0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan10 halaman

Re-Brand Identity Sambel Nona Khas Sidoarjo: Sebagai Sarana Promosi

Diunggah oleh

DHEA ANANDA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan10 halaman

Re-Brand Identity Sambel Nona Khas Sidoarjo: Sebagai Sarana Promosi

Diunggah oleh

DHEA ANANDA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

DESKOVI : Art and Design Journal ISSN 2655 - 464X online

Volume 4, Nomor 1, Juni 2021, 60-69 ISSN 2654 - 5391 print

RE-BRAND IDENTITY SAMBEL NONA KHAS SIDOARJO


SEBAGAI SARANA PROMOSI
Angga Pradana Putra

Desain Komunikasi Visual, Fakultas Teknik


Universitas Maarif Hasyim Latif, Sidoarjo, Indonesia
e-mail : anggapradanaputra@[Link]

Diterima : 06 April 2021. Disetujui : 5 Mei 2021. Dipublikasikan : 26 Juni 2021


©2021 – DESKOVI Universitas Maarif Hasyim Latif. Ini adalah artikel dengan akses terbuka di
bawah lisensi CC BY 4.0 ([Link]

ABSTRAK

Perancangan ini berjudul Re-Brand Identity Sambel Nona Khas Sidoarjo Sebagai Sarana Promosi. Sambel
Nona merupakan usaha rumahan dibidang kuliner, khususnya sambal yang memproduksi dengan berbagai
macam menu varian sambal. Adapun permasalahan yang dikaji merupakan brand identitas dari produk
Sambel Nona tersebut tidak terciptanya identitas visual yang berkonsep, selain itu permasalahan yang
didapatkan pada produk Sambel Nona merupakan kurangnya pengetahuan dalam mempromosikan produk
itu sendiri. Maka dari itu perancang melakukan rebranding pada produk Sambel Nona, membuat inovasi
dengan cara mendesain ulang dan serta merancang media yang diperlukan untuk mendukung kegiatan
promosi produk dan meningkatkan eksistensinya. Metode yang digunakan pada perancangan ini yaitu
metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer
yang dilakukan meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data sekunder dilakukan
melalui tahapan studi literatur yang sesuai dengan topik perancangan. Analisis data yang diterapkan yaitu
analisis SWOT. Hasil analisis data tersebut dilakukan untuk memahami konsep perancangan dasar desain,
sehingga dapat menghasilkan ide desain baru yang bertujuan bisa meningkatkan efesiensi dan kualitas pada
citra produk saat promosi. Hasil perancangan yang dihasilkan merupakan Orientasi pengembangan ide
dalam perancangan visual re-brand identity yang terdiri atas media utama berupa logo beserta GSM, media
promosi berupa kartu nama, brosur, spanduk, x-banner, poster, label kemasan. Selain itu terdapat media-
media komunikasi visual penunjang seperti nota, neon box, amplop, kop surat dan marchendise.

Kata Kunci: Identitas, Media Promosi, Perancangan, Produk, Re-brand, Sambel Nona.

ABSTRACT

This design is titled Re-Brand Identity Sambel Nona Typical Sidoarjo As a Means of Promotion. Sambel
Nona is a home-based business in the culinary field, especially chili which produces with various kinds of
chili variant menus. The problem studied is the brand identity of the product Sambel Nona The concept of
visual identity is not created, besides the problems encountered in the product Sambel Nona is a lack of
knowledge in promoting the product itself. Therefore the designer rebranding the product Sambel Nona,
make innovations by redesigning and designing the media needed to support product promotion activities
and increase their existence. The method used in this design is a qualitative method, with primary and
secondary data collection techniques. Primary data collection includes observations, interviews and
documentation. Secondary data collection is carried out through the stages of literature study in
accordance with the design topic. Data analysis applied is SWOT analysis. The results of the data analysis
are carried out to understand the basic design concepts of design, so as to produce a new design ideas
aimed at to improving efficiency and quality of the product image during promotion. The resulting design
is an idea development orientation in the design of visual re-brand identity which consists of the main
media in the form of logos along with GSM, promotional media in the form of business cards, brochures,
banners, x-banners, posters, packaging labels. In addition there are supporting visual communication
media such as notes, neon boxes, envelopes, letterhead and marchendise.

