Pedoman Bantuan Operasional PAUD 2021
Pedoman Bantuan Operasional PAUD 2021
KEMENTERIAN PENDIDIKAN,
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN,
KEBUDAYAAN, RISET,
RISET, DAN
DAN TEKNOLOGI
TEKNOLOGI
DIREKTORAT JENDERAL
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN
PENDIDIKAN ANAK
ANAK USIA
USIA DINI,
DINI,
PENDIDIKAN DASAR,
PENDIDIKAN DASAR, DAN
DAN PENDIDIKAN
PENDIDIKAN MENENGAH
MENENGAH
DIREKTORAT PENDIDIKAN
DIREKTORAT PENDIDIKAN ANAK
ANAK USIA
USIA DINI
DINI
KATA PENGANTAR
Puji Syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan
kekuatan sehingga telah tersusun Pedoman Bantuan Operasional Penyelenggaraan Kinerja
Pendidikan Anak Usia Dini Tahun 2021. Pedoman ini memuat penjelasan tentang latar belakang,
dasar hukum pemberian bantuan, tujuan penggunaan bantuan, pemberi bantuan, persyaratan
penerima bantuan, bentuk bantuan, alokasi anggaran dan rincian jumlah bantuan, tata kelola
pencairan dana bantuan, penyaluran dana bantuan, pertanggungjawaban bantuan, ketentuan
perpajakan, dan sanksi.
Pedoman ini digunakan sebagai rujukan atau acuan dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan
pelaporan kegiatan, sehingga pelaksanaan program dapat tercapai sesuai dengan target yang telah
ditetapkan dengan prosedur dan ketentuan yang ada. Pihak-pihak yang terkait diharapkan dapat
menyelenggarakan seluruh proses kegiatan, mulai dari penyiapan rencana, pelaksanaan, sampai
dengan monitoring, evaluasi, dan pelaporan dengan amanah, efektif, dan efisien.
Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi atas partisipasi dari berbagai pihak
yang terlibat dalam penyusunan pedoman. Kami menyadari bahwa pedoman ini masih
memerlukan penyempurnaan secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu
dukungan, masukan, dan pemikiran semua pihak dalam penyempurnaan pedoman pelaksanaan ini
menjadi unsur penting kebersamaan dalam memajukan pendidikan anak usia dini.
KATA PENGANTAR................................................................................................................ i
DAFTAR ISI ............................................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1
A. Latar Belakang ..................................................................................................... 1
B. Dasar Hukum ....................................................................................................... 2
C. Tujuan Pedoman Pelaksanaan .............................................................................. 3
D. Prinsip Bantuan .................................................................................................... 3
E. Pemberi Bantuan .................................................................................................. 4
BAB II BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN KINERJA
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI TAHUN 2021 ................................................. 5
A. Pengertian ............................................................................................................ 5
B. Tujuan Bantuan .................................................................................................... 5
C. Penerima Bantuan ................................................................................................ 5
D. Bentuk dan Rincian Bantuan ................................................................................ 6
BAB III TATA CARA PENGELOLAAN BANTUAN ......................................................... 7
A. Mekanisme Pengelolaan Bantuan ........................................................................ 7
B. Tata Kelola Pencairan dan Penyaluran ................................................................ 8
C. Jangka Waktu Pelaksanaan Bantuan .................................................................... 9
D. Laporan Pertanggungjawaban .............................................................................. 9
E. Ketentuan Perpajakan .......................................................................................... 10
F. Tata Cara Pengembalian Dana Bantuan ............................................................... 11
G. Sanksi ................................................................................................................... 11
H. Format Dokumen Bantuan ................................................................................... 12
BAB IV PENGENDALIAN MUTU ....................................................................................... 13
A. Sosialisasi Program Bantuan ................................................................................ 13
B. Indikator Keberhasilan ......................................................................................... 13
C. Monitoring dan Evaluasi ...................................................................................... 13
D. Pengawasan .......................................................................................................... 14
BAB V PENUTUP ................................................................................................................. 15
LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pentingnya pendidikan anak usia dini yang berkualitas merupakan suatu hal yang bersifat
global. Hal ini merujuk pada pandangan, penelitian dan kajian yang dilakukan di seluruh
belahan dunia yang mempercayai bahwa investasi dalam pendidikan, khususnya Pendidikan
Anak Usia Dini (PAUD), merupakan faktor penting bagi sebuah negara agar dapat
berkompetisi di era globalisasi.
