0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan12 halaman

B. Pemeriksaan EKG: Soal S1 Keperawatan

1. Kasus pertama mengenai laki-laki 46 tahun dengan keluhan nyeri dada yang menjalar ke bahu dan tangan kiri yang dirawat di IGD. Pemeriksaan penunjang yang harus dilakukan adalah pemeriksaan EKG. 2. Kasus kedua mengenai laki-laki 50 tahun dirawat karena nyeri dada kiri yang dirawat di ruang jantung. Letak elektroda V2 yang benar adalah di sela iga ke-4 garis sternal

Diunggah oleh

Dita Febriani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan12 halaman

B. Pemeriksaan EKG: Soal S1 Keperawatan

1. Kasus pertama mengenai laki-laki 46 tahun dengan keluhan nyeri dada yang menjalar ke bahu dan tangan kiri yang dirawat di IGD. Pemeriksaan penunjang yang harus dilakukan adalah pemeriksaan EKG. 2. Kasus kedua mengenai laki-laki 50 tahun dirawat karena nyeri dada kiri yang dirawat di ruang jantung. Letak elektroda V2 yang benar adalah di sela iga ke-4 garis sternal

Diunggah oleh

Dita Febriani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SOAL S1 KEPERAWATAN

1. Seorang laki-laki 46 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada yang menjalar ke bahu
dan tangan sebelah kiri, gelisah, keringat dingin. Hasil pemeriksaan: TD 110/80 mmHg,
frekuensi nadi 100 x/menit, frekuensi nafas 24 x/menit, suhu  380 C.
Apakah pemeriksaan penunjang yang harus segera dilakukan untuk kasus diatas?
a. Pemeriksaan Hb
b. Pemeriksaan EKG
c. Pemeriksaan CKMB
d. Pemeriksaan Profil lipid
e. Pemeriksaan treatmill test

2. Seorang laki-laki 50 tahun di rawat diraung jantung. Pasien mengeluh nyeri ada kiri seperti
ditekan benda berat. Perawat melakukan perekaman EKG. Dimana letak pemasangan
elektroda V2 yang benar ?
a. sela iga ke 2 garis sternal kanan
b. sela iga ke 2 garis sternal kiri
c. sela iga ke 4 garis sternal kanan
d. sela iga ke 4 garis sternal kiri
e. sela iga ke 5 garis sternal kiri

3. Seorang laki-laki 65 tahun dirawat di ruang neurologi. Hasil pemeriksaan, pasien


mengalami penurunan kesadaran, ketika dirangsang nyeri kedua lengan tampak fleksi
abnormal, membuka mata dengan suara mengerang, TD 160/90mmHg, frekwensi nadi
92x/mnt, Frekwensi nafas 20x/mnt, dan suhu 36,8’ C.
Berapa nilai GCS pads kasus tersebut?
a. 5
b. 6
c. 7
d. 8
e. 9
4. Seorang perempuan 35 tahun dirawat di ruang neurologi dengan pasca craniotomy. Hasil
pengkajian, pasien hemiparese kanan, lemah dan tidak mampu menggerakkan tubuhnya,
reflek fisiologi melambat. tidak mampu mengangkat lengan dan kaki namun masih bisa
menggerakannya.
Berapa nilai kekuatan otot pads pasien tersebut ?
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5

5. Seorang perempuan 56 tahun, dirawat di ruang neurologi. Hasil pengkajian didapatkan:


sakit kepala, penglihatan kabur, kelemahan kaki dan tangan kanan, bicara tidak jelas.
Perawat melakukan pengkajian pada nervus kranial XII.
Apakah yang harus dilakukan perawat saat pengkajian pada pasien tersebut?
a. Minta pasien mengucapakan suara “A”
b. Meletakkan garam pada lidah bagian depan
c. Meletakkan gula pada lidah bagian belakang
d. Meminta pasien untuk memoncongkan mulutnya
e. Meminta pasien menggerakkan lidah kesatu sisi dan kesisi lainya