Keywords: Identity, Media Promotion, Design, Products, Re-brand, Sambel Non

60
Angga Pradana Putra / DESKOVI, Vol. 4, No.1, Juni 2021, 60-69

PENDAHULUAN dihasilakn hanya menurut target audience yang


menyukai pedas, tanpa ada kejelasan dan pemahaman
Pada era saat ini kehadiran Desain Komunikasi karakter kepada target utama pada pasar, sehingga
Visual sangatlah dibutuhkan di kehadiran hidup kita desain yang dihasilkan cenderung statis.
sehari-hari. Sesuai dengan namanya, Desain Produk Sambel Nona merupakan usaha rumahan
Komunikasi Visual memiliki tujuan untuk dibidang kuliner makanan berupa sambel asli uleg khas
mengkomunikasikan pesan secara visual yang dapat Sidoarjo. Usaha ini didirikan pada tahun 2016 oleh
ditangkap oleh audience dengan tepat dan benar. sepasang kekasih, yang pembuatanya bertempat tinggal
Desain komunikasi visual merupakan bidang ilmu di Sidoarjo. Nama produk Sambel Nona diambil dari
desain yang mempelajari suatu konsep komunikasi, nama pemilik usaha yaitu bernama Winona atau disebut
khususnya komunikasi visual, ungkapan kreatifitas dengan Nona. Dengan produk unggulan produk Sambel
dengan berbagai kekuatan visual, seperti tipografi, Nona khas Sidoarjo ini ialah sambel cumi, sambel teri,
ilustrasi, warna, garis, lay out, dan sebagainya dengan dan sambel pete, menu pesanan bisa dipadukan antara
bantuan teknologi, untuk menyampaikan pesan atau menu satu dengan menu lainya sesuai permintaan
tujuan menjadi lebih efektif, informative dan konsumen. Produk Sambel Nona ini mempunyai
komunikatif saat menciptakan desain (Kusrianto, keunggulan tersendiri yaitu selain mempunyai varian
2007). sambel, namun juga menggunakan bahan-bahan pilihan
Seiring dengan perkembangan industri khususnya tanpa bahan pengawet, sehingga tidak bisa bertahan
di bidang kuliner yang sangat pesat saat ini, membuat lama.
persaingan indusrtri kuliner sangat ketat. Dimana Dengan berjalanya seiring waktu, Sambel Nona usaha
perkembangan industri sangat melesat dipengaruhi rumahan ini ingin mengembangkan usahanya dengan
dengan generasi modern atau bisa disebut dengan berbagai menu tambahan seperti sambel bajak dan
milenial, yang keseharianya tidak bisa dipisahkan dari
macam-macam sambel lainya untuk menunjang
eksistensi dan teknologi. Hampir seluruh perusahan
atau pelaku usaha seperti usaha rumahan ingin kemajuan perusahaan tersebut. Namun tidak cukup
menyasar kaum milenial sebagai target pasar. untuk menanamkan perhatian konsumen dari produk
Khususnya pada industri kuliner makanan, para Sambel Nona. Salah satu diantara faktor untuk
audience lebih mengutamakan pandangan pada desain mempengaruhi niat pembeli adalah visualnya, yang
branding yang menarik dan inovatif, daripada meliputi desain pada brand produk Sambel Nona.
mengutamakan rasa pada makanan maupun minuman Pada artikel (Ernawati, 2019) mengungkapkan
itu sendiri.
bahwasannya Unsur-unsur visual merupakan hal yang
Berbagai pelaku usaha ingin memenangkan
persaingan dalam lingkup pemasaran. Salah satunya dekat dan dapat dilihat oleh indra dan menyampaikan
ialah dengan membuat Design Branding produk yang pesan tertentu melalui visual yang [Link]
menarik, berinovasi, berkualitas dan harga yang sesuai visual Konsumen juga dapat merasakan atau
sehingga dapat mengundang dan mempengaruhi memperhatikanya dengan daya tarik visualnya dalam
konsumen untuk memberikan respon yang positif dan warna, tipografi, bentuk, ilustrasi. Khusunya
dapat mempengaruhi untuk membeli produk yang di pembuatan desain logo baru, pembuatan desain media
pasarkan. Namun sangat di sayangkan untuk saat ini
promosi berbasis media cetak dan media sosial
banyak pelaku usaha tidak begitu memperhatikan pada
branding produknya sendiri dengan menganggap merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan
sederhana. Sedangkan branding merupakan hal penting penjualan produk tersebut ke masyarakat luas.
dalam pemberian identitas atau nama, istilah, tanda Berdasarkan permasalahan yang didapatkan pada
symbol, rancangan atau kombinasi dari keseluruhanya, produk Sambel Nona merupakan tampilan branding
yang dibuat dengan bertujuan untuk mendapatkan logo yang kurang terciptanya identitas visual yang
identitas barang atau suatu produk untuk membedakan berkonsep, yang tidak menggambarkan sifat identitas
dari barang produk pesaing. (Kotler, 2012). alami pada produk dan kurangnya pengetahuan dalam
Industri kuliner salah satunya pemilik usaha mempromosikan produk itu sendiri sehingga pemilik
produk Sambel Nona khas Sidoarjo ini mulai usaha tidak bisa memaksimalkan penjualan. Saat ini
menjajikan sebagai bisnis yang memiliki penghasilan perusahaan usaha rumahan produk Sambel Nona
dan penjualan yang bisa dikatakan sangat mengandalkan penjualanya hanya melalui mulut ke
menguntungkan sebagai salah satu industri kuliner, mulut atau dengan menunggu order datang kembali
namun sangat di sayangkan sampai saat ini pemilik pada pesanan itu sendiri. Maka dari itu, dibutuhkan
usaha tidak begitu memperhatikan dari branding perancangan rebranding pada produk Sambel Nona
produk usahanya tersebut. Branding Sebelumnya khas Sidoarjo sebagai upaya untuk lebih mengenalkan
merupakan tampilan logo yang kurang efektif, lagi ke masyarakat luas, sebagai sarana promosi
sehingga tidak mampu menggambarkan sifat alami menggunakan media cetak dan media sosial upaya
pada desain produk, dikarenakan desain logo yang

