0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan33 halaman

Pedoman Bantuan Operasional PAUD 2021

[Ringkasan] Pedoman ini mengatur bantuan operasional penyelenggaraan kinerja pendidikan anak usia dini tahun 2021. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini sesuai dengan komitmen pembangunan berkelanjutan dan visi pemerintah untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak. Pedoman ini menjelaskan tentang tujuan, penerima, bentuk, dan tata kelola bantuan serta pengawasan pel

Diunggah oleh

yusman1979
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan33 halaman

Pedoman Bantuan Operasional PAUD 2021

[Ringkasan] Pedoman ini mengatur bantuan operasional penyelenggaraan kinerja pendidikan anak usia dini tahun 2021. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini sesuai dengan komitmen pembangunan berkelanjutan dan visi pemerintah untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak. Pedoman ini menjelaskan tentang tujuan, penerima, bentuk, dan tata kelola bantuan serta pengawasan pel

Diunggah oleh

yusman1979
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEDOMAN PELAKSANAAN

BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN


KINERJA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
TAHUN 2021

KEMENTERIAN PENDIDIKAN,
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN,
KEBUDAYAAN, RISET,
RISET, DAN
DAN TEKNOLOGI
TEKNOLOGI
DIREKTORAT JENDERAL
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN
PENDIDIKAN ANAK
ANAK USIA
USIA DINI,
DINI,
PENDIDIKAN DASAR,
PENDIDIKAN DASAR, DAN
DAN PENDIDIKAN
PENDIDIKAN MENENGAH
MENENGAH
DIREKTORAT PENDIDIKAN
DIREKTORAT PENDIDIKAN ANAK
ANAK USIA
USIA DINI
DINI
KATA PENGANTAR

Puji Syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan
kekuatan sehingga telah tersusun Pedoman Bantuan Operasional Penyelenggaraan Kinerja
Pendidikan Anak Usia Dini Tahun 2021. Pedoman ini memuat penjelasan tentang latar belakang,
dasar hukum pemberian bantuan, tujuan penggunaan bantuan, pemberi bantuan, persyaratan
penerima bantuan, bentuk bantuan, alokasi anggaran dan rincian jumlah bantuan, tata kelola
pencairan dana bantuan, penyaluran dana bantuan, pertanggungjawaban bantuan, ketentuan
perpajakan, dan sanksi.

Pedoman ini digunakan sebagai rujukan atau acuan dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan
pelaporan kegiatan, sehingga pelaksanaan program dapat tercapai sesuai dengan target yang telah
ditetapkan dengan prosedur dan ketentuan yang ada. Pihak-pihak yang terkait diharapkan dapat
menyelenggarakan seluruh proses kegiatan, mulai dari penyiapan rencana, pelaksanaan, sampai
dengan monitoring, evaluasi, dan pelaporan dengan amanah, efektif, dan efisien.

Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi atas partisipasi dari berbagai pihak
yang terlibat dalam penyusunan pedoman. Kami menyadari bahwa pedoman ini masih
memerlukan penyempurnaan secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu
dukungan, masukan, dan pemikiran semua pihak dalam penyempurnaan pedoman pelaksanaan ini
menjadi unsur penting kebersamaan dalam memajukan pendidikan anak usia dini.

Jakarta, April 2021


Direktur Pendidikan Anak Usia Dini,

Dr. Muhammad Hasbi


NIP 197306231993031001
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................................................................ i
DAFTAR ISI ............................................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1
A. Latar Belakang ..................................................................................................... 1
B. Dasar Hukum ....................................................................................................... 2
C. Tujuan Pedoman Pelaksanaan .............................................................................. 3
D. Prinsip Bantuan .................................................................................................... 3
E. Pemberi Bantuan .................................................................................................. 4
BAB II BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN KINERJA
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI TAHUN 2021 ................................................. 5
A. Pengertian ............................................................................................................ 5
B. Tujuan Bantuan .................................................................................................... 5
C. Penerima Bantuan ................................................................................................ 5
D. Bentuk dan Rincian Bantuan ................................................................................ 6
BAB III TATA CARA PENGELOLAAN BANTUAN ......................................................... 7
A. Mekanisme Pengelolaan Bantuan ........................................................................ 7
B. Tata Kelola Pencairan dan Penyaluran ................................................................ 8
C. Jangka Waktu Pelaksanaan Bantuan .................................................................... 9
D. Laporan Pertanggungjawaban .............................................................................. 9
E. Ketentuan Perpajakan .......................................................................................... 10
F. Tata Cara Pengembalian Dana Bantuan ............................................................... 11
G. Sanksi ................................................................................................................... 11
H. Format Dokumen Bantuan ................................................................................... 12
BAB IV PENGENDALIAN MUTU ....................................................................................... 13
A. Sosialisasi Program Bantuan ................................................................................ 13
B. Indikator Keberhasilan ......................................................................................... 13
C. Monitoring dan Evaluasi ...................................................................................... 13
D. Pengawasan .......................................................................................................... 14
BAB V PENUTUP ................................................................................................................. 15
LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pentingnya pendidikan anak usia dini yang berkualitas merupakan suatu hal yang bersifat
global. Hal ini merujuk pada pandangan, penelitian dan kajian yang dilakukan di seluruh
belahan dunia yang mempercayai bahwa investasi dalam pendidikan, khususnya Pendidikan
Anak Usia Dini (PAUD), merupakan faktor penting bagi sebuah negara agar dapat
berkompetisi di era globalisasi.
Dalam komitmen pembangunan dunia yang berkelanjutan atau yang di kenal dengan
Sustainable Development Goals (SDGs), akses bagi pendidikan dan perkembangan anak
usia dini menjadi salah satu sasaran prioritas. Sasaran 4.2 menyatakan “Di tahun 2030,
pastikan bahwa seluruh anak perempuan dan laki-laki memiliki akses dalam
mengoptimalkan perkembangan anak usia dini, pengasuhan, dan pendidikan Pra-SD yang
berkualitas sehingga mereka siap untuk mengikuti pendidikan sekolah dasar”.
Visi Merdeka Belajar, Merdeka Bermain merupakan visi dari Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikburistek RI) untuk
mewujudkan pendidikan berkualitas bagi seluruh anak termasuk anak usia dini agar
memperoleh haknya mendapatkan akses pendidikan anak usia dini yang berkualitas
sehingga terpenuhi kebutuhan esensialnya agar tumbuh kembang secara optimal dan siap
bersekolah dijenjang berikutnya.
Dalam menerjemahkan hal tersebut Peta Jalan PAUD Berkualitas mengonstruksikan
kerangka konsep PAUD berkualitas dalam upaya pengembangan potensi dan kompetensi
siswa peserta didik anak usia dini secara holistik melalui perwujudan Profil Pelajar
Pancasila. Terdapat empat elemen kunci satuan PAUD dikatakan memiliki layanan
berkualitas, yaitu: 1) lingkungan belajar yang berkualitas, 2) keterlibatan orang tua, 3)
pemantauan pemenuhan layanan kesehatan, gizi, perlindungan, pengasuhan, dan
kesejahteraan anak, serta 4) terdapat ekosistem tata kelola yang partisipatif, berbasis data
dan akuntabel.
Selaras dengan hal tersebut Program Sekolah Penggerak dengan prinsip bergerak bersama
dan bersinergi antara pusat dan daerah serta pemangku kepentingan lain dalam mewujudkan
pendidikan berkualitas menjadi salah satu program prioritas Kemdikbudristek. Program
Sekolah Penggerak dirancang sebagai upaya untuk mewujudkan Indonesia Maju yang
berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang beriman,
bertakwa kepada Tuhan YME, dan berahlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif,
bergotong royong, dan berkebhinekaan global.
Program sekolah pengerak pada PAUD merupakan upaya transformasi satuan PAUD dari
tahapan yang ada saat ini menuju tahapan yang lebih baik lagi dalam peningkatan capaian
pembelajaran anak peserta didik secara holistik baik dari aspek kognitif maupun karakater
dengan berfokus pada sumber daya manusia dimulai dari siswa, guru, kepala sekolah,
dengan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan
yang berpusat pada anak peserta didik dengan menciptakan perencanaan dan program yang
berbasis pada refleksi diri, refleksi guru sehingga terjadi perbaikan yang terus menerus
dalam proses pembelajaran dan pada akhirnya menjadi katalis dan dapat melakukan
pengimbasan.
Terkait hal tersebut dalam mendukung pelaksanaan Program Sekolah Penggerak pada PAUD
untuk bertransformasi menjadi satuan yang lebih bermutu dan berkualitas sesuai dengan
amanah Keputusan Mendikbud Nomor 1177/M Tahun 2020 tentang Program Sekolah
Penggerak, maka Direktorat PAUD sesuai tugas fungsinya memberikan dukungan program
Bantuan Biaya Operasional Kinerja bagi Sekolah Penggerak pada PAUD yang telah
ditetapkan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan
Dasar, Dan Pendidikan Menengah tahun 2021.
Dalam rangka memberikan informasi terkait persiapan, pelaksanaan, pelaporan
pertanggungjawaban program bantuan dimaksud bagi pihak terkait, maka dipandang perlu
menyusun Pedoman Pelaksanaan Bantuan Operasional Peneyelenggaraan (BOP) Kinerja
pada PAUD Tahun 2021.

