MAKALAH PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS
DIGITAL
“ FUNGSI DAN MANFAAT MEDIA PEMBELAJARAN SD ”
DISUSUN OLEH :
KELOMPOK 2
ANISA RAHMAYANI ( 21129015 )
MUTIA ADELINA ( 21129434 )
NUR AFNI SAFA YONA ( 21129267 )
PUJI MUSTIKA YETTI ( 21129453 )
SYAHANAZ NAZIRA ( 21129125 )
SESI 21 AT 03
DOSEN PEMBIMBING
DRA. TIN INDRAWATI, M. PD
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2023
KATA PENGANTAR
Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Atas rahmat dan hidayah-Nya, penulis
dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul “Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran
SD” dengan tepat waktu. Makalah disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengembangan
Media Pembelajaran Berbasis Digital.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada Ibuk Dra. Tin Indrawati, [Link] selaku dosen
pembimbing mata kuliah Pendidikan IPS SD yang telah memberikan tugas ini , sehingga dapat
menambah wawasan sesuai dengan bidang studi yang kami tekuni. Ucapan terima kasih juga
disampaikan kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pembuatan makalah ini.
Kami menyadari bahwa dalam makalah ini masih terdapat berbagai kekurangan dan
kesalahan, baik dari segi isi maupun dari segi bahasa. Untuk itu, kami mengharapkan kritik dan
saran dari pembaca untuk menyempurnakan makalah ini. Kami berharap agar makalah ini dapat
berguna dan bermanfaat bagi pembaca. Akhir kata, penulis mengucapkan terimakasih.
Padang, Februari 2023
Kelompok 2
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................................... i
DAFTAR ISI ............................................................................................................ ii
BAB I. PENDAHULUAN ........................................................................................ 1
A. Latar Belakang .............................................................................................. 1
B. Rumusan Masalah ......................................................................................... 1
C. Tujuan Penulisan ........................................................................................... 1
BAB II. PEMBAHASAN .......................................................................................... 2
A. Manfaat Media Pembelajaran ........................................................................ 2
B. Fungsi Media Pembelajaran ........................................................................... 5
C. Makna Media Pembelajaran Bagi Guru .......................................................... 6
D. Alasan Penggunaan Media Pembelajaran ....................................................... 8
BAB III. PENUTUP .................................................................................................. 9
A. Kesimpulan ................................................................................................... 9
B. Saran ............................................................................................................. 9
SUMBER RUJUKAN ............................................................................................... 10
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Media pembelajaran merupakan salah satu komponen pembelajaran yang mempunyai
peranan penting dalam Kegiatan Belajar Mengajar. Pemanfaatan media seharusnya merupakan
bagian yang harus mendapat perhatian guru / fasilitator dalam setiap kegiatan pembelajaran.
Oleh karena itu guru / fasilitator perlu mempelajari bagaimana menetapkan media pembelajaran
agar dapat mengefektifkan pencapaian tujuan pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Pada
kenyataannya media pembelajaran masih sering terabaikan dengan berbagai alasan, antara lain:
terbatasnya waktu untuk membuat persiapan mengajar, sulit mencari media yang tepat, tidak
tersedianya biaya, dan lain-lain. Hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi jika setiap pendidik /
fasilitator telah mempunyai pengetahuan dan ketrampilan mengenai media pembelajaran.
Sebagai calon guru, terutama mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar tentunya perlu
memiliki pengetahuan mengenai media pembelajaran. Media pembelajaran memiliki
kedudukan yang penting dalam proses pembelajaran dan pencapaian tujuan dalam
pembelajaran. Oleh karena itu, perlu adanya pemahaman mengenai pengertian, fungsi, dan
manfaat media pembelajaran. Hal tersebut akan bermanfaat pada penyampaian materi
pembelajaran yang maksimal dengan penggunaan media yang tepat. Dengan adanya
makalah ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam memahami pengertian, fungsi
dan juga manfaat media pembelajaran.
