart Mobility – 17 Indikator 80 Indikator

Smart Environment – 28 Indikator

Smart Economy – 6 Indikator


SNI 37122:2019 sebagai indikator smart city

No Dimensi SPM ISO 37120 / 37122

1. Pendidikan Pendidikan

2. Sosial Populasi dan kondisi sosial

3. Kesehatan Kesehatan

4. Perumahan Rakyat Perumahan

5. Ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan Keamanan (Keselamatan – ISO 37120)


masyarakat

6. Pekerjaan Umum Air Limbah; Air

7. Layanan wajib (non dasar) Indikator lainnya


SNI 37122:2019 sebagai indikator smart city

No Dimensi Smart City ISO 37120 / 37122


(CitiAsia)
1. Smart Governance 1. Pemerintahan

2. Smart Branding 6. Rekreasi; 10. Perencanaan kota; 8.b. Budaya

4. Kesehatan; 5. Perumahan; 8.a. Olahraga


3. Smart Living 11. Transportasi

4. Smart Society 2. Pendidikan; 3. Populasi dan kondisi sosial; 7. Keamanan (Keselamatan –


ISO 37120)
5. Smart Environment 13. Energi; 14. Lingkungan dan perubahan iklim (lingkungan – ISO 37120);
15. Limbah Padat; 16. Air Limbah; 17. Air
6. Smart Economy 18. Ekonomi
19. Keuangan
SNI 37122:2019 Ukuran Kematangan Smart City

Sumber: Standarisasi Kota Cerdas SNI ISO 37120:2018 dan SNI ISO
37122:2019, Hendro Kusumo, 2021
Jadwal Program Pendampingan: Bimtek #1 (Day 1/2)
BIMTEK WAKTU KEGIATAN NARASUMBER PESERTA
Persiapan, Perencanaan, dan Koordinasi Penyusunan Masterplan Smart City dan Penentuan Program Quick
Bimtek #1
Win
Hari Ke – 1 09:00 – 10:00 Pembukaan

− Sambutan − Kapala Daerah/ − Kapala Daerah/Sekda


− Perkenalan Tim Daerah (Dewan Smart City, Tim Pelaksana Smart City, Tim Penyusun (Reviewer) Sekda − Dewan Smart City
Masterplan Smart City, dan OPD terkait − Dewan Smart − Tim Pelaksana Smart City
− Perkenalan Tim Pembimbing City − OPD
− Tim Pembimbing − Tim Pembimbing
Pemaparan dan Diskusi − Tim Pembimbing − Kapala Daerah/Sekda
− Direktorat − Dewan Smart City
Program pendampingan Penyusunan Masterplan Smart City Kemkominfo dan Penyampaian Jadwal Bimtek + Kemkominfo − Tim Pelaksana Smart City
Sosialisasi Dari Direktorat e-Gov Kemkominfo − OPD
10:00 – 10:15 Coffee break
10:15 – 12:00 Pemaparan dan Diskusi Tim Pembimbing − Kapala Daerah/
Sekda
Teori, Arah Kebijakan, Kelembagaan, dan Tata Kelola/Tata Pamong Smart City − Dewan Smart City
− Tim Pelaksana Smart City
− OPD
12:00 – 13:00 Istirahat dan Makan Siang
13:00 – 15:00 Diskusi − Tim Pelaksana − Dewan Smart City
Smart City − OPD
Pembahasan Rancangan Isi Masterplan Smart City Daerah Daerah
− Tim Pembimbing
15:00 – 15:30 Coffee Break
15:30 – 17:00 Pemaparan dan Diskusi Tim Pelaksana Smart City − Dewan Smart City
− OPD
− Visi, misi, strategi dan arah pembangunan daerah jangka menengah dan jangka panjang − Tim Pembimbing
− Kesiapan daerah dalam implementasi Smart City:
o Struktur: SDM, manajemen, dan pembiayaan
o Infrastruktur : fisik, TIK, dan sosial
o Suprastruktur: peraturan daerah, kelembagaan, dan pelaksanaannya
− Perkembangan/Pengalaman pembangunan TIK, Inovasi daerah (e-gov dan Smart City)
Jadwal Program Pendampingan: Bimtek #1 (Day 2/2)
BIMTEK WAKTU KEGIATAN NARASUMBER PESERTA
Persiapan, Perencanaan, dan Koordinasi Penyusunan Masterplan Smart City dan Penentuan Program
Bimtek #1
Quick Win
Hari Ke- 2 09:00 – 10:30 Diskusi − Tim Pelaksana − Dewan Smart City
Smart City − OPD
Analisa Kesenjangan Kesiapan Smart City dan Diskusi Prioritas Pembangunan Smart City Daerah: SWOT Daerah
Analysis Untuk Struktur, Infratruktur dan Suprastruktur − Tim Pembimbing
10:30 – 10:45 Coffe Break
10:45 – 12:00 Diskusi − Tim Pelaksana − Dewan Smart City
Smart City − OPD
− Penyusunan Prioritas Pembangun Smart City Daerah Dalam 5-10 tahun Daerah
− Penentuan Tujuan, Sasaran, dan Indikator Keberhasilan Program Prioritas Pembangunan − Tim Pembimbing
Smart City
12:00 – 13:00 Istirahat dan Makan Siang
13:00 – 15:00 Diskusi − Tim Pelaksana − Dewan Smart City
Smart City − OPD
Penentuan Program Quick Win Smart City 2021 – 2022: Why, What, How, When, Where, Who dan Daerah
analisa dampak bagi daerah − Tim Pembimbing

*). Catatan: boleh lebih dari satu.


15:30 – 17:00 Diskusi − Tim Pelaksana − Dewan Smart City
Smart City − OPD
− Jadwal dan Penugasan Penyusunan Masterplan Smart City (Bagi Yang Belum Ada) Daerah − Tim Pembimbing
− Jadwal dan Penugasan Review Masterplan Smart City (Bagi Yang Sudah Ada)

17:00 + Audiensi Tim Pembimbing dengan Kepala Daerah − Tim Pelaksana − Kepala Daerah
Smart City
Daerah
− Tim Pembimbing
*). Jadwal Menyesuaikan.
Jadwal Program Pendampingan: Bimtek #2 (Day 1/2)
BIMTEK WAKTU KEGIATAN NARASUMBER PESERTA
Progress Review + Penyelarasan Draft Masterplan Smart City + Koordinasi Implementasi Program
Bimtek #2
Quick Win
Hari Ke – 1 09:00 – 10:30 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana − Tim Pelaksana Smart
Smart City City Daerah
Draft Awal Masterplan Smart City (Pendahuluan) Daerah − Tim Pembimbing

− Analisa Masa Depan


− Analisa Daya Saing
− Analisa Kesiapan Smart City
− Analisa Tingkat Kematangan Smart City
− Tujuan & Sasaran
10:30 – 10:45 Coffee Break
10:45 – 12:00 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana − Tim Pelaksana Smart
Smart City City Daerah
Draft Awal Masterplan Smart City - Program Pembangunan Smart City 5-10 Tahun: Daerah − Tim Pembimbing

− Program Jangka Pendek 1 Tahun (2021-2022)


− Program Jangka Menengah 5 Tahun (2021 – 2025)
− Program Jangka Panjang 10 Tahun (2021 – 2030)
12:00 – 13:00 Istirahat dan Makan Siang
13:00 – 15:00 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana − Tim Pelaksana Smart
Smart City City Daerah
Draft Awal Masterplan Smart City - Program Pembangunan Smart City 5-10 Tahun: Daerah − Tim Pembimbing

− Program Jangka Menengah 5 Tahun (2021 – 2025)


15:00 – 15:30 Coffee Break
15:30 – 17:00 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana − Tim Pelaksana Smart
Smart City City Daerah
Draft Awal Masterplan Smart City - Program Pembangunan Smart City 5-10 Tahun: Daerah − Tim Pembimbing

− Program Jangka Panjang 10 Tahun (2021 – 2030)


Jadwal Program Pendampingan: Bimtek #2 (Day 2/2)

BIMTEK WAKTU KEGIATAN NARASUMBER PESERTA


Bimtek #2 Progress Review + Penyelarasan Draft Masterplan Smart City + Koordinasi Implementasi Program Quick Win
Hari Ke- 2 09:00 – 10:30 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana − Tim Pelaksana Smart City
Smart City Daerah Daerah
Laporan Progress Perencanaan dan Implementasi Program Quick Win Smart City − Forum Smart City − Forum Smart City Terkait
Terkait − Tim Pembimbing
10:30 – 10:45 Coffee Break
10:45 – 12:00 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana − Tim Pelaksana Smart City
Smart City Daerah Daerah
Koordinasi dan Konsultasi Pelaksanaan Program Quick Win − Forum Smart City − Forum Smart City Terkait
Terkait − Tim Pembimbing