B. Dasar Hukum
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2002 tentang Sistem Pendidikan Nasional
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
2. Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini
Holistik-Integratif (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 146);
3. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.05/2015 tentang Mekanisme
Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah pada Kementerian Negara/Lembaga
(Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1340) sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 173/PMK.05/2016 tentang
Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.05/2015 tentang
Mekanisme Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah pada Kementerian
Negara/Lembaga (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1745);
4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2018 tentang
Penyediaan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini (Berita Negara Republik Indonesia
Tahun 2018 Nomor 654);
5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 32 Tahun 2018 tentang Standar
Teknis Pelayanan Minimal Pendidikan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018
Nomor 1687);
6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 32 Tahun 2019 tentang Pedoman
Umum Penyaluran Bantuan Pemerintah Di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 1167)
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 44 tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan 32 Tahun 2020 tentang Pedoman Umum Penyaluran Bantuan Pemerintah
Di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2020 Nomor 1145);
7. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1177/M Tahun 2020 tentang
Program Sekolah Penggerak.
8. Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Dan
Pendidikan Menengah Nomor 4060/C/Hk/2020 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis
Bantuan Pemerintah di Lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini,
Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah sebagaimana diubah dengan Peraturan
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Dan Pendidikan
Menengah Nomor 8040/C/Hk/2020 Tahun 2020 Tentang Perubahan atas Peraturan
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Dan Pendidikan
Menengah Nomor 4060/C/Hk/2020 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan
Pemerintah di Lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan
Dasar, dan Pendidikan Menengah.
9. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Dan
Pendidikan Menengah Nomor 6555/C/HK.00/2021 Tahun 2021 Tentang Penetapan
Satuan Pendidikan Pelaksana Program Sekolah Penggerak sebagaimana diubah dengan
Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Dan
Pendidikan Menengah Nomor 6586/C/HK.00/2021 Tahun 2021 Perubahan Atas
Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Dan
Pendidikan Menengah Nomor 6555/C/HK.00/2021 Tahun 2021 Tentang Penetapan
Satuan Pendidikan Pelaksana Program Sekolah Penggerak.

C. Tujuan Pedoman
Pedoman Pelaksanaan Bantuan Operasional Penyelenggaraan Kinerja pada Pendidikan
Anak Usia Dini Tahun 2021 disusun dengan tujuan sebagai acuan atau rujukan bagi:
1. calon penerima bantuan dalam mengajukan usulan atau permohonan bantuan;
2. Direktorat PAUD dalam melakukan verifikasi usulan bantuan, menetapkan lembaga
penerima bantuan, dan mengesahkan surat keputusan penerima bantuan;
3. penerima bantuan dalam melaksanakan dan mempertanggungjawabkan bantuan; dan
4. pihak terkait lainnya dalam melakukan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan
program bantuan.

D. Prinsip Pelaksanaan Bantuan


1. fleksibel, yaitu penggunaan dana dikelola sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan;
2. efisien, yaitu menggunakan dana dan daya yang ada untuk mencapai sasaran yang
ditetapkan;
3. efektif, yaitu menggunakan dana sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan dan
dapat memberikan manfaat yang optimal sesuai dengan sasaran yang ditetapkan;
4. transparan, yaitu menjamin keterbukaan informasi mengenai pengelolaan dana
bantuan;
5. akuntabel, yaitu pelaksanaan kegiatan dapat dipertanggungjawabkan;
6. kepatuhan, yaitu pelaksanaan program/kegiatan harus sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan; dan
7. manfaat, yaitu hasil pelaksanaan program/kegiatan dapat dirasakan manfaatnya dan
berdaya guna bagi penerima bantuan.
E. Pemberi Bantuan
Bantuan diberikan oleh Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Jenderal
Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Direktorat PAUD, Ditjen PAUD, Dikdas,
dan Dikmen, Kemendikbudristek).
BAB II
BANTUAN OPERASIONAL
PENYELENGGARAAN KINERJA PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

A. Pengertian
1. Pendidikan Anak Usia Dini yang selanjutnya disingkat PAUD adalah suatu upaya
pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 (enam) tahun
yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu
pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan
dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
2. PAUD berkualitas adalah penyelenggaraan layanan pendidikan anak usia dini yang
bertujuan agar anak bertumbuh kembang optimal secara holistik yang siap bersekolah.
PAUD berkualitas memiliki empat elemen sebagai: (1) lingkungan belajar berkualitas
yang berfokus pada kualitas proses pembelajaran, (2) keterlibatan orang tua/wali, (3)
pemantauan dan dukungan terhadap kebutuhan esensial anak usia dini di luar
pendidikan, seperti layanan kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan; serta (4)
tata kelola yang partisipatif, transparan dan akuntabel. Penyelenggaraan PAUD
berkualitas memerlukan dukungan dari daerah, masyarakat dan pemangku kepentingan
lain.
3. Sekolah Penggerak pada PAUD adalah satuan PAUD yang ditetapkan oleh
Kementerian sebagai pelaksana program sekolah penggerak yang berfokus pada
peningkatan kompetensi peserta didik secara holistik untuk lebih mendorong
perwujudan profil pelajar Pancasila.
4. Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Kinerja yang selanjutnya disebut Dana
BOP Kinerja adalah program Pemerintah Pusat yang dialokasikan bagi sekolah
penggerak pada PAUD.