B. Rumusan Masalah
Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam pembuatan makalah ini yaitu :
1. Apa Manfaat Media Pembelajaran ?
2. Apa Fungsi Media Pembelajaran ?
3. Apa Makna Media Pembelajaran Bagi Guru ?
4. Apa Alasan Penggunaan Media Pembelajaran ?
C. Tujuan Penulisan
Adapun yang menjadi tujuan masalah dalam pembuatan makalah ini adalah :
1. Mengetahui Apa Manfaat Media Pembelajaran
2. Mengetahui Apa Fungsi Media Pembelajaran
3. Mengetahui Apa Makna Media Pembelajaran Bagi Guru
4. Mengetahui Apa Alasan Penggunaan Media Pembelajaran
BAB II
PEMBAHASAN
A. Fungsi Media Pembelajaran
Salah satu kompetensi yang harus dimiliki seorang guru profesional adalah kompetensi
paedagogik yang dapat kita definisikan sebagai seni mengajar. Mengingat keperluan tersebut,
seseorang harus memiliki kemampuan dalam mengolah proses kegiatan belajar-mengajar. Untuk
itu diperlukan media pembelajaran yang cocok dan efisien agara tercipta lingkungan belajar yang
kondusif. Perlu kita ketahui bahwa menurut Azhar (1995) pada dasarnya fungsi utama dari media
pembelajaran sendiri merupakan alat bantu yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan
lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru. Semua itu merupakan tujuan utama
media, yakni mengefisienkan proses komunikasi pembelajaran sehingga tercapai tujuan yang
diinginkan (adanya perubahan tingkah laku).
Dalam kaitannya dengan fungsi media pembelajaran, dapat ditekankan beberapa hal
berikut ini:
1. Sebagai sarana bantu untuk mewujudkan situasi pembelajaran yang lebih efektif.
2. Sebagai salah satu komponen yang saling berhubungan dengan komponen lainnya dalam
rangka menciptakan situasi belajar yang diharapkan.
3. Mempercepat proses belajar.
4. Meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar.
5. Mengkongkritkan yang abstrak sehingga dapat mengurangi terjadinya penyakit
verbalisme.
Dalam proses pembelajaran, media pembelajaran memiliki beberapa fungsi. Wina
sanjaya (2014) menjabarkan beberapa fungsi tersebut dalam beberapa jenis yaitu:
1. Fungsi komunikatif
Media pembelajaran digunakan untuk memudahkan komunikasi antara penyampai pesan
dan penerima pesan.
2. Fungsi motivasi.
Dengan menggunakan media pembeLajaran, diharapkan siswa akan lebih termotivasi
dalam belajar. Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran tidak hanya
mengandung unsur artistik saja akan tetapi juga memudahkan siswa mempelajari materi
pelajaran sehingga dapat meningkatkan gairah belajar siswa.
3. Fungsi kebermaknaan.
Melalui penggunaan media, pembelajaran bukan hanya dapat meningkatkan penambahan
informasi berupa data dan fakta sebagai pengembangan aspek kognitif tahap rendah, akan
tetapi dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk menganalisis dan menciptasebagai
aspek kognitif tahap tinggi. Bahkan lebih dari itu dapat meningkatkan aspek sikap dan
keterampilan.
4. Fungsi penyamaan persepsi.
Melalui pemanfaatan media pembelajaran, diharapkan dapat menyamakan persepsi setiap
siswa, sehingga setiap siswa memiliki pandangan yang sama terhadap informasi yang
disuguhkan.
5. Fungsi individualitas.
Pemanfaatan media pembelajaran berfungsi untuk dapat melayani kebutuhan setiap
individu yang memiliki minat dan gaya belajar yang berbeda.
Munadi (2010: 37-48) dalam bukunya yang berjudul “Media Pembelajaran: Sebuah
Pendekatan Baru” mengungkapkan fungsi media pembelajaran secara lebihh komplek yaitu :
1) Fungsi Media pembelajaran sebagai sumber belajar.
