0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
69 tayangan41 halaman

Contoh KOSP SMP Terbaru 2022/2023

Dokumen tersebut merupakan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan SMP Negeri 3 Malalak untuk tahun pelajaran 2022/2023. Dokumen ini menjelaskan latar belakang, visi, misi, tujuan, dan struktur kurikulum SMP tersebut serta menerapkan kurikulum merdeka untuk kelas VII."

Diunggah oleh

Agid Darwis
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
69 tayangan41 halaman

Contoh KOSP SMP Terbaru 2022/2023

Dokumen tersebut merupakan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan SMP Negeri 3 Malalak untuk tahun pelajaran 2022/2023. Dokumen ini menjelaskan latar belakang, visi, misi, tujuan, dan struktur kurikulum SMP tersebut serta menerapkan kurikulum merdeka untuk kelas VII."

Diunggah oleh

Agid Darwis
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDUIKAN

SMP NEGERI 3 MALALAK


TAHUN PELAJARAN 2022/2023

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


KABUPATEN AGAM
SMP NEGERI 3 MALALAK

1
LEMBAR PENGESAHAN

Berdasarkan hasil rapat dewan pendidik bersama Komite Sekolah, Kurikulum


Operasional Satuan Pendidikan SMP Negeri 3 Malalak ditetapkan, disahkan dan
dilaksanakan di SMP Negeri 3 Malalak pada Tahun Pelajaran 2022 / 2023 dan akan
dilakukan penyempurnaan pada tahun berikutnya.

.
Disahkan : di Hulu Banda Kec Malalak
Pada Tanggal : Juli 2022

Menyetujui
Ketua Komite Sekolah Kepala SMP Negeri 3 Malalak

Zamri Selamat, [Link]


NIP.19670507 199412 1 001
Mengetahui,
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam

Drs. H. Isra, [Link].


NIP. 19640218 198410 1 001

2
LEMBAR VALIDASI DAN PENGESAHAN PENGAWAS

Setelah dibaca dan dikoreksi secara teliti, Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan
SMP Negeri 3 Malalak telah sesuai dengan ketentuan dan format yang berlaku dan
dapat dipergunakan sebagai acuan pelaksanaan proses Pembelajar Tahun Pelajaran
2022/2023

Tanjung Medan, Juli 2022


Pengawas SMP Negeri 3 Malalak

\
Asliati, [Link]
NIP: 19701215 199003 2 004

3
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Yang Maha Esa telah melimpahkan rahmat,
taufik dan hidayah-Nya sehingga Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan SMP Negeri 3
Malalak Tahun Pelajaran 2022/2023 dapat tersusun. Kurikulum Operasional di Satuan
Pendidikan merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan
Pelajaran serta cara yang digunakan dalam pembelajaran sebagai pedoman seluruh
penyelengaraan proses Pembelajar yang diselengarakan di SMP Negeri 3 Malalak .
Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan SMP Negeri 3 Malalak disusun dan dilaksanakan
serta dikembangkan secara khusus pada Tahun Pelajaran 2022-2023 merupakan perwujudan
dari kurikulum Pendidikan dasar yang disusun dan dikembangkan sesuai dengan konteks
kebutuhan peserta didik dan satuan Pendidikan, serta saran Komite Sekolah dibawah
koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan dalam rangka mencapai tujuan Pendidikan
Kurikulum Operasional Sekolah ini diberlakukan pada Tahun Pelajaran 2022/2023
yang mencerminkan merdeka belajar dan pengimplementasian profil pelajar Pancasila.
Kurikulum ini memuat karakteristik satuan pendidikan, profil pembelajar, struktur kurikulum
dan rancangan pembelajar.
Pengembangan Kurikulum Operasional SMP Negeri 3 Malalak Tahun Pelajaran
2022/2023 ini mengacu pada Standar Nasional Pendidikan, konsep merdeka belajar, dan
pengimplementasian profil pelajar Pancasila, dengan tujuan yang berpusat pada peserta didik
dan karakteristik peserta didik. Di samping itu juga Kurikulum Operasional SMP Negeri 3
Malalak ini merupakan pegangan bagi pengembangan lingkungan SMP Negeri 3 Malalak ,
mulai dari pembudayaan seni tradisional budaya masyarakat, ramah lingkungan dan juga
inovasi serta berwawasan lingkungan global.
Kurikulum ini dapat terselesaikan berkat dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu
kami menyampaikan ucapan terima kasih, kepada :
1. Bapak Drs. Isra, [Link] Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam
2. Bapak Alfiandri, [Link] Kasi Kurikulum bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kabupaten Agam.

3. Ibu Asliati [Link] Pengawas SMP yang telah memberikan bimbingan dan arahan dalam
penyusunan dokumen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan
4. Pendidik dan Tenaga kependidikan SMP Negeri 3 Malalak , yang telah secara proaktif
memberi masukan dan kelengkapan data;

5. Ketua Komite yang telah memberi dukungan terhadap terselenggaranya pendidikan SMP
Negeri 3 Malalak .
Kami menyadari bahwa Kurikulum Operasional Sekolah yang telah kami susun ini
memiliki kekurangan dan jauh dari sempurna. Oleh karena itu, segala kritik, saran, dan
masukan yang konstruktif dari berbagai pihak yang kompeten sangat kami harapkan.
Kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang
telah mendukung dan membantu penyelesaian Kurikulum ini.

Tim penyusun

4
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL 1
LEMBAR PENGESAHAN 2
LEMBAR VALIDASI DAN PENGESAHAN PENGAWAS 3
KATA PENGANTAR 4
DAFTAR ISI 5
BAB I PENDAHULUAN
RASIONAL 6
1. Tuntutan Perubahan Kurikulum
2. Hasil Evaluasi Diri Sekolah 9
3. Kondisi Kebutuhan Peserta Didik 12

BAB II VISI, MISI DAN TUJUAN,PROFIL SEKOILAH 18

A. Visi SMP Negeri 3 Malalak 18


B. Misi SMP Negeri 3 Malalak 18
C. Tujuan SMP Negeri 3 Malalak 19
D. Profil SMP Negeri 3 Malalak 19
BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM SMPN 3 MALALAK 21
A. Muatan Kurikulum Nasional 21
B. Program Intrakurikuler 22
C. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila 24
D. Ekstrakurikuler 27
E. Penilaian Hasil Belajar ( Asesmen) 31
F. Pengaturan Beban Mengajar 33
G. Kriteria Kenaikan Kelas/Kelulusan 34
H. Kalender Pendidikan 34
I. Pendampingan,Evaluasi, Dan Pengembaangan Profesional 38

BAB IV PENUTUP 41
LAMPIRAN 42
1. Capain Pembelajar
2. Alur Tujuan Pembelajar 44
3. Modul Pembelajar Berbasis Proyek 49

5
BAB I
PENDAHULUAN
A. Rasional
Pada masa pandemi Covid -19 sekarang ini, pendidikan tetap harus diberikan kepada
peserta didik. Dalam kondisi ini sekolah berusaha tetap menjalankan tugas dan fungsinya
sebagai lembaga pendidikan formal yang memberikan pelayanan terbaik terhadap peserta
didik. Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sekolah, berpedoman kepada seluruh
kebijakan pendidikan yang telah dibuat oleh pusat maupun daerah. Pedoman lainnya adalah
berupa panduan yang dibuat dan dilaksanakan sendiri oleh sekolah, yaitu kurikulum.
Pendidikan nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945 berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta
peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,
bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman
dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,
mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab termasuk sikap
peduli dan berbudaya lingkungan. Sikap peduli merupakan karakter yang sangat penting
ditumbuhkembangkan pada diri peserta didik melalui pembelajar maupun pengembangan
diri. Untuk mengemban fungsi tersebut pemerintah menyelenggarakan suatu sistem
pendidikan nasional sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003
tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Penyusunan Kurikulum Operasional Sekolah di SMP Negeri 3 Malalak disusun
sebagai pedoman untuk penyelengaraan pembelajaran dikembangkan sesuai dengan konteks
dan kebutuhan peserta didik, dengan memperhatikan prinsip-prinsip pengembangan
kurikulum operasional di satuan Pendidikan, yaitu berpusat pada peserta didik yang mengacu
pada kepentingan dan kebutuhan peserta didik yang merujuk pada profil pelajar Pancasila,
kedua Kontekstual yang mencerminkan karakteristik Sekolah, kemudian prinsip berikutnya,
bersifat esensial, serta Akuntabel serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Selanjutnya berdasarkan Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen
Pendidikan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi nomor:
/H/KR/2022 tentang Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka melalui
Jalur Mandiri pada tahun pelajaran 2-22/2023 Tahap I menetapkan SMP Negeri 3 Malalak
sebagai Satuan Pendidikan pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka Tahun Pelajaran
2022/2023 Tahap I. Maka kurikulum yang digunakan khusus untuk peserta didik kelas VII
untuk tahun pelajaran 2022/2023 adalah Kurikulum Merdeka.
Kurikulum SMP Negeri 3 Malalak menjadi acuan bagi satuan pendidikan dalam
melaksanakan pendidikan dan pembelajar dengan mengedepankan prinsip pengembangan
Kurikulum Operasional Sekolah agar terwujudnya pembelajar yang bermakna dan
terwujudnya pelajar Indonesia yang berkopetensi dengan memiliki dimensi pelajar profil
Pancasila, dengan berpijak terhadap pemanfaatan analisis kondisi riil SMP Negeri 3 Malalak
dan Analisis Kondisi Lingkungan Sekolah.
Kurikulum Operasional SMP Negeri 3 Malalak disusun sebagai pedoman dalam
penyelenggaraan kegiatan pembelajar. Kurikulum Operasional Sekolah (KOS) ini
dikembangkan dengan mengacu pada Capaian Pembelajar (CP) yang sudah disusun secara
Nasional kemudian diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran berdasar Alur Tujuan
Pembelajar (ATP) yang sudah disusun.

6
Komponen dalam Kurikulum Operasional SMP Negeri 3 Malalak disusun dengan
melibatkan semua unsur pendidik di satuan Pendidikan yang kemudian ditinjau secara
kontinyu dan berkala yang disesuiakan dengan dinamika perkembangan Pendidikan dan
kebutuhan peserta didik. Penyusunan kurikulum operasional SMP Negeri 3 Malalak yang
mengacu pada prinsip pengembangan kurikulum operasional, yakni
1. Berpusat pada peserta didik yaitu pembelajar harus memenuhi keragaman potensi,
kebutuhan perkembangan dan tahapan belajar, serta kepentingan peserta didik. Profil
Pelajar Pancasila selalu menjadi rujukan pada semua tahapan dalam penyusunan
kurikulum operasional sekolah
2. Kontekstual menunjukkan kekhasan dan sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan,
konteks sosial budaya dan lingkungan, dan menunjukkan karakteristik peserta didik
3. Esensial yaitu memuat semua unsur informasi penting/utama yang dibutuhkan dan
digunakan di satuan pendidikan. Bahasa yang digunakan lugas, ringkas, dan mudah
dipahami
4. Akuntabel dapat dipertanggungjawabkan karena berbasis data dan aktual
5. Melibatkan berbagai pemangku kepentingan , pengembangan kurikulum Satuan
Pendidikan melibatkan semua unsur pendidik, komite satuan Pendidikan, dan berbagai
pemangku kepentingan aantara lain, orang tua, organisasi, dibawah koordinasi dan
supervisi dinas Pendidikan.