B. Tujuan Bantuan
Bantuan diberikan dengan tujuan untuk:
1. Mendukung pelaksanaan program sekolah penggerak pada PAUD.
2. Membantu kegiatan operasional satuan PAUD yang telah ditetapkan sebagai sekolah
penggerak.
3. Mendukung transformasi Sekolah Penggerak pada PAUD.

C. Penerima Bantuan
Bantuan diberikan kepada satuan PAUD yang telah ditetapkan sebagai sekolah penggerak
oleh Kementerian dan memenuhi persyaratan sebagai berikut.
1. Memiliki profil dan struktur organisasi;
2. Menyusun rencana anggaran biaya;
3. Menandatangani pakta integritas;
4. Membuat Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) atas penggunaan dana
bantuan;
5. Melampirkan Surat Pengantar dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota; dan
6. Melampirkan Fotokopi rekening dan NPWP atas nama satuan PAUD.

D. Bentuk dan Rincian Bantuan.


1. BOP Kinerja diberikan dalam bentuk uang kepada 343 Satuan PAUD yang telah
ditetapkan sebagai sekolah penggerak berdasarkan jumlah rombongan belajar sesuai
pengambilan data pada aplikasi Dapodik tanggal 29 Juni 2021 dengan rincian berikut.
Jumlah Variabel Cost Fix Cost Total Bantuan/Lembaga
Rombel (Rp) (Rp) (Rp)

1 5.000.000 15.000.000 20.000.000


2 10.000.000 15.000.000 25.000.000
3 15.000.000 15.000.000 30.000.000
4 20.000.000 15.000.000 35.000.000
5 25.000.000 15.000.000 40.000.000
6 30.000.000 15.000.000 45.000.000
7 35.000.000 15.000.000 50.000.000
8 40.000.000 15.000.000 55.000.000
9 45.000.000 15.000.000 60.000.000
10 50.000.000 15.000.000 65.000.000
11 55.000.000 15.000.000 70.000.000
12 60.000.000 15.000.000 75.000.000
13 65.000.000 15.000.000 80.000.000
14 70.000.000 15.000.000 85.000.000
15 75.000.000 15.000.000 90.000.000
16 80.000.000 15.000.000 95.000.000
17 85.000.000 15.000.000 100.000.000
18 90.000.000 15.000.000 105.000.000
19 95.000.000 15.000.000 110.000.000
20 100.000.000 15.000.000 115.000.000

2. Besaran bantuan sebagaimana dimaksud pada angka (1) digunakan untuk mendukung
program Sekolah Penggerak pada PAUD sesuai dengan pedoman penyelenggaraan
Program Sekolah Penggerak yang ditetapkan oleh Kementerian
3. Penggunaan dana BOP Kinerja mengacu pada Komponen Penggunaan Dana BOP
PAUD Reguler. Komponen dan contoh pembiayaan sebagai berikut.

Tabel 1 Rincian Komponen Penggunaan Dana BOP Kinerja


Komponen
Contoh Rincian Pembiayaan BOP
No. BOP PAUD Komponen BOP Kinerja
Kinerja
Reguler
1. Pelaksanaan Pembelajaran dengan Misalnya:
kegiatan paradigma baru, yang a. pengembangan pembelajaran
pembelajaran merupakan pembelajaran paradigma baru;
dan bermain yang berorientasi pada
b. pelaksanaan pembelajaran berbasis
penguatan kompetensi
dan karakter yang sesuai proyek;
dengan profil pelajar c. penyediaan buku bacaan anak
Pancasila sesuai nilai nilai Pancasila
d. penyediaan alat permainan edukatif
e. penyediaan fasilitas pendidikan
Komponen
Contoh Rincian Pembiayaan BOP
No. BOP PAUD Komponen BOP Kinerja
Kinerja
Reguler
yang inklusif

2. Pelaksanaan Sosialisasi Program Misalnya:


kegiatan Sekolah Penggerak a. melakukan pertemuan sosialisasi;
pendukung kepada seluruh warga dan/atau
pembelajaran satuan Pendidikan
b. perencanaan, persiapan,
dan bermain
implementasi, dan evaluasi PSP di
satuan.

Penyiapan guru/pendidik Misalnya:


PAUD, kepala satuan a. pertemuan persiapan; dan/atau
pendidikan, dan tenaga b. pertemuan identifikasi, pemetaan
administrasi sekolah yang
potensi dan kebutuhan pelatihan.
akan mengikuti pelatihan
Program Sekolah
Penggerak
Penyiapan kebijakan Misalnya:
satuan pendidikan terkait a. pertemuan untuk merumuskan visi
penyelenggaraan Program misi Satuan PSP dan kebijakan
Sekolah Penggerak
pelaksanaan PSP
b. penguatan kapasitas satuan PAUD
lainnya berbasis gugus.
Melaksanakan pelatihan Misalnya:
Program Sekolah
Penggerak bagi: a. Penguatan in house training di
a. kepala satuan satuan;
pendidikan b. pelatihan untuk peningkatan
b. guru/pendidik PAUD kapasitas kepala satuan dan guru;
c. penguatan komunitas belajar bagi
kepala satuan dan guru;
d. Pelatihan mandiri dengan
komunitas praktis (gugus);
e. pelaksanaan pelatihan bersama
dengan pendidik SD kelas awal
f. Peningkatan kapasitas dibidang
literasi digital atau teknologi;
g. kegiatan lainnya dalam rangka
pengembangan kompetensi
kepala satuan dan guru.
3. Pemenuhan Melakukan perencanaan Misalnya:
administrasi berbasis data pada tingkat a. penguatan kapasitas tata Kelola
satuan satuan pendidikan (pembuatan RAB, dokumen
pendidikan
perencanaan, laporan keuangan);
b. perencanaan pembelajaran
paradigma baru, peningkatan
kompetensi guru dan tenaga
kependidikan, dan penguatan
literasi dan karakter;
c. lokakarya penyusunan perencanaan
tingkat komunitas (gugus).
Komponen
Contoh Rincian Pembiayaan BOP
No. BOP PAUD Komponen BOP Kinerja
Kinerja
Reguler
Pemanfaatan platform Misalnya:
teknologi untuk a. peningkatan kapasitas koneksi
pembelajaran dan listrik dan internet agar memadai
manajemen sekolah,
(langganan internet, penguatan
infrastruktur jaringan);
b. lokakarya implementasi digitalisasi
sekolah (sekolah, gugus, duta
teknologi)
Pelaksanaan Administrasi Misalnya, pelaksanaan administrasi
Kegiatan Sekolah kegiatan program sekolah penggerak

a. pelaksanaan administrasi kegiatan


program sekolah penggerak
b. penyediaan sistem penyimpanan
dokumen administrasi pengelolaan
satuan
c. penyediaan sistem pengelolaan
keuangan satuan

Catatan:
1. Proporsi penggunaan anggaran untuk setiap kegiatan dapat disesuaikan kebutuhan
dengan catatan komponen penggunaan dana BOP Kinerja harus dilaksanakan
walaupun menggunakan sumber dana yang lain.
2. Pelaksanaan kegiatan dapat dipilih dalam bentuk tatap muka atau video
conference, disesuaikan dengan kondisi wilayah dan ketersediaan anggaran.
3. Dana BOP Kinerja dapat digunakan di luar contoh rincian pada tabel 1 selama
mendukung pelaksanaan Program Sekolah Penggerak pada PAUD sesuai dengan
komponen penggunaan dana BOP Kinerja.
BAB III
TATA CARA PENGELOLAAN BANTUAN

A. Mekanisme Pengelolaan Bantuan


1. Pengajuan Permohonan
Sekolah Penggerak pada PAUD menyampaikan permohonan tertulis kepada Direktur
PAUD sesuai dengan format permohonan dengan melampirkan:
a. Profil dan struktur organisasi Sekolah Penggerak pada PAUD;
b. Rencana anggaran biaya;
c. Pakta integritas;
d. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) atas penggunaan dana
bantuan;
e. Surat Pengantar dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota; dan
f. Fotokopi rekening dan NPWP atas nama satuan PAUD.