61
Angga Pradana Putra / DESKOVI, Vol. 4, No.1, Juni 2021, 60-69

meningkatkan penjualan produk dan memperkenalkan buku yang berkaitan dengan teori khususnya brand
ke masyarakat luas. identity. Sumbernya merupakan buku cetak, buku
elektronik dan artikel. Teori Khususnya yang
METODE PENELITIAN ditelusuri n dalam perancangan kali ini yaitu teori
promosi, rebranding, desain, ilustrasi, tipografi,
Metode yang digunakan pada perancangan ini warna, logo, lay out.
menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan
data yang dilakukan meliputi observasi, wawancara, Analisis Data
dokumentasi dan data sekunder dilakukan melalui Dalam rebranding produk Sambel Nona
tahapan studi literatur. Analisis data yang diterapkan menggunakan pendekatan dengan metode analisis
yaitu analisis SWOT menurut (Syaodih et al., 2009) SWOT. Metode analisis SWOT bertujuan untuk
penelitian kualitatif ditujukan untuk mendeskripsikan mengungkap kelebihan dan kekurangan produk Sambel
dan menggambarkan fenomena yang ada, baik bersifat Nona baik dari segi produk desain, branding, dan
alamiah maupun rekayasa manusia, yang lebih kesempatan untuk menyempurnakan positioning pasar
memperhatikan mengenai karakteristik, kualitas, dalam bisnis, menurut ( et al., 2016).
keterkaitan antar kegiatan. Penelitian ini dimanfaatkan SWOT merupakan akronim dari Strenghts
sebagai pemandu perancangan sesuai dilapangan. (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunities
Teknik pengumpulan data untuk mendapatkan data (peluang), dan Threats (ancaman). Analisis SWOT
yang diperoleh secara langsung dari objek penelitian digunakan untuk menilai kekuatan-kekuatan dan
perorangan, kelompok, maupun organisasi. Sedangkan kelemahan-kelemahan dari sumber daya yang dimiliki
teknik analisa data adalah suatu cara untuk menganalisa serta kesempatan-kesempatan eksternal dan
dari hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya tantangantantangan yang dihadapi termasuk kompetitor
agar data yang diperoleh dapat lebih jelas dan tepat. (Hartono, 2005).

Data Primer Hasil analisis tersebut yang nantinya akan di


Data Primer merupakan data yang dapat diperoleh jadikan acuan dalam strategi kreatif perancangan dari
dengan secara langsung dari narasumber aslinya rebranding produk Sambel Nona untuk mendpatkan ide
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. perancangan visual branding yaitu dengan
Metode pengumpulan data primer melalui beberapa menggunakan analisis SWOT. Berikut adalah
tahap: penjabaran analisis SWOT berdasarkan faktor internal
a. Wawancara, merupakan cara pengumpulan data dan eksternal yang dimiliki produk Sambel Nona:
dengan alur bertanya baik sepihak ataupun pada a. Strenghts, kelebihan dan kekuatan apa yang
kedua belah pihak, namun juga bisa melakukan dimiliki pada produk Sambel Nona tersebut?
Tanya jawab secara langsung dengan pemilik usaha kekuatan yang dimiliki pada produk Sambel Nona
Sambel Nona khas Sidoarjo. ini mempunyai beberapa varian menu dalam produk
b. Observasi, merupakan cara pengumpulan data dan diproduksi menggunakan bahan-bahan pilihan
dengan melakukan pengamatan langsung pada untuk menjaga kualitas produk. Selain itu harga
lapangan sutau objek produk Sambel Nona khas yang ditawarkan juga cukup murah dibandingkan
Sidoarjo itu sendiri. Sehingga mengetahui apa yang dengan menu yang bisa padukan sesuai permintaan
terjadi kekurangan dari produk tersebut. konsumen.
c. Dokumentasi, merupakan salah satu metode b. Weakness, kelemahan dan kekurangan seperti apa
kualitatif dengan cara pengumpulan data melihat yang dimiliki dalam produk Sambel Nona?
atau menganalisa yang diambil dengan foto untuk Kelemahan yang dimiliki dalam produk Sambel
melengkapi data data foto produk. Nona ini tidak adanya persediaan produk,
dikarenakan pemesanan belum setiap hari ada.
Data Sekunder
Selain itu tidak ada media cetak promosi, yang
Data Sekunder merupakan pengumpulan data
dikarenakan kurangnya pengetahuan dalam
yang diperoleh dari sumber teori yang dapat dijadikan
memprmosikan produk. Kekurangan pada brand
landasan penelitian. Data tersebut diantaranya ialah
logo produk Sambel Nona merupakan tampilan
kajian sumber dan landasan teori.
branding yang kurang efektif, sehingga tidak
a. Kajian Sumber, data kajian sumber merupakan
menggambarkan identitas produk.
sumber yang dapat diperoleh melalui sumber
c. Opportunity, keunikan atau peluang seperti apa
referensi khususnya perancangan terdahulu yaitu
yang dipunyai usaha dari produk Sambel Nona
jurnal perancangan rebranding produk. Sebagai
tersebut? peluang yang dapat dilakukan merupakan
langkah upaya peneliti untuk mencari referensi
konsumen bisa menjadi reseller pada produk
perbandingan dan menjadikan inspirasi untuk
Sambel Nona. Selain itu peluang dengan banyaknya
penelitian selanjutnya, sehingga membantu peneliti
orang yang menyukai makanan cepat saji
untuk membuat kerangka pemikiran.
dikarenakan dengan kesibukanya sehari-hari, maka
d. Studi literatur, Studi litratur ini lebih kepada
penjualan tersebut dapat dibuatkan desain media
penelusuran pustaka yang diperoleh dari sumber
promosi berbasis cetak maupun online agar