Dalam komitmen pembangunan dunia yang berkelanjutan atau yang di kenal dengan
Sustainable Development Goals (SDGs), akses bagi pendidikan dan perkembangan anak
usia dini menjadi salah satu sasaran prioritas. Sasaran 4.2 menyatakan “Di tahun 2030,
pastikan bahwa seluruh anak perempuan dan laki-laki memiliki akses dalam
mengoptimalkan perkembangan anak usia dini, pengasuhan, dan pendidikan Pra-SD yang
berkualitas sehingga mereka siap untuk mengikuti pendidikan sekolah dasar”.
Visi Merdeka Belajar, Merdeka Bermain merupakan visi dari Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikburistek RI) untuk
mewujudkan pendidikan berkualitas bagi seluruh anak termasuk anak usia dini agar
memperoleh haknya mendapatkan akses pendidikan anak usia dini yang berkualitas
sehingga terpenuhi kebutuhan esensialnya agar tumbuh kembang secara optimal dan siap
bersekolah dijenjang berikutnya.
Dalam menerjemahkan hal tersebut Peta Jalan PAUD Berkualitas mengonstruksikan
kerangka konsep PAUD berkualitas dalam upaya pengembangan potensi dan kompetensi
siswa peserta didik anak usia dini secara holistik melalui perwujudan Profil Pelajar
Pancasila. Terdapat empat elemen kunci satuan PAUD dikatakan memiliki layanan
berkualitas, yaitu: 1) lingkungan belajar yang berkualitas, 2) keterlibatan orang tua, 3)
pemantauan pemenuhan layanan kesehatan, gizi, perlindungan, pengasuhan, dan
kesejahteraan anak, serta 4) terdapat ekosistem tata kelola yang partisipatif, berbasis data
dan akuntabel.
Selaras dengan hal tersebut Program Sekolah Penggerak dengan prinsip bergerak bersama
dan bersinergi antara pusat dan daerah serta pemangku kepentingan lain dalam mewujudkan
pendidikan berkualitas menjadi salah satu program prioritas Kemdikbudristek. Program
Sekolah Penggerak dirancang sebagai upaya untuk mewujudkan Indonesia Maju yang
berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang beriman,
bertakwa kepada Tuhan YME, dan berahlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif,
bergotong royong, dan berkebhinekaan global.
Program sekolah pengerak pada PAUD merupakan upaya transformasi satuan PAUD dari
tahapan yang ada saat ini menuju tahapan yang lebih baik lagi dalam peningkatan capaian
pembelajaran anak peserta didik secara holistik baik dari aspek kognitif maupun karakater
dengan berfokus pada sumber daya manusia dimulai dari siswa, guru, kepala sekolah,
dengan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan
yang berpusat pada anak peserta didik dengan menciptakan perencanaan dan program yang
berbasis pada refleksi diri, refleksi guru sehingga terjadi perbaikan yang terus menerus
dalam proses pembelajaran dan pada akhirnya menjadi katalis dan dapat melakukan
pengimbasan.
Terkait hal tersebut dalam mendukung pelaksanaan Program Sekolah Penggerak pada PAUD
untuk bertransformasi menjadi satuan yang lebih bermutu dan berkualitas sesuai dengan
amanah Keputusan Mendikbud Nomor 1177/M Tahun 2020 tentang Program Sekolah
Penggerak, maka Direktorat PAUD sesuai tugas fungsinya memberikan dukungan program
Bantuan Biaya Operasional Kinerja bagi Sekolah Penggerak pada PAUD yang telah
ditetapkan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan
Dasar, Dan Pendidikan Menengah tahun 2021.
Dalam rangka memberikan informasi terkait persiapan, pelaksanaan, pelaporan
pertanggungjawaban program bantuan dimaksud bagi pihak terkait, maka dipandang perlu
menyusun Pedoman Pelaksanaan Bantuan Operasional Peneyelenggaraan (BOP) Kinerja
pada PAUD Tahun 2021.
