Safety Climate
BOGOR, [Link] - Diduga mengantuk, pemuda bernama Supandi meninggal dunia
setelah terjatuh ke mesin pemotong ayam di wilayah Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung,
Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi saat korban sedang bekerja di tempat
pemotongan ayam sekira pukul 17.00 WIB, Senin 27 Januari 2020.
Ketika itu korban yang sedang memotong ayam diduga mengantuk sehingga tubuhnya
terjatuh ke depan meja tepat di mesin pemotong. Akibatnya, bagian dada kiri korban
mengalami luka parah.
"Kecelakaan kerja. Informasinya korban ngantuk, jatuh ke meja depannya," kata Kapolsek
Parung Kompol Puji Astono saat dikonfirmasi pada Selasa (28/1/2020).
Puji menyebut korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan.
Namun, korban meninggal dunia karena lukanya cukup parah di bagian dada, yakni tersayat
mata pisau mesin. "(Korban) meninggal dunia di rumah sakit," tutur Puji.
● 11 KOMPONEN INTI SAFETY CLIMATE MENURUT DOMINIC COOPER
1. KOMITMEN MANAJEMEN
- Manajemen rumah potong ayam berkomitmen untuk menyediakan
lingkungan kerja yang aman yaitu seperti berupa penyediaan APD.
- Mempertahankan standar kinerja
- Tidak tutup mata thd unsafe action dan unsafe condition pada seluruh aktivitas
kerja di tempat kerja
2. TINDAKAN MANAJEMEN
- Tiindakan manajemen untuk memilih SPV yang kompeten/efektif dalam
pengawasan pekerja rumah potong ayam untuk mempengaruhi keselamatan
pekerja rumah potong ayam, pekerja mengerti tanggung jawab keselamatan,
dan pekerja rumah potong ayam mengikuti aturan keselamatan dan prosedur.
- Bersikap ramah, tersedia, dan terbuka
- Membuat tenaga kerja mengikuti aturan dan prosedur dengan support yg
konsisten
- Memastikan kesejahteraan tenaga kerja
3. KOMITMEN PRIBADI UNTUK KESELAMATAN
- Perushaan harus memiliki budaya keselamatan yang kuat dan jelas sehingga
komitmen keselamatan pribadi lebih tinggi. Berpartisipasi dalam program K3
yg dicanangkan perusahaan
- Membantu melatih pekerja lain dlm pengenalan bahaya dan memberi
pengenalan bahwa tempat kerja yg aman adalah hak dan kewajiban setiap
pekerja
- Berpartisipasi dlm mengembangkan dan menyajikan JSA
- Berpartisipasi dalam inspeksi keamanan dan investigasi insiden
4. TINGKAT RESIKO PERSEPSI
- SPV harus membuat presepsi sumber informasi bahaya dengan melibatkan
presepsi pekerja tentang bahaya galangan kapal itu sendiri dan agar pekerja
tidak merasa diremehkan oleh manajemen untuk penilaian resiko itu sendiri.
5. PENGARUH KECEPATAN KERJA YANG DIPERLUKAN
- Manajemen harus mempertimbangkan tingkat produksi pada setiap pekerja
dalam satu hari kerja dalam kemampuan kecepatan setiap pekerja dengan
tidak melupakan faktor keselamatan pekerja dan malah bisa meningkatkan
biaya jika terjadinya kecelakakaan pada pekerja rumah potong ayam
6. KEYAKINAN TENTANG PENYEBAB KECELAKAAN
- Pekerja pemotongan ayam harus memiliki area yang di lindungi oleh barrier
agar pekerja yang tidak berkepentingan tidak dapat masuk dalam area
pemotongan.\
7. PENGARUH STREES YANG DISEBABKAN OLEH PEKERJAAN
- Pekerjaan rumah potong ayam baik overload dan unverload dapat
menyebabkan gangguan mental atau stress, dan pengaruh ke fokus pekerja
sehingga dapat menyebabkan kecelakaan.
8. EFEKTIVITAS KOMUNIKASI KESELAMATAN DALAM ORGANISASI
- Meningkatkan sistem komunikasi keselamatan yang baik secara dua arah
melalui komunikasi formal dan informal seluruh organisasi Berkomunikasi
dengan para pekerja setiap hari pada berbagai masalah yang ada pada
perusahaan
- Mengkomunikasikan dengan Safety Policy yang efektif.
9. EFEKTIVITAS PROSEDUR DARURAT
- Pekerja harus memahami dengan cermat tentang respon jika terjadi keadaan
darurat di area pemotongan.
- Pekerja harus diperkuat dengan praktik dan latihan untuk membantu
menyoroti kekuragan potensial.
- Jika keadan fisik mesin pemotongan ayam memburuk/darurat, rencana
darurat mungkin perlu dimodifikasi.
- Pelatihan pemadaman kebakaran
- Meningkatkan respon tim
- Membuat tim tanggap darurat
10. PENTINGNYA SAFETY TRAINNING
- Pelatihan pekerja pemotong karet berupa pelatihan bahaya pekerja dengan
resiko tinggi dan pelatihan pentingnya penggunaan APD yang sesuai standart
, atau pelatihan yang relevan dengan sesuai pekerjaan pemotongan ayam
11. STATUS ORANG-ORANG KESELAMATAN DAN
KOMITE KESELAMATAN DALAM ORGANISASI
- Peran perwakilan keselamatan atau SPV yang dapat membantu perusahaan
dalam pengembangan dan pemantauan hubungan komunikasi antara
manajemen mengani hal-hal kebijakan keselamatan perushaan.
Nama : Muhammad Rinaldi A P
NRP : 0517040021