0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
79 tayangan16 halaman

Analisis Kerusakan Komponen Excavator PC 200

Ringkasan dari dokumen tersebut adalah: 1. Dokumen tersebut membahas analisis efisiensi part dan penyebab kerusakan komponen hidrolik pada excavator Komatsu PC 200-8 2. Dilakukan analisis perbandingan antara umur standar dan aktual dari berbagai part excavator beserta perhitungan kerugiannya 3. Komponen hidrolik seperti control valve dan hose sering rusak karena keausan atau kebocoran yang dapat menghentikan operasi excavator

Diunggah oleh

Rian Septiawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
79 tayangan16 halaman

Analisis Kerusakan Komponen Excavator PC 200

Ringkasan dari dokumen tersebut adalah: 1. Dokumen tersebut membahas analisis efisiensi part dan penyebab kerusakan komponen hidrolik pada excavator Komatsu PC 200-8 2. Dilakukan analisis perbandingan antara umur standar dan aktual dari berbagai part excavator beserta perhitungan kerugiannya 3. Komponen hidrolik seperti control valve dan hose sering rusak karena keausan atau kebocoran yang dapat menghentikan operasi excavator

Diunggah oleh

Rian Septiawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

22

BAB 4

PROSES RCM – FMEA

4.1 Analisa Efisiensi Part

Umur general part dari komponen Excavator PC 200 diambil dari


data Operation Manual Maintenance Komatsu PC 200-8. Standar umur part
yang mengalami kerusakan dapat dilihat dalam tabel berikut.
Dari tabel dapat dilihat masing-masing umur general part dari
excavator Komatsu PC 200-8, Setiap komponen memiliki kemampuan
bekerja berbeda-beda, seperti filter pada unit excavator Komatsu, memiliki
rata rata umur 500 -2000 jam kerja, injector assy yang memiliki umur 2000
jam kerja, pump assy 12000 jam kerja.
Pada tabel di bawah dapat juga dilihat berapa aktual umur general
part yang telah dicatat pada periode 2019-2020, serta perbandingan besar
kerugian umur komponen yang seharusnya dapat dipakai lebih lama jika saja
dilaksanakannya perawatan dan pengoperasian yang baik dengan persamaan
berikut :
𝐿𝑜𝑠𝑡 𝑇𝑖𝑚𝑒
% Deviasi = x 100 % (8)
𝑆𝑡𝑎𝑛𝑑𝑎𝑟𝑑 𝐿𝑖𝑓𝑒 𝑇𝑖𝑚𝑒
𝑆𝑡𝑎𝑛𝑑𝑎𝑟𝑑 𝐿𝑖𝑓𝑒 𝑇𝑖𝑚𝑒 – 𝐴𝑐𝑡𝑢𝑎𝑙 𝐿𝑖𝑓𝑒 𝑇𝑖𝑚𝑒
= x 100 %
𝑆𝑡𝑎𝑛𝑑𝑎𝑟𝑑 𝐿𝑖𝑓𝑒 𝑇𝑖𝑚𝑒

Perencanaan perawatan unit excavator komatsu pc 200-8 m0 di Pt.X


Reza Nurpahmi Ramadon, 2020
23

Salah satu contohnya pada komponen injector assy untuk standar umur
komponen selama 4.000 jam kerja, sedangkan aktualnya hanya bisa bertahan pada
1.848 jam kerja.
𝐿𝑜𝑠𝑡 𝑇𝑖𝑚𝑒
% Deviasi = 𝑆𝑡𝑎𝑛𝑑𝑎𝑟𝑑 𝐿𝑖𝑓𝑒 𝑇𝑖𝑚𝑒 x 100 %
4000−1848
= x 100 %
4000
2152
= x 100 %
4000