6. Seorang laki-laki 60 tahun dirawat diruang neurologi dengan diagnosa CVA infark. Hasil
pengkajian, pasien mengalami penurunan kesadaran, kulit disekitar area penonjolan tulang
tampak kemerahan, ada bullae, TD 140/90, nadi 88x/mnt, RR 20x/mnt, suhu 36,7ºC
Apakah intervensi yang tepat pada kasus di atas?
a. Melatih ROM
b. Melakukan massage
c. Mobilisasi tiap 2 jam
d. Memberikan kompres hangat
e. Memberukan lotion pada area yang menonjol
7. Seorang perempuan 35 tahun dirawat diruang neurologi dengan pasca stroke hari ke 2. Saat
dilakukan pengkajian tiba-tiba pasien mengalami kejang, kaku seluruh tubuh, wajah
menoleh ke kiri, mulut mencong, mata mendelik.
Apa tindakan keperawatan yang tepat dilakukan pada kasus di atas?
a. Berikan posisi semi fowler
b. Observasi tanda vital
c. Jauhkan benda tajam
d. Miringkan pasien
e. pasang tongspatel

8. Seorang perempuan 45 tahun dirawat di RS dengan keluhan nyeri dada. Hasil pemeriksaan:
nyeri seperti diremas, skala nyeri 7, TD 140/90mmHg, Nadi 94x/mnt frekwensi napas
24x/mnt, suhu 36’C. Dokter memberikan advise isosorbid dinitrat (ISDN).
Bagaimana cara pemberian obat yang tepat pada kasus di atas?
a. Minum obat sebelum makan
b. Letakkan obat di bawah lidah
c. Obat diminum dengan cara dihisap
d. Obat diminum dengan cara dikunyah
e. Minum air putih sebelum obat dikunyah

