0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
65 tayangan87 halaman

Pengaruh TikTok pada Prestasi Siswa MA

Skripsi ini membahas pengaruh penggunaan aplikasi Tik Tok terhadap prestasi belajar siswa kelas XI MA Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh antara penggunaan Tik Tok dan prestasi belajar siswa, serta besarnya pengaruh tersebut menggunakan metode kuantitatif. Hasilnya menunjukkan penggunaan Tik Tok berpengaruh signifikan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
65 tayangan87 halaman

Pengaruh TikTok pada Prestasi Siswa MA

Skripsi ini membahas pengaruh penggunaan aplikasi Tik Tok terhadap prestasi belajar siswa kelas XI MA Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh antara penggunaan Tik Tok dan prestasi belajar siswa, serta besarnya pengaruh tersebut menggunakan metode kuantitatif. Hasilnya menunjukkan penggunaan Tik Tok berpengaruh signifikan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGARUH APLIKASI TIK TOK

TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI KELAS XI MA


SALAFIYAH MERAKURAK KABUPATEN TUBAN
TAHUN PELAJARAN 2021/2022

SKRIPSI

MUHAMMAD MIFTAQUL ULLA

NIM : 182501084

INSTITUT AGAMA ISLAM NAHDLATUL ULAMA (IAINU) TUBAN


FAKULTAS TARBIYAH
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU AGAMA ISLAM
2022
PENGARUH APLIKASI TIK TOK
TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI KELAS XI MA
SALAFIYAH MERAKURAK KABUPATEN TUBAN
TAHUN PELAJARAN 2021/2022

SKRIPSI

Diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh gelar Sarjana

Pendidikan Agama Islam pada Institut Agama Islam Nahdlotul Ulama (IAINU)

Tuban Tahun Akademik 2021/2022

Muhammad Miftaqul Ulla

NIM : 182501084

INSTITUT AGAMA ISLAM NAHDLATUL ULAMA (IAINU) TUBAN


FAKULTAS TARBIYAH
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU AGAMA ISLAM
2022
Nota : Persetujuan Tuban, 28 April 2022
i
Lampiran : 2 Eksemplar Skripsi
Hal : Bimbingan Skripsi Yth. Dekan Fakultas Tarbiyah IAINU
Tuban
di Tempat

Assalamu’alaikum [Link].
Setelah diadakan pemeriksaan, penelitian dan perbaikan seperlunya, maka
saya berpendapat bahwa naskah skripsi saudari :
Nama : MUHAMMAD MIFTAQUL ULLA
NIM : 182501084
Tempat : Kampus IAINU Tuban Jl. Manunggal 10-12 Tuban
Hari/Tanggal : Sabtu, 28 Mei 2022
Judul : PENGARUH APLIKASI TIK TOK TERHADAP
PRESTASI BELAJAR SISWA DI KELAS XI MA
SALAFIYAH MERAKURAK KABUPATEN TUBAN
TAHUN PELAJARAN 2021/2022
Telah dapat diajukan sebagai salah syarat menempuh ujian untuk
memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Institut
Agama Islam Nahdlotul Ulama (IAINU) Tuban.
Demikian surat persetujuan ini dibuat dan untuk dipergunakan
sebagaimana mestinya.
Wassalamu’alaikum [Link].

Dosen Pembimbing

Dian Rustyawati, S.T., [Link].


NIY. 2504240966

ii
LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI

Dewan Penguji Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas


Tarbiyah Institut Agama Islam Nahdlotul Ulama ( IAINU) Tuban telah
mengesahkan skripsi Saudari :
Nama : MUHAMMAD MIFTAQUL ULLA
NIM : 182501084
Tempat : Kampus IAINU Tuban Jl. Manunggal 10-12 Tuban
Hari/Tanggal : Sabtu, 14 September 2022
Judul : PENGARUH APLIKASI TIK TOK TERHADAP
PRESTASI BELAJAR SISWA DI KELAS XI MA
SALAFIYAH MERAKURAK KABUPATEN TUBAN
TAHUN PELAJARAN 2021/2022
Telah memenuhi ketentuan sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana
Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Nahdlotul
Ulama ( IAINU) Tuban.

PENGUJI NAMA TANDA TANGAN

PENGUJI 1 Muslimin, [Link].

PENGUJI 2 Inaratul A’yun, S.E.I, M.E.

Tuban, 14 September 2022


Mengesahkan
Dekan Fakultas Tarbiyah

Agus Fathoni Prasetyo, [Link].

iii
MOTTO

“Janganlah Bersedih, Sungguh Allah Selalu Bersama Kita”


(Q.S At Taubah:40)

iv
PERSEMBAHAN

Alhamdulilah penulisan skripsi ini dapat selesai sesuai batas waktu yang telah

ditentukan. Penulisan skripsi ini Penulis persembahkan kepada:

1. Allah SWT, sebagai rasa syukur yang tak henti-hentinya atas segala
nikmat, petunjuk dan kelancaran yang diberikan olehNya. Sehingga saya
dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik.
2. Kedua orang tua dan keluarga besar saya tercinta yang selalu memberi
Do’a dan dukungan dalam bentuk motivasi, semangat, materi dan lain-
lain.
3. Diri saya sendiri yang sudah merawat diri dan berusaha semaksimal
mungkin untuk menyelesaikan skripsi ini
4. Sahabat saya semua yang dengan senang hati menyemangati saya sehingga
proses mengerjakan skripsi berjalan dengan lancar serta sahabat-sahabatku
yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.
5. Teman-teman seperjuangan di prodi PAI khususnya kelas akselerasi F
angkatan 2018 IAINU Tuban, yang sangat berharga keberadaan mereka
bagi peneliti, menjadi tempat belajar, tempat saling berbagi pengalaman
hidup sehingga memunculkan banyak inspirasi.
6. Untuk seseorang spesial yaitu Lailatul Qomariyah, Terimakasih sudah
menjadi penyemangat tersendiri ketika rasa malas dan penat datang.

v
ABSTRAK
Ulla, Miftaqul. 2022. Pengaruh Aplikasi Tik Tok Terhadap Prestasi Belajar
Siswa Di Kelas Xi Ma Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran
2021/2022. Skripsi Proram Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah
Institut Agama Islam Nahdlotul Ulama (IAINU) Tuban.
Pembimbing: Dian Rustyawati, S.T., [Link].
Kata Kunci : Pengaruh Aplikasi Tik Tok, Prestasi Belajar Siswa
Skirpsi ini berjudul Pengaruh Aplikasi Tik Tok terhadap Prestasi Belajar Siswa
Kelas XI MA Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban. Setiap teknologi baru apapun
bentuknya pasti mempunyai dampak positif dan dampak negatif. Begitu juga dengan
aplikasi tik tok. Bagi pelajar, Tik Tok cenderung lebih memberikan dampak negatif.
Dampak negatif Tik Tok bagi pelajar yang paling sering terjadi adalah timbulnya
kemalasan belajar yang berujung pada penurunan prestasi belajar.
Pada penelitian ini peneliti menyimpulkan permasalahan yang harus diselesaikan
yaitu adakah pengaruh antara penggunaan media sosial Tik Tok terhadap prestasi belajar
siswa kelas XI MA Salafiyah Merakurak Tuban TP. 2021/2022 dan seberapa besar
pengaruh penggunaan media sosial Tik Tok terhadap prestasi belajar kelas XI di MA
Salafiyah Merakurak Tuban TP. 2021/2022. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh antara penggunaan media sosial Tik Tok terhadap prestasi belajar
siswa di kelas XI MA Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban.
Dengan pendekatan yang digunakan oleh peneliti adalah kuantitatif dan metode
survei dengan cara menyebarkan kuesioner, yang populasinya berjumlah 30 orang,
sementara sampelnya 30 orang karena kurang dari 100, sehingga menggunakan teknik
pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Dalam penelitian ini peneliti
menggunakan bantuan murni program statistik SPSS versi 20.
Dari hasil pengolahan data menggunakan SPSS 20 diperoleh hasil Regresi Linear
Sederhana antara variabel X dan Y dengan t = 6,992 nilai signifikan sebesar = 0,000
dengan taraf signifikannya 0,05 atau 5%. Artinya ada pengaruh yang signifikan antara
variabel X dan Y. Selanjutnya hasil besarnya hubungan antara variabel X dan Y diperoleh
nilai R square 0,256 (25,6%) hal ini menunjukkan Pengaruh Tik Tok memiliki pengaruh
sebesar 25,6% terhadap Prestasi Belajar siswa Kelas XI MA Salafiyah Merakurak
Kabupaten Tuban. Dari hasil penelitian juga didapat, 50% siswa mengakses Tik Tok saat
jam pelajaran. Ada beberapa pendapat diantara siswa Kelas XI MA Salafiyah Merakurak
Kabupaten Tuban. Bahwa memiliki akun Tik Tok adalah suatu keharusan dan sangatlah
penting dalam kehidupan mereka sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain diluar dari
penelitian ini..

vi
KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat

limpahan rahmat dan karunia-Nyalah penulis dapat menyelesaikan skripsi yang

berjudul “Pengaruh Aplikasi Tik Tok Terhadap Prestasi Belajar Siswa Di Kelas

XI MA Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2021/2022”.

Dalam skripsi ini dibahas mengenai adanya pengaruh aplikasi tik tok terhadap

prestasi belajar siswa. Adapun maksud dan tujuan dari penulisan ini adalah

sebagai salah syarat menempuh ujian untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan

Agama Islam Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Nahdlotul Ulama (IAINU)

Tuban.

Mengingat keterbatasan pengetahuan dan pengalaman peneliti, sehingga

dalam pembuatan skripsi ini tidak sedikit bantuan, petunjuk serta saran-saran dari

berbagai pihak, oleh karena itu dengan kerendahan hati dan rasa hormat peneliti

mengucapkan terimahkasih yang tak terhingga kepada:

1. Rektor Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban Bapak H.

Akhmad Zaini, [Link]., [Link].

2. Dekan fakultas tarbiyah Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU)

Tuban. bapak Agus Fathoni Prasetyo, [Link]

3. Ka. Prodi PAI Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban

Bapak Muslimin, [Link].

4. Dosen pembimbing skripsi Ibu Dian Rustyawati, S.T., [Link].

5. Seluruh Bapak dan Ibu dosen IAINU Tuban yang telah memberikan ilmu

yang sangat berharga dan bermanfaat bagi peneliti.


vii
6. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah

membantu dalam penyusunan skripsi ini.

Peneliti hanya dapat mendoakan mereka yang telah membantu dalam

sengaja hal yang berkaitan dengan pembuatan skripsi ini. Semoga Allah SWT

memberikan rahmat dan balasan yang senilai. Selain itu, kritik dan saran

senantiasa peneliti harapkan demi perbaikan skripsi ini. Akhirnya peneliti

berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi saya pada khususnya dan pembaca

pada umumnya.

Tuban, 8 September 2022


Penulis

MUHAMMAD MIFTAQUL ULLA

viii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL...........................................................................................i
LEMBAR PERSETUJUAN................................................................................ii
LEMBAR PENGESAHAN.................................................................................iii
MOTTO...............................................................................................................iv
LEMBAR PERSEMBAHAN..............................................................................v
ABSTRAK...........................................................................................................vi
KATA PENGANTAR.........................................................................................vii
DAFTAR ISI.......................................................................................................ix
DAFTAR TABEL...............................................................................................xi
DAFTAR GAMBAR...........................................................................................xii
DAFTAR LAMPIRAN.......................................................................................xiii

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang......................................................................1
1.2 Rumusan Masalah.................................................................5
1.3 Tujuan Penelitian..................................................................5
1.4 Hipotesis Penelitian..............................................................6
1.5 Manfaat Penelitian................................................................6
1.6 Ruang Lingkup dan Batasan Penelitian................................7
1.7 Penjelasa Istilah....................................................................8

BAB II KAJIAN PUSTAKA


2.1 Teori-Teori yang Relevan...................................................10
2.1.1 Pengertian Media Sosial...................................................11
2.1.2 Dakpak Positif Dan Negatif Media Sosial........................12
2.1.3 Indikator Media Sosial......................................................15
2.1.4 Aplikasi Tik Tok................................................................15
2.1.5 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Aplikasi Tik Tok.....17
2.1.6 Prestasi Belajar.................................................................20
2.2 Penelitian yang Relevan......................................................24

BAB III METODE PENELITIAN


3.1 Rancangan Penelitian..........................................................26
3.2 Populasi Penelitian..............................................................28
3.2.1 Populasi............................................................................28

ix
3.3 Instrumen Penelitian............................................................28
3.4 Prosedur Pengumpulan Data...............................................29
3.5 Analisis Data........................................................................32

BAB IV HASIL PENELITIAN


4.1 Hasil Penelitian.............................................................36
4.1.1 Penyajian Data...............................................................39
4.1.2 Hasil Uji Hipotesis.........................................................44
4.2 Pembahasan...................................................................48

BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan..........................................................................51
5.2 Saran-saran..........................................................................62

REFRENSI...........................................................................................................54

x
DAFTAR TABEL

Tabel

Halaman
1.1 Tabel Waktu Penelitan...................................................................................31

1.2 Data Siswa Yang Menjadi Responden..........................................................37

2.1 Data Angket Penggunaan Aplikasi Tik Tok..................................................38

2.2 Data Hasil Rekapan Angket..........................................................................39

3.1 Distribusi Frekuensi Skor penggunaan aplikasi Tik Tok..............................41

3.2 Hasil Uji Validitas Variabel Pengaruh Tik Tok (X).......................................42

4.1 Hasil Uji Reabilitas........................................................................................43

4.2 Hasil Uji Normalitas......................................................................................44

4.3 Hasil Hitung Nilai t menggunakan SPSS......................................................45

4.4 Hasil Hitung Regresi Linier Sederhana.........................................................46

4.5 Hasil Uji Korelasi..........................................................................................47

xi
DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman
1.1 Grafik histogram penggunaan aplikasi tik tok...............................................41

xii
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman
1. Surat izin penelitian...................................................................................65
2. Daftar Nama Responden............................................................................66
3. Koesioner/angket.......................................................................................67
4. Uji validitas instrumen angket...................................................................69
5. Hasil perhitungan angket variabel X.........................................................70
6. Hasil perhitungan prestasi belajar siswa variabel Y ................................71
7. Hasil observasi ..........................................................................................72
8. Riwayat Hidup...........................................................................................77

xiii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Globalisasi ialah proses integrasi internasional yang terjadi kaena

pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan,

sehingga dapat diartikan juga sebagai proses yang menghasilkan dunia tunggal

(Fahra S, Sukma H, & Dwi A, 2021, hal. 32).

