WELLOGING
(Laporan Kaderisasi 2022)
Oleh
Fadsyah Muhammad Arbi
2215051063
JURUSAN TEKNIK GEOFISIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMPUNG
2023
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR .............................................................................................. i
DAFTAR ISI............................................................................................................ ii
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang .............................................................................................1
B. Tujuan...........................................................................................................1
II. PEMBAHASAN
A. Kedisiplinan dan Tanggung Jawab...............................................................2
B. Sopan Santun ................................................................................................2
C. Kekeluargaan dan Loyalitas .........................................................................3
D. Kepemimpinan .............................................................................................4
E. Kritis dan Solutif ..........................................................................................4
III. KESIMPULAN
KRITIK DAN SARAN
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Himpunan Mahasiswa (HIMA) adalah organisasi yang terdiri dari mahasiswa-
mahasiswa yang terdaftar di sebuah institusi pendidikan tertentu, seperti
universitas HIMA berfungsi sebagai wadah bagi mahasiswa untuk saling
berinteraksi, berkumpul, dan memperjuangkan kepentingan bersama. HIMA
mengadakan kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan
kemampuan dan keterampilan mahasiswa dalam berbagai bidang, sehingga
untuk menjadi seorang HIMA.
Kaderisasi adalah proses pendidikan atau pelatihan yang bertujuan untuk
membentuk seseorang menjadi kader atau pemimpin yang handal dan mampu
memimpin organisasi atau komunitas dengan baik sesuai dengan standart yang
terlah ditentukan dan dibutuhkan dari masing-masing organisasi atau instusi.
Proses kaderisasi biasanya meliputi pembekalan pengetahuan, keterampilan,
dan nilai-nilai yang dibutuhkan untuk memimpin organisasi atau komunitas
dengan baik supaya layak dan mampu bekerja sama dalam visi memajukan
suatu organisasi tersebut. Yaitu seperti kedisiplinan, tanggung jawab, sopan
santu, kekeluargaan, loyalitas, kepemimpinan dan mampu berpikir cepat dan
tepat serta solutif.
B. Tujuan
Adapun tujuan dari kaderisasi yaitu sebagai berikut.
Adapun tujuan dari pembuatan laporan ini adalah sebagai berikut.
1. Mengetahui sikap disiplin dan tanggung jawab.
2. Mengetahui sikap sopan santun
3. Mengetahui sikap kekeluargaan dan loyalitas.
4. Mengetahui sikap kepemimpinan.
5. Mengetahui sikap kritis solutif
II. PEMBAHASAN
A. Kedisiplinan dan Tanggung Jawab
Disiplin adalah sebuah sikap rela untuk taat atau patuh terhadap aturan atau
punnilai-nilai yang dipercaya dan menjadi tanggung jawab. Disiplin juga dapat
diartikan sebagai sebuah sikap ketika melakukan suatu hal ataupun kegiatan
dengan tepat waktu sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Sikap disiplin
merupakan sebuah sikap yang baik, namun tidak semua orang memiliki sikap
disiplin tersebut. Disiplin harus dikembangkan atau dibiasakan oleh setiap
individu bahkan sejak individu tersebut masih kecil.
Tanggung jawab adalah sikap yang menekankan pada kesadaran individu pada
setiap perkataan ataupun perbuatan yang diucapkan atau dilakukan akan
memilki dampak yang harus ditanggung risikonya. Setiap manusia harus
memiliki sikap tanggung jawab. Hal ini bertujuan agar sebagai manusia
khususnya mahasiswa kita bisa mendapatkan kepercayaan dari orang lain untuk
mengurus atau menghandle sesuatu dengan penuh rasa tanggung jawab.
Rasa kedisiplinan dan tanggung jawab haruslah dilatih agar menjadi sebuah
sikap dan jiwa yang tumbuh dalam diri manusia khususnya mahasiswa. Kedua
sikap tersebut merupakan modal awal sebagai seorang mahasiswa untuk
memegang atau mengurus sebuah organisasi himpunan mahasiswa.
Adapun contoh dari sikap kedisiplinan dan tanggung jawab adalah
menyelesaikan tugas yang diberikan pada waktunya, tidak datang terlambat
ketika menghadiri sebuah acara, bertanggung jawab pada hal yang sudah
diamanahkan kepada dirinya, dan mematuhi segala aturan yang sudah
ditetapkan termasuk menggunakan SOP sesuai ketentuan.
