0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan38 halaman

Dasar-dasar Teknologi Informasi

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan38 halaman

Dasar-dasar Teknologi Informasi

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Dasar-dasar Teknologi Informasi

Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT)
adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah,
menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi.

Pengertian teknologi informasi secara umum ialah suatu studi perancangan, implementasi,
pengembangan, dukungan atau manajemen sistem informasi berbasis komputer terutama pada
aplikasi hardware (perangkat keras) dan software (perangkat lunak komputer). Secara sederhana,
pengertian teknologi informasi adalah fasilitas-fasilitas yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat
lunak dalam mendukung dan meningkatkan kualitas informasi untuk setiap lapisan masyarakat secara
cepat dan berkualitas. Sedangkan menurut Wikipedia, pengertian teknologi Informasi (IT) adalah istilah
umum teknologi untuk membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan,
dan menyebarkan informasi. Tujuan teknologi informasi adalah untuk memecahkan suatu masalah,
membuka kreativitas, meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam aktivitas manusia.

Pengertian Teknologi Informasi (IT) Menurut Para Ahli


 Haag dan Keen (1996): Pengertian teknologi informasi menurut Haag dan Keen bahwa teknologi
informasi adalah seperangkat alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan melakukan
tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.
 Oxford English Dictonary (OED): Teknologi informasi adalah hardware dan software dan bisa
termasuk di dalamnya jaringan dan telekomunikasi yang biasanya dalam konteks bisnis atau usaha.
 Williams dan Sawyer (2003): Menurut Williams dan Sawyer, bahwa pengertian teknologi informasi
adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi kecepatan
tinggi yang membawa data, suara, dan video.
 Martin (1999): Menurut Martin, teknologi informasi merupakan teknologi yang tidak hanya pada
teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang akan digunakan untuk memroses dan
menyimpan informasi, melainkan mencakup teknologi komunikasi untuk mengirim atau
menyebarluaskan informasi.

Fungsi Teknologi Informasi

Ada enam fungsi dari teknologi informasi, di antaranya sebagai berikut:


1. Menangkap (Capture) Menangkap disini dapat diartikan sebagai menginput. Misalnya, menerima
inputan dari mic, keyboard, scanner, dan lain-lain.
2. Mengolah (Processing) Mengolah atau memroses data masukkan yang diterima untuk menjadi
informasi. Pengolahan dan pemrosesan data dapat berupa mengkonversi, menganalisis, dan
menghitung (kalkulasi).
3. Menghasilkan (Generating) Menghasilkan atau mengorganisasikan informasi ke dalam bentuk yang
berguna atau laporan yang dapat dimengerti oleh orang lain. Misalnya seperti, laporan, tabel, grafik,
dan gambar.
4. Menyimpan (Storage) Merekam atau menyimpan data dan informasi dalam suatu media yang dapat
digunakan untuk keperluan lain. Contohnya adalah menyimpan ke hard disk, flash disk, tape, dan
lain-lain.
5. Mencari Kembali (Retrival) Menelusuri dan mendapatkan kembali informasi atau menyalin data dan
informasi yang sudah tersimpan. Misalnya mencari data penjualan yang sudah disimpan sebelumnya.
6. Mentransmisi (Transmission) Mengirim data dan informasi dari suatu lokasi ke lokasi lain melalui
jaringan komputer. Misalkan dengan mengirimkan data penjualan dari user A ke user yang lainnya.

Perkembangan Teknologi Informasi


Perkembangan teknologi informasi saat ini hampir seluruh sektor manusia menggunakan informasi. pada
kehidupan sosial maupun politik teknologi tidaklah pernah lepas dari kehidupan, ada beragam hal yang
sifatnya baru dalam dunia teknologi baik itu dinamis ataupun inovatif merupakan ciri utamanya.
berdasarkan kebutuhan sehari-hari banyak yang tidak lepas dari teknologi.

Teknologi informasi banyak hal menarik yang kita bisa dapatkan, seperti hal-hal baru yang sampai saat
ini banyak peminatnya. information technology atau di singkat dengan TI dalam perkembanganya di era
ini tidak hanya menawarkan inovasi-inovasi terbaru, banyak juga infrastruktur yang dalam pembuatanya
banyak mebutuhkan teknologi-teknologi terbaru yang sangkat dibutuhkan dalam era ini.

Teknologi informasi (IT) mempunyai cakupan yang sangat luas. Saat kita mengulas tema ini biasanya
akan terhubung aspek-aspek lain diluarnya yang dalam kenyataannya memang saling terkait satu sama
lain, sebagai contoh teknologi informasi dan komunikasi. secara garis besar akan saling bersinggungan.
Secara umum pengertian teknologi informasi atau IT adalah semua hal yang berkaitan dengan mekanisme
menggunakan perangkat tertentu untuk mengolah termasuk juga modifikasi informasi.

Penerapan IT juga dapat teridentifikasi pada bidang lain yang sangat dibutuhkan guna efektifitas
penyampaian informasi itu sendiri. Bidang-bidang yang telah mengaplikasikan teknologi informasiatau IT
adalah:

Bidang Pendidikan
Pengaplikasian IT dalam sektor pendidikan dapat di identifikasi dengan adanya E-Learning, yaitu
semacam sistem pembelajaran online lewat internet. Dengan fasilitas ini memungkinkan bagi para
pengajar dan siswa untuk tetap berinteraksi tanpa harus bertatap-muka untuk aktifitas tertentu seperti
mengirim tugas serta materi.