= 53,80 %
Tabel 3. Kerugian umur tiap part
Life time (WH)
NO Part Number Description Deviasi
Standard Actual
1 6736-51-5142 Engine Oil Filter 500 352 29,60%
2 600-319-3750 Main Fuel Filter 1000 936 6,40%
3 600-319-5610 Fuel Pre-Filter 500 352 29,60%
4 600-185-4100 Air Cleaner Assy 2000 1696 15,20%
5 600-185-4110 Air Cleaner (Outer) 2000 1696 15,20%
Hydraulic Tank
6 20Y-60-21470 Breather 500 352 29,60%
7 207-60-71183 Hydraulic Oil Filter 1000 936 6,40%
8 07085-006A7 Hose 4000 1016 74,60%
9 6754-81-8090 Turbocharger Ki 12000 640 94,67%
10 6754-11-3011 Injector Ass'y 4000 1848 53,80%
11 708-2L-00400 Pump Ass'y 4000 1824 54,40%
12 20Y-70-23220 Seal 10000 776 92,24%
13 723-48-29100 Control Valve 4000 3384 15,40%

Dengan diketahuinya antara harga part pada tabel 3 (sumber : lampiran 1


quotation price spare part) dan perhitungan dari Tabel di atas, maka dapat kita hitung
kerugian fianncial per tiap partnya:
Rp Lose = % Deviasi x Qty x Price Part ……………………………(8)
Sebagai contoh untuk komponen hose untuk % deviasi rata-rata 74,60 %
dengan harga sesuai tabel di bawah sebesar Rp. 1.900.800 / pcs. Untuk unit PC200-
8 MO memiliki satu hose yang rusak.
IDR Lose = % Deviasi x Qty x Price Part

Perencanaan perawatan unit excavator komatsu pc 200-8 m0 di Pt.X


Reza Nurpahmi Ramadon, 2020
24

= 74,60 % x 1 x Rp. 1.900.800


= Rp 1.417.996,8
Tabel 4. kerugian part
NO Part Number Description Qty Price (IDR) Amount (IDR) Deviasi Lose (IDR)
1 6736-51-5142 Engine Oil Filter 1 591.300 591.300 29,60% 175.024,80
2 600-319-3750 Main Fuel Filter 4 417.900 1.671.600 6,40% 106.982,40
3 600-319-5610 Fuel Pre-Filter 1 2.249.400 2.249.400 29,60% 665.822,40
4 600-185-4100 Air Cleaner Assy 2 1.730.200 3.460.400 15,20% 525.980,80
5 600-185-4110 Air Cleaner (Outer) 1 1.119.600 1.119.600 15,20% 170.179,20
6 20Y-60-21470 Hydraulic Tank Breather 1 82.900 82.900 29,60% 24.538,40
7 207-60-71183 Hydraulic Oil Filter 2 1.433.400 2.866.800 6,40% 183.475,20
8 07085-006A7 Hose 1 1.900.800 1.900.800 74,60% 1.417.996,80
9 6754-81-8090 Turbocharger Ki 1 38.582.600 38.582.600 94,67% 36.524.861,33
10 6754-11-3011 Injector Ass'y 3 9.939.400 29.818.200 53,80% 16.042.191,60
11 708-2L-00400 Pump Ass'y 1 200.000.000 200.000.000 54,40% 108.800.000,00
12 20Y-70-23220 Seal 3 573.300 1.719.900 92,24% 1.586.435,76
13 723-48-29100 Control Valve 1 1.600.000 1.600.000 15,40% 246.400,00
Total 166.469.888,69

Table 3 di atas dapat memberikan gambaran besarnya kerugian finansial pada


spare part sesuai standar umur dari tiap komponen.

4.2. Penyebab Kerusakan Komponen Hidrolik

Sesuai dengan data lapangan yang telah ada seperti di tabel bahwa
kerusakan sering terjadi pada komponen-komponen sistem hidrolik di
Excavator Komatsu PC200-8MO, beberapa komponen tersebut yang
mengalami gangguan atau kerusakan langsung berdampak pada kinerja dari
unit excavator, dan kerusakan tersebut sering sekali dapat menghentikan dari
pengoperasian unit excavator. Kerusakan ini pastinya sangat merugikan bagi
perusahaan karena dengan berhentinya operasi pengerjaan maka sudah pasti
produksi akan berkurang atau tidak sama sekali dan pengerjaan butuh waktu
lebih lama dari seharusnya. Adapun komponen yang sering mengalami
sebagai berikut

Perencanaan perawatan unit excavator komatsu pc 200-8 m0 di Pt.X


Reza Nurpahmi Ramadon, 2020
25

4.2.1. Kerusakan Pada Control Valve


Fungsi dari sebuah control valve yaitu mengatur tekanan dalam
hydraulic circuit, jika terjadi sebuah kerusakan di komponen control valve
maka akan terasa sekali pada power hidrolik yang disalurkan ke penggerak.
Permasalahan yang sering terjadi pada Control Valve adalah pengarah oli
(spool) tidak berkerja dengan baik dan maksimal dalam pengoperasian, spool
yang berada di control valve ini mengalami keausan sehingga mengakibatkan
tidak dapat digerakkan dan suplai oli hidrolik ke komponen sistem hidrolik
tidak tersalurkan.

