0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan6 halaman

Contoh Gabungan Kata dan Terikat

Modul ini membahas tentang penulisan gabungan kata, kata depan, partikel, singkatan dan akronim, serta angka dan bilangan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Modul ini dimiliki oleh Azka 'Afina Fatihati dan dapat dihubungi melalui email azkaafina216@gmail.com.

Diunggah oleh

Mardhiyatul Husna
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan6 halaman

Contoh Gabungan Kata dan Terikat

Modul ini membahas tentang penulisan gabungan kata, kata depan, partikel, singkatan dan akronim, serta angka dan bilangan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Modul ini dimiliki oleh Azka 'Afina Fatihati dan dapat dihubungi melalui email azkaafina216@gmail.com.

Diunggah oleh

Mardhiyatul Husna
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Modul Kilat ini milik Azka 'Afina Fatihati

(azkaafina216@[Link])

Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]

Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]

Daftar Isi
Gabungan Kata dan Bentuk Terikat 1

Kata Depan 2

Partikel 2

Singkatan dan Akronim 3

Angka dan Bilangan 4

Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]


Modul Kilat ini milik Azka 'Afina Fatihati
(azkaafina216@[Link])

c. Gabungan Kata yang Sudah Padu


Gabungan Kata dan Bentuk
A Kata ini seolah-olah gabungan dua kata,
Terikat tetapi sebenarnya sudah dianggap jadi satu
kata yang padu.
Contoh:
● acapkali ● kacamata
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
● apalagi ● kasatmata
● belasungkawa ● manasuka
● bumiputra ● saputangan
● dukacita ● olahraga

2. Bentuk Terikat
Kata yang mendapat bentuk terikat ditulis
1. Gabungan Kata serangkai jika mengacu pada konsep
keilmuan tertentu.
a. Gabungan Kata Majemuk dan Istilah
Khusus Contoh:
Unsur gabungan kata, termasuk istilah aero- + dinamika → aerodinamika
khusus, ditulis terpisah.
Contoh: Contoh lain:
● duta besar
● meja tulis ● adi- ● eka- ● non-
● kambing hitam ● antar- ● ekstra- ● panca-
● cendera mata ● anti- ● in- ● pasca-
● orang tua ● bi- ● kontra- ● pra-
● bio- ● maha- ● semi-
b. Gabungan Kata Berimbuhan ● catur- ● manca- ● sub-
Sebuah gabungan kata bisa diberi imbuhan ● dwi- ● multi- ● tri-
berupa awalan, akhiran, atau gabungan
awalan dan akhiran. Ada dua catatan yang perlu diperhatikan
Tabel Penulisan Gabungan Azka
Kata'Afina tentang penulisan bentuk terikat.
Fatihati azkaafina216@[Link]
Berimbuhan
a. Bentuk terikat yang diikuti oleh kata yang
Awalan berhuruf awal kapital atau singkatan
yang berupa huruf kapital dan kata
Ditulis terpisah berhuruf miring dirangkaikan dengan
tanda hubung (-).
ber- + tepuk tangan → bertepuk tangan
Contoh:
Akhiran ● non-Indonesia
● anti-PKI
Ditulis terpisah ● anti-mainstream

sebar luas + -kan → sebar luaskan b. Bentuk terikat maha- dan kata dasar atau
kata berimbuhan yang mengacu pada
Awalan + Akhiran nama atau sifat Tuhan ditulis terpisah
dengan huruf awal kapital sebagai
Ditulis serangkai pekhususan.

meng + kambing hitam + kan Contoh:


→ mengambinghitamkan ● Yang Maha Esa
● Tuhan Yang Maha Pengampun

1
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
Modul Kilat ini milik Azka 'Afina Fatihati
(azkaafina216@[Link])

B Kata Depan

Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]

Kata depan (preposisi) adalah kata yang biasanya C Partikel


diletakkan sebelum nomina atau kata benda dan
ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.
Contoh:

● di ● pada ● daripada
● ke ● kepada ● bagi
● dari ● dalam ● demi

Perhatikan perbedaan fungsi kata depan di, ke,


pada, dan kepada berikut!

