Panduan Masterplan Smart City Indonesia
Panduan Masterplan Smart City Indonesia
Cities are
growing wild
Money
World are Growing
Narrow
MANAGEMENT
Analytics Machine Learning, Predictive Analytic, Data Mining dll.
SECURITY
Integration Sensor Data, Economic, Population, GIS, dll.
SMART CITY
Songdo, Kota Smart City pertama di
Singapore memiliki inisiatif Singapore Smart
dunia seluas 600 Ha di dekat Incheon
Nation dibawah Prime Minister Office dengan
Korea Selatan yang memadukankonsep
memanfaatkan teknologi, aplikasi, dan data
green technology dan ramah lingkungan.
untuk warga, pebisnis, dan pemerintah.
Melbourne memiliki kantor "Smart City" London memiliki Badan ‘Smart London’ New York mengembangkan platform
yang melakukan riset, inovasi, dan dengan menjadikan teknologi sebagai mesin 24/7 untuk berbagi informasi dan
sistem informasi geografis dengan pertumbuhan bagi London. Para akademisi, pengetahuan. New York juga memiliki
memanfaatkan sensor - Internet of bisnis, dan pengusaha memberikan perhatian jaringan WiFi terluas di Amerika.
Things (IoT).
yang besar bagaimana teknologi dan data
bisa menjadikan London Lebih baik. dan lain-lain
Apa Manfaat Smart Cities?
Walikota/
Bupati
Membangun Ekosistem Smart City di Indonesia
• Pemangku dan • Penyedia
pelaksana solusi
kebijakan yang (hardware,
berhubungan
dengan Smartcity software,
• Pemerintah infrastruktur,
daerah solusi
TECHNOLOGY
PARTNER/
GOVERNMENT
INDUSTRI
PARTNER
Menuju
100
SMART
CITY
ASOSIASI/ MEDIA
KOMUNITAS/ PARTNER
AKADEMISI/
KONSULTAN
• Asosiasi • Konsep
• Akademisi, • Penyedia
konsultan Content, materi
• Developer • Portal, promosi
Landasan Hukum
• Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia
Nomor 11 Tahun 2011 tentang Kebijakan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak.
• Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia
Nomor 12 Tahun 2011 tentang Indikator Kabupaten/Kota Layak Anak.
• Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia
Nomor 13 Tahun 2011 tentang Panduan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak.
• Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia
Nomor 14 Tahun 2011 tentang Panduan Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak.
• Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 13 Tahun 2016 tentang Hasil Pemetaan
Urusan Pemerintahan Daerah di Bidang Komunikasi dan Informatika;
• Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman
Nomenklatur Perangkat Daerah Bidang Komunikasi dan Informatika;
• Nota Kesepakatan Antara Ditjen Aptika, Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan 48 Kepala
Daerah Tahun 2021 Tentang Impementasi Program Kota Cerdas (Smart City) Kota/ Kabupaten Pada
Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional dan Kawasan Ibu kota Negara Baru
• SNI ISO 37120:2018 tentang pembangunan Perkotaan dan Masyarakat yang Berkelanjutan –
Indikator-Indikator untuk Layanan Perkotaan dan Kualitas Hidup
• SNI ISO 317122:2019 tentang Perkotaan dan masyarakat berkelanjutan – Indikator untuk kota
cerdas
Program Pendampingan Smart City
TUJUAN SASARAN
Analisis Masa
Pembentukan Penentuan Penentuan Penyelesaian
Depan dan
Tim Penyusun Program Prioritas Roadmap Dokumen
Kesiapan
Masterplan Smart Pembangunan Implementasi Masterplan
Pembangunan
City Smart City (5-10 tahun) Smart City
Smart City
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Penentuan Visi,
Penentuan Teori Sosialisasi, Literasi,
Misi, dan Arah Penentuan Program Penentuan Alat
dan Framework Legaliasi,
Kebijakan Quick-Win Monitoring dan
Pembangunan Implementasi, &
Pembangunan 1 tahun Evaluasi
Smart City Monev
Smart City
SNI 37122:2019 sebagai indikator smart city
SNI 37122:2019 sebagai indikator smart city
1. Pendidikan Pendidikan
3. Kesehatan Kesehatan
Sumber: Standarisasi Kota Cerdas SNI ISO 37120:2018 dan SNI ISO
37122:2019, Hendro Kusumo, 2021
Jadwal Program Pendampingan: Bimtek #1 (Day 1/2)
BIMTEK WAKTU KEGIATAN NARASUMBER PESERTA
Persiapan, Perencanaan, dan Koordinasi Penyusunan Masterplan Smart City dan Penentuan Program Quick
Bimtek #1
Win
Hari Ke – 1 09:00 – 10:00 Pembukaan
17:00 + Audiensi Tim Pembimbing dengan Kepala Daerah − Tim Pelaksana − Kepala Daerah
Smart City
Daerah
− Tim Pembimbing
*). Jadwal Menyesuaikan.