Pada tahun 2022 ini, dunia telah mengalami perubahan-perubahan yang

luar biasa, yang mana era tersebut sering disebut dengan era globalisai. Sedangkan

apa itu Globalisasi? Istilah “Globalisasi” diambil dari kata globalize yang merujuk

pada kemunculan jaringan system sosial dan ekonomi berskala

Internasional(Eksiklopedia Bebas, 2022).

Dampak atau bahaya besar dari Globalisasi adalah adanya teknologi yang

kian semakin canggih, seakan-akan dunia berada di genggaman kita. Contohnya

adanya internet. Internet ini digunakan untuk menghubungkan satu media

elektroni dengan media elektronik yang lain dengan tepat dan cepat. Media

elektronik tersebut salah satunya adalah hp (Handphone), sehingga dengan

handphone tersebut segala sesuatu yang kita butuhkan dengan mudah didapat.

Perkembangan era globalisasi ini terus-menerus mengalami inovasi-

inovasi teknologi terbaru. Dengan begitu banyak juga media sosial atau aplikasi-

aplikasi yang bermunculan dengan fungsi yang berbeda-beda, yang membuat para

masyarat sekarang ingin mencoba untuk menggunakannya.

Menurut the Oxford English Dictionary “Media Sosial baru mulai

diperbincankan pada tahun 1920-an, kemudian berlanjut pada tahun 1950-an

1
2

orang-orang ramai berbicara tantang “Revolusi Komunikasi”, namun perhatian

terhadap sarana-sarana komunikasi jauh lebih tua dari pada itu.

Media sosial dapat dipahami sebagai suatu bentuk dari media digital

(Mayfield, 2008:32). Bentuk dari media digital tersebut berupa (misal Facebook),

blog, wiki (misal Wikipedia), podcast, forum, media berbasis isi (misal Youtube),

dan mikroblog (misal Twitter) (Agung, 2017:15). Media sosial adalah sarana

untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan saling berbagi menggunakan bantuan

internet.

Media sosial tidak hanya digunakan alat untuk berkomunikasi dan

berinteraksi, tetapi juga alat ekspresi diri (self expression) dan pencitraan diri (self

branding) (Andreas et al, 2010). Susilowati (2018:176) menarik kesimpulan

sebagai berikut.

Dengan kemajuan tekologi pada era sekarang, banyak media yang dapat

digunakan manusia untuk dijadikan alat dalam berkomunikasi, begitu juga dengan

media sosial yang digunakan untuk berbagi pesan kepada pengguna media sosial

yang lain itu sendiri, yaitu berupa berita (informasi), gambar (foto), dan juga

tautan video.

Media sosial sangat bermanfaat bagi masyarakat di dunia, karena media

sosial mampu menciptakan bermacam bentuk komunikasi dan saling menukar

berbagai macam informasi bagi semua kalangan masyarakat. Dan di era sekarang

banyak aplikasi yang sangat diminati dari kalangan pelajar misalnya Instagram,

Youtube dan Tik Tok. Disini penulis ingin lebih memfokuskan pada salah satu

media sosial yang sangat diminati yaitu aplikasi Tik Tok.


3

Media sosial Tik Tok adalah media yang berupa audio visual, media ini

sebuah media sosial yang dapat dilihat juga dapat didengar. Aplikasi Tik Tok ini

mulai naik daun ketika pandemi tahun 2020 lalu yang mengakibatkan aktivitas

semua orang hanya bisa dilakukan di rumah saja, dan aplikasi Tik Tok ini mereka

gunakan karena bisa menghibur mereka dikala mereka jenuh dan bosan.

Alasan aplikasi Tik Tok ini bisa sangat diminati khususnya para pelajar

karena Tik Tok memiliki fitur challenge dan juga batasan waktu yang singkat

menjadi keunggulan yang dapat menarik minat pengguna, dengan fitur yang

dimiliki aplikasi Tik Tok ini seseorang yang seharusnya membutuhkan waktu yang

lama kini hanya perlu menghabiskan waktu 15 – 60 detik untuk dapat memahami

inti dari informasi tersebut. Dan hal menarik lainnya, aplikasi Tik Tok dapat

memberikan hiburan bagi setiap penggunanya untuk menghilangkan rasa lelahnya

atau bosannya. Karena pada media sosial Tik Tok ini pelajar dapat melihat video

ataupun membuat video untuk mengekspresikan isi hati mereka secara mudah dan

simple.

Sebelumnya penulis telah melakukan pra penelitian dengan melakukan

wawancara secara singkat pada beberapa peserta didik mengenai media sosial Tik

Tok. Pada hasil wawancara tersebut banyak dari mereka yang mengenal media

sosial Tik Tok. Banyak informasi yang saya dapatkan mengenai aplikasi Tik Tok,

beberapa dari mereka ada yang hanya pengguna saja, ada pula yang menjadi

konten creator, dan ada juga yang tidak menggunakannya dengan alasan yang

bermacam-macam.

Alasan dari salah satu pelajar yang masih menggunakan aplikasi Tik Tok

tersebut bahwa mereka meras terhibur dengan banyaknya konten creator yang
4

bermacam-macam videonya. Adapun alasan dari pelajar yang tidak menggunakan

aplikasi Tik Tok sebab mereka merasa kawatir jika menggunakannya mereka bisa

lupa waktu dan mengakibatkan hasil belajarnya menurun. Dan masih banyak lagi

alasan-alasan yang mendasari mereka masih menggunakan aplikasi Tik Tok.

Sebagian dari mereka yang terlalu sering menggunakan media sosial Tik

Tok mengakibatkan mereka lalai dalam belajar dan sering tidak mengerjakan

tugas keesokan harinya, sehingga sangat mengganggu hasil belajar para pelajar di

sekolahan tersebut.

Begitu juga informasi dari beberapa guru yang mengajar di MA Salafiyah

Merakurak Kab Tuban mengatakan hal yang serupa yakni sering kali pelajar

disana yang sering menggunakan aplikasi Tik Tok dan membuat kebiasaan baru

bagi pelajar sehingga menjadi penyebab mereka malas dalam belajar. Maka dari

itu penulis ingin mengukur prestasi belajar peserta didik dengan mencari tahu

apakah hasil akhir dari prestasi belajar mereka terganggu oleh media sosial Tik

Tok yang sering mereka gunakan.

Prestasi belajar adalah sebuah hasil akhir yang dilihat melalui sebuah

proses belajar. Ketika proses belajar itu dipadukan dengan penggunaan media

sosial Tik Tok yang berlebihan maka itu sangat mengganggu dari berjalan nya

proses belajar tersebut. Sehingga membuat prestasi yang diperoleh oleh peserta

didik tidak maksimal.

Berdasarkan penjelasan yang sudah diuraikan peneliti tertarik untuk

meneliti pengaruh penggunaan aplikasi tik tok terhadap presasi belajar siwa kelas

xii MA Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban Tahun Akademik 2021/2022.

Peneliti beranggapan bahwa tayangan yang ada dalam media sosial tik tok
5

menyebabkan sebagian siswa kelas xi MA Salafiyah Merakurak Tahun Akademik

2021/2022 mengalami penurunan dari belajarnya sehingga menjalar pada

prestasinya. Maka peneliti mengangkat judul dalam skripsi ini yaitu

“PENGARUH APLIKASI TIK TOK TERHADAP PRESTASI BELAJAR

SISWA DI KELAS XI MA SALAFIYAH MERAKURAK KABUPATEN

TUBAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022”

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang sudah diuraiakan diatas, maka dapat

dikemukakan rumusan masalahnya sebagai berikut:

1. Adakah pengaruh antara penggunaan media sosial Tik Tok terhadap

prestasi belajar siswa kelas XI MA Salafiyah Merakurak Tuban TP.

2021/2022?

2. Seberapa besar pengaruh penggunaan media sosial Tik Tok terhadap

prestasi belajar kelas XI di MA Salafiyah Merakurak Tuban TP.

2021/2022?

1.3 Tujuan Penelitian

Berdasarkah rumusan masalah di atas, tujuan yang ini dicapai penelitian

ini adalah :

1. Untuk mengetahui penggunaan Aplikasi Tik Tok oleh siswa kelas XI di

MA Salafiyah Merakurak Tuban TP. 2021/2022.

2. Untuk mengetahui besarnya penggunaan aplikasi Tik Tok terhadap prestasi

belajar siswa kelas XI di MA Salafiyah Merakurak Tuban TP. 2021/2022.


6

1.1 Hipotesis Penelitian

Menurut Gay dan Ghiel (dalam Siyoto dan Sodik 2015:56) hipotesis

merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah karena sifatnya masih

sementara, maka perlu dibuktikan kebenarannya.

Adapun hipotesis yang penulis ajukan adalah sebagai berikut :

1. Hipotesis kerja (Ha) : Terdapat pengaruh yang segnifikan media sosial Tik

Tok terhadap prestasi belajar kelas XI di MA Salafiyah Merakurak

Kabupaten Tuban TP. 2021/2022.

2. Hipotesis Nol (H0): Tidak ada pengaruh signifikan media sosial Tik Tok

terhadap prestasi belajar kelas XI di MA Salafiyah Merakurak Kabupaten

Tuban TP. 2021/2022.

1.2 Manfaat Penelitian

Berdasarkan tujuan penelelitian diatas, diharapkan peneliti ini akan

memberi manfaat secara :

1. Teoritis

a. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada para

pembaca dan dapat digunakan sebagai acuan serta referensi bagi

peneliti lain.
7

b. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap

perkembangan ilmu dan pengetahuan terutama yang terkait dengan

penelitian tentang pengaruh media sosial terhadap prestasi belajar.

2. Praktis

a. Bagi penulis, penelitian ini diharapkan dapat memberikan

pengalaman serta pengetahuan dalam bidang penelitian pendidikan

bagi penulis secara pribadi.

b. Bagi pendidikak, penelitian ini memberikan informasi bagi para

pendidik agar meningkatkan pengawasan dalam penggunaan media

sosial siswa.

c. Bagi siswa, penelitian ini bisa menjadi informasi serta acuan untuk

membatasi diri dalam menggunakan media sosial dan diharapkan dapat

memberikan wawasan bagi mereka terhadap dampak positif dan

negative dalam menggunakan media sosial Tik Tok ini.

d. Bagi lembaga yang diteliti, diharapkan penelitian ini berguna

sebagai masukan dalam mengambil kebijakan pendidikan yang mampu

mengarahkan siswa ke arah perkembangan yang positif dan yang

diharapkan dalam tujuan pendidikan.

1.3 Ruang Lingkup dan Batasan Penelitian

Demi terwujudnya pembahasan yang terarah sesuai dengan yang

diharapkan, maka penulis membatasi permasalahan sebagai berikut;

a. Media sosial berfokus pada aplikasi TIK TOK.


8

b. Hasil yang ingin dilihat peneliti yakni hasil akhir peserta didik atau

disebut dengan prestasi belajar.

c. Sasaran yang diambil oleh peneliti hanya peserta didik

Pada penelitian ini, variabel bebasnya yaitu penggunan aplikasi Tik Tok

yang dilakukan oleh siswa MA Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban TP.

2021/2022. Indikatornya adalah penurunan prestasi belajar dari siswa akibat

menggunakan aplikasi Tik Tok. Variabel terikat pada penelitian ini adalah prestasi

belajar siswa MA Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban Tahun Akademik

2021/2022.

Adapun subjek dalam penelitian adalah siswa kelas XI MA Salafiyah

Merakurak Kabupaten Tuban TP. 2021/2022 sebanyak 30 orang. Penelitian ini

dilaksankan di MA Salafiyah Merakurak yang terletak di Jl. Raya Merakurak-

Tuban, Mulung, Bogorejo, Kec. Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur

62355.

1.4 Penjelasan istilah

Untuk mendapatkan suatu gambaran yang jelas tentang pengertian

dalam judul skripsi ini maka penulis menguraikan istilah-istilah yang terdapat

dalam judul skripsi tersebut sebagai berikut:

1. Pengaruh

Pengaruh adalah suatu daya atau kekuatan yang timbul karena

sesuatu, baik itu benda ataupun orang dan juga segala sesuatu yang ada
9

disekitar sehingga mempengaruhi apa-apa yang ada disekitarnya. Sebuah

pengaruh akan membentuk watak, kepercayaan, atau perbuatan seseorang.

2. Aplikasi Tik Tok

Tik Tok merupakan salah satu media sosial saat ini yang poluler.

Menurut kutipan dari [Link], Tik Tok (juga dikenal sebagai

Douyin) adalah sebuah jaringan sosial dan platfrom video musik Tiongkok

yang diluncurkan pada September 2016 oleh Zhang Yiming, Pendiri

Toutiao. Apikasi tersebut memperbolehkan para pemakai untuk membuat

video musik pendek mereka sendiri.

3. Prestasi Belajar

Prestasi belajar adalah perubahan baik dari aspek kognitif, afektif,

dan psikomotorik (Pratiwi, 2015:80). Menurut Slameto (dalam Djamara,

2012:22) belajar adalah proses usaha untuk memperoleh suatu perubahan

tingkah laku yang baru secara keseluruhan yang dilakukan individu,

sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan

lingkungan.
10
BAB II
KAJIAN PUSTAKA

Pada bab ini peneliti menguraikan dua hal pokok yang meliputi teori-teori

yang relevan dan penelitian lain yang relevan. Deskripsi tentang kedua hal

tersebut dipaparkan berikut ini:

2.1 Teori yang relevan

2.1.1 Pengertian Media Sosial

1. Pengertian Media

Media secara harfiah berarti pengantar atau bisa juga disebut sebagai

perantara. Dalam bahasa Arab, media merupakan perantara atau pengantar

sebuah pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Gerlach dan Ely

mengatakan bahwa, media adalah manusia, materi, atau kejadian yang

membangun kondisi yang membuat seseorang mampu memperoleh

pengetahuan, keterampilan atau sikap (Darmawan, 2020:5).