1. Seorang Perempuan (51 tahun) dirawat dengan Ca mamae dengan keluhan sesak nafas. Hasil
pengkajian kesadaran somnolent, tampak terpasang NGT, TD: 130/80 mmHg, N: 106x/mnt,
S: 37,2oC, RR, 30x/mnt, SPO2: 89%, terpasang O2 kanul 4lpm. Hasil laboratorium GDS =
322 mg/dL, albumin 2,19 g/dL, bilirubin direk 0,43 mg/dL.
Apakah diagnosa keperawatan utama kasus diatas ?
a. Ketidakstabilan kadar Glukosa darah
b. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
c. Hambatan mobilitas fisik
d. Gangguan perfusi perifer
e. Pola nafas tidak efektif
2. Seorang pria (65 tahun) datang ke poli bedah dengan keluhan: kedua kaki bengkak, nyeri bila
digerakkan sejak 2 minggu yang lalu saat pagi hari. Pasien juga senang konsumsi jeroan,
cumi, dan kacang-kacangan. Pengkajian: wajah meringis, skala nyeri 7, kedua sendi lutut, ibu
jari kaki tampak kemerahan. TD: 140/90mmHg, N: 84x/mnt, S: 36,8⁰C.
Apakah pengkajian look pada kasus diatas ?
a. Krepitus dan spasme otot
b. Deformitas sendi
c. Nyeri tekan pada sendi
d. Keterbatasan rentang gerak
e. Kekuatan otot
3. Seorang laki – laki (50 tahun) diantar ke UGD degan keluhan sulit BAK sejak 2 hari yang
lalu. Hasil pengkajian menunjukkan terasa pedih dan panas saat BAK, urine kemerahan,
mual, muntah, pusing, nafsu makan menurun, aktivitas terbatas, sulit tidur.
Apa masalah keprawatan yang tepat pada kasus tersebut?
a. Nyeri akut
b. Kurang tidur
c. Hambatan mobilitas fisik
d. Gangguan elimisai urine
e. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
4. Seorang laki – laki (25 tahun) di rawat dengan keluhan nyeri kepala, lemah, nafsu makan
berkurang, perut distendet dan membesar, belum BAB 10 hari. Pada palpasi perut bawah
teraba penuh, dengan TTV: tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 88X/mnit, pernafasan
20X/Menit, dan suhu 380C. Terpasang infuse di tangan kiri
Masalah keperawatan apa yang sesuai dengan kasus tersebut?
a. Nyeri
b. Hipertermi
c. Intoleransi aktivitas
d. Gangguan pola eliminasi BAB
e. Resiko nutrisi kurang dari kebutuhan
5. Seorang laki – laki (20 tahun) dirawat di ruang bedah dengan nyeri kaki kiri dan tidak bisa
digerakkan akibat terjatuh. Hasil pemeriksaan: adanya krepitasi, terpasang bidai, skala nyeri
8, Tekanan Darah 140/80 mmHg, Nadi 100 kali/menit, Suhu 37,5 OC, Pernapasan 24
kali/menit. Hasil foto ditemukan fraktur tibia dan fibula.
Apa masalah keperawatan pada kasus tersebut?
a. Hambatan Mobilitas Fisik
b. Intoleransi Aktifitas
c. Nyeri Akut
d. Hipertermia
e. Resiko Infeksi
6. Seorang perempuan (34 tahun) datang ke puskesmas melaporkan sering berkemih, sedikit
sedikit, terasa nyeri, dan tidak tuntas. Keadaan ini di laporkan sejak 1 bulan yang lalu setelah
kecelakaan. Setiap hari merasa tidak nyaman karena urin keluar tidak dapat di kontrol. Pasien
tidak tau tentang penyakitnya dan baru kali ini dibawa berobat.
Apakah masalah keperawatan utama kasus tersebut?
a. Gangguan pola eliminasi urin
b. Gangguan rasa nyaman
c. Ansietas
d. Defisit pengetahuan
e. Nyeri akut
7. Seorang perempuan usia (32 tahun) dirawat diruang bedah. pasien mengeluh adanya luka di
kaki kanan dan bernanah, awalnya karena gatal dan sering digaruk. Hasil pemeriksaan luka
di punggung kaki dengan luas 20 cm, kondisi pasien lemah, GDS 350 mg/dl, demam. TTV:
Suhu 37oC, Nadi 100x/menit, pernafasan 20x/menit, TD 100/70 mmHg.
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?
a. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan
b. Resiko kekurangan volume cairan
c. Kerusakan integritas kulit
d. Penurunan curah jantung
e. Intoleransi Aktifitas
8. Seorang pasien perempuan (20 tahun) tersiram air panas. Dengan luka bakar di area wajah,
dada, perut, dan tangan. Pasien mengeluh nyeri. Hasil pemeriksaan fisik: Kulit terkelupas,
skala nyeri 6 dan sudah diberikan analgesik, TD= 100/60, N= 110x/menit, RR= 26x/menit,
mukosa bibir kering dengan produksi urine pekat.
Apa masalah keperawatan prioritas pada kasus tersebut?
a. Nyeri akut
b. Kerusakan integritas kulit
c. Gangguan eliminasi urin
d. Defisit volume cairan
e. Resiko infeksi
9. Seorang laki-laki (57 tahun) dirawat di RS dengan hernia inguinal, pasien tersebut
mendapatkan terapi infuse RL. Pasien memiliki riwayat CKD stage V dan diberikan secara
lifeline .
Berapakah infus yang harus diberikan?
a. 500 cc cairan infus/1 jam
b. 500 cc/5 jam
c. 500 cc/12 jam
d. 500 cc/24 jam
e. 1000 cc/12 jam
10. Seorang laki-laki (56 tahun) dirawat di ruang bedah dengan diagnosa medis Rheumatoid
Artritis, pada saat pengkajian didapatkan masalah perawatan hambatan mobilitas fisik.
Manakah tindakan mandiri perawat yang paling sesuai?
a. Kolaborasi dengan ahli terapi okupasi dan spesialis vokasional dalam meningkatkan
kemampuan mobilisasi pasien
b. Anjurkan pasien untuk mempertahankan posisi yang nyaman pada saat duduk, berdiri
dan berjalan
c. Bantu pasien dalam latihan isometrik, resistif dan ROM baik aktif maupun pasif