3
B. Sopan Santun
Sopan santun merupakan gabungan dari dua kata yang memiliki arti yang
berbeda namun tidak sama. Sopan mengacu pada arti perilaku ramah dan
menghormati orang lain dan menghidari tindakan atau perilaku kasar,
sedangkan santun mengacu pada perilaku tenang, terkendali, beradab terhadap
orang lain untuk menjalin sebuah interaksi dan komunikasi. Secara
keseluruhan dapat disimpulkan sopan santun adalah sikap dan perilaku yang
menunjukkan rasa hormat dan kesopanan terhadap orang lain. Sikap sopan
santun mencakup tindakan seperti memperhatikan orang lain ketika berbicara
mengucapkan salam ketika bertemu dan lain sebagainya. Sopan santun juga
melibatkan penggunaan bahasa yang sopan dan sopan santun dalam
berkomunikasi dengan orang lain. Hal ini meliputi penggunaan bahasa yang
benar dan tidak kasar, serta penggunaan kata-kata yang sopan dalam berbicara
maupun menulis pesan. Sopan santun merupakan salah satu asas utama di
Teknik, karena telah diajarkan sebelumnya pada saat pengkaderan ketika kita
menjadi orang yang baru dalam suatu wilayah atau kelompok maka hal yang
pertama kali orang nilai dan lihat dari diri kita adalah etika berupa sopan dan
santun. Sopan santun sangat penting dalam menjalin hubungan sosial dengan
orang lain. Dengan menunjukkan sikap sopan santun, kita dapat menciptakan
lingkungan yang harmonis dan saling menghargai satu sama lain.
Adapun contoh dari sikap sopan santun adalah menyapa orang lain dengan
sapaan yang baik, tidak sembarang menyapa orang yang tidak dikenal, tidak
memotong pembicaraan orang lain, menjawab setiap pertanyaan yang
diberikan, mendengarkan dan menghormati orang yang berbicara di hadapan
kita, dan menghubungi orang lain melalui whatsapp dengan bahasa yang baik
dan memperhatikan waktu atau jam ketika menghubungi orang lain.
C. Kekeluargaan dan Loyalitas
Kekeluargaan merupakan salah satu asas teknik yang harus dilakukan dan
dijaga oleh seluruh mahasiswa fakultas teknik tanpa terkecuali. Kekeluargaan
adalah sebuah sikap yang menekankan pada rasa saling menghargai,
menghormati, melindungi, mengerti, peduli, dan percaya satu sama lain
sebagai keluarga. Rasa kekeluargaan dapat kita bangun dalam sebuah
organisasi. Kekeluargaan merupakan hal yang paling dasar ataupun
fundamental untuk bisa bergabung menjadi bagian dari sebuah organisasi.
Hal ini dikarenakan dalam sebuah organisasi, sebuah kegiatan ataupun acara
yang dilaksanakan akan dilakukan secara bersama-sama. Sedangkan loyalitas
dapat diartikan sebagai sikap yang menekankan pada rasa setia atau kesetiaan
Loyalitas merupakan sebuah sikap setia pada suatu keputusan ataupun hal
4
yang telah kita ambil untuk mencapai tujuan akhir yang kita inginkan. Sikap
loyalitas berarti bahwa kita harus rela mengorbankansesuatu pada diri kita
baik itu waktu, tenaga, pikiran, dan lain-lain untukmenyelesaikan hal atau
keputusan yang telah kita ambil sampai kitamendapatkan hasil akhir seperti
yang kita inginkan.
Adapun contoh dari sikap kekeluargaan dan loyalitas adalah membantu teman
yang sedang dalam kesulitan, mengikuti acara kumpulan sampai selesai
dengan baik, menyamaratakan ukuran rambut, saling menjaga satu sama lain.
D. Kepemimpinan
Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk memimpin, memotivasi,
dan mengarahkan serta mengoordinasi orang-orang atau kelompok dalam
mencapai tujuan yang ditetapkan. Kepemimpinan melibatkan kombinasi
antara kemampuan berpikir cepat dan tepat, responsif dan persuasif yang
digunakan untuk mempengaruhi dan membimbing orang lain dalam
mencapai visi, tujuan, atau misi yang sama yang telah ditetpkan Seorang
pemimpin harus memiliki keterampilan personal yang baik, seperti
kemampuan untuk mendengarkan, memotivasi, dan menginspirasi anggota
tim. Selain itu, seorang pemimpin juga harus memiliki kemampuan yang
relevan dengan bidang yang mereka pimpin, sehingga mereka dapat
memberikan saran dan bimbingan yang tepat kepada anggota tim. Adapun
contoh dari sikap kepemimpinan adalah berani untuk menjadi seoarang
pemimpin, misalnya koordinator lapangan atau korlap.
E. Berpikir Kritis
Berpikir kritis adalah kemampuan seseorang untuk menganalisis dan
mengevaluasi informasi secara obyektif dan kritis yang melibatkan proses
pemikiran yang sistematis dan rasional, yang memungkinkan seseorang untuk
membuat keputusan yang baik berdasarkan data dan bukti yang tersedia.