B. Dasar Hukum
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2002 tentang Sistem Pendidikan Nasional
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
2. Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini
Holistik-Integratif (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 146);
3. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.05/2015 tentang Mekanisme
Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah pada Kementerian Negara/Lembaga
(Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1340) sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 173/PMK.05/2016 tentang
Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.05/2015 tentang
Mekanisme Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah pada Kementerian
Negara/Lembaga (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1745);
4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2018 tentang
Penyediaan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini (Berita Negara Republik Indonesia
Tahun 2018 Nomor 654);
5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 32 Tahun 2018 tentang Standar
Teknis Pelayanan Minimal Pendidikan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018
Nomor 1687);
6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 32 Tahun 2019 tentang Pedoman
Umum Penyaluran Bantuan Pemerintah Di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 1167)
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 44 tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan 32 Tahun 2020 tentang Pedoman Umum Penyaluran Bantuan Pemerintah
Di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2020 Nomor 1145);
7. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1177/M Tahun 2020 tentang
Program Sekolah Penggerak.
8. Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Dan
Pendidikan Menengah Nomor 4060/C/Hk/2020 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis
Bantuan Pemerintah di Lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini,
Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah sebagaimana diubah dengan Peraturan
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Dan Pendidikan
Menengah Nomor 8040/C/Hk/2020 Tahun 2020 Tentang Perubahan atas Peraturan
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Dan Pendidikan
Menengah Nomor 4060/C/Hk/2020 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan
Pemerintah di Lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan
Dasar, dan Pendidikan Menengah.
9. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Dan
Pendidikan Menengah Nomor 6555/C/HK.00/2021 Tahun 2021 Tentang Penetapan
Satuan Pendidikan Pelaksana Program Sekolah Penggerak sebagaimana diubah dengan
Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Dan
Pendidikan Menengah Nomor 6586/C/HK.00/2021 Tahun 2021 Perubahan Atas
Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Dan
Pendidikan Menengah Nomor 6555/C/HK.00/2021 Tahun 2021 Tentang Penetapan
Satuan Pendidikan Pelaksana Program Sekolah Penggerak.
C. Tujuan Pedoman
Pedoman Pelaksanaan Bantuan Operasional Penyelenggaraan Kinerja pada Pendidikan
Anak Usia Dini Tahun 2021 disusun dengan tujuan sebagai acuan atau rujukan bagi:
1. calon penerima bantuan dalam mengajukan usulan atau permohonan bantuan;
2. Direktorat PAUD dalam melakukan verifikasi usulan bantuan, menetapkan lembaga
penerima bantuan, dan mengesahkan surat keputusan penerima bantuan;
3. penerima bantuan dalam melaksanakan dan mempertanggungjawabkan bantuan; dan
4. pihak terkait lainnya dalam melakukan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan
program bantuan.
A. Pengertian
1. Pendidikan Anak Usia Dini yang selanjutnya disingkat PAUD adalah suatu upaya
pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 (enam) tahun
yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu
pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan
dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
2. PAUD berkualitas adalah penyelenggaraan layanan pendidikan anak usia dini yang
bertujuan agar anak bertumbuh kembang optimal secara holistik yang siap bersekolah.
PAUD berkualitas memiliki empat elemen sebagai: (1) lingkungan belajar berkualitas
yang berfokus pada kualitas proses pembelajaran, (2) keterlibatan orang tua/wali, (3)
pemantauan dan dukungan terhadap kebutuhan esensial anak usia dini di luar
pendidikan, seperti layanan kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan; serta (4)
tata kelola yang partisipatif, transparan dan akuntabel. Penyelenggaraan PAUD
berkualitas memerlukan dukungan dari daerah, masyarakat dan pemangku kepentingan
lain.
3. Sekolah Penggerak pada PAUD adalah satuan PAUD yang ditetapkan oleh
Kementerian sebagai pelaksana program sekolah penggerak yang berfokus pada
peningkatan kompetensi peserta didik secara holistik untuk lebih mendorong
perwujudan profil pelajar Pancasila.
4. Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Kinerja yang selanjutnya disebut Dana
BOP Kinerja adalah program Pemerintah Pusat yang dialokasikan bagi sekolah
penggerak pada PAUD.
B. Tujuan Bantuan
Bantuan diberikan dengan tujuan untuk:
1. Mendukung pelaksanaan program sekolah penggerak pada PAUD.
2. Membantu kegiatan operasional satuan PAUD yang telah ditetapkan sebagai sekolah
penggerak.