d. Kolaborasi dengan dokter rehabilitasi medis meningkatkan mobilitas pasien
e. Sarankan pasien untuk menggunakan bantal besar untuk menyangga leher
11. Seorang wanita (60 tahun) saat ini sedang dirawat di ruang bedah dengan post operasi
katarak dextra. Hasil pengkajian yang dilakukan ditemukan TD 130/70 mmHg, Nadi
86x/menit, RR 18x/menit. Pengkajian fungsi neurologi, respiratori, kardiovaskuler dan
abdomen menunjukan nilai normal.
Apakah pendidikan kesehatan yang tepat pada kasus tersebut?
a. Pantangan untuk konsumsi protein berlebih
b. Menghindari kontak mata saat bertemu dengan orang lain
c. Mengurangi aktivitas yang berat
d. Cara penggunaan tetes mata dan pelindung mata setelah operasi
e. Meningkatkan kegiatan membaca untuk mengembalikan fungsi mata
12. Seorang laki-laki (50 tahun) dirawat dengan diagnosa DM type II. Pasien mengeluh selalu
merasa haus, lapar, sering kencing dan tidak bertenaga. Dari hasil pengkajian didapatkan :
GDS 350mg/dL. Terdapat luka di kaki kanan dan berbau. Turgor kulit : kurang, membran
mukosa kering.
Manakah masalah keperawatan yang diprioritaskan pada kasus di atas?
a. Kelelahan
b. Risiko infeksi
c. Defisit volume cairan
d. Kerusakan integritas kulit
e. Perubahan nutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh
13. Seorang laki-laki (54 tahun) dirawat di ruangan bedah post Laparatomy hari ke V. Pasien
mengatakan kadang-kadang nyeri area operasi, serta keluar rembesan di area jahitan bawah.
Pasien mendapat terapy Cefriaxon 1gr IV, Ketorolax 1 ampul IV untuk mengurangi nyeri.
Dokter meminta perawat untuk mengangkat 2 jahitan terbawah.
Bagaimanakah prosedur paling tepat dalam melakukan tindakan tersebut ?
a. Jahitan dilepaskan satu persatu selang seling dengan cara menjepit benang dan
menggunting
b. Benang jahitan harus dijepit dahulu dengan piset chirurgis tarik keatas sedikit baru
digunting
c. Jepit simpul jahitan dengan pinset chirurrgis, tarik sedikit ke atas lalu gunting
benang dibawah simpul.
d. Tekan kulit dekat benang dengan pinset chirrugis yang dibungkus kasa, lalu gunting
benangnya tepat pada simpul
e. Tekan daerah sekitar luka untuk memastikan tidak keluar cairan atau nanah, lalu
benangnya digunting.
14. Seorang perempuan (40 tahun) dirawat di ruang bedah untuk dipersiapkan operasi struma.
Post operasi hari pertama dan kedua di ruangan ICU. Perawat menerima pasien di ruangan
rawat pada hari ketiga. Pasien datang dengan kondisi luka terbalut kasa, dan terpasang drain
yang masih produksi. Advis dokter agar dilakukan perawatan luka.
Apa saja yang perlu dievaluasi pada luka pasien tersebut?
a. Apakah ada darah atau cairan lainnya pada balutan yang baru dibuka
b. Observasi kondisi luka, kultur luka, drainase/drainnya jika terpasang
c. Amati integritas subcutis, kemerahan, bengkak, nanah/cairan, drainnya
d. Kaji apakah terjadi nyeri sekitar luka, panas, bengkak, dan dainasenya
e. Perhatikan reaksi pasien saat luka dibuka, apakah pasien meringis dan kondisi luka
15. Seorang perempuan (34 tahun) datang ke puskesmas melaporkan sering berkemih, sedikit
sedikit, terasa nyeri, dan tidak tuntas. Keadaan ini di laporkan sejak 1 bulan yang lalu setelah
kecelakaan sepeda motor. Setiap hari merasa tidak nyaman karena urin keluar tidak dapat di
kontrol. Apakah masalah keperawatan utama kasus diatas?
a. Gangguan pola eliminasi urin
b. Gangguan rasa nyaman
c. Gangguan pola tidur
d. Kerusakan integritas kulit
e. Nyeri aku
16. Seorang laki – laki, 20 tahun mengeluh tungkai kiri tidak bisa digerakkan akibat terjatuh dari
pohon. Hasil pemeriksaan didapatkan adanya deformitas, fraktur tulang tibia sinistra,
terpasang bidai, nyeri skala 5, pasien cemas karena akan operasi ORIF. Apakah masalah
keperawatan pada kasus tersebut?
a. Hambatan Mobilitas Fisik
b. Intoleransi Aktifitas
c. Nyeri Akut
d. Hipertermia
e. Resiko Infeksi
17. Seorang perempuan, 51 tahun, mengeluh ada luka di kaki kanannya yang tak kunjung
sembuh bekas tertusuk paku ± 10 hari yang lalu. Keadaan luka saat ini: terdapat luka terbuka,
kemerahan, dan terdapat pus. Hasil pemeriksaan didapatkan TD 130/80 mm/Hg, RR 25 x/m,
N 80 x/m, S 38 0C, WBC: 11. 103/µl. Apakah masalah pada kasus tersebut ?
a. Gangguan keseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
b. Hambatan berjalan
c. Deficit volume cairan
d. Gangguan pola tidur
e. Risiko Infeksi
18. Seorang wanita, 50 tahun mengeluh terdapat luka gangreng dikaki kanan, terasa nyeri, skala
nyeri 6, luka tampak hitam, terdapat pus, bau, dan bewarna hitam. Pemeriksaan gula darah
315 mg/dl, leukosit 12.000. Apakah rencana tindakan mandiri yang paling tepat untuk kasus
tersebut?
a. Atur posisi tidur semi fowler
b. Injeksi Analgesik untuk pereda nyeri
c. Lakukan perawatan luka (ganti balutan)
d. Brikan terapi insulin sesuai advis
e. Kolaborasi pemberian antibiotik
19. Seorang pria, 58 tahun, diamengeluh BAK tidak bisa keluar dan nyeri saat berkemih.