Kata media diartikan sebagai alat komunikasi yang digunakan untuk

meyebarkan berita dan pesan kepada masyarakat luas (Nasrullah, 2015:4).

Mungkin sudah tidak asing jika disebutkan bahwa koran, majalah, radio

atau televisi sebagai media. Namun, pemahaman ini hanya berhenti pada

definisi yang ditawarkan oleh Laughey. Terlepas dari pandangan tersebut

media juga bisa dilihat dari proses komunikasi itu sendiri (Marini,

2019:26).

2. Pengertian Media Sosial

10
Setelah mengetahui penjelasan makna dari media dan sosial, Berikut

ini adalah paparan media sosial dari beberapa ahli (Nasrullah, 2017:11);

1) Menurut Mandiberg, media sosial adalah media yang

mewadahi kerja sama diantara pengguna yang

menghasilkan konten (user-generated content).

2) Menurut Shirky, media sosial dan perangkat lunak sosial

merupakan alat untuk meningkatkan kemampuan pengguna

untuk berbagi (to share), bekerja sama (to cooperate)

diantara pengguna dan melakukan tindakan secara kolektif

yang semuanya berada di luar kerangka institusional

maupun organisasi.

3) Menurut Van Dijk, media sosial adalah platform media

yang memfokuskan pada eksistensi pengguna yang

memfasilitasi mereka dalam beraktifitas maupun

berkolaburasi. Karena itu, media sosial dapat dilihat sebagai

medium (fasilitator) online yang menguatkan hubungan

antarpengguna sekaligus sebagai sebuah ikatan sosial.

Media sosial sangat bermanfaat bagi pengguna, karena dapat

menghubungkan seseorang dengan orang-orang yang jauh dalam hal ini

saudara, kerabat dan orang tua. Bahkan media sosial juga dapat membantu

kita dalam mencari dan menemukn teman di seluruh penuru bumi, dapat

memberikan infomasi pengetahuan, mempercantik foto dan lain-lain.

Pada intinya, dengan media sosial seseorang dapat melakukan

berbagai aktivitas dua arah dalam berbagai bentuk pertukaran, kolaborasi,

11
12

dan saling berkenalan dalam bentuk tulisan, gambar maupun audiovisual.

Puntoadi mengtakan bahwa meia sosial diawali dari tiga hal yaitu, sharing

(saling brtukar pikiran atau pendapat), collaborating (kolaborasi beberapa

media), dan connecting (koneksi).

Pengguna media sosial tidak hanya berasal dari kalangan orang

dewasa dan remaja yang sudah paham dengan batasan-batasan yang ada.

Tidak sedikit pengguna media sosial berasal dari kalangan anak-anak,

yang bisa dikatakan masih belum bisa menyaring konten positif dan

negatif. Sebab sifatnya anak-anak adalah gemar meniru apa yang

disuguhkan kepadanya. Maka dari itu, media sosial bisa menjadi berkah

bisa juga menjadi bahaya jika tidak pandai mengoperasikannya. Disinilah

peran sebagai orang tua mulai dimainkan agar si anak tidak tersesat dan

jatuh ke lubang yang salah. Dan agar tidak adanya penyesalan di kemudian

hari. Di antara media sosial yang akhir-akhir ini sering digunakan ialah

Whatsapp, Facebook, Instagram, Game, Tik Tok, dan masih banyak media

sosial lainnya.

2.1.2 Dampak Positif Dan Negatif Media Sosial

Setiap apa-apa yang diciptakan tidak akan lepas dari yang namanya sisi

positif dan sisi negatif. Begitu juga dengan media sosial, pasti juga akan

memiliki sisi positif dan negatif bagi penggunanya. Semua kembali lagi kepada

si pengguna. Jika digunakan dengan cermat, maka akan banyak memperoleh sisi

positif dari media itu sendri. Sebaliknya, jika pengguna media tidak hati-hati

dalam bermain media sosial, maka dampak negatif dari media tersebut juga tidak

dapat dihindari.
13

Nisa Khairuni dalam jurnal edukasi memaparkan beberapa dampak postif

yang bisa diperoleh oleh si pengguna media sosial yaitu (Khairuni, 2016:Vol.2):

1) Anak dapat belajar memahami bagaimana cara beradaptasi.

2) Bersosialisasi dengan publik

3) Serta mengelola jaringan pertemanan (menambah relasi atau kenalan

dan mempertemukan kembali dengan teman lama).

4) Memberikan kemudahan dalam hal belajar.

5) Dapat dijadikan sarana untuk bertukar opini, baik itu mengenai tugas

seolah, maupun membahas hal-hal lainnya dikarenakan jarak sebagai

penghalang untuk bertemu.

A.S Cahyono dalam artikelnya menjelaskan beberapa dampak negatif

yang akan ditimbulkan oleh media sosial itu sendiri, yakni sebagai berikut

(Cahyono, 2016:154):

1) Media sosial dapat menjauhkan orang-orang sebelumnya mereka dekat

begitu pun sebaliknya. Orang yang terjebak dalam bermedia sosial

secara tidak sengaja ia akan mengabaikan orang-orang yang ada

disekitarnya.

2) Kurangnya minat untuk melakukan interaksi secara langsung (tatap

muka). Media sosial yang diklaim sebagai alat perantara agar

memudahkan urusan si penggunanya menjadi hal terdepan bagi

pemiliknya. Bahkan untuk melakukan interaksi tatap muka si pengguna

media sosial ini akan merasa malas, sebab merasa ada media yang

mempermudah langkahnya.
14

3) Membuat orang-orang menjadi kecanduan terhadap internet. Dengan

kepraktisan saat menggunakan media sosial, orang-orang akan merasa

sangat menggantungkan dirinya terhadap hal tersebut sehingga menjadi

candu terhadap internet.

4) Rentan terhadap pengaruh buruk. Bermedia sosial berarti

mempertemukan kita dengan orang-orang baru dan akan semakin dekat

karena selalu melakukan komunikasi. Disini, jika kita tidak menyeleksi

orang-orang yang berada dalam lingkungan sosial kita, maka akan lebih

rentan terhadap pengaruh buruk. Itulah pentingnya dalam memilih

teman.

5) Masalah privasi. Dengan media sosial menjadikan kita untuk bebas

berekspresi, bebas melakukan apa yang diinginkan. Satu postingan

yang kita unggah di akun media sosial kita maka semua netra dapat

menyaksikan bahkan mereka yang berada di benua yang berbeda

dengan kita. Tentu saja hal tersebut dapat membocorkan

masalahmasalah prbadi kita. Maka dari itu, ada baiknya agar kita tidak

mengunggah ha-hal yang bersifat privasi ke dalam media sosial kita.

6) Menimbulkan konflik. Karena media sosial membebaskan pengguna

dalam berekspresi, tak salah juga jika para pengguna menuangkan

opini-opini, pendapat, gagasan dan yang serupa dengannya, akan tetapi

sebuah kebebasan tanpa adanya kontrol maka hal tersebut juga tidak

bagus dan sering kali berujung dengan konflik dan menciptakan sebuah

perpecahan.
15

2.1.3 Indikator Media Sosial

Menurut Lometti, Reeves, dan Bybee penggunaan media oleh individu

dapat dilihat dari tiga hal, yaitu:

a. Jumlah waktu, hal ini berkaitan dengan frekuensi, intensitas, dan

durasi yang digunakan dalam mengakses situs.

b. Isi media, yaitu memilih media dan cara yang tepat agar pesan yang

ingin disampaikan dapat dikomunikasikan dengan baik.

c. Hubungan media dengan individu dalam penelitian ini adalah

keterkaitan pengguna dengan media sosial (Thea,2016:22).

2.1.4 Aplikasi Tik Tok

1. Pengertian Aplikasi Tik Tok

Tik Tok (juga dikenal dengan sebagai Douyin) adalah sebuah

jaringan sosial dan platfrom video musik Thiongkok yang diluncurkan

pada September 2016 oleh Zhang Yiming, pendiri Toutiao. Aplikasi

tersebut membolehkan para pemakai untuk membuat video musik

pendek mereka sendiri (Eksiklopedia Bebas, 2022).

Aplikasi Tik Tok ini merupakan aplikasi yang bisa untuk

mengekspresikan berbagai ekspresi para pembuatnya melalui video-

video pendek. Dan para pengguna bisa meniru dari video yang sudah

ada di aplikasi tersebut, seperti video dengan musik yang terdapat

goyangannya. Dan video-video tersebut dapat diakses oleh anak yang

masih dibawah umur yaitu siswa yang belum begitu memahami arti dari

video-video yang mereka lihat.


16

Indikator media sosial Tik Tok dapat diklasifikasikan sebagai

berikut (Khairuni, 2016:Vol 2):

a. Adanya dampak positif dan Dampak negatif dalam

menggunakan aplikasi Tik Tok

b. Adanya kreatifitas mereka dalam penggunaan aplikasi Tik Tok.

Pada aplikasi media sosial Tik Tok mereka dapat menuangkan

berbagai video-video yang menarik sesuai ide dari mereka. Bukan

hanya video joget, lipsync, inspiratif, edukasi dll, namun mereka juga

bisa ikut tantangan-tantangan yang dibuat pengguna lain dan semua itu

dapat mereka buat dengan sangat mudah.

2. Sejarah Aplikasi Tik Tok

Aplikasi Tik Tok merupakan aplikasi yang diciptakan oleh Zhang

Yiming, pria asal China yang juga mendirikan ByteDance. Yiming

merupakan lulusan software engineer dari Universitas Nankai. Lewat

perusahan ByteDance inilah Yiming mengembangkan Aplikasi Tik Tok

(Utami, 2020).

Menurut kutipan Fatimah Kartini Bohang pada tahun 2018 jumlah

tersebut mengalahkan aplikasi populer lain semacam Youtobe,

WhatsApp, Facebook Messenger, dan Instagram. Mayoritas dari

pengguna aplikasi Tik Tok di Indonesia sendiri adalah anak milenial,

usia sekolah, atau biasa dikenal dengan generasi Z. Aplikasi ini pun

pernah diblokir pada 3 Juli 2018. Kemenkominfo telah melakukan

pemantauan mengenai aplikasi ini selama sebulan dan mendapati

banyak sekali masuknya laporan yang mengeluh tentang aplikasi ini,


17

terhitung sampai tanggal 3 Juli tersebut. Laporan yang masuk mencapai

2.853 laporan (Aji, 2018).

Pada awal trendingnya aplikasi Tik Tok ini banyak dari kalangan

remaja tanggung atau anak-anak milenial yang membuat video dengan

bergoyang-goyang disertai musik DJ atau musik-musik yang viral pada

saat itu. Salah satunya anak yang terkenal dengan videonya adalah

Bowo dan Nuraini.

Dengan wajah mereka berdua yang menggemaskan, video

Nuraini yang menggunakan soundtrack lagu “Syantik” dengan

wajahnya yang membuat orang terpukau dengan ekspresinya.

Sedangkan dengan Bowo dia terkenal dengan video-video nya yang

didukung oleh wajah tampan. Dan pada saat itu Bowo juga diajak

menjadi pemain sinetron oleh rumah produksi.

Banyak juga dari setiap orang atau setiap individu yang mencoba

eksis seperti Bowo dan Nuraini, bagi mereka dengan menggunakan

media sosial ini menjadi sebuah ajang eksistensi diri dengan membuat

video-video sekreatif mungkin dan menarik (Riska, 2018:38).

2.1.5 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Aplikasi Tik Tok

Faktor yang mempengaruhi penggunaan aplikasi Tik Tok ada dua yakni

Faktor Eksternal dan Faktor Internal. Faktor Eksternal itu seperti informasi yang

diperoleh, latar belakang keluarga, intensitas, pengetahuan dan kebutuhan sekitar,

hal-hal baru, dan familiar atau ketidakasingan suatu objek. Faktor Internal seperti

sikap karakter individu, prasangka, perasaan, keinginan atau harapan, proses


18

belajar, perhatian (fokus), keadaan fisik, nilai, kebutuhan, minat, dan motivasi

(Deriyanto, 2018:78).

1. Faktor Eksternal

Pada aplikasi Tik Tok para pengguna bisa mengetahui

informasi dari berbagai video yang mereka lihat dengan begitu cepat

seperti berita, intertaiment dll, atau dalam bentuk rekaman. Nasrullah

mengatakan informasi menjadi identitas media sosial karena media

sosial mengkreasikan representasi identitasnya, memproduksi

konten, dan melakukan interaksi berdasarkan informasi. Sehingga

informasi adalah sesuatu yang sangat berpengaruh pada penggunaan

aplikasi Tik Tok.

Informasi sangat begitu penting dalam mempengaruhi

penggunaa aplikasi Tik Tok. Karena tanpa adanya informasi mereka

tidak akan mengetahui tentang aplikasi Tik Tok, bahkan sampai

menggunakannya. Dan salah satu dari media informasi adalah media

sosial yang dapat mempengaruhi pengetahuan seseorang. Jadi media

sosial seperti Tik Tok yang menjadi salah satu sumber informasi

dapat juga mempengaruhui pengetahuan seseorang.

2. Faktor Internal

Faktor Internal ialah factor yang berasal dari dalam diri

seseorang seperti perasaan. Menurut Ahmadi, perasaan ialah suatu

keadaan kerohanian atau peristiwa kejiwaan yang kita alami dengan

senang atau tidak senang dalam hubungan dengan peristiwa


19

mengenal dan bersifat subjektif. Jadi menurut Ahmadi, perasaan

adalah faktor internal yang mempengaruhi penggunaan aplikasi tik

tok. Karena menurutnya jika perasaan atau jiwa seseorang tidak

menyukai atau tidak senang dengan penggunaan aplikasi tik tok ini

maka seseorang tersebut tidak akan menggunakannya.