3. Mendukung transformasi Sekolah Penggerak pada PAUD.
C. Penerima Bantuan
Bantuan diberikan kepada satuan PAUD yang telah ditetapkan sebagai sekolah penggerak
oleh Kementerian dan memenuhi persyaratan sebagai berikut.
1. Memiliki profil dan struktur organisasi;
2. Menyusun rencana anggaran biaya;
3. Menandatangani pakta integritas;
4. Membuat Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) atas penggunaan dana
bantuan;
5. Melampirkan Surat Pengantar dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota; dan
6. Melampirkan Fotokopi rekening dan NPWP atas nama satuan PAUD.
2. Besaran bantuan sebagaimana dimaksud pada angka (1) digunakan untuk mendukung
program Sekolah Penggerak pada PAUD sesuai dengan pedoman penyelenggaraan
Program Sekolah Penggerak yang ditetapkan oleh Kementerian
3. Penggunaan dana BOP Kinerja mengacu pada Komponen Penggunaan Dana BOP
PAUD Reguler. Komponen dan contoh pembiayaan sebagai berikut.
Catatan:
1. Proporsi penggunaan anggaran untuk setiap kegiatan dapat disesuaikan kebutuhan
dengan catatan komponen penggunaan dana BOP Kinerja harus dilaksanakan
walaupun menggunakan sumber dana yang lain.
2. Pelaksanaan kegiatan dapat dipilih dalam bentuk tatap muka atau video
conference, disesuaikan dengan kondisi wilayah dan ketersediaan anggaran.
3. Dana BOP Kinerja dapat digunakan di luar contoh rincian pada tabel 1 selama
mendukung pelaksanaan Program Sekolah Penggerak pada PAUD sesuai dengan
komponen penggunaan dana BOP Kinerja.
BAB III
TATA CARA PENGELOLAAN BANTUAN
2. Verifikasi Permohonan
a. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat PAUD membentuk tim pengelola
bantuan.
b. Tim pengelola bantuan mengadministrasikan permohonan yang diajukan.
c. Tim pengelola bantuan melakukan verifikasi usulan bantuan:
1) Tim pengelola bantuan memberikan catatan perbaikan untuk usulan yang
memerlukan revisi kepada Sekolah Penggerak pada PAUD pengusul.
2) Sekolah Penggerak pada PAUD pengusul melakukan revisi usulan dan
mengirimkan kembali ke Direktorat PAUD. Bantuan hanya akan diberikan
kepada Sekolah Penggerak pada PAUD yang telah melakukan revisi
usulan berdasarkan catatan perbaikan tim pengelola bantuan dan
mengirimkan kembali ke Direktorat PAUD.
d. Tim pengelola bantuan menyusun berita acara hasil verifikasi.
e. Tim pengelola bantuan menyampaikan hasil verifikasi kepada PPK untuk
ditetapkan sebagai penerima bantuan.
D. Pelaporan Pertanggungjawaban
a. Laporan Awal
1) Laporan awal berupa fotokopi rekening (yang ada identitas pemilik
rekening, nomor rekening, dan lembaran yang ada nominal sebagai bukti
bahwa dana telah masuk). Contoh format laporan awal sebagaimana
lampiran 4 pedoman ini;
2) Laporan awal disampaikan paling lambat satu minggu setelah dana masuk
rekening.
b. Laporan Akhir
Laporan akhir berisi laporan pelaksanaan kegiatan (contoh format laporan
sebagaimana lampiran 5) dan laporan pertanggungjawaban bantuan (contoh
format laporan sebagaimana lampiran 6).
c. Laporan Pelaksanaan Kegiatan
Laporan pelaksanaan kegiatan berupa uraian singkat kegiatan yang dilaksanakan
atas dana bantuan tersebut dilengkapi dengan bukti-bukti berupa foto-foto
dan/atau video kegiatan (baik kegiatan daring ataupun luring). Penerima bantuan
menguraikan secara singkat hasil pelaksanaan kegiatan berupa penjelasan sejak
sebelum menerima bantuan dan setelah melaksanakan bantuan.
d. Laporan Pertanggungjawaban Bantuan.
1) Penerima bantuan harus menyampaikan laporan pertanggungjawaban
bantuan kepada PPK setelah pekerjaan selesai atau akhir tahun anggaran.