Distensi pada simpisis pubis. Riwayat pasien pernah operasi hernia 1 tahun yang lalu.
Apakah tindakan yang paling tepat untuk kasus tersebut?
a. Pemberian obat diuretik
b. Pemasangan dower kateter
c. Menganjurkan banyak minum
d. Mengajarkan tehnik nafas dalam
e. Pemberian obat analgetik
20. Seorang Ibu, 35 tahun mengeluh Nyeri pada lengan kanan akibat luka bakar setelah terkena
air panas, dari hasil pengkajian di peroleh data ibu tersebut mengalami luka bakar derajat I,
tekanan darah: 120/80 mmHg, frekuensi nadi: 100x/mnt, Suhu: 37 0C, Pernafasan: 20x/menit.
Apakah yang harus di lakukan oleh perawat pada kasus tersebut ?
a. Kompres luka dengan moist dressing
b. Pantau pernafasan
c. Lepaskan pakaian yang menempel pada tubuh
d. Lakukan perawatan pada syok
e. Tutup luka dengan kasa kering dan steril
21. Seorang pria, 35 tahun mengeluh nyeri pada bagian pinggang dan genitalia nyeri menjalar
sampai ke paha sejak kemarin. Klien mengatakan selalu ingin berkemih namun hanya sedikit
urin yang keluar, klien mengatkan urin yang keluar bercampur darah, hasil pengkajian fisik
TTV TD: 130/80 mmHg, N: 82x/m, R:22x/m,S: 37 C skala nyeri 5. Manakah intervensi
keperawatan utama pada kasus tersebut?
a. Monitor TTV
b. Memberikan Injeksi Analgesik
c. Kolaborasi pemasangan DC
d. Ajarkan distraksi relaksasi
e. Memposisikan semi fowler
22. Seorang perempuan, 50 tahun mengeluh nyeri luka di kaki, badan terasa lemah, hasil
pemeriksaan fisik ditemukan ada luka necrosis di ibu jari kaki sebelah kanan , luka tampak
hitam dan kering, area sekitar luka bengkak dan keluar pus, luka berbau bau, gula darah 300
mg/dl, leukosit 12.000. Apakah rencana tindakan mandiri yang paling tepat pada kasus
tersebut ?
a. Injeksi Insulin sesuai jadwal
b. Memasukkan injeksi antibiotik
c. Ajarkan distraksi relaksasi
d. Melakukan perawatan luka
e. Observasi kondisi luka
23. Seorang laki-laki, 38 tahun dengan luka bakar grade II dengan luka di wajah, extremitas
kanan, dada, punggung, dan perut. Pasien mengeluh nyeri dan badan terasa panas. Pasien
tampak lemah, skala nyeri 6, terpasang infus RL 30 tpm, terpasang cateter dengan produksi
urine pekat (±1000cc/24 jam), pasien hanya minum susu. Apakah tindakan keperawatan yang
tepat untuk kasus tersebut?
a. Kaji tanda infeksi
b. Berikan Lotion Pelembab
c. Tingkatkan Input cairan dan pantau output
d. Observasi TTV untuk mengetahui tanda infeksi
e. Beri injeksi antinyeri dan antibiotik
24. Seorang perempuan, 38 tahun dengan keluhan patah tulang paha bagian kanan, odema pada
tungkai, merasa kesemutan, terkadang terasa nyeri hebat dengan skala nyeri 7 dan tampak
terpasang elastic bandage. Saat pengkajian ditemukan nyeri tekan di sekitar area yang
terbalut elastic bandage, CRT > 3 detik, terpasang drain dengan volume ±25 cc. Apakah
intervensi keperawatan yang tepat pada kasus tersebut ?
a. Lakukan massage
b. Amati dan catat cairan pada drain
c. Obervasi intensitas dan durasi nyeri
d. Kaji tanda-tanda syndroma kompartemen
e. Tinggikan ekstremitas yang telah dilakukan operasi
25. Seorang laki-laki, 21 tahun dengan combustion akibat terkena ledakan tabung gas. Pasien
mengalami luka bakar pada dada, perut depan, paha kanan dan kiri, tangan kanan dan kiri,
serta alat kelamin. Berapakah persentase luas luka bakar pada kasus tersebut?
a. 32,5%
b. 37%
c. 46%
d. 50,5%
e. 55%
26. Seorang pemempuan, 48 tahun dengan gangren pedis sinistra. Klien mengatakan nyeri dan
takut dengan lukanya karena tidak sembuh. Pada luka nampak keluar push, ada bebrapa
bagian nampak kehitaman, serta luka mengeluarkan aroma tidak sedap. Pemeriksaan TTV
nampak TD: 150/90 mmHg, N: 84x/menit, S: 38,1 oC, RR: 23x/menit. Hb: 7,5.103g/dL,
WBC: 16,5.103/µl. Luka sudah berlangsung ± 6 bulan dan tidak langsung dibawa ke fasilitas
kesehatan karena takut. Klien mengatakan memiliki DM sejak 2 tahun yang lalu. Dari kasus
tersebut data apa yang harus diperhatikan sebagai indikasi adanya infeksi?
a. Klien mengatakan nyeri dan takut karena luka tidak sembuh
b. Hb: 7,5.103g/dL
c. TD: 150/90 mmHg
d. Luka kehitaman, berbau tidak sedap, dan keluar pus
e. Memiliki riwayat DM sejak 2 tahun yg lalu
27. Seorang perempuan, 34 tahun melaporkan sering berkemih, sedikit-sedikit, terasa nyeri, dan
tidak tuntas. Keadaan ini di laporkan sejak 1 bulan yang lalu setelah kecelakaan sepeda
motor. Setiap hari merasa tidak nyaman karena urin keluar tidak dapat di kontrol. Apakah
masalah keperawatan utama kasus diatas?
a. Gangguan pola eliminasi urin
b. Gangguan rasa nyaman
c. Gangguan pola tidur
d. Kerusakan integritas kulit
e. Nyeri akut
28. Seorang laki-laki, 55 tahun dengan ulkus diabetikum pada tumit kanan. Saat ini pasien akan
dilakukan perawatan luka. Setelah balutan dibuka, kondisi luka terdapat banyak eksudat,
sedikit granulasi, kemerahan disekeliling area luka dan sedikit jaringan mati. Apakah
tindakan keperawatan pertama kali yang dilakukan pada kasus tersebut?