Jadwal Program Pendampingan: Bimtek #2 (Day 1/2)
BIMTEK WAKTU KEGIATAN NARASUMBER PESERTA
Progress Review + Penyelarasan Draft Masterplan Smart City + Koordinasi Implementasi Program
Bimtek #2
Quick Win
Hari Ke – 1 09:00 – 10:30 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana − Tim Pelaksana Smart
Smart City City Daerah
Draft Awal Masterplan Smart City (Pendahuluan) Daerah − Tim Pembimbing
− What work
− What doesn’t work
− What should be improved
− Workplan & KPI (What, When, Who)
17:00 + Audiensi Tim Pembimbing dengan Kepala Daerah − Tim Pelaksana − Kepala Daerah
Smart City Daerah
*). Jadwal Menyesuaikan. − Tim Pembimbing
Jadwal Program Pendampingan: Bimtek #3 (Day 1/2)
BIMTEK WAKTU KEGIATAN NARASUMBER PESERTA
Bimtek #3 Progress Review + Penyelarasan Draft Masterplan Smart City + Koordinasi Implementasi Program Quick Win
Hari Ke – 1 09:00 – 10:30 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana Smart − Tim Pembimbing
City Daerah
Draft Awal Masterplan Smart City (Roadmap Implementasi Program Pembangunan Smart City) Jangka Pendek 1 Tahun (2021-2022) dan
Jangka Menengah 5 Tahun (2021-2025)
− What work
− What doesn’t work
− What should be improved
− Workplan & KPI (What, When, Who)
10:30 – 10:45 Coffee Break
10:45 – 12:00 Pemaparan dan Diskusi − Tim Pelaksana Smart − Tim Pembimbing
City Daerah
− OPD Terkait
Analisa Kesenjangan Aplikasi e-Gov & Program Integrasi Aplikasi e-gov “Smart e-gov” (2/2)
− What work
− What doesn’t work
− What should be improved
− Workplan & KPI (What, When, Who)
12:00 – 13:00 Istirahat dan Makan Siang
13:00 – 15:00 Diskusi − Tim Pelaksana Smart − Tim Pembimbing
City Daerah
− OPD Terkait
Jadwal dan Penugasan Pelaksanaan Integrasi Aplikasi “Smart e-Gov”.