62
Angga Pradana Putra / DESKOVI, Vol. 4, No.1, Juni 2021, 60-69

penjualan pada produk Sambel Nona tersebut khalayak sasaran, maka perancangan desain dapat
menjadi lebih luas dan efektif. Dengan menentukan melengkapi dari analisis SWOT yang menjadi
khalayak sasaran sehingga dapat menciptakan landasan utama dari penentuan konsep perancangan
desain branding yang lebih menarik dan tepat. rebranding produk Sambel Nona.
d. Threat, ancaman apa yang ada dalam produk
Sambel Nona saat ini? ancaman yang ada dalam Alur Pemikiran Perancangan
produk Sambel Nona tersebut semakin banyak
kompetitor yang memiliki produk sejenis dengan
desain branding yang lebih menarik dan terkonsep,
maka penulis dapat melakukan perancangan ulang
desain branding yang dilakukan dengan hasil data
penelitian.

Proses Perancangan
a. Client Brief
Client Brief merupakan tahapan awal dari proses
perancangan rebranding identity produk Sambel Nona.
Tahapan ini bertujuan untuk mengumpulkan sebanyak
mungkin informasi dari klien yang bersangkutan, yang
dimana infromasi tersebut akan menjadi landasan
perancangan rebranding.
Client brief tidak hanya sebuah wawancara singkat
tentang brand Sambel Nona, namun juga menggali
informasi tentang apa kekurangan dari branding
sebelumnya. Sehingga dari hasil dari final desain akan
sesuai dengan entitas yang diinginkan pada konsumen
produk Sambel Nona.
b. Riset
Setelah mendapatkan hasil dari seputar informasi
branding produk Sambel Nona yang lama, maka
tahapan selanjutnya adalah proses riset. Riset adalah
proses pengumpulan informasi dan pengelompokan Bagan 1. Alur pemikiran perancangan
data penunjang yang berhubungan dengan perusahaan
rumahan pada produk Sambel Nona tersebut. Riset Pada gambar bagan alur peracangan diatas dapat
dilakukan dengan beberapa proses yang meliputi: dijelaskan bahwa proses perancangan rebranding
1. Analisis perusahaan produk Sambel Nona berawal dari menemukan latar
Dalam tahapan ini, perancang meneliti dan untuk belakang masalah, merumuskan masalah, menentukan
mencari tahu tentang usaha rumahan ini yang tujuan, dan selanjutnya mengumpulkan data primer
nantinya akan menjadi sebagai bahan landasan yaitu daari hasil penelitian observasi, wawancara dan
perancangan rebranding produk Sambel Nona. dokumentasi, serta data yang bersumber dari jurnal,
Dalam permasalahan internal maupun eksternal buku dan web. Data yang telah diperoleh tersebut
yang mencakup dari branding Sambel Nona pada dianalisis dengan analisa SWOT untuk menganalisa
kekuatan (strength), kelemahan (weakness), produk untuk mengembangkan suatu ide yang baru dan
kesempatan (oppurtunities) dan ancaman (threat) konsep rumusan berbentuk pertanyaan yang dapat
yang nantinya akan mempermudah untuk digunakan untuk memecahkan suatu masalah, sehingga
memasarkan produk tersebut. redesign pada produk Sambel Nona diharapkan akan
2. Analisis Kompetitor lebih terarah dan tepat sasaran.
Untuk membandingkan kekuatan (strength),
kelemahan (weakness), kesempatan Lokasi Penelitian
(opportunities), dan ancaman (threat) perusahaan Lokasi penelitian kali ini dilakukan di kota
dengan kompetitornya, maka dibutuhkan sebuah Sidoarjo lebih tepatnya Perum. Taman Pondok Legi 4
riset dan analisis kompetitor. Tahapan ini juga Blok F6, RT.06 RW.09, kecamatan Waru, kabupaten
berfungsi untuk menghindarkan persamaan elemen Sidoarjo. Perancang mendapatkan data kepada pemilik
dari identitas produk Sambel Nona dengan yang usaha, sehingga mempermudah untuk mendapatkan
lain. informasi mengenai usaha itu sendiri.
3. Analisis Target Market
Riset dan analisis target market pada usaha rumahan Lingkup Batasan Perancangan
produk Sambel Nona ini dilakukan dengan maksud Ruang lingkup dalam perancangan ini melakukan
untuk mengenal perilaku target market secara tepat. rebranding pada produk Sambel Nona, membuat
Dengan mengenal perilaku target market dan umur inovasi dengan cara mendesain ulang dan serta
merancang media yang diperlukan untuk mendukung

