0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan16 halaman

Penyuluhan Gizi Seimbang untuk Balita

Dokumen tersebut membahas tentang rencana pelaksanaan penyuluhan gizi seimbang di Posyandu. Penyuluhan akan menjelaskan tentang pengertian, jenis zat gizi, dan prinsip gizi seimbang serta bertujuan meningkatkan pengetahuan sasaran tentang gizi seimbang melalui metode ceramah dan diskusi.

Diunggah oleh

kes. anak pkmkuta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan16 halaman

Penyuluhan Gizi Seimbang untuk Balita

Dokumen tersebut membahas tentang rencana pelaksanaan penyuluhan gizi seimbang di Posyandu. Penyuluhan akan menjelaskan tentang pengertian, jenis zat gizi, dan prinsip gizi seimbang serta bertujuan meningkatkan pengetahuan sasaran tentang gizi seimbang melalui metode ceramah dan diskusi.

Diunggah oleh

kes. anak pkmkuta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

GIZI SEIMBANG

Topik : Gizi Seimbang

Sub topik : 1. Pengertian Gizi Seimbang

2. Jenis Zat Gizi

3. Prinsip Gizi Seimbang

4. Pesan Umum Gizi Seimbang

5. Slogan dan Visual

Sasaran : Orang tua balita, kader dan lansia

Tempat : Posyandu Banjar Tuban Pesalakan

Waktu : Pukul :10.00-11.00 (60 menit)

Hari/tanggal pelaksanaan : Rabu , 14 Juni 2017

I. LATAR BELAKANG

Gizi seimbang dapat diartikan sebagai susunan pangan sehari-hari yang mengandung
zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan
prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan mempertahankan
berat badan normal untuk mencegah masalah gizi. Tingkat kesehatan, kecerdasan dan
produktivitas kerja seseorang dipengaruhi oleh keadaan gizi.
Pola makan merupakan perilaku paling penting yang dapat mempengaruhikeadaan
[Link] ini disebabkan karena kuantitas dan kualitas makanan danminuman yang dikonsumsi
akan mempengaruhi tingkat kesehatan individu danmasyarakat. Agar tubuh tetap sehat dan
terhindar dari berbagai penyakit kronisatau penyakit tidak menular (PTM) terkait gizi, maka
pola makan masyarakatperlu ditingkatkan kearah konsumsi gizi [Link] gizi yang
baik dapatmeningkatkan kesehatan individu dan masyarakat. Gizi yang optimal sangatpenting
untuk pertumbuhan normal serta perkembangan fisik dan kecerdasanbayi, anak-anak, serta
seluruh kelompok umur. Gizi yang baik membuat beratbadan normal atau sehat, tubuh tidak
mudah terkena penyakit infeksi,produktivitas kerja meningkat serta terlindung dari penyakit
kronis dan kematiandini.
Di era modern ini banyak permasalahan gizi yang ditemukan dalam masyarakat
diantaranya berkaitan dengan 2 permasalahan inti yaitu kelebihan berat badan atau kelebihan
gizi dan kekurangan gizi yang menimbulkan berbagai penyakit. Prevalensi obesitas
berdasarkan data Riskesdas tahun 2007, 2010 dan 2013 menunjukkan prevalensi pada anak
balita 12,2%, 14% dan 11,9%;usia 6-19 tahun (Riskesdas 2007, 2010) naik dari 5,2% menjadi
5,9% sedangkan permasalah kekurangan gizi di Indonesia ditunjukkan pada prevalensi
berikut : kecenderungan prevalensi kurus (wasting) anak balita dari 13,6% menjadi 13,3%
dan menurun 12,1%. Sedangkankecenderungan prevalensi anak balita pendek (stunting)
sebesar 36,8%, 35,6%,37,2%. Prevalensi gizi kurang (underweight) berturut-turut 18,4%,
17,9% dan19,6%. Prevalensi kurus anak sekolah sampai remaja. Riskesdas 2010 sebesar
28,5% [Kemenkes, 2007, 2010, 2013].
Keseluruhan permasalahan tersebut merupakan ketidakseimbangan keadaan gizi yang
salah satu penyebabnya adalah rendahnya pengetahuan masyarakat terkait dengan gizi,
sehingga perilaku konsumsi pangan yang berlangsung tidak sesuai dengan pesan gizi
seimbang. Hasil penelitian Riskesdas 2010 menyatakan gambaran sebagai [Link]
sayuran dan buah-buahan pada kelompok usia diatas 10 tahun masih rendah, yaitu masing-
masing sebesar 36,7% dan 37,9%, kualitas protein yang dikonsumsi rata-rata perorang
perhari masih rendah karena sebagian besar berasal dari protein nabati seperti serealia dan
kacang-kacangan, konsumsi makanan dan minuman berkadar gula tinggi, garam tinggi dan
lemak tinggi masih cukup tinggi dan konsumsi cairan pada remaja masih rendah.
Untuk mencegah timbulnya masalah gizi tersebut, perlu disosialisasikan pedoman gizi
seimbang kepada masyarakat dengan seluas-luasnyasehingga bisa dijadikan sebagai pedoman
mengatur pola makan, beraktivitas fisik, hidup bersih dan mempertahankan berat badan
normal. Untuk mengoptimalkan penyampaian pesan gizi seimbang kepada masyarakat,
diperlukan KIE yang tepat dan berbasis masyarakat salah satunya yang dapat dilakukan
adalah penyuluhan. Untuk itu dalam SAP ini dirancang sebuah penyuluhan dengan topik
“Gizi Seimbang” yang akan disampaikan pada anak Sekolah Dasar di SDN 3 Tuban.
II. TUJUAN INTRUKSIONAL UMUM