Menurut W. Wundt dalam Ahmadi perasaaan tidak hanya

dapat dilihat atau dialami oleh individu sebagai perasaan senang

ataupun tidak senang melainkan dapat dilihat dari berbagai dimensi.

Jadi menurut W. Wundt penggunaan aplikasi tik tok ini tidak hanya

bisa dilihat melalui perasaannya saja melainkan dilihat dari tingkah

lakunya juga.

Menurut Gerungan mengatakan prasangka merupakan sikap

perasaan orang-orang terhadap golongan manusia tertentu, golongan

ras atau kebudayaan yang berbeda dengan golongan orang yang

berprasangka itu. Jadi menurut Gerungan prasangka juga berpegaruh

dalam penggunaan aplikasi tik tok. Karena jika seseorang memiliki

prasangka baik ketika menggunakan aplikasi tik tok tersebut maka

tidak ada sisi negatif dalam penggunaan aplikasi tik tok ini. Tapi

begitupun sebaliknya jika prasangka seseorang sudah tidak baik

terhadap penggunaan aplikasi tik tok maka seseorang tersebut juga

tidak akan ingin menggunakan aplikasi tik tok tersebut.

Faktor internal merupakan faktor yang sangat berpengaruh

terhadap penggunaan aplikasi Tik Tok. Faktor internal juga bisa


20

dikatakan sebuah proses belajar dalam penggunaan media sosial

termasuk penggunaan aplikasi Tik Tok. Jadi dalam penggunaan

media sosial seperti aplikasi Tik Tok tidak hanya untuk hiburan

semata, tetapi bisa juga untuk belajar berinteraksi terhadap

orangorang baru, kemudian juga penggunaan aplikasi tik tok dapat

meningkatkan kreatifitas setiap orang. Dilihat dari sisi negatif nya

juga penggunaan aplikasi tik tok ini dapat membuat setiap orang

memiliki rasa malas dan lupa dengan segala pekerjaan yang

seharusnya ia lakukan.

2.1.6 Prestasi Belajar

3. Pengertian Prestasi Belajar

Dalam kamus besar Bahasa Indonesia prestasi ialah hasil yang

telah dicapai (dari yang telah dilakukan, dikerjakan, dan sebagainya).

Prestasi belajar pada umumnya berkenaan dengan aspek pengetahuan

sedangkan hasil belajar meliputi aspek pembentukan watak peserta

didik (Riska, 2019:42).

Prestasi belajar menurut kutipan Jurnal Pujangga adalah sebuah

hasil dari proses pembelajaran yang telah berlangsung. Untuk

mendapatkan suatu prestasi tidaklah semudah yang kita bayangkan,

karena memerlukan perjuangan dan pengorbanan berbagai tantangan

yang harus dihadapi (Pratiwi, 2015:80). Prestasi belajar adalah sebuah

pencapaian yang diperoleh oleh seseorang dalam sebuah aktifitas.

Menurut nasution prestasi belajar adalah kesempurnaan yang

dicapai seseorang dalam berfikir, merasa, dan berbuat. Prestasi belajar


21

dikatakan sempurna apabila memenuhi tiga aspek yakni, kognitif,

afektif, dan psikomotorik. Selain itu Nasution pun mengatakan bahwa

prestasi belajar adalah suatu perubahan individu yang belajar,

perubahan tidak hanya mengenai pengetahuan juga membentuk

kecakapan, kebiasaan-kebiasaan pribadi individu yang belajar (Pratiwi,

2015:82).

Mengingat belajar adalah proses bagi siswa dalam membangun

gagasan atau pemahaman sendiri, maka kegiatan belajar hendaknya

memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan hal itu secara

lancar dan termotivasi (Rahmayanti, 2016:207). Untuk terjadinya

proses belajar yang baik peserta didik harus mempunyai partisipasi

besar. Agar belajar yang dilakukan pun dapat dikatakan belajar yang

aktif.

Dalam proses belajar untuk meraih prestasi belajar yang baik juga

ada pendidik sebagai motivator yang baik untuk membangkitkan dan

mengembangkan prestasi belajar. Maka dari itu peserta didik dan

pendidk sangat berpengaruh dalam prestasi belajar. Karena dengan

pendidik yang memotivator peserta didik maka prestasi belajarnya pun

akan baik.

2. Faktor-Fakor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar

Dibalik berbagai prestasi belajar yang telah diraih oleh setiap siswa

terdapat beberapa faktor. Menurut Slameto faktor yang mempengaruhi

prestasi belajar digolongkan menjadi dua, yaitu faktor intern dan faktor

ekstern (Wijayani, 2017). Berikut faktor-faktor tersebut.


22

a. Faktor Intern Faktor intern adalah faktor yang ada di dalam diri

individu yang sedang belajar. Faktor intern terdiri dari :

1) Faktor Jasmaniah (Kesehatan dan Cacat Tubuh).

2) Faktor Psikologis (Intelegensi, perhatian, minat, bakat,

motif, kematangan dan kesiapan).

3) Faktor kelelahan

b. Faktor Ekstern Faktor ekstern adalah faktor yang ada dari luar

individu. Faktor ekstern terdiri dari:

1) Faktor keluarga (cara orang tua mendidik, relasi antara

anggota keluarga, suasana rumah, keadaan ekonomi

keluarga, pengertian orang tua, dan latar belakang

kebudayaan)

2) Faktor sekolah (metode mengajar, kurikulum, relasi siswa

dengan siswa, disiplin sekolah, waktu sekolah, standar

pelajaran diatas ukuran, keadaan gedung, metode belajar,

dan tugas rumah)

3) Faktor masyarakat (kegiatan siswa dalam masyarakat,

media masa, teman bergaul, dan bentuk kehidupan

masyarakat)

Dari banyaknya faktor yang ada di atas peneliti mengambil sebuah

kesimpulan yakni jika tidak ada dorongan dari intern dan ektern maka

prestasi belajar pun tidak akan baik. Karena dengan dorongan dari

faktor-faktor tersebut misalnya dukungan orang tua maka si siswa itu


23

sendiri akan lebih merasakan semangat tinggi untuk belajar dan meraih

prestasi belajar yang baik.

Adapun faktor jasmani atau psikologis jika siswa itu sedang tidak

sehat atau sedang ada permasalahan yang mengganggu pemikiran dia

maka kegiatan belajar pun tidak dapat fokus. Dan itu sangat

mempengaruhi prestasi mereka. Setiap siswa pemikirannya tidak bisa

terganggu oleh hal apapun, bukan hanya setiap siswa bahkan setiap

sekalipun kalau keadaan jasmani dan psikologisnya kurang baik pasti

tidak akan dapat menangkap sebuah pelajaran dengan baik sehingga

nya membuat prestasi belajar mereka pun menurun.

Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar dalam teori

kognitif sosial (social cognitive theory) menurut Bandura dalam kutipan

jurnal Ilmu Pendidikan Yuzarion dibangun dari dua faktor utama, yaitu:

faktor perilakuan (faktor internal) peserta didik dan faktor lingkungan

(faktor eksternal) peserta didik dalam belajar.

Faktor internal peserta didik adalah self-regulated learning (SRL),

sedangkan faktor eksternal sikap orangtua terhadap anak dan sikap guru

terhadap peserta didik, dalam banyak jurnal tiga faktor tersebut

merupakan faktor yang banyak mempengaruhi prestasi belajar

(Yuzarion, 2017).

Dari banyaknya faktor yang mempengaruhi prestasi belajar penulis

menyimpulkan bahwa dukungan orang tua terhadap anak sangat

berpengaruh termasuk dukungan dari orang sekelilingnya. Karena


24

dengan banyaknya dukungan dari orang di sekelilingnya membuat

mereka termotivasi untuk lebih dan lebih semangat menyelesaikan

proses belajar yang dilakukannya.

Pendidikan merupakan proses sistematis yang melibatkan faktor

internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah sebuah faktor yang

muncul dari dalam diri siswa itu sendiri. Sedangkan faktor eksternal

adalah faktor yang muncul dari luar diri siswa. Seperti yang sudah

dijelaskan faktor eksternal itu salah satunya dari lingkungan keluarga,

sekolah, maupun masyarakat. Dari beberapa faktor yang mempengaruhi

prestasi belajar terdapat minat yang juga sangat berpengaruh akan

prestasi belajar yang diraih oleh peserta didik. Minat merupakan

kemauan dari peserta didik untuk melakukan sesuatu hal termasuk

belajar. Jika dalam diri peserta didik terdapat minat yang sangat tinggi

untuk belajar maka proses belajar akan berjalan dengan lancar dan juga

dapat menghasilkan prestasi yang baik bahkan bisa meningkat setiap

tahunnya.

2.2 Penelitian yang Relevan

JUDUL PERSAMAAN PERBEDAAN


2.2.1 Pada penelitian Dimana penelitian ini Perbedaan dari srikpsi
yang dilakukan oleh merupakan Penelitian terdahulu ini dengan
Mimi Putri Utami kuantitatif yang skripsi penulis
yang mengakat judul bertujuan untuk sekarang adalah
“Pengaruh mengetahui pengaruh variabelnya saja,
Penggunaan Media variabel bebas terhadap peneliti sama-sama
Sosial Terhadap variabel terikat. Metode mengaitkan variabel
Akhlak Siswa Di Mts yang digunakan adalah bebas dengan variabel
Tarbiyah Islamiyah metode survey, yaitu terikat.
Kerkap” pada tahun penelitian yang
mengambil sampel dari
25

2020 satu populasi dengan


menggunakan kuesioner
sebagai alat pengumpul
data yang pokok dan
bertujuan untuk menguji
hubungan kausal antar
variable yang
menjelaskan pengaruh
antara variable.
2.2.2 Pada penelitian penelitian terdahulu ini Perbedaan dari srikpsi
yang lain juga menggunakan jenis terdahulu ini dengan
dilakukan oleh Riska penelitian kuantitatif, skripsi penulis
Marini dengan judul Penelitian ini sekarang hanya pada
“Pengaruh Media menggunakan penelitian lokasinya saja.
Sosial Tik Tok kuantitatif korelasi
Terhadap Terhadap dengan pengumpulan
Prestasi Belajar data angket. Metode
Peserta Didik Di SMP analisis data yang
N 1 Gunung Sugih digunakan adalah uji
Kab. Lampung validasi, uji normalitas,
Tengah” pada tahun uji linearitas, dan uji T
2019 (uji hipotesis).
2.2.3 Pada penelitian Jenis Penelitian yang Perbedaan srikpsi
lain yang dilakukan digunakan adalah yang terdahulu ini
oleh WASUKRI penelitian kuantitatif dengan skripsi
SOLIKHIN, yang dengan teknik analisis penulis adalah
berjudul “Pengaruh koefisien korelasi variabelnya saja,
Penggunaan product moment. Secara peneliti juga sama-
Multimedia Terhadap deskriptif korelasional sama mengaitkan
Prestasi Belajar dimaksudkan untuk variabel bebas dengan
Pendidikan Agama menggambarkan secara variabel terikat.
Islam Kelas Viii Smpit sistematis tentang fakta,
Al Uswah Tuban sifat dan hubungan
Tahun Pelajaran antarfenomena yang
2017/2018‟. diteliti. Teknik
Sampilng yang
digunakan teknik
random sampling,
subyek penelitian
adalah kelas VIII
SMPIT Al Uswah
Tuban dengan populasi
100 siswa dan sampel
20 siswa. Hasil
penelitian menunjukkan
bahwa hipotesis yang
diajukan ditolak dan
26

didukung oleh data yang


real.

BAB III
METODE PENELITIAN

3.1 Rancangan Penelitian

Berdasarkan jenis datanya, jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Menurut

Margono dalam Darmawan, (2019: 37) Penelitian kuantitatif adalah suatu proses

menemukan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka sebagai alat

menemukan keterangan mengenai apa yang ingin kita ketahui. Penelitian

Kuantitatif dapat dilaksanakan dengan penelitian deskriptif, penelitian hubungan/

kolerasi, penelitian, kuasi-eksperimental, dan penelitian eksperimental.

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah

rancangan penelitian korelasional dan rancangan penelitian ex post facto.

Menurut Siyoto dan sodik (2015:100) “Penelitian korelasi adalah suatu

penelitian untuk mengetahui hubungan dan tingkat hubungan antara dua variabel”

Sedangkan penelitian ex post facto merupakan “penelitian dimana variabel-

variabel bebas telah terjadi ketika peneliti mulai dengan pengamatan variabel-

variabel terikat dalam suatu penelitian. Nama ex post facto sendiri dalam bahasa

latin artinya “dari sesudah fakta”. Hal ini menunjukkan bahwa penelitian itu
27

dilakukan sesudah perbedaan-perbedaan dalam variabel bebas itu terjadi karena

perkembangan kejadian itu secara alami”

Metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian

yang berlandaskan pada filasafat positivme, digunakan untuk meneliti pada

populasi atau sampel tertentu. Teknik pengambilan sampel umumnya dilakukan

secara random, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis

data bersifat kuantitatif/ statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah

ditetapkan (Sugiyono dalam Siyoto dan sodik, 2015: 17-18).

Rancangan Penelitian adalah strategi yang dipilih oleh peneliti untuk

mengatur alur penelitian yang bertujuan mendapatkan data yang valid atau benar

sesuai dengan karakteristik variabel penelitian dan tujuan penelitian yang telah

dirumuskan.

Dari judul penelitian yang diajukan oleh peneliti yaitu pengaruh media

sosial Tik Tok terhadap prestasi belajar siswa kelas XI di MA Salafiyah

Merakurak Tuban. Maka dilihat dari masalah penelitiannya, Penelitian ini

merupakan Penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh

variabel bebas terhadap variabel terikat. Variabel bebas disebut dengan variabel X

adalah “Tik Tok” dan variabel terikat yang biasa disebut dengan variabel Y adalah

“Prestasi Siswa”.

Pengaruh Tik Tok Prestasi Siswa


X Y

Menurut hubungan antara satu variabel yang lain maka macam-macam

variabel penelitian dibedakan menjadi 2 yaitu, variabel independen dan variabel

dependen. Variabel independen biasa dikenal dengan variabel bebas yang


28

merupkan variabel stimulus atau variabel yang mempengaruhi variabel lain,

sedangkan variabel dependen atau yang disebut juga dengan variabel terikat

merupakan variabel yang memberikan reaksi/ respon jika dihubungkan dengan

variabel bebas (Sarwono,2006: 54).