12:00 – 13:00 Istirahat dan Makan Siang


13:00 – 15:30 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana − Tim Pelaksana Smart City
Smart City Daerah Daerah
Diskusi Program Kolaborasi Smart City Kawasan − Forum Smart City − Forum Smart City Terkait
Terkait − Tim Pembimbing
- Tema smart city kawasan
- Posisi strategis daerah di dalam kawasan
- Potensi program smart city kawasan (jenis program, pelaksana, indikasi mitra daerah kolaborasi, indikasi
anggaran)
15:30 – 16:00 Coffee Break
16:00 – 17:00 Diskusi − Tim Pelaksana − Tim Pelaksana Smart City
Smart City Daerah Daerah
Rencana Kerja dan Penugasan Penyusunan, Perbaikan Draft Masterplan Smart City dan Program Kerja Quick Win − Forum Smart City − Forum Smart City Terkait
Smart City: Terkait − Tim Pembimbing

− What work
− What doesn’t work
− What should be improved
− Workplan & KPI (What, When, Who)
17:00 + Audiensi Tim Pembimbing dengan Kepala Daerah − Tim Pelaksana − Kepala Daerah
Smart City Daerah
*). Jadwal Menyesuaikan. − Tim Pembimbing
Jadwal Program Pendampingan: Bimtek #3 (Day 1/2)
BIMTEK WAKTU KEGIATAN NARASUMBER PESERTA

Bimtek #3 Progress Review + Penyelarasan Draft Masterplan Smart City + Koordinasi Implementasi Program Quick Win
Hari Ke – 1 09:00 – 10:30 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana Smart − Tim Pembimbing
City Daerah
Draft Awal Masterplan Smart City (Roadmap Implementasi Program Pembangunan Smart City) Jangka Pendek 1 Tahun (2021-2022) dan
Jangka Menengah 5 Tahun (2021-2025)

− Tujuan dan Sasaran


− Indikator Keberhasilan
− Pelaksana
− Kerjasama
− Pembiayaan
− Monitoring & Evaluasi
− Timeline
10:30 – 10:45 Coffee Break
10:45 – 12:00 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana Smart − Tim Pembimbing
City Daerah
Draft Awal Masterplan Smart City (Roadmap Implementasi Program Pembangunan Smart City) Jangka Pendek 1 Tahun (2021-2022) dan
Jangka Menengah 5 Tahun (2023-2024)

− Tujuan dan Sasaran


− Indikator Keberhasilan
− Pelaksana
− Kerjasama
− Pembiayaan
− Monitoring & Evaluasi
− Timeline
12:00 – 13:00 Istirahat dan Makan Siang
13:00 – 15:00 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana Smart − Tim Pembimbing
City Daerah
− Smart City Forum
Koordinasi dan Konsultasi Pelaksanaan Program Quick Win (1/2)
Terkait
15:00 – 15:30 Coffee Break
15:30 – 17:00 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana Smart − Tim Pembimbing
City Daerah
− Smart City Forum
Koordinasi dan Konsultasi Pelaksanaan Program Quick Win (2/2)
Terkait
− Tim Pembimbing
Jadwal Program Pendampingan: Bimtek #3 (Day 2/2)
BIMTEK WAKTU KEGIATAN NARASUMBER PESERTA
Bimtek #3 Progress Review + Penyelarasan Draft Masterplan Smart City + Koordinasi Implementasi Program Quick Win
Hari Ke- 2 09:00 – 10:30 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana Smart − Tim Pembimbing
City Daerah
− OPD Terkait
Analisa Kesenjangan Aplikasi e-Gov & Program Integrasi Aplikasi e-gov “Smart e-gov” (1/2)

− What work
− What doesn’t work
− What should be improved
− Workplan & KPI (What, When, Who)
10:30 – 10:45 Coffee Break
10:45 – 12:00 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana Smart − Tim Pembimbing
City Daerah
− OPD Terkait
Analisa Kesenjangan Aplikasi e-Gov & Program Integrasi Aplikasi e-gov “Smart e-gov” (2/2)

− What work
− What doesn’t work
− What should be improved
− Workplan & KPI (What, When, Who)
12:00 – 13:00 Istirahat dan Makan Siang
13:00 – 15:00 Diskusi − Tim Pelaksana Smart − Tim Pembimbing
City Daerah
− OPD Terkait
Jadwal dan Penugasan Pelaksanaan Integrasi Aplikasi “Smart e-Gov”.

− Indikator Keberhasilan
− Pelaksana
− Kerjasama
− Pembiayaan
− Monitoring & Evaluasi
− Timeline
15:00 – 15:30 Coffee Break
15:30 – 17:00 Diskusi − Tim Pelaksana Smart − Tim Pembimbing
City Daerah
− Finalisasi Program Kolaborasi Masterplan Kawasan − Smart City Forum
17:00 + Audiensi Tim Pembimbing dengan Kepala Daerah. − Tim Pelaksana Smart − Kepala Daerah
City Daerah
− Tim Pembimbing

*). Jadwal Menyesuaikan.


Jadwal Program Pendampingan: Bimtek #4 (Day 1/2)
BIMTEK WAKTU KEGIATAN NARASUMBER PESERTA
Bimtek #4 Final Review + Penyelarasan Draft Masterplan Smart City & Program Quick Win
Hari Ke – 1 09:00 – 10:30 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana Smart − Dewan Smart City
Draft final & review Masterplan Smart City (Pendahuluan) City Daerah − Tim Pembimbing
− Analisa Masa Depan
− Analisa Daya Saing
− Analisa Kesiapan Smart City
− Analisa Tingkat Kematangan Smart City
− Tujuan & Sasaran
10:30 – 10:45 Coffee Break
10:45 – 12:00 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana Smart − Dewan Smart City
Draft final dan review Masterplan Smart City (Framework dan Program Kerja 5-10 Tahun) City Daerah − Tim Pembimbing
12:00 – 13:00 Istirahat dan Makan Siang
13:00 – 15:00 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana Smart − Dewan Smart City
Draft Final dan Review Masterplan Smart City (Roadmap Implementasi Program Pembangunan City Daerah − Tim Pembimbing
Smart City) Jangka Pendek 1 Tahun dan Jangka Menengah 5 Tahun
− Tujuan dan Sasaran
− Indikator Keberhasilan
− Pelaksana
− Kerjsama
− Pembiayaan
− Monitoring & Evaluasi
− Timeline
15:00 – 15:30 Coffee Break
15:30 – 17:00 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana Smart − Dewan Smart City
Draft Final dan Review Masterplan Smart City (Roadmap Implementasi Program Pembangunan City Daerah − Tim Pembimbing
Smart City) Jangka Pendek 1 Tahun dan Jangka Panjang 10 Tahun
− Tujuan dan sasaran
− Indikator Keberhasilan
− Pelaksana
− Kerjasama
− Pembiayaan
− Monitoring & Evaluasi Timeline
Jadwal Program Pendampingan: Bimtek #4 (Day 2/2)
BIMTEK WAKTU KEGIATAN NARASUMBER PESERTA
Bimtek #4 Final Review + Penyelarasan Draft Masterplan Smart City & Program Quick Win
Hari Ke- 2 09:00 – 10:30 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana − Dewan Smart City
Smart City Daerah − Tim Pembimbing
Pelaksanaan Program Quick Win − Forum Smart City
Terkait

10:30 – 10:45 Coffee Break


10:45 – 12:00 Diskusi − Tim Pelaksana − Dewan Smart City
Smart City Daerah − Tim Pembimbing
Analisa Kesenjangan Implementasi Program Quick Win Smart City − Forum Smart City
Terkait
− What work
− What doesn’t work
− What should be improved
− Workplan & KPI (What, When, Who)
12:00 – 13:00 Istirahat dan Makan Siang
13:00 – 15:00 Pemaparan dan Diskusi Tim Pembimbing − Dewan Smart City
− Tim Pelaksana Smart City
− Strategi dan Taktik Program Literasi Smart City daerah (internal dan masyarakat): peningkatan Daerah
kesadaran dan tanggungjawab masyarakat dalam pelaksanaan Smart City
− Strategi dan Taktik Branding dan Komunikasi Program Smart City Daerah
15:00 – 15:30 Coffee Break
15:30 – 17:00 − Evaluasi akhir dan masukan Penyusunan Masterplan Smart City, Perencanaan, dan Pelaksanaan − Dewan Smart City − Kepala Daerah/ Sekda
Quick Win Smart City, Rencana Implementasi Program Smart City dalam 5-10 Tahun Kedepan − Tim Pelaksana − Tim Pembimbing
− Wrap up Program Kolaborasi Smart City Kawasan Smart City Daerah
17:00 – Selesai − Press Conference Smart City − Kepala Daerah − Media Lokal & Media
− Penandatanganan komitmen Kepala Daerah, Dewan Smart City, Tim Pelaksana, OPD, dan Pihak − Ketua Dewan terkait
Terkait Smart City
− Ketua Tim
Pelaksana
− Tim Pembimbing
Teori & Framework
Smart City
Bagaimana Membangun Kesiapan Menjadi Smart City?