Meningkatkan pengetahuan sasaran tentang Gizi Seimbang

III. TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS

a) Sasaran mengetahui Pengertian Gizi Seimbang

b) Sasaran mengetahui Jenis Zat Gizi

c) Sasaran mengetahui Prinsip Gizi Seimbang

d) Sasaran mengetahui Pesan Gizi Seimbang

e) Sasaran mengetahui Slogan dan Visual Gizi Seimbang

IV. METODE

1. Ceramah

2. Diskusi

V. MEDIA/ALAT PENYULUHAN

1. Leaflet

2. Gambar-gambar

VI. RENCANA PEMBELAJARAN

No Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Penyuluhan METODE WAKTU


(penyuluh) (sasaran)
1 Memberikan salam dan Menjawab salam Tanya 1 menit
memperkenalkan diri jawab
2 Menyampaikan topik Mendengarkan topik yang Ceramah 1 menit
penyuluhan disampaikan
3 Menyampaikan tujuan Mendengarkan tujuan Ceramah 2 menit
penyuluhan penyuluhan yang disampaikan
4 Melakukan apersepsi Menyampaikan pengetahuan Tanya 1 menit
yang dimiliki tentang gizi jawab
seimbangdengan menjawab
pertanyaan
5 Mengevaluasi Menjawab pertanyaan Pre Test 3 menit
pengetahuan awal sasaran
dengan kuesioner Pre Test
5 Menjelaskan Materi Mendengarkan dan Ceramah 12 menit
tentang gizi seimbang memperhatikan materi yang
disampaikan
6 Memberikan kesempatan Mengajukan pertanyaan dan Tanya 4 menit
kepada sasaran untuk mendengarkan jawaban dari jawab
bertanya dan menjawab penyuluh
pertanyaan dari sasaran
7 Merangkum materi yang Mendengarkan dan Ceramah 2 menit
diberikan memperhatikan

Mengevaluasi Menjawab pertanyaan 3 menit


pengetahuan sasaran
setelah diberi penyuluhan
dengan kuesioner Post
Test
8 Mengakhiri penyuluhan Menjawab salam Tanya 1 menit
dan memberi salam jawab
penutup