Tabel Perbedaan Fungsi Kata Depan di, Partikel merupakan kata yang secara umum tidak
ke, pada, dan kepada dapat diberi imbuhan dan hanya memiliki arti atau
Fungsi makna ketika berada di dalam suatu kalimat.

Posisi Arah Berikut adalah aturan penulisan partikel dalam


EYD.
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
di ke
(tempat) (tempat) Ditulis serangkai Ditulis terpisah

Contoh: Contoh: Partikel -lah, -kah, dan -


di kamar ke kamar -tah

pada kepada Partikel pun yang Partikel pun bermakna


(bukan tempat) (bukan tempat) merupakan bagian ‘juga’, ‘lalu’, ‘meski’, atau
kata hubung ‘saja’
Contoh: Contoh:
pada saya (orang) kepada dia - Partikel per bermakna
pada pukul 8 (waktu) 'demi', 'tiap', atau 'mulai'

Contoh:
● Bukalah pintu itu!
● Dia tetap sehat meskipun sibuk
● Jika kamu pergi, aku pun akan pergi.
● Harga terigu itu Rp15.000 per kilo.

2
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
Modul Kilat ini milik Azka 'Afina Fatihati
(azkaafina216@[Link])

b. Beri satu tanda titik di akhir singkatan yang


D Singkatan dan Akronim
terdiri atas lebih dari dua huruf yang lazim
digunakan dalam dokumen atau
surat-menyurat.
Contoh:

Kepanjangan
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link] Singkatan

halaman hlm.
dan lain-lain dll.
dan sebagainya dsb.
dan seterusnya dst.
sama dengan di atas sda.
yang bersangkutan ybs.
Singkatan adalah hasil menyingkat atau yang terhormat yth.
memendekkan, berupa huruf atau gabungan huruf, tertanda ttd.
dan berarti juga kependekan atau ringkasan. dan kawan-kawan dkk.
Akronim adalah singkatan yang dibaca seperti
kata dan penulisannya tidak memakai titik. c. Singkatan yang termasuk akronim, yang
terdiri dari huruf awal setiap kata, baik
Jadi, singkatan dan akronim adalah dua hal yang nama diri maupun bukan nama diri, ditulis
berbeda. Berikut adalah perbedaannya. kapital tanpa tanda titik.

Singkatan Akronim

Dibaca per huruf Dibaca sebagai kata

1. Aturan Penulisan Singkatan


a. Beri tanda titik di akhir setiap unsur yang
disingkat berikut. Perbedaan singkatan nama diri dan bukan
nama diri terletak pada penulisan
● Nama orang, gelar, sapaan, atau pangkat kepanjangannya.
● Singkatan duaAzka huruf dalamazkaafina216@[Link]
'Afina Fatihati
surat-menyurat ● Kepanjangan singkatan nama diri
ditulis dengan huruf awal kapital.
Contoh:
Contoh:
Kepanjangan Singkatan NKRI
(dieja: en-ka-er-i)
Abdul Haris Nasution (nama) A.H. Nasution Negara Kesatuan Republik Indonesia
Sarjana Pendidikan (gelar) [Link]. (NKRI)
Saudara Budi (sapaan) Sdr. Budi
Kolonel Andika (pangkat) Kol. Andika
sampai dengan (surat) s.d. ● Kepanjangan singkatan bukan nama
atas nama (surat) a.n. diri tidak ditulis dengan huruf awal
kapital.
Contoh:
PT
(dieja: pe-te)
perseroan terbatas

