Contoh KOSP SMP Terbaru 2022/2023
Contoh KOSP SMP Terbaru 2022/2023
1
LEMBAR PENGESAHAN
.
Disahkan : di Hulu Banda Kec Malalak
Pada Tanggal : Juli 2022
Menyetujui
Ketua Komite Sekolah Kepala SMP Negeri 3 Malalak
2
LEMBAR VALIDASI DAN PENGESAHAN PENGAWAS
Setelah dibaca dan dikoreksi secara teliti, Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan
SMP Negeri 3 Malalak telah sesuai dengan ketentuan dan format yang berlaku dan
dapat dipergunakan sebagai acuan pelaksanaan proses Pembelajar Tahun Pelajaran
2022/2023
\
Asliati, [Link]
NIP: 19701215 199003 2 004
3
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Yang Maha Esa telah melimpahkan rahmat,
taufik dan hidayah-Nya sehingga Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan SMP Negeri 3
Malalak Tahun Pelajaran 2022/2023 dapat tersusun. Kurikulum Operasional di Satuan
Pendidikan merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan
Pelajaran serta cara yang digunakan dalam pembelajaran sebagai pedoman seluruh
penyelengaraan proses Pembelajar yang diselengarakan di SMP Negeri 3 Malalak .
Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan SMP Negeri 3 Malalak disusun dan dilaksanakan
serta dikembangkan secara khusus pada Tahun Pelajaran 2022-2023 merupakan perwujudan
dari kurikulum Pendidikan dasar yang disusun dan dikembangkan sesuai dengan konteks
kebutuhan peserta didik dan satuan Pendidikan, serta saran Komite Sekolah dibawah
koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan dalam rangka mencapai tujuan Pendidikan
Kurikulum Operasional Sekolah ini diberlakukan pada Tahun Pelajaran 2022/2023
yang mencerminkan merdeka belajar dan pengimplementasian profil pelajar Pancasila.
Kurikulum ini memuat karakteristik satuan pendidikan, profil pembelajar, struktur kurikulum
dan rancangan pembelajar.
Pengembangan Kurikulum Operasional SMP Negeri 3 Malalak Tahun Pelajaran
2022/2023 ini mengacu pada Standar Nasional Pendidikan, konsep merdeka belajar, dan
pengimplementasian profil pelajar Pancasila, dengan tujuan yang berpusat pada peserta didik
dan karakteristik peserta didik. Di samping itu juga Kurikulum Operasional SMP Negeri 3
Malalak ini merupakan pegangan bagi pengembangan lingkungan SMP Negeri 3 Malalak ,
mulai dari pembudayaan seni tradisional budaya masyarakat, ramah lingkungan dan juga
inovasi serta berwawasan lingkungan global.
Kurikulum ini dapat terselesaikan berkat dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu
kami menyampaikan ucapan terima kasih, kepada :
1. Bapak Drs. Isra, [Link] Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam
2. Bapak Alfiandri, [Link] Kasi Kurikulum bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kabupaten Agam.
3. Ibu Asliati [Link] Pengawas SMP yang telah memberikan bimbingan dan arahan dalam
penyusunan dokumen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan
4. Pendidik dan Tenaga kependidikan SMP Negeri 3 Malalak , yang telah secara proaktif
memberi masukan dan kelengkapan data;
5. Ketua Komite yang telah memberi dukungan terhadap terselenggaranya pendidikan SMP
Negeri 3 Malalak .
Kami menyadari bahwa Kurikulum Operasional Sekolah yang telah kami susun ini
memiliki kekurangan dan jauh dari sempurna. Oleh karena itu, segala kritik, saran, dan
masukan yang konstruktif dari berbagai pihak yang kompeten sangat kami harapkan.
Kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang
telah mendukung dan membantu penyelesaian Kurikulum ini.
Tim penyusun
4
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL 1
LEMBAR PENGESAHAN 2
LEMBAR VALIDASI DAN PENGESAHAN PENGAWAS 3
KATA PENGANTAR 4
DAFTAR ISI 5
BAB I PENDAHULUAN
RASIONAL 6
1. Tuntutan Perubahan Kurikulum
2. Hasil Evaluasi Diri Sekolah 9
3. Kondisi Kebutuhan Peserta Didik 12
BAB IV PENUTUP 41
LAMPIRAN 42
1. Capain Pembelajar
2. Alur Tujuan Pembelajar 44
3. Modul Pembelajar Berbasis Proyek 49
5
BAB I
PENDAHULUAN
A. Rasional
Pada masa pandemi Covid -19 sekarang ini, pendidikan tetap harus diberikan kepada
peserta didik. Dalam kondisi ini sekolah berusaha tetap menjalankan tugas dan fungsinya
sebagai lembaga pendidikan formal yang memberikan pelayanan terbaik terhadap peserta
didik. Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sekolah, berpedoman kepada seluruh
kebijakan pendidikan yang telah dibuat oleh pusat maupun daerah. Pedoman lainnya adalah
berupa panduan yang dibuat dan dilaksanakan sendiri oleh sekolah, yaitu kurikulum.
Pendidikan nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945 berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta
peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,
bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman
dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,
mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab termasuk sikap
peduli dan berbudaya lingkungan. Sikap peduli merupakan karakter yang sangat penting
ditumbuhkembangkan pada diri peserta didik melalui pembelajar maupun pengembangan
diri. Untuk mengemban fungsi tersebut pemerintah menyelenggarakan suatu sistem
pendidikan nasional sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003
tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Penyusunan Kurikulum Operasional Sekolah di SMP Negeri 3 Malalak disusun
sebagai pedoman untuk penyelengaraan pembelajaran dikembangkan sesuai dengan konteks
dan kebutuhan peserta didik, dengan memperhatikan prinsip-prinsip pengembangan
kurikulum operasional di satuan Pendidikan, yaitu berpusat pada peserta didik yang mengacu
pada kepentingan dan kebutuhan peserta didik yang merujuk pada profil pelajar Pancasila,
kedua Kontekstual yang mencerminkan karakteristik Sekolah, kemudian prinsip berikutnya,
bersifat esensial, serta Akuntabel serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Selanjutnya berdasarkan Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen
Pendidikan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi nomor:
/H/KR/2022 tentang Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka melalui
Jalur Mandiri pada tahun pelajaran 2-22/2023 Tahap I menetapkan SMP Negeri 3 Malalak
sebagai Satuan Pendidikan pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka Tahun Pelajaran
2022/2023 Tahap I. Maka kurikulum yang digunakan khusus untuk peserta didik kelas VII
untuk tahun pelajaran 2022/2023 adalah Kurikulum Merdeka.
Kurikulum SMP Negeri 3 Malalak menjadi acuan bagi satuan pendidikan dalam
melaksanakan pendidikan dan pembelajar dengan mengedepankan prinsip pengembangan
Kurikulum Operasional Sekolah agar terwujudnya pembelajar yang bermakna dan
terwujudnya pelajar Indonesia yang berkopetensi dengan memiliki dimensi pelajar profil
Pancasila, dengan berpijak terhadap pemanfaatan analisis kondisi riil SMP Negeri 3 Malalak
dan Analisis Kondisi Lingkungan Sekolah.
Kurikulum Operasional SMP Negeri 3 Malalak disusun sebagai pedoman dalam
penyelenggaraan kegiatan pembelajar. Kurikulum Operasional Sekolah (KOS) ini
dikembangkan dengan mengacu pada Capaian Pembelajar (CP) yang sudah disusun secara
Nasional kemudian diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran berdasar Alur Tujuan
Pembelajar (ATP) yang sudah disusun.