VII. PENGORGANISASIAN

A. Penyuluh :

B. Asisten :

C. Fasilitator :

D. Observer :

VIII. SETTING TEMPAT


1 2

3
4 4

Keterangan Gambar :
1. Penyuluh
2. Asisten
3. Peserta
4. Fasilitator
5. Observer

IX. RENCANA EVALUASI :

A. Evaluasi Struktur
Rencana kesiapan, SAP, konsultasi dan koordinasi dipersiapkan 2 hari sebelum
kegiatan dan informasi kepengurusan 1 hari sebelum kegiatan.
B. Evaluasi Proses
1. Kegiatan berlangsung tepat waktu
2. Peserta berkonsentrasi penuh.
3. Tempat berlangsungnya kegiatan kondusif
C. Evaluasi hasil
Evaluasi hasil dilakukan dengan memberikan pertanyaan berupa pre test dan post test
dan diharapkan pasien mampu menjawab pertanyaan dengan benar pada soal post test
yang diberikan atau minimal diperoleh hasil yang lebih baik pada penilaian post test
dibandingkan dengan pre test

LAMPIRAN MATERI
GIZI SEIMBANG

A. Pengertian Gizi Seimbang


Gizi seimbang merupakan susunan pangan sehari-hari yang yang mengandung zat gizi
dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan
prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan
mempertahankan berat badan normal untuk mencegah masalah gizi.
B. Jenis Zat Gizi
1. Zat gizi penghasil energi : karbohidrat, lemak dan protein
2. Zat gizi pembangun sel : protein
3. Zat gizi pengatur : vitamin, mineral dan air
C. Prinsip Gizi Seimbang
Prinsip Gizi Seimbang terdiri dari 4 (empat) Pilar yang pada dasarnyamerupakan
rangkaian upaya untuk menyeimbangkan antara zat gizi yang keluardan zat gizi yang masuk
dengan memonitor berat badan secara teratur. Empat pilar tersebut terdiri dari :
1. Mengonsumsi makanan beragam.
Tidak ada satupun jenis makanan yang mengandung semua jenis zat gizi yang
dibutuhkan tubuh untuk menjamin pertumbuhan dan mempertahankan kesehatannya, kecuali
Air Susu Ibu (ASI) untuk bayi baru lahir sampai berusia 6 bulan. Contoh: nasi merupakan
sumber utama kalori, tetapi miskin vitamin dan mineral; sayuran dan buah-buahan pada
umumnyakaya akan vitamin, mineral dan serat, tetapi miskin kalori dan protein;
ikanmerupakan sumber utama protein tetapi sedikit kalori. Yang dimaksudkan
beranekaragam dalam prinsip ini selain keanekaragaman jenis pangan juga termasuk proporsi
makanan yang seimbang, dalam jumlahyang cukup, tidak berlebihan dan dilakukan secara
teratur.
2. Membiasakan perilaku hidup bersih

Perilaku hidup bersih sangat terkait dengan prinsip Gizi Seimbang :Penyakit infeksi
merupakan salah satu faktor penting yangmempengaruhi status gizi seseorang secara
langsung, terutama [Link] yang menderita penyakit infeksi akan mengalami
penurunan nafsumakan sehingga jumlah dan jenis zat gizi yang masuk ke tubuh
[Link] pada keadaan infeksi, tubuh membutuhkan zat gizi yang lebihbanyak
untuk memenuhi peningkatan metabolisme pada orang yang menderitainfeksi terutama
apabila disertai panas. Pada orang yang menderita penyakitdiare, berarti mengalami
kehilangan zat gizi dan cairan secara langsung akanmemperburuk kondisinya. Demikian
pula sebaliknya, seseorang yangmenderita kurang gizi akan mempunyai risiko terkena
penyakit infeksi karenapada keadaan kurang gizi daya tahan tubuh seseorang menurun,
sehinggakuman penyakit lebih mudah masuk dan berkembang. Kedua hal
tersebutmenunjukkan bahwa hubungan kurang gizi dan penyakit infeksi.
3. Melakukan aktivitas fisik.