Sesuai dengan prinsip pengembangan kurikulum operasional satuan Pendidikan


kedepannya agar setiap komponen dapat dikembangkan melalui proses reversible antara
analisis lingkungan belajar satuan Pendidikan, visi, misi satuan Pendidikan seta tujuan dan
strateginya dalam perencanaan, sehingga kurikulum operasional sekolah yang berfungsi
sebagai pedoman penyelenggaraan sekolah dapat dikembangkan untuk kedepannya sesuai
dengan karakteristik, kebutuhan peserta didik dan kebutuhan satuan Pendidikan yang bersifat
fleksibel/ dinamis.

1. Tuntutan Perubahan Kurikulum


Pengembangan Kurikulum Operasional sekolah pada Sekolah Pelaksana
Implementasi Kurikulum Merdeka merupakan langkah lanjutan pengembangan kurikulum
2013. Pengembangan kurikulum perlu dilakukan karena adanya berbagai tantangan yang
dihadapi, baik tantangan internal maupun tantangan eksternal.

a. Tantangan Internal
SMP Negeri 3 Malalak memiliki prestasi baik bidang akademik maupun non
akademik cukup baik. Untuk mencapai hasil yang lebih baik harus dilaksanakan
perubahan-perubahan, termasuk perubahan kurikulum. Perubahan kurikulum menjadi
kurikulum operasional satuan Pendidikan pada SMP Negeri 3 Malalak sebagai Sekolah
Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut tenaga pendidik untuk
menyesuaikan diri dengan tuntutan kurikulum. Untuk mewujudkan pelajar Indonesia
pelajar profil pancasila, untuk hal tersebut SMP Negeri 3 Malalak perlu melakukan
perbaikan mutu pendidikan.
Peningkatan perbaikan mutu pendidikan di SMP Negeri 3 Malalak meliputi peningkatan
mutu kompetensi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan serta pembenahan
sarana dan prasarana.
Peningkatan kompetensi peserta didik di SMP Negeri 3 Malalak dilakukan dengan
membuat kelas berdasarkan karakteristik belajar peserta didik melalui tes diagnostik

7
yang dilaksanakan diawal tahun pelajaran khusus untuk siswa kelas tujuh tahun pelajaran
2022/2023 dimaksudkan untuk lebih meningkatkan kompetensi dan kompetisi bagi
peserta didik dalam pembelajar yang memiliki karakteristik pelajar profil Pancasila

Kompetensi guru SMP Negeri 3 Malalak dapat ditingkatkan dengan mengikutkan


pelatihan–pelatihan kepada guru tentang pengembangan kurikulum baik secara mandiri
dengan webinar, virtual dan bimtek yang diberikan sebagai komite pembelajar pada
Sekolah Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka, pengembangan proses belajar
mengajar, kegiatan MGMP dan juga dengan mengikutkan lomba-lomba guru seperti
lomba guru berprestasi, olimpiade guru nasional, lomba inovasi pembelajar, lomba
pembuatan media pembelajar berbasis ICT dan sebagainya.

Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana juga dilakukan untuk
memperbaiki mutu pendidikan, yaitu dengan melakukan penataan lingkungan sekolah,
sehingga warga sekolah merasa nyaman berada di lingkungan sekolah.

Kurikulum operasional SMP Negeri 3 Malalak dirancang dan dibuat, dilaksanakan


dalam suasana hubungan peserta didik dan pendidik yang saling menerima dan
menghargai, akrab, terbuka, dan hangat, dengan prinsip tut wuri handayani, ing madia
mangun karsa, ing ngarsa sung tauladan (dibelakang memberikan daya dan kekuatan,
ditengah membangun semangat dan prakarsa, di depan memberikan contoh dan teladan)
yang mencerminkan nilai-nilai profil pelajar Pancasila.

b. Tuntutan Eksternal
Kurikulum Operasional SMP Negeri 3 Malalak memuat struktur Kurikulum
Operasional Sekolah Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka. Elemen perubahan
mendasar pada kurikulum Operasional Sekolah Penggerak berfokus pada empat standar
dari delapan SNP yaitu, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, dan
Standar Penilaian. Dengan demikian perubahan akan terjadi pada penyesuaian beban
belajar, penguatan proses, pendalaman dan perluasan materi ( konten ), penguatan profil
pelajar Pancasila penataan pola pikir dan tata kelola. Perubahan tersebut, dilandasi
dengan diterbitkannya Keputusan Mentri Pendidikan Dan Kebudayaan , Riset Dan
Teknologi Republik Indonesia Nomor 162/M/2021 (Kepmendikbud ristek No
162/M/2021 ) tentan Program Sekolah Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka dan
tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan. Kepmen dikbud Menristek mengamanatkan bahwa setiap satuan
pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah agar menyusun kurikulumnya
mengacu kepada tujuan Pendidikan nasional, Profil Pelajar Pancasila, SNP, Struktur
Kurikulum, Prinsip Pembelajar dan asaesman, serta capaian Pembelajar. peraturan
menteri pendidkan dan kebudayaan yang baru, antara lain; 1) Peraturan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan
Pendidikan Dasar dan Menengah, 2) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah, 3) Peraturan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses
Pendidikan Dasar dan Menengah, 4) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian, 5) Peraturan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 tentang KI dan KD Pendidikan Dasar dan
Menengah, 6) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 69 Tahun 2013
tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum.

8
Pada Tahun Pelajaran 2022/2023 SMP Negeri 3 Malalak untuk peserta didik kelas
tujuh melaksanakan Kurikulum Operasional Sekolah Pelaksana Implementasi Kurikulum
Merdeka, disebut kurikulum nasional. Selanjutnya, untuk memenuhi amanat
sebagaimana telah disebutkan di atas dan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan
nasional, serta tujuan pendidikan sekolah, maka SMP Negeri 3 Malalak menyusun
dokumen kurikulum Operasional Sekolah ini sebagai kurikulum SMP Negeri 3 Malalak
Tahun Pelajaran 2022/2023.

c. Tuntutan Lingkungan
Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) yang dikembangkan di SMP
Negeri 3 Malalak berfungsi sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajar
untuk mencapai kompetensi yang mencakup tiga domain, yaitu: sikap, pengetahuan, dan
keterampilan( penguatan profil pelajar pancasila). Ketiga domain ini harus terintegrasi
serta dapat menggambarkan kesesuaian dan kekhasan kondisi dan potensi daerah, satuan
pendidikan, dan peserta didik dalam mencapai profil pelajar Pancasila dan capaian
pembelajar.
Kondisi lingkungan dimasa pandemic covid-19 merobah moda pembelajar menjadi
pembelajar jarak jauh (daring) menyebabkan terjadinya penurunan kualitas pengetahuan
karakter dan budaya belajar peserta didik, untuk mengembalikan dan mengefektifkan
fungsi pembelajar merupakan tantangan dan tuntutan lingkungan terhadap sekolah
terwujudnya peserta didik profil pelajar pancasila yang cerdas berkarakter.

Kompetensi lulusan SMP Negeri 3 Malalak diharapkan dapat bersaing dengan


lulusan sekolah setingkat untuk mendapatkan pendidikan pada jenjang sekolah menengah
atas, mengingat semakin tingginya persaingan untuk masuk ke sekolah menengah atas
yang berkualitas.

2. Hasil Evaluasi Diri Sekolah


a. Kondisi Riil SMP Negeri 3 Malalak
Adapun kondisi riil SMP Negeri 3 Malalak adalah sebagai berikut:
1) Standar Isi
Standar isi merupakan ruang lingkup materi yang harus disajikan untuk
mencapai standar kompetensi lulusan. Materi yang disajikan harus dianalisis tingkat
kesukaran dan kompleksitasnya. Untuk kepentingan tersebut perlu dilakukan
identifikasi KD serta mengembangkan indicator pencapaian kompetensi dari KD.
Selanjutnya indikator pencapaian kompetensi menjadi dasar dalam melakukan
penilaian.
Hal yang dilakukan dalam menganalisis Standar Isi adalah melakukan identifikasi KI
– KD. Kenyataannya di SMP Negeri 3 Malalak Komponen kerangka dasar
kurikulum: visi, misi, dan tujuan Satuan Pendidikan selalu direvisi setiap tahun.
Guru sudah mengembangkan silabus sesuai dengan Permendikbud Nomor 22 Tahun
2016.
Komponen struktur kurikulum, jumlah mata Pelajaran adalah 10 mata Pelajaran
wajib kurikulum 2013 ditambah 2 mata Pelajaran pengembangan diri. Hal yang
perlu ditingkatkan adalah antara lain:
a) Masih ada yang menyesuaikan dengan tingkat kompetensi siswa

9
b) Pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan perlu memaksimalkan peran
pemangku kepentingan

2) Standar Proses
Permendikbud No. 22 Tahun 2016 menyatakan bahwa proses pembelajar pada
satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan,
menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif serta memberikan
ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas dan kemandirian sesuai bakat minat dan
perkembangan fisik serta psikologis peserta didik dengan 14 prinsip pembelajar yang
digunakan. Proses pembelajar meliputi perencanaan, pelaksanaan, penilaian dan
pengawasan.
Standar Proses di SMP Negeri 3 Malalak secara umum telah terlaksana
sebagaimana mestinya yaitu mengacu pada silabus yang telah dikembangkan,
mengarah pada pencapaian kompetensi, menyusun dokumen rencana dengan
lengkap dan sistematis dan mendapatkan evaluasi dari kepala sekolah dan pengawas
sekolah. Perencanaan, silabus dan RPP Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016
tentang Pembelajar pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, jumlah siswa
per rombel dengan rasio 1 : 12, beban kerja guru sudah sudah memenuhi standar
perminggu. Penilaian, dilaksanakan melalui tes dan non tes dari aspek pengetahuan,
sikap, dan keterampilan. Pengawasan proses pembelajar telah terlaksana secara rutin
sehingga pendidik bisa terus meningkatkan kompetensinya dalam persiapan dan
proses pembelajar.

3) Standar Kompetensi Lulusan


SKL merupakan goal atau target yang harus dicapai oleh satuan pendidikan
terhadap hasil proses pembelajar yang dilakukan. Target tersebut adalah kualifikasi
kemampuan yang harus dimiliki peserta didik meliputi aspek pengetahuan,
keterampilan dan sikap. Fokus analisis SKL adalah (1) keterkaitan antara SKL
dengan KI dan KD; (2) penentuan materi esensial dari setiap KD ( terutama KD dari
KI 3 dan KI 4); (3) menentukan indikator pencapaian kompetensi dari KD. Analisis
SKL yang disusun ini dimaksudkan untuk memberi informasi tentang keterkaitan
antara SKL, KI dan KD.

Kondisi nyata di SMP Negeri 3 Malalak untuk KD dari KI 3 agak sulit untuk
mencapai nilai lebih tinggi dari tahun ke tahun karena untuk pengusaaan
pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif masih perlu perbaikan
dari segala hal. Terutama input/peserta didik yang sebagian besar rendah dan ada
juga pendidik yang masih memiliki kompetensi kurang memadai. Namun KD untuk
KI 1 dan KI 2 hampir semuanya memenuhi SNP karena untuk penerapan sikap
spiritual dan sikap sosial seperti melaksanakan shalat Zuhur berjamaah, Shalat
Dhuha, santun, peduli, percaya diri dan disiplin di SMP Negeri 3 Malalak telah
dibiasakan dan dijadikan budaya sekolah.