63
Angga Pradana Putra / DESKOVI, Vol. 4, No.1, Juni 2021, 60-69

kegiatan promosi produk dan meningkatkan


eksistensinya.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Pada perancangan “Rebrand Identity Sambel


Nona Khas Sidoarjo Sebagai Sarana Promosi” ini berisi
tentang hasil karya dan penjelasan dari perancangan
rebranding yang menghasilkan logotype, maskot dan
media promosi pada produk Sambel Nona sebagai
bagian dari identitas. Terdapat tahapan yang harus
dilakukan dalam pembuatan desain, agar terciptanya
desain logotype, Maskot dan media promosi yang yang
teroganisir dengan tepat dan benar. Konsep Gambar 1. Logo Lama sambel nona
perancangan rebranding dan media promosi ini
menggunakan teknik yang sudah ditentukan
sebelumya, dengan melalui analisis data yang sudah Brand Positioning
didapat. Sehingga dalam perancangan rebranding Strategi positioning sebagai landasan strategi
produk Sambel Nona ini menghasilkan maskot yang pemasaran di ungkapkan oleh Jack Trout dan Al Ries
berkarakteristik dengan inovasi baru, terbentuknya pada tahun 1970-an dan menjadi dasar yang popular
logotype untuk mempertegas dan memperjelas dari dalam pengembangan strategi kreatif. Gagasan umum
nama produk Sambel Nona pada target audience. positioning adalah menempatkan sebuah produk untuk
mendapatkan posisi yang baik dalam benak konsumen.
Produk Ditawarkan (Suyanto, 2003)
Dengan unggulan menu produk Sambel Nona Positioning merupakan penempatan produk
khas Sidoarjo ini ialah sambel cumi asin, sambel ikan dalam benak pelanggan, yang mencakup kegiatan
teri, sambel udang dan sambel pete, menu pesanan bisa merumuskan penempatan produk dalam persaingan
dipadukan antara menu satu dengan menu lainya sesuai dan menetapkan bauran dari pemasaran. Hasil akhir
permintaan konsumen. Produk Sambel Nona juga dari positioning merupakan keberhasilan dalam
mempunyai keunggulan tersendiri yaitu selain menciptakan fokus dalam benak konsumen, serta
mempunyai varian sambel, namun juga menggunakan alasan yang kuat mengapa konsumen harus membeli
bahan-bahan pilihan tanpa bahan pengawet, sehingga produk. Pada Perancangan rebranding produk Sambel
pemilik usaha ingin menjadikan produk Sambel Nona Nona ini dibuat strategi positioning dalam
ini produk sambel yang berkualitas dan menjadi produk mempromosikan produk Sambel Nona, Strategi
yang lebih dapat dikenal masyarakat. pendekatan yang digunakan merupakan pendeketan
brand image dan pendekatan uniqe selling preposition
Cakupan Penjualan dan Promosi yakni dengan membentuk image dari identitas krakter
Dalam hasil data wawancara pada pemilik usaha, produk Sambel Nona. Positioning ini diharapkan
cakupan penjualan pada produk Sambel Nona saat ini mampu mencapai tujuan periklanan agar konsumen
mendapatkan order dalam kota sidoarjo dan surabaya. lebih mengetahui tentang apa yang ada di benaknya
Penjualan saat ini dilakukan dengan cara mulut ke ketika teringat akan produk Sambel Nona dan tertarik
mulut dan juga melakukan preorder, selain itu pemilik untuk membelinya.
usaha juga memposting di media sosial berupa foto Perancangan rebranding ini dilakukan dengan
produk. melalui proses untuk memperkuat identitas produk
Dengan melakukan penelitian observasi di sosial media pada merek Sambel Nona, agar terlihat berkarakteristik
dan wawancara kepada pemilik usaha rumahan produk dari produk dan perusahaan tersebut. Selain itu
Sambel Nona, dapat diketahui sasaran konsumen yang rebranding ini bertujuan untuk menciptakan branding
menyukai dalam produk sambel khususnya Sambel yang tepat dan efektif. Dengan membangun brand
Nona ini merupakan kalangan remaja milenial berusia image yang baik dari produk Sambel Nona ini melalui
17-28 tahun. positioning dan launching, maka mendapatkan peluang
untuk bersaing dengan kompetitor lainya.
Logo Lama Sambel Nona
Pada logo lama produk Sambel Nona ini terdiri Tageline
dari tipografi yang berwarna putih, visual dari cabai Tagline merupakan logo verbal atau lisan. Tagline
berwarna merah, dan elemen api yang realis. Selain itu berupa kalimat singkat yang biasanya digunakan untuk
warna media yang digunakan pada logo lama ini menarik audience, meciptakan keunikan tersendiri, dan
dominan warna hitam. menimbulkan semangat. Secara sederhana ketika
melihat atau mendengar tagline maka pikiran kita akan