Aktivitas fisik yang meliputi segala macam kegiatan tubuh termasukolahraga merupakan
salahsatu upaya untuk menyeimbangkan antarapengeluaran dan pemasukan zat gizi
utamanyasumber energi dalam [Link] fisik memerlukan energi. Selain itu, aktivitas
fisik jugamemperlancar sistem metabolisme di dalam tubuh termasuk metabolisme zatgizi.
Oleh karenanya, aktivitas fisik berperan dalam menyeimbangkan zat giziyang keluar dari dan
yang masuk ke dalam tubuh.
4. Mempertahankan dan memantau Berat Badan (BB) normal

Pemantauan BB normal merupakan hal yang harus menjadi bagian dari ‘PolaHidup’
dengan ‘Gizi Seimbang’, sehingga dapat mencegah penyimpangan BBdari BB normal atau
Berat Badan Ideal, dan apabila terjadi penyimpangan dapat segera dilakukanlangkah-langkah
pencegahan dan penanganannya.
D. Pesan Umum Gizi Seimbang
Berikut adalah 10 pesan umum gizi seimbang
1. Syukuri dan nikmati anekaragam makanan
2. Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan
3. Biasakan mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi
4. Biasakan mengonsumsi anekaragam makanan pokok
5. Batasi konsumsi pangan manis, asin dan berlemak
6. Biasakan Sarapan
7. Biasakan minum air putih yang cukup dan aman
8. Biasakan membaca label pada kemasan pangan
9. Cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir
10. Lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan normal