Gambar 5. Control valve

4.2.2. Kerusakan Pada Hose


Fungsi dari sebuah Hose adalah sebagai penyalur daya sistem hidrolik.
Kerusakan yang kerap terjadi pada sistem hidrolik adalah salah satunya
kebocoran pada hose, jika ini terjadi maka akan memutuskan sistem kerja
hydraulic karena oli pada sistem akan keluar dari sistem yang seharusnya
menyalurkan daya dan sistem mengalami pressure loss.
Penyebabnya dari kebocoran hose bermacam macam, bisa terjadi
karena faktor human error ataupun yang lainnya, seperti :
 Suhu
Kerusakan terjadi pada hose oleh panas oli dan panas suhu
kondisi luar. Ciri-ciri dari kerusakan suhu ini mulai terlihat pada
bagian luar hose atau cover hose yang retak dan lapisan wire

Perencanaan perawatan unit excavator komatsu pc 200-8 m0 di Pt.X


Reza Nurpahmi Ramadon, 2020
26

steel kontak langsung dengan udara luar yang perlahan


menyebabkan korosi, kondisi ini menyebabkan daya tahan hose
pada tekanan mulai berkurang, jika dilakukan terus menerus
maka kebocoran sangat mudah terjadi.

Gambar 6. hose terjadi kebocoran

 Spesifikasi hose dengan Mesin Tidak Sesuai


Hal yang sangat diperhatikan ketika memasang hose
adalah spesifikasi hose. Spesifikasi harus sesuai dengan mesin
yang digunakan pada sistem hidroliknya. Kesalahan ketika
instalasi hose ke sistem hidrolik akan mengakibatkan hose
mudah rusak karena batas dari tekanan tidak sesuai dengan
rekomendasi yang seharusnya dan juga dapat membahayakan
keamanan operator yang menjalankan mesin tersebut saat
kebocoran terjadi secara tiba- tiba. Hal yang harus diperhatikan
juga adalah dalam pemilihan connecting hose itu sendiri,
kondisi fisik serta kecocokan arah connecting hose ketika
penggantian.

Perencanaan perawatan unit excavator komatsu pc 200-8 m0 di Pt.X


Reza Nurpahmi Ramadon, 2020
27

Gambar 7. Connecting hose

4.2.3. Kerusakan Pada Seal dan O- Ring


O-ring merupakan salah satu komponen yang ada di sistem hidrolik
yang berfungsi sebagai penyekat diantara mesin, O ring yang berbentuk cincin
ini sering mengalami kerusakan akibat keausan pada O ring tersebut sehingga
mengalami kerusakan seperti terkelupas di bagian samping, atau atau sampai
hancur. O-ring yang rusak harus diganti dengan yang baru.

Gambar 8. O-ring rusak

Kerusakan yang sering terjadi di Seal hampir sama dengan O-ring jika
komponen ini sudah mengalami keausan maka akan mengalami kerusakan pada
bagian pinggir karetnya atau sampai putus, sehingga mengakibatkan kebocoran
oli pada sistem hidrolik, jika seal sudah rusak makan oli mudah untuk
terkontaminasi kotoran dari luar dan seal harus segera diganti dengan
komponen yang baru, agar mesin kembali ke performa terbaiknya.