2. Verifikasi Permohonan
a. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat PAUD membentuk tim pengelola
bantuan.
b. Tim pengelola bantuan mengadministrasikan permohonan yang diajukan.
c. Tim pengelola bantuan melakukan verifikasi usulan bantuan:
1) Tim pengelola bantuan memberikan catatan perbaikan untuk usulan yang
memerlukan revisi kepada Sekolah Penggerak pada PAUD pengusul.
2) Sekolah Penggerak pada PAUD pengusul melakukan revisi usulan dan
mengirimkan kembali ke Direktorat PAUD. Bantuan hanya akan diberikan
kepada Sekolah Penggerak pada PAUD yang telah melakukan revisi
usulan berdasarkan catatan perbaikan tim pengelola bantuan dan
mengirimkan kembali ke Direktorat PAUD.
d. Tim pengelola bantuan menyusun berita acara hasil verifikasi.
e. Tim pengelola bantuan menyampaikan hasil verifikasi kepada PPK untuk
ditetapkan sebagai penerima bantuan.

3. Penetapan Penerima Bantuan


a. PPK menetapkan penerima bantuan melalui surat keputusan berdasarkan hasil
verifikasi tim pengelola bantuan. Surat keputusan paling sedikit memuat:
1) identitas penerima bantuan;
2) nominal uang; dan
3) nomor rekening penerima bantuan.
b. Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) mengesahkan surat keputusan penerima
bantuan.
c. Direktorat PAUD mengirimkan surat keputusan penerima bantuan kepada Dinas
Pendidikan Kabupaten/Kota.

B. Tata Kelola Pencairan dan Penyaluran


1. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama
a. PPK dan penerima bantuan menandatangani perjanjian kerja sama dan kuitansi.
b. Perjanjian kerja sama paling sedikit memuat:
1) hak dan kewajiban kedua belah pihak;
2) jumlah dana bantuan yang diberikan;
3) pernyataan kesanggupan penerima bantuan untuk menggunakan bantuan
operasional sesuai rencana yang telah disepakati;
4) pernyataan kesanggupan penerima bantuan untuk menyetorkan sisa dana
yang tidak digunakan ke Kas Negara;
5) sanksi; dan
6) penyampaian laporan pertanggungjawaban bantuan kepada PPK
Direktorat PAUD setelah pekerjaan selesai dilaksanakan.
2. Pencairan dan Penyaluran Bantuan
a. Pencairan dana bantuan dalam bentuk uang
1) PPK mengajukan permintaan pembayaran (SPP) dilampiri:
a) surat keputusan penerima bantuan; dan
b) daftar nominatif penerima bantuan;
2) PPSPM memerintahkan verifikator untuk memverifikasi SPP beserta
lampirannya.
3) Pejabat penandatangan SPM (PPSPM) menerbitkan SPM.
4) SPM yang telah ditandatangani disampaikan kepada KPPN sebagai
permohonan penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).
5) Sebelum menyampaikan SPM ke KPPN, PPSPM terlebih dulu
menyampaikan Rencana Kas (Renkas) apabila nilai SPM
Rp1.000.000.000,00 atau lebih. Renkas disampaikan kepada KPPN lima
hari kerja sebelum pengajuan SPM.
b. Penyaluran dana Bantuan uang melalui bank penyalur
1) KPPN menerbitkan SP2D dan mencairkan dana kepada bank penyalur.
2) PPK memerintahkan bank penyalur untuk melakukan transfer dana kepada
penerima bantuan.
3) Bank penyalur melakukan transfer dana bantuan kepada lembaga
penerima bantuan sesuai dengan perintah PPK.
4) Bank penyalur menyampaikan laporan penyaluran dana kepada PPK.
5) Dana bantuan disalurkan sekaligus ke rekening lembaga penerima
bantuan.

C. Jangka Waktu Pelaksanaan Bantuan


Pelaksanaan bantuan dalam bentuk uang oleh penerima bantuan dilakukan setelah
mendapatkan Bimbingan Teknis Bantuan dari Direktorat PAUD.

D. Pelaporan Pertanggungjawaban
a. Laporan Awal
1) Laporan awal berupa fotokopi rekening (yang ada identitas pemilik
rekening, nomor rekening, dan lembaran yang ada nominal sebagai bukti
bahwa dana telah masuk). Contoh format laporan awal sebagaimana
lampiran 4 pedoman ini;
2) Laporan awal disampaikan paling lambat satu minggu setelah dana masuk
rekening.
b. Laporan Akhir
Laporan akhir berisi laporan pelaksanaan kegiatan (contoh format laporan
sebagaimana lampiran 5) dan laporan pertanggungjawaban bantuan (contoh
format laporan sebagaimana lampiran 6).
c. Laporan Pelaksanaan Kegiatan
Laporan pelaksanaan kegiatan berupa uraian singkat kegiatan yang dilaksanakan
atas dana bantuan tersebut dilengkapi dengan bukti-bukti berupa foto-foto
dan/atau video kegiatan (baik kegiatan daring ataupun luring). Penerima bantuan
menguraikan secara singkat hasil pelaksanaan kegiatan berupa penjelasan sejak
sebelum menerima bantuan dan setelah melaksanakan bantuan.
d. Laporan Pertanggungjawaban Bantuan.
1) Penerima bantuan harus menyampaikan laporan pertanggungjawaban
bantuan kepada PPK setelah pekerjaan selesai atau akhir tahun anggaran.
Laporan meliputi:
a) Berita Acara Serah Terima, yang memuat:
(1) jumlah dana awal, dana yang dipergunakan, dan sisa dana;
(2) pekerjaan telah diselesaikan sesuai dengan Perjanjian Kerja
Sama; dan
(3) pernyataan bahwa bukti-bukti pengeluaran telah disimpan.
(menyesuaikan dengan bentuk bantuan)
b) foto hasil pekerjaan yang telah diselesaikan.
2) Dalam hal terdapat sisa dana, penerima bantuan harus menyampaikan bukti
surat setoran sisa dana ke rekening Kas Negara kepada PPK sesuai dengan
perjanjian kerja sama.
3) PPK melakukan verifikasi atas laporan pertanggungjawaban bantuan yang
disusun dan disampaikan oleh penerima bantuan.
4) PPK mengesahkan Berita Acara Serah Terima setelah hasil verifikasi telah
sesuai dengan perjanjian kerja sama.
5) Berita Acara Serah Terima dibuat sesuai format sebagaimana lampiran 3
pedoman ini.
e. Dalam hal penggunaan BOP Kinerja menghasilkan aset, maka penerima bantuan
harus melakukan pencatatan aset sesuai dengan ketentuan pencatatan aset barang
milik daerah untuk satuan PAUD yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dan
ketentuan pencatatan aset yayasan bagi satuan PAUD yang diselenggarakan oleh
masyarakat.
Laporan akhir berupa laporan pelaksanaan kegiatan dan pertanggungjawaban
penggunaan dana yang dilampiri dengan dokumentasi dan surat pernyataan tanggung
jawab belanja (SPTJB). Contoh format SPTJB sebagaimana lampiran 2 pedoman ini.
Pengiriman laporan akhir paling lambat 15 Desember tahun 2021.
Laporan awal dan akhir dalam bentuk hard copy dikirimkan ke Direktorat PAUD,
Gedung E Lantai VII Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta. Laporan
dalam bentuk soft copy dikirimkan melalui email [Link]@[Link]

E. Ketentuan Perpajakan
Kewajiban perpajakan terkait dengan bantuan dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-
undangan mengenai perpajakan.