10
4) Standar Penilaian

Penilaian pendidikan merupakan proses pengumpulan dan pengolahan infomasi


untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Pendekatan penilaian
menggunakan penilaian acuan kriteria merupakan penilaian kemajuan peserta didik
dibandingkan dengan kriteria capaian kompetensi yang ditetapkan (permendikbud
nomor 23 tahun 2016). Hal yang harus dilakukan dalam penilaian pendidikan adalah
perancangan strategi penilaian oleh pendidik (bentuk dan jenis penilaian) dilakukan
pada saat penyusunan RPP, yang merupakan salah satu bagian perencanaan proses
pembelajar yang terdapat pada standar proses, dan penjabaran penilaian (instrumen
penilaiannya) yang dituangkan dalam RPP, merupakan bagian perencanaan proses
pembelajar pada standar proses.

Untuk Standar penilaian yang harus dilakukan analisis adalah kondisi nyata
dari satuan pendidikan dalam melakukan penilaian pembelajar, kemudian
membandingkannya dengan ketentuan yang tercantum dalam peraturan yang ada. Di
SMP Negeri 3 Malalak penilaian pendidikan sudah terlaksana namun ada yang perlu
ditingkatkan yaitu mengenai instrumen penilaian sikap dan keterampilan serta tindak
lanjut hasil penilaian.
5) Standar Pengelolaan
Pengelolaan pendidikan berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan
pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota,
propinsi, atau nasional agar tercapai efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan
pendidikan. Pengelolaan satuan pendidikan menjadi tanggung jawab kepala satuan
pendidikan. Setiap satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana kerja tahunan yang
merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah satuan pendidikan
yang meliputi masa 4 (empat) tahun.

Optimalisasi seluruh sumber daya yang ada di sekolah untuk mencapai tujuan
yang telah ditetapkan sesuai kewenangan sekolah; menerapkan prinsip manajemen
berbasis sekolah dalam keseluruhan proses pengelolaan sekolah; penyusunan,
pelaksanaan dan evaluasi program kerja; melaksanakan validasi/perbaikan program
kerja secara periodik; meningkatkan peran serta para pembina mulai dari tingkat
kabupaten/kota, provinsi, pusat dan atau masyarakat dalam meningkatkan kualitas
penyelenggaraan Pendidikan. Standar pengelolaan di SMP Negeri 3 Malalak
umumnya telah sesuai dengan standar namun ada yang perlu ditingkatkan yaitu
membangun kemitraan dan melibatkan peran serta masyarakat serta lembaga lain
yang relevan.

6) Standar Sarana dan Prasarana


SMP Negeri 3 Malalak berusaha mengoptimalisasi penggunaan, pemeliharaan
dan pengadaan sarana dan prasarana sekolah terutama yang berhubungan dengan
kebutuhan peserta didik seperti adanya upaya sekolah untuk:
a) mengajukan permintaan dana pembangunan dan rehap kelas ke pemerintah
daerah karena beberapa ruang kelas di SMP Negeri 3 Malalak tidak layak untuk
digunakan.
b) melengkapi kebutuhan pembelajar peserta didik di kelas dengan alat-alat multi
media, dan sebagainya.

11
7) Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Tugas pendidik dioptimalkan sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan
melibatkan pendidik dan tenaga kependidikan dalam keseluruhan proses pencapaian
SNP untuk standar pendidik dan tenaga kependidikan. Sekolah menugaskan
pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan skill dan kemampuannya. Untuk
memenuhi semua tugas kegiatan yang berhubungan dengan aplikasi dan internet.

8) Standar Pembiayaan
SMP Negeri 3 Malalak mengelola dana bantuan operasional sekolah yang
merupakan sumber satu-satunya sumber dana rutin. BOS dikelola oleh tim BOS
sekolah sesuai dengan juknis yang berlaku.

3. Kondisi Kebutuhan Peserta Didik


Penyusunan KOSP harus mengikuti ketentuan kurikulum yang berlaku. SMP Negeri 3
Malalak sebagai salah satu institusi pendidikan dan bagian dari sistem pendidikan
nasional, dalam menyusun kurikulumnya juga harus mengacu pada Standar Nasional
Pendidikan tersebut.

Panduan pengembangan kurikulum SMP Negeri 3 Malalak sebagaimana tertuang dalam


Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) disusun antara lain agar dapat memberi
kesempatan peserta didik untuk:
1) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
2) belajar untuk memahami dan menghayati;
3) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif;
4) belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain;
5) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif,
kreatif, efektif dan menyenangkan.

Pengembangan Kurikulum SMP Negeri 3 Malalak Tahun Pelajaran 2022/2023


mencakup hal-hal sebagai berikut:
1) kerangka dasar dan struktur kurikulum yang merupakan pedoman dalam
pengembangan kurikulum SMP Negeri 3 Malalak ;

2) beban belajar bagi peserta didik pada SMP Negeri 3 Malalak yang didasarkan pada
hasil analisis konteks, analisis keunggulan lokal, serta potensi dan minat peserta didik;

3) kurikulum SMP Negeri 3 Malalak dikembangkan berdasarkan hasil revisi kurikulum


tahun 2021/2022, pemanfaatan hasil analisis kondisi riil sekolah, terutama tenaga
pendidik dan sarana-prasarana, serta analisis terhadap kurikulum 2013.

4) kalender pendidikan SMP Negeri 3 Malalak disusun berdasarkan hasil perhitungan


minggu efektif untuk Tahun Pelajaran 2022/2023.

Kurikulum SMP Negeri 3 Malalak menjadi acuan bagi satuan pendidikan dalam
melaksanakan pendidikan dan pembelajar dengan mengedepankan prinsip
pengembangan kurikulum dan karakteristik kurikulum 2013 dengan penyesuaian

12
terhadap pemanfaatan analisis kondisi riil SMP Negeri 3 Malalak dan Analisis Kondisi
Lingkungan Sekolah.

Model pengembangan KTSP untuk Kurikulum 2013 disusun antara lain agar dapat
memberi motivasi kepada guru untuk melaksanakan pembelajar abad 21 dengan berbagai
inovasi model pembelajar seperti discovery/inqury learning dan problem base
solving/project base learning, sehingga peserta didik mendapat kesempatan untuk lebih
kreatif dan dapat mengembangkan potensi:
1) Sikap; menerima, menjalankan, menghargai, menghayati, dan mengamalkan
2) Pengetahuan; mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi
3) Keterampilan; mengamati, menanya, mencoba, menalar, menyaji, mencipta.
B. Rapor Mutu Tahun 2021
Hasil PMP yang sudah di lakukan harus di analisis untuk di ketahui kelemahan dan
kelebihan yang sudah di miliki sekolah. Pemetaan baru merupakan langkah awal dalam
siklus penjaminan mutu internal. Setelah pemetaan memunculkan rapor mutu kemudian
di lakukan perencanaan. Dalam rapor PMP akan terlihat deretan angka angka dari 0 s.d 7.
Semakin tinggi artinya semakin baik capaian SNP sekolah demikian sebaliknya. Nilai
capaian SNP yang masih rendah atau berwarna merah di Rapor Mutu PMP memerlukan
tindakan. Berdasarkan analisa akan dapat di temukan akar masalah yang menjadi sebab
dari kelemahan yang timbul. Berikut tabel perbandingan hasil capaian PMP SMP Negeri
3 Malalak tiga (3) tahun terakhir sebagai berikut:

No Capai Capai Kab Prop Nasional


Standar Nasional Pendidikan an an Agam Sumate 2019
2019 2020 2019 ra Barat
1 Standar Kompetensi Lulusan 6,99 3,92 5,18 5,48 5,84
2 Standar Isi 6,99 4,47 4,79 5,15 5,46
3 Standar Proses 6,99 4,4 4,25 4,94 5,15
4 Standar Penilaian Pendidikan 6,99 5,64 5,7 5,8 5,94
5 Standar Pendidik dan Tenaga
Kependidikan 5,65 5,74 5,7 6,02 5,96
6 Standar Sarana dan Prasarana
Pendidikan 4,23 4,61 4,68 4,77 4,78
7 Standar Pengelolaan Pendidikan 6,92 4,79 5,19 5,42 5,67
8 Standar Pembiayaan 6,99 2,4 4,59 5,24 5,43

Tahun 2021

Nilai
Nomor
Nama Indikator Sekolah
Indikator
Anda
A.1 Kemampuan literasi 1.88
A.1 Proporsi peserta didik dengan kemampuan literasi Mahir 7.69%
A.1 Proporsi peserta didik dengan kemampuan literasi Cakap 53.85%
A.1 Proporsi peserta didik dengan kemampuan literasi Dasar 38.46

13
Proporsi peserta didik dengan kemampuan literasi Perlu Intervensi
A.1 Khusus 0%
A.1.1 Kompetensi membaca teks informasi 62.8
A.1.2 Kompetensi membaca teks sastra 69.15
A.1.3 Kompetensi mengakses dan menemukan isi teks (L1) 66.42
A.1.4 Kompetensi menginterpretasi dan memahami isi teks (L2) 60.96
A.1.5 Kompetensi mengevaluasi dan merefleksikan isi teks (L3) 59.3
A.2 Kemampuan numerasi 1.69
A.2 Proporsi peserta didik dengan kemampuan numerasi Mahir 0%
A.2 Proporsi peserta didik dengan kemampuan numerasi Cakap 46.15%
A.2 Proporsi peserta didik dengan kemampuan numerasi Dasar 46.15%
Proporsi peserta didik dengan kemampuan numerasi Perlu Intervensi
A.2 Khusus 7.69%
A.2.1 Kompetensi pada domain Bilangan 55.92
A.2.2 Kompetensi pada domain Aljabar 56.29
A.2.3 Kompetensi pada domain Geometri 57.6
A.2.4 Kompetensi pada domain Data dan Ketidakpastian 55.12
A.2.5 Kompetensi mengetahui (L1) 55.85
A.2.6 Kompetensi menerapkan (L2) 53.79
A.2.7 Kompetensi menalar (L3) 56.84
A.3 Karakter 2.37
A.3.1 Beriman, Bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia 2.53
A.3.2 Gotong Royong 2.6
A.3.3 Kreativitas 2.35
A.3.4 Nalar Kritis 2.4
A.3.5 Kebinekaan global 2
A.3.6 Kemandirian 2
C.1 Proporsi GTK bersertifikat 42.86%
Indikator
Belum
C.2 Proporsi GTK penggerak Relevan
Indikator
Belum
C.2.1 % guru penggerak Relevan
Indikator
Belum
C.2.2 % KS/wakil KS penggerak Relevan
Indikator
Belum
C.2.3 % pengawas penggerak Relevan
C.3 Pengalaman pelatihan GTK 0
C.3.1 Pengetahuan bidang studi (termasuk magang untuk SMK) 0%
C.3.2 Pedagogi 0%
C.3.3 Manajerial 0%
C.5 Nilai uji kompetensi guru 60.39
C.5.1 Kompetensi pedagogik 60.82
C.5.2 Kompetensi profesional 59.96
C.6 Kehadiran guru di kelas Data