− Indikator Keberhasilan
− Pelaksana
− Kerjasama
− Pembiayaan
− Monitoring & Evaluasi
− Timeline
15:00 – 15:30 Coffee Break
15:30 – 17:00 Diskusi − Tim Pelaksana Smart − Tim Pembimbing
City Daerah
− Finalisasi Program Kolaborasi Masterplan Kawasan − Smart City Forum
17:00 + Audiensi Tim Pembimbing dengan Kepala Daerah. − Tim Pelaksana Smart − Kepala Daerah
City Daerah
− Tim Pembimbing
Kesiapan
Masyarakat
Kesiapan Infrastruktur
fisik, TIK, dan sosial
Kesiapan Kebijakan
Kesiapan SDM, (Peraturan Daerah),
Kemampuan birokrasi, Kelembagaan, dan
Kemamampuan Pelaksanaan
Anggaran
Sasaran : mewujudkan tata kelola dan tata pamong pemerintahan daerah yang ekfektif, efisien,
komunikatif, dan terus melakukan peningkatan kinerja birokrasi melalui inovasi dan adopsi
teknologi yang terpadu.
a. Pelayanan Publik (Public Service)
- Pelayanan administrasi kepada masyarakat: produk ini meliputi status kewarganegaraan, status usaha, sertifikat kompetensi, kepemilikan, atau penguasaan
atas barang. Wujud dari produk tersebut adalah dokumen - dokumen resmi seperti SIUP, ijin trayek, ijin usaha, akta, kartu tanda penduduk, sertifikat tanah,
dan lain sebagainya.
- Peningkatan penyediaan sarana prasarana dan monitoring penyediaan kebutuhan bahan pokok untuk masyarakat misalnya sembilan bahan pokok, air
bersih, dan lain-lain.
- Peningkatan penyediaan sarana prasarana dan monitoring penyediaan kebutuhan jasa pokok bagi masyarakat misalnya jaringan telepon, listrik, internet, dan
lain-lain.
b. Manajemen Birokrasi Yang Efisien (Bureaucracy)
- Tata kelola birokrasi yang berorientasi pada keadilan (fairness), bertanggung-jawab (accountability) dan keterbukaan (transparency).
Misalnya: sistem e-planning, e-budgeting, e-monev dan lain-lain. Pengembangan aplikasi e-gov harus diarahkan menuju integrated & inter-operability e-gov
atau yang saling berkomunikasi dan terhubung antar satu aplikasi dengan aplikasi lainnya serta lintas OPD atau yang disebut dengan Smart e-Gov.
Pelayanan Smart e-Gov ini perlu didukung dengan sebuah “City Operation Center (COC)”.
c. Efisiensi Kebijakan Publik (Public Policy)
- Pengambilan kebijakan publik dengan mengutamakan pada aspek yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui mekanisme mendengarkan
aspirasi masyarakat secara berkesinambungan.
- Sistem informasi kebijakan pemerintah (Perda dan Peraturan Kepala Daerah) yang dapat diakses oleh masyarakat dengan mudah.
(2) Smart Branding
Sasaran : peningkatan daya saing daerah dengan penataan wajah kota dan pemasaran potensi
daerah baik dalam lingkup lokal, nasional maupun internasional.
Sasaran : mewujudkan lingkungan tempat tinggal yang layak tinggal, nyaman, dan efisien.
Sasaran : mewujudkan ekosistem sosio-teknis masyarakat yang humanis dan dinamis, baik fisik
maupun virtual untuk terciptanya masyarakat yang produktif, komunikatif, dan interaktif dengan
digital literacy yang tinggi.
a. Mewujudkan Interaksi Masyarakat Yang Efisien (Community)
- Interaksi sosial masyarakat terjadi secara paralel antara individu dengan individu yang lain, individu dengan kelompok sosial, dan
antar kelompok sosial, baik secara fisik maupun virtual (digital) dengan sasaran mewujudkan partisipasi publik dalam pembangunan
daerah. Contoh: berbagai program untuk mendukung berbagai kemajuan Smart City misalnya program-program kepemudaan,
peningkatan keahlian UKM dan lain-lain.
- Pengembangan komunitas warga melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia baik secara individu, sosial mampu
memanfaatkan lingkungan digital dengan positif dan produktif. Misalnya edukasi tentang market place dan lain-lain.
b. Membangun Ekosistem Belajar Yang Efisien (Learning)
- Mewujudkan ekosistem pendidikan yang sang saling mendudukung antara pendidikan formal dan non-formal untuk memberi
kesempatan yang seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat untuk mendapatkan akses terhadap pendidikan termasuk bagi
masyarakat yang disable.