3
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
Modul Kilat ini milik Azka 'Afina Fatihati
(azkaafina216@[Link])

b. Akronim nama diri yang berasal dari huruf


Contoh lain: pertama setiap kata ditulis dengan kapital
tanpa tanda titik.
Singkatan Nama Diri
Contoh akronim huruf pertama setiap kata
Universitas Indonesia UI LIPI
Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB (dieja: lipi, bukan el-i-pe-i)
Persatuan Guru Republik Indonesia PGRI
Kitab Undang-Undang Hukum PAzka
idana'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
KUHP Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Singkatan Bukan Nama Diri


c. Akronim nama diri yang terbentuk dari
madrasah aliah negeri MAN gabungan huruf awal dan suku kata atau
sekolah dasar SD gabungan suku kata dari deret kata, ditulis
kartu tanda penduduk KTP kapital hanya pada huruf awal saja.
surat izin mengemudi SIM
nomor induk pegawai NIP
ujian nasional UN Contoh gabungan huruf awal dan suku kata

Bappenas
d. Lambang kimia, singkatan satuan ukuran, (dieja: bappenas, bukan per huruf)
takaran, timbangan, dan mata uang tidak
diikuti tanda titik. Badan Perencanaan Pembangunan
Nasional
Contoh:

Kepanjangan Singkatan
Contoh gabungan suku kata
kuprum Cu
sentimeter cm
Jabar
kilovolt-ampere kVA
(dieja: jabar, bukan je-a-be-a-er)
liter l
kilogram kg Jawa Barat
rupiah Rp

2. Aturan Penulisan Akronim


E Angka dan Bilangan
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
a. Akronim bukan nama diri dan berupa
gabungan huruf awal dan suku kata atau
gabungan suku kata dari deret kata ditulis
dengan huruf nonkapital.
Contoh gabungan huruf awal dan suku kata
iptek
(dieja: iptek, bukan i-pe-te-e-ka)

ilmu pengetahuan dan teknologi

Contoh gabungan suku kata


1. Penulisan Bilangan dalam Teks
rapim Bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu
(dieja: rapim, bukan er-a-pe-i-em) kata ditulis dengan huruf. Sementara itu,
bilangan yang terdiri lebih dari satu kata ditulis
rapat pimpinan
dengan angka.

4
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
Modul Kilat ini milik Azka 'Afina Fatihati
(azkaafina216@[Link])

Contoh 4. Penulisan Bilangan Perincian


Bilangan atau perincian harus ditulis dengan
3 = tiga → satu kata → ditulis huruf
angka meskipun hanya terdiri atas satu kata.
100 = seratus → satu kata → ditulis huruf Contoh:

12 = dua belas → dua kataAzka


→ ditulis angka
'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
Dalam keranjang itu ada 3 apel, 12 jeruk, dan
25 anggur.
2. Penulisan Bilangan Tingkatan
5. Penulisan Bilangan Ukuran dan Nilai
Ada tiga cara penulisan bilangan tingkatan.
Bilangan yang disertai ukuran panjang, berat,
Angka ke- + Huruf luas, isi, waktu, serta nilai uang dan
Romawi Angka Arab persentase ditulis dengan angka.
Contoh:
abad XX abad ke-20 abad kedua puluh
10 sentimeter
80 kilogram
3. Penulisan Bilangan di Awal Kalimat 5 hektare
Apabila bilangan pada awal kalimat terdiri 2 liter
1 tahun 4 bulan 5 hari
atas lebih dari satu kata, penulisannya
3 jam 15 menit
didahului kata seperti sebanyak, sejumlah,
Rp2.000,00
dan sebesar atau susunan kalimatnya diubah.
US$4,50
Contoh: 25%
25 persen
350 murid berkumpul di lapangan itu.
6. Penulisan Jumlah Bilangan Besar
diubah menjadi
Sebanyak 350 murid berkumpul di lapangan Bilangan dengan jumlah yang terlalu besar
itu. bisa ditulis sebagian dengan huruf dan
atau sebagian lagi dengan angka.
Di lapangan itu 350 murid berkumpul.
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]
Contoh:

807 ribu
450 juta
15 triliun
50 miliar

5
Azka 'Afina Fatihati azkaafina216@[Link]

Anda mungkin juga menyukai