14
Terbaru
Belum
Tersedia
Data
Terbaru
Belum
C.6.1 Kehadiran guru menurut laporan murid Tersedia
Data
Terbaru
Belum
C.6.2 Kehadiran guru menurut laporan kepala sekolah Tersedia
C.8 Pemenuhan kebutuhan Guru 85.71%
D.1 Kualitas pembelajaran 1.99
D.1.1 Manajemen kelas 1.81
D.1.2 Dukungan afektif 2.28
D.1.3 Aktivasi kognitif 1.87
D.2 Refleksi dan perbaikan pembelajaran oleh guru 2
D.2.1 Belajar tentang pembelajaran 47.93
D.2.2 Refleksi atas praktik mengajar 50.87
D.2.3 Penerapan praktik inovatif 54.92
D.3 Kepemimpinan instruksional 1.33
D.3.1 Visi-misi sekolah 52.95
D.3.2 Pengelolaan kurikulum sekolah 46.74
D.3.3 Dukungan untuk refleksi guru 47.05
D.4 Iklim keamanan sekolah 2.35
D.4.1 Kesejahteraan psikologis murid 2
D.4.2 Kesejahteraan psikologis guru 2
D.4.3 Perundungan 2.75
D.4.4 Hukuman fisik 2.63
D.4.5 Kekerasan seksual 2.19
D.4.6 Narkoba 2.38
D.6 Iklim Kesetaraan Gender 3
Data
Terbaru
Belum
D.6.1 Dukungan atas kesetaraan gender Tersedia
D.8 Iklim Kebinekaan 2.38
D.8.1 Toleransi agama dan budaya 2
D.8.2 Sikap Inklusif 2.5
D.8.3 Dukungan atas kesetaraan agama dan budaya 2
D.8.4 Komitmen kebangsaan 3
D.10 Iklim Inklusivitas 1.81
D.10.1 Layanan disabilitas 1.67
D.10.2 Layanan sekolah untuk murid cerdas dan bakat istimewa 1.43
D.10.3 Sikap terhadap disabilitas 2.33
D.10.4 Fasilitas dan Layanan Sekolah untuk Siswa Disabilitas dan Cerdas Data
Berbakat Istimewa Terbaru
Belum

15
Tersedia
E.1 Partisipasi warga sekolah 2.5
E.1.1 Partisipasi orang tua 63.79
E.1.2 Partisipasi murid 84.18
E.2 Proporsi pemanfaatan sumber daya sekolah untuk peningkatan mutu 0%
Proporsi pembelanjaan peningkatan mutu guru dan tenaga
E.2.1 kependidikan 0%
E.2.2 Proporsi pembelanjaan non personil mutu pembelajaran 0%
E.3 Pemanfaatan TIK untuk pengelolaan anggaran 0
E.3.1 Proporsi pembelanjaan dana BOS secara daring 0%
Data
Terbaru
Indeks penggunaan platform SDS sumber daya sekolah - ketepatan Belum
E.3.2 waktu dan kelengkapan pelaporan Tersedia

Berdasarkan tabel diatas dapat disimpulkan bahwa capaian Standar Nasional Pendidikan
(SNP) SMP Negeri 3 Malalak secara rata-rata mengalami penurunan. Ada pada dua
standar yang mengalami penurunan yaitu:

1) Standar Pendidik dan tenaga Kependidikan berturut-turut angka per tahunnya adalah
6.45 , 6.33,. Hal ini karena sampai tahun 2021 SMP Negeri 3 Malalak masih belum
memiliki tenaga Laboran, Pustakawan dan Administrasi yang bersertifikat sesuai
dengan tugasnya. Untuk kedepan kami akan mengupayakan ketersediaan tenaga
tersebut.
2) Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan berturut-turut angka capaiannya tiga tahun
terakhir adalah 6.04, 5.11,. Hal ini karena memang masalah utama di SMP Negeri 3
Malalak adalah lahan yang sempit tidak ada lagi lahan kosong yang bisa dijadikan
lapangan olah raga, taman bermain, tambahan bangunan dan sebagainya dan juga
sebagian lokal di SMP Negeri 3 Malalak mengalami kerusakan, jadi tidak layak
untuk dipakai. Untuk kedepannya SMP Negeri 3 Malalak berupaya dan sebagian
sudah terlaksana pembenahan ruang kelas

Berdasarkan analisis konteks yang dilakukan, SMP Negeri 3 Malalak sebagai satuan
pendidikan yang secara geografis dan administratif di daerah kenegarian jauh dari ibu kota
kabupaten maka SMP Negeri 3 Malalak peserta didiknya mayoritas penduduk di nagari di
Kecamatan Candung dan sekitarnya,
Selain kekuatan/ kelebihan sebagaimana tersebut di atas, SMP Negeri 3 Malalak juga
mempunyai beberapa kelemahan yaitu: 1) sarana pendukung untuk pengembangan
potensi/skill yang terbatas (tidak memiliki lapangan olahraga yang sesuai standar SNP); dan
2) laboratorium TIK yang kurang representatif; namun hal tersebut tidak mengurangi
semangat warga sekolah dalam belajar 3) Kondisi sekolah yang sulit/ tidak memiliki
transportasi umum 4) lokasi sekolah yang berdekatan dengan PonPes Hidayatunnas yang
merupakan binaan yayasan.
Masyarakat di sekitar SMP Negeri 3 Malalak sebagian besar adalah pedagang dan
petani/pekerja. Sebagai sekolah yang berada pada lingkungan yang strategis dan input peserta
didik yang mayoritas dari dalam kecamatan, serta kondisi kecamatan yang tidak begitu luas
dengan tidak memiliki sumber daya alam yang luas pula, maka profil pelajar yang dihasilkan
adalah pelajar yang memiliki potensi mengkreasi ide dan keterampilan untuk mewujudkan

16
daerahnya menjadi wirausaha pandai besi dan konveksi. Dalam rangka meningkatkan potensi
tersebut, SMP Negeri 3 Malalak mengadakan kerjasama dengan alumni.
SMP Negeri 3 Malalak berada di lingkungan masyarakat yang kental budaya daerah
dan religious serta mempunyai budaya daerah yang menjadi karakteristik yaitu pencak
silat..Untuk memberikan layanan kebutuhan dan tuntutan masa depan peserta didik agar
menjadi insan yang memiliki kemampuan daya saing di era generasi 4.0,
Tetapi tetap menjunjung tinggi nilai luhur bangsa yang tersirat dalam sila-sila
Pancasila serta mengembangkan cinta budaya daerah dan bangsa, maka SMP Negeri 3
Malalak menyusun Kurikulum Operasional sesuai dengan karakteristik peserta didik dan
budaya lokal daerah setempat. Peserta didik SMP Negeri 3 Malalak diharapkan mempunyai
life skill yang berguna dan mampu mengaplikasikannya dalam masyarakat dan dunia
Pendidikan. Sehingga harapan dari Pemerintah Kabupaten Agam untuk mencetak generasi
yang mampu beradaptasi dengan perkembangan jaman akan terwujud. Salah satu upaya untuk
mencapai harapan tersebut dilakukan melalui kreasi budaya literasi pada peserta didik.
Sehingga peserta didik mampu menghasilkan salah satu karya yang mencerminkan profil
pelajar Pancasila yang mampu bernalar kritis dan berkebhinekaan global. Capaian pembelajar
yang diharapkan adalah terciptanya profil pelajar yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan
YME dan berakhak mulia, yang mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong dan
berkebhinekaan global.
Secara yuridis, Kurikulum Operasional SMP Negeri 3 Malalak disusun dengan
mengacu pada peraturan perundangan terkait pendidikan yang berlaku baik itu dari pusat
ataupun dari daerah. Sedangkan secara pedagogis, kurikulum Operasional SMP Negeri 3
Malalak mengacu pada kemampuan guru sebagai tenaga professional dalam pembelajar dan
penilaian. Peningkatan profesionalisme guru, dilakukan dalam bentuk pelatihan bersifat
praktik secara berkesinambungan. Hal tersebut merupakan komitmen untuk menjadi
professional dalam layanan pada peserta didik.
Dengan mengambil salah satu nilai pendidikan dari Ki Hajar Dewantara yaitu 3N:
NITENI (mengamati dengan teliti), NIROKKE (mencoba dengan cara meniru), NAMBAHI
(mengembangkan dari yang sudah ditiru/yang sudah ada), dan dengan mempertimbangkan
tuntutan di era 4.0, maka ditambahlah N yang keempat yaitu NGGAWE (mencipta/ membuat/
menghasilkan/ menemukan hal baru). 4N tersebut merupakan ciri khas pembelajar yang akan
dilakukan oleh peserta didik bersama guru di SMP Negeri 3 Malalak .
Hal lain, dari perspektif pedagogis, yang dijadikan pertimbangan adalah Undang-
Undang Guru dan Dosen yang menyebutkan bahwa guru memiliki kesempatan untuk
mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan belajar sepanjang hayat. Dari
landasan pedagogis dalam konteks merdeka belajar, proses belajar di SMP Negeri 3 Malalak
berorientasi pada peserta didik dan bentuknya beragam, salah satunya adalah Pembelajar
yang bersifat kolaboratif.
Pembelajar di SMP Negeri 3 Malalak yang terintegrasi dengan Profil Pelajar
Pancasila secara umum bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik yang bertaqwa
kepada Tuhan YME dan berakhak mulia, berkebhinekaan global, mandiri, bernalar kritis,
bergotong royong, kreatif dan inovatif yang mampu mengekspresikan ide/ gagasan
berdasarkan kekhasan daerah yang tetap berakar pada budaya bangsa.

17
BAB II
VISI, MISI DAN TUJUAN , PROFIL SEKOLAH

Kurikulum Operasional Sekolah disusun oleh Satuan Pendidikan untuk


memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang
ada di sekolah. Sekolah sebagai unit penyelenggara pendidikan juga harus
memperhatikan perkembangan dan tantangan masa depan diantaranya
adalah:perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, globalisasi yang memungkinkan
sangat cepatnya arus perubahan dan mobilitas antar dan lintas sektor serta tempat, era
informasi, pengaruh globalisasi terhadap perubahan perilaku dan moral manusia,
berubahnya kesadaran masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan, era perdagangan
bebas
Tantangan dan peluang itu harus direspon oleh SMP Negeri 3 Malalak , sehingga
visi sekolah diharapkan sesuai dengan arah perkembangan tersebut. Visi tidak lain
merupakan cita-cita moral yang menggambarkan profil sekolah yang diinginkan di masa
datang. Adapun visi SMP Negeri 3 Malalak adalah:

A. Visi SMP Negeri 3 Malalak

“Membentuk Siswa Dan Warga Sekolah Yang Beriman Dan

Bertaqwa, Berprestasi, Mandiri Dan Berbudaya Serta

Berwawasan Lingkungan“

Indikator visi:

1. Cerdas dalam pemikiran


2. Terampil dalam bidang olahraga dan seni
3. Beriman dan bertaqwa sebagai landasan hidup yang islami
4 .Serta peduli terhadap lingkungan
B. Misi SMP Negeri 3 Malalak
Untuk mencapai VISI tersebut, SMP Negeri 3 Malalak mengembangkan misi sebagai
berikut:
1. Menjadikan SMP Negeri 3 malalak sebagai Pusat Pendidikan.
2. Meningkatkan Profesionalisme Guru dan Pegawai
3. Meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi.
4. Mengamalkan hidup berbudaya dan diintegrasikan dalam pembelajaran.
5. Meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan potensi yang dimiliki
6. Meningkatkan disiplin seluruh warga sekolah.
7. Mengamalkan ajaran agama bagi semua warga sekolah

18
C. Tujuan SMP Negeri 3 Malalak

Dalam rangka pencapaian visi dan misi, SMP Negeri Candung memiliki tujuan
strategis sebagai berikut:
1. Terwujudnya pencapaian KKM 6,0 untuk KTSP 2013.
2. Terlaksananya proses pembelajaran dan bimbingan secara optimal.
3. Setiap tamatan dapat diterima di SMA atau sekolah sederajat.
4. Terwujudnya usaha peningkatan kompetensi guru, melalui wadah musyawarah guru
mata pelajaran, pelatihan-pelatihan, workshop, dan pelaksanaan kegiatan supervisi.
5. Terlaksananya disiplin bagi warga sekolah sesuai dengan aturan yang berlaku.
6. Berdaya guna dalam kehidupan masyarakat dan berprilaku sesuai dengan azas dan
norma yang berlaku.
7. Setiap mengikuti lomba dapat menjadi finalist.
8. Memiliki nilai lebih pada bidang keagamaan, budaya dan ketokohan dalam
masyarakat.
9. Terlaksananya wawasan Wiyatamandala dengan baik.
10. Tercapainya prestasi di bidang akademis dan non akademis agar mampu juara
tingkat kabupaten, propinsi dan nasional.