Fungsi media pembelajaran sebagai sumber belajar artinya media pembelajaran dapat
berfungsi untuk menggantikan fungsi guru dalam proses pembelajaran dengan
pendekatan teacher center. Contohnya, jika pelaksanaan permbelajaran guru
menggunakan metode ceramah, maka guru dapat menggantinya dengan menggunakan
media berupa video untuk menyampaikan materi pelajaran.
2) Fungsi Semantik.
Fungsi semantik adalah kemampuan media pembelajaran menambah perbendaharaan arti
atau makna dalam pembelajaran. Semantik adalah kajian tentang symbol-simbol
kebahasaan dengan benda-benda yang lain selain dirinya dengan merujuk pada apa yang
dimaksud dan pada apa yang dirujuk (Rosda, 1995:297). Contoh semantik seperti gambar
harimau yang dipakai sebagai simbol keberanian. Dalam hal pembelajaran, gurulah yang
mampu memecahkan makna dari simbol-simbol yang ada dalam proses pembelajaran.
Penggunaan media seringkali mempermudah pemberian dan pemahaman makna dalam
pembelajaran.
3) Fungsi Manipulatif
Fungsi manipulatif pada media pembelajaran yaitu kemampuan merekam, menyimpan,
meletarikan, merekonstruksi, dan mentransportasi suatu peristiwa atau objek. Contohnya
pada media pembelajaran berbasis teknologi, yang mampu merekam sebuah gambar,
suara, kemudian menyimpannya, dan bisa melestarikan materi pelajaran dengan
memfotokopi serta mendokumenkan materi baik berupa file atau fisik. Singkatnya, fungsi
manipulatif media pembelajaran yaitu memiliki kemampuan mengatasi keterbatasan
inderawi manusia dalam mendengar dan melihat, keterbatasan ruang dan keterbatasan
waktu. Menanggapi hal tersebut, guru dapat menggunakan media yang efektif namun
ekonomis sesuai kemampuan dari pihak sekolah.
4) Fungsi psikologis.
Fungsi psikologis dalam media pembelajaran yaitu kemampuan media pembelajaran
untuk mempengaruhi kondisi mental, pikiran dan perilaku manusia. Dengan
menggunakan media pembelajaran yang tepat dan berdayaguna, dapat membuat siswa
lebih tertarik, fokus dan termotivasi terhadap materi ajar. Selain itu, media pembelajaran
mampu mempengaruhi emosi siswa dalam penerimaan dan penolakan terhadap sesuatu
dalam konteks pembelajaran serta membantu siswa untuk melakukan pengamatan kepada
objek
a) Fungsi atensi.
Fungsi atensi media visual merupakan inti, yaitu menarik dan mengarahkan
perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan
makna visual yang ditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran.
b) Fungsi afektif.
Dapat terlihat dari tingkat kenikmatan siswa ketika belajar (atau membaca) teks
yang bergambar. Gambar atau lambang visual dapat menggugah emosi dan sikap
siswa.
c) Fungsi kognitif.
Terlihat dari temuan-temuan penelitian yang mengungkapkan bahwa lambang
visual atau gambar memperlancar pencapaian tujuan untuk memahami dan
mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar.
d) Fungsi kompensatoris.
Media pembelajaran berfungsi untuk mengakomodasikan siswa yang lemah dan
lambat menerima dan memahami isi pelajaran yang disajikan dengan teks atau
disajikan secara verbal.
5) Fungsi sosio-kultural.
Fungsi sosio-kultural dalam media pembelajaran yaitu kemampuan media pembelajaran
dalam mengatasi hambatan sosiokultural antar peserta didik dalam berkomunikasi pada
proses pembelajaran. Sosio-kultural sendiri berkaitan dengan segi sosial dan budaya
masyarakat. Seperti yang kita ketahui, Indonesia dengan wilayah yang luas dan suku
yang beragam, memiliki tingkat sosiokultural yang tinggi. Dan media pembelajaran
membantu untuk mengatasi hambatan tersebut.