F. Tata Cara Pengembalian Dana Bantuan


1. Penerima bantuan harus mengembalikan dana bantuan ke Kas Negara apabila:
a. pembatalan dilakukan oleh pihak lembaga penerima bantuan, karena hal-hal
tertentu;
b. terjadi kelebihan pembayaran belanja jasa dan atau pembayaran pembelian barang
melebihi pagu yang telah disepakati dalam RAB;
c. adanya kegiatan atau pembelian yang sudah masuk dalam RAB, tetapi karena
sesuatu hal tidak dilaksanakan oleh lembaga penerima bantuan sampai pada
kegiatan selesai dilaksanakan; dan/atau
d. karena hal lain yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan berdasarkan hasil diaudit oleh auditor yang berwenang.

2. Pengembalian dana bantuan dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut.


a. Pengembalian belanja tahun anggaran berjalan (tahun 2021) disetor dengan
menggunakan Surat Setoran Pengembalian Belanja (SSPB) yaitu menggunakan
aplikasi Simponi-PNBP/e-billing (dengan pemilihan menu Kementerian/
Lembaga).
b. Pengembalian belanja yang disetor lewat tahun anggaran (tahun 2022) disetor
dengan menggunakan Surat Setoran Bukan Pajak (SSBP) yaitu menggunakan
aplikasi Simponi-PNBP/e-billing (dengan pemilihan menu Penerimaan Negara
Lainnya).
c. Setelah melakukan input data di aplikasi Simponi/e-billing, lalu dicetak dan
ditunjukkan ke Bank (BRI, Mandiri dan BNI) atau kantor pos terdekat untuk
penyetoran dana dimaksud. Selanjutnya bank akan menerbitkan Nomor
Transaksi Pengembalian Negara (NTPN). Masa aktif pembuatan Simponi/ e-
billing adalah selama 7 hari kerja dan apabila lebih dari 7 hari kerja dari masa
pembuatan Simponi/e-billing sudah tidak bisa digunakan lagi (kadaluarsa)
sehingga harus dilakukan pembuatan Simponi/e-billing yang baru.

G. Sanksi
1. Penerima bantuan yang melanggar perjanjian kerja sama dan/atau ketentuan dalam
pedoman pelaksanaan ini dikenai sanksi tidak ditetapkan sebagai penerima bantuan
pada tahun anggaran berikutnya.
2. Dalam hal penerima bantuan yang melakukan pelanggaran mengakibatkan kerugian
negara maka dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

H. Format Dokumen dan Formulir Bantuan


Format dokumen BOP Kinerja Tahun 2021 sebagaimana lampiran pedoman ini, yang terdiri
atas:
1. Lampiran 1: Format Permohonan Bantuan;
2. Lampiran 2: Format Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja (SPTJB);
3. Lampiran 3: Format Berita Acara Serah Terima;
4. Lampiran 4: Format Laporan Awal;
5. Lampiran 5: Format Laporan Akhir; dan
6. Lampiran 6: Format Laporan Pertanggungjawaban Bantuan.
BAB IV
PENGENDALIAN MUTU

A. Sosialisasi Program Bantuan


Agar pelaksanaan program BOP Kinerja Tahun 2021 dapat terlaksana dengan baik dan tepat
sasaran maka perlu dilaksanakan sosialisasi program kepada Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota. Pelaksanaan sosialisasi dilaksanakan dengan cara:
1. menyebarluaskan pedoman BOP Kinerja tahun 2021 melalui laman
[Link]
2. sosialisasi melalui daring kepada Sekolah Penggerak pada PAUD.
3. mengirimkan surat kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dilampiri pedoman.

B. Indikator Keberhasilan
Indikator keberhasilan bantuan adalah sebagai berikut:
1. Terbantunya Sekolah Penggerak pada PAUD untuk melakukan transformasi
pembelajaran
2. Jumlah Sekolah Penggerak pada PAUD yang melakukan transformasi

C. Pemantauan dan Evaluasi


Mekanisme pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan BOP Kinerja tahun 2021 sebagai
berikut.
1. Unsur Ditjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah dan Unit Pelaksana
Teknis Pusat memiliki wewenang serta tanggung jawab untuk melakukan pemantauan
dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan bantuan.
2. Hal-hal yang menjadi sasaran pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan BOP
Kinerja Tahun 2021 sebagai berikut:
a. kesesuaian penggunaan dana bantuan yang ditentukan;
b. ketepatan waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan;
c. ketertiban dalam penyusunan dokumen keuangan; dan
d. transparansi dan akuntabilitas laporan.

D. Pengawasan
Pengawasan dana bantuan dapat dilaksanakan oleh:
1. Pengawasan internal
Pengawasan internal dilakukan oleh Direktorat PAUD dan Aparat Pengawasan Internal
Pemerintah (APIP) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
2. Pengawasan eksternal
Pengawasan eksternal dilakukan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK)
BAB V
PENUTUP

Pedoman Pelaksanaan BOP Kinerja Tahun 2021 ini diharapkan dapat mempermudah proses
penyaluran bantuan dan pelaksanaannya. Apabila ada hal yang belum jelas, dapat
menghubungi langsung ke Direktorat PAUD.
Telepon : 021-5725712
Email : [Link]@[Link]
Website : [Link]
[Link]
Lampiran 1: Format Permohonan Bantuan

PERMOHONAN BANTUAN
BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN
KINERJA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI TAHUN 2021

Diajukan Oleh:

1 Nama Lembaga :
2 Alamat Lengkap :
Kabupaten/Kota :
Provinsi :
3 Tlp/HP/Email :

Disampaikan kepada
Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini
Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen, Kemendikbudristek
d/a Komplek Kemendikbudristek Gedung E Lantai VII
Jalan Jenderal Sudirman Senayan Jakarta, 10270
Yth. Direktur Pendidikan Anak Usia Dini
Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen,
Kemendikbud Gedung E Kemendikbudristek
Lantai VII
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270

Dengan hormat, yang bertanda tangan di bawah ini saya:


Nama :
Jabatan :
Nama Lembaga :
Kabupaten/Kota :
Alamat :
Tlp/HP :
Email :
mengajukan permohonan untuk memperoleh BOP Kinerja Tahun 2021. Sebagai
bahan pertimbangan kami lampirkan:
1. Profil dan struktur organisasi Sekolah Penggerak pada PAUD
2. Rencana anggaran biaya
3. Pakta integritas
4. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) atas penggunaan dana bantuan
5. Surat Pengantar dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
6. Fotokopi rekening dan NPWP atas nama satuan PAUD

