0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
96 tayangan5 halaman

SOP Tindak Lanjut Kasus GHPR Buleleng

Surat ini berisi tentang SOP tindak lanjut kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di Kabupaten Buleleng. SOP ini memberikan panduan bagi fasilitas kesehatan di Buleleng dalam menangani kasus GHPR mulai dari penerimaan pasien, perawatan luka, pemberian vaksin, hingga pelaporan kasus. Kasus GHPR harus dilaporkan setiap hari melalui formulir Google yang dikirimkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.

Diunggah oleh

Putu Dewi Anggreni
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
96 tayangan5 halaman

SOP Tindak Lanjut Kasus GHPR Buleleng

Surat ini berisi tentang SOP tindak lanjut kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di Kabupaten Buleleng. SOP ini memberikan panduan bagi fasilitas kesehatan di Buleleng dalam menangani kasus GHPR mulai dari penerimaan pasien, perawatan luka, pemberian vaksin, hingga pelaporan kasus. Kasus GHPR harus dilaporkan setiap hari melalui formulir Google yang dikirimkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.

Diunggah oleh

Putu Dewi Anggreni
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG

DINAS KESEHATAN
Jalan Veteran Nomor 15 Singaraja  (0362) 21789

Singaraja, 7 Maret 2023


Kepada Yth :
Nomor : [Link]/1555/ III/ 2023
1. Direktur RSUD Kab. Buleleng
Lamp. :
2. Direktur RSUD Tangguwisia
Perihal : SOP Tindak Lanjut Kasus GHPR
3. Direktur RSUD Giriemas
4. Kepala Puskesmas Se-Kab. Buleleng
di-
Tempat

Dengan Hormat,
Berikut disampaikan Standard Operating Procedure (SOP) Tindak Lanjut Kasus Gigitan
Hewan Penular Rabies (GHPR). SOP dimaksud agar dijadikan pedoman dan panduan oleh
Rabies Center se-Kabupaten Buleleng dalam melaksanakan program rabies khususnya dalam
mengelola kasus GHPR di Kabupaten Buleleng
Kasus GHPR yang dilayani agar dikirim melalui google form dengan link
[Link] Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Pengelola
Program Rabies Dinas Kesehatan Kab. Buleleng : Gede Wahyu Kurniasa 081999914301
Demikian disampaikan untuk bisa dilaksanakan, terima kasih.

Tembusan disampaikan kepada Yth :

1. Bapak [Link] Buleleng sebagai laporan


2. Bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng sebagai laporan
3. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali
4. Arsip

Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan


sertifikat elektronik yang diterbitkan oleh Balai Sertifikasi Elektronik,
Badan Siber Sandi Negara
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
BIDANG PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT
DINAS KESEHATAN KABUPATEN BULELENG

A. STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

NOMOR SOP : [Link]/1554/ III/ 2023

TGL. PEMBUATAN : 7 Maret 2023


TGL. REVISI :-
TGL. EFEKTIF : 7 Maret 2023
DISAHKAN OLEH Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten Buleleng

DINAS KESEHATAN
PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG dr. Sucipto, [Link].,M.A.P
NIP. 197001162003121005

NAMA SOP : SOP TINDAK LANJUT KASUS GHPR

DASAR HUKUM KUALIFIKASI PELAKSANA

1. U.U No 4 Tahun 1984 Tentang Wabah


2. Permenkes No.560 Tahun 1989, tentang penyakit yang dapat
menimbulkan wabah,tata cara penyampaian laporan dan tatacara
penanggulangan seperlunya.
3. Permenkes No.374/menkes/per/III/2010 tentang pengendalian
vector.
4. PP No 47 Tahun 2014 Tentang Pengendalian Dan Penanggulangan
Penyakit Menular

KETERIKATAN: PERALATAN/PERLENGKAPAN

1. Lembaran Kerja dan Rencana Kerja


2. Term of Reference
3. Alat Tulis Kantor
4. Jaringan Internet

PERINGATAN: PENCATATAN DAN PENDATAAN

-Disimpan dalam bentuk softcopy dan hardcopy


PELAKSANA PENDUKUNG

PETUGAS
NO KEGIATAN TIM RABIES PETUGAS PETUGAS SUB
KEPALA KEPALA
UGD/POLI FASKES RABIES RABIES DINAS KOORDINATOR KABID P2P KELENGKAPAN WAKTU OUTPUT
PUSKESMAS DINAS
RS/PUSK PENERIMA PUSKESMAS KESEHATAN P2PM
GHPR