Perencanaan perawatan unit excavator komatsu pc 200-8 m0 di Pt.X


Reza Nurpahmi Ramadon, 2020
28

Gambar 9. Seal Rusak

4.3. Risk Priority Number (RPN)

Penentuan tingkat RPN dalam mencari resiko yang ditimbulkan


yang saling berkaitan pada komponen general part yang rusak telah
dijelaskan sebelumnya. Maka kadar Occurrence, Severity, dan Detection
digunakan untuk menentukan RPN pada komponen general part yang rusak
terlampir seperti tabel di bawah.
Tabel 5. RPN
Life time
NO Part Number Description (WH) Deviasi Nilai RPN
Standard Actual O S D
1 723-48-29100 Control Valve 4000 3384 15,40% 5 8 7 280
2 6754-11-3011 Injector Ass'y 4000 1848 53,80% 5 6 7 210
3 6736-51-5142 Engine Oil Filter 500 352 29,60% 7 5 5 175
4 600-319-3750 Main Fuel Filter 1000 936 6,40% 7 5 5 175
5 07085-006A7 Hose 4000 1016 74,60% 8 7 3 168
6 6754-81-8090 Turbocharger Ki 12000 640 94,67% 4 7 6 168
7 708-2L-00400 Pump Ass'y 4000 1824 54,40% 3 8 7 168
8 20Y-70-23220 Seal 10000 776 92,24% 8 4 5 160
Hydraulic Tank
9 20Y-60-21470 Breather 500 352 29,60% 7 5 4 140
Hydraulic Oil
10 207-60-71183 Filter 1000 936 6,40% 7 4 5 140
11 600-185-4100 Air Cleaner Assy 2000 1696 15,20% 6 4 5 120
Air Cleaner
12 600-185-4110 (Outer) 2000 1696 15,20% 6 4 5 120
13 600-319-5610 Fuel Pre-Filter 500 352 29,60% 7 4 4 112

Perencanaan perawatan unit excavator komatsu pc 200-8 m0 di Pt.X


Reza Nurpahmi Ramadon, 2020
29

Dimana rating tiap-tiap faktor RPN :


O : Occurrence (probability)
2 : No effect

2/3 : Low (relatively few failures)


4/5/6 : Moderate (occasional failures)
7/8 : High (repeated failures)
9/10 : Very high (failure is almost inevitable)
S : Severity
4 : No effect

5 : Very minor (only noticed by discriminating customers)

6 : Minor (affects very little of the system, noticed by average


customer

4/5/6 : Moderate (most customers are annoyed)


7/8 : High (causes a loss of primary function; customers are
dissatisfied)
9/10 : Very high and hazardous (the failure may result unsafe
operation and possible injury)
D : Detection
4 : Almost certain

5 : High

6 : Moderate

4/5/6 : Moderate – most customers are annoyed


7/8 : Low
9/10 : Very remote to absolute uncertainty

Perencanaan perawatan unit excavator komatsu pc 200-8 m0 di Pt.X


Reza Nurpahmi Ramadon, 2020
30

Dari tabel 4 di atas untuk komponen yang memiliki nilai RPN tertinggi adalah pada
komponen control valve 280, injector assy 210, Engine Oil Filter dan Main Fuel Filter
s175, hose, pump assy dan turbocharger 168, seal 160.

4.4. Pareto Risk Priority Number (RPN)

Analisa dengan diagram pareto ini dapat memberikan skala prioritas pada
komponen kritikal yang rusak agar segera diperbaiki, dan yang mengakibatkan
kerusakan komponen lain yang terkait. Dari tabel RPN sebelumnya, data tersebut
diubah kedalam bentuk diagram pareto seperti gambar di bawah.

Analisa Pareto RPN


300 100%
250 80%
200 60%
150
100 40%
50 20%
0 0%

Gambar 10. Analisa pareto RPN

Perencanaan perawatan unit excavator komatsu pc 200-8 m0 di Pt.X


Reza Nurpahmi Ramadon, 2020
31

Tabel 6. RCM
Nilai
NO Description Failure Mode Effect of Failure RPN
O S D Recomended action
~ low power pada mesin ~ ganti part minimal sesuai umur part
1 Engine Oil Filter kotor/ ~ over heat pada mesin jika 7 5 5 175
Engine Oil Filter rusak dipaksakan kerja ~ gunakan oil engine yang sesuai rekomendasi
Main Fuel Filter kotor/ ~ low power pada mesin ~ ganti part minimal sesuai umur part
2 6 5 4 120
Main Fuel Filter rusak ~ injector assy rusak. ~ gunakan bahan bakar dengan kualitas baik
Fuel Pre-Filter kotor/ ~ low power pada mesin ~ ganti part minimal sesuai umur part
3 6 5 4 120
Fuel Pre-Filter rusak ~ injector assy rusak. ~ gunakan bahan bakar dengan kualitas baik
~ bersihkan filter jika kotor, dan kerusakan masih
~ low power pada mesin minor
4 ~ turbo charger rusak 6 4 6 144 ~ ganti part minimal sesuai umur part 