Bidang Bisnis
Teknologi informasi (IT) juga telah diadopsi pada sektor bisnis dengan produknya berupa E-Commerce.
Keberadaan E-Commerce mampu memfasilitasi para pelaku bisnis dalam melakukan kegiatan perniagaan
secara online di internet. Semua aktifitas perdagangan seperti promosi, transakasi jual-beli dapat
terakomodir dengan baik dan efektif.
Bidang Perbankan
Penerapan IT pada dunia perbankan bisa dilihat dari moda transaksi perbankan secara online di internet
atau lebih populer disebut Internet Banking. Dengan fasilitas ini para user dapat melakukan aktifitas
tertentu seperti cek saldo, transfer uang antar rekening via perangkat yang mereka miliki seperti
komputer, handphone dsb. Tentu perangkat bersangkutan harus terhubung internet dan telah melakukan
aktivasi Internet Banking di bank tempat mereka menjadi nasabah. Penggunaan Anjungan Tunai Mandiri
(ATM) juga merupakan salah-satu penerapan teknologi informasi yang sudah sejak lama ada

Komponen Teknologi Informasi


Dalam aktivitas teknologi informasi terdapat 5 komponen utama di dalamnya, yaitu:
 Perangkat Keras (Hardware)
Hardware ini adalah perangkat komputer yang digunakan oleh seorang operator atau
brainware. Hardware terdiri dari:
 Processor
 Memory card
 Peripheral (input dan output device)
 Kabel data
 Perangkat Lunak (Software)
Software adalah media yang menjembatani antara hardware dan brainware (operator). Software ini
dapat membantu mengoptimalkan fungsi harware dengan menerjemahkan berbagai instruksi yang
diberikan oleh operator.

Software dapat dibagi menjadi dua, yaitu:


 Software Sistem
Software sistem atau kita kenal dengan operating system (OS). Dengan adanya OS maka hardware
bisa menjalankan software aplikasi untuk digunakan oleh user atau operator. Beberapa OS yang
populer diantaranya:
 Windows
 Linux
 Unix

 Software Aplikasi
Ini merupakan aplikasi pendukung yang berada pada OS untuk memaksimalkan kinerja komputer.
Beberapa Software aplikasi yang cukup populer diantaranya:
 Microsoft Office
 Photoshop
 CorelDraw
 AutoCad

 Infoware
Ini adalah suatu dokumentasi dari sebuah informasi atau data.

 Fireware
Ini merupkan media tempat penyimpanan yang permanen. Fungsinya adalah sebagai tempat untuk
menyimpan berbagai data yang ada di sebuah komputer.

 Brainware (user)
Brainware adalah komponen paling penting dari teknologi informasi. Tanpa adanya Brainware maka
komputer kita tidak akan bisa beroperasi karena sebenarnya fungsi komputer itu adalah alat
penunjang kebutuhan seorang user.
Tujuan Teknologi Informasi
Secara umum, ada tiga tujuan utama dari TI, diantaranya adalah:
 Untuk membantu manusia dalam memecahkan suatu masalah
 Mendukung dan membuka kreativitas
 Meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam menyelesaikan pekerjaan

Peranan Teknologi Informasi dalam Bisnis


Berdasarkan penjelasan di atas, maka secara langsung maupun tidak langsung teknologi informasi
berperan penting untuk kelangsungan bisnis atau perusahaan yaitu diantaranya:
1. Mempermudah komunikasi
Email merupakan salah satu bentuk teknologi informasi yang sudah familiar sebagai alat komunikasi.
Email dalam bisnis digunakan sebagai sarana komunikasi antar karyawan, supplier dan pelanggan.
Penggunannya yang mudah menjadikan email lebih efisien dan efektif daripada facsimile dalam hal
komunikasi. Seiring berjalannya waktu juga muncul istilah “chatting” sebagai alat komunikasi yang
lebih cepat daripada email.

2. Manajemen Data
Pada pengertian teknologi informasi sebelumnya telah disinggung salah satu manfaatnya untuk
pengarsipan dokumen. Dengan adanya database perusahaan, maka saat ini tidak lagi dibutuhkan
kumpulan dokumen-dokumen dalam lemari arsip. Pada bisnis profesional saat ini semua pengarsipan
dokumen dilakukan secara digital melalui perangkat penyimpanan.

3. Sistem informasi manajemen


Teknologi informasi mendukung sistem informasi manajemen perusahaan dimana alat ini berperan
untuk melacak data penjualan, biaya dan tingkat produktivitas perusahaan. Melalui informasi tersebut
dapat digunakan untuk melacak profibilitas dari waktu ke waktu, mengidentifikasi bidang yang
memerlukan perbaikan, dan memaksimalkan laba atas investasi.

4. Customer Relationship Management (CRM)


Bisnis yang menerapkan teknologi informasi terbaru maka berguna untuk merancang dan mengelola
hubungan dengan pelanggan. CRM dapat menangkap setiap interaksi antara perusahaan dengan
pelanggan sehingga jika sewaktu-waktu membutuhkan data pelanggan, maka data tersebut sudah ter-
record dengan baik. Selain itu, CRM juga dapat memaksimalkan kepuasan pelanggan dengan adanya
pelayanan yang cepat dari perusahaan.

5. Bisnis Dapat Beraktivitas Selama 24 jam Sehari


Dengan adanya teknologi informasi maka bisnis Anda bisa beroperasi selama 24 jam. Dalam hal ini
bisnis yang Anda jalankan tidak terbatas ruang dan waktu. Pemesanan produk bisa dilakukan selama
24 jam dimana hal ini berkaitan dengan kompetisi. Semakin mudah pelayanan yang Anda berikan
maka usaha Anda akan semakin mudah dikenal masyarakat secara luas.