Peneliti dalam penelitian ini akan mencari ada tidaknya pengaruh dan kuat

lemahnya suatu hubungan antara variabel independen (bebas) yakni penggunaan

aplikasi Tik Tok terhadap variabel dependen (terikat) yaitu Prestasi Belajar Siwa,

3.2 Populasi Penelitian

3.2.1 Populasi

Menurut Darmawan (2019: 137) “Populasi adalah sumber data dalam

penelitian tertentu yang memiliki jumlah banyak dan luas.” Secara jelas

“Populasi adalah keseluruhan objek yang akan/ingin diteliti.” (Syahrum dan

Salim, 2012:113).

Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XI di MA Salafiyah

Merakurak Tuban Tahun Pelajaran 2021/2022, jumlah keseluruhan siswanya

berjumlah 30 Siswa.

Teknik sampling yang digunakan peneliti adalah Sampling Jenuh.

Sampling Jenuh digunakan jika jumlah populasi yang relatif sedikit yaitu

kurang dari 30 orang (Sugiyono, 2014:116).

3.3 Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian adalah alat untuk mengumpulkan data dari unit

analisis sampel (Syahrum dan Salim, 2012: 133). Menyusun instrumen


29

merupakan langkah penting dalam pola prosedur penelitian. Instrument berfungsi

sebagai alat bantu dalam pengumpulan data yang diperlukan. Bentuk instrument

berkaitan dengan metode pengumpulan data (Black dalam Siyoto dan Sodik,

2015: 78).

Didalam penelitian ini peneliti menggunakan instrument sebagai berikut :

1. Lembar angket

Angket adalah lembaran pertanyaan yang berdasarkan

pertanyaannya terdiri dari dua bentuk, yaitu angket angket dengan

pertanyaan terbuka, atau angket dengan pertanyaan tertutup, atau

kombinasi keduannya (Syahrum dan Salim 2012:136).

Terdapat dua bentuk pertanyaan dalam skala likert, yaitu bentuk

pertanyaan positif untuk mengukur skala positif, dan bentuk pertanyaan

negatif untuk mengukur skala negatif. Pertanyaan positif diberi skor

5,4 ,3 ,2 dan 1; sedangkan bentuk pertanyaan nrgatif diberi skor 1, 2, 3, 4,

dan 5. Jawaban skala likert berupa Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Tidak

Setuju (TS), dan Sangat Tidak Setuju (STS). (Pranatawijaya, Widiartry,

Priskila dan Putra, 2019: 129).

2. Pedoman dokumentasi

Dokumentasi ditinjau dari asal katanya yaitu dokumen mempunyai

arti barang-barang tertulis. “Dalam melaksanakan metode dokumentasi,

peneliti menyelidiki benda-benda tertulis seperti buku-buku, majalah,

notulen rapat, catatan harian, dan sebagainya” (Arikunto, 2014:201).

Dalam penelitian ini, dokumentasi yang dikumpulkan peneliti

berupa nilai akhir , dan tata tertib sekolah.


30

3.4 Prosedur Pengumpulan Data

1. Angket

Menurut Syahrum dan Salim (2012:136) “Angket adalah lembaran

pertanyaan yang berdasarkan pertanyaannya terdiri dari dua bentuk, yaitu

angket dengan pertanyaan terbuka, atau angket dengan pertanyaan

tertutup, atau kombinasi keduannya.”

Metode angket ini peneliti gunakan untuk memperoleh data tentang

responden dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tertulis dengan

jawaban yang sudah tersedia dengan berdasarkan pada tujuan penelitian,

yaitu untuk mengetahui pengaruh aplikasi Tik Tok terhadap prestasi belajar

siswa.

Pada penelitian ini peneliti menggunakan angket tertutup dan

langsung dengan cara memberikan pertanyaan-pertanyaan yang sudah

tersedia alternatif jawaban tersebut. Pertanyaan berjumlah 15 pertanyaan

yang akan langsung dijawab oleh siswa melalui selembaran. Peneliti

menggunakan angket dengan jawaban skala likert berupa Sangat Setuju

(SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS), dan Sangat Tidak Setuju (STS).

Lembar angket ini oleh peneliti sudah dilakukan tahapan uji

validitas. Hasil dari validitas dapat dilihat pada Bab IV.

1. Observasi

Menurut Hadi dan Nurkancan (dalam Joesyiana, 2018: 94)

mengungkapkan bahwa “observasi adalah suatu metode pengumpulan data

yang dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan dan pencatatan


31

secara sistematis baik secara langsung maupun secara tidak langsung pada

tempat yang diamati.”

peneliti menggunakan observasi non partisipan yaitu dengan cara

mengamati perilaku siswa yang mempunyai aplikasi Tik Tok.

2. Dokumen

Menurut Sugiyono (dalam Pratiwi, 2017: 213) ”dokumen merupakan

catatan peristiwa yang telah berlalu, bisa berbentuk lisan, gambar, karya-

karya monumental dari seseorang.” Peneliti menggunakn metode ini

sebagai pelengkap data-data yang dibutuhkan peneliti.

Tabel 1.1
Tabel Waktu Penelitan

No. Kegiatan Waktu Sasaran Metode Hasil


1. Pembuatan Judul 5 Mei Pengaruh
2022 Aplikasi Tik
Tok
Terhadap
Prestasi
Belajar
Siswa Di
Kelas Xi Ma
Salafiyah
Merakurak
Kabupaten
Tuban
Tahun
Pelajaran
2021/2022
Penetapan 25 Mei Kuantitatif
2. Metodologi 2022
Penelitian
3. Observasi 5 Juni Siswa observasi Catatan/
2022 Kelas XI dokumen
hasil
observasi
4. Penyebaran 8 Juni Siswa Angket Jawaban
angket 2022 Kelas XI dari
32

responden
5. Mengetahui 18 Juni Angket Hasil data
adanya pengaruh 2022 Dan Hasil angket dan
variabel X dan Rapot nilai rapot
Variabel Y siswa siswa
6. Analisis Data 25 Juni - Angket Adanya
Pengaruh
7. Kesimpulan 1 Juli - - -
Penelitian
Sumber: Data diolah oleh penulis

3.5 Analisis Data

Analisis data dilakukan untuk menjawab rumusan masalah dan hipotesis

yang sudah diajukan. Data diolah berdasarkan pada kuesioner yang telah

disebarkan dan dijawab siswa. Data yang dikumpulkan akan dianalisis dengan

cara menggunakan perhitungan SPSS versi 20 (statistical Product and Service

Solution).

Dengan jenis analisis data yang melihat hubungan dua variabel, dengan

kemungkinan yaitu:

1. Simetris yaitu hubungan yang tidak saling mempengaruhi


2. Dua variabel mempunyai hubungan dan saling mempengaruhi (timbal
balik)
3. Asimetris yaitu sebuah variabel mempengaruhi variabel lain

Langkah-langkah yang dilakukan untuk menganalisis data dalam


penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Uji Validitas
Validitas berasal dari kata validity yang mempunyai arti sejauh
mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur melakukan fungsi-
fungsinya (Amir, Lidia, 2020: 89).
Validitas yang peneliti gunakan adalah validitas
berdasarkan kriteria yang mana menghendaki tersedianya kriteria-kriteria
eksternal yang dapat dijadikan dasar pengujian skor alat ukur (Amir, Lidia,
33

2020: 91).
2. Uji Reliabilitas
Menurut Walizer (1987) dalam buku (Amir dan Lidia, 2020: 93)
mengatakan; terdapat dua cara yang umum dilakukan untuk mengukur
reliabilitas.
Teknik yang dilakukan untuk menguji reliabilitas adalah dengan
Teknik Paralel. Teknik ini disebut juga teknik double test double trial,
sejak awal peneliti harus menyusun dua perangkat instrument yang paralel
(ekuivalen), yaitu dua buah instrument yang disusun berdasarkan satu buah
kisi-kisi (Amir, Lidia, 2020: 94).
3. Uji normalitas

Uji normalitas adalah suatu prosedur yang digunakan untuk

mengetahui apakah data berasal dari populasi yang terdistribusi normal

atau berada dalam sebaran normal. Distribusi normal adalah distribusi

simetris dengan modus, mean dan median berada dipusat. Distribusi

normal diartikan sebagai sebuah distribusi tertentu yang memiliki

karakteristik berbentuk seperti lonceng (Nuryadi, Astuti, Utami,

Budiantara, 2017: 79).

4. Uji Hipotesis

Regresi ditunjukkan untuk mencari bentuk hubungan antara dua

variabel atau lebih dalam bentuk fungsi atau kesamaan, sedangkan analisis

korelasi bertujuan untuk mencari derajat hubungan dua variabel atau lebih

(Anita:2019).

Dalam penelitian ini teknik statistik yang digunakan adalah analisis

regresi linier sederhana. Regresi linier sederhana digunakan hanya untuk

satu variabel bebas (independent) dan satu variabel tak bebas (dependent).

Rumus regresi linier sederhana sebagai berikut (Siregar, 2014: 379):


34

𝑌=𝑎+𝑏.𝑋

Keterangan: Y = variabel terikat X = variabel bebas a = harga Y apabila X

= 0 (harga konstanta) b = angka arah atau koefisien regresi yang

menunjukkan angka peningkatan atau penurunan variabel dependen yang

didasarkan pada variabel independen, apabila b positif maka terjadi

kenaikan dan apabila b negatif maka terjadi penurunan. Untuk mengetahui

Y terlebih dahulu harus dicari harga a dan b dengan menggunakan rumus

sebagai berikut (Irianto, 2007: 158-159):

Langkah-langkah uji signifikansi analisis regresi linier sederhana:

1) Perumusan hipotesis Ha = Ada pengaruh yang signifikan antara

aplikasi Tik Tok terhadap prestasi belajar siswa kelas XI MA Salafiyah

Merakurak Kabupaten Tuban. H0 = Tidak ada pengaruh yang

signifikan antara aplikasi Tik Tok terhadap prestasi belajar siswa kelas

XI MA Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban.

2) Pengambilan keputusan

F empirik > F teoritik maka Ha diterima

Dalam penelitian ini peneliti menggunakan SPSS 20.0 untuk melakukan

analisis regresi linier sederhana..

5. Uji Korelasi

Korelasi adalah hubungan antara variabel satu dengan variabel

lainnya. Hubungan tersebut bisa secara kausal. Jika hubungannya tidak

menunjukkan sifat sebab akibat, maka dapat dikatakan korelasional,

berarti sifat hubungan antara variabel tidak jelas mana variabel sebab dan

mana variabel akibat. Sebaliknya, jika menunjukkan sifat akibat, maka


35

dikatakan kausal, berarti jika variabel satu merupakan sebab, maka

variabel lainnya merupakan akibat.

Uji t digunakan untuk menguji tingkat signifikan dari pengaruh

variabel independen secara parsial terhadap variabel dependen. Pengujian

uji t dapat dilakukan dengan menggunakan bantuan program SPSS dengan

kriteria penilaian sebagai berikut:

- Apabila besarnya probabilitas signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka Ha

diterima.

- Apabila besarnya probabilitas signifikansi lebih besar dari 0,05 maka Ha

ditolak.

Pengujian signifikansi uji t dapat dilakukan pengujian dengan

rumus (Slamet dalam Lestari, Farida dan Chamidah, 2019: 45) sebagai

berikut:

2 √ n−2
t=
√1−r 2
dk= n-2

Keterangan:

t = nilai t hitung

n = jumlah responden

r = koefisien korelasi hasil r hitung.


BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Pada bab ini peneliti menyajikan hasil penelitian dan pembahasan yang

meliputi dua komponen yaitu hasil penelitian dan pembahasan, berikut ini

disajikan secara rinci dari kedua komponen tersebut :

4.1 Hasil Penelitian

4.1.1 Penyajian Data.

Pada penelitian ini, peneliti mendapatkan data dari hasil angket yang

telah disebarkan dan diisi oleh siswa kelas XI MA Salafiyah Merakurak

Tuban maka diperoleh data tentang pengaruh penggunaan aplikasi Tik Tok

terhadap prestasi belajar siswa kelas XI MA Salafiyah Merakurak Kabupaten

Tuban. Data dari pengaruh penggunaan aplikasi Tik Tok dan prestasi belajar,

selanjutnya peneliti akan memapaparkan sebagai berikut :

1) Angket penggunaan aplikasi Tik Tok dan Hasil nilai prestasi

belajar siswa.

Dalam sub bab ini, peneliti menyajikan hasil angket yang telah

peneliti sebarkan pada 30 respondon yaitu siswa kelas XI MA

Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban tentang pengaruh penggunaan

aplikasi Tik Tok terhadap prestasi belajar siswa kelas XI MA Salafiyah

Merakurak Kabupaten Tuban.