Dari pendapat di atas dapat dianalisis bahwa media pembelajaran berfungsi sebagai salah
satu sumber belajar bagi siswa untuk memperoleh pesan dan informasi yang berikan oleh guru
sehingga materi pembelajaran dapat lebih meningkat dan membentuk pengetahuan bagi siswa.
B. Manfaat Media Pembelajaran
Beberapa syarat umum yang harus dipenuhi dalam pemanfaatan media pengajaran dalam
pembelajaran yakni :
a) Media pengajaran yang digunakan harus sesuai dengan tujuan pembelajaran yang
telah ditetapkan.
b) Media pengajarantersebut merupakan media yang dapat dilihat atau didengar.
c) Media pengajaran yang digunakan dapat merespon siswa belajar.
d) Media pengajaran juga harus sesuai dengan kondisi individu siswa
e) Media pengajaran tersebut merupakan perantara (medium) dalam proses
pembelajaran siswa.
Secara umum manfaat media dalam pembelajaran adalah memperlancar interaksi guru
dan siswa, dengan maksud untuk membantu siswa belajar secara optimal. Namun demikian,
secara khusus manfaat media pembelajaran seperti dikemukakan oleh Kemp dan Dayton (1985),
yaitu:
1) Penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan. Guru mungkin mempunyai
penafsiran yang beraneka ragam tentang sesuatu hal. Melalui media, penafsiran
yang beraneka ini dapat direduksi, sehingga materi tersampaikan secara seragam.
2) Proses pembelajaran menjadi lebih menarik.
3) Media dapat menyampaikan informasi yang dapat didengar (audio) dan dapat
dilihat (visual), sehingga dapat mendeskripsikan prinsip, konsep, proses maupun
prosedur yang bersifat abstrak dan tidak lengkap menjadi lebih jelas dan lengkap.
4) Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif.
5) Jika dipilih dan dirancang dengan benar, maka media dapat membantu guru dan
siswa melakukan komunikasi dua arah secara aktif. Tanpa media, guru mungkin
akan cenderung berbicara “satu arah” kepada siswa.
6) Jumlah waktu belajar dapat dikurangi. Seringkali terjadi, para guru banyak
menghabiskan waktu untuk menjelaskan materi ajar. Padahal waktu yang
dihabiskan tidak perlu sebanyak itu, jika mereka memanfaatkan media dengan baik.
7) Kualitas belajar siswa dapat lebih ditingkatkan
8) Penggunaan media tidak hanya membuat proses pembelajaran lebih efesien, tetapi
juga membanu siswa menyerap materi ajar secara lebih mendalam dan utuh.
9) Proses pembelajaran dapat terjadi dimana saja dan kapan saja.
10) Media pembelajaran dapat dirancang sedemikian rupa sehingga siswa dapat belajar
di mana saja dan kapan saja mereka mau, tanpa bergantung pada keberadaan guru.
11) Sikap positif siswa terhadap proses belajar dapat ditingkatkan.
12) Dengan media, proses pembelajaran menjadi lebih menarik. Hal ini dapat
meningkatkan kecintaan dan apresiasi siswa pada ilmu pengetahuan dan proses
pencarian ilmu.
13) Peran guru dapat berubah ke arah yang lebih positif dan produktif.
14) Dengan media, guru tidak perlu mengulang-ulang penjelasan, namun justru dapat
mengurangi penjelasan verbal (lisan), sehingga guru dapat memberikan perhatian
lebih banyak kepada aspek pemberian motivasi, perhatian, bimbingan, dan
sebagainya
Selain penjelasan di atas, berikut ini terdapat juga manfaat praktis media pembelajaran di
dalam proses belajar mengajar sebagai berikut :
1) Media pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat
memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar.
2) Media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga
dapat menimbulkan motivasi belajar, interaksi yang lebih langsung antara siswa dan
lingkungannya, dan kemungkinan siswa untuk belajar sendiri-sendiri sesuai dengan
kemampuan dan minatnya.
3) Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang dan waktu.
4) Media pembelajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang
peristiwa-peristiwa di lingkungan mereka, serta memungkinkan terjadinya interaksi
langsung dengan guru, masyarakat, dan lingkungannya misalnya melalui karya wisata.
