ADMINISTRASI SERVER
5 BAB 5
5.1 Kegiatan Belajar
5.1.1 Kegiatan Belajar 1 : Memahami Administrasi Sistem File dan User
Access Pada Linux
[Link] Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan belajar 1 ini, siswa diharapkan dapat:
[Link] adminsitrasi sistem file dan user access pada Linux.
[Link] Uraian Materi
30. Memahami Administrasi User pada Linux.
1. Administrasi User
Level administrasi tertinggi ada pada akun utama sebagai super user,
yaitu root. Root memiliki kemampuan untuk membuat user baru,
ataupun menghapus user yang sudah ada.
Perintah adduser digunakan untuk menambahkan user baru. Caranya
dengan mengetik adduser <nama_pengguna> , maka akan membuat
user baru dengan nama yang sudah dimasukkan.
65
ADMINISTRASI SERVER
Setelah nama pengguna dimasukkan, maka diminta untuk memasukkan
kata sandi untuk pengguna tersebut, dan informasi yang berkaitan
denganya.
Ketikan logout untuk keluar dari sesi root. Lalu masuk sebagai
pengguna yang baru saja dibuat, dalam kasus ini nama penggunanya
adalah bill dengan kata sandi gates.
Apakah terlihat perbedaan sebelumnya? Iya, perbedaanya terletak pada
bagian prompt dari command line.
Sebelumnya, saat kita masuk sebagai root, prompt dari command line
berbentuk
root@serverone:~#
Namun saat kita sudah berganti user, dan masuk sebagai bill, maka
prompt dari command line berbentuk
bill@serverone:~$
66
ADMINISTRASI SERVER
Tanda ~ atau tilde, menunjukkan posisi direktori yang sedang aktif.
Dalam kasus ini bill tidak aktif didirektori manapun.
Sekarang, coba logout dan masuk lagi sebagai root. Ketikkan perintah
berikut,
Keluar dari bill, masuk lagi menjadi root, dan menggunakan perintah
userdel –r <nama_pengguna> untuk menghapus semua data di
direktori /home pengguna dan juga pengguna tersebut.
2. Administrasi Group
Beberapa user yang memiliki hak akses yang sama, bisa dimasukkan
kedalam sebuah group. Group sangat berfungsi sehingga kita tidak
perlu membatasi hak akses terhadap user satu per satu.
Untuk membuat group, ketikkan perintah berikut.
67
ADMINISTRASI SERVER
Perintah groupadd <nama_group> digunakan untuk membuat group,
sedangkan groupdel <nama_group> digunakan untuk menghapus
group yang ada.
Buat dua buah group, dan buat tiga user baru.
Setelah itu, gunakan perintah
usermod –g <nama_group> <nama_user>
68
ADMINISTRASI SERVER
Perintah di atas digunakan untuk memindahkan user ke suatu group.
Pada kasus ini, eren dan levi dipindahkan ke dalam scoutlegion.
Pindahkan brian dipindahkan ke dalam millitary.
3. Administrasi File
Linux tidak memiliki sistem drive seperti Windows. Hanya ada direktori-
direktori, setiap user memiliki directory user sendiri-sendiri. Ada satu
direktori akar, yaitu root directory, yang bisa diakses dengan
menggunakan / slash.
Coba ketikkan ls /, untuk menampilkan daftar direktori dan file yang ada di
root directory.
69
ADMINISTRASI SERVER
Perintah ls <nama_direktori> digunakan untuk menampilkan isi dari
sebuah direktori.
Sekarang, gunakan perintah cd /usr, untuk mengganti direktori yang
aktif menjadi direktori /usr.
Sekarang tanda ~ tilde berubah menjadi nama direktori yang sedang aktif.
Untuk membuat sebuah directory, gunakan perintah mkdir
<nama_directory>.
70
ADMINISTRASI SERVER
Untuk melihat apakah directory tersebut sudah terbuat, gunakan ls.
Apabila perintah ls digunakan tanpa memberikan nama direktori, maka
ls akan mendaftar semua isi direktori yang sedang aktif sekarang (yaitu
/usr).
