Analisis Massa dan
Energi
Minggu ke-9
TM-2127
Termodinamika
Outline
• Review Materi Minggu Lalu
• Evaluasi Massa dan Energi
• Laju Alir Massa dan Volume
• Persaamaan kesetimbangan laju alir energi
Spesifik Heat cp dan cv
• Selain entalphi (h), ada beberapa properti yang berkaitan dengan energi
dalam yang penting di termodinamika yaitu spesifik heat.
• Spesifik heat sangat berguna dalam perhitungan model gas ideal
Evaluasi properti untuk liquid dan solid
• Salah satu metode untuk evaluasi properti pada liquid adalah dengan
melakukan approksimasi menggunakan data saturasi liquid
• Nilai u dan v mengalami sedikit perubahan terhadap tekanan (p) pada
temperature yang konstan (table T.5)
• Sehingga dapat dilakukan aproksimasi dimana u dan v hanya merupakan
fungsi terhadap T
𝑣 𝑇, 𝑝 ≅ 𝑣𝑓 𝑇
𝑢 𝑇, 𝑝 ≅ 𝑢𝑓 (𝑇)
Evaluasi properti untuk liquid dan solid (2)
• Nilai aproksimasi dari entalpi (h) dari hasil aproksimasi v dan u didapatkan
ℎ 𝑇, 𝑝 ≅ 𝑢𝑓 𝑇 + 𝑝𝑣𝑓 (𝑇)
Hubungan p-v-T untuk gas
• Persamaan umum gas ideal : 𝑝𝑣 = 𝑅𝑇
• Pada gas nyata (real gas) terdapat sebuah besaran tanpa dimensi yang
dinamakaan compressibility factor (z)
Hubungan p-v-T untuk gas (2)
• Compressibility factor (Z) memiliki
𝑝𝑣
rumusan : 𝑍 =
𝑅𝑇
• Dengan 𝑣 adalah volume per mol = 𝑀 𝑣
• Pada gas ideal, nilai 𝑍 = 1 untuk
tekanan yang mendekati nol
lim 𝑍 = 1
𝑝→0
Hubungan p-v-T untuk gas (3)
• Compressibility factor dapat diubah menjadi fungsi dari spesifik volume (v)
yaitu :
𝑝𝑣 𝑅
𝑍= Dengan R merupakan 𝑀 , M adalah massa molar molar gas
𝑅𝑇
• Untuk gas ideal (Z=1) maka : 𝑝𝑣 = 𝑅𝑇
• Sehingga korelasi dengan entalpi untuk gas ideal menjadi :
ℎ 𝑇 = 𝑢 𝑇 + 𝑅𝑇
Energi Dalam, Entalpi dan spesifik heat pada
gas ideal
• Pada slide sebelumnya telah diketahui rumusan dari spesifik heat :
𝑑𝑢 𝑑ℎ
𝑐𝑣 (𝑇) = 𝑐𝑝 (𝑇) =
𝑑𝑇 𝑑𝑇
• Dengan melakukan integrasi dari rumusan spesifik heat tersebut maka
didapatkan :
𝑢2 𝑇2 𝑇2
𝑑𝑢 = 𝑐𝑣 𝑑𝑇 𝑢2 − 𝑢1 = 𝑐𝑣 𝑑𝑇
𝑢1 𝑇1 𝑇1
Energi Dalam, Entalpi dan spesifik heat pada
gas ideal (2)
• Dengan cara yang sama maka akan didapatkan hubungan entalpi (h):