6
Komponen dalam Kurikulum Operasional SMP Negeri 3 Malalak disusun dengan
melibatkan semua unsur pendidik di satuan Pendidikan yang kemudian ditinjau secara
kontinyu dan berkala yang disesuiakan dengan dinamika perkembangan Pendidikan dan
kebutuhan peserta didik. Penyusunan kurikulum operasional SMP Negeri 3 Malalak yang
mengacu pada prinsip pengembangan kurikulum operasional, yakni
1. Berpusat pada peserta didik yaitu pembelajar harus memenuhi keragaman potensi,
kebutuhan perkembangan dan tahapan belajar, serta kepentingan peserta didik. Profil
Pelajar Pancasila selalu menjadi rujukan pada semua tahapan dalam penyusunan
kurikulum operasional sekolah
2. Kontekstual menunjukkan kekhasan dan sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan,
konteks sosial budaya dan lingkungan, dan menunjukkan karakteristik peserta didik
3. Esensial yaitu memuat semua unsur informasi penting/utama yang dibutuhkan dan
digunakan di satuan pendidikan. Bahasa yang digunakan lugas, ringkas, dan mudah
dipahami
4. Akuntabel dapat dipertanggungjawabkan karena berbasis data dan aktual
5. Melibatkan berbagai pemangku kepentingan , pengembangan kurikulum Satuan
Pendidikan melibatkan semua unsur pendidik, komite satuan Pendidikan, dan berbagai
pemangku kepentingan aantara lain, orang tua, organisasi, dibawah koordinasi dan
supervisi dinas Pendidikan.
a. Tantangan Internal
SMP Negeri 3 Malalak memiliki prestasi baik bidang akademik maupun non
akademik cukup baik. Untuk mencapai hasil yang lebih baik harus dilaksanakan
perubahan-perubahan, termasuk perubahan kurikulum. Perubahan kurikulum menjadi
kurikulum operasional satuan Pendidikan pada SMP Negeri 3 Malalak sebagai Sekolah
Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut tenaga pendidik untuk
menyesuaikan diri dengan tuntutan kurikulum. Untuk mewujudkan pelajar Indonesia
pelajar profil pancasila, untuk hal tersebut SMP Negeri 3 Malalak perlu melakukan
perbaikan mutu pendidikan.
Peningkatan perbaikan mutu pendidikan di SMP Negeri 3 Malalak meliputi peningkatan
mutu kompetensi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan serta pembenahan
sarana dan prasarana.
Peningkatan kompetensi peserta didik di SMP Negeri 3 Malalak dilakukan dengan
membuat kelas berdasarkan karakteristik belajar peserta didik melalui tes diagnostik
7
yang dilaksanakan diawal tahun pelajaran khusus untuk siswa kelas tujuh tahun pelajaran
2022/2023 dimaksudkan untuk lebih meningkatkan kompetensi dan kompetisi bagi
peserta didik dalam pembelajar yang memiliki karakteristik pelajar profil Pancasila
Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana juga dilakukan untuk
memperbaiki mutu pendidikan, yaitu dengan melakukan penataan lingkungan sekolah,
sehingga warga sekolah merasa nyaman berada di lingkungan sekolah.
b. Tuntutan Eksternal
Kurikulum Operasional SMP Negeri 3 Malalak memuat struktur Kurikulum
Operasional Sekolah Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka. Elemen perubahan
mendasar pada kurikulum Operasional Sekolah Penggerak berfokus pada empat standar
dari delapan SNP yaitu, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, dan
Standar Penilaian. Dengan demikian perubahan akan terjadi pada penyesuaian beban
belajar, penguatan proses, pendalaman dan perluasan materi ( konten ), penguatan profil
pelajar Pancasila penataan pola pikir dan tata kelola. Perubahan tersebut, dilandasi
dengan diterbitkannya Keputusan Mentri Pendidikan Dan Kebudayaan , Riset Dan
Teknologi Republik Indonesia Nomor 162/M/2021 (Kepmendikbud ristek No
162/M/2021 ) tentan Program Sekolah Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka dan
tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan. Kepmen dikbud Menristek mengamanatkan bahwa setiap satuan
pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah agar menyusun kurikulumnya
mengacu kepada tujuan Pendidikan nasional, Profil Pelajar Pancasila, SNP, Struktur
Kurikulum, Prinsip Pembelajar dan asaesman, serta capaian Pembelajar. peraturan
menteri pendidkan dan kebudayaan yang baru, antara lain; 1) Peraturan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan
Pendidikan Dasar dan Menengah, 2) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah, 3) Peraturan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses
Pendidikan Dasar dan Menengah, 4) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian, 5) Peraturan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 tentang KI dan KD Pendidikan Dasar dan
Menengah, 6) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 69 Tahun 2013
tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum.
8
Pada Tahun Pelajaran 2022/2023 SMP Negeri 3 Malalak untuk peserta didik kelas
tujuh melaksanakan Kurikulum Operasional Sekolah Pelaksana Implementasi Kurikulum
Merdeka, disebut kurikulum nasional. Selanjutnya, untuk memenuhi amanat
sebagaimana telah disebutkan di atas dan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan
nasional, serta tujuan pendidikan sekolah, maka SMP Negeri 3 Malalak menyusun
dokumen kurikulum Operasional Sekolah ini sebagai kurikulum SMP Negeri 3 Malalak
Tahun Pelajaran 2022/2023.
c. Tuntutan Lingkungan
Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) yang dikembangkan di SMP
Negeri 3 Malalak berfungsi sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajar
untuk mencapai kompetensi yang mencakup tiga domain, yaitu: sikap, pengetahuan, dan
keterampilan( penguatan profil pelajar pancasila). Ketiga domain ini harus terintegrasi
serta dapat menggambarkan kesesuaian dan kekhasan kondisi dan potensi daerah, satuan
pendidikan, dan peserta didik dalam mencapai profil pelajar Pancasila dan capaian
pembelajar.
Kondisi lingkungan dimasa pandemic covid-19 merobah moda pembelajar menjadi
pembelajar jarak jauh (daring) menyebabkan terjadinya penurunan kualitas pengetahuan
karakter dan budaya belajar peserta didik, untuk mengembalikan dan mengefektifkan
fungsi pembelajar merupakan tantangan dan tuntutan lingkungan terhadap sekolah
terwujudnya peserta didik profil pelajar pancasila yang cerdas berkarakter.
9
b) Pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan perlu memaksimalkan peran
pemangku kepentingan
2) Standar Proses
Permendikbud No. 22 Tahun 2016 menyatakan bahwa proses pembelajar pada
satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan,
menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif serta memberikan
ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas dan kemandirian sesuai bakat minat dan
perkembangan fisik serta psikologis peserta didik dengan 14 prinsip pembelajar yang
digunakan. Proses pembelajar meliputi perencanaan, pelaksanaan, penilaian dan
pengawasan.
Standar Proses di SMP Negeri 3 Malalak secara umum telah terlaksana
sebagaimana mestinya yaitu mengacu pada silabus yang telah dikembangkan,
mengarah pada pencapaian kompetensi, menyusun dokumen rencana dengan
lengkap dan sistematis dan mendapatkan evaluasi dari kepala sekolah dan pengawas
sekolah. Perencanaan, silabus dan RPP Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016
tentang Pembelajar pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, jumlah siswa
per rombel dengan rasio 1 : 12, beban kerja guru sudah sudah memenuhi standar
perminggu. Penilaian, dilaksanakan melalui tes dan non tes dari aspek pengetahuan,
sikap, dan keterampilan. Pengawasan proses pembelajar telah terlaksana secara rutin
sehingga pendidik bisa terus meningkatkan kompetensinya dalam persiapan dan
proses pembelajar.