Air Cleaner Assy Air Cleaner Assy kotor ~ pembakaran jadi tidak sempurna
~ bersihkan filter jika kotor, dan kerusakan masih
~ low power pada mesin minor
5 ~ turbo charger rusak 6 4 5 120 ~ ganti part minimal sesuai umur part 

Air Cleaner (Outer) Air Cleaner (Outer) kotor ~ pembakaran jadi tidak sempurna
Hydraulic Tank Hydraulic Tank Breather ~ hose semakin mudah rusak ~ ganti part minimal sesuai umur part 
6 7 5 4 140
Breather kotor ~ pump mudah over heat ~ gunakan oli sesuai rekomendasi

~ hose semakin mudah rusak ~ ganti part minimal sesuai umur part 
7 7 5 5 175

Hydraulic Oil Filter Hydraulic Oil Filter kotor ~ pump mudah over heat ~ gunakan oli sesuai rekomendasi

~ Hose bocor ~ pump over heat ~ ganti part minimal sesuai umur part 

8 7 5 5 175
~ Hose conection rusak ~ low power pada mesin ~ operasikan excavator sesuai dengan SOP,
~ silinder tidak dapat menggerakan
Hose work equipment ~ tidak memaksakan power besar secara tiba tiba

~ low power pada mesin ~ segera ganti jika terjadi kerusakan


9 4 7 6 168
Turbocharger Ki terjadi ~ pembakaran mesin jadi tidak
Turbocharger Ki keausan sempurna ~ rutin membersihkan air cleaner

~Nozle injector Ass'y ~ low power pada mesin ~ ganti injector assy jika terjadi kerusakan
10 5 6 6 180
~ perbaiki jika terjadi kerusakan minor dengan
Injector Ass'y ~ Spool injector assy rusak ~ pembakaran tidak sempurna remanufaktur

~ low power pada mesin ~ Segera lakukan overhoule


11 4 8 7 224
~ mesin berhenti bekerja karena
Pump Ass'y Pump Ass'y over heat tidak ada supply ke sisterm hidrolik ~ repair pada komponen dengan kerusakan minor

~ Terjadi kebocoran di silinder


12 8 4 5 160
~ low power pada mesin karena
Seal ~ Seal rusak atau Aus terjadi kebocoran ~ ganti part dengan yang baru
~ Supply oli ke sistem terganggu/
terhenti ~ ganti part dengan yang baru
13 5 8 6 240
~ sistem hidrolik tidak dapat
Control Valve ~spool control valve rusak bekerja ~ periksa secara rutin keadaan control valve

Dari gambar Analisa pareto RPN yang mempunyai skala komponen kritis
segera dilakukan perbaikan terletak pada komponen control valve 280, injector assy

Perencanaan perawatan unit excavator komatsu pc 200-8 m0 di Pt.X


Reza Nurpahmi Ramadon, 2020
32

210, Engine Oil Filter dan Main Fuel Filter 175, hose, pump assy dan turbocharger
168, seal 160.

4.5. Perencanaan Perawatan Excavator

Untuk mempermudah langkah perbaikan yang akan digunakan maka dapat


menggunakan diagram fishbone seperti diagram di bawah.

Gambar 11. Diagram Fishbone

Dari perpaduan data tabel RCM dan diagram fishbone maka dapat diketahui langkah
untuk perbaikan, berikut untuk langkah perbaikan tersebut :
4.5.1. Periodical maintenance
Program periodical maintenance adalah sebuah upaya program perawatan
yang dilakukan secara berperiode dalam waktu tertentu setelah mesin melakukan
pekerjaan dalam jumlah jam kerja.
[Link]. Periodical Inspection
Merupakan kegiatan pengecekan secara langsung ke unit excavator yang
memiliki tujuan untuk memastikan kondisi unit tersebut dalam keadaan siap
dioperasikan serta jika menemukan temuan penyimpangan pada part unit excavator