Kesiapan
Masyarakat
Kesiapan Infrastruktur
fisik, TIK, dan sosial

Kesiapan Kebijakan
Kesiapan SDM, (Peraturan Daerah),
Kemampuan birokrasi, Kelembagaan, dan
Kemamampuan Pelaksanaan
Anggaran

Source: Citiasia Inc., 2016


Elemen Pembangunan Smart City
Health
1. Public SERVICE, Meningkatkan kinerja Pelayanan
Public
2. BUREAUCRACY, Meningkatkan kinerja Birokrasi
Community Industry Pemerintah
3. Public POLICY, Peningkatan efisiensi Kebijakan
Publik
4. TOURISM, Membangun ekosistem Pariwisata
5. BUSINESS, Membangun daya saing bisnis (TTI dan
Industri Kreatif)
6. City APPEARANCE, Penataan Wajah Kota
7. INDUSTRY, Penataan Industri primer, skunder, tersier
8. WELFARE, Peningkatan Kesejahteraan masyarakat
9. TRANSACTION, Membangun ekosistem Keuangan
10. HARMONY, Harmonisasi lingkungan yang Nyaman
11. HEALTH, Menjamin fasilitas dan pelayanan Kesehatan
12. MOBILITY, Membangun Transportasi dan Logistik
13. COMMUNITY, Membangun Masyarakat yang smart
14. LEARNING, Membangun sistem Edukasi
15. SECURITY, Menjamin Keamanan & Keselamatan
Energy Appearance 16. PROTECTION, Perlindungan Lingkungan
17. WASTE, Tata kelola Sampah dan Limbah
18. ENERGY, Membangun daya saing Energi yang
berkelanjutan.
Bureaucracy
Source: Citiasia Inc., 2016
(1) Smart Governance

Sasaran : mewujudkan tata kelola dan tata pamong pemerintahan daerah yang ekfektif, efisien,
komunikatif, dan terus melakukan peningkatan kinerja birokrasi melalui inovasi dan adopsi
teknologi yang terpadu.
a. Pelayanan Publik (Public Service)
- Pelayanan administrasi kepada masyarakat: produk ini meliputi status kewarganegaraan, status usaha, sertifikat kompetensi, kepemilikan, atau penguasaan
atas barang. Wujud dari produk tersebut adalah dokumen - dokumen resmi seperti SIUP, ijin trayek, ijin usaha, akta, kartu tanda penduduk, sertifikat tanah,
dan lain sebagainya.
- Peningkatan penyediaan sarana prasarana dan monitoring penyediaan kebutuhan bahan pokok untuk masyarakat misalnya sembilan bahan pokok, air
bersih, dan lain-lain.
- Peningkatan penyediaan sarana prasarana dan monitoring penyediaan kebutuhan jasa pokok bagi masyarakat misalnya jaringan telepon, listrik, internet, dan
lain-lain.
b. Manajemen Birokrasi Yang Efisien (Bureaucracy)
- Tata kelola birokrasi yang berorientasi pada keadilan (fairness), bertanggung-jawab (accountability) dan keterbukaan (transparency).
Misalnya: sistem e-planning, e-budgeting, e-monev dan lain-lain. Pengembangan aplikasi e-gov harus diarahkan menuju integrated & inter-operability e-gov
atau yang saling berkomunikasi dan terhubung antar satu aplikasi dengan aplikasi lainnya serta lintas OPD atau yang disebut dengan Smart e-Gov.
Pelayanan Smart e-Gov ini perlu didukung dengan sebuah “City Operation Center (COC)”.
c. Efisiensi Kebijakan Publik (Public Policy)
- Pengambilan kebijakan publik dengan mengutamakan pada aspek yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui mekanisme mendengarkan
aspirasi masyarakat secara berkesinambungan.
- Sistem informasi kebijakan pemerintah (Perda dan Peraturan Kepala Daerah) yang dapat diakses oleh masyarakat dengan mudah.
(2) Smart Branding

Sasaran : peningkatan daya saing daerah dengan penataan wajah kota dan pemasaran potensi
daerah baik dalam lingkup lokal, nasional maupun internasional.

a. Membangun dan Memasarkan Ekosistem Pariwisata (Tourism Branding)


- Membangun dan mengembangkan destinasi wisata yang layak bagi wisatawan (destination).
- Membangun infrastruktur yang mendukung kenyamanan wisatawan (amenities) misalnya jalan, transportasi, hotel/motel/bedding &
breakfast (B&B), restoran, dan lain-lain.
- Membangun budaya yang ramah kepada pengunjung (hospitality) termasuk kemampuan berbahasa asing, ketersediaan tour-guide dan
lain-lain.
b. Membangun platform dan Memasarkan Ekosistem Bisnis Daerah (Business Branding)
- Membangun platform dan memasarkan ekosistem perdagangan yang kondusif dan nyaman, misalnya market place daerah.
- Membangun dan memasarkan ekosistem investasi yang mudah dan efektif, misalnya Investment Lounge, Dashboard, dan Portal Investasi
Daerah.
- Membangun dan memasarkan produk dan jasa industri kreatif daerah misalnya kuliner, kriya, fashion, digital, dan lain-lain
c. Membangun dan Memasarkan Wajah Kota (City Appearance Branding)
- Mewujudkan penataan kembali wajah kota yang menonjolkan nilai arsitektur yang mencerminkan nilai-nilai daerah dan mengikuti
dinamika modernisasi yang menginginkan sebuah tata ruang dan tata wilayah kota yang indah, bersih, rapi, dan membanggakan dengan
kualitas arsitektur berkelas internasional.
- Membangun batas wilayah (edge), membangun penanda sebuah lokasi yang penting, berkesan bagi pengunjung (landmark), menyediakan
navigasi yang unik menuju kota (signage), struktur jalan yang teratur (path), dan titik simpul kota (node) seperti alun-alun, simpang dan
lain-lain.
(3) Smart Economy
Sasaran : mewujudkan ekosistem yang mendukung aktifitas ekonomi masyakat yang selaras
dengan sektor ekonomi unggulan daerah yang adaptif terhadap perubahan di era informasi saat
ini, serta meningkatkan financial literacy masyarakat melalui berbagai program diantaranya
mewujudkan less-cash society .

a. Membangun ekosistem industri yang berdaya saing (industry)


- Membangun daya saing industri daerah pada leading sector industri tertentu yang terintegrasi antara industri primer (misalnya
pertanian, perikanan, peternakan dan lain-lain), industri sekunder (misalnya manufaktur, pengolahan, packaging dan lain-lain), dan
industri tersier (misalnya pasar produk daerah).
b. Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat (Welfare)
- Mengembangkan program peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pendapatan rumah tangga (income)
- Program peningkatan penyerapan angkatan kerja (employment)
- Program pemberdayaan ekonomi masyarakat (empowerment).
c. Membangun Ekosistem Transaksi Keuangan (Transaction)
- Membangun ekosistem transaksi keuangan digital untuk menjamin kelancaran pembayaran menuju masyarakat yang less cash
- Mewujudkan masyarakat yang bankable dan memiliki akses terhadap permodalan
- Mewujudkan ekosistem ekonomi digital dengan mendorong industri e-commerce dan market place.
(4) Smart Living

Sasaran : mewujudkan lingkungan tempat tinggal yang layak tinggal, nyaman, dan efisien.

a. Harmonisasi Tata Ruang Wilayah (Harmony)


- Mewujudkan lingkungan tempat tinggal yang nyaman dan harmonis antara lingkungan pemukiman (residential),
lingkungan pusat kegiatan bisnis (commercial) yang didukung dengan fasilitas rekreasi untuk keluarga (recreational).
b. Mewujudkan Prasarana Kesehatan (Health)
- Mewujudkan akses terhadap ketersediaan makanan dan minuman sehat (food), akses terhadap pelayanan
kesehatan yang (healthcare), dan akses terhadap sarana dan prasarana olahraga (sport).
c. Menjamin Ketersediaan Sarana Transportasi (Mobility)
- Mewujudkan ekosistem transportasi yang menjamin mudahnya mobilitas (mobility) bagi individual, publik, maupun
untuk pemenuhan kebutuhan logistik suatu daerah.
(5) Smart Society