Berpikir kritis jug harus melibatkan kemampuan untuk menilai kebenaran dan
fakta informasi, serta kemampuan untuk memperkuat argumen atau data
Solutif adalah berpikir dengan melakukan pendekatan pemecahan masalah
yang berfokus pada solusi, bukan pada masalah itu sendiri.
Adapun contoh dari sikap kritis dan solutif adalah memberikan jawaban
ataupun solusi dari permasalahan yang dihadapi, dapat menyelesaikan
masalah dengan cepat dan tepat, dan memberikan solusi yang solutif dari
permasalahan yang dihadapi
III. KESIMPULAN
Adapun kesimpulan yang diperoleh dari penulisan laporan ini sebagai berikut.
1. KedispliInan dan tanggung jawab adalah sebuah sikap rela untuk taat atau
patuhterhadap aturan ataupun nilai-nilai yang dipercaya dan menjadi tanggung
jawab. Contoh penerapan sikap ini adalah menyelesaikan tugas yang
diberikan pada waktunya dan tidak datang terlambat ketika mengikuti atau
menghadiri suatu acara.
2. Sopan santun adalah sikap yang menjunjung tinggi rasa saling menghargai
danmenghomati satu sama lain sebagai sesama manusia. Contoh penerapan
sikap sopan santun adalah menyapa orang lain dengan sapaan yang baik dan
tidak sembarang menyapa orang yang tidak dikenal.
3. Kekeluargaan dan loyalitas adalah sikap yang menekankan pada rasa saling
menghargai, menghormati, melindungi, mengerti, peduli, dan percaya satu
sama lain sebagai keluarga. Loyalitas meruapakn kesetiaan terhadap
keputusan yangtelah diambil dan hatus dilaksanakan. Contoh dari penerapan
sikap kekeluargaan dan loyalitas adalah membantu teman yang sedang dalam
kesulitan dan mengikuti acara kumpulan sampai selesai dengan baik.
4. Kepemimpinan menekankan pada sikap yang dapat mengkoordinir,
memimpin,merangkul, dan menyatukan para anggotanya untuk patuh dalam
sebuah organisasi. Contoh sikap kepemimpianan adalah berani untuk menjadi
seorang pemimpin, misalnya koordinator lapangan atau korlap.
5. Kritis dan solutif adalah sebuah sikap yang menekankan pada kemampuan
berpikir pada kondisi tertentu untuk menghasilkan ide atau solusi untuk
permasalahan secara cepat dan tepat. Contoh dari sikap kritis dan solutif
adalah dengan memberikan saran yang dapat menyelesaikan permasalahan
yang dihadapi.
KRITIK DAN SARAN
A. Kritik
Berdasarkan kegiatan kaderisasi yang telah dilaksanakan penulis menyadari
bahwa dalam penyelenggaraan acara kaderisasi pengaturan jadwal acara
masih sedikit ada beberapa yang harus diperbaiki, sebab ditakutkan ada
pergantian jam mata kuliah dosen, dan lain-lain agar tujuan kami dapat
berbaris bersama sejak awal pada kegaiatan pengkaderan.
B. Saran
Untuk kaderisasi agar terus selalu sabar membimbing kami angkatan 22 untuk
lebih baik lagi dan dapat bergabung dengan HIMA TG Bhuwana. Untuk
perkumpulan ataupun kegiatan yang diadakan oleh kadeisasi sudah baik,
namun pemberitahuannya sebaiknya lebih dari jauh hari karena takutnya ada
rencana kumpulan berupa kegaiatan angkatan.
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis ucapkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga mampu menyusun laporan berjudul
“Welloging” dapat diselesaikan sesuai yang direncanakan. Laporan ini dibuat
dengan maksud untuk menjadi bahan pembelajaran pendidikan mental dan karakter
yang dibutuhkan memasuki suatu organisasi kemahasiswaan khususnya Himpunan
Mahasiswa Teknik Geofisika yang dikenal dengan Hima TG Bhuwana.
Di jurusan Teknik Geofisika tidak jauh beda dengan jurusan lainnya yang masih
dalam ruang lingkup teknik yang mana pendidikan mental dan karakter merupakan
hal sangat utama, meskipun dasar namun sangat berharga. Hal ini sesuai dengan
asas teknik yaitu sopan santu dan kekeluargaan. Akhir kata, penulis menyadari
bahwa laporan yang berjudul “Welloging” tentunya masih memiliki kekurangan.
Oleh karena itu, penulis berharap adanya masukan-masukan positif berupa saran
dan kritik yang dapat memotivasi untuk menyempurnakan laporan ini untuk
menjadi lebih baik.
Bandar Lampung, 01 April 2023
Penulis
Fadsyah Muhammad Arbi
NPM 2215051063