Kunjungan-kunjungan ke museum atau kebun binatang.
C. Makna Media Pembelajaran Bagi Guru
Makna di sini maksudnya bahwa media pembelajaran yang digunakan itu mempunyai
tersendiri bagi guru yang memakainya, sehingga ia dapat membantu pebelajar memproses
pemilikan pesan-pesan pembelajaran yang disampaikan. Di antara makna-makna tersebut adalah:
a. Memperjelas pokok bahasan yang disampaikan pembelajar
Penggunaan media pembelajaran bagi guru agama dapat mengefektifkan dan
memfungsionalkan penggunaan alat indera pebelajar sebanyak mungkin sesuai dengan
sifat materi dan pokok bahasan yang disampaikan. Dengan menggunakan media
pembelajaran yang tepat guna, uraian dan contoh-contoh yang pernah dikemukakan guru
makin bertambah jelas, sehingga bagian-bagian sub pokok bahasan yang belum sempat
disampaikan dapat disajikan oleh media pembelajaran.
b. Membantu Guru Memimpin Kelas
Dengan menggunakan media pembelajaran yang tepat guru dapat mengarahkan dan
memancing pertanyaanpertanyaan dari pebelajar mengenai pesan-pesan pembelajaran
yang telah disajikan Melalui diskusi kelas, masalah-masalah yang terdapat dalam media
pembelajaran tersebut dapat dicarikan jalan pemecahannya.
c. Membantu Meringankan Peranan Guru
Guru yang mampu memilih media pembelajaran yang sesuai dan memprogramkan
pemakaiannya, maka peranannya dapat diserahkan sebagian kepada media pembelajaran,
sehingga secara tidak langsung telah merangsang peserta didiknya aktif terlibat dalam
pembelajaran.
d. Merangsang Pebelajar Mengadakan Internal Dialog
Bila dikaji secara mendalam media pembelajaran yang digunakan secara tepat dapat
merangsang pebelajar dengan pesan-pesan yang disampaikan. Pebelajar yang kritis akan
bertanya-tanya dalam dirinya (internal dialog) selama media pembelajaran
dipertunjukkan atau sesudahnya.
e. Mendorong Peserta Didik Aktif Belajar
Selama penggunaan media pembelajaran, secara tidak langsung guru agama telah
memotivasi seluruh kelas untuk terlibat secara aktif dalam pembelajaran. Bahkan tak
jarang pebelajar yang ingin sekali lagi mengikuti dan mengulangi penyajiannya, karena
keinginan yang besar untuk memahaminya dengan baik
f. Memudahkan Mengatasi Masalah Ruang, Tempat, dan Waktu
Melalui media pembelajaran, guru dapat mengatasi permasalahan yang bertalian dengan
ruang, tempat, dan waktu.
g. Memberi Pengalaman Nyata kepada Pebelajar
Masalah-masalah agama seperti kekuasaan Allah dapat ditampilkan dalam bentuk media
pembelajaran agama sekaligus mata pelajaran lainnya, misalnya guru memutar film
mengenai hujan yang dimulai dari air sungai mengalir ke laut, kemudian menguap ke
udara tinggi, dan menjadi dingin sampai nol derajat.
h. Memberikan Perangsang, Pengalaman dan Pengamatan yang Sama kepada seluruh
Pebelajar dalam waktu yang sama
Hal-hal yang menarik dalam penggunaan media pembelajaran ini bagi guru adalah
membantu dalam memberikan rangsangan yang sama kualitasnya kepada pebelajar dalam
waktu yang sama. Begitu pula dengan pengalaman, pengamatan yang sama dalam yang
sama.