6. Munculnya Peluang e-Bussiness


Teknologi informasi yang semakin maju maka semakin meningkatkan peluang untuk mendorong
kemajuan bisnis. Dengan adanya e-bussiness atau e-commerce maka kebutuhan waktu dan biaya
menjadi lebih efisien. E-bussiness memungkinkan Anda untuk berbinis secara online melalui internet.

7. Mengurangi Biaya Operasional dan Produksi


Dengan adanya kemajuan di bidang Information Technology maka dapat membantu perusahaan
untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dengan pengeluaran yang sedikit. Sehingga dengan
penurunan biaya operasional, maka perusahaan dapat menambah jumlah produksi.
Pengertian Komputer: Fungsi, Jenis, dan Komponen Komputer

Apa yang dimaksud dengan komputer? Secara umum, pengertian Komputer adalah suatu perangkat
elektronik yang dapat digunakan untuk mengolah data sesuai dengan prosedur yang telah dirumuskan
sebelumnya sehingga menghasilkan informasi bermanfaat bagi penggunanya.

Definisi komputer adalah alat elektronik yang terdiri dari rangkaian berbagai komponen yang saling
terhubung sehingga membentuk suatu sistem kerja. Sistem di dalam komputer tersebut dapat melakukan
pekerjaan secara otomatis berdasarkan program yang diperintahkan kepadanya sehingga mampu
menghasilkan informasi berdasarkan data dan program yang ada.

Pada umumnya komputer terdiri dari 3 elemen utama, antara lain:


 Perangkat Keras (Hardware) yang terdiri dari Processor, RAM, Harddisk, Motherboard, dan
CPU.
 Perangkat Lunak (Software) yaitu sistem operasi dan juga berbagai aplikasi yang dimasukkan ke
dalam hardware dan bekerja sesuai perintah dari pengguna.
 Pengguna Komputer (Brainware) yaitu pemakai atau operator komputer.

Secara etimologis, kata “Komputer” berasal dari bahasa Latin, yaitu “Computare” yang artinya
menghitung. Sehingga secara sederhana pengertian komputer adalah alat untuk menghitung aritmatika.
Fungsi Komputer

Pada dasarnya fungsi komputer sangat beragam, tergantung pada para penggunanya. Mengacu pada
pengertian komputer di atas, berikut adalah fungsi utamanya:
 Data Input
Komputer dapat menerima informasi atau data dari sumber lain. Data tersebut diterima melalui
aktivitas di keyboard, mouse, dari komputer lain atau peralatan lainnya.

 Data Processing
Salah satu fungsi utama komputer adalah untuk melakukan pengolahan data sehingga menghasilkan
output, yaitu berupa informasi. Umumnya, data yang diolah di dalam komputer adalah berbentuk
teks, gambar, audio, video, grafik, dan lainnya.

 Data Output
Fungsi komputer berikutnya adalah untuk menghasilkan output/ informasi setelah melalui proses
pengolahan data. Informasi tersebut dapat disajikan melalui monitor, alat printer, dan speaker.

 Data Storage
Komputer juga dapat berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan data sehingga dapat ditemukan
dengan mudah dan digunakan kembali. Data tersebut dapat disimpan di dalam memori internal
komputer maupun memori eksternal.

 Data Movement
Fungsi lain dari komputer adalah untuk memindahkan data dari satu komputer ke komputer lainnya
atau berbagai alat output lainnya.
Komponen Komputer

Berdasarkan fungsinya, komponen di dalam komputer dapat dibedakan dalam tiga kelompok, yaitu Input,
Process, dan Output.

 Komponen Input
Komponen ini merupakan komponen hardware yang memiliki fungsi sebagai pemberi perintah
berbagai tugas yang akan diberikan pada komputer. Beberapa komponen input tersebut diantaranya;
o Keyboard, memberikan input atau masukan berupa alfanumerik dan interpretasi ASCII
lainnya.
o Mouse dan Trackpad, alat yang menghubungkan brainware dengan layar monitor.
o Pen (untuk layar sentuh), fungsinya mirip seperti mouse namun bentuk nya seperti pena.
o Scanner, alat untuk memindai gambar yang akan dimasukkan ke dalam sistem komputer.
o Microphone, alat untuk input data dalam bentuk audio.

 Komponen Proses
Komponen ini memiliki fungsi untuk mengolah data atau memproses perintah yang diberikan oleh
brainware yang kemudian ditampilkan pada komponen output.
Beberapa komponen proses diantaranya adalah;
o Processor, yaitu komponen utama dalam proses mengolah data.
o Motherboard, yaitu komponen penghubung berbagai komponen lainnya dalam komputer.
o Hard Disk, yaitu komponen untuk menyimpan data yang sifatnya permanen di dalam
komputer, misalnya sistem operasi komputer.
o RAM, yaitu memori untuk menyimpan berbagai aktivitas komputer untuk sementara.