D. Profil SMP Negeri 3 Malalak

SMP Negeri 3 Malalak adalah Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Agam yang
beralamat di Tanjung Medan Nagari Bukik Batabuah Kec. Malalak Kabupaten Agam.
Sekolah ini merupakan sekolah menengah pertama negeri berdiri di kabupaten Agam ..

Data Sekolah
1. Nama Sekolah : SMP Negeri 3 Malalak
2. Alamat : Hulu Banda
Nagari : Malalak Barat
Kecamatan : Malalak
Kabupaten : Agam
3. Nama Kepala Sekolah : Selamat, [Link]
4. NSS : 201080103501
5. NPSN : 10304884
6. Tahun Berdiri : 2006
7. Tahun Beroperasi : 2007
8. Akreditasi : C
Nomor Akreditasi :
9. Kepemilikan Tanah : Hak Milik Sekolah
10. Status Tanah : Milik Sekolah
11. Surat Izin Bangunan : Ada

19
12. Luas Tanah :
13. Nomor Rekening Sekolah : Bank Nagari No.
14. Data Siswa dalam 3 tahun terakhir

Jml Jumlah
Kelas 7 Kelas 8 Kelas 9
Pendaftar (Kls 7+8+9)
Tahun
Pelajaran (Calon Jml Jml Jml Rombong
Siswa Jml Jml Jml Sisw
Sisw Sisw Sisw an
Baru) Rombel Rombel Rombel a
a a a Belajar
2020/202 14 1 18 1 17 1 49 3
1

2021/202 19 1 14 1 19 1 52 3
2

2022/202 23 1 18 1 14 1 55 3
3

15. Data Guru

Jumlah
Uraian Keterangan
Pria Wanita

Guru dan Pegawai Tetap 3 7

Guru dan Pegawai Honor 1 3

20
BAB III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
SMP NEGERI 3 MALALAK

A. Muatan Kurikulum Nasional

Struktur Kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah dijadikan acuan untuk


mengembangkan kurikulum menuju tercapainya prpfil pelajar Pancasila, dengan
memberikan tiga kegiatan 1) program intra-kurikuler, 2) Projek Penguatan Profil
Pelajar Pancasila, 3) Program Ekstra-kurikuler seperti yang tergambar pada
keterangan berikut:
Program Intra-Kurikuler Projek Penguatan Profil Program Ekstra-
Pelajar Pancasila Kurikuler
tujuan Mengembangkan Menguatkan Profil Sarana bagi
kompetensi pelajar Pelajar Pancasila dan peserta didik
sesuai CP membangun untuk
pemahaman mengenai mengeksplorasi
isu-isu penting dan dan melatih
melatih kemampuan keterampilan
penyelesaian masalah sesuai minat dan
dalam tema atau isu bakat peserta
penting terkait Tujuan didik
Pembangunan
Berkelanjutan
(Sustainable
Development Goals,
SDGs)
Meto ● Menggunakan ● Mengasah kepekaan ● Bersifat
de berbagai metode dan mengeksplorasi individual dan
pempelajaran/ isu riil dan merupakan
pendekatan belajar kontekstual dalam pilihan peserta
bentuk projek didik
● Menggunakan
berbagai instrumen ● Memberikan ruang ● Melibatkan
asesmen dalam menilai lebih banyak bagi guru dan
progress dan capaian peserta didik untuk narasumber
peserta didik bekerja mandiri dan profesional
fleksibel dalam melatih
● Melibatkan guru keterampilan
dalam proses desain ● Melibatkan seluruh tertentu
asesmen dan moderasi komunitas sekolah
hasil asesmen (peserta didik, guru,
staf, orangtua) serta
narasumber/profesion
al
Hasil Bukti pencapaian CP ●Bukti berupa jurnal ● Bersifat
berupa kerja yang fokus pada individual dan
portfolio/kumpulan hasil proses dan pencapaian merupakan

21
pekerjaan peserta didik tujuan proyek pilihan peserta
dari berbagai instrumen didik
asesmen ● Sekolah
menyediakan waktu ● Melibatkan
● Dilaporkan melalui khusus untuk peserta guru dan
rapor didik menunjukkan narasumber
hasil proyek melalui profesional
pameran/pertunjukan dalam melatih
keterampilan
● Dilaporkan melalui tertentu
rapor pada bagian
terpisah dengan
intrakurikuler

Muatan kurikulum dalam satuan Pendidikan memuat beberapa komponen antara lain
muatan pembelajar intrakurikuler, proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila dan
ekstrakurikuler.
B. Program Intrakurikuler
Program Intrakurikuler merupakan pengembangan kompetensi pelajar sesuai dengan
Capaia Pembelajar yang mencakup pada tiga unsur yakni konten, keterampilan, dan sikap,
imlementasi dalam proses pembelajar dengan menggunakan berbagai metode
pengpelajaran/pendekatan belajar, Menggunakan berbagai instrumen asesmen dalam
menilai progress dan capaian peserta didik serta Melibatkan guru dalam proses desain
asesmen dan moderasi hasil asesmen. Hasil dari proses intrakurikuler dapat berupa
fortofolio, serta berbagai instrument asesmen.
Untuk program intrakurikuler mata Pelajaran tersebut ditetapkan oleh pemerintah yang
terdiri dari sepuluh mata Pelajaran wajib sesuai dengan sepertii tercantum pada berikut :
1) Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
2) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
3) Bahasa Indonesia
4) Matematika
5) Bahasa Inggris
6) IPA
7) IPS
8) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
9) Prakarya/ Seni Budaya
10) TIK
Untuk mata Pelajaran berupa pilihan, SMP Negeri 3 Malalak memilih mata
Pelajaran Prakarya hal ini sesuai dengan ketersediaan tenaga pendidik yang ada serta
sesuai dengan kebutuhan lingkungan siswa dan masyarakat yang berada pada lingkungan
home industri
Pada intra kurikuler untuk jenjang SMP dinamai dengan Fase D dijelaskan
kompetensi yang akan dicapai serta dimiliki peserta didik, dan kompetensi yang akan
dicapai selanjutnya diarancang ke dalam Alur Tujuan Pembelajar ( ATP) pada proses
dirancang ke dalam bentuk modul ajar oleh setiap mata Pelajaran oleh guru mataPelajaran.
Pelaksanaan proses pembelajar di SMP Negeri 3 Malalak dilaksanakan dalam dua macam
bentuk kegiatan, yaitu pembelajar reguler dan blok. Pembelajar regular adalah proses

22
pembelajar yang dilaksanakan dikelas secara rutin sedangkan sistem blok dilaksanakan
sesuai event tertentu.
Untuk pelaksanaan kegiatan intra kurikuler dilaksanakan sesuia jadwal yang telah
dirancang dan ditetapkan oleh sekolah sesuai denagan bebab belajar pada struktur
kurikulum Sekolah Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka.
Pembelajar pada SMP Negeri 3 Malalak menekankan pada pembelajar berbasis
literasi dengan mengangkat nilai luhur budaya local dan mengacu pada tema-tema yang
sudah ditentukan dalam capaian pembrelpelajaran. Dalam pembelajar berbasis literasi ini
peserta didik diharapkan mampu untuk mengkreasikan ide/gagasan untuk memperoleh
sebuah karya dalam bentuk tulisan. Pada akhirnya karya ini akan didokumentasikan
dalam berbagai bentuk contohnya buku, artikel, atau publikasi digital.
Dalam pelaksanaan kegiatan pembelajar berbasis literasi ini tetap harus
mengimplementasikan model dan syntak pembelajar yang sudah ada diantaranya
Problem Based Learning, Project Based Learning, Discovery Learning, Inquiry Based
Learning, dan model pembelajar lain yang relevan. Adapun muatan kurikulum pada
kegiatan intrakurikuler ada pada tabel 3
Tabel 3 . Struktur Kurikulum

TOTAL
KEGIATAN JP
PROJECT
ALOKASI REGULER/ PER
WAKTU MINGGU 20% TAHUN
Pendidikan Agama
dan Budi Pekerti
72 (2) 36 (33%) 108
PPKn 72 (2) 36 (33%) 108

Bahasa Indonesia 180 (5) 46 (21%) 226

Matematika 144 (4) 36 (20%) 180

IPA 144 (4) 36 (20%) 180

IPS 108 (3) 36 (25%) 144

Bahasa Inggris 108 (3) 36 (25%) 144

23
PJOK 72 (2) 36 (33%) 108

Informatika 72 (2) 36 (33%) 108

Mapel Pilihan 72 (2) 36 (33%) 108

JUMLAH 1008 (28) 336 1260

Pelaksanaan intrakurikuler di SMP Negeri 3 Malalak sesuai dengan kondisi


dimasa pandemi yang ditetapkan oleh dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten
Agam.
Daftar Mata Pelajaran
Kegiatan pembelajaran di SMP Negeri 3 Malalak meliputi kegiatan pembelajar untuk
beberapa mata Pelajaran sesuai dengan acuan kurikulum Operasional Sekolah Pelaksana
Implementasi Kurikulum Merdeka, meliputi :
a. Mata Pelajaran terbagi atas dua kelompok yaitu Intrakurikuler merupakan kelompok
mata Pelajaran yang muatan dan acuannya dikembangkan oleh pusat. Kelompok mat
Pelajaran local merupakan mata Pelajaran yang muatan dan acuannya dikembangkan
oleh daerah dan dilengkapi dengan muatan/konten lokal khas minang dan madani.
b. Satu jam Pelajaran beban belajar tatap muka adalah 40 menit. Sedangkan pada masa
pandemi Covid1-9 adalah 30 menit.
c. Beban belajar penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri, paling banyak 50% dari waktu
kegiatan tatap muka mata Pelajaran yang bersangkutan.
d. Untuk Mata Pelajaran Seni Budaya dan Mata Pelajaran Prakarya, SMP Negeri 3 Malalak
menyelenggarakan 2 aspek dari 4 aspek yang disediakan. Peserta didik mengikuti salah
satu aspek yang disediakan untuk setiap semester.
e. Pembelajar Teknologi Informasi Komputer diajarkan dalam bentuk mata pelajarn
Informatika sesuai dengan panduan Sekolah Pelaksana Implementasi Kurikulum
Merdeka dengan alokasi waktu 3 jam Pelajaran pada kelas VII,
f. Kegiatan ekstrakurikuler terdiri atas ekstrakurikuler wajib yaitu Pendidikan
Kepramukaan (wajib) dan ekstrakurikuler pilihan yaitu pembinaan bidang olimpiade sain
(Matematika, IPA, IPS), Bahasa Inggris, , silat,Tahfiz.