- Membangun platform edukasi bagi masyarakat misalnya smart school, smart campus, smart pesantren, smart training program dan
lain-lain.
c. Mewujudkan Sistem Keamanan Masyarakat (Security)
- Mewujudkan suatu sistem atau manajemen keamanan dan keselamatan bagi warga masyarakat baik perlindungan keselamatan
jiwa, keselamatan properti atau harta benda, dan keselamatan atas risiko bencana bagi masyarakat dengan memanfaatkan
sumberdaya dan alat kelengkapan pemerintah maupun teknologi sensor digital atau Internet of Thing (IoT).
(6) Smart Environment
Sasaran : mewujudkan tata kelola lingkungan yang baik, bertanggung-jawab, dan berkelanjutan.
Source: New Indonesia, Dari Smart City Menuju Smart Nation (2016). Elexmedia KG
Kerangka Arsitektur Smart City & Teknologi Informasi
Aplikasi
Keamanan Informasi
City Operation Center (COC) | Data Center | NOC | WAN | MAN | Fiber | 4G/5G
Sensing
Struktur (SDM, Tata Kelola/Pamong, Anggaran) | Infrastruktur (fisik, sosial, TIK) | Suprastruktur (Kebijakan, Lembaga, Pelaksanaan)
Kelembagaan,
Perencanaan, dan
Kebijakan Smart City
Pembangunan Kelembagaan Smart City
Tim Proposal
Smart City Inisiatif / Proyek Pengoperasian
● Mewadahi partisipasi aktif masyarakat dalam rangka mendukung program dan kegiatan smart city melalui
kritik, usulan pemikiran, kegiatan nyata yang bersinergi
● Pemerintah daerah bisa menginisiasi, mefasilitasi, mendukung dan/atau menjadi anggota
● Anggota terdiri dari semua pihak yang kompeten sesuai fokus dari kegiatan forum (terserah kepada
pembentuk/penyelenggara)
● Menampung, merumuskan dan membahas usulan, kebutuhan dan aspirasi
● Beberapa contoh forum yang dapat dibentuk
a) Forum Pelestari Lingkungan
b) Forum Pemuda Smart City
c) Forum Energi Terbarukan
d) Forum Keindahan Estetika
e) Forum Budaya dan Heritage Kota
f) Dan lain lain
Hubungan Kelembagaan Smart City
Sisi Bisnis / Pelaku Usaha / Kerjasama Smart City
● PPP Project/KPBU
● Fasilitasi Kerjasama dengan Pihak Terkait
● Product dan Service Catalog for Smart City
● Cerita Keberhasilan
● White Paper
● Sponsorship
Source: Kusek & Rist, Ten Steps to a Results-Based Monitoring and Evaluation System : A Handbook for Development Practitioners (2004)
Smart City Perlu Dukungan Smart e-Gov & COC
eFinancial
Branding Management
eFinancial
ePlanning Control
Economy
City Operation
Center (COC) Smart
z
e-Gov
Living
“Integrated
& Interoperability”
Buku I
•Analisis Masa Depan
•Analisis Kesiapan Daerah
•Analisis Strategi Pembangunan Smart City
•Analisis Visi Pembangunan Smart City
Buku II
•Bagian Awal
•Kata Sambutan
•Daftar Isi, Gambar, dan Tabel
•Bagian Isi
•Pendahuluan
•Kerangka Pikir Masterplan Smart City
•Arah Pembangunan Smart City
•Program dan Rencana Aksi Pembangunan Smart City
•Bagian Akhir
