TUGAS 2 PAJAK PENGHASILAN III
UNIVERSITAS TERBUKA
Nama : Rafika Maghfiroh Prasetya
NIM : 044288447
Pertanyaan :
PT ABC berdomisili di negara A. Pada tahun 2017, PT ABC memperoleh penghasilan sebesar
$100.000.000. Selain itu PT ABC juga memperoleh penghasilan dari negara B sebesar $
80.000.000 dan dari negara C sebesar $ 20.000.000. Tarif pajak di negara A bersifat progresif
sbb :
• penghasilan sd $ 70.000.000 sebesar 25%,
• diatas $ 70.000.000 sebesar 35%.
Penghasilan luar negeri telah dipotong pajak, dengan tariff sbb: negara B sebesar 40% dan
negara C sebesar 30% engan tarif 30%. Negara A menggunakan kredit pajak dari penghasilan
di luar negeri dengan metode per country limitation ordinary tax credit
Instruksi :
1. Hitunglah jumlah pajak terutang PT ABC dari penghasilan dalam negeri
2. Hitunglah masing-masing jumlah pajak yang dipotong oleh negara B dan C
3. Berdasarkan tarif negara A, hitung jumlah pajak dari penghasilan di negara B
4. Berdasarkan tarif negara A, hitung jumlah pajak dari penghasilan di negara C
5. Berapa jumlah maksimum kredit pajak yang diperbolehkan?
6. Berapa jumlah pajak yang telah dibayar di negara B dapat dikreditkan di negara A?
7. Berapa jumlah pajak yang telah dibayar di negara C dapat dikreditkan di negara A?
8. Berapa jumlah pajak kurang bayar yang harus dibayar oleh PT ABC di negara A?
Jawab :
Diketahui : Penghasilan Negara A = $100.000.000
Penghasilan Negara B = $80.000.000
Penghasilan Negara C = $20.000.000
Tarif Pajak Negara A = 25% jika ≤ $70.000.000 dan 35% jika > $70.000.000
Tarif Pajak Negara B = 40%
Tarif Pajak Negara C = 30%
Maka :
1. Pajak Terutang dari penghasilan pada Negara A :
25% x $70.000.000 = $17.500.000
35% x $30.000.000 = $10.500.000
Total pajak terutang = $28.000.000
2. Pajak Terutang Negara B = 40% x $80.000.000
Pajak Terutang Negara B = $32.000.000
Pajak Terutang Negara C = 30% x $20.000.000
Pajak Terutang Negara C = $6.000.000
3. Pajak Terutang dari penghasilan pada Negara B berdasarkan tarif negara A :
25% x $70.000.000 = $17.500.000
35% x $10.000.000 = $ 3.500.000
Total pajak terutang = $21.000.000
4. Pajak Terutang dari penghasilan pada Negara C berdasarkan tarif negara A :
25% x $70.000.000 = $17.500.000
35% x $10.000.000 = $ 3.500.000
Total pajak terutang = $21.000.000
5. Jumlah Total Penghasilan $200.000.000
PPh Terutang sesuai tarif Progresif
25% x $70.000.000 = $17.500.000
35% x $130.000.000 = $45.500.000
Total pajak terutang $63.000.000
Kredit Pajak Luar Negeri
Batasan Teoritis
Negara B
($80.000.000/$200.000.000)x$63.000.000 $25.200.000
Negara C
($20.000.000/$200.000.000)x$63.000.000 $ 6.300.000
Batasan Faktual
Negara B
40% x $80.000.000 $32.000.000
Negara C
30% x $20.000.000 $ 6.000.000
Kredit Pajak yang diberikan
Negara B $25.200.000
Negara C $ 6.000.000
6. Jumlah pajak yang telah dibayar di Negara B yang dapat dikreditkan di Negara A adalah
sebesar $25.200.000
7. Jumlah pajak yang telah dibayar di Negara C yang dapat dikreditkan di Negara A adalah
sebesar $6.000.000
8. Jumlah Pajak Kurang Bayar adalah
= $63.000.000 + ($32.000.000 - $25.200.000) + ($6.000.000 - $6.000.000)
= $63.000.000 + $6.800.000
= $69.800.000
Sumber :
• Rasmini, Mas. 2019. PAJA3332 – Pajak Penghasilan III (Edisi 3). Tangerang Selatan:
Universitas Terbuka.
• [Link]