C. Projek penguatan Profil Pancasila


Kegiatan projek penguatan profil Pancasila merupakan membangun dan
menguatkan peserta didik terhadap pemahaman mengenai isu-isu penting dan melatih
kemaampuan menyelesaikan masalah dalam tema dan isu penting yang berkaitan dengan
pembangunan berkelanjutan. Kegiatan projek dilaksanakan guna mengasah kepekaan dan
megeksplorasi isu riil dan kontekstual, kedua memberi ruang lebih banyak pada ppeserta
didik untuk bekerja mandiri dan fleksibel, dengan melibatkan semua komonitas sekolah.
Hasil yang dari penguatan projek dapat berupa jurnal kerja. Projek penguatan profil

24
Pancasila merupakan pembelajar lintas disiplin ilmu debgan menggunakan pendekatan
pembelajar berbasis projek ( project-base learning) berbeda dengan pembelajar berbasis
projek pada intrakurikuler.
Kompetensi Profil pelajar Pancasila terdiri atas enam dimensi yaitu:
1. Beriman bertaqwa kepada Tuhan Yang Maaha Esa dan berakhlak mulia
2. Berbineka global
3. Bergotong royong
4. Mandiri
5. Bernalar kritis
6. Kreatif

Prinsip - Prinsip projek penguatan profil Pancasila


1. Holistik, bermakna memandang sesuatu secara utuh dan menyeluruh
2. Kontekstual
3. Berpusat pada peserta didik
4. Eksploratif
Di luar jam Pelajaran kegitan ini dimaksudkan untuk membangun pemahamam
dan melatih kemampuan peserta didik lebih memperdalam dan menghayati materi
Pelajaran yang telah dipelajari dalam kegiatan intrakurikuler didalam kelas. Kegiatan ini
dapat dilakukan secara individual maupun kelompok dan tidak berbasis pada mata
Pelajaran, sehingga dapat digunakan diberbagai konteks. Penguatan projek bersifat
fleksibel, tidak rutinitas, mendorong siswa agar self regulated learning. Ada beberapa
bentuk kegiatan penguatan di SMP Negeri 3 Malalak .
Pelaksanaan kegiatan proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMP Negeri 3
Malalak dilaksanakan secara reguler. Peseta didik harus menyelesaikan dua tema di
semester 1 dan satu tema semester 2. Tema yang diambil mengacu pada Profil Pelajar
Pancasila dan penentuan pemilihan tema. Pelaksanaan projek penguatan profil Pancasila
dilaksanakan dengan memberikan kesempatan pada siswa untuk melakukan eksplorasi
isu riil dan kontekstual dalam bentuk projek, memberikan ruang lebih banyak kepada
peserta didik untuk melakukannya dengan mandiri dan fleksibel, serta dengan
melibatkan seluruh komunitas sekolah ( peserta didik, guru, staf, orang tua serta nara
sumber/ professional hingga melahirkan suatu karya. Projek penguatan profil Pancasila
dilaporkan pada orang tua dan pihak yang terkait di akhir semester dua atau akhir tahun
dengan buku rapor yang tersendiri. Untuk Teknik penilaiannya ditentukan oleh guru
pengampu yang disesuikan dengan jenis projek penguatan tersebut. Hal ini dimaksudkan
untuk mempermudah dalam penilaian. Pelaksanaan proyek tersebut adalah kolaborasi
antara beberapa mata Pelajaran namun dengan penilaian yang dan jenis proyek yang
berbeda tiap mata Pelajaran.
Alur /tahapan pelaksanaan proyek yang tiap mata Pelajaran adalah sebagai berikut:
1) Penentuan tema proyek Profil Pelajar Pancasila tiap mata Pelajaran dilaksankan pada
saat pembelajar di kelas; 2) Tiap kelas menentukan tema yang akan dipilih dengan
didampingi guru mata Pelajaran masing-masing kelas; 3) Guru mata Pelajaran saling
berkoordinasi untuk menetukan kolaborator yang sesuai; 4) Kelompok mata Pelajaran
kemudian mendesain proyek yang sesuai dengan tema yang dipilih; 5) Guru mata
Pelajaran kemudian merancang kisi-kisi, materi dan penilaian proyek beserta Lembar
Kegiatan Peserta Didik (LKPD).

25
Prinsip Proyek Profil Pelajar Pancasila:
1. Fleksibel, Student Center , tidak rutinas, 3 kali dalam setahun
2. Kegiatan proyek merupakan lintas mata Pelajaran
3. Pelaksanaan dapat dilakukan di sekolah maupun di luar sekolah
4. Pelaksanaan tugas secara berkelompok dan berkolaborasi.
5. Proyek yang dilakukan sesuai dengan yang telah ditentukan,
6. Kontekstual tema projek sesuai dengan spesifik peserta didik dan satauan pendidikan
7. Kopetensi esensial, dan transpersal skill
8. Jadwal disesuakan sikon guna mendorong self regulated learning
Proyek dilakukan secara ergonomis, safety, dan sesuai dengan kapasitas peserta
didik . Penguatan projek profil Pancasila yang terdapat pada sketsa gambar berikut:

Proyek Profil Pelajar Pancasila Kelas 7 Semester 1 dan 2


Tahun Pelajaran 2022/ 2023
Tema Kegiatan Kolaborasi Nilai-Nilai Bentuk Alokasi
Proyek Profil Mata Pelajaran Profil Pelajar Kegiatan Waktu
Pelajar Pancasila
Pancasila
Bangunlah Pelaksanaan 1. PAI Mandiri, Blok
Jiwa dan shalat Jenazah 2. PJOK Kreatif dan
Raganya 3. B. Indonesia Gotong
4. Informatika Royong
5. [Link]
Kewirausahaan Budi daya 1. IPA Beriman,
kacang kedelai 2. IPS Bertakwa,
3. B. Indonesia Berakhlak
4. B. Inggris Mulia,
5. [Link] Mandiri,
Kreatif dan
Gotong
Royong

26
Kearifan Lokal Petatah petitih 1. Prakarya Beriman, Blok
adat dan Seni 2. IPA Bertakwa,
Tari 3. IPS Berakhlak
Minangkabau 4. Matematika Mulia, Kreatif,
5. Informatika bergotong
Royong,
Berkebinekaan
Global

D. Ekstrakurikuler

Kegiatan Ekstrakurikuler ada 2 macam yaitu ekstrakurikuler wajib dan pilihan.


Ekstrakurikuler wajib yaitu kepramukaan dan ekstrakurikuler pilihan yang dikembangkan
dan diselenggarakan sesuai bakat dan minat peserta didik. Kegiatan ektrakurikuler
kepramukaan wajib diikuti seluruh peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan secara blok,
aktualisasi dan regular. Kegiatan ekstra wajib untuk pendidikan kepramukaan sebagai
suplemen pencapaian profil pelajar Pancasila. Ekstrakuriler wajib kepramukaan ini wajib
diikuti oleh semua peserta didik (kleas VII, VIII, IX) dengan alokasi waktu 2 jam
Pelajaran tiap minggu.
Sedangkan ekstrakurikuler pilihan diikuti oleh peserta didik kelas VII, dan VIII, dan
kelas IX, alokasi waktunya setara dengan 2 jam Pelajaran dan dilaksanakan pada
siang/sore hari. Kegiatan ekstrakurikuler bersifat dinamis sesuai dengan input dan bakat
minat peserta didik, sehingga mampu menggali potensi peserta didik. Yang hasilnya dapat
diperoleh dalam bentuk, testimoni, karya dan pelaporan.
Tabel 3.2 Kegiatan Ekstrakurikuler

Tujuan dan
Indikator Pihak
No Kegiatan Sasaran
Keberhasilan Terkait
A. Wajib
Mempersiapkan peserta
didik agar memiliki
sikap Kelas VII,
1 Pramuka Kwarcab
kepemimpinan, VIII, IX
Kecamatan
kebhinekaan global,
kemandirian, kreatif,
disiplin, tanggungjawab
dan kegotong- royongan Kelas VII, Dinas,

27
pembina,
VIII masyarak
at

2 Tahfiz

3 English Club VII, VIII


IX

B. Pilihan

Olimpiade Sains Nasional ( OSN)


1 Matematika
Menyiapkan peserta didik
untuk mampu berfikir
kritis
2 Biologi
dalam menghadapi Kelas VII
dan VIII Dinas,
olimpiade dan kompetisi
Sekolah,
dalam rangka menjadi Pembina
yang
3 Fisika terbaik di tiap tingkatan
dengan karakter berfikir
4 IPS Terpadu

Olah Bakat dan Minat ( Bidang Olah Raga)


1 Takraw Menyiapkan peserta didik
untuk mengembangkan

2 Futsal kemampuan dalam bidang


olah raga dan memperoleh
juara dalam kejuaraan
Dinas,
olahraga dengan mengacu
Kelas Sekolah,
pada karakter mandiri
VII,VIII Pelatih
maupun gotong royong

Olah Bakat dan Minat (Bidang Seni)

28
Menyiapkan peserta didik

1 Untuk mengembangkan
Cipta/Baca Puisi, Cerpen kemampuan dalam Dinas,
literasi Kelas VII,
Sekolah,
VIII
dan memperoleh Pelatih
kejuaraan
dalam lomba dengan
mengacu karakter kreatif

2 Seni Tari (Tari kreasi)

Olah Bakat dan Minat ( Bidang Keagamaan)


Menyiapkan dan melatih

1 Tahfidz peserta didik dalam


mengembangkan bakat
minatnya dalam bidang
keagamaan dan
memperoleh juara pada
Kelas VII, Depag,
lomba dengan berkarakter
VIII Pelatih
2 Azan beriman, bertqwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa
dan berakhkak
Mulia

Tujuan dan Indikator Pihak


No Kegiatan Sasaran
Keberhasilan Terkait
A. Krida

Mempersiapkan peserta Kelas Kwarcab,


VII,
1 Pramuka didik agar memiliki sikap Pelatih,

29
kepemimpinan,
kebhinekaan global
Kemandirian, kreatif, VIII, IX
disiplin, tanggung jawab
dan semangat
nasionalisme dan Masyarak
kegotong royongan at

C. Latihan Olah Bakat dan Olah Minat


1 Bola Voli

Menyiapkan peserta
2 Bulu Tangkis didik
untuk mengembangkan
3 Futsal

kemampuan dalam
bidang
4 Cipta/ Baca Puisi, olah raga

dengan mengacu pada Dinas

karakter mandiri
maupun Kelas VII, Pariwisata
gotong royong VIII dan Olah

Raga,Pelatih
Menyiapkan peserta
didik
5
English Club Untuk mengembangkan
kemampuan dalam
Seni Tari literasi
6
dan memperoleh
kejuaraan
dalam lomba dengan

30
8 mengacu pada karakter
Kreatif
D. Keagamaan
Menyiapkan dan melatih
1 Tahfidz peserta didik dalam
mengembangkan bakat
minatnya dalam bidang
keagamaan dengan
berkarakter, beriman
dan bertaqwa kepada
Tuhan YME dan Kls VII, VIII
2 Kultum berakhlak mulia dan IX Guru Agama
,

E. Penilaian Hasil Belajar (Asesmen)


Asesmen merupakan proses pengumpulan data, pengolahan informasi untuk
mengetahui perkembangan dan pencapaian peserta didik dengan menggunakan
instrument yang dapat menggambarkan tentang peserta didik. asesmen digunakan guru
untuk dasar menfasilitasi, menyusun dan mengevaluasi program pembelajar yang sesuai
dengan karakteristik siswa. Proses asesmen dilaksanakan merupakan penilaian yang
terus menerus dalam digunakan untuk mengumpulkan dan menginterpretasikan bukti
tentang hasil belajar siswa dengan maksud untuk menentukan sampai sejauh mana
pencapaian hasil belajar siswa. Asesmen secara berkesinambungan dilaksanakan
diawal, proses dan akhir pembelajar. Porsi asesmen sebagai refleksi proses pembelajar (
assessment as learning) dan asesmen untuk perbaikan proses pembelajar ( assessment
for learning) dalam bentuk assessment formatif lebih besar dibandingkan asesmen
terhadap akhir proses pembelajar ( assement of learning) dalam bentuk assesmen
sumatif. Asesmen sumatif berfungsi untuk mengkonfirmasi hasil asesmen formatif.
A. Prinsip Asesmen
1. Asesmen Merupakan bagian yang terpadu dari proses pembelajar, menfasilitasi
pembelajar, dan menyediakan informasi yang holistik sebagai umpan balik bagi
guru, psesrta didik, oran tua guna menentuka pembelajar selanjutnya.
2. Asesmen dirancang Sesuai dengan fungsi asesmen memiliki keluasaan dalam
merancang asesmen agar bernilai efektif mencapai tujuan
3. Dirancang secara Adil, proporsional, valid dan dapat dipercaya ( reiable) untuk
menjelaskan kemajuan belajar dan menentukan keputusan untuk peningkatan
mutu pembelajar
4. Merupakan laporan dan informasi tentang kemajuan belajar, karakter dan
kompetensi yang dicapai siswa
5. Hasil asesmen dapat digunakan oleh peserta didik, tenaga kependidikan, orang
tua sebagai refleksi guna peningkatan mutu pembelajar

31
Teknik asesmen
1. Observasi pengamatan yang dilakukan secara berkala dalam bentuk tugas atau
aktifitas rutin/ harian.
2. Performa, yatu dengan menyediakan tantangan dan masalah atentik, dengan
pendekatan berfariasi seperti: melakukan praktik, meghasilakan produk, melakukan
projek dan fortofolio.
3. Tes Tertulis/ lisan, bentuk tes dan kuis
4. Studi Kasus, dalam bentuk pemberian stimulus, mempresentasekan tugas dalam
bentuk penyelesaian masalah
Asesmen ada 3:
1 Asesmen Formatif
Yaitu :Penilaian yang dilakukan saat proses pembelajar
Fungsi bagi siswa : untuk membantu siswa mengidentifikasi kekuatan dan aspek yang
perlu dikembangkan
Fungsi bagi guru dan sekolah : memberikan informasi mengenai tantangan apa saja
yang dihadapi siswa dalam PBM
Terdapat lima faktor kunci yang dapat meningkatkan pembelajar melalui penilaian
formatif sebagai berikut.

1. Menyediakan umpan balik yang efektif untuk peserta didik.

2. Secara aktif melibatkan peserta didik dalam pembelajar.

3. Mengatur pembelajar yang memungkinkan peserta didik memperoleh nilai baik


ketika dilakukan penilaian.
4. Memperkenalkan pengaruh besar penilaian terhadap motivasi.
5. Mempertimbangkan kebutuhan peserta didik untuk menilai dirinya sendiri dan
untuk memahami bagaimana cara meningkatkan hasil belajarnya.

[Link] Sumatif
[Link] Diagnostik Yaitu : penilaian yang dilakukan pada setiap akhir satu satuan
waktu.
Fungsi bagi guru:, yaitu pengukuran kemampuan dan pemahaman peserta didik dan
sebagai sarana memberikan umpan balik kepada peserta didik.
Fungsi bagi siswa
1. Memahami performa diakhir unit pembelajar
2. Memahami apakah siswa sdh memenuhi CP dan sejauh mana sudah mencapai
akhir unit pembelajar
Yaitu :Penilaian yang dilakukan untuk mengetahui kemampuan dasar siswa dan
mengetahui kondisi awal siswa
Asesmen Diagnostik ada 2:
1. Asesmen non kognitif,

32
tujuannya : untuk mengetahui kesejahteraan psykologi dan sosial emosi siswa,
aktivitas siswa selama belajar dirumah, dan kondisi keluarga siswa
2. Asesemen kognitif
Tujuannya:
untuk mengidentifikasi capaian kompetensi siswa, menyesuaikan pembelajar
dikelas dengan ko petensi rata-rata siswa, memberikan kelas remedial atau
Pelajaran tambahan pada siswa yang nilainya dibawah rata-rata

F. Pengaturan Beban Belajar


Kurikulum di SMP Negeri 3 Malalak dikembangkan dengan memperhatikan
empat ranah yaitu sosial-emosional, intelektual, ketrampilan, dan perilaku dengan
kompetensi spiritual sebagai payungnya, yang dilaksanakan dalam bentuk pembelajar
berbasis tema atau integrated curriculum pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila
Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam-Sosial, dan Bahasa Inggris. Sedangkan
untuk mata Pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Seni, Matematika dan
PJOK dilaksanakan dalam bentuk parsial. Pelaksanaan pembelajar dilaksanakan
dalam waktu 5 hari masuk sekolah.
Muatan kurikulum dalam satuan Pendidikan memuat beberapa komponen antara
lain muatan pembelajar intrakurikuler, proyek pengutan Profil Pelajar Pancasila dan
ekstrakurikuler.
Pengaturan beban belajar dan muatan pembelajarnya di SMP Negeri 3 Malalak
diatur sebagai berikut:
No Muatan Beban
Pengaturan
Pembelajar Belajar
1. Intrakurikuler a. Beban belajar ini memuat semua mata
Pelajaran yang bersifat nasional.
Materi pembelajar setiap mata
Pelajaran mengacu pada Capaian
b. Pembelajaran
Wajib
c Diatur dalam kegiatan regular.
2. Proyek a. Muatan pembelajar mengacu pada 6
Penguatan Profil tema projek Profil Pelajar Pancasila.
Wajib
Pelajar Pancasila b. Diatur dalam kegiatan projek.

3 a. Memiliki muatan yang menjadi


Ekstrakurikuler Tambahan kebutuhan dan karakteristik SMP
Negeri 3 Malalak

33
.
b. Diatur dalam kegiatan di luar kegiatan
regular dan proyek PPP

Sedangkan pembagian alokasi waktu per tahun bisa dilihat pada tabel 3.1.
Pengaturan alokasi waktu perminggu sesuai dengan Permendikbud tentang Prinsip
Dasar Kurikulum Operasional Sekolah adalah total 31 jam Pelajaran tatap muka tiap
minggu. Adapun pelaksanaan proyek Profil Pelajar Pancasila dilaksanakan 20% dari
total waktu pembelajar yang ada.
G. Kriteria Kenaikan kelas/Kelulusan

Setiap lulusan satuan pendidikan dasar dan menengah diharapkan memiliki


kompetensi pada tiga dimensi yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Dengan
semangat teliti, telaten, teladan, berkarakter, SMP Negeri 3 Malalak sebagai sekolah
pencetak sumber daya manusia unggul, perlu dibuat kreteria kenaikan kelas dan
kelulusan. SMP Negeri 3 Malalak mempunyai kriteria kelulusan bagi peseta didik
yaitu:
Kriteria kelulusan

a. Menyelesaikan seluruh program pembelajar.

b. Lulus Ujian Sekolah: Peserta Ujian Sekolah SMP Negeri 3 Malalak dinyatakan
lulus apabila nilai minimum setiap mata Pelajaran Ujian Sekolah adalah 70.
c. Lulus Ujian Praktik: Peserta Ujian Praktek SMP Negeri 3 Malalak dinyatakan
lulus, apabila memiliki nilai minimum 70 untuk setiap mata Pelajaran yang
diujikan.
d. Nilai kepribadian dan akhlak mulia minimum Baik (B).
e. Kehadiran minimal 90 % dari jumlah hari efektif, kecuali ada surat dispensasi atau
sejenisnya yang bisa dipertanggung jawabkan.
f. Ditetapkan dalam rapat pleno dewan guru dan Kepala Sekolah

H. Kalender Pendidikan
Setiap permulaan tahun Pelajaran, tim penyusun program sekolah menyusun
kalender pendidikan untuk mengatur waktu kegiatan pembelajar, minggu efektif
belajar, waktu pembelajar efektif dan hari libur. Pengaturan waktu belajar di sekolah
mengacu kepada standar isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah, karakteristik
sekolah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat, serta ketentuan dari pemerintah
daerah.
Kalender Pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajar
peserta didik selama satu tahun pelajaran yang mencakup permulaan tahun Pelajaran,
minggu efektif belajar, wajtu pembelajar efektif dan hari libur.
Penetapan Kalender Pendidikan SMP Negeri 3 Malalak Tahun Pelajaran
2022/2023 adalah sebagai berikut:

34
a. Permulaan tahun pelajaran 2022/2023 dimulai tanggal 11 Juli 2022 dan berakhir
bulan Juni tahun 2022.
b. Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional,
Menteri Agama dalam hal yang berkait dengan hari raya keagamaan dan Bupati
Agam.
c. Pemerintah Pusat/ Provinsi/ Kota dan Kabupaten dapat menetapkan hari libur
serentak untuk satuan-satuan pendidikan.
d. Kalender pendidikan SMP Negeri 3 Malalak disusun berdasarkan kebutuhan dan
kegiatan-kegiatan sekolah dipadukan dengan kalender pendidikan yang disusun
Dinas Pendidikan [Link]
Alokasi waktu minggu efektif belajar, waktu libur, dan kegiatan lainnya tertera pada
Tabel berikut ini.
No. Kegiatan Alokasi Waktu Keterangan
Minggu efektif belajar Minimal 36
1. reguler setiap tahun minggu Digunakan untuk kegiatan
maksimal 40 pembelajar efektif pada
Kelas VII, VIII minggu setiap satuan Pendidikan
Minggu efektif semester
ganjil tahun terakhir setiap Minimal 18
2. satuan pendidikan (Kls IX) minggu
Minggu efektif semester
genap tahun terakhir setiap Minimal 14
3. satuan pendidikan (Kelas IX) minggu
Maksimal 1 Satu minggu setiap
4. Jeda tengah semester minggu semester
Maksimal 1
5. Jeda antar semester minggu Antara semester I dan II
Digunakan untuk
penyiapan kegiatan dan
administrasi akhir dan
Maksimal 3 awal tahun pelajaran,
6. Libur akhir tahun pelajaran minggu serta PPDB
Maksimal 4 Disesuaikan dengan
7. Hari libur keagamaan minggu peraturan pemerintah
Maksimal 2 Disesuaikan dengan
8. Hari libur umum/ nasional minggu peraturan pemerintah
Memberi kepada peserta
didik untuk menampilkan
Maksimum 1 hasil pengembangan diri
9. Kegiatan Akhir Semester minggu (Ekskul).
dsq