 Komponen Output
Ini adalah komponen yang memiliki fungsi untuk menampilkan informasi dari perintah yang telah
diproses oleh komputer.
Beberapa komponen output diantaranya adalah;
o Monitor, komponen komputer yang dapat menampilkan proses yang sedang dikerjakan
sebuah komputer.
o Printer, komponen yang dapat mencetak informasi ke dalam bentuk hard copy.
o Speaker, komponen yang dapat menghasilkan output berupa audio atau suara.
Jenis-Jenis Komputer

Berdasarkan bentuk dan ukurannya, komputer dapat dibedakan menjadi tujuh jenis komputer. Adapaun
jenis-jenis komputer adalah sebagai berikut:
 Komputer Portabel
Ini adalah jenis komputer yang mudah dibawa kemana saja, dimana penggunaannya untuk keperluan
penelitian di lapanan dan berpindah-pindah. Jenis komputer ini kurang populer karena cenderung
berat dan lebih besar dari laptop pada umumnya.

 Komputer Desktop
Sesuai dengan namanya, ini adalah komputer yang ada di atas meja. Komputer ini memiliki CPU
yang terpisah dari monitor dan keyboard.

 Komputer Palmtop
Ini adalah komputer yang bentuknya kecil dan bisa digenggam. Komputer jenis ini sudah sangat
jarang digunakan sejak ditemukannya Smartphone.

 Komputer Tower
Ini adalah komputer yang bentuknya lebih besar dari komputer desktop dan biasanya diletakkan di
atas atau samping meja. Komputer ini dapat ditambahkan perangkat pendukung karena memiliki
expansionslot.

 Komputer Notebook
Ini adalah jenis laptop namun dengan ukuran yang lebih tipis. Umumnya banyak digunakan oleh
pelajar, pengajar, dan peneliti yang membutuhkan perangkat komputer yang ringkas dan ringan.

 Handbook (Sub-notebook)
Ini adalah jenis notebook yang ukurannya lebih kecil dari notebook pada umumnya. Umumnya
handbook memiliki processor dengan spesifikasi yang rendah.

 Komputer Laptop
Ini adalah jenis komputer yang dapat diletakkan di pangkuan penggunanya. Laptop memiliki CPU,
monitor, dan keyboard yang menyatu dan mudah dibawa kemana-mana.
Pengertian Hardware: Fungsi, Jenis,dan Contoh Hardware

Pengertian Hardware
Pengertian hardware adalah segala piranti atau komponen dari sebuah komputer yang sifatnya bisa dilihat
secara kasat mata dan bisa diraba secara langsung. Dengann kata lain hardware merupakan komponen
yang memiliki bentuk nyata.

Hardware atau perangkat keras berfungsi untuk mendukung segala proses dalam komputerisasi dan
bekerja sesuai perintah yang sudah ditentukan penggunanya atau yang sering disebut dengan brainware
Dengan adanya komponen hardware, maka bentuk output dari setiap proses bisa direalisasikan. Seperti
kita tahu, komputer memiliki beberapa komponen yang bekerja secara bersama-sama untuk mengolah
informasi mentah menjadi informasi baru yang mudah dimengerti manusia. Jika salah satu komponen
tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya maka proses pengelohan informasi/ data pada komputer tidak
akan berjalan dengan baik.

Fungsi Hardware Secara Umum

Seperti yang disebutkan di atas, pengertian hardware adalah komponen dalam komputer yang dapat
dilihat secara kasat mata dan memiliki fungsi tertentu. Masing-masing hardware komputer memiliki
fungsi yang berbeda. Secara umum, ada empat fungsi utama dari hardware, diantaranya adalah:

 Menerima Input
Hardware tertentu memiliki fungsi khusus untuk menerima input yang dilakukan oleh user. Masukan
tersebut nantinya akan diproses menjadi informasi baru.
 Mengolah Data/ Informasi
Setelah menerima masukan atau input, beberapa hardware memiliki fungsi khusus untuk mengolah
atau memproses input tersebut menjadi informasi baru.

 Memberikan Output
Setelah diproses, hardware tertentu akan memberikan output atau keluaran kepada user. Setiap output
yang dilihat oleh user akan ditampilkan melalui hardware khusus.

 Menyimpan Data/ Informasi


Output yang dihasilkan oleh komputer dapat disimpan dalam perangkat penyimpanan sekunder pada
komputer. Hardware untuk menyimpan data tidak hanya terpasang di dalam komputer, namun ada
juga hardware yang dipasang di luar.

Jenis-Jenis Hardware Berdasarkan Fungsinya


Untuk melengkapi pengertian hardware di atas, berikut ini adalah tiga jenis hardware atau perangkat keras
berdasarkan fungsinya:

 Perangkat Masukan (Input Device)

Input device (perangkat masukan) adalah hardware atau perangkat keras yang berfungsi untuk
memasukkan data atau informas ke komputer. Data atau informasi tersebut dapat berbentuk gambar, teks,
video, dan audio. Beberapa contoh input device antara lain:
o Keyboard
o Mouse
o Microphone
o Webcam
o Dan lain-lain

 Perangkat Pemrosesan (Process Device)


Process device adalah perangkat komputer yang berfungsi untuk mengolah atau memproses berbagai data
dan informasi yang dimasukkan ke dalam komputer. Process device dapat juga disebut sebagai „otak‟
komputer karena dapat memproses informasi yang dimasukkan ke komputer.
Beberapa contoh process divice adalah:
 CPU (Central Processing Unit)
 VGA (Video Graphics Adapter)
 RAM (Random Access Memory)
 Power Supply
 Dan lain-lain

 Perangkat Keluaran (Output Device)

Output device adalah perangkat dalam komputer yang berfungsi untuk menampung dan menghasilkan
data-data di dalam komputer yang kemudian dikeluarkan melalui perangkat lain yang terhubung ke
komputer.
Misalnya informasi atau data yang dikeluarkan dalam bentuk gambar, teks, video, dan audio. Beberapa
hardware untuk ouput divice tersebut diantaranya:
 Monitor computer
 Proyektor
 Printer
 Dan lain-lain
 Perangkat Penyimpanan (Storage Unit)

Perangkat penyimpan adalah hardware yang dapat menyimpan informasi dan data, baik perangkat di
dalam komputer maupun di luar komputer. Salah satu contoh storage unit adalah harddisk yang berfungsi
sebagai alat penyimpanan data di dalam komputer.
Penyimpanan data tidak hanya dapat dilakukan dalam komputer, namun bisa juga dilakukan di luar
komputer dengan harddisk eksternal.