Perencanaan perawatan unit excavator komatsu pc 200-8 m0 di Pt.X


Reza Nurpahmi Ramadon, 2020
33

maka segera ditindak lanjuti ke program backlog yaitu menyiapkan kebutuhan


sparepart dalam perencanaan perbaikan maupun penggatian part barunya. Upaya
tersebut bertujuan mengantisipasi jika terjadi keabnormalan pada part unit
excavator sebelum beroperasi. Dalam pelaksanaan waktu maintenance frekuensinya
dapat ditentukan sesuai kebutuhan alat/ mesin tersebut, seperti hitungan jam kerja
yang telah dilakukan mesin tersebut maupun dalam hitungan per hari kerja.
Perawatan yang dilakukan dalam perawatan harian, mingguan, bulanan dapat dilihat
apa saja yang harus dilakukan untuk unit excavator pc200-8MO.
[Link] Inspeksi dan Perawatan Harian

Perawatan harian dilakukan setiap hari sekaligus dilakukan


bersamaan inspeksi harian, hal ini bertujuan agar terdeteksinya kerusakan
sedini mungkin. Kegiatan ini juga harus melibatkan operator dalam
pelaksanaannya agar menumbuhkan sifat tanggung jawab pada diri operator
untuk merawat bersama unit tersebut dan hal ini harus dilakukan terus
menerus, berikut uraian kegiatan apa saja yang dilakukan :
Tabel 7. Perawatan harian
No Komponen Tindakan Inpeksi dan Perawatan
1 Pompa Memeriksa kebocoran pada seal dibagian pompa
Hyd Cylinder Memeriksa kebocoran pada seal dibagian
2 Boom Cylinder boom dan kinerja dari Cylinder Boom
Hyd Cylinder Memeriksa kebocoran pada seal dibagian
3 bucket Cylinder bucket dan kinerja dari Cylinder bucket
Memeriksa kebocoran pada seal dibagian
4 Hyd Cylinder arm Cylinder arm dan kinerja dari Cylinder arm
Memeriksa kebersihan air cleaner dan bersihkan
Air cleaner
5 ai cleaner
Pelumasan Swing Memeriksa pelumasan pada swing motor
6 Motor
Cek Oli Hidrolik pada tanki hidrolik, tambahkan
Oli Hidrolik oli sampai ke batas maksimum level jika
7 ditemukan oli pada batas minimum level
Periksa hose hidrolik pada permukaannya, jika
Hose hidrolik terjadi keretakan atau kebocoran. Segera ganti
8 hose dengan yang baru.

Perencanaan perawatan unit excavator komatsu pc 200-8 m0 di Pt.X


Reza Nurpahmi Ramadon, 2020
34

[Link] Perawatan Mingguan


Diperlukan perawatan satu hari dalam per minggu, untuk melakukan
perawatan ini karena kondisi mesin dan peralatan harus dalam keadaan tidak
beroperasi ketika melakukan perawatan ke unit excavator, berikut rangkain
kegiatan perawatannya :
Tabel 8. Perawatan Mingguan
No. Kegiatan Tindakan
Periksa hose hidrolik pada permukaannya, jika
1 Selang Oli hidrolik terjadi keretakan atau kebocoran. Segera ganti
hose dengan yang baru.
Cek Oli Hidrolik pada tanki hidrolik,
tambahkan oli sampai ke batas maksimum
2 Oli Hidrolik
level jika ditemukan oli pada batas minimum
level
Memeriksa kinerja pada swing motor, jika
ditemukan kelainan seperti bising pada
3
pengoperasin segera lakukan pengecekan lebih
Swing Motor lanjut dan perbaikan
Memeriksa kelonggaran dan kondisi baut pada
Memeriksa
4 pengikat swing motor, kencangkan baut seperti
kondisi baut
semula jika melihat ada kelonggaran
Membersihkan filter oli hidrolik, mencegah
bram masuk ke tanki oli hidrolik sehingga oli
5 Oil Filter hidrolik tercemar bram halus, sistem hidrolik
akan rusak jika oli sudah tercemar, karena
hingga dapat merusak silinder dan piston