•Penutup
Masterpan Smart City
Buku III
•Latar Belakang
•Visi Smart City Daerah
•Strategi Pembangunan Smart City Daerah
•Smart Governance
•Smart Branding
•Smart Economy
•Smart Living
•Smart Society
•Smart Environment
•Peta Jalan Smart City
Buku Quickwins
•Visi dan Prioritas RPJMD
•Visi dan Sasaran Smart City Daerah
•Profil Smart City Daerah
•Manajemen Risiko Quickwins
•Penutup
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• BUKU I
1. Analisa Masa Depan
1.1. Analisis Visi Pembangunan Daerah
1.2. Analisis Kondisi Eksternal
analisis tren pembangunan smart city dunia (perkembangan P-E-S-T-E-L (politic - economy - social - tech -
environment – law/legal); dan konten-konten terkait konteks kawasan
2. Analisis Kesiapan Daerah
2.1. Nature
2.2. Struktur
2.3. Infrastruktur
2.4. Suprastruktur (Kebijakan & Kelembagaan)
2.5. Culture
3. Analisis Strategi Pembangunan Smart City
3.1. Analisis Gap
3.2. Analisis SWOT
3.3. Analisis TOWS → pengembangan hingga pada strategi per dimensi smart city
4. Analisis Visi Pembangunan Smart City
4.1. Visi, Misi, Smart City
4.2. Sasaran Smart City Daerah
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• BUKU II
Bagian Awal
Sampul, Kata Sambutan, Daftar Isi, Daftar Gambar, Daftar Tabel
Bagian Isi
1. Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
1.2. Tujuan
1.3. Landasan Hukum
2. Kerangka Pikir Masterplan Smart City
Menuangkan keterhubungan antara buku Masterplan Smart City dengan RPJMD, Renstra OPD,
dokumen masterplan/perencanaan lainnya (TIK, e-Gov, SPBE, dll) dan SNI ISO 37122:2019
3. Arah Pembangunan Smart City Daerah
3.1. Visi, Misi dan Sasaran Smart City Daerah: mengacu pada Buku 1
3.2. Indikator Utama Smart City Daerah: indikator utama disampaikan dalam bentuk kuantitatif dan
merupakan penjabaran dari sasaran; Idealnya daftar indikator utama yang akan dicapai mengacu
pada SNI ISO 37122:2019 serta dipetakan per dimensi
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• BUKU II
4. Program dan Rencana Aksi Pembangunan Smart City
4.1. Peta Jalan Pembangunan Smart City: peta jalan dibuat dalam format diagram yang mudah dipahami
seperti misalnya menggunakan fishbone diagram dengan informasi waktu
4.2. Program Pembangunan Smart City: program dikelompokkan per dimensi dan dihubungkan dengan
sasaran pembangunan smart city dan juga indikator utama sebagaimana dituangkan dalam subbab 2.2.
Buku 2
4.2.1. Program Smart Governance
4.2.2. Program Smart Branding
4.2.3. Program Smart Economy
4.2.4. Program Smart Living
4.2.5. Program Smart Society
4.2.6. Program Smart Environment
4.3. Rencana Aksi: terdiri atas rencana aksi untuk Pengembangan Kebijakan dan Kelembagaan,
Pengembangan Infrastruktur Pendukung, Pengembangan Aplikasi dan Perangkat Lunak, serta