Keterbatasan Media Pembelajaran Media pembelajaran merupakan alat bantu dalam
pembelajaran yang juga mempunyai keterbatasanketerbatasan:
a. Pemakaian media pembelajaran hanya sebagai alat bantu, bukan pengganti guru.
b. Media yang menggunakan listrik, maka sangat bergantung terhadap daya listrik tersebut
c. Terkadang ada juga media yang memerlukan adanya penataan ruangan yang khusus.
d. Penggunaan media pembelajaran sangat sukar secara bervariasi.
e. Mempersiapkan beberapa media pembelajaran memerlukan waktu cukup lama.
f. Kalau terjadi kerusakan mendadak, sangat mengganggu dan tidak dapat digunakan untuk
selanjutnya.
g. Perlu adanya pemeliharaan yang ekstra hati-hati, khususnya yang bersifat elektronik, agar
dapat digunakan dalam jangka waktu lama.
D. Alasan Penggunaan Media Pembelajaran
Ada 2 alasan penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar-mengajar, yaitu :
1) Alasan yang pertama yaitu berkenaan dengan menfaat media pengajaran itu sendiri,
antara lain:
a) Pengajaran lebih menarik perhatian siswa, sehingga menumbuhkan motivasi
belajar.
b) Bahan pengajaran lebih jelas maknanya, sehingga dapat menguasai tujuan
pembelajaran dengan baik.
c) Metode pengajaran akan bervariasi.
d) Siswa dapat lebih banyak melakukan aktivitas belajar, seperti mengamati,
melakukan, mendemonstrasikan dan lain-lain.
2) Alasan kedua yaitu sesuai dengan taraf berpikir siswa. Dimulai dari taraf berfikir konkret
menuju abstrak, dimulai dari yang sederhana menuju berfikir yang kompleks. Sebab
dengan adanya media pengajaran hal-hal yang abstrak dapat dikonkretkan, dan hal-hal
yang kompleks dapat disederhanakan. Itulah beberapa alasan mengapa media
pembelajaran dapat mempertinggi keberhasilan dalam proses belajar mengajar.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Menurut Azhar (1995) pada dasarnya fungsi utama dari media pembelajaran sendiri
merupakan alat bantu yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang
ditata dan diciptakan oleh guru. Semua itu merupakan tujuan utama media, yakni
mengefisienkan proses komunikasi pembelajaran sehingga tercapai tujuan yang diinginkan
(adanya perubahan tingkah laku).
Secara umum manfaat media dalam pembelajaran adalah memperlancar interaksi guru
dan siswa, dengan maksud untuk membantu siswa belajar secara optimal. Media pembelajaran
yang digunakan itu mempunyai makna tersendiri bagi guru yang memakainya, sehingga ia dapat
membantu pebelajar memproses pemilikan pesan-pesan pembelajaran yang disampaikan.
B. Saran
Kami sebagai penulis menyadari jika makalah ini banyak sekali kekurangan yang jauh
dari kata sempurna. Tentunya penulis akan terus memperbaiki makalah dengan mengacu kepada
sumber yang dapat dipertanggungjawabkan nantinya. Oleh sebab itu, penulis sangat
mengharapkan adanya kritik serta saran mengenai pembahasan makalah ini.
SUMBER RUJUKAN
Aghni, R, I. (2018). FUNGSI DAN JENIS MEDIA PEMBELAJARAN DALAM
PEMBELAJARAN AKUNTANSI. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 16 (1), 98-
107.
Azhar, A. 2007. Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Miftah, M. (2013). FUNGSI DAN PERANAN MEDIA PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA
PENINGKATAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA. Jurnal KWANGSAN, 1 (2), 95-
105
Nurseto, T. (2011). MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN YANG MENARIK. Jurnal
Ekonomi & Pendidikan, 8 (1), 19-35.
Nurrita, T. (2018). PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA. Jurnal ilmu-ilmu Alquran, Hadist,
syariah, dan tarbiyah, 3 (1), 171-187.
Ramli, M. (2012). Media dan Teknologi Pembelajaran. Banjarmasin: IAIN Antasari Press
Rasyid. I.K.S, & Rohani. 2018. Manfaat Media dalam Pembelajaran. Axiom : Vol. VII, No. 1,
Hal 94-95.
Sudjana, Nana, & Rivai. Ahmad. 1997. Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru.