0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
333 tayangan3 halaman

Sistem Deterministik dan Dimensi Informasi

Dokumen tersebut membahas tentang sistem deterministik, syarat-syarat sistem informasi, dan dimensi informasi. Sistem deterministik adalah sistem yang dapat memprediksi outputnya dengan akurasi, sedangkan syarat sistem informasi meliputi ketersediaan, mudah dipahami, relevan, tepat waktu, dan akurat. Terdapat tiga dimensi informasi yaitu ekonomis, bisnis, dan teknis. Dimensi ekonomis melihat biaya dan manfaat informasi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
333 tayangan3 halaman

Sistem Deterministik dan Dimensi Informasi

Dokumen tersebut membahas tentang sistem deterministik, syarat-syarat sistem informasi, dan dimensi informasi. Sistem deterministik adalah sistem yang dapat memprediksi outputnya dengan akurasi, sedangkan syarat sistem informasi meliputi ketersediaan, mudah dipahami, relevan, tepat waktu, dan akurat. Terdapat tiga dimensi informasi yaitu ekonomis, bisnis, dan teknis. Dimensi ekonomis melihat biaya dan manfaat informasi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Diskusi.

2
ADPU4442/Sistem Informasi Manajemen

1) Apa yang dimaksud dengan Sistem Deterministik ?

2) Sebutkan syarat – syarat sebuah sistem ?

3) Sebutkan dan jelaskan dimensi  informasi!

 Jawaban :

1. Sistem deterministik adalah sistem yang beroperasi dengan akurasi yang dapat diprediksi.
Interaksi antara bagian-bagian sistem yang berbeda tentu dapat dirasakan. Dalam sistem
deterministik, jika keadaan sistem pada saat tertentu diketahui dan operasi sistem juga
diketahui, maka keadaan sistem selanjutnya dapat ditentukan tanpa kesalahan.

Dalam matematika, ilmu komputer dan fisika, sistem deterministik adalah sistem di mana


tidak ada keserampangan yang terlibat dalam pengembangan keadaan sistem di masa depan.
Dengan demikian, model deterministik akan selalu menghasilkan output yang sama dari
kondisi awal atau keadaan awal yang diberikan. Dalam ilmu ekonomi, model Ramsey–Cass–
Koopmans bersifat deterministik. Setara stokastik dikenal sebagai teori siklus bisnis nyata.

Contoh:
Program komputer yang tepat akan melakukan pekerjaan dengan tepat sesuai dengan
instruksi/perintah.

2. Persyaratan sistem informasi yang baik lebih lanjut Wahyono dan Margono, 1998:11)
sebagai berikut:

a) Ketersediaan (Availability):Syarat dasar dari semua informasi tentu saja ketersediaan


informasi itu sendiri, informasi harus tersedia (dapat diakses) oleh orang yang ingin
menggunakannya.
b) Mudah dipahami: Bagaimanapun, informasi harus mudah dipahami oleh para pengambil
keputusan Informasi tentang pekerjaan rutin dan keputusan yang diambil secara strategis
Informasi yang kompleks dan kompleks mengurangi keefektifannya keputusan
manajemen.
c) Relevan: Informasi yang dibutuhkan dalam lingkungan organisasi sangatlah penting
sesuai dengan permasalahan, tugas dan tujuan organisasi.
d) Bermanfaat: Karena persyaratan relevansi, informasi juga harus berguna bagi organisasi.
Oleh karena itu, informasi tersebut harus disajikan dalam bentuk yang dapat digunakan
oleh organisasi terkait.
e) Tepat Waktu: Informasi harus tersedia pada waktu yang tepat. Persyaratan ini sangat
penting ketika organisasi membutuhkan informasi ketika manajer ingin membuat
keputusan penting.
f) Keterandalan: Informasi harus diperoleh dari sumber yang dapat dipercaya kebenaran
Pengolah data atau penyedia data harus dapat memastikan tingkat kepercayaan yang
tinggi terhadap data yang mereka sajikan.
g) Akurat: Persyaratan ini mengasumsikan bahwa informasi tersebut bebas dari kesalahan
dan kelalaian. Hal ini juga berarti bahwa informasi tersebut harus secara jelas dan ringkas
mengungkapkan makna yang terkandung dalam informasi pendukung tersebut.
h) Konsisten: Seharusnya tidak ada kontradiksi saat menyajikan informasi, karena
konsistensi merupakan prasyarat penting untuk pengambilan keputusan.

3. Menurut Goyal (2003:83) terdapat tiga (3) dimensi informasi yang menjadi perhatian
utama sebagai berikut.
1. Dimensi Ekonomis ( Economic Dimension).
2. Dimensi Bisnis ( Business Dimension).
3. Dimensi Teknikal (Technical Dimension).

1. Dimensi Ekonomis ( Economic Dimension)


Dimensi pengetahuan ini terkait dengan biaya pengetahuan dan Keuntungan. Pembuatan
informasi umumnya memerlukan beberapa biaya. Analisis biaya-manfaat dapat digunakan
untuk memutuskan berapa banyak uang yang harus dikeluarkan untuk menyediakan
informasi dalam organisasi. Mengukur biaya dan manfaat informasi itu sulit karena informasi
tidak berwujud. Beberapa aspek dan informasi mungkin berguna:

a. Biaya informasi (cost of information) Yang termasuk biaya informasi, antara lain:
1) Biaya pengumpulan data.
2) biaya penyimpanan data.
3) Biaya pembuatan informasi.
4) Biaya pengiriman informasi.

b. Nilai Informasi (Value of Information)


Seperti yang sudah dikatakan, pengetahuan memiliki harganya dapatkan dan simpan Oleh
karena itu, sebelum mengumpulkan sejumlah informasi tertentu, pengambil keputusan harus
terlebih dahulu mengetahui nilai dari informasi tersebut. Dalam teori keputusan, nilai
informasi didefinisikan sebagai nilai perubahan perilaku pengambilan keputusan yang
dihasilkan dari informasi. Perubahan perilaku yang disebabkan oleh informasi baru harus
diukur untuk menentukan manfaat penggunaan informasi tersebut. Untuk mendapatkan
informasi baru atau untuk mencapai nilai, semua biaya untuk memperoleh informasi
dikurangi dengan semua manfaatnya.

2. Dimensi Bisnis ( Business Dimension)


Informasi juga dapat dipahami dari ilmu ekonomi. Manajer pada tingkat hierarki manajemen
yang berbeda memerlukan jenis informasi yang berbeda. Kebutuhan informasi manajer pada
tingkat perencanaan strategis secara keseluruhan berbeda dengan kebutuhan informasi
manajer pada tingkat manajemen operasional. Karena pada kenyataannya, manajer pada level
yang berbeda harus melakukan tugas yang berbeda dalam suatu organisasi.
3. Dimensi Teknikal (Technical Dimension).
Dimensi data ini mengacu pada aspek teknis database. Berbagai aspek basis data juga
diperhatikan dalam dimensi ini antara lain kapasitas basis data, waktu respon, keamanan,
validitas, hubungan antar data dan lain-lain. Dimensi teknis pada dasarnya termasuk dalam
bidang desain sistem informasi dan dibahas dalam kaitannya dengan sistem manajemen basis
data.

Sumber: BMP ADPU4442/Modul 3, edisi 3

Anda mungkin juga menyukai