64
Angga Pradana Putra / DESKOVI, Vol. 4, No.1, Juni 2021, 60-69

secara otomatis dibawa ke suatu image identitas adalah makanan pedas. Sebagai penggambaran rasa
perusahaan. khas pedas dari produk tersebut maka perancang akan
Dalam pembuatan tagline menggunakan kata menambahkan elemen seperti ilustrasi api berbentuk
“Pedes Brebet” yang memiliki arti tersendiri. Pedes vektor sehingga dapat memperkuat karakter dan rasa
merupakan kata rasa pedas yang sering ditimbulkan pada produk tersebut. Menggunakan warna yang
oleh cabai, yang disebabkan oleh senyawa capsaicin dinamis kuat untuk menarik target audience, dengan
yang terkandung dalam cabai. Sedangkan Brebet menggunakan warna kuning sebagai warna dasar dari
merupakan kata yang berawal dari kata lain tersendat, produk Sambel Nona dan warna orange sebagai warna
yang artinya pedes brebet merupakan rasa pedas yang pendukung yang nantinya dipadukan dengan warna
tersendat yang susah untuk berbicara ketika menahan kuning yang divisualkan di media promosi.
dan merasakan rasa pedas dari produk Sambel Nona
tersebut. Tagline juga dapat membantu meningkatkan Strategi Kreatif
awareness di market, memperkuat positioning di benak Strategi kreatif pada konsep perancangan
market. Tageline akan digunakan di setiap media rebranding produk Sambel Nona disusun dengan
promosi. tujuan pokok ialah menciptakan suatu desain baru pada
produk tersebut, khususnya pada pembuatan logotype
KONSEP PERANCANGAN dan menciptakan maskot yang berkarakteristik dalam
bentuk ilustrasi jenis kartun vektor atau memiliki
Konsep Desain bentuk dan ciri khas sendiri. Sehingga menghasilkan
Daya sensitifitas setiap perupa sebagai pencipta komposisi yang sederhana dan simple saat
karya dalam merespon situasi lingkungan memiliki memvisualkan logo tersebut ke media dan dapat
perbedaan, yang disampaikan melalui proses kreatif menciptakan media promosi dengan desain branding
dengan bukti wujud berupa karya visual. Karya perupa yang menarik dan baik.
merupakan representasi terhadap dunia di luar perupa
maupun kenyataan yang bersentuhan dengan diri Kriteria Desain
perupa yang menimbulkan tanggapan, sehingga Dalam Perancangan pembuatan logotype dan
lahirlah karya visual maskot pada prdouk Sambel Nona ini ada beberapa
Konsep Perancangan karya merupakan rangkaian kriteria desain yang digunakan untuk pembuatan
perancangan berdasarkan konsep yang telah bagaian dari identitas Sambel Nona tersebut, ialah
ditentukan. Menurut (Ernawati, 2019) Daya sensitifitas menggunakan maskot berkarakter ilustrasi jenis kartun
setiap perupa sebagai pencipta karya dalam merespon vektor yang mempunyai ciri khas pada wajah maskot
situasi lingkungan memiliki perbedaan yang ‘Nona’ merupakan menggambarkan yang mempunyai
disampaikan melalui proses kreatif dengan bukti wujud ekspresi kepedasan, yang dapat divisualkan melalui
berupa karya visual. Pada perancangan ini dibentuk bentuk mata pada maskot yang berkaca-kaca seperti
dengan menggunakan gaya desain milenial untuk menahan rasa pedas. Selain itu untuk memvisualkan
memperkuat identitas dari produk pada merek Sambel emosi dan perasaan rasa dengan kuat dan tepat, maka
Nona khas Sidoarjo. Sehingga konsep kreatif pada ekpresi mulut yang membuka menandakan rasa pedas
perancangan ini dapat diartikan sebagai gagasan dengan didukung adanya bentuk visual keringat
mengenai tujuan dan bentuk suatu rencana yang akan ilustrasi jenis vektor pada dahi maskot. Mempunyai
digunakan secara konsisten pada setiap implementasi karakteristik semangat dan ceria dan mengacungkan
karya. jempol tangan kanan dan kiri melambangkan produk
Sambel Nona ini memiliki rasa pedas yang nikmat.
Peracangan yang dihasilkan merupakan maskot, Didukung dengan studi bentuk visual dari karakter
logotype, media pendukung dan promosi. ini nantinya pemilik usaha ini bertujuan untuk menemukan dan
didesain dengan gaya milineal dengan sasaran kalangan mengetahui dalam karakteristik yang unik pada sifat
remaja. Konsep pada maskot Sambel Nona karakternya, agar dapat menghasilkan elemen-elemen
menggunakan ilustrasi kartun jenis vektor, yang visual yang berkaitan dengan karakter.
nantinya mempunyai bentuk dan ciri khas tersendiri. Pada logotype yang diambil dari tipografi dan
Dalam konsep perancangan desain rebranding tambahan visual dari bahan pokok pada produk Sambel
pada produk Sambel Nona khas Sidoarjo ini tidak akan Nona sebagai pendukung visual, dan layout untuk
merubah nama merek, karena selain sudah melekat di ketepatan pada penggabungan logotype dan maskot
benak konsumen nama itu di ambil dari nama pembuat digunakan untuk di media.
produk dan pemilik usaha tersebut. Penggunaan nama
merek itu akan dijadikan logotype, yang diambil dari ViSUALISASI DESAIN
studi tipografi dan bentuk visual cabai dan tomat.
Selanjutnya dipadukan dengan maskot ilustrasi jenis
kartun vektor sebagai maskot utama Sambel Nona,
yang didesain berupa karakter yang mewakili bentuk
visual dari identitas pemilik usaha produk Sambel Nona
yang mengekspresikan karakter tersebut ke produk