Penguatan Literasi
4.3.1. Rencana Aksi Pengembangan Kebijakan dan Kelembagaan
4.3.2 Rencana Aksi Pembangunan Infrastktur Pendukung Smart City
4.3.3 Rencana Aksi Pengembangan Aplikasi/Sistem informasi Pendukung Smart City
4.3.4. Rencana Aksi Penguatan Literasi
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• BUKU II
Bagian Akhir
5. Penutup
Ringkasan dari seluruh arah pembangunan smart city daerah beserta
sasaran dan indikatornya serta pandangan umum mengenai program
dan rencana aksi pembangunan smart city daerah
Lampiran
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• BUKU III
Buku 3 (Executive Summary Masterplan Smart City Daerah) yang terdiri dari:
I. Latar Belakang
II. Visi Smart City Daerah
III. Strategi Pembangunan Smart City
III.1 Smart Governance
III.2 Smart Branding
III.3 Smart Economy
III.4 Smart Living
III.5 Smart Society
III.6 Smart Environment
IV. Peta Jalan Smart City Daerah
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• Buku Quickwins
1. Visi dan Prioritas RPJMD
1.1. Visi, Misi dan Sasaran RPJMD
1.2. Pemetaan Misi dan Sasaran RPJMD terhadap Dimensi Smart City
2. Visi dan Sasaran Smart City Daerah
2.1. Visi Smart City Daerah
2.2. Sasaran Jangka Pendek Smart Governance
2.3. Sasaran Jangka Pendek Smart Branding
2.4. Sasaran Jangka Pendek Smart Economy
2.5. Sasaran Jangka Pendek Smart Society
2.6. Sasaran Jangka Pendek Smart Living
2.7. Sasaran Jangka Pendek Smart Environment
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• Buku Quickwins
1. Visi dan Prioritas RPJMD
1.1. Visi, Misi dan Sasaran RPJMD
1.2. Pemetaan Misi dan Sasaran RPJMD terhadap Dimensi Smart City
2. Visi dan Sasaran Smart City Daerah
2.1. Visi Smart City Daerah
2.2. Sasaran Jangka Pendek Smart Governance
2.3. Sasaran Jangka Pendek Smart Branding
2.4. Sasaran Jangka Pendek Smart Economy
2.5. Sasaran Jangka Pendek Smart Society
2.6. Sasaran Jangka Pendek Smart Living
2.7. Sasaran Jangka Pendek Smart Environment
Outline Masterplan Smart City 2021
Kominfo
• Buku Quickwins
INDIKATOR SNI
SUB-DIMENSI 37122:2019
Keterangan:
• Sasaran ditetapkan untuk tiap Sub-Dimensi;
• Strategi dirumuskan untuk mencapai tiap Sasaran;
• Program pembangunan pada Peta Jalan dan Rencana Aksi dikaitkan ke tiap Strategi;
• Sasaran dan Program Pembangunan direlasikan ke Indikator SNI ISO 37122:2019.
Updating Outline Masterplan Smart City ver. 2021
Kominfo
• Peta Keterkaitan MP Smart City dan RPJMD/dokumen perencanaan lain
INDIKATOR SNI PROGRAM
37122:2019 (PETA JALAN)
Peluang
a. ……...……………. Strategi Peluang dan Kekuatan Strategi Kelemahan dan Peluang
b. ……………………
c. ……………………
d. ……...…………….
Ancaman
a. ……...……………. Strategi Ancaman dan Kekuatan
Strategi Kelemahan dan Ancaman
b. ……………………
c. ……………………
d. ……...…………….
Kertas Kerja Analisis SWOT-TOWS Smart Governance (contoh)
Analisis SWOT-TOWS
Kekuatan Kelemahan
Faktor Internal [Link] 50 ASN dengan latar pendidikan [Link] tersedia sistem informasi kepegawaian
bidang TI [Link] ada kebijakan yang mengatur tentang
[Link] keuangan daerah yang pemanfaatan TIK
mencukupi
Faktor Eksternal
Peluang Strategi Peluang dan Kekuatan Strategi Kelemahan dan Peluang
[Link] perguruan tinggi yang memiliki [Link] berbagai program dan inovasi [Link] sama dengan perguruan tinggi untuk
kompetensi bidang TIK dengan perguruan tinggi dengan pendanaan pengembangan sistem informasi kepegawaian
[Link] dukungan dari vendor TIK gabungan antara pemda dan perguruan tinggi [Link] sama dengan perguruan tinggi untuk
[Link] kapasitas dan kapabilitas melalui perumusan kebijakan pemanfaatan dan tata
pelatihan dengan kerja sama vendor kelola TI
[Link] peningkatan kualitas layanan [Link] ASN untuk mengembangkan [Link] peta jalan pengembangan layanan
berbasis TIK dari masyarakat layanan publik berbasis TIK publik yang berbasis TIK
[Link] harga teknologi dari waktu ke [Link] prioritas pengadaan teknologi [Link] kajian terkait ROI terhadap
waktu secara berkala sesuai APBD pengadaan/adopsi teknologI
Pemetaan Misi dan Sasaran RPJMD Terhadap Dimensi Smart City (contoh)
rnance
brandi
enviro
Gocve
econo
Smart
Smart
Smart
Smart
Smart
No Misi Tujuan Sasaran
societ
smart
ment
living
my
ng
Tujuan Sasaran
y
1 Meningkatkan Meningkatnya Indeks Meningkatny Persentase
penerapan nilai-nilai ketentraman dan Ketentraman a penanganan
keagamaan dalam ketertiban dan ketertiban ketentraman kasus
kehidupan masyarakat dan ketentraman
bermasyarakat menuju ketertiban dan ketertiban
masyarakat yang masyarakat
religius.
… … … … … …
Analisis Kesiapan Daerah
Interpretasi
No. Komponen Nilai/Kondisi
Baik Sedang Buruk
1 Persentase Nilai Pendapatan Asli Daerah terhadap Total Pendapatan
Daerah
2 Nilai Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Lalu
3 Persentase Belanja Pegawai terhadap Total
Belanja Daerah
4 Persentase Belanja Infrastruktur terhadap Total Belanja Daerah
5 Jumlah Anggaran untuk Belanja Smart City yang dapat dialokasikan di dalam
APBD Tahun 2017
6 Jumlah Anggaran untuk Belanja Smart City yang dapat dialokasikan di dalam
APBD Tahun 2018
7 Jumlah program pembangunan untuk mendukung smart city di
daerah
Interpretasi
No Komponen Nilai/Kondisi
Baik Sedang Buruk
1 Persentase luas area dengan jaringan 4G atau 3G
2 Tersedianya jaringan broadband access untuk
masyarakat
3 Jumlah lokasi wireless untuk publik
4 Persentase rumah tangga yang terlayani listrik
5 Jumlah kejadian pemadaman listrik setiap bulan
(dalam jam)
6 Jumlah sekolah yang memiliki akses internet
7 Jumlah rumah sakit yang menggunakan sistem
layanan elektronik/online
Analisis Kesiapan Daerah
Analisis Kesiapan Infrastruktur Sosial Daerah
Interpretasi
No Komponen Nilai/Kondisi
Baik Sedang Buruk
1 Adanya pusat kegiatan belajar masyarakat di
tingkat kelurahan/desa
2 Adanya Ruang Terbuka Publik di tingkat RW
3 Adanya aula/balai warga di tingkat
kelurahan/desa
4 Jumlah fasilitas olahraga di tingkat
kelurahan/desa
5 Ketersediaan perpustakaan umum yang dikelola oleh
pemerintah daerah
Analisis Kesiapan Daerah
Analisis Kesiapan Kebijakan Daerah
Interpretasi
No Komponen Nilai/Kondisi
Baik Sedang Buruk
1 Adanya Peraturan Daerah tentang Dewan Smart City
Daerah
2 Adanya Peraturan Kepala Daerah tentang Tim
Interpretasi
No Komponen Nilai/Kondisi
Baik Sedang Buruk
1 Adanya Dewan Smart City Daerah
2 Adanya Tim Pelaksana Smart City Daerah
3 Adanya SOP smart city daerah
4 Adanya tata pamong yang bertugas sebagai
Tuliskan berbagai tren atau perubahan meliputi tren teknologi, hukum, ekonomi, sosial budaya, dan lain-lain yang akan
mempengaruhi kebijakan dan standar pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat atau stakeholder lainnya.
1. ….