 Perangkat Tambahan (Periferal)

Periferal merupakan hardware yang berfungsi membantu komputer dalam menjalankan perintah dari
pengguna. Modem adalah salah satu contoh perangkat tambahan pada komputer yang berfungsi
menghubungkan perangkat komputer dengan jaringan internet.

Contoh Hardware Pada Komputer


Di bawah ini adalah beberapa contoh hardware pada komputer, antara lain:
 Contoh Hardware Input Device
o Keyboard; perangkat ini berfungsi untuk membantu pengguna memasukkan simbol, angka ke
dalam komputer. Bentuknya seperti papan dan terdapat berbagai tombol huruf, angka, dan
simbol.
o Mouse; perangkat yang berfungsi untuk menggerakkan kursor pada layar komputer dan
memudahkan memilih menu yang ada di komputer.
o Scanner; hardware ini berperan untuk mengubah dokumen hard copy menjadi soft copy.
Perangkat keras ini sangat penting untuk mengarsipkan dokumen-dokumen yang sudah
dibubuhi stempel dan tandatangan.

 Contoh Hardware Process Device


o CPU; ini adalah otak komputer yang mengontrol semua proses kerja pada komputer, mulai
dari intruksi, pengolahan, hingga menghasilkan output.
o VGA; merupakan hardware yang berfungsi untuk memproses atau mengolah data grafis dan
hasil prosesnya ditampilkan pada layar monitor komputer.
o RAM; Random Access Memory (RAM) merupakan perangkat keras pada komputer yang
sangat menentukan kecepatan akses komputer.

 Contoh Hardware Output Device


o Monitor; mengacu dari pengertian hardware, maka seringkali yang terlintas pertama kali
dalam benak kita adalah komponen monitor. Monitor merupakan komponen primer yang
harus dimiliki setiap perusahaan untuk melakukan berbagai pekerjaan yang berhubungan
dengan data dan dokumen.
o Printer; seperti yang telah dijelaskan dalam pengertian hardware sebelumnya sebagai
komponen output atau bentuk realisasi dari perintah. Printer berfungsi untuk mencetak segala
macam dokumen yang dibutuhkan.
o Proyektor LCD; proyektor LCD berfungsi untuk membantu menampilkan gambar atau video
dari komputer ke layar LCD. Dengan menggunakan proyektor LCD maka berbagai presentasi
dapat disampaikan dengan lebih jelas.

 Contoh Hardware Storage Device


o Harddisk; berfungsi untuk menyimpan data atau informasi pada komputer dengan kapasitas
yang besar. Selain di dalam komputer, harddisk saat ini ada juga yang bentuknya portable,
atau sering disebut dengan harddisk eksternal.
o Flashdisk; berfungsi sebagai alat menyimpan data dari komputer dan memiliki konektor USB
untuk menghubungkannya ke komputer atau media lainnya. Biasanya Flashdisk digunakan
untuk memindahkan data dari satu komputer ke komputer lainnya.
o Optical Disk; media penyimpanan data yang dapat ditulis/dibaca oleh cahaya laser. Media
penyimpanan data Optical Disk misalnya seperti Compact Disk (CD) dan Digital Versatile
Disk (DVD).

 Contoh Hardware Periferal


o Modem; ini adalah hardware yang berfungsi sebagai alat komunikasi yang dapat mengubah
sinyal digital menjadi sinyal analog, ataupun sebaliknya. Modem dapat memungkinkan
komputer terhubung ke internet.

Pengertian RAM dan ROM, Fungsi, Cara Kerja, dan Perbedaannya


Apa pengertian RAM dan ROM? Kedua istilah ini digunakan dalam bidang teknologi informasi sebagai
media penyimpanan data komputer. Namun, pengertian kedua istilah ini sebenarnya berbeda.

Pengertian RAM
Pengertian RAM (Random Access Memory) adalah suatu hardware di dalam komputer yang berfungsi
sebagai tempat penyimpanan data sementara (memori) dan berbagai instruksi program. Isi RAM dapat
diakses secara acak atau tidak tergantung pengaturan tata letaknya. Data di dalam RAM dapat hilang
ketika komputer dinon-aktifkan atau daya listrik ke power supply dicabut dari perangkat. Kapasitas RAM
di dalam suatu komputer berpengaruh pada tingkat kecepatan proses data atau loading di komputer
tersebut. Sehingga proses penyimpanan data, membuka data, dan menjalankan program, akan semakin
cepat sesuai besarnya RAM komputer tersebut.

Fungsi RAM
Seperti yang disebutkan pada pengertian RAM di atas, fungsi RAM secara umum adalah untuk membaca
dan menyimpan data. Berikut penjelasannya:
Membaca Data, Semua data dan informasi yang disimpan di dalam harddisk dapat dibuka dengan lebih
cepat karena peran dari RAm komputer. Coba bandingkan kecepatan loading membuka file atau program
saat pertamakali diakses dengan saat file atau program tersebut telah dibuka sebelumnya. Saat program
atau file dibuka, maka data dibaca dan disimpan dalam RAM sementara sehingga akan lebih cepat dibuka
kembali ketika komputer belum di-shutdown.