Data diolah dengan menggunakan skala likert dengan jawaban

atas pernyataan positif yaitu skala 5,4 ,3 ,2 dan 1. Dimana nilai yang

36
37

digunakan peneliti adalah sebagai berikut (Pranatawijaya, Widiartry,

Priskila dan Putra, 2019: 129):

a. Jawaban sangat tidak setuju dengan skor 1

b. Jawaban tidak setuju dengan skor 2

c. Ragu-ragu dengan skor 3

d. Setuju dengan skor 4

e. Sangat setuju dengan skor 5

Berikut ini merupakan nama-nama siswa di Kelas XI MA

Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban yang menjadi sampel dalam

penelitian ini sebagai berikut:

Tabel 1.2
Data Siswa di Kelas XI
MA Salafiyah Merakurak yang menjadi responden

No. Nama L/P

1 W P
2 KN P
3 EF P
4 SJ P
5 NAF P
6 JS P
7 MA P
8 MK P
9 MS P
10 AFN L
11 KK P
12 FN P
13 DL P
14 LN P
15 RBA P
16 MED L
38

17 ECM L
18 AHA L
19 IR L
20 YH L
21 RAN L
22 MZM L
23 ADN P
24 AG L
25 M P
26 MSH L
27 SH L
28 ADA L
29 DU L
30 AKS P

Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data

variabel X ialah berupa angket sebanyak 15 pertanyaan dan variabel Y

dengan menggunakan nilai hasil prestasi belajar siswa yang diambil

langsung pada rapot siswa:

Tabel 2.1
Data Angket Penggunaan Aplikasi Tik Tok

Frekuensi
No. Responden
STS TS R S SS
Menurut saya Tik Tok itu
1
sangat penting
Saya sering mengakses
2 Tik Tok disela sela
pembelajaran berlangsung
Mengakses Tik Tok
3 membuat diri saya
terhibur
Setiap hari saya
4 meluangkan waktu untuk
membuka Tik Tok
5 Sekolah adalah tempat
yang sering saya gunakan
39

untuk membuka Tik Tok


Prestasi saya meningkat
6
karena bermain Tik Tok
Saya sangat suka bermain
7 Tik Tok pada saat jam
kosong
Saya memiliki Tik Tok
8 karena mengikuti teman-
teman
Saya tidak bisa
membagi waktu antara
9
belajar dan bermain Tik
Tok
Saya sudah berupaya
10 untuk membatasi
penggunaan Tik Tok
Saya lebih sering
bermain
11
Tik Tok dari pada
membaca buku pelajaran
Saya tidak mendapatkan
12 manfaat belajar dalam
menggunakan Tik Tok
Karena Tik Tok banyak
13 teman saya melalaikan
tugas sekolah
Menurut saya Tik Tok
14 itu memberikan dampak
negatif
Saya sering menonton
15
konten edukasi di Tik Tok

Berdasarkan Judul yang peneliti ambil yaitu tentang pengaruh

penggunaan aplikasi Tik Tok terhadap prestasi belajar siswa maka

untuk variabel Y penelitian menggunakan hasil rata-rata dari rapot

yang diperoleh siswa.

Tabel 2.2
40

Data Hasil Rekapan Angket

Pengguna Rata-rata
an Nilai
No Nama Aplikasi Prestasi
Tik Tok Belajar
(X) (Y)
1 W 54 72

2 KN 52 69

3 EF 58 67

4 SJ 60 70

5 NAF 61 70

6 JS 59 70

7 MA 62 70

8 MK 55 69

9 MS 58 68

10 AFN 58 70

11 KK 58 70

12 FN 54 69

13 DL 56 77

14 LN 52 76

15 RBA 58 76

16 MED 53 80

17 ECM 52 76

18 AHA 51 75

19 IR 54 78

20 YH 47 74

21 RAN 60 75

22 MZM 57 78

23 ADN 53 69

24 AG 51 80
41

25 M 60 64

26 MSH 51 80

27 SH 52 70

28 ADA 48 69

29 DU 51 78

30 AKS 57 73

Sumber:Hasil data diolah oleh penulis

Tabel diatas adalah hasil rekapan angket yang dilakukan oleh

responden dan hasil rapot yang peneliti dapatkan dari Guru Kelas

siswa kelas XI MA Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban Tahun

Pelajaran 2021/2022.

Distribusi frekuensi skor dapat dilihat dari tabel berikut ini:

Tabel 3.1
Distribusi Frekuensi Skor penggunaan aplikasi Tik Tok

Frekuens Frekuens
No Kelas Interval
i i Relatif
1 45 – 48 2 7%
2 49 – 52 6 20%
3 53 – 56 6 20%
4 57 – 60 5 16%
5 61 – 64 9 30%
6 65 – 68 2 7%
Jumlah 30 100%
Sumber: Data diolah oleh penulis
Tabel diatas untuk menggambarkan jumlah individu dari setiap

kategori dalam suatu data.


42

Berdasarkan tabel distribusi frekuensi, skor penggunaan aplikasi

Tik Tok dapat digambarkan dalam histogram di bawah ini:

Penggunaan Aplikasi TIK TOK


10
8
6
4
2
0
45 – 48 49 – 52 53 – 56 57 – 60 61 – 64 65 – 68

Gambar 1.1

Berdasarkan tabel 4.3 dan Gambar 1.1, frekuensi penggunaan

aplikasi Tik Tok mayoritas terletak pada interval 61-64 sebanyak 30%

atau 9 siswa dengan kategori sedang.

2) Uji Validitas

Menurut Purwanto (2016:85) validitas menunjuk pada tingkat

sejauh mana suatu alat mampu untuk mengukur apa yang seharusnya

diukur. Suatu instrumen yang valid atau sahih apabila mempunyai

tingkat validitas yang tinggi.

Pengujian validitas butir item yang dilakukan dalam penelitian ini

adalah seluruh item yang terdapat dalam instrumen yang mengungkap

pengujian validitas menggunakan bantuan softwere SPSS Product

Moment Pearson Korelasi butir total dengan taraf kesalahan 5% (0,05).

Selanjutnya, instrumen diujicobakan kepada 10 orang siswa yang


43

memiliki karakteristik yang sama dengan subjek penelitian.

Berdasarkan uji validitas, dari 30 item pernyataan didapat jumlah item

yang valid sebanyak 30 item, 15 untuk variabel X dan 15 untuk variabel

Y dengan N= 10 pada signifikan 5% adalah 0,632.

Berikut Hasil Uji Validitas:

Tabel 3.2
Hasil Uji Validitas Variabel Pengaruh Tik Tok (X)
Item Corrected Item- rtabel Keterangan
Total Correlation n=10
sig. 0,05
Butir 1 0,646 .632 Valid
Butir 2 0,644 .632 Valid
Butir 3 0,659 .632 Valid
Butir 4 0,642 .632 Valid
Butir 5 0,758 .632 Valid
Butir 6 0,751 .632 Valid
Butir 7 0,741 .632 Valid
Butir 8 0,659 .632 Valid
Butir 9 0,653 .632 Valid
Butir 10 0,636 .632 Valid
Butir 11 1,000 .632 Valid
Butir 12 0,820 .632 Valid
Butir 13 0,758 .632 Valid
Butir 14 0,660 .632 Valid
Butir 15 0,855 .632 Valid
Sumber : Data Primer yang diolah dengan exel, 25 Juni 2022

3) Uji Reabilitas

Setelah melakukan Uji Validitas, selanjutnya menguji Reabilitas

Variabel Pengaruh Tik Tok (X) dan Variabel Prestasi Siswa (Y) dengan

menggunakan SPSS versi 20 dan rumus Cronbach’s Alpha, jika

Cronbach’s Alpha lebih besar dari 0, 632 maka variabel tersebut


44

dinyatakan Reabilitas dan memenuhi syarat sebagai alat ukur

pengambilan data penelitian, sebaliknya jika Cronbach’ alpha lebih

kecil dari 0, 632 maka variabel tidak dapat digunakan.

Berikut Hasil Uji Reabilitas

Tabel 4.1

Reliability Statistics
Cronbach's Alpha N of Items

.983 15
Sumber : Data Primer yang diolah dengan SPPS 20, 25 Juni 2022

4) Hasil Uji Normalitas

Uji normalitas adalah suatu prosedur yang digunakan untuk

mengetahui apakah data berasal dari populasi yang terdistribusi normal

atau berada dalam sebaran normal (Nuryadi, Astuti, Utami, Budiantara,

2017: 79). Berikut ini adalah uji normalitas melalui aplikasi SPPS:

Tabel 4.2
Hasil Uji Normalitas
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized
Residual
N 30
Mean 0E-7
Normal Parameters a,b
Std. Deviation 3.78416881
Absolute .139
Most Extreme Differences Positive .112
Negative -.139
Kolmogorov-Smirnov Z .762
Asymp. Sig. (2-tailed) .607
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.

Dari hasil di atas yang didapat melalui bantuan SPSS versi 20.0

bahwa nilai Asyim. Sig sebesar 0,607 > 0,05 maka dapat disimpulkan
45

bahwa H0 diterima dan H1 ditolak. Maka kesimpulannya data

berdistribusi normal.

4.1.2 Uji Hipotesis

Pengujian Hipotesis adalah metode pengambilan keputusan yang

didasarkan dari analisis data. Berdasarkan data yang di telah dikumpulkan dan

disajikan oleh peneliti untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Tik Tok

terhadap prestasi belajar siswa kelas XI MA Salafiyah Merakurak Kabupaten

Tuban Tahun Pelajaran 2021/2022, peneliti menggunakan teknik regresi linier

sederhana untuk mencari hubungan dua variabel.

1. Analisis Regresi Linear Sederhana

Dari analisis menggunakan rumus regresi linier sederhana dengan

bantuan aplikasi SPSS versi 28.0, memperoleh hasil sebagai berikut:

Tabel 4.3

Coefficientsa
Model Unstandardized Standardize t Sig.
Coefficients d
Coefficients
B Std. Error Beta
(Constant) 50.463 7.217 6.992 .000
1 aplikasi tik
.391 .126 .506 3.101 .004
tok
a. Dependent Variable: prestasi belajar

Sumber : Diolah dengan menggunakan SPSS 20 (25 Juli 2022)

Dari hasil di atas dapat diketahui nilai t = 6,992 sedangkan nilai


signifikan sebesar = 0,000 lebih kecil dari signifikan 0,05 itu berarti
nilai tersebut dikatakan signifikan karena kurang dari 0,05. Sehingga
hal ini berarti ada pengaruh yang signifikan antara variabel Pengaruh
Aplikasi Tik Tok terhadap Prestasi Belajar siswa di kelas XI MA
Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban.
46

Pada kolom B (constant) yang nilainya 50,463 sedangkan untuk


Pengaruh Aplikasi Tik Tok sebesar 0,391 sehingga memperoleh
persamaan regresi linier sederhana (Pengaruh Penggunaan Aplikasi Tik
Tok terhadap Prestasi Belajar siswa kelas XI MA Salafiyah Merakurak
Kabupaten Tuban).
Y= a+bX Jadi, Y= 50,463 + 0,391X

Setelah mengetahui variabel X dan variabel Y, selanjutnya akan

menentukan besar korelasi atau hubungan antara variabel X dan Y

seperti tabel di bawah ini:

Tabel 4.4
Model Summaryb
Model R R Square Adjusted R Std. Error of the
Square Estimate
1 .506a .256 .229 3.85115
a. Predictors: (Constant), aplikasi tik tok
b. Dependent Variable: prestasi belajar

Dari hasil diatas dapat diketahui pada kolom R square diperoleh

nilai 0,256 (25,6%) hal ini menunjukkan Pengaruh Aplikasi Tik Tok

memiliki pengaruh sebesar 25,6% terhadap Prestasi Belajar siswa kelas

XI MA Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban, dan selebihnya

dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian.

2. Uji Korelasi

Korelasi adalah suatu hubungan antara variabel satu dengan

variabel lainnya. Hubungan tersebut bisa secara kausal. Hubungan

tersebut dapat dikatakan korelasional jika hubungan tersebut tidak

menunjukkan sifat sebab akibat. Dan sebaliknya, jika hubungan

tersebut menunjukkan sifat akibat, maka dikatakan kausal.


47

Variabel X : Pengaruh Tik Tok (diukur dengan pertanyaan

yang disebarkan)

Variabel Y : Prestasi Belajar (diukur dengan pernyataan yang

disebarkan dan lampiran nilai Raport siswa)

Berikutnya peneliti juga melakukan analisis data menggunakan

aplikasi SPSS untuk mendukung hasil temuan penelitian ini. Berikut ini

peneliti menyajikan hasil analisis data menggunakan aplikasi SPSS:

Tabel 4.5
Coefficientsa
Model Unstandardized Standardized t Sig.
Coefficients Coefficients
B Std. Error Beta
(Constant) 50.463 7.217 6.992 .000
1 aplikasi tik
.391 .126 .506 3.101 .004
tok
a. Dependent Variable: prestasi belajar

Pada tabel diatas dikolom Standardized Coefficients (Beta) dengan

nilai 0,506 menunjukkan tingkat korelasi dari kedua variabel, dan juga

terdapat nilai t = 6,992 yang akan digunakan untuk pengujian hipotesis

apakah terdapat Pengaruh yang signifikan atau tidak antara Pengaruh

Penggunaan Aplikasi Tik Tok terhadap Prestasi Belajar Siswa di Kelas XI

MA Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban. Pengujian nilai t dapat

dirumuskan dengan hipotesis sebagai berikut :


48

H0 (Hipotesis Nihil) : Tidak ada Pengaruh Tik Tok

terhadap siswa MA Salafiyah Merakurak

Kabupaten Tuban.

Ha (Hipotesis Alternatif) : Ada pengaruh Tik Tok terhadap Prestasi

siswa MA Salafiyah Merakurak Kabupaten

Tuban

Kriteria pengujian (berdasarkan nilai t)

1. Jika nilai t hitung < t tabel 0,05 maka H0 diterima dan H1

ditolak

2. Jika nilai t hitung > t tabel 0,05 maka H0 ditolak dan H1

diterima

Untuk menghitung nilai t tabel dengan uji dua pihak dengan dua

signifikan = 0,05/2 (uji dua pihak) = 0,025 dengan df= n-2 = 30-2 = 28. Maka

t tabel adalah 2.048 (lihat distribusi nilai t tabel) sehingga dari hasil analisis

menggunakan SPSS versi 28.0 didapatkan t hitung sebesar = 3.101 > 2.048

dengan signifikan 0.004 maka H 0 ditolak dan H 1 diterima, dapat

disimpulkan bahwa ada pengaruh antara Aplikasi Tik Tok dan Prestasi Belajar

siswa kelas XI MA Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban.

4.2 Pembahasan

Pada penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, ada 30 siswa MA

Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban yang menjadi responden untuk mengisi

kuesioner yang dibuat oleh peniti, kuesioner terdiri dari 15 pertanyaan Pengaruh

Tik Tok (X) dan nilai rapot siswa atau dapt disebut Prestasi Belajar (Y). Untuk
49

mengetahui adanya pengaruh atau tidaknya yang penulis lakukan mengenai

korelasi antara Aplikasi Tik Tok terhadap Prestasi Belajar siswa MA Salafiyah

Merakurak Kabupaten Tuban. Maka membutuhkan bantuan perhitungan dari

aplikasi SPSS Versi 20 dan Uji Hipotesis dengan menggunakan Regresi Linier.