Kondisi nyata di SMP Negeri 3 Malalak untuk KD dari KI 3 agak sulit untuk
mencapai nilai lebih tinggi dari tahun ke tahun karena untuk pengusaaan
pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif masih perlu perbaikan
dari segala hal. Terutama input/peserta didik yang sebagian besar rendah dan ada
juga pendidik yang masih memiliki kompetensi kurang memadai. Namun KD untuk
KI 1 dan KI 2 hampir semuanya memenuhi SNP karena untuk penerapan sikap
spiritual dan sikap sosial seperti melaksanakan shalat Zuhur berjamaah, Shalat
Dhuha, santun, peduli, percaya diri dan disiplin di SMP Negeri 3 Malalak telah
dibiasakan dan dijadikan budaya sekolah.
10
4) Standar Penilaian
Untuk Standar penilaian yang harus dilakukan analisis adalah kondisi nyata
dari satuan pendidikan dalam melakukan penilaian pembelajar, kemudian
membandingkannya dengan ketentuan yang tercantum dalam peraturan yang ada. Di
SMP Negeri 3 Malalak penilaian pendidikan sudah terlaksana namun ada yang perlu
ditingkatkan yaitu mengenai instrumen penilaian sikap dan keterampilan serta tindak
lanjut hasil penilaian.
5) Standar Pengelolaan
Pengelolaan pendidikan berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan
pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota,
propinsi, atau nasional agar tercapai efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan
pendidikan. Pengelolaan satuan pendidikan menjadi tanggung jawab kepala satuan
pendidikan. Setiap satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana kerja tahunan yang
merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah satuan pendidikan
yang meliputi masa 4 (empat) tahun.
Optimalisasi seluruh sumber daya yang ada di sekolah untuk mencapai tujuan
yang telah ditetapkan sesuai kewenangan sekolah; menerapkan prinsip manajemen
berbasis sekolah dalam keseluruhan proses pengelolaan sekolah; penyusunan,
pelaksanaan dan evaluasi program kerja; melaksanakan validasi/perbaikan program
kerja secara periodik; meningkatkan peran serta para pembina mulai dari tingkat
kabupaten/kota, provinsi, pusat dan atau masyarakat dalam meningkatkan kualitas
penyelenggaraan Pendidikan. Standar pengelolaan di SMP Negeri 3 Malalak
umumnya telah sesuai dengan standar namun ada yang perlu ditingkatkan yaitu
membangun kemitraan dan melibatkan peran serta masyarakat serta lembaga lain
yang relevan.
11
7) Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Tugas pendidik dioptimalkan sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan
melibatkan pendidik dan tenaga kependidikan dalam keseluruhan proses pencapaian
SNP untuk standar pendidik dan tenaga kependidikan. Sekolah menugaskan
pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan skill dan kemampuannya. Untuk
memenuhi semua tugas kegiatan yang berhubungan dengan aplikasi dan internet.
8) Standar Pembiayaan
SMP Negeri 3 Malalak mengelola dana bantuan operasional sekolah yang
merupakan sumber satu-satunya sumber dana rutin. BOS dikelola oleh tim BOS
sekolah sesuai dengan juknis yang berlaku.
2) beban belajar bagi peserta didik pada SMP Negeri 3 Malalak yang didasarkan pada
hasil analisis konteks, analisis keunggulan lokal, serta potensi dan minat peserta didik;
Kurikulum SMP Negeri 3 Malalak menjadi acuan bagi satuan pendidikan dalam
melaksanakan pendidikan dan pembelajar dengan mengedepankan prinsip
pengembangan kurikulum dan karakteristik kurikulum 2013 dengan penyesuaian
12
terhadap pemanfaatan analisis kondisi riil SMP Negeri 3 Malalak dan Analisis Kondisi
Lingkungan Sekolah.
Model pengembangan KTSP untuk Kurikulum 2013 disusun antara lain agar dapat
memberi motivasi kepada guru untuk melaksanakan pembelajar abad 21 dengan berbagai
inovasi model pembelajar seperti discovery/inqury learning dan problem base
solving/project base learning, sehingga peserta didik mendapat kesempatan untuk lebih
kreatif dan dapat mengembangkan potensi:
1) Sikap; menerima, menjalankan, menghargai, menghayati, dan mengamalkan
2) Pengetahuan; mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi
3) Keterampilan; mengamati, menanya, mencoba, menalar, menyaji, mencipta.
B. Rapor Mutu Tahun 2021
Hasil PMP yang sudah di lakukan harus di analisis untuk di ketahui kelemahan dan
kelebihan yang sudah di miliki sekolah. Pemetaan baru merupakan langkah awal dalam
siklus penjaminan mutu internal. Setelah pemetaan memunculkan rapor mutu kemudian
di lakukan perencanaan. Dalam rapor PMP akan terlihat deretan angka angka dari 0 s.d 7.
Semakin tinggi artinya semakin baik capaian SNP sekolah demikian sebaliknya. Nilai
capaian SNP yang masih rendah atau berwarna merah di Rapor Mutu PMP memerlukan
tindakan. Berdasarkan analisa akan dapat di temukan akar masalah yang menjadi sebab
dari kelemahan yang timbul. Berikut tabel perbandingan hasil capaian PMP SMP Negeri
3 Malalak tiga (3) tahun terakhir sebagai berikut:
Tahun 2021
Nilai
Nomor
Nama Indikator Sekolah
Indikator
Anda
A.1 Kemampuan literasi 1.88
A.1 Proporsi peserta didik dengan kemampuan literasi Mahir 7.69%
A.1 Proporsi peserta didik dengan kemampuan literasi Cakap 53.85%
A.1 Proporsi peserta didik dengan kemampuan literasi Dasar 38.46
13
Proporsi peserta didik dengan kemampuan literasi Perlu Intervensi
A.1 Khusus 0%
A.1.1 Kompetensi membaca teks informasi 62.8
A.1.2 Kompetensi membaca teks sastra 69.15
A.1.3 Kompetensi mengakses dan menemukan isi teks (L1) 66.42
A.1.4 Kompetensi menginterpretasi dan memahami isi teks (L2) 60.96
A.1.5 Kompetensi mengevaluasi dan merefleksikan isi teks (L3) 59.3
A.2 Kemampuan numerasi 1.69
A.2 Proporsi peserta didik dengan kemampuan numerasi Mahir 0%
A.2 Proporsi peserta didik dengan kemampuan numerasi Cakap 46.15%
A.2 Proporsi peserta didik dengan kemampuan numerasi Dasar 46.15%
Proporsi peserta didik dengan kemampuan numerasi Perlu Intervensi
A.2 Khusus 7.69%
A.2.1 Kompetensi pada domain Bilangan 55.92
A.2.2 Kompetensi pada domain Aljabar 56.29
A.2.3 Kompetensi pada domain Geometri 57.6
A.2.4 Kompetensi pada domain Data dan Ketidakpastian 55.12
A.2.5 Kompetensi mengetahui (L1) 55.85
A.2.6 Kompetensi menerapkan (L2) 53.79
A.2.7 Kompetensi menalar (L3) 56.84
A.3 Karakter 2.37