E. Slogan dan Visual


Slogan
Dahulu Indonesia telah memiliki Slogan Gizi yang disebut 4 Sehat 5Sempurna. Susunan
empat kata ini telah teruji selama puluhan tahun mudah diungkap, mudah dipahami dan
mempunyai maknamengonsumsi empat kelompok makanan setiap hari dapat memenuhi
kebutuhan gizi tubuh sehingga turut mewujudkan hidup sehat. Bila dilengkapi dengan
kelompok pangan yang kelima maka pemenuhan kebutuhan gizi dan derajat kesehatan yang
dicapai semakin sempurna. Slogan ini sesuai perkembangan IPTEK dan permasalahan gizi
pada masanya dimana pedoman gizi hanya berdasarkan prinsip keragaman dari lima
kelompok pangan. Perkembangan Iptek gizi menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi lima
kelompok pangan tersebut dalam 4 sehat 5 Sempurna, belum memadai untuk mencapai hidup
sehat dan cerdas. Diperlukan pula air sebagai zat gizi yang jumlahnya jauh lebih banyak dari
kebutuhan pangan sehari-hari. Juga diperlukan kebersihan diri dan keamanan pangan agar
terhindar dari kemungkinan penyakit yang menular melalui makanan. Makan saja tanpa
disertai dengan aktifitas fisik akan menimbulkan kegemukan dan jauh dari kebugaran. Oleh
karena itu penyempurnaan pedoman gizi dari 4 Sehat 5 Sempurna menjadi Gizi Seimbang
perlu disertai dengan pengembangan Slogan Gizi yang baru.
Dengan mempertimbangkan visi pembanguanan gizi jangka panjang adalah untuk
mewujudkan generasi atau bangsa yang sehat, cerdas dan unggul atau mampu bersaing; serta
masukan dari berbagai pihak melalui lomba dan ujicoba hasil lomba slogan Gizi, maka
slogan Gizi Seimbang yang baru adalah, “GIZI SEIMBANG BANGSA SEHAT
BERPRESTASI”.
Dalam Kamus Besar bahasa Indonesia, kata berprestasi berartimempunyai atau meraih suatu
hal atau capaian. Itu artinya Gizi Seimbang menjadi syarat mutlak atau hal penting untuk
mewujudkan generasi atau bangsa yang sehat, cerdas, berprestasi, unggul bersaing sehingga
menjadi perhatian dan disegani bangsa-bangsa lain dalam persahabatan global.
Visual
Visual gizi seimbang adalah bentuk gizi seimbang yangmenggambarkan semua prinsip Gizi
Seimbang yaitu beragam pangan, kebersihan dan keamanan pangan, aktifitas fisik dan
pemantaun berat badan bagi masyarakat di suatu wilayah atau [Link] dua visual gizi
seimbang, yaitu 1) Tumpeng Gizi Seimbang dan 2) Piring Makanku, Porsi Sekali Makan.
Tumpeng gizi Seimbang dimaksudkan sebagai gambaran dan penjelasan sederhana tentang
panduan porsi (ukuran) makanan dan minum serta aktifitas fisik sehari-hari, termasuk cuci
tangan sebelum dan sesudah makan serta memantau berat badan. Tumpeng Gizi Seimbang
yang baru ini merupakan penyempurnaan dari tumpeng Gizi Seimbang yang sebelumnya,
setelah mendapat masukan dari berbagai pihak termasuk ujicoba lapangan kepada petugas
kesehatan dan non kesehatan ditingkatkecamatan dan para kader dan peserta [Link]
Tumpeng Gizi Seimbang (TGS) ada empat lapis berurutan dari bawah ke atas, dan semakin
ke atas semakin kecil. Empat lapis artinya Gizi Seimbang didasarkan pada prinsip 4 pilar
yaitu beragam pangan, aktifitas fisik, kebersihan diri dan lingkungan, dan pemantaun berat
badan. Semakin ke atas ukuran tumpeng semakin kecil berarti pangan pada lapis paling atas
yaitu gula,
garam dan lemak dibutuhkan sedikit sekali atau perlu dibatasi. Pada setiap kelompok pangan
dituliskan berapa jumlah porsi setiap kelompok pangan yang dianjurkan. Misalnya pada
kelompok sayuran tertulis 3-4 porsi sehari, artinya sayuran dianjurkan dikonsumsi oleh
remaja atau dewasa sejumlah 3-4 mangkuk sehari. Satu mangkuk sayuran beratnya sekitar 75
gram, sehingga perlu makan sayur sekitar 300 gram sehari. Sebelah kanan tumpeng ada tanda
tambah (+) diikuti dengan visual segelas air putih dan tulisan 8 gelas. Ini artinya dalam sehari
setiap orang remaja atau dewasa dianjurkan untuk minum air putih sekitar 8 gelas sehari.
Selain makanan dan minuman dalam visual TGS ini juga ada pesan cuci tangan sebelum dan
sesudah makan yang divisualkan oleh gambar cuci tangan menggunakan air mengalir; juga
berbagai siluet aktifitas fisik (termasuk olahraga), dan kegiatan menimbang berat badan.
Kegiatan fisik dianjurkan untuk dilakukan paling tidak tiga kali seminggu dan memantau
berat badan setiap bulan.
PIRING MAKANKU: SAJIAN SEKALI MAKAN, dimaksudkan sebagaipanduan
yang menunjukkan sajian makanan dan minuman pada setiap kali makan (misal sarapan,
makan siang dan makan malam). Visual Piring Makanku ini menggambarkan anjuran makan
sehat dimana separoh (50%) dari total jumlahmakanan setiap kali makan adalah sayur dan
buah, dan separoh (50%) lagi adalah makanan pokok dan lauk-pauk. Piring Makanku juga
menganjurkan makan bahwa porsi sayuran harus lebih banyak dari porsi buah, dan porsi
makanan pokok lebih banyak dari porsi lauk-pauk. Piring makanku juga menganjurkan perlu
minum setiap kali makan, bisa sebelum, ketika atau setelah makan. Meskipun gambar gelas
hanya satu buah dalam visual ini, tidak berarti bahwa minum dalam satu kali makan hanya
satu gelas, bisa saja disesuaikan dengan kebutuhan, misalnya segelas sebelum makan dan
segelas lagi setelah makan. Makan dan minum tidak ada artinya bila tidak bersih dan aman
termasuk tangan dan peralatan makan. Oleh karena itu sejalan dengan prinsip gizi seimbang
makan dalam visual Piring Makanku juga dianjurkan untuk cuci tangan sebelum dan sesudah
makan. Karena Piring Makanku adalah panduan setiap kali makan , maka tidak diperlukan
anjuran aktivitas fisik dan pemantauan berat badan. Kedua hal ini cukup divisualkan pada
gambar Tumpeng Gizi Seimbang.
DAFTAR PUSTAKA

Almatsier, S., 2010. Penuntun Diet Edisi Baru. In: s.l.:PT Gramedia Pustaka Utama.