Sasaran : mewujudkan ekosistem sosio-teknis masyarakat yang humanis dan dinamis, baik fisik
maupun virtual untuk terciptanya masyarakat yang produktif, komunikatif, dan interaktif dengan
digital literacy yang tinggi.
a. Mewujudkan Interaksi Masyarakat Yang Efisien (Community)
- Interaksi sosial masyarakat terjadi secara paralel antara individu dengan individu yang lain, individu dengan kelompok sosial, dan
antar kelompok sosial, baik secara fisik maupun virtual (digital) dengan sasaran mewujudkan partisipasi publik dalam pembangunan
daerah. Contoh: berbagai program untuk mendukung berbagai kemajuan Smart City misalnya program-program kepemudaan,
peningkatan keahlian UKM dan lain-lain.
- Pengembangan komunitas warga melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia baik secara individu, sosial mampu
memanfaatkan lingkungan digital dengan positif dan produktif. Misalnya edukasi tentang market place dan lain-lain.
b. Membangun Ekosistem Belajar Yang Efisien (Learning)
- Mewujudkan ekosistem pendidikan yang sang saling mendudukung antara pendidikan formal dan non-formal untuk memberi
kesempatan yang seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat untuk mendapatkan akses terhadap pendidikan termasuk bagi
masyarakat yang disable.
- Membangun platform edukasi bagi masyarakat misalnya smart school, smart campus, smart pesantren, smart training program dan
lain-lain.
c. Mewujudkan Sistem Keamanan Masyarakat (Security)
- Mewujudkan suatu sistem atau manajemen keamanan dan keselamatan bagi warga masyarakat baik perlindungan keselamatan
jiwa, keselamatan properti atau harta benda, dan keselamatan atas risiko bencana bagi masyarakat dengan memanfaatkan
sumberdaya dan alat kelengkapan pemerintah maupun teknologi sensor digital atau Internet of Thing (IoT).
(6) Smart Environment

Sasaran : mewujudkan tata kelola lingkungan yang baik, bertanggung-jawab, dan berkelanjutan.

a. Mengembangkan Program Proteksi Lingkungan (Protection)


- Mengembangkan sistem tata kelola perlindungan sumber daya tanah, air, dan udara serta mengintegrasikannya dengan teknologi
pelaporan dan monitoring pencemaran tanah, air, dan udara, misalnya dengan memanfaatkan teknologi sensor pada Internet of Thing
(IoT).
- Membangun ruang terbuka hijau
- Melakukan restorasi sungai yang memiliki tingkat pencemaran tinggi
- Mengendalikan polusi udara
b. Mengembangkan Tata Kelola Sampah dan Limbah (Waste)
- Mengembangkan sistem tata kelola limbah atau sampah rumah tangga (household)
- Mengembangkan sistem tata kelola limbah industri (industrial)
- Mengembangkan sistem tata kelola limba dan sampah publik (public)
- Menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan agar tidak mengganggu pemandangan, tidak merusak indra penciuman, dan menghindari
banjir akibat genangan sampah yang menyumbat saluran-saluran air pembuangan limbah atau sirkulasi air residensial serta ketersediaan
sistem sanitasi rumah tangga, industri dan publik yang baik dan bertanggung-jawab.
c. Mengembangkan Tata Kelola Energi Yang Bertanggung-jawab (Energy)
- Pemanfaatan energi yang efisien dan bertanggungjawab
- Pengembangan energi alternatif yang ramah lingkungan (environmentally friendly) dan berkelanjutan (sustainable) serta terjangkau bagi
masyarakat. Misalnya pemanfaatan limbah/sampah sebagai biogas, energi surya, tenaga angin, biomassa (tumbuhan dan hewan) dan
lain-lain.
Smart City Maturity: Kesiapan & Kinerja Smart City

Source: New Indonesia, Dari Smart City Menuju Smart Nation (2016). Elexmedia KG
Kerangka Arsitektur Smart City & Teknologi Informasi

Smart Governance Smart Branding Smart Economy


Smart Service | Smart Bureaucracy | Smart Tourism | Smart Business | Smart Smart Industry | Smart Welfare | Smart
Smart Policy Appearance Finance

Smart Living Smart Society Smart Environment


Smart Life | Smart Healthcare | Smart Smart Community | Smart Learning | Smart Protection| Smart Waste | Smart
Mobility Smart Security Energy

Aplikasi
Keamanan Informasi

Smart City Platform | SOA | Cloud Computing | Development Framework | BI


IT Management
IT Governance

Pusat Operasi, Data dan Jaringan

City Operation Center (COC) | Data Center | NOC | WAN | MAN | Fiber | 4G/5G

Sensing

GPS | Barcode | RFID | IoT

Kesiapan Smart City (Smart City Readiness)

Struktur (SDM, Tata Kelola/Pamong, Anggaran) | Infrastruktur (fisik, sosial, TIK) | Suprastruktur (Kebijakan, Lembaga, Pelaksanaan)
Kelembagaan,
Perencanaan, dan
Kebijakan Smart City
Pembangunan Kelembagaan Smart City

Kegiatan ini menghasilkan terbentuknya dan operasionalisasi dari antara lain:


1) Dewan Pengarah Smart City (dibentuk baru atau dirangkap Dewan Sejenis)
2) Tim Teknis Pengembangan Smart City (lintas bidang/dinas)
3) Kelengkapan organisasi dan satuan kerja operasional lain (satgas spesifik,
project management office)
4) Kemitraan (pemerintah pusat, provinsi, kota/kabupaten, perguruan tinggi dan
pihak lain)
5) Pelibatan Pokja Smart City (Dewan Smart City + Pelaksana Smart City + Forum
Smart City) pada Musrenbangda
6) Forum Smart City dari unsur masyarakat, diluar kelembagaan formal, namun
dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah
Dewan Smart City

● Dewan Smart City


– Ketua sekurang kurangnya Sekda
– Wakil atau Sekretaris Kepala Dinas Kominfo
– Anggota Kepala Kepala OPD
– Tenaga ahli/pakar sesuai kebutuhan, seperti akademisi, tim pembimbing, dll.
● Melakukan rapat sekurang kurangnya setiap bulan.
● Hasil keputusan Dewan dilaporkan kepada pimpinan puncak daerah dan untuk
ditetapkan.
● Agenda rapat dewan disesuaikan dengan kebutuhan dan topik topiknya diusulkan
pimpinan anggota dewan untuk dijadwalkan oleh sekretaris pada rapat bulanan
● Ada daftar topik untuk semua rapat hingga akhir tahun baik rutin maupun non rutin
– disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan
Tugas Dewan Smart City

1) Memberikan arahan aspek strategis Teknologi Informasi


dalam Smart City dan tindak lanjut atas hasil monitoring dan
evaluasi.
2) Memberikan persetujuan dan dukungan bagi usulan
kebijakan, rencana kerja dan inisiatif strategis Teknologi
Informasi dalam Smart City
3) Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan
kegiatan
Dewan Smart City

Visi dan Misi Tuntutan Publik


Pemda Tata
Pamong
(Governance)
Dewan evaluasi
Smart
City
arahan monitor
Kebijakan

Rencana Kinerja Kepatuhan

Tim Proposal
Smart City Inisiatif / Proyek Pengoperasian

OPD Tata Kelola (Management )


Dewan Smart City Dalam Praktik

1) Anggota terdiri dari eksekutif puncak (kepala OPD)


2) Dipimpin oleh sekurang kurangnya Setda
3) Dapat membentuk tim penasehat/pakar sesuai kebutuhan
4) Menampung dan membahas usulan, kebutuhan dan aspirasi OPD
5) Menyepakati strategi smart city teknologi informasi (kebijakan, inisiatif, program, renstra,
arsitektur teknologi informasi)
6) Keputusan Komite diajukan ke Pimpinan Daerah untuk persetujuan dan pengesahan
7) Arahan Pimpinan Daerah dapat menjadi materi bahasan Komite TI untuk perencanaan dan
implementasi
8) Membahas hasil asesmen/audit internal dan independen sebagai materi evaluasi
9) Melakukan rapat terjadwal sesuai kebutuhan sekurang kurangnya 1 bulan sekali
10) Menghadirkan personil di luar anggota Dewan sesuai kebutuhan
Tim Pelaksana Smart City

1) Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, sebagai Ketua Tim;


2) Kepala Bidang di Dinas Kominfo yang menjalankan fungsi mengelola ekosistem
Smart City di daerah, sebagai sekretaris;
3) Kepala Bidang di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah;
4) Kepala Bidang di OPD (Dinas/Badan/Kantor) lainnya yang terkait dengan
pelaksanaan Smart City di daerah;
Pembentukan “FORUM Smart City” lain

● Mewadahi partisipasi aktif masyarakat dalam rangka mendukung program dan kegiatan smart city melalui
kritik, usulan pemikiran, kegiatan nyata yang bersinergi
● Pemerintah daerah bisa menginisiasi, mefasilitasi, mendukung dan/atau menjadi anggota
● Anggota terdiri dari semua pihak yang kompeten sesuai fokus dari kegiatan forum (terserah kepada
pembentuk/penyelenggara)
● Menampung, merumuskan dan membahas usulan, kebutuhan dan aspirasi
● Beberapa contoh forum yang dapat dibentuk
a) Forum Pelestari Lingkungan
b) Forum Pemuda Smart City
c) Forum Energi Terbarukan
d) Forum Keindahan Estetika
e) Forum Budaya dan Heritage Kota
f) Dan lain lain
Hubungan Kelembagaan Smart City
Sisi Bisnis / Pelaku Usaha / Kerjasama Smart City

● PPP Project/KPBU
● Fasilitasi Kerjasama dengan Pihak Terkait
● Product dan Service Catalog for Smart City
● Cerita Keberhasilan
● White Paper
● Sponsorship

Catatan: implementasinya perlu memperhatikan dan menjaga


kredibilitas program pendampingan dari segi independensi
pendamping pada saat menjalankan tugasnya
Bagaimana Membangun Smart City?

1. Smart City Planning


- Masterplan pembangunan
Menentukan Smart City pada prioritas sektor
Pola Anggaran unggulan daerah
- Blueprint implementasi Smart City
(DED)

2. Smart City Readiness


- Pembangunan infrastruktur ICT
- Pembangunan Infrastruktur Fisik
- Pembangunan Infrastruktur
Sosial, misalnya technopark, taman,
bandara dll.)
- Aturan dan kelembagaan pendukung

3. Smart City Development


Impementasi Pembangunan Smart City,
• Option 1 : Swa Anggaran (APBD) misalnya: Integrasi & Interoperability
• Option 2 : Public Private Partnership (PPP) e-Gov (Smart-gov), Investment Center,
• Option 3 : Sponsorship (CSR) Ekosistem Smart Economy (eg. Smart
UKM), Smart Fisheries, Smart Agriculture,
dll.
Monitoring & Evaluasi Smart City

Source: Kusek & Rist, Ten Steps to a Results-Based Monitoring and Evaluation System : A Handbook for Development Practitioners (2004)
Smart City Perlu Dukungan Smart e-Gov & COC

eFinancial
Branding Management
eFinancial
ePlanning Control

Economy
City Operation
Center (COC) Smart
z
e-Gov
Living
“Integrated
& Interoperability”

Mobile | Censor | Data


Society eFinancial
Performance
Dll.
Environment eDukcapil
Outline Masterplan
Smart City
Masterpan Smart City

Buku I
•Analisis Masa Depan
•Analisis Kesiapan Daerah
•Analisis Strategi Pembangunan Smart City
•Analisis Visi Pembangunan Smart City

Buku II
•Bagian Awal
•Kata Sambutan
•Daftar Isi, Gambar, dan Tabel
•Bagian Isi
•Pendahuluan
•Kerangka Pikir Masterplan Smart City
•Arah Pembangunan Smart City
•Program dan Rencana Aksi Pembangunan Smart City
•Bagian Akhir
•Penutup
Masterpan Smart City

Buku III
•Latar Belakang
•Visi Smart City Daerah
•Strategi Pembangunan Smart City Daerah
•Smart Governance
•Smart Branding
•Smart Economy
•Smart Living
•Smart Society
•Smart Environment
•Peta Jalan Smart City

Buku Quickwins
•Visi dan Prioritas RPJMD
•Visi dan Sasaran Smart City Daerah
•Profil Smart City Daerah
•Manajemen Risiko Quickwins
•Penutup
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• BUKU I
1. Analisa Masa Depan
1.1. Analisis Visi Pembangunan Daerah
1.2. Analisis Kondisi Eksternal
analisis tren pembangunan smart city dunia (perkembangan P-E-S-T-E-L (politic - economy - social - tech -
environment – law/legal); dan konten-konten terkait konteks kawasan
2. Analisis Kesiapan Daerah
2.1. Nature
2.2. Struktur
2.3. Infrastruktur
2.4. Suprastruktur (Kebijakan & Kelembagaan)
2.5. Culture
3. Analisis Strategi Pembangunan Smart City
3.1. Analisis Gap
3.2. Analisis SWOT
3.3. Analisis TOWS → pengembangan hingga pada strategi per dimensi smart city
4. Analisis Visi Pembangunan Smart City
4.1. Visi, Misi, Smart City
4.2. Sasaran Smart City Daerah
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• BUKU II
Bagian Awal
Sampul, Kata Sambutan, Daftar Isi, Daftar Gambar, Daftar Tabel
Bagian Isi
1. Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
1.2. Tujuan
1.3. Landasan Hukum
2. Kerangka Pikir Masterplan Smart City
Menuangkan keterhubungan antara buku Masterplan Smart City dengan RPJMD, Renstra OPD,
dokumen masterplan/perencanaan lainnya (TIK, e-Gov, SPBE, dll) dan SNI ISO 37122:2019
3. Arah Pembangunan Smart City Daerah
3.1. Visi, Misi dan Sasaran Smart City Daerah: mengacu pada Buku 1
3.2. Indikator Utama Smart City Daerah: indikator utama disampaikan dalam bentuk kuantitatif dan
merupakan penjabaran dari sasaran; Idealnya daftar indikator utama yang akan dicapai mengacu
pada SNI ISO 37122:2019 serta dipetakan per dimensi
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• BUKU II
4. Program dan Rencana Aksi Pembangunan Smart City
4.1. Peta Jalan Pembangunan Smart City: peta jalan dibuat dalam format diagram yang mudah dipahami
seperti misalnya menggunakan fishbone diagram dengan informasi waktu
4.2. Program Pembangunan Smart City: program dikelompokkan per dimensi dan dihubungkan dengan
sasaran pembangunan smart city dan juga indikator utama sebagaimana dituangkan dalam subbab 2.2.
Buku 2
4.2.1. Program Smart Governance
4.2.2. Program Smart Branding
4.2.3. Program Smart Economy
4.2.4. Program Smart Living
4.2.5. Program Smart Society
4.2.6. Program Smart Environment
4.3. Rencana Aksi: terdiri atas rencana aksi untuk Pengembangan Kebijakan dan Kelembagaan,
Pengembangan Infrastruktur Pendukung, Pengembangan Aplikasi dan Perangkat Lunak, serta
Penguatan Literasi
4.3.1. Rencana Aksi Pengembangan Kebijakan dan Kelembagaan
4.3.2 Rencana Aksi Pembangunan Infrastktur Pendukung Smart City
4.3.3 Rencana Aksi Pengembangan Aplikasi/Sistem informasi Pendukung Smart City
4.3.4. Rencana Aksi Penguatan Literasi
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• BUKU II
Bagian Akhir
5. Penutup
Ringkasan dari seluruh arah pembangunan smart city daerah beserta
sasaran dan indikatornya serta pandangan umum mengenai program
dan rencana aksi pembangunan smart city daerah
Lampiran
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• BUKU III
Buku 3 (Executive Summary Masterplan Smart City Daerah) yang terdiri dari:
I. Latar Belakang
II. Visi Smart City Daerah
III. Strategi Pembangunan Smart City
III.1 Smart Governance
III.2 Smart Branding
III.3 Smart Economy
III.4 Smart Living
III.5 Smart Society
III.6 Smart Environment
IV. Peta Jalan Smart City Daerah
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• Buku Quickwins
1. Visi dan Prioritas RPJMD
1.1. Visi, Misi dan Sasaran RPJMD
1.2. Pemetaan Misi dan Sasaran RPJMD terhadap Dimensi Smart City
2. Visi dan Sasaran Smart City Daerah
2.1. Visi Smart City Daerah
2.2. Sasaran Jangka Pendek Smart Governance
2.3. Sasaran Jangka Pendek Smart Branding
2.4. Sasaran Jangka Pendek Smart Economy
2.5. Sasaran Jangka Pendek Smart Society
2.6. Sasaran Jangka Pendek Smart Living
2.7. Sasaran Jangka Pendek Smart Environment
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• Buku Quickwins
1. Visi dan Prioritas RPJMD
1.1. Visi, Misi dan Sasaran RPJMD
1.2. Pemetaan Misi dan Sasaran RPJMD terhadap Dimensi Smart City
2. Visi dan Sasaran Smart City Daerah
2.1. Visi Smart City Daerah
2.2. Sasaran Jangka Pendek Smart Governance
2.3. Sasaran Jangka Pendek Smart Branding
2.4. Sasaran Jangka Pendek Smart Economy
2.5. Sasaran Jangka Pendek Smart Society
2.6. Sasaran Jangka Pendek Smart Living
2.7. Sasaran Jangka Pendek Smart Environment
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• Buku Quickwins