Demikian permohonan ini kami ajukan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

...............................
A. RENCANA PENGGUNAAN DANA
Dana BOP Kinerja Tahun 2021 sebesar Rp… akan digunakan sebagai berikut.
(disesuaikan dengan jumlah dana BOP Kinerja Tahun 2021 yang diterima setiap Sekolah
Penggerak pada PAUD)
Komponen
Komponen Penggunaan Contoh Rincian Pembiayaan
No. BOP PAUD Biaya
Dana BOP Kinerja Dana BOP Kinerja
Reguler
1. Pelaksanaan Penyiapan guru/pendidik Misalnya: Rp…
kegiatan PAUD, kepala satuan a. pembiayaan pertemuan
pembelajaran pendidikan, dan tenaga persiapan; dan/atau
dan bermain administrasi sekolah yang
b. pembiayaan pertemuan
akan mengikuti pelatihan
Program Sekolah identifikasi, pemetaan
Penggerak potensi dan kebutuhan
pelatihan.
Pembelajaran dengan Misalnya: Rp…
paradigma baru, yang a. pembiayaan
merupakan pembelajaran Pengembangan
yang berorientasi pada
pembelajaran paradigma
penguatan kompetensi dan
karakter yang sesuai baru;
dengan profil pelajar b. pembiayaan pelaksanaan
Pancasila pembelajaran berbasis
proyek; dan/atau
c. penyediaan buku bacaan
anak sebagai media
bermain berbasis buku
bacaan dalam upaya
penguatan literasi dan
penanaman karakter sesuai
nilai-nilai Pancasila.
2. Pelaksanaan Sosialisasi Program Misalnya: Rp…
kegiatan Sekolah Penggerak kepada a. pembiayaan pertemuan
pendukung seluruh warga satuan sosialisasi; dan/atau
pembelajaran Pendidikan
b. perencanaan, persiapan,
dan bermain
implementasi, dan
evaluasi PSP di satuan.
Penyiapan kebijakan Misalnya: Rp…
satuan pendidikan terkait a. pembiayaan pertemuan
penyelenggaraan Program untuk merumuskan dan
Sekolah Penggerak
menyusun kebijakan
dalam mendukung
pelaksanaan PSP di satuan
(Visi, Misi); dan/atau
b. pembiayaan penguatan
kapasitas satuan berbasis
komunitas (gugus).
Melaksanakan pelatihan Misalnya: Rp…
Program Sekolah a. pembiayaan in house
Penggerak bagi: training di satuan;
a. kepala satuan
b. pembiayaan pelatihan
pendidikan
untuk peningkatan
b. guru/pendidik kompetensi kepala satuan
PAUD dan guru;
Komponen
Komponen Penggunaan Contoh Rincian Pembiayaan
No. BOP PAUD Biaya
Dana BOP Kinerja Dana BOP Kinerja
Reguler
c. pembiayaan pelaksanaan
komunitas belajar bagi
kepala satuan dan guru;
d. pembiayaan pelaksanaan
forum dialog bagi kepala
satuan dan guru;
e. pembiayaan penguatan
literasi digital atau
teknologi; dan/atau
f. pembiayaan kegiatan
lainnya dalam rangka
pengembangan
kompetensi kepala satuan
dan guru.
3. Pemenuhan Melakukan perencanaan Misalnya: Rp…
administrasi berbasis data pada tingkat a. penguatan kapasitas tata
satuan satuan pendidikan Kelola (pembuatan RAB,
pendidikan
dokumen perencanaan);
b. perencanaan pembelajaran
paradigma baru,
peningkatan kompetensi
guru dan tenaga
kependidikan, dan
penguatan literasi dan
karakter; dan/atau
c. lokakarya penyusunan
perencanaan tingkat
komunitas (gugus).
Pemanfaatan platform Misalnya: Rp…
teknologi untuk a. penyediaan koneksi listrik
pembelajaran dan dan internet yang
manajemen sekolah,
memadai (langganan
internet, penguatan
infrastruktur jaringan);
dan/atau
b. lokakarya implementasi
digitalisasi sekolah
(sekolah, gugus, duta
teknologi).
Pelaksanaan Administrasi Misalnya, pelaksanaan Rp…
Kegiatan Sekolah administrasi kegiatan sekolah
untuk melaksanakan
pembelajaran paradigma baru,
peningkatan kompetensi guru
dan tenaga kependidikan, dan
penguatan literasi dan
karakter.
Catatan:
1. Proporsi penggunaan anggaran untuk setiap kegiatan dapat disesuaikan
kebutuhan dengan catatan komponen penggunaan dana BOP Kinerja harus
dilaksanakan walaupun menggunakan sumber dana yang lain.
2. Pelaksanaan kegiatan dapat dipilih dalam bentuk tatap muka atau video
conference, disesuaikan dengan kondisi wilayah dan ketersediaan anggaran.
3. Dana BOP Kinerja dapat digunakan di luar contoh rincian pada tabel 1 selama
mendukung pelaksanaan Program Sekolah Penggerak sesuai dengan komponen
penggunaan dana BOP Kinerja.
B. PAKTA INTEGRITAS

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama :
Jabatan :
Nama Lembaga :
Kabupaten/Kota :
Alamat :
Tlp/HP :
Email :

Dalam rangka pelaksanaan program BOP Kinerja Tahun 2021 dengan ini menyatakan :
1. tidak akan melakukan komunikasi yang mengarah kepada korupsi, kolusi, dan
nepotisme (KKN);
2. tidak akan melakukan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme;
3. tidak akan memberikan sesuatu yang berkaitan dengan urusan penyaluran paket barang
yang dapat dikategorikan sebagai suap dan/atau gratifikasi;
4. akan mengikuti proses penyaluran bantuan secara bersih, transparan, dan profesional
untuk memberikan hasil yang terbaik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;
5. akan menggunakan bantuan sesuai dengan usulan yang tercantum dalam proposal dan
ketentuan peraturan perundang-undangan;
6. melaporkan pelaksanaan kegiatan dan pertanggungjawaban;
7. bertanggung jawab penuh atas penggunaan dana bantuan dan keberlangsungan program.
8. semua data dan dokumen yang kami lampirkan dalam permohonan bantuan ini adalah
benar dan sah; dan
9. apabila dikemudian hari ditemukan bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan
tidak benar, maka kami bersedia dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan dan
ketentuan yang berlaku.

Demikian pakta integritas ini dibuat dan ditandatangani dengan penuh kesadaran, tanpa
adanya paksaan dari pihak manapun.
……………., …………………….…….. 2021

Kepala Satuan PAUD….……

Meterai Rp10.000,- ttd, dan stempel

------------------------------------
C. SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK (SPTJM)

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama :
Jabatan :
Nama Lembaga :
Kabupaten/Kota :
Alamat :
Tlp/HP :
Email :

Bahwa saya bertanggung jawab penuh atas penggunaan dana BOP Kinerja Tahun 2021
dengan ini menyatakan apabila di kemudian hari, atas penggunaan dana bantuan tersebut di
atas mengakibatkan kerugian negara maka saya bersedia dituntut penggantian kerugian
negara dimaksud sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bukti-bukti pengeluaran terkait penggunaan dana bantuan tersebut disimpan sesuai dengan
ketentuan pada penerima bantuan untuk kelengkapan administrasi dan keperluan
pemeriksaan aparat pengawas fungsional.