Izwardy, D. et al., 2014. Pedoman Gizi Seimbang. 2 ed. Jakarta: Direktur Bina Gizi dan KIA
Kemenkes RI.
SOAL PRE TEST
PENYULUHAN GIZI SEIMBANG

Nama :..........................................
Alamat :..........................................
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan memberi tanda (X) pada jawaban yang dianggap paling
tepat!
1. Apa yang dimaksud dengan gizi seimbang ?
a. Susunan pangan sehari-hari yang yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang
sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan,
aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan mempertahankan berat badan normal
b. Susunan pangan sehari-hari yang yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang
sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan
c. Makanan yang dimakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
d. Makan buah dan sayur
e. Makanan 4 sehat 5 sempurna
2. Berikut ini adalah jenis zat gizi, kecuali....
a. Zat gizi penghasil energi : karbohidrat
b. Zat gizi pembangun sel : protein
c. Zat gizi pengatur : vitamin, mineral dan air
d. Zat gizi penghasil energi : karbohidrat, lemak dan protein
e. Zat gizi pembangun sel : vitamin
3. Prinsip Gizi Seimbang terdiri dari 4 (empat) Pilar. Empat pilar tersebut adalah sebagai berikut,
kecuali :
a. Mengonsumsi makanan beragam
b. Mengonsumsi sarapan sehat
c. Membiasakan perilaku hidup bersih
d. Melakukan aktivitas fisik
e. Mempertahankan dan memantau Berat Badan (BB) normal
4. Slogan gizi seimbang yang saat ini digunakan di Indonesia adalah
a. Mengonsumsi makanan beragam
b. Gizi seimbang bangsa sehat berprestasi
c. Membiasakan perilaku hidup bersih
d. Gunakan garam beryodium
e. 4 sehat 5 sempurna
5. Pesan gizi seimbang yang digunakan saat ini berjumlah. . . .
a. 5
b. 6
c. 8
d. 9
e. 10
SOAL POST TEST
PENYULUHAN GIZI SEIMBANG

Nama :..........................................
Alamat :..........................................
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan memberi tanda (X) pada jawaban yang dianggap paling
tepat!
1. Apa yang dimaksud dengan gizi seimbang ?
a. Susunan pangan sehari-hari yang yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang
sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan,
aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan mempertahankan berat badan normal
b. Susunan pangan sehari-hari yang yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang
sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan
c. Makanan yang dimakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
d. Makan buah dan sayur
e. Makanan 4 sehat 5 sempurna
2. Berikut ini adalah jenis zat gizi, kecuali....
a. Zat gizi penghasil energi : karbohidrat
b. Zat gizi pembangun sel : protein
c. Zat gizi pengatur : vitamin, mineral dan air
d. Zat gizi penghasil energi : karbohidrat, lemak dan protein
e. Zat gizi pembangun sel : vitamin
3. Prinsip Gizi Seimbang terdiri dari 4 (empat) Pilar. Empat pilar tersebut adalah sebagai berikut,
kecuali :
a. Mengonsumsi makanan beragam
b. Mengonsumsi sarapan sehat
c. Membiasakan perilaku hidup bersih
d. Melakukan aktivitas fisik
e. Mempertahankan dan memantau Berat Badan (BB) normal
4. Slogan gizi seimbang yang saat ini digunakan di Indonesia adalah
a. Mengonsumsi makanan beragam
b. Gizi seimbang bangsa sehat berprestasi
c. Membiasakan perilaku hidup bersih
d. Gunakan garam beryodium
e. 4 sehat 5 sempurna
5. Pesan gizi seimbang yang digunakan saat ini berjumlah. . . .
a. 5
b. 6
c. 8
d. 9
e. 10
DAFTAR HADIR PESERTA PEYULUHAN

Hari/Tanggal : .................................................
Topik : .................................................

No Nama Peserta Alamat Tanda


Tangan
Hari/Tanggal : .................................................
Topik : .................................................

No Nama Peserta Alamat Umur Pekerjaan Tanda


Tangan
DAFTAR HADIR PESERTA PEYULUHAN GIZI

Hari/Tanggal : .................................................
Topik : .................................................

No Nama Peserta Alamat Umur Pekerjaan Tanda


Tangan
DAFTAR HADIR PESERTA PEYULUHAN GIZI

Hari/Tanggal : .................................................
Topik : .................................................

No Nama Peserta Alamat Umur Pekerjaan Tanda


Tangan

Anda mungkin juga menyukai