Laporan meliputi:
a) Berita Acara Serah Terima, yang memuat:
(1) jumlah dana awal, dana yang dipergunakan, dan sisa dana;
(2) pekerjaan telah diselesaikan sesuai dengan Perjanjian Kerja
Sama; dan
(3) pernyataan bahwa bukti-bukti pengeluaran telah disimpan.
(menyesuaikan dengan bentuk bantuan)
b) foto hasil pekerjaan yang telah diselesaikan.
2) Dalam hal terdapat sisa dana, penerima bantuan harus menyampaikan bukti
surat setoran sisa dana ke rekening Kas Negara kepada PPK sesuai dengan
perjanjian kerja sama.
3) PPK melakukan verifikasi atas laporan pertanggungjawaban bantuan yang
disusun dan disampaikan oleh penerima bantuan.
4) PPK mengesahkan Berita Acara Serah Terima setelah hasil verifikasi telah
sesuai dengan perjanjian kerja sama.
5) Berita Acara Serah Terima dibuat sesuai format sebagaimana lampiran 3
pedoman ini.
e. Dalam hal penggunaan BOP Kinerja menghasilkan aset, maka penerima bantuan
harus melakukan pencatatan aset sesuai dengan ketentuan pencatatan aset barang
milik daerah untuk satuan PAUD yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dan
ketentuan pencatatan aset yayasan bagi satuan PAUD yang diselenggarakan oleh
masyarakat.
Laporan akhir berupa laporan pelaksanaan kegiatan dan pertanggungjawaban
penggunaan dana yang dilampiri dengan dokumentasi dan surat pernyataan tanggung
jawab belanja (SPTJB). Contoh format SPTJB sebagaimana lampiran 2 pedoman ini.
Pengiriman laporan akhir paling lambat 15 Desember tahun 2021.
Laporan awal dan akhir dalam bentuk hard copy dikirimkan ke Direktorat PAUD,
Gedung E Lantai VII Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta. Laporan
dalam bentuk soft copy dikirimkan melalui email [Link]@[Link]
E. Ketentuan Perpajakan
Kewajiban perpajakan terkait dengan bantuan dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-
undangan mengenai perpajakan.
G. Sanksi
1. Penerima bantuan yang melanggar perjanjian kerja sama dan/atau ketentuan dalam
pedoman pelaksanaan ini dikenai sanksi tidak ditetapkan sebagai penerima bantuan
pada tahun anggaran berikutnya.
2. Dalam hal penerima bantuan yang melakukan pelanggaran mengakibatkan kerugian
negara maka dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
B. Indikator Keberhasilan
Indikator keberhasilan bantuan adalah sebagai berikut:
1. Terbantunya Sekolah Penggerak pada PAUD untuk melakukan transformasi
pembelajaran
2. Jumlah Sekolah Penggerak pada PAUD yang melakukan transformasi
D. Pengawasan
Pengawasan dana bantuan dapat dilaksanakan oleh:
1. Pengawasan internal
Pengawasan internal dilakukan oleh Direktorat PAUD dan Aparat Pengawasan Internal
Pemerintah (APIP) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
2. Pengawasan eksternal
Pengawasan eksternal dilakukan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK)
BAB V
PENUTUP
Pedoman Pelaksanaan BOP Kinerja Tahun 2021 ini diharapkan dapat mempermudah proses
penyaluran bantuan dan pelaksanaannya. Apabila ada hal yang belum jelas, dapat
menghubungi langsung ke Direktorat PAUD.
Telepon : 021-5725712
Email : [Link]@[Link]
Website : [Link]
[Link]
Lampiran 1: Format Permohonan Bantuan
PERMOHONAN BANTUAN
BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN
KINERJA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI TAHUN 2021
Diajukan Oleh:
1 Nama Lembaga :
2 Alamat Lengkap :
Kabupaten/Kota :
Provinsi :
3 Tlp/HP/Email :
Disampaikan kepada
Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini
Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen, Kemendikbudristek
d/a Komplek Kemendikbudristek Gedung E Lantai VII
Jalan Jenderal Sudirman Senayan Jakarta, 10270
Yth. Direktur Pendidikan Anak Usia Dini
Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen,
Kemendikbud Gedung E Kemendikbudristek
Lantai VII
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Demikian permohonan ini kami ajukan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
...............................
A. RENCANA PENGGUNAAN DANA
Dana BOP Kinerja Tahun 2021 sebesar Rp… akan digunakan sebagai berikut.