3. Profil Quick Win Smart City Daerah


3.1. Quick Win Smart Governance
Profil Quick Win memuat informasi mengenai Gambaran umum, Keunikan, Manfaat dan Tantangan, Strategi Pengembangan dan Keberlangsungan, dan Kebutuhan
Sumber Daya
3.2. Quick Win Smart Branding
Profil Quick Win memuat informasi mengenai Gambaran umum, Keunikan, Manfaat dan Tantangan, Strategi Pengembangan dan Keberlangsungan, dan Kebutuhan
Sumber Daya
3.3. Quick Win Smart Economy
Profil Quick Win memuat informasi mengenai Gambaran umum, Keunikan, Manfaat dan Tantangan, Strategi Pengembangan dan Keberlangsungan, dan Kebutuhan
Sumber Daya
3.4. Quick Win Smart Society
Profil Quick Win memuat informasi mengenai Gambaran umum, Keunikan, Manfaat dan Tantangan, Strategi Pengembangan dan Keberlangsungan, dan Kebutuhan
Sumber Daya
3.5. Quick Win Smart Living
Profil Quick Win memuat informasi mengenai Gambaran umum, Keunikan, Manfaat dan Tantangan, Strategi Pengembangan dan Keberlangsungan, dan Kebutuhan
Sumber Daya
3.6. Quick Win Smart Environment
Profil Quick Win memuat informasi mengenai Gambaran umum, Keunikan, Manfaat dan Tantangan, Strategi Pengembangan dan Keberlangsungan, dan Kebutuhan
Sumber Daya
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• Buku Quickwins
4. Manajemen Risiko Quick Win
4.1. Quick Win Smart Governance
Komponen Manajemen Risiko terdiri atas informasi Identifikasi Risiko, Analisa Risiko, dan Mitigasi Risiko
4.2. Quick Win Smart Branding
Komponen Manajemen Risiko terdiri atas informasi Identifikasi Risiko, Analisa Risiko, dan Mitigasi Risiko
4.3. Quick Win Smart Economy
Komponen Manajemen Risiko terdiri atas informasi Identifikasi Risiko, Analisa Risiko, dan Mitigasi Risiko
4.4. Quick Win Smart Society
Komponen Manajemen Risiko terdiri atas informasi Identifikasi Risiko, Analisa Risiko, dan Mitigasi Risiko
4.5. Quick Win Smart Living
Komponen Manajemen Risiko terdiri atas informasi Identifikasi Risiko, Analisa Risiko, dan Mitigasi Risiko
4.6. Quick Win Smart Environment
Komponen Manajemen Risiko terdiri atas informasi Identifikasi Risiko, Analisa Risiko, dan Mitigasi Risiko
5. Penutup
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• Buku Masterplan Kawasan
. Pendahuluan Kawasan
1.1. Latar Belakang
1.2. Tujuan dan Sasaran
1.3. Landasan Hukum
1.4. Kerangka Pikir Kawasan
2. Gambaran Umum Kawasan
2.1. Kondisi Umum Wilayah
2.2. Arah Kebijakan Pembangunan Kawasan
2.3. Analisa SWOT Kawasan
3. Tema Pembangunan Smart City Kawasan
4. Program Pembangunan Smart City Kawasan
4.1. Program Smart Governance Kawasan
4.2. Program Smart Branding Kawasan
4.3. Program Smart Economy Kawasan
4.4. Program Smart Living Kawasan
4.5. Program Smart Society Kawasan
4.6. Program Smart Environment Kawasan
5. Kerangka Pendanaan
5.1. Indikasi Kebutuhan Anggaran Program
5.2. Indikasi Sumber Dana
6. Penutup
Updating Outline Masterplan Smart City ver. 2021
Kominfo
• Peta Keterkaitan MP Smart City dan RPJMD/dokumen perencanaan lain
PROGRAM
RENCANA AKSI KEBIJAKAN
SASARAN (PETA JALAN)
RPJMD
RENCANA AKSI
PROGRAM
INFRASTRUKTUR
(PETA JALAN)
STRATEGI RENCANA AKSI APLIKASI

DIMENSI SUB-DIMENSI SASARAN


RENCANA AKSI LITERASI
STRATEGI

INDIKATOR SNI
SUB-DIMENSI 37122:2019

Keterangan:
• Sasaran ditetapkan untuk tiap Sub-Dimensi;
• Strategi dirumuskan untuk mencapai tiap Sasaran;
• Program pembangunan pada Peta Jalan dan Rencana Aksi dikaitkan ke tiap Strategi;
• Sasaran dan Program Pembangunan direlasikan ke Indikator SNI ISO 37122:2019.
Updating Outline Masterplan Smart City ver. 2021
Kominfo
• Peta Keterkaitan MP Smart City dan RPJMD/dokumen perencanaan lain
INDIKATOR SNI PROGRAM
37122:2019 (PETA JALAN)

5.1, 5.2, … P. 1, P.2, P.3, … A.1, A.2,



RENCANA AKSI KEBIJAKAN
G, B, Ec, Lv,
1, 2, 3 1, 2, 3, … 1, 2, 3, …
S, En B.1, B.2,
DIMENSI SUB-DIMENSI SASARAN STRATEGI …
RENCANA AKSI
INFRASTRUKTUR
C.1, C.2,

RENCANA AKSI APLIKASI
Keterangan: D.1, D.2,
• Kode Program G.1.2.3.P.4 adalah Program ke-4 untuk merealisasikan Strategi ke-3 …
RENCANA AKSI LITERASI
dari Sasaran ke-2 pada Sub-Dimensi ke-1 (Pelayanan Publik) di Smart Governance;
• Kode Program G.1.2.3.P.4.A.1 adalah Rencana Aksi (Pengembangan Kebijakan &
Kelembagaan) untuk Program ke-4 untuk merealisasikan Strategi ke-3 dari Sasaran
ke-2 pada Sub-Dimensi ke-1 (Pelayanan Publik) di Smart Governance;
• Kode Indikator SNI 37122:2019 sesuai dokumen.
Kertas Kerja Bimtek I
Analisis Smart City Readiness & Kesenjangan

Kertas Kerja Analisis SWOT-TOWS

Faktor Internal Kekuatan Kelemahan


S dan W I. ……...……………. a. ……...…………….
II. …………………… b. ……………………
Faktor Eksternal III. …………………… c. ……………………
O dan T IV. ……...……………. d. ……...…………….

Peluang
a. ……...……………. Strategi Peluang dan Kekuatan Strategi Kelemahan dan Peluang
b. ……………………
c. ……………………
d. ……...…………….
Ancaman
a. ……...……………. Strategi Ancaman dan Kekuatan
Strategi Kelemahan dan Ancaman
b. ……………………
c. ……………………
d. ……...…………….
Kertas Kerja Analisis SWOT-TOWS Smart Governance (contoh)

Analisis SWOT-TOWS
Kekuatan Kelemahan

Faktor Internal [Link] 50 ASN dengan latar pendidikan [Link] tersedia sistem informasi kepegawaian
bidang TI [Link] ada kebijakan yang mengatur tentang
[Link] keuangan daerah yang pemanfaatan TIK
mencukupi
Faktor Eksternal
Peluang Strategi Peluang dan Kekuatan Strategi Kelemahan dan Peluang

[Link] perguruan tinggi yang memiliki [Link] berbagai program dan inovasi [Link] sama dengan perguruan tinggi untuk
kompetensi bidang TIK dengan perguruan tinggi dengan pendanaan pengembangan sistem informasi kepegawaian
[Link] dukungan dari vendor TIK gabungan antara pemda dan perguruan tinggi [Link] sama dengan perguruan tinggi untuk
[Link] kapasitas dan kapabilitas melalui perumusan kebijakan pemanfaatan dan tata
pelatihan dengan kerja sama vendor kelola TI

Ancaman Strategi Ancaman dan Kekuatan Strategi Kelemahan dan Ancaman

[Link] peningkatan kualitas layanan [Link] ASN untuk mengembangkan [Link] peta jalan pengembangan layanan
berbasis TIK dari masyarakat layanan publik berbasis TIK publik yang berbasis TIK
[Link] harga teknologi dari waktu ke [Link] prioritas pengadaan teknologi [Link] kajian terkait ROI terhadap
waktu secara berkala sesuai APBD pengadaan/adopsi teknologI
Pemetaan Misi dan Sasaran RPJMD Terhadap Dimensi Smart City (contoh)

Dimensi Smart City


Indikator Indikator

rnance

brandi

enviro
Gocve

econo
Smart

Smart

Smart
Smart

Smart
No Misi Tujuan Sasaran

societ
smart

ment
living
my
ng
Tujuan Sasaran

y
1 Meningkatkan Meningkatnya Indeks Meningkatny Persentase
penerapan nilai-nilai ketentraman dan Ketentraman a penanganan
keagamaan dalam ketertiban dan ketertiban ketentraman kasus
kehidupan masyarakat dan ketentraman
bermasyarakat menuju ketertiban dan ketertiban
masyarakat yang masyarakat
religius.