35
. Rencana Pembelr
KALENDER PENDIDIKAN SMP NEGERI 3 MALALAK
TP 2022/2023

SEMESTER 1
Jlh
Har K
Minggu S S R K J S Mgg
Bln MG i e
ke N L B M M B Ef
Efe t
ktif
1 1 2 3 0 0 Libur
2 4 5 6 7 8 9 10 0 0 Libur
3 11 12 13 14 15 16 17 ''0 3 11,12,13 MPLS
Juli
4 18 19 20 21 22 23 24 1 6 Minggu efektif
mgg ef + (30
5 25 26 27 28 29 30 31 1 5
Tahun Baru Hjryh
6 1 2 3 4 5 6 7 1 6 Minggu efektif
7 8 9 10 11 12 13 14 1 6 Minggu efektif
mg Ef + 17 HUT
Agustus 8 15 16 17 18 19 20 21 1 5
RI Ke 77
9 22 23 24 25 26 27 28 1 6 Minggu efektif
10 29 30 31 1 2 3 4 1 3 Minggu efektif
11 5 6 7 8 9 10 11 1 6 Minggu efektif
12-17 Penilaian
12 12 13 14 15 16 17 18 0
Septemb Tengah Semester
er mg EF 19-22
13 19 20 21 22 23 24 25 1 6
AKM SMP kls 8
14 26 27 28 29 30 1 2 1 5 Minggu efektif
Maulid Nabi
15 3 4 5 6 7 8 9 1 5
Muhammad SAW
16 10 11 12 13 14 15 16 1 6 Minggu efektif
Oktober
17 17 18 19 20 21 22 23 1 6 Minggu efektif
18 24 25 26 27 28 29 30 1 6 Minggu efektif
19 31 1 2 3 4 5 6 1 1 Minggu efektif
20 7 8 9 10 11 12 13 1 6 Minggu efektif
Novembe 21 14 15 16 17 18 19 20 1 6 Minggu efektif
r 22 21 22 23 24 25 26 27 1 6 Minggu efektif
23 28 29 30 1 2 3 4 1 6 Minggu efektif
5-10 Ulangan
24 5 6 7 8 9 10 11 0
Tengah Semester
17 Penerimaan
25 12 13 14 15 16 17 18 1 5
Desembe Rapor
r 24-25 Hari Raya
26 19 20 21 22 23 24 25 0
Natal
19-31 Libur
27 26 27 28 29 30 31 0
Semester I
JUMLAH 20

36
SEMEST
ER 2

M MG HR
Bulan Mgg ke SN SL RB KM JM SB KET
G EF EF
1
1 Tahun Baru
28 2 3 4 5 6 7 8
Masehi
Januari 29 9 10 11 12 13 14 15 5 Minggu efektif
30 16 17 18 19 20 21 22 6 Minggu efektif
31 23 24 25 26 27 28 29 6 Minggu efektif
32 30 31 1 2 3 4 5 6 Minggu efektif
33 6 7 8 9 10 11 12 4 Minggu efektif
18 Isra' Mi'raj
34 13 14 15 16 17 18 19 6
Februari Nabi Muhammad
35 20 21 22 23 24 25 26 5 Minggu efektif
36 27 28 1 2 3 4 5 6 Minggu efektif
6- 11 Ujian
37 6 7 8 9 10 11 12 4 Tengah
Semeseter II
38 13 14 15 16 17 18 19 P5
Maret
20-26 Kegiatan
38 20 21 22 23 24 25 26 6 Ramadhan dan
Libur Lebaran
40 27 28 29 30 31 1 2
3-8 Ujian Sekolah
41 3 4 5 6 7 8 9
SMP kls IX
42 10 11 12 13 14 15 16
April
21-22 Idul Fitri
43 17 18 19 20 21 22 23
1444 H
44 24 25 26 27 28 29 30
P 5 1 Hari Buruh
45 1 2 3 4 5 6 7 3
Nasional
46 8 9 10 11 12 13 14 4 P5
Mei
47 15 16 17 18 19 20 21 6 P5
48 22 23 24 25 26 27 28 5 P5
49 29 30 31 1 2 3 4 6 P5
50 5 6 7 8 9 10 11 2 P5
12-17 Ujian Akhir
51 12 13 14 15 16 17 18 6
Semester
Juni
52 19 20 21 22 23 24 25 P5
26-30 Libur
53 26 27 28 29 30 6
Semester II
JUMLAH 92
JUMLAH TOTAL 1 TAHUN

Hulu Banda, Juli 2022

Selamat, [Link]
NIP.19670507 199412 1 001

37
Rencana pembelajar disusun untuk merencanakan proses pembelajar dengan
terperinci. Rencana pembelajar disusun oleh guru sebeleum melaksanakan kegiatan
pembelajar di kelas. Rencana pembelajar disusun supaya proses pembelajar lebih
tertata sesuai dengan alur pembelajar yang sudah direncanakan. Rencana pembelajar
SMP Negeri 3 Malalak terdiri dari Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajar
(RPP) yang disusun sesuai ketentuan, yang mudah dipahami.
Silabus SMP Negeri 3 Malalak disusun dalam bentuk matriks yang memuat
alur tujuan pembelajar, materi ajar, kegiatan pembelajar, penilaian dan sumber belajar.
1. Alur tujuan pembelajar berfungsi mengarahkan guru dalam merencanakan,
mengimplementasi dan mengevaluasi pembelajar secara keseluruhan sehingga
capaian pembelajar diperoleh secara sistematis, konsisten, terarah dan terukur.
2. Materi ajar merupakan materi pokok yang telah disusun pada alur tujuan
pembelajar.
3. Kegiatan pembelajar dikemas secara umum sebagai acuan untuk menyusun
rencana pelaksaanaan pembelajar.
4. Penilaian merupakan penilaian otentik yang memadukan dimensi sikap,
pengetahuan dan keterampilan selama dan setelah proses pembelajar. Sumber
belajar dipilah sesuai kebutuhan peserta didik dan merupakan sumber belajar
yang mudah digunakan, berbasis lingkungan, dan mendukung pembelajar yang
kontekstual dan menyenangkan.
Rencana Pelaksanaan Pembelajar (RPP) SMP Negeri 3 Malalak disusun sesuai
dengan aturan terbaru yang sudah ditetapkan oleh pusat. Ada tiga unsur utama yang
termuat dalam RPP yaitu: 1) Tujuan pembelajar; 2) Langkah-langkah pembelajar; dan
3 ) Penilaian. Tujuan pembelajar merupakan penerjemahan tujuan capaian pembelajar
yang dapat terukur pencapaian dan keberhasilannya. Langkah kegiatan pembelajar
menggambarkan keseluruhan aktivitas yang akan dilaksanakan dalam kegiatan
pembelajar. Dalam kegiatan pembelajar pun diintegrasikan penumbuhan dan
penguatan Profil Pelajar Pancasila, Penilaian merupakan proses mengukur
ketercapaiac selama proses pembelajar. Penilaian ini mencakup aspek sikap,
pengetahuan dan keterampilan.

I. Pendampingan, Evaluasi, Dan Pengembangan Profesional


Evaluasi dibutuhkan untuk melihat sejauh mana ketercapaian, kesesuaian
tujuan, dan keselarasan di dalam pelaksanaan pembelajar dengan kondisi yang
berkembang SMP Negeri 3 Malalak menempuh kegiatan yang tertuang dalam tabel
berikut:
Bentuk
Pendampi Teknis
ngan dan Pendampuin
Pengemba gan dan
ngan Pengemban SDM
Profesion gan yang
al Profesional Waktu terlibat Keterangan
bagi guru pemu
Pendampingan Coaching pemula Per tahun Guru la,

38
Guru Yang
ditunjuk, KS
Coachin Menyesuai
g program- kan Guru Mapel, Dinas terkait
program terbaru KS sebagai
penyelenggara
Supervisi Kelas Per semester Guru, KS Sebagai
Penilaian
Kinerja Guru
Per Semu
Pengembangan Pelatihan tahun a guru, Rutinitas
Profesi Pengembangan pengawas, KS
Keprofesia
n
Pelatihan-pelatihan Menyesuaika Guru, KS Mandiri, Dinas
n terkait
Bentuk
Evaluasi Strategi dalam Waktu SDM yang Keterangan
Evaluasi Terlibat
Menggunakan
Evaluasi jurnal Per hari Guru, Peserta Dari capaian
Pembelajar harian, dan penilaian didik, Orang pembelajar,
dan sikap tua, BK, angket peserta
Evaluasi Lingkungan didik
Per
urikulum Mengaktifkan bulan Guru, Peserta Evaluasi
Operasional Paguyuban Kelas didik, Orang Program dan
tua,
Sekolah KS pelaksanaan
Pembelajar
Assesmen formatif Per unit Guru, Peserta Dari capaian
belajar didik, Orang pembelajar,
tua angket murid
Assesmen formatif, Per semester Guru, Peserta Dari capaian
portofolio didik, Orang pembelajar,

39
tua, BK, angket peserta
Lingkungan didik
Per
Assesmen formatif, tahun Guru, Peserta Dari capaian
portofolio, Evaluasi didik, Orang pembelajar,
Diri
Sekolah tua , BK, angket peserta
lingkungan, didik,
komite kuisioner
orang tua

Evaluasi Monitoring Kegiatan Setiap selesai Guru, Komite, Pelaksanaan


Program- dari pelaksanaan, kegiatan KS, Pengawas Program digilir
Program pelaporan, Tindak dengan
Sekolah lanjut kegiatan harapan
adany
a
pemerataan
peran

40
BAB IV

PENUTUP

Dengan telah selesainya Kurikulum Operasional SMP Negeri 3 Malalak pada tahun
pelajaran 2022/2023 maka salah satu pedoman dan acuan dalam kegiatan belajar mengajar telah
dimiliki oleh SMP Negeri 3 Malalak . Dengan mengacu pada peraturan perundangan yang
berlaku maka SMP Negeri 3 Malalak menetapkan penggunaan dokumen Kurikulum
Operasional SMP Negeri 3 Malalak tahun pelajaran 2022/2023 ini.
Besar harapan kami, semoga Kurikulum Operasional SMP Negeri 3 Malalak ini
memenuhi syarat sehingga rencana pengembangan SMP Negeri 3 Malalak dapat terlaksana
dengan baik. Penyusun juga sangat mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, khususnya
guru, karyawan maupun para peserta didik serta masyarakat yang diwakili oleh orang tua peserta
didik. Atas bantuan yang sudah diberikan kepada kami dari berbagai pihak, kami mengucapkan
terima kasih. Semoga Kurikulum Operasional SMP Negeri 3 Malalak mampu menjadi sarana
bagi sekolah untuk ikut mencerdaskan anak bangsa.

41

Anda mungkin juga menyukai