(disesuaikan dengan jumlah dana BOP Kinerja Tahun 2021 yang diterima setiap Sekolah
Penggerak pada PAUD)
Komponen
Komponen Penggunaan Contoh Rincian Pembiayaan
No. BOP PAUD Biaya
Dana BOP Kinerja Dana BOP Kinerja
Reguler
1. Pelaksanaan Penyiapan guru/pendidik Misalnya: Rp…
kegiatan PAUD, kepala satuan a. pembiayaan pertemuan
pembelajaran pendidikan, dan tenaga persiapan; dan/atau
dan bermain administrasi sekolah yang
b. pembiayaan pertemuan
akan mengikuti pelatihan
Program Sekolah identifikasi, pemetaan
Penggerak potensi dan kebutuhan
pelatihan.
Pembelajaran dengan Misalnya: Rp…
paradigma baru, yang a. pembiayaan
merupakan pembelajaran Pengembangan
yang berorientasi pada
pembelajaran paradigma
penguatan kompetensi dan
karakter yang sesuai baru;
dengan profil pelajar b. pembiayaan pelaksanaan
Pancasila pembelajaran berbasis
proyek; dan/atau
c. penyediaan buku bacaan
anak sebagai media
bermain berbasis buku
bacaan dalam upaya
penguatan literasi dan
penanaman karakter sesuai
nilai-nilai Pancasila.
2. Pelaksanaan Sosialisasi Program Misalnya: Rp…
kegiatan Sekolah Penggerak kepada a. pembiayaan pertemuan
pendukung seluruh warga satuan sosialisasi; dan/atau
pembelajaran Pendidikan
b. perencanaan, persiapan,
dan bermain
implementasi, dan
evaluasi PSP di satuan.
Penyiapan kebijakan Misalnya: Rp…
satuan pendidikan terkait a. pembiayaan pertemuan
penyelenggaraan Program untuk merumuskan dan
Sekolah Penggerak
menyusun kebijakan
dalam mendukung
pelaksanaan PSP di satuan
(Visi, Misi); dan/atau
b. pembiayaan penguatan
kapasitas satuan berbasis
komunitas (gugus).
Melaksanakan pelatihan Misalnya: Rp…
Program Sekolah a. pembiayaan in house
Penggerak bagi: training di satuan;
a. kepala satuan
b. pembiayaan pelatihan
pendidikan
untuk peningkatan
b. guru/pendidik kompetensi kepala satuan
PAUD dan guru;
Komponen
Komponen Penggunaan Contoh Rincian Pembiayaan
No. BOP PAUD Biaya
Dana BOP Kinerja Dana BOP Kinerja
Reguler
c. pembiayaan pelaksanaan
komunitas belajar bagi
kepala satuan dan guru;
d. pembiayaan pelaksanaan
forum dialog bagi kepala
satuan dan guru;
e. pembiayaan penguatan
literasi digital atau
teknologi; dan/atau
f. pembiayaan kegiatan
lainnya dalam rangka
pengembangan
kompetensi kepala satuan
dan guru.
3. Pemenuhan Melakukan perencanaan Misalnya: Rp…
administrasi berbasis data pada tingkat a. penguatan kapasitas tata
satuan satuan pendidikan Kelola (pembuatan RAB,
pendidikan
dokumen perencanaan);
b. perencanaan pembelajaran
paradigma baru,
peningkatan kompetensi
guru dan tenaga
kependidikan, dan
penguatan literasi dan
karakter; dan/atau
c. lokakarya penyusunan
perencanaan tingkat
komunitas (gugus).
Pemanfaatan platform Misalnya: Rp…
teknologi untuk a. penyediaan koneksi listrik
pembelajaran dan dan internet yang
manajemen sekolah,
memadai (langganan
internet, penguatan
infrastruktur jaringan);
dan/atau
b. lokakarya implementasi
digitalisasi sekolah
(sekolah, gugus, duta
teknologi).
Pelaksanaan Administrasi Misalnya, pelaksanaan Rp…
Kegiatan Sekolah administrasi kegiatan sekolah
untuk melaksanakan
pembelajaran paradigma baru,
peningkatan kompetensi guru
dan tenaga kependidikan, dan
penguatan literasi dan
karakter.