A.3.1 Beriman, Bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia 2.53
A.3.2 Gotong Royong 2.6
A.3.3 Kreativitas 2.35
A.3.4 Nalar Kritis 2.4
A.3.5 Kebinekaan global 2
A.3.6 Kemandirian 2
C.1 Proporsi GTK bersertifikat 42.86%
Indikator
Belum
C.2 Proporsi GTK penggerak Relevan
Indikator
Belum
C.2.1 % guru penggerak Relevan
Indikator
Belum
C.2.2 % KS/wakil KS penggerak Relevan
Indikator
Belum
C.2.3 % pengawas penggerak Relevan
C.3 Pengalaman pelatihan GTK 0
C.3.1 Pengetahuan bidang studi (termasuk magang untuk SMK) 0%
C.3.2 Pedagogi 0%
C.3.3 Manajerial 0%
C.5 Nilai uji kompetensi guru 60.39
C.5.1 Kompetensi pedagogik 60.82
C.5.2 Kompetensi profesional 59.96
C.6 Kehadiran guru di kelas Data
14
Terbaru
Belum
Tersedia
Data
Terbaru
Belum
C.6.1 Kehadiran guru menurut laporan murid Tersedia
Data
Terbaru
Belum
C.6.2 Kehadiran guru menurut laporan kepala sekolah Tersedia
C.8 Pemenuhan kebutuhan Guru 85.71%
D.1 Kualitas pembelajaran 1.99
D.1.1 Manajemen kelas 1.81
D.1.2 Dukungan afektif 2.28
D.1.3 Aktivasi kognitif 1.87
D.2 Refleksi dan perbaikan pembelajaran oleh guru 2
D.2.1 Belajar tentang pembelajaran 47.93
D.2.2 Refleksi atas praktik mengajar 50.87
D.2.3 Penerapan praktik inovatif 54.92
D.3 Kepemimpinan instruksional 1.33
D.3.1 Visi-misi sekolah 52.95
D.3.2 Pengelolaan kurikulum sekolah 46.74
D.3.3 Dukungan untuk refleksi guru 47.05
D.4 Iklim keamanan sekolah 2.35
D.4.1 Kesejahteraan psikologis murid 2
D.4.2 Kesejahteraan psikologis guru 2
D.4.3 Perundungan 2.75
D.4.4 Hukuman fisik 2.63
D.4.5 Kekerasan seksual 2.19
D.4.6 Narkoba 2.38
D.6 Iklim Kesetaraan Gender 3
Data
Terbaru
Belum
D.6.1 Dukungan atas kesetaraan gender Tersedia
D.8 Iklim Kebinekaan 2.38
D.8.1 Toleransi agama dan budaya 2
D.8.2 Sikap Inklusif 2.5
D.8.3 Dukungan atas kesetaraan agama dan budaya 2
D.8.4 Komitmen kebangsaan 3
D.10 Iklim Inklusivitas 1.81
D.10.1 Layanan disabilitas 1.67
D.10.2 Layanan sekolah untuk murid cerdas dan bakat istimewa 1.43
D.10.3 Sikap terhadap disabilitas 2.33
D.10.4 Fasilitas dan Layanan Sekolah untuk Siswa Disabilitas dan Cerdas Data
Berbakat Istimewa Terbaru
Belum
15
Tersedia
E.1 Partisipasi warga sekolah 2.5
E.1.1 Partisipasi orang tua 63.79
E.1.2 Partisipasi murid 84.18
E.2 Proporsi pemanfaatan sumber daya sekolah untuk peningkatan mutu 0%
Proporsi pembelanjaan peningkatan mutu guru dan tenaga
E.2.1 kependidikan 0%
E.2.2 Proporsi pembelanjaan non personil mutu pembelajaran 0%
E.3 Pemanfaatan TIK untuk pengelolaan anggaran 0
E.3.1 Proporsi pembelanjaan dana BOS secara daring 0%
Data
Terbaru
Indeks penggunaan platform SDS sumber daya sekolah - ketepatan Belum
E.3.2 waktu dan kelengkapan pelaporan Tersedia
Berdasarkan tabel diatas dapat disimpulkan bahwa capaian Standar Nasional Pendidikan
(SNP) SMP Negeri 3 Malalak secara rata-rata mengalami penurunan. Ada pada dua
standar yang mengalami penurunan yaitu:
1) Standar Pendidik dan tenaga Kependidikan berturut-turut angka per tahunnya adalah
6.45 , 6.33,. Hal ini karena sampai tahun 2021 SMP Negeri 3 Malalak masih belum
memiliki tenaga Laboran, Pustakawan dan Administrasi yang bersertifikat sesuai
dengan tugasnya. Untuk kedepan kami akan mengupayakan ketersediaan tenaga
tersebut.
2) Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan berturut-turut angka capaiannya tiga tahun
terakhir adalah 6.04, 5.11,. Hal ini karena memang masalah utama di SMP Negeri 3
Malalak adalah lahan yang sempit tidak ada lagi lahan kosong yang bisa dijadikan
lapangan olah raga, taman bermain, tambahan bangunan dan sebagainya dan juga
sebagian lokal di SMP Negeri 3 Malalak mengalami kerusakan, jadi tidak layak
untuk dipakai. Untuk kedepannya SMP Negeri 3 Malalak berupaya dan sebagian
sudah terlaksana pembenahan ruang kelas
Berdasarkan analisis konteks yang dilakukan, SMP Negeri 3 Malalak sebagai satuan
pendidikan yang secara geografis dan administratif di daerah kenegarian jauh dari ibu kota
kabupaten maka SMP Negeri 3 Malalak peserta didiknya mayoritas penduduk di nagari di
Kecamatan Candung dan sekitarnya,
Selain kekuatan/ kelebihan sebagaimana tersebut di atas, SMP Negeri 3 Malalak juga
mempunyai beberapa kelemahan yaitu: 1) sarana pendukung untuk pengembangan
potensi/skill yang terbatas (tidak memiliki lapangan olahraga yang sesuai standar SNP); dan
2) laboratorium TIK yang kurang representatif; namun hal tersebut tidak mengurangi
semangat warga sekolah dalam belajar 3) Kondisi sekolah yang sulit/ tidak memiliki
transportasi umum 4) lokasi sekolah yang berdekatan dengan PonPes Hidayatunnas yang
merupakan binaan yayasan.
Masyarakat di sekitar SMP Negeri 3 Malalak sebagian besar adalah pedagang dan
petani/pekerja. Sebagai sekolah yang berada pada lingkungan yang strategis dan input peserta
didik yang mayoritas dari dalam kecamatan, serta kondisi kecamatan yang tidak begitu luas
dengan tidak memiliki sumber daya alam yang luas pula, maka profil pelajar yang dihasilkan
adalah pelajar yang memiliki potensi mengkreasi ide dan keterampilan untuk mewujudkan
16
daerahnya menjadi wirausaha pandai besi dan konveksi. Dalam rangka meningkatkan potensi
tersebut, SMP Negeri 3 Malalak mengadakan kerjasama dengan alumni.
SMP Negeri 3 Malalak berada di lingkungan masyarakat yang kental budaya daerah
dan religious serta mempunyai budaya daerah yang menjadi karakteristik yaitu pencak
silat..Untuk memberikan layanan kebutuhan dan tuntutan masa depan peserta didik agar
menjadi insan yang memiliki kemampuan daya saing di era generasi 4.0,
Tetapi tetap menjunjung tinggi nilai luhur bangsa yang tersirat dalam sila-sila
Pancasila serta mengembangkan cinta budaya daerah dan bangsa, maka SMP Negeri 3
Malalak menyusun Kurikulum Operasional sesuai dengan karakteristik peserta didik dan
budaya lokal daerah setempat. Peserta didik SMP Negeri 3 Malalak diharapkan mempunyai
life skill yang berguna dan mampu mengaplikasikannya dalam masyarakat dan dunia
Pendidikan. Sehingga harapan dari Pemerintah Kabupaten Agam untuk mencetak generasi
yang mampu beradaptasi dengan perkembangan jaman akan terwujud. Salah satu upaya untuk
mencapai harapan tersebut dilakukan melalui kreasi budaya literasi pada peserta didik.