Penjelasan analisis pada tabel 4.5 dan dari analisis data yang sudah

dilakukan Uji Hipotesis diperoleh nilai t = 6.992 dengan signifikan 0,5 > 0,000

artinya nilai tersebut signifikan karena kurang dari 0,05. Hal ini berarti ada

pengaruh yang signifikan antara variabel Pengaruh Tik Tok terhadap Prestasi

Belajar siswa MA Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban.

Y= a+bX Jadi, Y= 50,463 + 0,391X

Setelah mengetahui variabel X berpengaruh terhadap variabel Y,

selanjutnya peneliti ingin menentukan besarnya korelasi atau hubungan antara

kedua variabel yang dapat dilihat dari hasil tabel 4.5 dapat diketahui bahwa pada

kolom R square diperoleh nilai 0,256 (25,6%) ini menunjukkan Pengaruh Aplikasi

Tik Tok Terhadap Prestasi Belajar Siswa memiliki pengaruh sebesar 25,6% di MA

Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban. Dan sisanya dipengaruhi faktor lain

diluar dari penelitian ini.

Selanjutnya, dari hasil analisis nilai t hitung dapat dilihat pada tabel 4.3

yaitu diperoleh nilai sebesar t hitung = 3.101 > 2.048 dengan signifikan 0,001 maka

H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh antara

Aplikasi Tik Tok dan Prestasi Belajar siswa MA Salafiyah Merakurak Kabupaten

Tuban. Karena Aplikasi Tik Tok sangat menarik dan dengan mudahnya untuk
50

mencari teman, banyak hal hiburan yang viral akibatnya Prestasi menurun karena

terlalu asik untuk bermain Tik Tok.

Untuk mengurangi dampak buruk aplikasi Tik Tok, peran siswa MA

Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban sangat diperlukan. Penelitian ini searah

dengan penelitian Saudari Anisa hanya saja berbeda media sosialnya karena

memang untuk saat ini aplikasi yang sering digandrungi siswa adalah Tik Tok ini,

penelitian Saudari Anisa tersebut dengan judul “Penggunaan Jejaring Sosial

Facebook Terhadap Minat Belajar PAI Siswa Kelas VIII SMP Negeri 10

Yogyakarta”. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh Saudari Anisa

menunjukkan penggunaan jejaring sosial facebook terhadap minat belajar PAI

meliputi dampak positif dan negatif. Dari dampak positifnya, siswa yang biasanya

pasif dalam kelas dapat menjadi aktif dan lebih berani menyampaikan

gagasannya. Sedangkan dampak negatif terhadap minat belajar, dapat membuang

waktu dan lupa waktu, sehingga siswa menjadi malas belajar dan berdampak

buruk bagi perkembangan anak, baik itu intelegensia, psikis, dan sosio

emosionalnya. Pada penelitian ini sama-sama membahas tentang penggunaan

jejaring sosial. Akan tetapi penelitian ini juga mempunyai perbedaan, jika

penelitian saudari Anisa melihat pada perilaku siswa. Penelitian sekarang melihat

pada prestasi siswa.

Aplikasi Tik Tok juga dapat memberikan dampak positif bagi

penggunanya yaitu bisa untuk mencari hal-hal baru atau edukasi lain bisa tentang

sekolah, sosial, menghilangkan kebosanan, dan masalah-masalah lainnya.

Permasalahan seperti ini harus dilakukan penanganan khusus yaitu pembinaan dan
51

pengawasan kepada siswa kelas MA Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban agar

mereka tidak hanyut dengan kemajuan teknologi yang ada sehingga tidak

mempengaruhi prestasi belajar siswa. Supaya para siswa dapat menyadari dan

mengerti kewajiban atau tugas mereka sebagai pengajar.


BAB V
PENUTUP

Pada bagian ini peneliti menyajikan dua hal pokok yaitu berupa kesimpulan dan

saran. Deskripsi lebih jelas mengenai dua hal tersebut diuraikan berikut ini :

5.1 Kesimpulan

Dari pembahasan skripsi yang berjudul “Pengaruh Aplikasi Tik Tok

Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XII MA Salafiyah Merakurak Kabupaten

Tuban” maka peneliti dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Ada pengaruh antara aplikasi Tik Tok terhadap prestasi belajar siswa,

hal ini ditunjukkan oleh hasil penelitian yang didapat 50% siswa

mengakses aplikasi Tik Tok ketika jam kosong dan disela-sela

istirahat, itu dapat mengurangi daya konsentrasi dan mengganggu

saat proses pembelajaran sehingga prestasi mereka dapat menurun.

Dan selain itu, dampak negatif yang diberikan adalah membuat siswa

memiliki kepribadian yang suka menyendiri karena lebih asyik

dengan Tik Tok sehingga siswa kurang dapat bersosialisasi dengan

baik dilingkungan. Akan tetapi aplikasi Tik Tok juga dapat

berpengaruh positif terhadap seseorang, yaitu diantaranya dapat

mempermudah kegiatan belajar diluar sekolah karena dapat

digunakan sebagai sarana untuk memperoleh ilmu tambahan, dan

edukasi-edukasi lainnya.

52
53

2. Intensitas penggunaan aplikasi Tik Tok pada siwa MA Salafiyah

Merakurak Kabupaten Tuban, berkisar 39,7% tidak diragukan lagi

bahwa aplikasi Tik Tok sudah menjadi hal yang tidak asing lagi

siswa kelas XII MA Salafiyah Merakurak Kabupaten Tuban. Ada

beberapa cletukan siswa bahwa mempunyai akun Tik Tok adalah

seperti aku tanpamu, maksudnya sangat harus karena trend saat ini.

5.2 Saran-Saran

Setelah penelitian ini selesai dikerjakan, peneliti akan memberikan saran-

saran kepada :

1. Siswa

Sebaiknya para siswa dapat menggunakan Tik Tok secara konsekuen

dengan cara mampu memilih waktu, antara waktu belajar dan waktu

menggunakan facebook, agar nantinya tidak menyesal dikemudian hari.

2. Sekolah

Sebaiknya diadakan pembinaan atau sosialisasi terhadap siswa agar

nantinya mereka mengerti bagaimana dampak buruk dari Tik Tok yang

secara terus menerus. sehingga nantinya, diharapkan para siswa dapat

menyadari dan mengerti kewajiban atau tugas mereka sebagai pelajar.

3. Orang tua

Sebaiknya orang tua selalu mengawasi, menasehati, serta mendampingi

anaknya mengenali karakteristik layanan teknologi informasi yang


54

digunakan. Jangan hanya selalu memberikan fasilitas pada anak tanpa

adanya pengawasan. Perhatian orangtua sangat dibutuhkan oleh seorang

anak. Jangan sampai seorang anak terjerumus hanya karena kurangnya

perhatian dari orangtuanya

4. Bagi penelitian selanjutnya

Disarankan untuk meneliti lebih mendalam tentang faktor yang diduga

mempengaruhi hasil belajar siswa misalnya dikaitkan dengan factor

internal, seperti faktor jasmaniah, faktor psikologis faktor kelelahan.

Factor eksternal yang meliputi: cara orang tua dalam mendidik, relasi antar

anggota, suasana rumah, keadaan ekonomi keluarga, pengertian orang tua,

keadaan sekolah dan lingkungan masyarakat. Sehingga dapat

menyempurnakan penelitian ini dengan meneliti faktor tersebut yang

diduga mempengaruhi hasil belajar.


55

REFERENSI

Amir, H., Lidia, S. 2020. Metode Penelitian Kuantitatif Kajian Teoterik &
Praktek. Malang: Literasi Nusantara

Agung, A. A. G. 2017. Metodologi Penelitian Kuantitatif (Perspektif Manajemen


Pendidikan). Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha.

Agus, I. 2007. Statistik Konsep Dasar dan Aplikasinya. Jakarta: Kencana


Andres, K. dan Michael, H. 2010. User Of The World, Unite! The Challenges and
Opportunities Of Social Media. France: Business Horizons.

Anita. 2019. Pengaruh Facebook Terhadap Prestasi Belajar Siswa Negeri 1 di


Kikim Tengah Kabupaten Lahat. Skripsi diterbitkan. Lahat: UIN Raden
Patah Palembang.

Antony, M. 2008. What is Social Media?. London: iCrossing.

Arikunto, S. 2014. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta :


Rineka Cipta.

Cahyono, A. S. 2016. Pengaruh media sosial terhadap perubahan sosial


masyarakat di Indonesia.
Jurnal Ilmu Sosial & Ilmu Politik, 9(1): 140–157

Darmawan. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Darmawan. 2020. Dasar-dasar Memahami Rasio dan Laporan Keuangan.


Yogyakarta: CV. UNY Press.

Deriyanto, D., Fathul, Q. 2018. Persepsi mahasiswa Universitas Tribhuwana


Tunggadewi Malang terhadap Tik Tok Jurusan Ilmu Komunikasi dan
FISIP.
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 7(2):38-39

Djamarah. 2012. Psikologi Belajar. Yogyakarat : Pustaka Belajar.

Dr. Rulli, N. M. 2017. Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya, dan


Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Joesyiana, Kiki. 2018. Pengaruh Word Of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian


Konsumen Pada Media Online Shop Shopee di Pekanbaru.
Jurnal Valuta,4(1)

Jonathan, S. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta:


Graha Ilmu

Kadek, D. S. 2017. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Stress Kerja Pada


Tenaga Kebersihan Kota Di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar.
E-journal Jurusan Pendidikan Ekonomi, 10(2)
56

Khairuni, N. 2016. Dampak Positif Dan Negatif Sosial Media Terhadap


Pendidikan Akhlak Anak.
Jurnal Edukasi, 1(1):99-100.
Marini, R. 2019. Pengaruh Media Sosial TikTok terhadap Prestasi Belajar
Peserta Didik di SMPN 1 Gunung Sugih Kab. Lampung Tengah. Skripsi
diterbitkan. Lampung: UIN Raden Intan Lampung.

Nasrullah, R. 2015. Media Sosial: Prosedur, Tren, dan Etika. Bandung: Simbiosa
Rekatama Media

Noor, K. P. 2015. Pengaruh Tingkat Pendidikan, Perhatian Orang Tua, Dan Minat
Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa Smk
Kesehatan Di Kota Tangerang.
Jurnal Bahasa dan Sastra, 1(2): 80

Noor, K. P. 2015. Pengaruh Tingkat Pendidikan, Perhatian Orang Tua, Dan Minat
Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa Smk
Kesehatan Di Kota Tangerang.
Jurnal Bahasa dan Sastra, 1(2): 82

Nuryadi, Astuti, T. D., Utami, E. S., & Budiantara, M. 2017. Dasar-dasar


Statistik Penelitian. Yogyakarta: Sibuku Media.

Nuryadi, Astuti, T. D., Utami, E. S., & Budiantara, M. 2017. Dasar-dasar


Statistik Penelitian. Yogyakarta: Sibuku Media.

Pratiwi, N. K. 2015. Pengaruh Tingkat Pendidikan, Perhatian Orang Tua dan


Minat Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa
SMK Kesehatan di Kota Tangerang.
Jurnal Kependidikan. 1(2)

Purwanto. 2017. Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.


Riska, M. 2019. Pengaruh Media Sosial Tik Tok Terhadap Prestasi Belajar
Peserta Didik Di Smpn 1 Gunung Sugih Kab. Lampung Tengah di
LAMPUNG. Skripsi diterbitkan. Lampung: UIN Raden Intan Lampung

Salim, dan Syahrum. 2012. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Bandung: Cipta


Pustaka.

Siregar, S. 2014. Statistik Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Bumi


Aksara.

Siyoto, Sandu, & Ali, S. 2015. Dasar Metodologi [Link]: Literasi


Media Publishing.
57

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,


Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susilowati, dan Maudi, E. 2018. Strategi Koperasi Karya Mandiri Dalam
Memperkenalkan Product Knowledge Memalui Event Gowes Pesona
Nusantara.
Jurnal Komunikasi, 9(1): 1-9.

Thea, R. 2016. Penggunaan Media Sosial Sebagai Penguasaan Dasar-Dasar


Fotografi Ponsel di Jogyakarta. Skripsi diterbitkan. Jogyakarta: UIN
Sunan Kalijaga.

Utami, F. A. (2020). Asal Mula Tik Tok, Diganderungi Milenial tapi Penuh
Kontroversia. Dikutip 18 Juli 2022 dari Warta Ekonomi:
[Link]
diganderungi-milenial-tapi-penuh-kontroversial/1

Vina, R. 2016. Pengaruh Minat Belajar Siswa Dan Persepsi Atas Upaya Guru
Dalam Memotivasi Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Bahasa
Indonesia Siswa Smp Di Depok.
Jurnal SAP, 1(2): 207

Wijayani, I. 2017. Hubungan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa


Kelas V SD Negeri 1 di  Waringinsari Barat Kabupaten Pringsewu.
Skripsi diterbitkan. Pringsewu: Universitas Lampung.

Wikipedia. (2022). Globalisasi. Dikutip 15 Juli 2022 dari Eksiklopedia Bebas:


[Link]

Wikipedia. (2022). Globalisasi. Dikutip 15 Juli 2022 dari Eksiklopedia Bebas:


[Link]

Wisnu, N. A. 2018. Aplikasi Tik Tok Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Dan
Sastra Indonesia.
Pertemuan Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(4): 2

Yuzarion. 2017. Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Peserta Didik.