File dan direktori di Linux mempunyai aturan penggunaan, tidak
sembarang user bisa mengakses semua file. Root bisa mengakses
semua file yang ada, root juga bisa memberikan hak akses kepada user
untuk mengakses file tertentu.
Buat sebuah user dengan nama eren, lalu logout dan masuk sebagainya.
Untuk membuat sebuah file kosong, gunakan perintah touch <nama_file>.
Lalu, masuk kembali ke dalam direktori /usr.
Ketikkan ls –l, untuk menampilkan isi direktori beserta attribut-
attributnya,
71
ADMINISTRASI SERVER
Directory root yang baru saja kita buat dimiliki oleh user bernama root.
Di kolom pertama, ada penjelasan tentang hak akses dari file atau
direktori tersebut.
drwxr-xr-x
Terdiri dari 10 karakter,
1. Huruf d apabila direktori, - apabila file.
2. Hak akses untuk pemilik file,
a. r – Membaca atau – untuk menghilangkan hak membaca
b. w – Menulis atau – untuk menghilangkan hak menulis
c. x – Mengeksekusi atau – untuk menghilangkan hak
mengeksekusi.
3. Hak akses untuk group pemilik file,
a. r – Membaca atau – untuk menghilangkan hak membaca
b. w – Menulis atau – untuk menghilangkan hak menulis
c. x – Mengeksekusi atau – untuk menghilangkan hak
mengeksekusi.
4. Hak akses untuk selain pemilik dan group pemilik,
a. r – Membaca atau – untuk menghilangkan hak membaca
b. w – Menulis atau – untuk menghilangkan hak menulis
72
ADMINISTRASI SERVER
c. x – Mengeksekusi atau – untuk menghilangkan hak
mengeksekusi.
Sekarang, coba untuk masuk ke dalam direktori root, dan buatlah sebuah
direktori di sana.
Karena kita aktif sebagai eren, dia dianggap sebagai pihak yang tidak
memiliki file dan juga tidak termasuk group pemilik file. Berdasarkan aturan
permission, maka kita hanya bisa membaca dan mengeksekusi dari direktori
root.
Silahkan logout lagi, masuk sebagai root. Masuk ke direktori /usr, ketikkan
chmod o+w root
73
ADMINISTRASI SERVER
Perintah chmod digunakan untuk merubah hak akses terhadap suatu file
atau direktori. Dalam hal ini, kita merubah hak akses untuk direktori root
sehingga bisa diakses oleh user lainya.
Manual dari penggunaan chmod mengatakan aturan untuk pemberian
hak akses,
[ogua][[+-=][rwxXst]]
Berarti, di bagian pertama bisa ada huruf o g u dan a.
1. Huruf o, menyatakan hak akses untuk other, yaitu user selain group dan
user pembuat.
2. Huruf g, menyatakan hak akses untuk group.
3. Huruf u, menyatakan hak akses untuk pemilik.
4. Huruf a, menyatakan hak akses semua.
Lalu diikuti dengan huruf + - atau =, huruf + akan menambahkan aturan
hak akses, huruf – akan mengurangi, huruf = akan membuat baru.
Lalu diikuti dengan huruf r w x X s dan t.
1. Huruf r, menyatakan hak membaca.
2. Huruf w, menyatakan hak menulis.
3. Huruf x, menyatakan eksekusi.
74
ADMINISTRASI SERVER
Untuk mencoba apakah benar user lainya sudah bisa menulis di direktori
/usr/root, coba login kembali sebagai eren dan coba buat folder eren di
dalam direktori /usr/root.
Tidak ada lagi pesan bahwa aksi kita ditolak, kita bisa membuat direktori
eren di dalam direktori /usr/root dan saat kita melihat permissionya,
terlihat bahwa pemilik file tersebut adalah eren.
Untuk memindahkan file tersebut ke tangan yang lain, coba kita masuk
sebagai root, masuk ke direktori /usr. Buat direktori scoutlegion dan
millitary.
75