2. ….
3. ….
4. ….
5. ….
Analisis Tren Smart City
Tuliskan berbagai perubahan perilaku dan harapan masyarakat yang mempengaruhi harapan terhadap kebijakan dan
standar pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat atau stakeholder lainnya.
1. ….
2. ….
3. ….
4. ….
5. ….
Analisis Tren Smart City
Analisis Daya Saing Kota Dibandingkan Dengan Kota-Kota Lainnya Dan Kota Lain
Sebagai Pesaing Di Tingkat Internasional
Tuliskan daya saing daerah yang dimiliki dibandingkan dengan beberapa daerah/kota lain atau kota di luar negeri yang
akan menjadi benchmark dan tolok ukur keberhasilan pembangunan bahkan sebagai pesaing.
1. ….
2. ….
3. ….
4. ….
5. ….
Analisis Tren Smart City
Tuliskan berbagai organ pemerintah dan kebijakan yang mendukung terwujudnya ekosistem smart city.
1. ….
2. ….
3. ….
4. ….
5. ….
Analisis Sasaran Smart City
Isian Sasaran Pembangunan Smart City Daerah Per Dimensi
DIMENSI SUB-DIMENSI SASARAN DASAR PEMIKIRAN
SMART GOVERNANCE LAYANAN PUBLIK
BIROKRASI
PERANCANGAN KEBIJAKAN
KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
KESEHATAN
TRANSPORTASI
EKOSISTEM BELAJAR/PENDIDIKAN
KEAMANAN MASYARAKAT
1. PROGRAM 2. TUJUAN 3. SASARAN 4. INDIKATOR 5. USULAN 6. SUMBER 7. PELAKSANA 8. KERJASAMA 09. TIMELINE
KERJA KEBERHASILAN ANGGARAN PEMBIAYAAN
…………………………… ………………………….. ………………………….. ………………………….. ………………………….. ………………………….. ………………………….. ………………………….. …………………………..
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
…………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ………………………….. …………………………… …………………………… …………………………..
…………………………… …………………………… ………………………….. …………..……………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… ……………………………
Roadmap Implementasi Smart City: Program Smart City
…
Manajemen Birokrasi 1.
yang Efisien
2.
…
Efisiensi Kebijakan 1.
Publik
2.
…
Roadmap Implementasi Smart City: Rencana Aksi
Rencana Aksi/Tahun
Pengembangan
Sub-Dimensi Strategi Program/Kegiatan Infrastruktur Perangkat Lunak Tahu
Kebijakan & Tahun Tahun Tahun Penguatan Literasi
Pendukung Pendukung n
Kelembagaan
Layanan Publik Peningkatan 1. Pengembanga 1. Pembuatan 2020 1. Pengadaan 2020 1. Pengemban 2020 1. Sosialiasi 2020-
aksesibilitas, n sistem rancangan server gan aplikasi menggunak 2024
kemudahaan informasi perbup/perwali untuk akte an kanal-
dan pelayanan yang mewajibkan mendukung kelahiran kanal media
kesederhanaa publik pemanfaatan /hosting dan sosial 2020-
n, serta berbasis data NIK untuk aplikasi dan kematian 2021 2024
kepastian ketunggalan seluruh aplikasi data akte 2020-2024 1. Pendayagun
pelayanan identitas layanan kelahiran/k 1. Pengemban aan
publik digital a. Aplikasi akte kependudukan ematian gan sistem komunitas
berbasis kelahiran dan dashboard untuk
ketunggalan Kematian 1. Pemelihara kependuduk penyebarlua
identitas b. Dashboard an an dan capil san program
Sistem infrastruktu
informasi r
Kependuduka pendukung
n dan Capil aplikasi dan
Online sistem
dashboard
2.
…
Manajemen 1.
Birokrasi yang 2.
Efisien
…
Efisiensi Kebijakan 1.
Publik 2.
…
Membuat Kebijakan Smart City