Catatan:
1. Proporsi penggunaan anggaran untuk setiap kegiatan dapat disesuaikan
kebutuhan dengan catatan komponen penggunaan dana BOP Kinerja harus
dilaksanakan walaupun menggunakan sumber dana yang lain.
2. Pelaksanaan kegiatan dapat dipilih dalam bentuk tatap muka atau video
conference, disesuaikan dengan kondisi wilayah dan ketersediaan anggaran.
3. Dana BOP Kinerja dapat digunakan di luar contoh rincian pada tabel 1 selama
mendukung pelaksanaan Program Sekolah Penggerak sesuai dengan komponen
penggunaan dana BOP Kinerja.
B. PAKTA INTEGRITAS
Dalam rangka pelaksanaan program BOP Kinerja Tahun 2021 dengan ini menyatakan :
1. tidak akan melakukan komunikasi yang mengarah kepada korupsi, kolusi, dan
nepotisme (KKN);
2. tidak akan melakukan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme;
3. tidak akan memberikan sesuatu yang berkaitan dengan urusan penyaluran paket barang
yang dapat dikategorikan sebagai suap dan/atau gratifikasi;
4. akan mengikuti proses penyaluran bantuan secara bersih, transparan, dan profesional
untuk memberikan hasil yang terbaik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;
5. akan menggunakan bantuan sesuai dengan usulan yang tercantum dalam proposal dan
ketentuan peraturan perundang-undangan;
6. melaporkan pelaksanaan kegiatan dan pertanggungjawaban;
7. bertanggung jawab penuh atas penggunaan dana bantuan dan keberlangsungan program.
8. semua data dan dokumen yang kami lampirkan dalam permohonan bantuan ini adalah
benar dan sah; dan
9. apabila dikemudian hari ditemukan bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan
tidak benar, maka kami bersedia dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan dan
ketentuan yang berlaku.
Demikian pakta integritas ini dibuat dan ditandatangani dengan penuh kesadaran, tanpa
adanya paksaan dari pihak manapun.
……………., …………………….…….. 2021
------------------------------------
C. SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK (SPTJM)
Bahwa saya bertanggung jawab penuh atas penggunaan dana BOP Kinerja Tahun 2021
dengan ini menyatakan apabila di kemudian hari, atas penggunaan dana bantuan tersebut di
atas mengakibatkan kerugian negara maka saya bersedia dituntut penggantian kerugian
negara dimaksud sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Bukti-bukti pengeluaran terkait penggunaan dana bantuan tersebut disimpan sesuai dengan
ketentuan pada penerima bantuan untuk kelengkapan administrasi dan keperluan
pemeriksaan aparat pengawas fungsional.
------------------------------------
D. FOTOKOPI NPWP
NPWP : [Link]
.........................................................
Jl. .............................................................
.................................................................
TERDAFTAR : xx / xx / xxxx
------------------------------------
Lampiran 2: Format Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja (SPTJB)
<KOP SURAT>
SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB BELANJA
(SPTJB)
............................................ (17)
NIP……………………….. (18)
Petunjuk Pengisian Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja (SPTJB)
Pada hari ini ...............(2) tanggal .....................(3) bulan .........................(4) tahun ................. (5) yang
bertanda tangan di bawah ini:
1. Nama ............................................................................................(6)
Jabatan .......................................................................................... (7)
Alamat ..........................................................................................(8)
yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA
2. Nama ............................................................................................ (9)
NIP ...............................................................................................(10)
Jabatan ..........................................................................................(11)
Alamat .......................................................................................... (12)
yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA dengan ini menyatakan sebagai berikut:
1. PIHAK PERTAMA telah melaksanakan penyelesaian pekerjaan berupa .............(13) sesuai dengan
Surat Keputusan Nomor.........................(14) dan Perjanjian Kerja Sama nomor ......................(15)
2. PIHAK PERTAMA telah menerima dana bantuan dari PIHAK KEDUA dan telah dipergunakan
untuk keperluan pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan Perjanjian Kerja Sama, dengan rincian sebagai
berikut:
a. Jumlah total dana yang telah diterima : .................. ( .......... ) (16)
b. Jumlah total dana yang dipergunakan : .................. ( .......... ) (17)
c. Jumlah total sisa dana : .................. ( .......... ) (18)
3. PIHAK PERTAMA menyatakan bahwa bukti-bukti pengeluaran dana Bantuan ………… (19)
sebesar ...................(.............) (20) telah disimpan sesuai dengan ketentuan untuk kelengkapan
administrasi dan keperluan pemeriksaan aparat pengawas fungsional.