Penyimpanan Sementara
RAM juga dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara saat program di dalam komputer
sedang dijalankan. Jadi, ketika kita mengerjakan sesuatu, misalnya membuat makalah, maka komputer
akan menyimpan data sementara.
Namun, data tersebut harus disimpan secara permanen untuk mencegah terjadinya kerusakan atau
kehilangan karena hal-hal tak terduga. Misalnya listrik padam atau lonjakan arus listrik yang tidak stabil.

Jenis-Jenis RAM
Berikut ini adalah beberapa jenis RAM:
 Dynamic RAM (D RAM)
Dynamic RAM adalah jenis RAM yang disegarkan (refresh) oleh CPU (Central Processing
Unit) secara berkala agar data yang ada di dalamnya tidak hilang.

 SD RAM
SDRAM (Sychronous Dynamic Random Access Memor) adalah RAM lanjutan dari DRAM namun
telah mengalami sinkronisasi oleh clock sistem. Umumnya SDRAM lebih cepat dibandingkan
DRAM.

 DDR RAM
DDR RAM (Double Rate Random Access Memory) atau sering disebut dengan DDR saja, yaitu jenis
RAM dengan teknologi lanjutdan dari SD RAM. DDR RAM juga memiliki generasi terbaru, yaitu
DDR2 dan DDR3 dan kemunkinan akan terus berlanjut.

 RDR RAM
RDR RAM (Rambus Dynamic Access Memory) adalah jenis RAM yang proses kerjanya lebih cepat
dan umumnya lebih mahal dari SD RAM. Jenis SD RAM digunakan pada perangkat komputer yang
menggunakan Pentium 4.

 S RAM
S RAM (Static Random Access Memory) adalah jenis RAM yang dapat menyimpan data di dalamnya
tanpa harus ada penyegaran/ refresh dari CPU. Jenis RAM ini proses kerjanya lebih cepat dari D
RAM dan SD RAM.

 EDO RAM
EDO RAM (Extended Data Out Random Access Memory) adalah jenis RAM yang digunakan pada
perangkat dengan OS Pentium. Jenis memori ini dapat melakukan proses penyimpanan dan
mengambil data dalam waktu bersamaan.

Pengertian ROM

Pengertian ROM (Read Only Memory) adalah jenis memori atau tempat penyimpanan data di dalam
perangkat komputer yang sifatnya permanen sehingga tidak mudah berubah atau hilang walaupun
komputer tiba-tiba mati.
ROM termasuk dalam kelompok perangkat keras komputer berupa chip memori semi konduktor dimana
isinya hanya bisa dibaca saja bahkan untuk menyimpan data pada ROM bisa dibilang tidak mudah.
Biasanya ROM berisi program-program yang default dari pabrik sehingga umumnya digunakan untuk
menyimpan firmware.

Cara Kerja ROM


Sesuai dengan pengertian ROM (Read Only Memory) diatas, maka prinsip kerja ROM dalam perangkat
komputer sebenarnya sangat sederhana. Pemilik perangkat komputer akan memasukkan data-data yang
umumnya berupa software default pabrik ke dalam chip ROM.
Selanjutnya data dalam ROM akan disimpan secara permanen dan tidak dapat dihapus menjadi output
device. Perlu diketahui bahwa Anda tidak bisa mengotak-atik isi pada ROM dan ROM hanya bisa diisi
sekali saja selama digunakan.

Fungsi ROM (Read Only Memory)


Sebagai media penyimpanan, ROM berfungsi untuk menyimpan firmware berupa perangkat lunak atau
yang sering disebut software. Perangkat lunak yang biasa mengisi ROM misalnya yang berhubungan
dengan perangkat keras seperti ROM BIOS (Basic Input Output System).
BIOS akan nyala secara otomatis pada saat komputer dinyalakan tanpa perlua mengaktifkan media
penyimpanan layaknya pada sistem memori yang lain seperti RAM. Sehingga dalam hak kecepatan akses,
media ROM lebih cepat daripada media penyimpanan lain.
Pada perangkat komputer modern, BIOS disimpan dalam sebuah chip ROM dimana secara elektrik dapat
ditulis ulang atau dinamakan flash ROM.

Jenis-Jenis ROM
Karena sifatnya yang tidak mudah berubah dan tidak mudah hilang seperti yang dijelaskan dalam
pengertian ROM (Read Only Memory), maka sistem penyimpanan di ROM saat ini sering dijadikan
alternatif perusahaan untuk menyimpan dokumen rahasia atau dokumen penting. Beberapa jenis ROM
yang umum digunakan antara lain:
 Stock ROM
Ini merupakan jenis ROM yang merupakan bawaan dari sistem operasi (dalam bentuk default) dan
belum mendapatkan modifikasi.
Stock ROM berisi fungsi dan tampilan yang masih standar pabrik dan belum banyak mengalami
perubahan dari pengembang. Biasanya jenis ROM ini ditemukan pada perangkat Apple IOS dan
Palm‟s WebOS.

 Custom ROM
Untuk jenis ROM satu ini sangat cocok untuk menyimpan data-data penting perusahaan karena
sifatnya yang bisa di customisasi atau dimodifikasi sendiri. Custom ROM memang sering digunakan
oleh pengembang independen yang hobby dalam mengotak-atik perangkat komputer.
Custom ROM ini dikembangkan secara langsung dari Google beserta OS yang dimilikinya yang juga
banyak dijiumpai pada perangkat Android.

