PENANGANAN AWAL
KEGAWATDARURATAN PADA
BAYI BARU LAHIR
Oleh :
dr. Ida Ayu Yuri Pratiwi, Sp.A
PENDAHULUAN
Tingkat kesehatan ibu dan anak merupakan salah satu indikator
di suatu negara
Angka kematian neonatal masih tinggi, salah satu faktor penting
dalam upaya penurunan angka tersebut dengan memberikan
pelayanan kesehatan neonatal (0-28 hari) yang berkualitas
Risiko kematian yang tinggi dan berbagai serangan komplikasi
pada minggu pertama kehidupan, maka setiap bayi baru lahir
harus mendapatkan pemeriksaan sesuai standar
Langkah ini untuk menemukan secara dini jika ditemukan
penyakit aatau tanda bahaya, sehingga pertolongan dapat
segera diberikan untuk mencegah penyakit bertambah berat
yang dapat menimbulkan kematian
KEGAWATDARURATAN
Definisi : Kejadian yang tidak diduga/ terjadi
secara tiba-tiba, seringkali merupakan kejadian
yang berbahaya (Dorlan, 2011)
Campbell,2000 : situasi serius dan kadangkala
berbahaya yang terjadi secara tiba-tiba dan tak
terduga serta membutuhkan tindakan segera guna
menyelamatkan jiwa / nyawa
Bayi Baru Lahir
Definisi : bayi yang lahir melalui proses persalinan
dan telah mampu hidup di luar kandungan. Periode
neonatal adalah periode yang sangat penting dalam
kehidupan
Penelitian : lebih dari 50% kematian bayi terjadi
pada periode neonatal yaitu bulan pertama
kehidupan
TANDA BAHAYA pada Bayi Baru Lahir
Talipusat kemerahan Kulit dan mata kuning
sampai dinding perut, Lemah
berbau atau bernanah
Dingin
Tinjabayi saat BAB
Menangis atau merintih
berwarna pucat
terus menerus
Demam / panas tinggi
Sesak napas
Diare
Kejang
Muntah-muntah
Tidak mau menyusu
PEMANTAUAN KESEHATAN
kriteria sehat Tidak sehat
Napas 40-60 kali/menit < 40x/menit atau > 60 x/menit
Warna kulit Merah muda Pucat / biru pada tubuh
Kejang Tidak ada Ada, mata mendelik, tangan bergerak
seperti menari, menangis
melengking, tiba-tiba badan kaku,
mulut mencucu
Aktivitas Menangis jika sedang haus dan Menangis terus, bayi lemas tidak
buang air bergerak
Minum ASI Mau minum Tidak mau atau memuntahkan semua
Hisapan bayi Hisapan kuat Hisapan lemah
Kuning pada bayi Tidak ada /Ada Ada
Muncul : 24-72 jam I Muncul < 24 jam I atau menetap >
Hilang dalam 2 minggu 2minggu
Bilirubin < 15 mg/dl Bilirubin > 15 mg/dl
Pemantauan Kesehatan
KRITERIA SEHAT TIDAK SEHAT
Buang air kecil Warna kuning jernih Warna kencing kuning pekat dan
6 – 8 kali sehari sedikit < 6 x sehari
Buang air besar Encer seperti biasanya Sangat encer/ tidak bisa BAB > 3
hari (adanya perubahan
konsistensi dan frekuensi BAB)
Suhu tubuh Normal Panas seluruh tubuh / dingin
(36,5 – 37,5 C) seluruh tubuh
Tali pusat Bersih Merah di pinggir tali pusat/
bernanah/ berbau
Mata Bening Merah memetap, bernanah, ada
kotoran
Bercak putih di mulut Tidak ada ada
Kulit Bersih Ada bintil,bernanah berair dan
kemerahan
PERAWATAN BAYI BARU LAHIR
CARA MEMBERIKAN ASI
Inisiasi Menyusu Dini (IMD), segera setelah lahir bayi diletakkan di dada