ℎ2 𝑇2 𝑇2
𝑑ℎ = 𝑐𝑣 𝑑𝑇 ℎ2 − ℎ1 = 𝑐𝑝 𝑑𝑇
ℎ1 𝑇1 𝑇1
• Korelasi dari spesifik heat didapatkan dari perasamaan :
𝑑ℎ 𝑑𝑢
= +𝑅
𝑑𝑇 𝑑𝑇
𝑐𝑝 = 𝑐𝑣 + 𝑅
Energi Dalam, Entalpi dan spesifik heat pada
gas ideal (3)
• Untuk gas ideal terdapat ratio spesifik heat (k) yang merupakan fungsi
terhadap temperature (T)
𝑐𝑝 (𝑇)
𝑘= , 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑘 > 1
𝑐𝑣 (𝑇)
• Sehingga :
𝑘𝑅
𝑐𝑝 =
𝑘−1
𝑅
𝑐𝑣 =
𝑘−1
Evaluasi ∆𝑢 𝑑𝑎𝑛 ∆ℎ pada gas ideal
• Dari persamaan sebelum nya :
𝑇2
ℎ2 − ℎ1 = 𝑐𝑝 𝑑𝑇
𝑇1
• Apabila kita menggunakan T1 sebagai Treferensi, dan ketika T=0 nilai h juga
bernilai 0 maka :
𝑇
𝑇
ℎ 𝑇 − ℎ 𝑇𝑟𝑒𝑓 = 𝑐𝑝 𝑑𝑇 ℎ 𝑇 = 𝑐𝑝 𝑑𝑇
𝑇𝑟𝑒𝑓
0
PR 7 no 1
Jawab
PR 7 no 2
Jawab
Laju Alir Massa dan Volume
𝑑𝑚
• Laju alir massa (mass flow rate) ( 𝑑𝑡 = 𝑚) : Banyaknya massa yang mengalir melewati
sebuah area (cross section) tiap satuan waktu
𝑑𝑚𝑐𝑣
= 𝑚𝑖𝑛𝑙𝑒𝑡 − 𝑚𝑜𝑢𝑡𝑙𝑒𝑡
𝑑𝑡
𝐴𝑉
𝑚= 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑚 = 𝜌𝐴𝑉
𝑣
Laju Alir Massa dan Volume (2)
𝑑𝑚𝑐𝑣
• Untuk keadaan steady state ( 𝑑𝑡
= 0)
𝑑𝑚𝑐𝑣
= 𝑚𝑖𝑛𝑙𝑒𝑡 − 𝑚𝑜𝑢𝑡𝑙𝑒𝑡 𝑚𝑖𝑛𝑙𝑒𝑡 = 𝑚𝑜𝑢𝑡𝑙𝑒𝑡
𝑑𝑡
Contoh Soal
Jawab
Contoh Soal
Jawab
Kesetimbangan Laju Energi untuk Control
Volume
• Pada materi sebelumnya, telah di bahas bahwa energi pada suatu sistem
tertutup (control volume) dapat berupa kerja (Work) dan transfer panas (Q)
𝐸 =𝑄 −𝑊
𝑑𝐸𝑐𝑣 𝑉𝑖2 𝑉𝑜2
= 𝑄 − 𝑊 + 𝑚𝑖 𝑢𝑖 + + 𝑔𝑧𝑖 − 𝑚𝑜 𝑢𝑜 + + 𝑔𝑧0
𝑑𝑡 2 2
Laju energi Inlet Laju energi outlet
Kesetimbangan Laju Energi untuk Control
Volume (2)
𝑑𝐸𝑐𝑣 𝑉𝑖2 𝑉𝑜2
= 𝑄 − 𝑊 + 𝑚𝑖 𝑢𝑖 + + 𝑔𝑧𝑖 − 𝑚𝑜 𝑢𝑜 + + 𝑔𝑧0
𝑑𝑡 2 2
𝑊 = 𝑊𝑐𝑣 + 𝑝𝑜 𝐴𝑜 𝑉𝑜 − 𝑝𝑖 𝐴𝑖 𝑉𝑖 𝑊 = 𝑊𝑐𝑣 + 𝑝𝑜 𝑣𝑜 𝑚𝑜 − 𝑝𝑖 𝑣𝑖 𝑚𝑖
𝑑𝐸𝑐𝑣 𝑉𝑖2 𝑉𝑜2
= 𝑄𝑐𝑣 − 𝑊𝑐𝑣 + 𝑚𝑖 𝑝𝑖 𝑣𝑖 + 𝑢𝑖 + + 𝑔𝑧𝑖 − 𝑚𝑜 𝑝𝑜 𝑣𝑜 + 𝑢𝑜 + + 𝑔𝑧0
𝑑𝑡 2 2
Kesetimbangan Laju Energi untuk Control
Volume (2)
𝑑𝐸𝑐𝑣 𝑉𝑖2 𝑉𝑜2
= 𝑄𝑐𝑣 − 𝑊𝑐𝑣 + 𝑚𝑖 𝑝𝑖 𝑣𝑖 + 𝑢𝑖 + + 𝑔𝑧𝑖 − 𝑚𝑜 𝑝𝑜 𝑣𝑜 + 𝑢𝑜 + + 𝑔𝑧0
𝑑𝑡 2 2
Karena entalpi (h) = 𝑢 + 𝑝𝑣 , maka persamaan kesetimbangan laju energi menjadi :
𝑑𝐸𝑐𝑣 𝑉𝑖2 𝑉𝑜2
= 𝑄𝑐𝑣 − 𝑊𝑐𝑣 + 𝑚𝑖 ℎ𝑖 + + 𝑔𝑧𝑖 − 𝑚𝑜 ℎ𝑜 + + 𝑔𝑧0
𝑑𝑡 2 2
Contoh Soal
Jawab
Contoh Soal
Jawab
Contoh Soal
Jawab
Contoh Soal (PR 7 no 1)
Jawab
Contoh Soal