 Manufacturer atau Carrier Stock ROM


Jenis yang ketiga ini bisa juga disebut dengan Carrier Stock ROM dimana sudah mendapatkan
perubahan dari pabrik maupun operator jaringan.
Perubahan pada ROM seperti ini bertujuan untuk memberikan penambahan custom pada aplikasi.
Sehingga jenis ROM ini jarang ditemukan pada perangkat PC, dan sebaliknya lebih sering
diaplikasikan pada perangkat Android.

Pengertian Software: Fungsi, Jenis, dan Contoh Perangkat Lunak

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan software (perangkat lunak)? Pengertian software adalah suatu
bagian dari sistem komputer yang tidak memiliki wujud fisik dan tidak terlihat karena merupakan
sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer berupa program yang dapat
menjalankan suatu perintah.

Ada juga yang menyebutkan pengertian software adalah suatu data yang diprogram, diformat, dan
disimpan secara digital, tidak berbentuk fisik tapi dapat dioperasikan oleh penggunanya melalui perangkat
komputer.
Sebuah software atau perangkat lunak merupakan jembatan penghubung yang menghubungkan antara
pengguna dengan hardware sehingga dapat melakukan suatu perintah tertentu. Jadi, tanpa adanya
software maka komputer hanyalah sebuah mesin yang tidak bisa menjalankan perintah apapun dari user.

Fungsi Software Secara Umum

Pada dasarnya fungsi utama software adalah untuk membuat sebuah komputer dapat menjalankan
perintah dari user. Mengacu pada pengertian software yang dijelaskan di atas, adapun beberapa fungsi
software adalah sebagai berikut:
1. Menyediakan fungsi dasar dari sebuah komputer sehingga dapat dioperasikan. Misalnya
ketersediaan sistem operasi dan sistem pendukung pada komputer.
2. Mengatur setiap hardware yang ada pada komputer sehingga dapat bekerja secara simultan.
3. Menjadi penghubung antara beberapa perangkat lunak lainnya dengan hardware yang ada pada
komputer.
4. Perangkat lunak juga berfungsi sebagai penerjemah suatu perintah software lainnya ke dalam
bahasa mesin, sehingga dapat dimengerti oleh hardware.
5. Software juga dapat mengidentifikasi suatu program yang ada pada sebuah komputer.

Dari penjelasan beberapa fungsi perangkat lunak, tidak salah bila software dianggap sebagai nyawa dari
sebuah komputer. Bagaimanapun juga, sebuah komputer hanya dapat beroperasi bila memiliki perangkat
keras dan perangkat lunak di dalamnya.

Klasifikasi Software

Meskipun fungsi utama perangkat lunak adalah sebagai penghubung antara hardware dengan user, pada
penggunaan perangkat lunak ternyata terbagi dalam beberapa jenis. Adapun klasifikasi software adalah
sebagai berikut:
1. Software Berdasarkan Jenisnya
 Operating System (sistem operasi), yaitu perangkat lunak yang berfungsi untuk mengelola dan
mengkoordinasikan setiap komponen dan fungsi komputer. Beberapa contoh operating sistem
adalah; Windows, Linux, UNIX, DOS.
 Programming Language (Bahasa Pemrograman), yaitu perangkat lunak yang berfungsi sebagai
pemberi instruksi standar yang melibatkan sintak dan semantik yang dipakai untuk
mendefinisikan suatu program aplikasi komputer (computer application program). Beberapa
contoh Bahasa Pemrograman adalah; PHP, Java, Microsoft Visual Basic.
 Application Program (Program Aplikasi), yaitu perangkat lunak yang memiliki fungsi tertentu,
misalnya software untuk presentasi, software akuntansi, dan lain sebagainya. Beberapa contoh
Program Aplikasi adalah; Microsoft Office Word, Microsoft Office Excel, MYOB,
[Link], dan lainnya.
2. Software Berdasarkan Distribusinya
 Freeware, yaitu perangkat lunak yang dapat dimiliki dan digunakan secara gratis tanpa batas
waktu tertentu. Biasanya perangkat lunak jenis ini memiliki fitur yang kurang lengkap dan tidak
maksimal.
 Adware, yaitu software yang bisa didapatkan dan digunakan secara gratis namun dengan
kompensasi adanya iklan yang muncul di komputer user.
 Spyware, yaitu perangkat lunak yang dibuat khusus untuk memata-matai segala aktivitas
pengguna komputer. Biasanya software jenis ini banyak disalahgunakan, misalnya untuk mencuri
data dari komputer lain.
 OpenSource, yaitu software yang kode sumbernya dapat dibuka, diubah-ubah, ditingkatkan, dan
disebarluaskan. Biasanya software jesni ini dapat diperoleh secara gratis dan dapat dikembangkan
oleh orang lain dengan lisensi GPL (General Public License).
 Shareware, yaitu piranti lunak untuk keperluan tertentu yang dibagikan secara gratis, biasanya
sebagai demonstrasi dengan fitur terbatas dan penggunaannya untuk waktu terbatas (misalnya 30
hari).