Demikian surat pernyataan ini kami buat dengan sesungguhnya.

……………., …………………….…….. 2021

Kepala Satuan PAUD ….……

Meterai Rp10.000,- ttd, dan stempel

------------------------------------
D. FOTOKOPI NPWP

NPWP : [Link]
.........................................................
Jl. .............................................................
.................................................................
TERDAFTAR : xx / xx / xxxx

E. FOTOKOPI BUKU REKENING ATAS NAMA SATUAN PAUD


F. PENUTUP
Demikian permohonan BOP Kinerja Tahun 2021 diajukan dan semua data yang diisi
adalah benar.

……………., …………………….…….. 2021

Kepala Satuan PAUD …..……

ttd dan stempel

------------------------------------
Lampiran 2: Format Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja (SPTJB)

<KOP SURAT>
SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB BELANJA
(SPTJB)

Yang bertanda tangan di bawah ini :


1. Nama Lembaga : .......................................................... (1)
2. Nama Ketua : .......................................................... (2)
3. Alamat Lembaga : .......................................................... (3)
4. Nama Bantuan : .......................................................... (4)
berdasarkan Surat Keputusan Nomor .............................. (5) dan Perjanjian Kerja Sama Nomor
...................(6) mendapatkan Bantuan ........................ (7)
Dengan ini menyatakan bahwa:
1. sampai dengan bulan ............................... (8) telah menerima pencairan dengan nilai nominal
sebesar Rp .............. (……....) (9), dengan rincian penggunaan sebagai berikut:
a. Jumlah total dana yang telah diterima : Rp ............. (……………….) (10)
b. Jumlah total dana yang dipergunakan : Rp ............ (……………….) (11)
c. Jumlah total sisa dana : Rp ............. (……………….) (12)
2. persentase jumlah dana bantuan ................. (13) yang telah digunakan adalah sebesar
……................. ( ……….......... ) ( 14);
3. saya bertanggung jawab penuh atas pengeluaran yang telah dibayar lunas kepada yang berhak
menerima;
4. saya bersedia menyimpan dengan baik seluruh bukti pengeluaran belanja yang telah
dilaksanakan.
5. saya bersedia untuk dilakukan pemeriksaan terhadap bukti-bukti pengeluaran oleh aparat
pengawas fungsional pemerintah;
Apabila di kemudian hari, pernyataan yang saya buat ini mengakibatkan kerugian negara maka
saya bersedia dituntut penggantian kerugian negara dimaksud sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.

Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.


............................................ (15)
Kepala Satuan PAUD......... (16)

Meterai Rp10.000,- ttd, dan stempel

............................................ (17)
NIP……………………….. (18)
Petunjuk Pengisian Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja (SPTJB)

No. Uraia Isian


(1) Diisi nama lembaga penerima dana bantuan
(2) Diisi nama ketua penerima dana bantuan
(3) Diisi alamat lembaga penerima dana bantuan
(4) Diisi dengan nama bantuan
(5) Diisi nomor dan tanggal Surat Keputusan Penetapan Penerima Bantuan
(6) Diisi dengan nomor dan tanggal Perjanjian Kerja Sama
(7) Diisi dengan nama bantuan
(8) Diisi dengan bulan dan tahun
(9) Diisi dengan jumlah angka dan huruf bantuan yang telah diterima
(10) Diisi dengan jumlah angka dan huruf bantuan yang telah diterima
(11) Diisi dengan jumlah angka dan huruf bantuan yang telah dipergunakan
(12) Diisi dengan jumlah angka dan huruf bantuan yang belum dipergunakan
(13) Diisi dengan nama bantuan
(14) Diisi dengan persentase bantuan yang belum dipergunakan (jumlah pada angka 12
dibagi dengan jumlah pada angka 11 dikali 100%)
(15) Diisi dengan nama kota, tanggal dan tahun SPTB ditandatangani
(16) Diisi dengan nama lembaga penerima bantuan
(17) Diisi dengan nama ketua penerima bantuan
(18) Diisi dengan NIP ketua lembaga (jika ada)
Lampiran 3: Format Berita Acara Serah Terima
BERITA ACARA SERAH TERIMA
NOMOR (1)

Pada hari ini ...............(2) tanggal .....................(3) bulan .........................(4) tahun ................. (5) yang
bertanda tangan di bawah ini:
1. Nama ............................................................................................(6)
Jabatan .......................................................................................... (7)
Alamat ..........................................................................................(8)
yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA
2. Nama ............................................................................................ (9)
NIP ...............................................................................................(10)
Jabatan ..........................................................................................(11)
Alamat .......................................................................................... (12)
yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA dengan ini menyatakan sebagai berikut:
1. PIHAK PERTAMA telah melaksanakan penyelesaian pekerjaan berupa .............(13) sesuai dengan
Surat Keputusan Nomor.........................(14) dan Perjanjian Kerja Sama nomor ......................(15)
2. PIHAK PERTAMA telah menerima dana bantuan dari PIHAK KEDUA dan telah dipergunakan
untuk keperluan pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan Perjanjian Kerja Sama, dengan rincian sebagai
berikut:
a. Jumlah total dana yang telah diterima : .................. ( .......... ) (16)
b. Jumlah total dana yang dipergunakan : .................. ( .......... ) (17)
c. Jumlah total sisa dana : .................. ( .......... ) (18)
3. PIHAK PERTAMA menyatakan bahwa bukti-bukti pengeluaran dana Bantuan ………… (19)
sebesar ...................(.............) (20) telah disimpan sesuai dengan ketentuan untuk kelengkapan
administrasi dan keperluan pemeriksaan aparat pengawas fungsional.
4. PIHAK PERTAMA menyerahkan kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA menerima dari
PIHAK PERTAMA berupa .............. (21) dengan nilai ............. (…………..) (22)
5. PIHAK PERTAMA telah menyetorkan sisa dana bantuan ke Kas Negara sebesar .............
(…………..) (23) sebagaimana Bukti Penerimaan Negara (BPN) terlampir.
Demikian Berita Acara Serah Terima ini dibuat dengan sebenarnya dan ditandatangani oleh Para Pihak
pada hari ini dan tanggal tersebut di atas, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA


............................(24) PPK ....................................... (26)

............................(25) ...............................................(27)
NIP.........................................(28)
Petunjuk Pengisian Berita Acara Serah Terima (BAST)