ibu untuk mendapatkan puting
Ibu menyusui ASI yang pertama keluar dan berwarna kekuningan
(kolostrum)
Tidak memberikan makanan/ minuman selain ASI
Susui bayi sesering mungkin 8-12 kali, dan setiap bayi menginginkan
Normalnya bayi menyusu antara 5 -30 menit
Jika bayi tidur lebih dari 3 jam, bangunkan lalu susui
Susui sampai payudara kosong, lalu pindah ke payudara sisi lainnya
Susui anak dalam kondisi menyenangkan, nyaman dan penuh perhatian
Dukungan suami dan keluarga sangat penting dalam keberhasilan ASI
eksklusif
Cara Menjaga Bayi Tetap Hangat
Mandikan bayi dengan air hangat 6 jam setelah
lahir dengan syarat kondisi stabil
Sebelum tali pusat lepas , mandikan bayi dengan
lap
Setelah tali pusat lepas. Bayi dapat dimandikan
dengan dimasukkan ke dalam air. Hati-hati agar
kepala tidak terendam
Bersihkan kemaluan bayi dari depan ke belakang
dengan kapas yang dibasahi air bersih atau
handuk bersih basah
Cara Menjaga Bayi Tetap Hangat....
Beri pakaian dan selimuti setiap saat
Pakaikan topi, kaos kaki, kaos tangan jika dirasakan cuaca
dingin
Segera ganti baju dan popok jika basah
Lakukan perawatan metode kanguru jika BB bayi < 2500
gram
Usahakan bayi berada dalam lingkungan udara sejuk
Jika menggunakan kipas angin, usahakan agar arah angin tidak
langsung mengenai bayi
Suhu AC sekitar 25 – 26 ° C
CARA MERAWAT TALI PUSAT
Cucitangan dengan sabun dan air mengalir
sebelum dan sesudah memegang bayi
Jangan memberikan apapun pada tali pusat
Rawa tali pusat terbuka dan kering
Jikakotor atau basah , cuci dengan air
bersih dan sabun, lalu keringkan
Perawatan Metode Kanguru Untuk Bayi Kecil
Pantau Kondisi Bayi Baru Lahir
Setiap Saat
POLA TIDUR
Pola tidur bayi s.d 16 jam dalam sehari
Sebaiknya bayi tidur terlentang
Gunakan alas yang rata
Jauhkan benda yang dapat menutupi kepala
Gunakan kelambu
POLA BUANG AIR BESAR (BAB)
BAB pertama paling telat 48 jam setelah
lahir
WarnaBAB berubah dari hitam pekat, hijau
dan kekuningan mulai hari kelima
Bayi BAB 3 – 4 kali/ hari
Harus waspada jika ada perubahan bentuk
tinja dan frekuensi BAB
Warna Tinja
Pola Buang Air Kecil (BAK)
BAK pertama dalam 24 jam
Bak normal jernih 5 – 6 kali/ hari
Warna Air Kencing
KENAIKAN BB BAYI
Dalamminggu I , BB bayi mungkin turun
dahulu baru kemudian naik kembali dan
pada usia 7 – 10 hari umumnya telah
mencapai berat badan lahirnya
Penurunan BB maksimal untuk bayi baru
lahir cukup bulan maksimal 10% dan untuk
bayi kurang bulan maksimal 15%
DEMAM
Jika masih menyusu , berikan ASI lebih sering
Beri minum lebih sering dan lebih banyak
Jangan diselimuti atau diberi baju tebal
Kompres dengan air biasa atau air hangat
Jangan kompres dengan air dingin karena anak bisa meggigil
Jika demam tinggi, berikan obat penurun panas sesuai dosis
Segera bawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan, jika :
Demam disertai kejang
Setelah diberi penurun panas , demam tidak turun dalam 2 hari
TERIMA KASIH