Sehingga peserta didik mampu menghasilkan salah satu karya yang mencerminkan profil
pelajar Pancasila yang mampu bernalar kritis dan berkebhinekaan global. Capaian pembelajar
yang diharapkan adalah terciptanya profil pelajar yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan
YME dan berakhak mulia, yang mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong dan
berkebhinekaan global.
Secara yuridis, Kurikulum Operasional SMP Negeri 3 Malalak disusun dengan
mengacu pada peraturan perundangan terkait pendidikan yang berlaku baik itu dari pusat
ataupun dari daerah. Sedangkan secara pedagogis, kurikulum Operasional SMP Negeri 3
Malalak mengacu pada kemampuan guru sebagai tenaga professional dalam pembelajar dan
penilaian. Peningkatan profesionalisme guru, dilakukan dalam bentuk pelatihan bersifat
praktik secara berkesinambungan. Hal tersebut merupakan komitmen untuk menjadi
professional dalam layanan pada peserta didik.
Dengan mengambil salah satu nilai pendidikan dari Ki Hajar Dewantara yaitu 3N:
NITENI (mengamati dengan teliti), NIROKKE (mencoba dengan cara meniru), NAMBAHI
(mengembangkan dari yang sudah ditiru/yang sudah ada), dan dengan mempertimbangkan
tuntutan di era 4.0, maka ditambahlah N yang keempat yaitu NGGAWE (mencipta/ membuat/
menghasilkan/ menemukan hal baru). 4N tersebut merupakan ciri khas pembelajar yang akan
dilakukan oleh peserta didik bersama guru di SMP Negeri 3 Malalak .
Hal lain, dari perspektif pedagogis, yang dijadikan pertimbangan adalah Undang-
Undang Guru dan Dosen yang menyebutkan bahwa guru memiliki kesempatan untuk
mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan belajar sepanjang hayat. Dari
landasan pedagogis dalam konteks merdeka belajar, proses belajar di SMP Negeri 3 Malalak
berorientasi pada peserta didik dan bentuknya beragam, salah satunya adalah Pembelajar
yang bersifat kolaboratif.
Pembelajar di SMP Negeri 3 Malalak yang terintegrasi dengan Profil Pelajar
Pancasila secara umum bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik yang bertaqwa
kepada Tuhan YME dan berakhak mulia, berkebhinekaan global, mandiri, bernalar kritis,
bergotong royong, kreatif dan inovatif yang mampu mengekspresikan ide/ gagasan
berdasarkan kekhasan daerah yang tetap berakar pada budaya bangsa.
17
BAB II
VISI, MISI DAN TUJUAN , PROFIL SEKOLAH
Berwawasan Lingkungan“
Indikator visi:
18
C. Tujuan SMP Negeri 3 Malalak
Dalam rangka pencapaian visi dan misi, SMP Negeri Candung memiliki tujuan
strategis sebagai berikut:
1. Terwujudnya pencapaian KKM 6,0 untuk KTSP 2013.
2. Terlaksananya proses pembelajaran dan bimbingan secara optimal.
3. Setiap tamatan dapat diterima di SMA atau sekolah sederajat.
4. Terwujudnya usaha peningkatan kompetensi guru, melalui wadah musyawarah guru
mata pelajaran, pelatihan-pelatihan, workshop, dan pelaksanaan kegiatan supervisi.
5. Terlaksananya disiplin bagi warga sekolah sesuai dengan aturan yang berlaku.
6. Berdaya guna dalam kehidupan masyarakat dan berprilaku sesuai dengan azas dan
norma yang berlaku.
7. Setiap mengikuti lomba dapat menjadi finalist.
8. Memiliki nilai lebih pada bidang keagamaan, budaya dan ketokohan dalam
masyarakat.
9. Terlaksananya wawasan Wiyatamandala dengan baik.
10. Tercapainya prestasi di bidang akademis dan non akademis agar mampu juara
tingkat kabupaten, propinsi dan nasional.
SMP Negeri 3 Malalak adalah Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Agam yang
beralamat di Tanjung Medan Nagari Bukik Batabuah Kec. Malalak Kabupaten Agam.
Sekolah ini merupakan sekolah menengah pertama negeri berdiri di kabupaten Agam ..
Data Sekolah
1. Nama Sekolah : SMP Negeri 3 Malalak
2. Alamat : Hulu Banda
Nagari : Malalak Barat
Kecamatan : Malalak
Kabupaten : Agam
3. Nama Kepala Sekolah : Selamat, [Link]
4. NSS : 201080103501
5. NPSN : 10304884
6. Tahun Berdiri : 2006
7. Tahun Beroperasi : 2007
8. Akreditasi : C
Nomor Akreditasi :
9. Kepemilikan Tanah : Hak Milik Sekolah
10. Status Tanah : Milik Sekolah
11. Surat Izin Bangunan : Ada
19
12. Luas Tanah :
13. Nomor Rekening Sekolah : Bank Nagari No.
14. Data Siswa dalam 3 tahun terakhir
Jml Jumlah
Kelas 7 Kelas 8 Kelas 9
Pendaftar (Kls 7+8+9)
Tahun
Pelajaran (Calon Jml Jml Jml Rombong
Siswa Jml Jml Jml Sisw
Sisw Sisw Sisw an
Baru) Rombel Rombel Rombel a
a a a Belajar
2020/202 14 1 18 1 17 1 49 3
1
2021/202 19 1 14 1 19 1 52 3
2
2022/202 23 1 18 1 14 1 55 3
3
Jumlah
Uraian Keterangan
Pria Wanita
20
BAB III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
SMP NEGERI 3 MALALAK
21
pekerjaan peserta didik tujuan proyek pilihan peserta
dari berbagai instrumen didik
asesmen ● Sekolah
menyediakan waktu ● Melibatkan
● Dilaporkan melalui khusus untuk peserta guru dan
rapor didik menunjukkan narasumber
hasil proyek melalui profesional
pameran/pertunjukan dalam melatih
keterampilan
● Dilaporkan melalui tertentu
rapor pada bagian
terpisah dengan
intrakurikuler
Muatan kurikulum dalam satuan Pendidikan memuat beberapa komponen antara lain
muatan pembelajar intrakurikuler, proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila dan
ekstrakurikuler.
B. Program Intrakurikuler
Program Intrakurikuler merupakan pengembangan kompetensi pelajar sesuai dengan
Capaia Pembelajar yang mencakup pada tiga unsur yakni konten, keterampilan, dan sikap,
imlementasi dalam proses pembelajar dengan menggunakan berbagai metode
pengpelajaran/pendekatan belajar, Menggunakan berbagai instrumen asesmen dalam
menilai progress dan capaian peserta didik serta Melibatkan guru dalam proses desain
asesmen dan moderasi hasil asesmen. Hasil dari proses intrakurikuler dapat berupa
fortofolio, serta berbagai instrument asesmen.