[Link] Perawatan Bulanan

Pengecekan dilakukan lebih teliti pada perawatan bulanan ini dibanding


dengan ketika melaksanakan perawatan mingguan, bagian-bagian yang sudah
harus diganti karena terjadi kerusakan atau aus maka harus segera dilakukan
penggantian dengan komponen yang baru, berikut rangkain untuk perawatannya :

Perencanaan perawatan unit excavator komatsu pc 200-8 m0 di Pt.X


Reza Nurpahmi Ramadon, 2020
35

Tabel 9. Perawatan Bulanan


No. Kegiatan Tindakan
Periksa tekanan pada pompa hidrolik dengan
alat pressure gauge, jika ditemukan kinerja
pompa hidrolik tidak optimal dalam suplai
Tekanan Pompa
1 oli hidrolik ke sistem hidrolik dan hasil dari
Hidrolik
pemeriksaan tekanan dengan pressure gauge
menunjukan di bawah 250 [Psi], segera
lakukan overhoule pada pompa tersebut
Segera ganti oli gear box jika ditemukan
tingkat viskositas dari oli telah berubah dan
Periksa Oli Swing
2 tercemar oleh debu maupun bram halus, agar
Motor
kerusakan dalam gear box dapat dicegah
sedini mungkin
Periksa kinerja dari control valve, jika
Periksa Control kinerja control valve terdapat peyimpangan
3
valve dalam menyuplai oli ke sistem hidrolik
segera diperbaiki
Membersihkan filter oli hidrolik, mencegah
bram masuk ke tanki oli hidrolik sehingga
4 Oil Filter oli hidrolik tercemar bram halus, atau jika
ditemukan Oil Filter dalam kondisi rusak
atau sobek maka segera diganti dengan baru

4.5.2 Program Pemeriksaan Mesin


Program Pemeriksaan Mesin adalah salah satu program yang
dimiliki oleh [Link] Tracktors Tbk. Program ini salah satu product
support dibidang service ke customer untuk memeriksakan mesin dari
setiap unit Komatsu yang dimiliki oleh customer, pelaksanaan program ini
tergantung dari sisi customer, namun dari pihak [Link] Tracktors Tbk
yang telah bekerja sama akan menyarankan dan melaksanakan program ini
bersamaan dengan periodical service pada 500 jam kerja. Unit excavator
PC200-8MO yang dimiliki customer yang diikuti program ini akan
diinfomasikan terkait hasil dari pemeriksaannya seperti rekomendasi part
list yang harus diganti atau yang masih bisa diperbaiki kondisi spare part
nya. sehingga dapat direncanakan perbaikan atau penggantian komponen
tersebut saat program overhoule atau service selanjutnya.

Perencanaan perawatan unit excavator komatsu pc 200-8 m0 di Pt.X


Reza Nurpahmi Ramadon, 2020
36

4.5.3 General Overhoule Component


General Overhoule Component adalah salah satu usaha perawatan ke mesin
pada jangka waktu tertentu sesuai dengan standar overhoule sesuai dari umur
komponen, tujuan dilaksanakannya perawatan ini adalah mengembalikan kondisi
menjadi prima kembali seperti performa baru atau kembali ke performa standar
factory, seperti diagram overhoule.

Gambar 12. Diagram Overhoule


Dari diagram di atas dapat dilihat untuk performa pada mesin atau part,
performa dari mesin atau part berbanding terbalik dengan life time part tersebut,
semakin lama umur komponen dipakai maka performa juga terus menurun.

4.6 Pedoman Pelaksanaan preventive maintenance inspeksi daily, weekly,


monthly, PPM, dan general overhoule.
Pada siklus perawatan terdapat beberapa langkah dalam melakukan
perawatan. Mulai dari inspeksi hingga general overhoule. Sehingga upaya
yang harus dilakukan pada setiap langkah perawatannya adalah sebagai
berikut.

Perencanaan perawatan unit excavator komatsu pc 200-8 m0 di Pt.X


Reza Nurpahmi Ramadon, 2020
Tabel 10. Jadwal Perawatan
JADWAL PERAWATAN
2021
Model Day Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
PC200-
16
8MO
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31

INSPEKSI DAILY
WEEKLY
MONTHLY
PPM
OVERHOULE

37

Perencanaan perawatan unit excavator komatsu pc 200-8 m0 di Pt.X


Reza Nurpahmi Ramadon, 2020

Anda mungkin juga menyukai