0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan6 halaman

Imbuhan dan Makna dalam Bahasa Indonesia

Modul ini membahas tentang jenis-jenis imbuhan dalam bahasa Indonesia seperti awalan, akhiran, dan proses pengimbuhannya. Modul ini juga menjelaskan jenis-jenis makna kata seperti makna leksikal dan gramatikal."

Diunggah oleh

Mardhiyatul Husna
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan6 halaman

Imbuhan dan Makna dalam Bahasa Indonesia

Modul ini membahas tentang jenis-jenis imbuhan dalam bahasa Indonesia seperti awalan, akhiran, dan proses pengimbuhannya. Modul ini juga menjelaskan jenis-jenis makna kata seperti makna leksikal dan gramatikal."

Diunggah oleh

Mardhiyatul Husna
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Modul Kilat ini milik Azka 'Afina Fatihati

(azkaafina216@[Link])

Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]

Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]

Daftar Isi
Jenis Imbuhan 1

Proses Pengimbuhan 2

Jenis Makna 3

Hubungan Makna 4

Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]


Modul Kilat ini milik Azka 'Afina Fatihati
(azkaafina216@[Link])

c. Awalan ter-
A Jenis Imbuhan
Bermakna ‘paling’

ter- + baik → terbaik (paling baik)

Bermakna ‘tidak sengaja’


Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
ter- + senggol → tersenggol
(tidak sengaja menyenggol)

2. Akhiran atau Sufiks

a. Akhiran -an
Bermakna ‘hasil’

lapor + -an → laporan (hasil melapor)

Bermakna ‘frekuensi’

hari + -an → harian (frekuensi setiap hari)

b. Akhiran -kan
Bermakna ‘sungguh-sungguh’
1. Awalan atau Prefiks
cam + -kan → camkan
a. Awalan meng- (memperhatikan dengan sungguh-sungguh)

Bermakna ‘melakukan perbuatan’ Bermakna ‘untuk’

meng- + aduk → mengaduk (melakukan aduk) jaring + -kan → jaringkan (menjaringkan


Azka 'Afina Fatihati untuk)
azkaafina216@[Link]
Bermakna ‘memakai/menggunakan’
c. Akhiran -i
meng- + palu → memalu (menggunakan
palu) Bermakna ‘memberikan’

garam + -i → garami (memberikan garam)


b. Awalan ber-
Bermakna ‘mempunyai’ Bermakna ‘berulang-ulang’

ber- + minat → berminat (mempunyai minat) tusuk + -i → tusuki (ditusuk berulang-ulang)

Bermakna ‘memperoleh atau


menghasilkan’

ber- + hasil → berhasil (memperoleh hasil)


ber- + karya → berkarya (menghasilkan karya)

1
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
Modul Kilat ini milik Azka 'Afina Fatihati
(azkaafina216@[Link])

3. Awalan dan Akhiran B Proses Pengimbuhan

Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]

Contoh 1:
ke- + manusia + -an → kemanusiaan

Contoh 2: 1. Proses Pengimbuhan meng- dan peng-


Tahap 1: ambil + -kan → ambilkan
a. Imbuhan meng- dan peng- akan hilang
Tahap 2: me- + ambilkan → mengambilkan atau lesap apabila ditambahkan kata dasar
berawalan huruf k, t, s, dan p yang diikuti
huruf vokal dan terdiri lebih dari satu suku
a. Imbuhan ke-an kata.
Bermakna ‘terlalu’ Contoh:

ke- + besar + -an → kebesaran (terlalu besar) ● meng- + sapu → menyapu


● peng- + panjat → pemanjat
Bermakna ‘proses’
b. Imbuhan meng- dan peng- apabila
ke- + runtuh + -an → keruntuhan (proses
ditambahkan kata dasar berawalan huruf k,
runtuh)
t, s, dan p serta diikuti huruf konsonan,
seperti kr, pl, atau tr akan membuat huruf
b. Imbuhan pe-an pertama kata dasar tersebut tidak hilang.
Bermakna ‘proses’ Contoh:
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]

pe- + buang + -an → pembuangan (proses ● meng- + kristal → mengkristal


buang) ● peng- + traktir → pentraktir

Bermakna ‘kumpulan’

pe- + kampung + -an → perkampungan


(kumpulan kampung)

c. Imbuhan me-kan
Bermakna ‘membuat jadi’

me- + jatuh + -kan → menjatuhkan


(membuat jadi jatuh)
Contoh:
Bermakna ‘melakukan untuk orang lain’
● peng- + protes → pemrotes
me- + gambar + -kan → menggambarkan ● peng- + program → pemrogram
(membuat gambar untuk orang lain)