Untuk program intrakurikuler mata Pelajaran tersebut ditetapkan oleh pemerintah yang
terdiri dari sepuluh mata Pelajaran wajib sesuai dengan sepertii tercantum pada berikut :
1) Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
2) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
3) Bahasa Indonesia
4) Matematika
5) Bahasa Inggris
6) IPA
7) IPS
8) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
9) Prakarya/ Seni Budaya
10) TIK
Untuk mata Pelajaran berupa pilihan, SMP Negeri 3 Malalak memilih mata
Pelajaran Prakarya hal ini sesuai dengan ketersediaan tenaga pendidik yang ada serta
sesuai dengan kebutuhan lingkungan siswa dan masyarakat yang berada pada lingkungan
home industri
Pada intra kurikuler untuk jenjang SMP dinamai dengan Fase D dijelaskan
kompetensi yang akan dicapai serta dimiliki peserta didik, dan kompetensi yang akan
dicapai selanjutnya diarancang ke dalam Alur Tujuan Pembelajar ( ATP) pada proses
dirancang ke dalam bentuk modul ajar oleh setiap mata Pelajaran oleh guru mataPelajaran.
Pelaksanaan proses pembelajar di SMP Negeri 3 Malalak dilaksanakan dalam dua macam
bentuk kegiatan, yaitu pembelajar reguler dan blok. Pembelajar regular adalah proses
22
pembelajar yang dilaksanakan dikelas secara rutin sedangkan sistem blok dilaksanakan
sesuai event tertentu.
Untuk pelaksanaan kegiatan intra kurikuler dilaksanakan sesuia jadwal yang telah
dirancang dan ditetapkan oleh sekolah sesuai denagan bebab belajar pada struktur
kurikulum Sekolah Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka.
Pembelajar pada SMP Negeri 3 Malalak menekankan pada pembelajar berbasis
literasi dengan mengangkat nilai luhur budaya local dan mengacu pada tema-tema yang
sudah ditentukan dalam capaian pembrelpelajaran. Dalam pembelajar berbasis literasi ini
peserta didik diharapkan mampu untuk mengkreasikan ide/gagasan untuk memperoleh
sebuah karya dalam bentuk tulisan. Pada akhirnya karya ini akan didokumentasikan
dalam berbagai bentuk contohnya buku, artikel, atau publikasi digital.
Dalam pelaksanaan kegiatan pembelajar berbasis literasi ini tetap harus
mengimplementasikan model dan syntak pembelajar yang sudah ada diantaranya
Problem Based Learning, Project Based Learning, Discovery Learning, Inquiry Based
Learning, dan model pembelajar lain yang relevan. Adapun muatan kurikulum pada
kegiatan intrakurikuler ada pada tabel 3
Tabel 3 . Struktur Kurikulum
TOTAL
KEGIATAN JP
PROJECT
ALOKASI REGULER/ PER
WAKTU MINGGU 20% TAHUN
Pendidikan Agama
dan Budi Pekerti
72 (2) 36 (33%) 108
PPKn 72 (2) 36 (33%) 108
23
PJOK 72 (2) 36 (33%) 108
24
Pancasila merupakan pembelajar lintas disiplin ilmu debgan menggunakan pendekatan
pembelajar berbasis projek ( project-base learning) berbeda dengan pembelajar berbasis
projek pada intrakurikuler.
Kompetensi Profil pelajar Pancasila terdiri atas enam dimensi yaitu:
1. Beriman bertaqwa kepada Tuhan Yang Maaha Esa dan berakhlak mulia
2. Berbineka global
3. Bergotong royong
4. Mandiri
5. Bernalar kritis
6. Kreatif
25
Prinsip Proyek Profil Pelajar Pancasila:
1. Fleksibel, Student Center , tidak rutinas, 3 kali dalam setahun
2. Kegiatan proyek merupakan lintas mata Pelajaran
3. Pelaksanaan dapat dilakukan di sekolah maupun di luar sekolah
4. Pelaksanaan tugas secara berkelompok dan berkolaborasi.
5. Proyek yang dilakukan sesuai dengan yang telah ditentukan,
6. Kontekstual tema projek sesuai dengan spesifik peserta didik dan satauan pendidikan
7. Kopetensi esensial, dan transpersal skill
8. Jadwal disesuakan sikon guna mendorong self regulated learning
Proyek dilakukan secara ergonomis, safety, dan sesuai dengan kapasitas peserta
didik . Penguatan projek profil Pancasila yang terdapat pada sketsa gambar berikut:
26
Kearifan Lokal Petatah petitih 1. Prakarya Beriman, Blok
adat dan Seni 2. IPA Bertakwa,
Tari 3. IPS Berakhlak
Minangkabau 4. Matematika Mulia, Kreatif,
5. Informatika bergotong
Royong,
Berkebinekaan
Global
D. Ekstrakurikuler
Tujuan dan
Indikator Pihak
No Kegiatan Sasaran
Keberhasilan Terkait
A. Wajib
Mempersiapkan peserta
didik agar memiliki
sikap Kelas VII,
1 Pramuka Kwarcab
kepemimpinan, VIII, IX
Kecamatan
kebhinekaan global,
kemandirian, kreatif,
disiplin, tanggungjawab
dan kegotong- royongan Kelas VII, Dinas,
27
pembina,
VIII masyarak
at
2 Tahfiz
B. Pilihan
28
Menyiapkan peserta didik
1 Untuk mengembangkan
Cipta/Baca Puisi, Cerpen kemampuan dalam Dinas,
literasi Kelas VII,
Sekolah,
VIII
dan memperoleh Pelatih
kejuaraan
dalam lomba dengan
mengacu karakter kreatif
29
kepemimpinan,
kebhinekaan global
Kemandirian, kreatif, VIII, IX
disiplin, tanggung jawab
dan semangat
nasionalisme dan Masyarak
kegotong royongan at
Menyiapkan peserta
2 Bulu Tangkis didik
untuk mengembangkan
3 Futsal
kemampuan dalam
bidang
4 Cipta/ Baca Puisi, olah raga
karakter mandiri
maupun Kelas VII, Pariwisata
gotong royong VIII dan Olah
Raga,Pelatih
Menyiapkan peserta
didik
5
English Club Untuk mengembangkan
kemampuan dalam
Seni Tari literasi
6
dan memperoleh
kejuaraan
dalam lomba dengan
30
8 mengacu pada karakter
Kreatif
D. Keagamaan
Menyiapkan dan melatih
1 Tahfidz peserta didik dalam
mengembangkan bakat
minatnya dalam bidang
keagamaan dengan
berkarakter, beriman
dan bertaqwa kepada
Tuhan YME dan Kls VII, VIII
2 Kultum berakhlak mulia dan IX Guru Agama
,
31
Teknik asesmen
1. Observasi pengamatan yang dilakukan secara berkala dalam bentuk tugas atau
aktifitas rutin/ harian.
2. Performa, yatu dengan menyediakan tantangan dan masalah atentik, dengan
pendekatan berfariasi seperti: melakukan praktik, meghasilakan produk, melakukan
projek dan fortofolio.
3. Tes Tertulis/ lisan, bentuk tes dan kuis
4. Studi Kasus, dalam bentuk pemberian stimulus, mempresentasekan tugas dalam
bentuk penyelesaian masalah
Asesmen ada 3:
1 Asesmen Formatif
Yaitu :Penilaian yang dilakukan saat proses pembelajar
Fungsi bagi siswa : untuk membantu siswa mengidentifikasi kekuatan dan aspek yang
perlu dikembangkan
Fungsi bagi guru dan sekolah : memberikan informasi mengenai tantangan apa saja
yang dihadapi siswa dalam PBM
Terdapat lima faktor kunci yang dapat meningkatkan pembelajar melalui penilaian
formatif sebagai berikut.
[Link] Sumatif
[Link] Diagnostik Yaitu : penilaian yang dilakukan pada setiap akhir satu satuan
waktu.