65
Angga Pradana Putra / DESKOVI, Vol. 4, No.1, Juni 2021, 60-69

warna yang digunakan untuk huruf pada Logotype


produk Sambel Nona ialah menggunakan warna putih,
dengan outline berwarna hitam sehingga terlihat
timbul, pada warna putih tersebut memiliki aarti
kejernihan dan kemurnian yang mampu mempengaruhi
orang yang melihatnya. Secara visual selain warna,
bentuk cabai dan tomat pada logotype diberi warna
merah, selain warna keaslian dari bahan pokok, merah
juga mempunyai arti menarik, kekuatan dan
menciptakan arti rasa pedas yang sangat disukai hampir
seluruh masyrakat khusunya di Indonesia. Untuk warna
Gambar 2. Logo Baru hijau membawa arti kesejukan, alami, jiwa muda dan
kemurnian, mengartikan bahan yang digunakan oleh
produk Sambel Nona tersebut ialah alami dan terjamin
Pada bentuk maskot produk Sambel Nona kualitasnya (Sulianta, 2017).
merujuk pada bentuk karakter pemilik dari usaha Logo ini akan diaplikasikan pada berbagai media
rumahan itu sendiri. Maskot karakter dipilih karena promosi, seperti stationery (kartu nama, nota, kop surat,
mampu menciptakan identitas kepribadian dari produk amplop, buku gsm, poster company profile), media
tersebut untuk memberikan kesan yang lebih lama di promosi (kartu nama, Xbanner, spanduk, label
benak audience agar dapat mengingat produk Sambel kemasan, brosur, poster produk, seragam) marcendise
Nona. Didukung dengan studi bentuk visual dari (gantungan kunci, jam dinding, mug keramik, payung,
dokumentasi karakter pemilik usaha ini bertujuan untuk kaos seragam), papan nama (neon box), keperluan
menemukan dan mengetahui dalam karakteristik yang produksi (celemek), poster tugas akhir.
unik pada sifat karakternya, agar dapat menghasilkan
elemen-elemen visual yang berkaitan dengan ciri khas Implementasi Desain
karakter. Maskot yang dibentuk dari studi analisis studi a. Kartu Nama
karakter dari hasil dokumentasi perancang.
Perancangan logotype pada produk Sambel Nona
dianalisis dari bentuk tomat dan cabai, yang menjadi
lebih simbolis yang melambangkan bahan pokok
produk Sambel Nona ialah terbuat dari tomat dan cabai.
Dibuat dengan sederhana agar audience dapat lebih
mudah untuk dikenal dan diingat masyrakat. Pemilihan
jenis huruf disesuaikan dengan karakter jenis huruf Gambar 3. Mockup Kartu Nama
yang sering digunakan, yang didapat berdasarkan
analisa studi dan sifat dari produk tersebut.
Font yang digunakan untuk melengkapi b. Nota
perancangan logotype pada produk Sambel Nona
tersebut ialah menggunakan font Youthome-Regular
yang merupakan jenis font ‘Script dan Cursive’.
Menurut (Rustan, 2017) Font Script dan Cursive
merupakan jenis font yang didesain menyerupai tulisan
tangan, ada yang seperti goresan kuas atau pena
kaligrafi, Script huruf-huruf kecilnya saling
menyambung, sedangkan Cursive tidak. Script maupun
Cursive didesain untuk digunakan dalam teks yang
memadukan huruf besar-kecil, bukan huruf besar
semua. Pada font Youthome-Regular ini memiliki unsur Gambar 4. Mockup Nota
bentuk yang sedikit runcing, maka dari itu font ini
memiliki makna arti tersendiri yang terlihat seperti c. Brosur
membara yang dapat distilasi dari bentuk api dan cabai,
sehingga dapat mewakili dari produk Sambel Nona
yang mempunyai rasa pedas dan membara.
Pada dasarnya warna bukan hanya menciptakan
keindahan, namun warna juga berpengaruh kuat
bahkan dapat menciptakan suasana teduh dan
kekacauan. Maka dari itu warna merupakan unsur dasar
rangsangan kasat mata, yang dapat mempengaruhi
mata manusia hingga menimbulkan dan
membangkitkan emosi pada audience. Pemilihan Gambar 5. Mockup Brosur