Ilmu Pendidikan, 2(1): 3
58

Lampiran 1

Surat Keterangan Penelitian


59

Lampiran 2

Daftar Nama Responden Pengaruh Aplikasi Tik Tok

No. Nama L/P


1 WULANDARI P
2 KHORIDA NUR SA'BANIA SEPTIANI P
3 ERNI FEBRIANA P
4 SITI JUMI'AH P
5 NISWAH AFIL FIKRIYAH P
6 JAMIATUS SYARIFAH P
7 MERINA ASMARANI P
8 MARISA KRISDIYANTI P
9 MAULIDINA SAFIRA P
10 ASKAL FUAD NURROHMAN L
11 KHUSNUL KHOTIMAH P
12 FARIDATUN NI MAH P
13 DEWI LIDIAWATI P
14 LIYA NUURUL ILMIL LATHIIFAH P
15 RIZKA BARIQNA AMELIA P
16 M EDI SUPRIYANTO L
17 ELDIRA CHOIRIYA MUNIF L
18 AHMAD HADZIQ AL ANWAR L
19 IRFANNIR ROHMAN L
20 YUSRIL HIDAYAT L
21 RIZQI AULAN NI'AM L
22 M. ZAINUL MUTTAZAM L
23 ADELIA DEWI NURFA'IZAH P
24 ABDUL GHOLIB L
25 MUAFI'AH P
26 M. SAMSUL HADI ARIFIN L
27 SAIFUL HUDA L
28 AHMAD DIDIK AFANDI L
29 DWI UTOMO L
30 ASTRID KARTIKA SEPTIANI P
60

Lampiran 3

KUESIONER
PENGARUH APLIKASI TIK TOK TERHADAP

PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI MA SALAFIYAH


MERAKURAK TAPI. 2021/2022

Keterangan Petunjuk Pengisisan Kuesioner


1. Berilah tanda centang pada bagian kolom sesuai pilihan anda.
2. Setiap pertanyaan dalam kolom hanya dipilih satu jawaban.
3. Seluruh pertanyaan dalam kuesioner harus dijawab.
4. Terdapat beberapa alternative jawaban yang telah disediakan oleh peneliti :
a. Sangat Setuju (SS)
b. Setuju (S)
c. Ragu-ragu (RG)
d. Tidak Setuju (TS)
e. Sangat Tidak Setuju (STS)

Nama Responden :
KELAS :

VARIABEL X ( APLIKASI TIK TOK)


Frekuensi
No. Responden STS TS R S SS
Menurut saya Tik Tok itu sangat
1
penting
Saya sering mengakses Tik Tok disela
2
sela pembelajaran berlangsung
Mengakses Tik Tok membuat diri saya
3
terhibur
Setiap hari saya meluangkan waktu
4
untuk membuka Tik Tok
Sekolah adalah tempat yang sering
5 saya gunakan untuk membuka Tik
Tok
Prestasi saya meningkat karena
6
bermain Tik Tok
61

Saya sangat suka bermain Tik Tok


7
pada saat jam kosong
Saya memiliki Tik Tok karena
8
mengikuti teman-teman
Saya tidak bisa membagi waktu
9
antara belajar dan bermain Tik Tok
Saya sudah berupaya untuk
10
membatasi penggunaan Tik Tok
Saya lebih sering bermain Tik
11 Tok dari pada membaca buku
pelajaran
Saya tidak mendapatkan manfaat
12
belajar dalam menggunakan Tik Tok
Karena Tik Tok banyak teman saya
13
melalaikan tugas sekolah
Menurut saya Tik Tok itu
14
memberikan dampak negatif
Saya sering menonton konten edukasi
15
di Tik Tok
62

Lampiran 4

Uji Validitas Instrumen Angket

UJI VALIDITAS INSTRUMEN ANGKET


PENGGUNAAN APLIKASI TIK TOK
No. Responen

No Pernyataan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
01 4 4 5 5 5 5 4 5 5 5 5 4 5 5 5 71
02 1 4 4 4 4 2 2 3 3 3 2 2 4 4 3 45
03 2 5 3 2 4 3 5 5 3 3 4 2 3 2 5 51
04 2 4 4 3 3 2 3 2 4 4 2 2 3 3 4 45
05 3 5 5 5 5 4 5 4 5 5 5 5 5 5 5 71
06 2 3 2 2 2 3 4 4 4 4 2 2 2 1 3 40
07 3 4 4 5 5 5 4 4 5 5 4 4 5 4 4 65
08 3 5 4 5 4 5 5 4 5 5 4 5 4 5 4 67
09 5 5 5 5 5 4 5 4 5 5 5 5 5 5 5 73
10 1 4 4 5 3 5 4 5 5 4 4 4 4 4 4 60
r hitung 0.646 0.644 0.659 0.642 0.758 0.751 0.741 0.659 0.653 0.636 1.000 0.820 0.758 0.660 0.855
r tabel ( 0.632 0.632 0.632 0.632 0.632 0.632 0.632 0.632 0.632 0.632 0.632 0.632 0.632 0.632 0.632
V V V V V V V V V V V V V V V
63

Lampiran 5

Hasil Perhitungan Angket Variabel X

HASIL ANGKET
PENGGUNAAN APLIKASI TIK TOK

No Pernyataan
Jawaban 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 ∑
1 4 5 5 2 5 2 2 1 1 1 2 5 5 5 5 50
2 4 4 5 4 5 3 3 2 2 4 5 5 5 5 5 61
3 5 5 5 3 5 2 3 1 1 1 3 5 4 3 5 51
4 5 5 5 2 5 3 5 1 1 3 5 5 4 5 5 59
5 5 5 5 1 5 2 1 1 1 1 2 5 4 2 5 45
6 4 5 5 1 5 3 3 1 1 3 4 5 4 4 1 49
7 4 5 4 4 5 2 1 1 1 1 3 3 4 2 5 45
8 4 5 4 3 5 1 2 3 3 4 4 5 4 5 5 57
9 4 5 5 3 5 2 4 3 1 2 4 5 5 5 5 58
10 5 5 5 3 5 2 2 2 1 1 4 4 5 4 4 52
11 5 5 4 5 4 3 3 2 3 5 3 4 5 4 5 60
12 5 5 5 5 5 2 4 1 1 3 5 5 5 5 5 61
13 5 5 5 3 4 4 3 2 1 2 4 5 5 4 4 56
14 5 5 5 4 5 3 3 3 2 4 4 4 4 5 5 61
15 5 5 5 5 4 2 3 2 2 4 4 4 4 3 4 56
16 5 5 5 5 5 4 4 1 1 3 5 5 5 5 5 63
17 5 5 5 2 4 3 3 1 1 3 5 4 5 5 4 55
18 5 5 5 3 4 2 2 3 1 1 4 5 4 3 4 51
19 5 5 5 5 5 3 3 4 3 4 5 5 5 4 5 66
20 5 5 5 4 5 3 3 1 3 4 5 4 5 5 5 62
21 5 5 4 5 4 3 3 2 3 5 3 4 5 4 5 60
22 5 5 5 5 5 2 4 1 1 3 5 5 5 5 5 61
23 5 5 5 3 4 4 3 2 1 2 4 5 5 4 4 56
24 5 5 5 4 5 3 3 3 2 4 4 4 4 5 5 61
25 5 5 5 5 4 2 3 2 2 4 4 4 4 3 4 56
26 5 5 5 5 5 4 4 1 1 3 5 5 5 5 5 63
27 5 5 5 2 4 3 3 1 1 3 5 4 5 5 4 55
28 5 5 5 3 4 2 2 3 1 1 4 5 4 3 4 51
64

Lampiran 6

HASIL PRESTASI BELAJAR SEMESTER GENAP

AQIDAH AKHLAQ

SENI BUDAYA
PAI

Qur'an Hadits

SOSIOLOGI
B. INGGRIS

EKONOMI
GEOLOGI

SEJARAH
B. INDO

MULOK

TOTAL
Nama

PPKN

BBKK
BBTA
Kelas

MTK

AKA
BAR

PRK
FIQIH

TIK

NS
No

SI
SKI
1 XI WULANDARI 79 70 75 72 70 70 71 75 71 72 79 78 71 70 70 70 72 70 70 70 70 70 1506
2 XI KHORIDA NUR SA'BANIA SEPTIANI 75 64 72 62 65 66 69 78 67 70 71 79 78 69 62 64 65 70 71 70 70 70 1452
3 XI ERNI FEBRIANA 66 65 72 60 55 64 67 65 80 69 67 68 68 80 60 78 69 78 62 69 55 55 1406
4 XI SITI JUMI'AH 60 68 71 68 67 69 60 78 78 70 75 70 68 78 80 70 69 60 70 70 70 80 1489
5 XI NISWAH AFIL FIKRIYAH 70 65 69 64 66 69 67 84 75 70 70 70 78 70 78 65 60 62 78 65 60 80 1465
6 XI JAMIATUS SYARIFAH 73 65 67 69 69 70 69 81 68 70 72 71 78 80 65 60 67 71 72 70 60 78 1472
7 XI MERINA ASMARANI 70 68 78 80 70 69 60 70 70 70 80 60 68 71 68 67 69 60 78 78 70 75 1479
8 XI MARISA KRISDIYANTI 71 79 78 69 62 64 65 70 71 70 70 70 75 64 72 62 65 66 69 78 67 70 1456
9 XI MAULIDINA SAFIRA 69 69 70 72 68 65 70 70 68 69 71 70 70 70 70 64 62 61 70 78 60 61 1428
10 XI ASKAL FUAD NURROHMAN 70 70 78 70 78 65 60 62 78 65 60 80 70 65 69 64 66 69 67 84 75 70 1465
11 XI KHUSNUL KHOTIMAH 70 70 78 70 78 65 70 65 69 64 66 69 67 84 75 70 65 60 80 60 62 78 1465
12 XI FARIDATUN NI MAH 70 75 64 72 62 65 66 69 78 67 70 71 79 78 69 62 64 65 70 71 70 70 1457
13 XI DEWI LIDIAWATI 78 78 77 78 78 78 75 70 66 70 74 71 79 84 88 78 75 80 84 87 78 78 1626
14 XI LIYA NUURUL ILMIL LATHIIFAH 70 74 71 70 84 88 78 75 80 84 87 78 70 70 78 77 78 78 78 75 70 66 1609
15 XI RIZKA BARIQNA AMELIA 78 70 70 78 77 78 78 78 75 70 66 70 74 71 70 84 88 78 75 80 84 87 1601
16 XI M EDI SUPRIYANTO 78 78 80 78 78 78 75 78 80 79 85 78 79 84 88 78 75 80 84 87 78 78 1678
17 XI ELDIRA CHOIRIYA MUNIF 77 78 78 78 78 70 70 78 84 88 78 75 80 75 70 66 70 74 71 70 84 87 1602
18 XI AHMAD HADZIQ AL ANWAR 70 74 71 70 84 88 78 75 80 84 69 78 70 70 78 77 76 78 78 75 70 66 1589
19 XI IRFANNIR ROHMAN 78 78 80 78 78 78 75 78 80 79 85 78 79 75 78 78 75 80 78 75 78 78 1641
20 XI YUSRIL HIDAYAT 70 74 71 70 84 70 78 75 80 75 69 78 70 70 78 77 76 78 78 75 70 66 1562
21 XI RIZQI AULAN NI'AM 70 70 78 77 76 78 78 75 70 66 70 74 71 70 84 88 78 75 80 84 69 78 1589
22 XI M. ZAINUL MUTTAZAM 75 78 78 75 80 78 75 78 78 78 78 80 78 78 78 75 78 80 79 85 78 79 1644
23 XI ADELIA DEWI NURFA'IZAH 71 79 78 69 62 64 65 70 71 70 70 70 75 64 72 62 65 66 69 78 67 70 1456
24 XI ABDUL GHOLIB 85 78 79 84 88 78 75 80 84 87 78 78 78 78 80 78 78 78 75 78 80 79 1671
25 XI MUAFI'AH 69 60 70 72 61 65 70 70 69 65 62 60 70 70 60 64 62 61 60 55 60 61 1347
26 XI M. SAMSUL HADI ARIFIN 82 78 80 78 78 78 78 78 80 79 85 78 79 78 78 78 78 80 85 85 80 78 1669
27 XI SAIFUL HUDA 71 68 67 69 60 78 78 70 75 70 68 78 80 70 69 60 70 70 70 80 60 68 1478
28 XI AHMAD DIDIK AFANDI 70 75 64 72 62 65 66 69 78 67 70 71 79 78 69 62 64 65 70 71 70 70 1457
29 XI DWI UTOMO 80 78 78 78 75 78 80 79 85 78 79 75 78 78 75 80 78 75 78 78 78 78 1639
30 XI ASTRID KARTIKA SEPTIANI 70 74 71 70 84 88 78 75 80 84 55 78 70 70 78 77 70 65 78 64 70 66 1545
2185 2170 2213 2172 2177 2179 2144 2218 2268 2199 2179 2204 2229 2212 2209 2135 2127 2133 2227 2245 2113 2190 45943
72.63 72.38 74.29 72.21 73.21 71.96 70.58 74.04 75.04 73.17 73.33 73.5 73.88 73.67 74.17 71.42 71.04 71.54 74.42 75.5 70.63 73.7 1533.7
65

LAMPIRAN 7

Siswa siswi kelas XI berkumpul untuk Mengisi Angket


66

Foto dengan Wali Kelas XI

Foto dengan Kepala Sekolah MA Salafiyah Merakurak


67

Hasil Prestasi Siswa

Foto Rekapitulasi Keadaan Siswa MA Salafiyah Merakurak


68

Foto Profil Sekolah

Foto Struktur Organisasi MA Salafiyah Merakurak


69

Foto Pembagian Tugas Mengajar MA Salafiyah Merakurak


70

RIWAYAT HIDUP

MUHAMMAD MIFTAQUL ULLA dilahirkan di Desa Kembangbilo Kecamatan Tuban

Kabupaten Tuban pada 02 November 1997, anak terakhir dari satu bersaudara, pasanga

Bapak Wilan dan Ibu Sumiati. Penulis pertama kali masuk pendidikan di kampung

halamannya, SD Negeri Kembangbilo 1 yang tamat pada tahun 2009. Selanjutnya penulis

melajutkan pendidikan di SMP Negeri 7 Tuban dan tamat pada tahun 2012. Setelah tamat

di SMP, Penulis melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren ASSALAM Bangilan dan

sekolah di MA ASSALAM Bangilan dengan jurusan Bahasa Arab yang tamat pada tahun

2016. Kemudian mengabdikan diri untuk pondok selama 1 tahun, dan pada tahun 2018

Penulis terdaftar sebagai mahasiswa Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Institut

Agama Islam Nahdlotul Ulama (IAINU) Tuban.


71

Anda mungkin juga menyukai