2 Meningkatkan akses, Meningkatkan IPM Meningkatny Angka


mutu dan pemerataan Kualitas Sumber a Derajat Harapan Hidup
pelayanan pendidikan Daya Manusia Kesehatan
dan kesehatan untuk
Meningkatny Rata-Rata
mewujudkan
a Kualitas Lama Sekolah
masyarakat yang
Pendidikan (RLS)
cerdas dan sehat.
Angka
Melanjutkan
Sekolah

… … … … … …
Analisis Kesiapan Daerah

Analisis Kualitas SDM Daerah


Interpretasi
No Komponen Nilai/Kondisi
Baik Sedang Buruk
1 Jumlah komunitas minat bakat/hobbie/kreatif di daerah

2 Adanya komunitas pengembang/developer


perangkat lunak TIK di daerah

3 Adanya digital startup di daerah


4 Adanya perguruan tinggi di daerah
5 Jumlah penerima beasiswa perguruan tinggi dari
pemerintah daerah
6 Jumlah tindakan pelanggaran ketertiban umum
dalam satu tahun
7 Jumlah angka kriminalitas dalam satu tahun
8 Jumlah tindakan perusakan fasilitas umum dalam
satu tahun
9 Jumlah kegiatan tawuran antar kelompok warga
dalam satu tahun
Analisis Kesiapan Daerah

Analisis Kualitas Sumber Daya Pemerintahan


Interpretasi
No Komponen Nilai/Kondisi
Baik Sedang Buruk
1 Persentase pegawai dengan jenjang pendidikan S2 ke atas
2 Jumlah pegawai dengan latar belakang pendidikan Ilmu Komputer/Teknik Informatika
3 Jumlah relawan TIK di daerah
4 Persentase jumlah unit komputer (PC & Laptop) terhadap jumlah pegawai
5 Persentase pegawai berusia 50 tahun ke atas terhadap jumlah pegawai
6 Persentase pegawai berusia 40 -50 tahun terhadap jumlah pegawai
7 Persentase pegawai berusia 25 -40 tahun terhadap jumlah pegawai
8 Jumlah sistem informasi yang digunakan di pemerintah daerah
9 Persentase ketersediaan jaringan broadband access terhadap jumlah kantor
pemerintahan
10 Persentase ketersediaan jaringan LAN/WAN di kantor pemerintahan
11 Jumlah lokasi wireless internet (hotspot) di kawasan perkantoran pemerintahan
12 Ketersediaan data center (baik yang dikelola sendiri maupun manage service) untuk
kepentingan pemerintahan
13 Ketersediaan rencana dan SOP mitigasi bencana terhadap data pemerintahan
14 Ketersediaan sistem informasi perencanaan pembangunan daerah yang interoperabel
15 Ketersediaan sistem informasi pengelolaan keuangan daerah yang interoperabel
16 Ketersediaan sistem informasi kantor virtual pemerintah daerah yang interoperabel
17 Ketersediaan sistem informasi monitoring dan evaluasi pembangunan daerah yang
interoperabel
18 Ketersediaan sistem informasi pengelolaan kepegawaian daerah yang interoperabel
19 Ketersediaan sistem informasi pengelolaan legislasi daerah yang interoperabel
20 Ketersediaan sistem informasi pelayanan publik yang interoperabel
Analisis Kesiapan Daerah
Analisis Kapasitas Keuangan Daerah

Interpretasi
No. Komponen Nilai/Kondisi
Baik Sedang Buruk
1 Persentase Nilai Pendapatan Asli Daerah terhadap Total Pendapatan
Daerah
2 Nilai Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Lalu
3 Persentase Belanja Pegawai terhadap Total

Belanja Daerah
4 Persentase Belanja Infrastruktur terhadap Total Belanja Daerah
5 Jumlah Anggaran untuk Belanja Smart City yang dapat dialokasikan di dalam
APBD Tahun 2017
6 Jumlah Anggaran untuk Belanja Smart City yang dapat dialokasikan di dalam
APBD Tahun 2018
7 Jumlah program pembangunan untuk mendukung smart city di
daerah

8 Nilai investasi masuk yang mendukung pembangunan daerah

9 Jumlah sumber-sumber pendanaan

pembangunan alternatif yang dapat digunakan untuk mendukung smart city


Analisis Kesiapan Daerah
Analisis Kesiapan Infrastruktur Fisik Daerah
Interpretasi
No Komponen Nilai/Kondisi
Baik Sedang Buruk
1 Persentase jalan kabupaten/kota dalam kondisi baik
2 Persentase panjang pedestrian (fasilitas pejalan
kaki) per panjang jalan beraspal
4 Persentase lampu jalan yang berfungsi dengan
baik
5 Persentase rambu dan petunjuk jalan dalam
kondisi baik
6 Adanya kawasan perkantoran untuk kegiatan
bisnis
7 Adanya kawasan perbelanjaan untuk kegiatan
perdagangan masyarakat
8 Persentase sarana prasarana pendidikan dalam
kondisi baik
9 Persentase sarana prasarana pelayanan
kesehatan dalam kondisi baik
Analisis Kesiapan Daerah
Analisis Kesiapan Infrastruktur Digital Daerah

Interpretasi
No Komponen Nilai/Kondisi
Baik Sedang Buruk
1 Persentase luas area dengan jaringan 4G atau 3G
2 Tersedianya jaringan broadband access untuk
masyarakat
3 Jumlah lokasi wireless untuk publik
4 Persentase rumah tangga yang terlayani listrik
5 Jumlah kejadian pemadaman listrik setiap bulan
(dalam jam)
6 Jumlah sekolah yang memiliki akses internet
7 Jumlah rumah sakit yang menggunakan sistem
layanan elektronik/online
Analisis Kesiapan Daerah
Analisis Kesiapan Infrastruktur Sosial Daerah

Interpretasi
No Komponen Nilai/Kondisi
Baik Sedang Buruk
1 Adanya pusat kegiatan belajar masyarakat di
tingkat kelurahan/desa
2 Adanya Ruang Terbuka Publik di tingkat RW
3 Adanya aula/balai warga di tingkat
kelurahan/desa
4 Jumlah fasilitas olahraga di tingkat
kelurahan/desa
5 Ketersediaan perpustakaan umum yang dikelola oleh
pemerintah daerah
Analisis Kesiapan Daerah
Analisis Kesiapan Kebijakan Daerah

Interpretasi
No Komponen Nilai/Kondisi
Baik Sedang Buruk
1 Adanya Peraturan Daerah tentang Dewan Smart City
Daerah
2 Adanya Peraturan Kepala Daerah tentang Tim

Pelaksana Smart City Daerah


3 Adanya masterplan smart city daerah
4 Adanya Peraturan Daerah tentang Masterplan

Smart City Daerah


5 Adanya visi pembangunan smart city yang selaras
dengan visi misi pembangunan daerah
6 Adanya kepastian terhadap keberlanjutan program
smart city dalam jangka panjang
7 Adanya mekanisme evaluasi dan apresiasi kinerja
terhadap aparatur dan organisasi yang berprestasi dalam
melaksanakan program smart city
Analisis Kesiapan Daerah
Analisis Kesiapan Kelembagaan Daerah