Tim UGD/Pol RS/Pusk menerima pasien


1 kartu pasien 1 jam kartu pasien
GHPR
Tim UGD/Pol RS/Pusk memberikan
SOP/ Protap Pasien
2 perawatan luka, pemberian VAR, dan 1 jam
pelayanan, dll terlayani
KIE pada pasien
Tim UGD/Pol RS/Pusk melakukan SOP/ Protap Pasien
3 1 jam
rujukan kasus apabila diperlukan pelayanan, dll terlayani
Tim UGD/Pol RS/Pusk meneruskan
4 informasi kasus GHPR ke petugas rabies data pasien 1 jam data GHPR
RS/Pusk yang bersangkutan
petugas Rabies faskes penerima GHPR
Laporan
mengirim laporan BNBA GHPR ke
5 Data GHPR 1 jam harian GHPR
petugas rabies kabupaten setiap hari
Google form
melalui Google Form
Laporan
Pertugas rabies Dinas Kesehatan Laporan
harian GHPR
6 melakukan verifikasi dan validasi data harian GHPR 1 hari
Google form
laporan BNBA puskesmas Google form
terverifikasi
Laporan
Petugas rabies Dinas Kesehatan harian GHPR rekap laporan
7 1 hari
melakukan rekapitulasi data Google form GHPR
terverifikasi
Petugas rabies Dinas Kesehatan
rekap laporan rilis GHPR
8 membuat rilis laporan BNBA harian 1 hari
GHPR harian
rabies kabupaten
petugas rabies Dinas Kesehatan rilis GHPR
rilis GHPR
9 mengirim rilis laporan BNBA harian 1 hari harian terkirim
harian
rabies ke WA Group Buldog Free Rabies ke WAG
petugas Rabies Pusk memasukkan
kasus GHPR yang berasal dari wilayah
kerjanya ke dalam buku register GHPR Register
masing - masing puskesmas rilis GHPR GHPR masing
10 1 jam
berdasarkan rilis harian yang dikirim oleh harian - masing
petugas rabies kabupaten via WA Group puskesmas
Buldog Free Rabies

petugas Rabies Pusk melakukan


pemantauan sampai tuntas kondisi Kasus GHPR
Data Kasus
11 pasien yang berasal dari wilayah 7-30 hari selesai
GHPR
kerjanya dan memberikan VAR lanjutan tertangani
PELAKSANA PENDUKUNG

PETUGAS
NO KEGIATAN TIM RABIES PETUGAS PETUGAS SUB
KEPALA KEPALA
UGD/POLI FASKES RABIES RABIES DINAS KOORDINATOR KABID P2P KELENGKAPAN WAKTU OUTPUT
PUSKESMAS DINAS
RS/PUSK PENERIMA PUSKESMAS KESEHATAN P2PM
GHPR

Petugas Rabies Pusk menghentikan


pemberian var VAR lanjutan apabila hasil Kasus GHPR
Data Kasus
12 pemeriksaan sample HPR negatif atau 7 - 14 hari selesai
GHPR
HPR kondisinya sehat di hari ke-14 tertangani

Petugas Rabies Pusk melaporkan setiap Kegiatan


Laporan
13 tahapan kegiatan program rabies kepada Program 1 tahun
kegiatan
Kepala Puskesmas Rabies
SOP tata kelola
Petugas rabies Dinas Kesehatan
SOP tata kelola GHPR
14 mengingatkan petugas di faskes untuk 1 tahun
GHPR terlaksana
melakukan tata kelola program rabies
dengan tertib
Petugas rabies Dinas Kesehatan rilis GHPR
rilis GHPR
15 melaporkan rilis kasus BNBA harian ke 1 jam harian
harian
Sub Koordinator P2PM terlaporkan
Sub Koordinator P2PM melakukan SOP tata kelola
16 monitoring dan evaluasi kegiatan GHPR, laporan 1 tahun hasil monev
program rabies GHPR
Sub Koordinator P2PM melaporkan data data program kegiatan
17 program rabies serta hasil monitoring rabies dan hasil 1 tahun program rabies
dan evaluasi ke Kepala Bidang P2P monev terlaporkan

Kepala Bidang P2P melakukan analisa data program


18 data dan evaluasi kebijakan program rabies dan hasil 1 tahun hasil analisa
rabies kabupaten monev
Kepala Bidang P2P melaporkan dan
memberikan rekomendasi kebijakan
rekomendasi
19 berdasarkan analisa data dan evaluasi hasil analisa 1 tahun
kebijakan
kebijakan kepada Kepala Dinas
Kesehatan
laporan
Kepala Puskesmas melakukan
program
20 pengawasan, monitoring dan evaluasi 1 tahun hasil monev
rabies
program Rabies Puskesmas
puskesmas
kebijakan
Kepala Puskesmas menetapkan
program
21 kebijakan dan strategi pelaksanaan hasil monev 1 tahun
tingkat
program Rabies di tingkat puskesmas
puskesmas
laporan
laporan
kegiatan
Kepala puskesmas melaporkan kegiatan kegiatan
program
22 program Rabies puskesmas kepada program 1 tahun
tingkat
Kepala dinas Kesehatan tingkat
puskesmas
puskesmas
terlaporkan
PELAKSANA PENDUKUNG

PETUGAS
NO KEGIATAN TIM RABIES PETUGAS PETUGAS SUB
KEPALA KEPALA
UGD/POLI FASKES RABIES RABIES DINAS KOORDINATOR KABID P2P KELENGKAPAN WAKTU OUTPUT
PUSKESMAS DINAS
RS/PUSK PENERIMA PUSKESMAS KESEHATAN P2PM
GHPR

rekomendasi kebijakan
Kepala Dinas Kesehatan Menentukan
kabid dan program
23 arah kebijakan program rabies 1 tahun
laporan rabies tingkat
Kabupaten
kegiatan kabupaten

Anda mungkin juga menyukai