2
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
Modul Kilat ini milik Azka 'Afina Fatihati
(azkaafina216@[Link])

c. Imbuhan meng- dan peng- apabila C Jenis Makna


ditambahkan kata dasar yang hanya
memiliki satu suku kata, akan membuat
kedua imbuhan berubah menjadi menge-
dan penge-.
Contoh:
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
● meng- + cat → mengecat
● peng- + cat → pengecat

2. Proses Pengimbuhan ter-, ber-, dan per-

Imbuhan ter-, ber-, dan per- akan berubah


menjadi te-, be-, dan pe- jika diikuti kata dasar
yang berawalan huruf r atau yang suku kata
pertamanya mengandung er.
Contoh:

● ter- + rajut → terajut


● ber- + rambut → berambut
● per- + rakit → perakit 1. Makna Leksikal dan Gramatikal

● ter- + per-gok → tepergok a. Makna Leksikal


● ber- + ter-nak → beternak Makna leksikal adalah makna dasar dari
● per- + ter-nak → peternak suatu kata. Kata yang bermakna leksikal
adalah kata dasar. Kata tersebut belum
mendapatkan tambahan apapun, seperti
imbuhan atau pengulangan.
Contoh:

kaca
Kata kaca mempunyai makna leksikal,
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
yaitu ‘benda yang keras, biasanya
bening dan mudah pecah (untuk jendela,
botol, dan sebagainya)’.
Contoh:
b. Makna Gramatikal
● ter- + pancing → terpancing Makna gramatikal adalah makna yang
● ber- + suara → bersuara
sesuai dengan konteks kalimatnya
● per- + jelas → perjelas
karena adanya proses pengimbuhan atau
pengulangan kata.

3
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
Modul Kilat ini milik Azka 'Afina Fatihati
(azkaafina216@[Link])

Contoh kata bermakna gramatikal karena


Contoh:
proses pengimbuhan dan pengulangan
Bisnis ayam geprek Kiki makin menggurita,
Pengimbuhan Pengulangan bahkan setiap hari terlihat antrean yang
mengular.
berkaca berkaca-kaca

→ ber- + kaca berkaca-kaca


→Azka
➔ menggurita bermakna asosiasi atau
'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
perumpamaan dari bisnis yang
Imbuhan ber- tidak Proses pengulangan ‘semakin banyak cabang’.
punya makna leksikal. kata atau reduplikasi ➔ mengular bermakna asosiasi atau
Namun, setelah ‘berkaca-kaca’ perumpamaan dari antrean pembeli
bergabung dengan kata bermakna gramatikal, yang ‘panjang’.
‘kaca’, imbuhan ber- yaitu ‘berada dalam
jadi bermakna keadaan’.
gramatikal, yaitu
‘menggunakan atau D Hubungan Makna
memakai’.

berkaca berkaca-kaca
= memakai kaca = berlinang-linang

2. Denotasi dan Konotasi

a. Makna Denotasi
Makna denotasi adalah makna
sebenarnya yang dimiliki sebuah kata.

b. Makna Konotasi
Makna konotasi adalah makna kias atau
makna tidak sebenarnya yang dimiliki 1. Sinonim
sebuah kata. Sinonim adalah kata yang memiliki kesamaan
atau kemiripan makna.
Contoh kata bunga yang bermakna Contoh:
denotasi dan konotasi dalam
Azka kalimat
'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
● cantik = elok
Denotasi Konotasi ● paras = wajah
● rajin = giat
Bunga mawar adalah Namaku Mawar, aku
favoritku. adalah bunga desa.
2. Antonim
Makna bunga dalam Makna bunga dalam Antonim adalah kata yang memiliki
kalimat itu adalah kalimat itu adalah perlawanan makna.
‘bagian atau jenis dari ‘gadis yang paling
Contoh:
tumbuhan’. cantik di desa’.
● panjang >< pendek
● ringan >< berat
● tenang >< panik
3. Asosiasi

Makna asosiasi adalah makna yang


berhubungan dengan perumpamaan. Sebuah
kata dapat dilambangkan dengan sesuatu
yang berbeda.

4
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
Modul Kilat ini milik Azka 'Afina Fatihati
(azkaafina216@[Link])

3. Hiponim dan Hipernim

Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]

a. Hiponim
Hiponim adalah kata yang memiliki
makna lebih umum.

b. Hipernim
Hipernim adalah kata yang memiliki
makna lebih sempit atau khusus.
Contoh:

● Kata kucing, anjing, dan kuda adalah


hiponim dari kata hewan.
● Hewan merupakan hipernim dari kata
kucing, anjing, dan kuda.

Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]

5
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]

Anda mungkin juga menyukai