66
Angga Pradana Putra / DESKOVI, Vol. 4, No.1, Juni 2021, 60-69

h. Label Kemasan
d. Spanduk

Gambar 6. Spanduk Gambar 10. Label Kemasan

e. XBanner i. Kop Surat

Gambar 7. Mockup XBanner


Gambar 11. Mockup Kop Surat
f. Poster Produk

j. Amplop

Gambar 8. Mockup Poster Produk Gambar 13. Mockup Amplop

g. Neon Box
k. Buku GSM

Gambar 9. Mockup Neon Box


Gambar 14. Mockup Buku GSM

67
Angga Pradana Putra / DESKOVI, Vol. 4, No.1, Juni 2021, 60-69

l. Gantungan Kunci

Gambar 19. Mockup Celemek


Gambar 15. Mockup Gantungan Kunci

q. Seragam
m. Jam Dinding

Gambar 20. Mockup Seragam Kaos

Gambar 16. Mockup Jam Dinding PENUTUP

Setelah melalui proses yang dilakukan dalam


n. Mug Keramik mengerjakan tugas akhir “Perancangan Re-branding
Identity Sambel Nona Khas Sidoarjo Sebagai Sarana
Promosi”, dapat diambil kesimpulan bahwa:
1. Bahwa dalam perancangan rebranding identity
produk Sambel Nona ini dimulai dari mencari data-
data informasi tentang visual branding. Setelah data
data terkumpul dan didapatkan maka perancang
menyusun strategi konsep perancangan pada
produk Sambel Nona serta media promosi yang
Gambar 17. Mockup Mug akan digunakan untuk usaha rumahan tersebut. Dari
konsep perancangan pada produk Sambel Nona
o. Payung terdapat unsur penting, yaitu konsep brand, warna,
dan komponen yang melengkapi. Hal tersebut
diimplementasikan terhadap produk yang akan kita
jual serta dalam penerapan promosi yang sangat
dibutuhkan untuk meningkatkan penjualan, dengan
menggunakan positioning yang benar.
2. Sangatlah penting peranan visual branding yang
bagus, terkonsep serta promosi yang tepat dapat
meningkatkan daya jual produk yang ditawarkan
oleh pemilik usaha kepada konsumen. Dalam hal ini
penulis peancangan rebranding identity produk
Gambar 18. Mockup Payung Sambel Nona sangat memperhatikan segmentasi
pasar terutama saat melakukan positioning
p. Celemek dilakukan dengan teliti supaya brand logo dan
brand awareness dapat melekat dipikiran
masyarakat. Perancangan yang dihasilkan untuk
mendukung perancangan rebranding pada produk
Sambel Nona ini berupa perancangan Maskot,

68
Angga Pradana Putra / DESKOVI, Vol. 4, No.1, Juni 2021, 60-69

logotype, media promosi dan media pendukung Kotler, P. (2012). Marketing management/Philip
lainya seperti merchandise. Kotler, Kevin Lane Keller. Pearson Education
3. Dalam hal promosi sangat diperlukan sekali International.
positioning dikarenakan untuk memperjelas posisi Permadi, B., Nurmalina, R., & Kirbrandoko. (2016).
brand produk tersebut terhadap brand kompetitor Analisis Pengembangan Model Bisnis Kanvas
lainya, membangun persepsi brand dilakukan agar CV Kandura Keramik Bandung. Jurnal Aplikasi
brand dapat merasuk kedalam benak masyarakat. Manajemen.
Sehingga masyarakat mudah untuk mengingat Rustan, S. (2017). Layout Dasar dan Penerapannya. In
brand image dari produk Sambel Nona, dengan Design Grafis.
menjaga konsistensi branding baik melalui sebuah Syaodih, Sukmadinata, & Nana. (2009).
event atau strategi promosi merupakan keberhasilan Pengembangan Kurikulum : Teori dan Praktek.
perancangan visual branding. In Journal of Chemical Information and
Modeling.
Suyanto, M. (2003). Top, Strategi Periklanan pada E-
DAFTAR PUSTAKA Commerce Perusahaan Dunia. PT. Elex Media
Komputindo Kelompok Gramedia, Jakarta.
Ernawati, E. (2019). ANALISIS TANDA PADA
Sulianta, F. (2017). Teknik Perancangan Arsitektur
KARYA DESAIN KOMUNIKASI VISUAL.
Sistem Informasi. In Teknik Perancangan
DESKOVI: Art and Design Journal, 2(1), 27–34.
Arsitektur Sistem Informasi.
Kusrianto, A. (2007). Pengantar Desain Komunikasi
Visual. In Pengantar Desain Komunikasi Visual.

69

Anda mungkin juga menyukai