No. Uraian Isian


(1) Diisi dengan nomor Berita Acara Serah Terima (BAST)
(2) Diisi dengan hari pembuatan BAST
(3) Diisi dengan tanggal pembuatan BAST
(4) Diisi dengan bulan pembuatan BAST
(5) Diisi dengan tahun pembuatan BAST
(6) Diisi dengan nama pimpinan/ketua/kepala lembaga penerima bantuan
(7) Diisi dengan nama lembaga penerima bantuan
(8) Diisi dengan alamat lembaga penerima bantuan
(9) Diisi dengan nama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
(10) Diisi dengan NIP PPK
(11) Diisi dengan nama Satker pemberi bantuan
(12) Diisi alamat Satker pemberi bantuan
(13) Diisi dengan nama pekerjaan yang dilaksanakan penerima bantuan
(14) Diisi dengan nomor dan tanggal Surat Keputusan pemberian bantuan
(15) Diisi dengan nomor dan tanggal Perjanjian Kerja Sama pemberian bantuan
(16) Diisi dengan jumlah angka dan huruf total dana bantuan yang diterima
(17) Diisi dengan jumlah angka dan huruf total dana bantuan yang telah dipergunakan
(18) Diisi dengan jumlah angka dan huruf total dana bantuan yang tidak dipergunakan
(19) Diisi dengan nama pekerjaan yang dilaksanakan penerima bantuan
(20) Diisi dengan jumlah angka dan huruf total dana bantuan yang telah dipergunakan
(21) Diisi dengan nama pekerj aan yang dilaksanakan penerima bantuan
(22) Diisi dengan jumlah angka dan huruf total dana bantuan yang telah dipergunakan
(23) Diisi dengan jumlah angka dan huruf total dana bantuan yang tidak dipergunakan jumlah
sama seperti angka 18)
(24) Diisi dengan nama lembaga penerima bantuan
(25) Diisi dengan nama pimpinan/ ketua/ kepala lembaga penerima bantuan
(26) Diisi dengan nama Satker pemberi bantuan
(27) Diisi dengan nama PPK Satker pemberi bantuan
(28) Diisi dengan NIP PPK Satker pemberi bantuan
Lampiran 4: Format Laporan Awal

KOP SURAT LEMBAGA

Nomor :
Perihal : Laporan Awal Penerimaan Dana BOP Kinerja Tahun 2021

Yth. PPK Direktorat Pendidikan Anak Usia


Dini Jl. Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta
Gedung E Kemendikbudristek Lt. VII

Dengan hormat,

Yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama :
Alamat :
Dengan ini menyatakan bahwa pada tanggal…..…bulan….......……..Tahun 2021 telah
menerima transfer sebesar Rp…………………….dari Direktorat PAUD dalam rangka
penyelenggaraan program BOP Kinerja di Sekolah Penggerak pada PAUD ..................................

Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih

………….............., .................. 2021

Kepala Satuan PAUD …...….

ttd dan stempel

…………………………………..
Catatan:
Laporan awal dalam bentuk foto dan dapat
dikirimkan ke: Faks : 021-5725712
Email : [Link]@[Link]
Lampiran 5: Format Laporan Kegiatan (Akhir)

Laporan Pelaksanaan Kegiatan

Laporan akhir berisi laporan pelaksanaan program dan pertanggungjawaban penggunaan dana
secara keseluruhan yang terdiri atas 4 bagian, yaitu:

Halaman Sampul
Halaman sampul harus memuat judul laporan (jenis kegiatan), nama lembaga pelapor (sesuai
dengan Akad) dan alamat lengkap lembaga.

Pengantar
Dalam pengantar laporan harus ditandatangani oleh penanggung jawab kegiatan sesuai dengan
Akad.

Isi Laporan
Lembar isi laporan menggunakan sistematika sebagai berikut:
1. Bagian 1, Pendahuluan. Berisi uraian tentang: kapan dana mulai diterima dan digunakan;
2. Bagian 2, Pelaksanaan Program. Berisi uraian langkah-langkah yang ditempuh dalam
merealisasikan kegiatan; kegiatan apa saja yang sudah terealisasi;
3. Bagian 3, Penggunaan Dana. Menguraikan seluruh komponen-komponen penggunaan dana
sesuai dengan keadaan riil di lapangan; dan
4. Bagian 4, Penutup. Berisi uraian tentang kesimpulan, saran, dan harapan. Lampiran berisi
dokumen-dokumen tertulis, foto-foto terkait.
Lampiran 6: Format Laporan Pertanggungjawaban Bantuan

<KOP SURAT>

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
BOP KINERJA TAHUN 2021

Yang bertanda tangan di bawah ini :


1. Nama Lembaga : ..............................................................(1)
2. Nama Pimpinan Lembaga : ..............................................................(2)
3. Alamat Lembaga : ..............................................................(3)
4. Nama Bantuan Operasional : ..............................................................(4)
berdasarkan Surat Keputusan Nomor ........... (5) dan Perjanjian Kerja Sama Nomor ............... (6), telah
menerima Bantuan .......... (7) dengan nilai nominal sebesar Rp...........,- ( ...........) (8).

Sehubungan dengan hal tersebut, dengan ini saya menyampaikan laporan pertanggungjawaban bantuan
sebagai berikut.
1. Laporan penggunaan jumlah dana
a. Jumlah total dana yang telah diterima : .......................,- ( ................... ) (9)
b. Jumlah total dana yang dipergunakan : .......................,- ( ................... ) (10)
c. Jumlah total sisa dana : ......................,- ( .................. ) (11)
2. Telah menyelesaikan seluruh pekerjaan (100%) Bantuan.................... (12) berdasarkan Perjanjian
Kerja Sama tersebut.

Berdasarkan hal tersebut, saya dengan ini menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa:
1. bukti-bukti pengeluaran penggunaan dana Bantuan .................... (13) sebesar Rp ..................... ,-
(....................)(14) telah kami simpan sesuai dengan ketentuan sebagai kelengkapan administrasi
dan keperluan pemeriksaan aparat pengawas fungsional.
2. telah menyetorkan sisa dana bantuan ke Kas Negara sebesar .......... ............... (...........) (15)
sebagaimana Bukti Penerimaan Negara (BPN) terlampir. * )
3. apabila di kemudian hari, atas penggunaan dana bantuan..................... (16) mengakibatkan kerugian
negara maka saya bersedia dituntut penggantian kerugian negara dimaksud sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.

Demikian laporan pertanggungjawaban BOP Kinerja Tahun 2021 kami buat dengan sesungguhnya dan
penuh tanggung jawab.

......................., ....................... (17)


Kepala Satuan PAUD ........... (18)

Meterai Rp10.000,- ttd, dan stempel

(....................................) (19)
PETUNJUK PENGISIAN
LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
BOP KINERJA TAHUN 2021

No. Uraian Isian


(1) Diisi dengan nama lembaga penerima bantuan
(2) Diisi dengan nama pimpinan lembaga penerima bantuan
(3) Diisi dengan alamat lembaga penerima bantuan
(4) Diisi dengan nama bantuan
(5) Diisi dengan nomor dan tanggal Surat Keputusan Penetapan Penerima Bantuan
(6) Diisi dengan nomor dan tanggal Perjanjian Kerja Sama
(7) Diisi dengan nama bantuan
(8) Diisi dengan jumlah angka dan huruf bantuan yang telah diterima
(9) Diisi dengan jumlah angka dan huruf bantuan yang telah diterima
(10) Diisi dengan jumlah angka dan huruf bantuan yang telah dipergunakan
(11) Diisi dengan jumlah angka dan huruf bantuan yang belum dipergunakan
(12) Diisi dengan nama bantuan
(13) Diisi dengan nama bantuan
(14) Diisi dengan jumlah angka dan huruf bantuan yang telah dipergunakan
(15) Diisi dengan sisa jumlah angka dan huruf bantuan yang telah disetor ke Kas Negara
Jumlah sama seperti angka 11)
(16) Diisi dengan nama bantuan
(17) Diisi dengan nama kota, tanggal dan tahun laporan pertanggungjawaban Bantuan
Ditandatangani
(18) Diisi dengan nama lembaga penerima bantuan
(19) Diisi dengan nama pimpinan lembaga penerima bantuan

Anda mungkin juga menyukai