Interpretasi
No Komponen Nilai/Kondisi
Baik Sedang Buruk
1 Adanya Dewan Smart City Daerah
2 Adanya Tim Pelaksana Smart City Daerah
3 Adanya SOP smart city daerah
4 Adanya tata pamong yang bertugas sebagai

anggota Tim Pelaksana Smart City di setiap OPD


Analisis Kesiapan Daerah
Analisis Kesiapan Organisasi Masyarakat Daerah
Interpretasi
No Komponen Nilai/Kondisi
Baik Sedang Buruk
1 Adanya lembaga pengabdian masyarakat dari
perguruan tinggi di daerah
2 Adanya forum-forum swadaya masyarakat
pendukung smart city
3 Jumlah forum swadaya masyarakat pendukung smart
city
4 Dukungan operasional pemerintah terhadap forum
pendukung smart city
5 Jumlah forum pendukung smart city yang memiliki
sekretariat definitif
6 Adanya partisipasi pakar dari perguruan tinggi lokal
dalam Dewan Smart City Daerah
Analisis Kesiapan Daerah
Analisis Kesiapan Organisasi Masyarakat Daerah
Interpretasi
No Komponen Nilai/Kondisi
Baik Sedang Buruk
1 Adanya lembaga pengabdian masyarakat dari
perguruan tinggi di daerah
2 Adanya forum-forum swadaya masyarakat
pendukung smart city
3 Jumlah forum swadaya masyarakat pendukung smart
city
4 Dukungan operasional pemerintah terhadap forum
pendukung smart city
5 Jumlah forum pendukung smart city yang memiliki
sekretariat definitif
6 Adanya partisipasi pakar dari perguruan tinggi lokal
dalam Dewan Smart City Daerah
Analisis Pelaksanaan Program Pembangunan saat ini

PROGRAM WHAT WORKS! WHAT DOESN’T WORK! WHAT SHOULD BE IMPROVED!


KERJA (YANG SUDAH BERJALAN (YANG BELUM BERJALAN (INISIATIF PERBAIKAN)
DENGAN BAIK) DENGAN BAIK)

……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….


…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….
…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….
…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….
…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….
…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….
…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….
…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….
…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….
…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….
…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….
…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….
…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….
…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….
…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….
…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….
…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….
…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………. …………………………………….…………………………………….
………………………………….. …………………………………….…………………………………… …………………………………….……………………………………. …………………………………….……………………………………
Analisis Tren Smart City

Analisis Tren Dan Perubahan Atau Perkembangan Kota

Tuliskan berbagai tren atau perubahan meliputi tren teknologi, hukum, ekonomi, sosial budaya, dan lain-lain yang akan
mempengaruhi kebijakan dan standar pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat atau stakeholder lainnya.

1. ….
2. ….
3. ….
4. ….
5. ….
Analisis Tren Smart City

Analisis Perilaku Dan Harapan Masyarakat Dan Stakeholder Daerah

Tuliskan berbagai perubahan perilaku dan harapan masyarakat yang mempengaruhi harapan terhadap kebijakan dan
standar pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat atau stakeholder lainnya.

1. ….
2. ….
3. ….
4. ….
5. ….
Analisis Tren Smart City

Analisis Daya Saing Kota Dibandingkan Dengan Kota-Kota Lainnya Dan Kota Lain
Sebagai Pesaing Di Tingkat Internasional

Tuliskan daya saing daerah yang dimiliki dibandingkan dengan beberapa daerah/kota lain atau kota di luar negeri yang
akan menjadi benchmark dan tolok ukur keberhasilan pembangunan bahkan sebagai pesaing.

1. ….
2. ….
3. ….
4. ….
5. ….
Analisis Tren Smart City

Analisis Kelembagaan Dan Pemerintah Daerah Yang Relevan Dengan


Kebutuhan Seluruh Stakeholder Yang Ada

Tuliskan berbagai organ pemerintah dan kebijakan yang mendukung terwujudnya ekosistem smart city.

1. ….
2. ….
3. ….
4. ….
5. ….
Analisis Sasaran Smart City
Isian Sasaran Pembangunan Smart City Daerah Per Dimensi
DIMENSI SUB-DIMENSI SASARAN DASAR PEMIKIRAN
SMART GOVERNANCE LAYANAN PUBLIK

BIROKRASI

PERANCANGAN KEBIJAKAN

SMART BRANDING PARIWISATA

DAYA SAING BISNIS

WAJAH (TAMPILAN) KOTA

SMART ECONOMY EKOSISTEM INDUSTRI

KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

EKOSISTEM TRANSAKSI KEUANGAN

SMART LIVING HARMONISASI TATA RUANG

KESEHATAN

TRANSPORTASI

SMART SOCIETY INTERAKSI MASYARAKAT

EKOSISTEM BELAJAR/PENDIDIKAN

KEAMANAN MASYARAKAT

SMART ENVIRONMENT PROTEKSI LINGKUNGAN

PENGELOLAAN SAMPAH DAN LIMBAH

TATA KELOLA ENERGI


Kertas Kerja Bimtek II
Roadmap Implementasi Smart City

1. PROGRAM 2. TUJUAN 3. SASARAN 4. INDIKATOR 5. USULAN 6. SUMBER 7. PELAKSANA 8. KERJASAMA 09. TIMELINE
KERJA KEBERHASILAN ANGGARAN PEMBIAYAAN
…………………………… ………………………….. ………………………….. ………………………….. ………………………….. ………………………….. ………………………….. ………………………….. …………………………..
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ………………………….. …………………………… …………………………… …………………………..
…………………………… …………………………… ………………………….. …………..……………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
Roadmap Implementasi Smart City: Program Smart City

Target Kinerja/Anggaran (dalam juta rupiah)


2020 2021 2022 2023 2024
Leading
Sub-Dimensi Strategi Program/Kegiatan Indikator Kinerja Sumber Dana
Target Target Target Target Target Sector
Angg. Angg. Angg. Angg. Angg.
Kinerja Kinerja Kinerja Kinerja Kinerja

Layanan Publik Peningkatan 1. Pengembangan Terbangunnya


aksesibilitas, sistem informasi sistem layanan
kemudahaan dan pelayanan publik akte kelahiran dan
kesederhanaan, berbasis kematian yang
serta kepastian ketunggalan terintegrasi
pelayanan publik identitas dengan data NIK
Dinas
digital berbasis a. Aplikasi akte serta kemudahan
Dukcapil
ketunggalan kelahiran dan pemantauan data V 150 V 25 V 25 V 100 V 25 APBD
identitas Kematian kependudukan
b. Dashboard Sistem
informasi V 150 V 25 V 25 V 100 V 25 APBD
Kependudukan dan
Capil Online
2.


Manajemen Birokrasi 1.
yang Efisien
2.


Efisiensi Kebijakan 1.
Publik
2.


Roadmap Implementasi Smart City: Rencana Aksi
Rencana Aksi/Tahun
Pengembangan
Sub-Dimensi Strategi Program/Kegiatan Infrastruktur Perangkat Lunak Tahu
Kebijakan & Tahun Tahun Tahun Penguatan Literasi
Pendukung Pendukung n
Kelembagaan
Layanan Publik Peningkatan 1. Pengembanga 1. Pembuatan 2020 1. Pengadaan 2020 1. Pengemban 2020 1. Sosialiasi 2020-
aksesibilitas, n sistem rancangan server gan aplikasi menggunak 2024
kemudahaan informasi perbup/perwali untuk akte an kanal-
dan pelayanan yang mewajibkan mendukung kelahiran kanal media
kesederhanaa publik pemanfaatan /hosting dan sosial 2020-
n, serta berbasis data NIK untuk aplikasi dan kematian 2021 2024
kepastian ketunggalan seluruh aplikasi data akte 2020-2024 1. Pendayagun
pelayanan identitas layanan kelahiran/k 1. Pengemban aan
publik digital a. Aplikasi akte kependudukan ematian gan sistem komunitas
berbasis kelahiran dan dashboard untuk
ketunggalan Kematian 1. Pemelihara kependuduk penyebarlua
identitas b. Dashboard an an dan capil san program
Sistem infrastruktu
informasi r
Kependuduka pendukung
n dan Capil aplikasi dan
Online sistem
dashboard

2.

Manajemen 1.
Birokrasi yang 2.
Efisien

Efisiensi Kebijakan 1.
Publik 2.

Membuat Kebijakan Smart City

Kegiatan ini menghasilkan dokumen yang memuat dan menguraikan antara


lain:
1) Kebijakan Strategis Smart City (Perda, Peraturan Walikota/Bupati)
2) Kebijakan Operasional Smart City (Keputusan, Surat Edaran, Panduan,
Pedoman dll)
Terimakasih
Gerakan Menuju 100 Smart City

Anda mungkin juga menyukai