Fungsi bagi guru:, yaitu pengukuran kemampuan dan pemahaman peserta didik dan
sebagai sarana memberikan umpan balik kepada peserta didik.
Fungsi bagi siswa
1. Memahami performa diakhir unit pembelajar
2. Memahami apakah siswa sdh memenuhi CP dan sejauh mana sudah mencapai
akhir unit pembelajar
Yaitu :Penilaian yang dilakukan untuk mengetahui kemampuan dasar siswa dan
mengetahui kondisi awal siswa
Asesmen Diagnostik ada 2:
1. Asesmen non kognitif,
32
tujuannya : untuk mengetahui kesejahteraan psykologi dan sosial emosi siswa,
aktivitas siswa selama belajar dirumah, dan kondisi keluarga siswa
2. Asesemen kognitif
Tujuannya:
untuk mengidentifikasi capaian kompetensi siswa, menyesuaikan pembelajar
dikelas dengan ko petensi rata-rata siswa, memberikan kelas remedial atau
Pelajaran tambahan pada siswa yang nilainya dibawah rata-rata
33
.
b. Diatur dalam kegiatan di luar kegiatan
regular dan proyek PPP
Sedangkan pembagian alokasi waktu per tahun bisa dilihat pada tabel 3.1.
Pengaturan alokasi waktu perminggu sesuai dengan Permendikbud tentang Prinsip
Dasar Kurikulum Operasional Sekolah adalah total 31 jam Pelajaran tatap muka tiap
minggu. Adapun pelaksanaan proyek Profil Pelajar Pancasila dilaksanakan 20% dari
total waktu pembelajar yang ada.
G. Kriteria Kenaikan kelas/Kelulusan
b. Lulus Ujian Sekolah: Peserta Ujian Sekolah SMP Negeri 3 Malalak dinyatakan
lulus apabila nilai minimum setiap mata Pelajaran Ujian Sekolah adalah 70.
c. Lulus Ujian Praktik: Peserta Ujian Praktek SMP Negeri 3 Malalak dinyatakan
lulus, apabila memiliki nilai minimum 70 untuk setiap mata Pelajaran yang
diujikan.
d. Nilai kepribadian dan akhlak mulia minimum Baik (B).
e. Kehadiran minimal 90 % dari jumlah hari efektif, kecuali ada surat dispensasi atau
sejenisnya yang bisa dipertanggung jawabkan.
f. Ditetapkan dalam rapat pleno dewan guru dan Kepala Sekolah
H. Kalender Pendidikan
Setiap permulaan tahun Pelajaran, tim penyusun program sekolah menyusun
kalender pendidikan untuk mengatur waktu kegiatan pembelajar, minggu efektif
belajar, waktu pembelajar efektif dan hari libur. Pengaturan waktu belajar di sekolah
mengacu kepada standar isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah, karakteristik
sekolah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat, serta ketentuan dari pemerintah
daerah.
Kalender Pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajar
peserta didik selama satu tahun pelajaran yang mencakup permulaan tahun Pelajaran,
minggu efektif belajar, wajtu pembelajar efektif dan hari libur.
Penetapan Kalender Pendidikan SMP Negeri 3 Malalak Tahun Pelajaran
2022/2023 adalah sebagai berikut:
34
a. Permulaan tahun pelajaran 2022/2023 dimulai tanggal 11 Juli 2022 dan berakhir
bulan Juni tahun 2022.
b. Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional,
Menteri Agama dalam hal yang berkait dengan hari raya keagamaan dan Bupati
Agam.
c. Pemerintah Pusat/ Provinsi/ Kota dan Kabupaten dapat menetapkan hari libur
serentak untuk satuan-satuan pendidikan.
d. Kalender pendidikan SMP Negeri 3 Malalak disusun berdasarkan kebutuhan dan
kegiatan-kegiatan sekolah dipadukan dengan kalender pendidikan yang disusun
Dinas Pendidikan [Link]
Alokasi waktu minggu efektif belajar, waktu libur, dan kegiatan lainnya tertera pada
Tabel berikut ini.