A. Tekan area sekitar luka untuk mengeluarkan eksudat


B. Lakukan tindakan debridement pada jaringan mati
C. Bersihkan eksudat menggunakan kassa steril
D. Irigasi area luka dengan normal salin
E. Memposisikan pasien senyaman mungkin
29. Seorang perempuan, 32 tahun mengeluh adanya luka di kaki kanan dan bernanah, awalnya
karena gatal dan sering digaruk. Hasil pemeriksaan luka dibagian punggung kaki dengan luas
20 cm, GDS 350 mg/dl, suhu 37,9oC, Nadi 100x/menit, pernafasan 20x/menit, TD 100/70
mmHg. Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus diatas?
a. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan
b. Resiko kekurangan volume cairan
c. Kerusakan integritas kulit
d. Penurunan curah jantung
e. Intoleransi Aktifitas
30. Seorang laki-laki, 18 tahun dengan post op debridement femur dextra. Area operasi terbalut
elastic bandage. Saat rawat luka pasien mengeluh nyeri kesemutan dan CRT di jari lebih dari
3 detik, terasa baal serta nadi dorsalis pedis teraba lemah. Apakah intervensi keperawatan
prioritas pada kasus tersebut?
a. Melakukan pijatan pada jari
b. Memberikan kompres hangat
c. Melonggarkan balutan elastic bandage
d. Mempersiapkan pembedahan
e. Meninggikan luka di kaki kanan

Anda mungkin juga menyukai