4. PIHAK PERTAMA menyerahkan kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA menerima dari
PIHAK PERTAMA berupa .............. (21) dengan nilai ............. (…………..) (22)
5. PIHAK PERTAMA telah menyetorkan sisa dana bantuan ke Kas Negara sebesar .............
(…………..) (23) sebagaimana Bukti Penerimaan Negara (BPN) terlampir.
Demikian Berita Acara Serah Terima ini dibuat dengan sebenarnya dan ditandatangani oleh Para Pihak
pada hari ini dan tanggal tersebut di atas, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
............................(25) ...............................................(27)
NIP.........................................(28)
Petunjuk Pengisian Berita Acara Serah Terima (BAST)
Nomor :
Perihal : Laporan Awal Penerimaan Dana BOP Kinerja Tahun 2021
Dengan hormat,
…………………………………..
Catatan:
Laporan awal dalam bentuk foto dan dapat
dikirimkan ke: Faks : 021-5725712
Email : [Link]@[Link]
Lampiran 5: Format Laporan Kegiatan (Akhir)
Laporan akhir berisi laporan pelaksanaan program dan pertanggungjawaban penggunaan dana
secara keseluruhan yang terdiri atas 4 bagian, yaitu:
Halaman Sampul
Halaman sampul harus memuat judul laporan (jenis kegiatan), nama lembaga pelapor (sesuai
dengan Akad) dan alamat lengkap lembaga.
Pengantar
Dalam pengantar laporan harus ditandatangani oleh penanggung jawab kegiatan sesuai dengan
Akad.
Isi Laporan
Lembar isi laporan menggunakan sistematika sebagai berikut:
1. Bagian 1, Pendahuluan. Berisi uraian tentang: kapan dana mulai diterima dan digunakan;
2. Bagian 2, Pelaksanaan Program. Berisi uraian langkah-langkah yang ditempuh dalam
merealisasikan kegiatan; kegiatan apa saja yang sudah terealisasi;
3. Bagian 3, Penggunaan Dana. Menguraikan seluruh komponen-komponen penggunaan dana
sesuai dengan keadaan riil di lapangan; dan
4. Bagian 4, Penutup. Berisi uraian tentang kesimpulan, saran, dan harapan. Lampiran berisi
dokumen-dokumen tertulis, foto-foto terkait.
Lampiran 6: Format Laporan Pertanggungjawaban Bantuan
<KOP SURAT>
LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
BOP KINERJA TAHUN 2021
Sehubungan dengan hal tersebut, dengan ini saya menyampaikan laporan pertanggungjawaban bantuan
sebagai berikut.
1. Laporan penggunaan jumlah dana
a. Jumlah total dana yang telah diterima : .......................,- ( ................... ) (9)
b. Jumlah total dana yang dipergunakan : .......................,- ( ................... ) (10)
c. Jumlah total sisa dana : ......................,- ( .................. ) (11)
2. Telah menyelesaikan seluruh pekerjaan (100%) Bantuan.................... (12) berdasarkan Perjanjian
Kerja Sama tersebut.
Berdasarkan hal tersebut, saya dengan ini menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa:
1. bukti-bukti pengeluaran penggunaan dana Bantuan .................... (13) sebesar Rp ..................... ,-
(....................)(14) telah kami simpan sesuai dengan ketentuan sebagai kelengkapan administrasi
dan keperluan pemeriksaan aparat pengawas fungsional.
2. telah menyetorkan sisa dana bantuan ke Kas Negara sebesar .......... ............... (...........) (15)
sebagaimana Bukti Penerimaan Negara (BPN) terlampir. * )
3. apabila di kemudian hari, atas penggunaan dana bantuan..................... (16) mengakibatkan kerugian
negara maka saya bersedia dituntut penggantian kerugian negara dimaksud sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.
Demikian laporan pertanggungjawaban BOP Kinerja Tahun 2021 kami buat dengan sesungguhnya dan
penuh tanggung jawab.
(....................................) (19)
PETUNJUK PENGISIAN
LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
BOP KINERJA TAHUN 2021