No. Kegiatan Alokasi Waktu Keterangan
Minggu efektif belajar Minimal 36
1. reguler setiap tahun minggu Digunakan untuk kegiatan
maksimal 40 pembelajar efektif pada
Kelas VII, VIII minggu setiap satuan Pendidikan
Minggu efektif semester
ganjil tahun terakhir setiap Minimal 18
2. satuan pendidikan (Kls IX) minggu
Minggu efektif semester
genap tahun terakhir setiap Minimal 14
3. satuan pendidikan (Kelas IX) minggu
Maksimal 1 Satu minggu setiap
4. Jeda tengah semester minggu semester
Maksimal 1
5. Jeda antar semester minggu Antara semester I dan II
Digunakan untuk
penyiapan kegiatan dan
administrasi akhir dan
Maksimal 3 awal tahun pelajaran,
6. Libur akhir tahun pelajaran minggu serta PPDB
Maksimal 4 Disesuaikan dengan
7. Hari libur keagamaan minggu peraturan pemerintah
Maksimal 2 Disesuaikan dengan
8. Hari libur umum/ nasional minggu peraturan pemerintah
Memberi kepada peserta
didik untuk menampilkan
Maksimum 1 hasil pengembangan diri
9. Kegiatan Akhir Semester minggu (Ekskul).
dsq
35
. Rencana Pembelr
KALENDER PENDIDIKAN SMP NEGERI 3 MALALAK
TP 2022/2023
SEMESTER 1
Jlh
Har K
Minggu S S R K J S Mgg
Bln MG i e
ke N L B M M B Ef
Efe t
ktif
1 1 2 3 0 0 Libur
2 4 5 6 7 8 9 10 0 0 Libur
3 11 12 13 14 15 16 17 ''0 3 11,12,13 MPLS
Juli
4 18 19 20 21 22 23 24 1 6 Minggu efektif
mgg ef + (30
5 25 26 27 28 29 30 31 1 5
Tahun Baru Hjryh
6 1 2 3 4 5 6 7 1 6 Minggu efektif
7 8 9 10 11 12 13 14 1 6 Minggu efektif
mg Ef + 17 HUT
Agustus 8 15 16 17 18 19 20 21 1 5
RI Ke 77
9 22 23 24 25 26 27 28 1 6 Minggu efektif
10 29 30 31 1 2 3 4 1 3 Minggu efektif
11 5 6 7 8 9 10 11 1 6 Minggu efektif
12-17 Penilaian
12 12 13 14 15 16 17 18 0
Septemb Tengah Semester
er mg EF 19-22
13 19 20 21 22 23 24 25 1 6
AKM SMP kls 8
14 26 27 28 29 30 1 2 1 5 Minggu efektif
Maulid Nabi
15 3 4 5 6 7 8 9 1 5
Muhammad SAW
16 10 11 12 13 14 15 16 1 6 Minggu efektif
Oktober
17 17 18 19 20 21 22 23 1 6 Minggu efektif
18 24 25 26 27 28 29 30 1 6 Minggu efektif
19 31 1 2 3 4 5 6 1 1 Minggu efektif
20 7 8 9 10 11 12 13 1 6 Minggu efektif
Novembe 21 14 15 16 17 18 19 20 1 6 Minggu efektif
r 22 21 22 23 24 25 26 27 1 6 Minggu efektif
23 28 29 30 1 2 3 4 1 6 Minggu efektif
5-10 Ulangan
24 5 6 7 8 9 10 11 0
Tengah Semester
17 Penerimaan
25 12 13 14 15 16 17 18 1 5
Desembe Rapor
r 24-25 Hari Raya
26 19 20 21 22 23 24 25 0
Natal
19-31 Libur
27 26 27 28 29 30 31 0
Semester I
JUMLAH 20
36
SEMEST
ER 2
M MG HR
Bulan Mgg ke SN SL RB KM JM SB KET
G EF EF
1
1 Tahun Baru
28 2 3 4 5 6 7 8
Masehi
Januari 29 9 10 11 12 13 14 15 5 Minggu efektif
30 16 17 18 19 20 21 22 6 Minggu efektif
31 23 24 25 26 27 28 29 6 Minggu efektif
32 30 31 1 2 3 4 5 6 Minggu efektif
33 6 7 8 9 10 11 12 4 Minggu efektif
18 Isra' Mi'raj
34 13 14 15 16 17 18 19 6
Februari Nabi Muhammad
35 20 21 22 23 24 25 26 5 Minggu efektif
36 27 28 1 2 3 4 5 6 Minggu efektif
6- 11 Ujian
37 6 7 8 9 10 11 12 4 Tengah
Semeseter II
38 13 14 15 16 17 18 19 P5
Maret
20-26 Kegiatan
38 20 21 22 23 24 25 26 6 Ramadhan dan
Libur Lebaran
40 27 28 29 30 31 1 2
3-8 Ujian Sekolah
41 3 4 5 6 7 8 9
SMP kls IX
42 10 11 12 13 14 15 16
April
21-22 Idul Fitri
43 17 18 19 20 21 22 23
1444 H
44 24 25 26 27 28 29 30
P 5 1 Hari Buruh
45 1 2 3 4 5 6 7 3
Nasional
46 8 9 10 11 12 13 14 4 P5
Mei
47 15 16 17 18 19 20 21 6 P5
48 22 23 24 25 26 27 28 5 P5
49 29 30 31 1 2 3 4 6 P5
50 5 6 7 8 9 10 11 2 P5
12-17 Ujian Akhir
51 12 13 14 15 16 17 18 6
Semester
Juni
52 19 20 21 22 23 24 25 P5
26-30 Libur
53 26 27 28 29 30 6
Semester II
JUMLAH 92
JUMLAH TOTAL 1 TAHUN
Selamat, [Link]
NIP.19670507 199412 1 001
37
Rencana pembelajar disusun untuk merencanakan proses pembelajar dengan
terperinci. Rencana pembelajar disusun oleh guru sebeleum melaksanakan kegiatan
pembelajar di kelas. Rencana pembelajar disusun supaya proses pembelajar lebih
tertata sesuai dengan alur pembelajar yang sudah direncanakan. Rencana pembelajar
SMP Negeri 3 Malalak terdiri dari Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajar
(RPP) yang disusun sesuai ketentuan, yang mudah dipahami.
Silabus SMP Negeri 3 Malalak disusun dalam bentuk matriks yang memuat
alur tujuan pembelajar, materi ajar, kegiatan pembelajar, penilaian dan sumber belajar.
1. Alur tujuan pembelajar berfungsi mengarahkan guru dalam merencanakan,
mengimplementasi dan mengevaluasi pembelajar secara keseluruhan sehingga
capaian pembelajar diperoleh secara sistematis, konsisten, terarah dan terukur.
2. Materi ajar merupakan materi pokok yang telah disusun pada alur tujuan
pembelajar.
3. Kegiatan pembelajar dikemas secara umum sebagai acuan untuk menyusun
rencana pelaksaanaan pembelajar.
4. Penilaian merupakan penilaian otentik yang memadukan dimensi sikap,
pengetahuan dan keterampilan selama dan setelah proses pembelajar. Sumber
belajar dipilah sesuai kebutuhan peserta didik dan merupakan sumber belajar
yang mudah digunakan, berbasis lingkungan, dan mendukung pembelajar yang
kontekstual dan menyenangkan.
Rencana Pelaksanaan Pembelajar (RPP) SMP Negeri 3 Malalak disusun sesuai
dengan aturan terbaru yang sudah ditetapkan oleh pusat. Ada tiga unsur utama yang
termuat dalam RPP yaitu: 1) Tujuan pembelajar; 2) Langkah-langkah pembelajar; dan
3 ) Penilaian. Tujuan pembelajar merupakan penerjemahan tujuan capaian pembelajar
yang dapat terukur pencapaian dan keberhasilannya. Langkah kegiatan pembelajar
menggambarkan keseluruhan aktivitas yang akan dilaksanakan dalam kegiatan
pembelajar. Dalam kegiatan pembelajar pun diintegrasikan penumbuhan dan
penguatan Profil Pelajar Pancasila, Penilaian merupakan proses mengukur
ketercapaiac selama proses pembelajar. Penilaian ini mencakup aspek sikap,
pengetahuan dan keterampilan.
38
Guru Yang
ditunjuk, KS
Coachin Menyesuai
g program- kan Guru Mapel, Dinas terkait
program terbaru KS sebagai
penyelenggara
Supervisi Kelas Per semester Guru, KS Sebagai
Penilaian
Kinerja Guru
Per Semu
Pengembangan Pelatihan tahun a guru, Rutinitas
Profesi Pengembangan pengawas, KS
Keprofesia
n
Pelatihan-pelatihan Menyesuaika Guru, KS Mandiri, Dinas
n terkait
Bentuk
Evaluasi Strategi dalam Waktu SDM yang Keterangan
Evaluasi Terlibat
Menggunakan
Evaluasi jurnal Per hari Guru, Peserta Dari capaian
Pembelajar harian, dan penilaian didik, Orang pembelajar,
dan sikap tua, BK, angket peserta
Evaluasi Lingkungan didik
Per
urikulum Mengaktifkan bulan Guru, Peserta Evaluasi
Operasional Paguyuban Kelas didik, Orang Program dan
tua,
Sekolah KS pelaksanaan
Pembelajar
Assesmen formatif Per unit Guru, Peserta Dari capaian
belajar didik, Orang pembelajar,
tua angket murid
Assesmen formatif, Per semester Guru, Peserta Dari capaian
portofolio didik, Orang pembelajar,
39
tua, BK, angket peserta
Lingkungan didik
Per
Assesmen formatif, tahun Guru, Peserta Dari capaian
portofolio, Evaluasi didik, Orang pembelajar,
Diri
Sekolah tua , BK, angket peserta
lingkungan, didik,
komite kuisioner
orang tua
40
BAB IV
PENUTUP
Dengan telah selesainya Kurikulum Operasional SMP Negeri 3 Malalak pada tahun
pelajaran 2022/2023 maka salah satu pedoman dan acuan dalam kegiatan belajar mengajar telah
dimiliki oleh SMP Negeri 3 Malalak . Dengan mengacu pada peraturan perundangan yang
berlaku maka SMP Negeri 3 Malalak menetapkan penggunaan dokumen Kurikulum
Operasional SMP Negeri 3 Malalak tahun pelajaran 2022/2023 ini.
Besar harapan kami, semoga Kurikulum Operasional SMP Negeri 3 Malalak ini
memenuhi syarat sehingga rencana pengembangan SMP Negeri 3 Malalak dapat terlaksana
dengan baik. Penyusun juga sangat mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, khususnya
guru, karyawan maupun para peserta didik serta masyarakat yang diwakili oleh orang tua peserta
didik. Atas bantuan yang sudah diberikan kepada kami dari berbagai pihak, kami mengucapkan
terima kasih. Semoga Kurikulum Operasional SMP Negeri 3 Malalak mampu menjadi sarana
bagi sekolah untuk ikut mencerdaskan anak bangsa.
41