Contoh Perangkat Lunak

Ada banyak sekali contoh software yang dipakai oleh pemilik komputer untuk kegiatannya sehari-hari,
baik itu software gratis maupun yang berbayar. Adapun beberapa contoh software adalah sebagai berikut:
 Microsoft Windows, yaitu sistem operasi komputer yang berbasis command-line.
 Microsoft Office Word, yaitu piranti lunak yang berfungsi untuk membuat dan mengedit sebuah
dokumen.
 Microsoft Office PowerPoint, yaitu software untuk membuat presentasi, video, dan lain-lain.
 Google Chrome, yaitu software yang berfungsi sebagai internet browser.
 Photoshop, yaitu software untuk membuat dan mengedit gambar atau foto.
 VCL Media Player, yaitu software pemutar video.
 FastStone Image Viewer, yaitu software untuk membuka dan mengedit file gambar di dalam
komputer.

Pengertian Brainware dan Contohnya, Serta Peranannya dalam


Manajemen Informasi Perusahaan

Apa itu brainware? Pengertian Brainware adalah orang yang menggunakan atau mengoperasikan
sebuah perangkat komputer. Sedangkan beberapa contoh brainware adalah programer, netter, dan para
pengguna komputer lainnya.

Brainware sering juga disebut sebagai perangkat intelektual yang memakai dan menjelajahi
kemampuan hardware (perangkat keras) ataupun software (perangkat lunak). Pengguna komputer biasa
disebut dengan user, mereka dibagi menjadi beberapa macam,
Berikut ini adalah contoh brainware:
1. Programer: orang yang punya kemampuan dalam bahasa pemorograman, sering berperan
sebagai membuat program yang diperlukan pada sistem komputerisasi.
2. Administrator: orang yang bertugas mengelola sebuah sistem operasi dan program yang
digunakan pada komputer atau jaringan komputer.
3. Operator: orang yang menjalankan sistem operasi dan program dalam perangkat komputer,
misalnya merawat sistem operasi komputer, menyiapkan data untuk diakses, dan lain-lain.
Dalam sistem komputer, brainware menjadi hal yang sangat penting dan tidak dipisahkan dari hardware
dan software. Mengapa demikian? Hardware di dalam komputer tidak bisa dijalankan tanpa adanya
software, sedangkan tanpa adanya brainware maka software dan hadware tidak bisa berjalan.
Jadi, ketiga komponen tersebut saling membutuhkan satu dengan yang lain.

Pengertian Brainware dan Perannya dalam Manajemen Informasi Perusahaan


Pengertian brainware dalam dunia komputerisasi dikenal sebagai seseorang yang terlibat dalam
pengoperasian serta pengaturan sistem yang ada dalam perangkat komputer.
Namun, dalam dunia Bisnis dan pengembangan perusahaan, brainware adalah seseorang maupun
sekelompok orang yang memiliki kemampuan intelektual untuk mengeksplorasi jaringan sistem informasi
manajemen.
Secara umum, brainware dalam sistem informasi manajemen bisnis diperlukan untuk menghasilkan
informasi yang berguna untuk kelangsungan organisasi atau perusahaan dalam hal kompetisi. Hal ini
karena sistem informasi memainkan peranan penting dalam menghadapi persaingan bebas.

Komponen Brainware Bisnis dan Perusahaan


Brainware adalah orang yang memiliki, membangun, mengawasi dan mengendalikan sistem informasi
dalam organisasi atau bisnis. Untuk mencapai tujuan dalam sebuah bisnis yang diimplementasikan dalam
perusahaan, membutuhkan beberapa komponen berikut ini yang harus ada sebagai pendukung manajemen
sistem informasi guna meningkatkan kemampuan untuk bersaing dengan kompetitor.

Komponen-komponen brainware yang harus ada dalam perusahaan mencakup:


1. Sistem Analis
Seseorang yang bertanggung jawab terhadap perencanaan dan penelitian di dalam memilih perangkat
lunak beserta dengan kebutuhan yang sesuai dengan organisasi bisnis atau perusahaan. Seorang analis
harus memiliki keahlian seperti manajerial, teknis, analisis dan interpersonal.

2. Progammer
Seseorang yang memiliki kemampuan dan keahlian dalam menguasai salah satu atau lebih bahasa
pemograman dalam dunia komputerisasi. Progammer bertugas untuk membuat dan mempersiapkan
program-program yang dapat mendukung sistem komputer yang akan atau telah dirancang. Progammer
penting jika saja terjadi hack terhadap database perusahaan.

3. Administrator
Seseorang yang memiliki tugas dan kemampuan untuk mengelola suatu sistem operasi beserta program
yang dijalankan pada sebuah komputer maupun jaringan dalam perusahaan. Ada juga yang disebut
dengan database administrator yang bertanggung jawab langsung terhadap sistem database perusahaan
yang tugasnya mengatur, mengelola dan menyimpan sebagai arsip perusahaan yang tidak boleh hilang.

4. Konsultan
Seorang brainware yang memiliki pengetahuan dibidang komputerisasi namun biasanya tidak berperan
untuk menangani secara langsung, hanya sebagai penasehat yang handal. Bisnis atau perusahaan
memerlukan komponen ini untuk mencari solusi terkait cara manajemen sistem informasi yang tepat dan
meminimalisir terjadinya data yang tidak dikelola dengan baik.

5. Project Manajer
Seorang komando atau pemimpin dari suatu project tertentu. Biasanya juga disebut sebagai mandor.
Dalam sebuah bisnis tentu saja ada beberapa project yang dipimpin oleh seorang project manajer.
Komponen ini penting sebagai bentuk pengendalian dan pengawasan.

Braiware memiliki peranan langsung terhadap keoptimalan dalam hal manajemen informasi suatu bisnis
yang sedang berkembang. Beberapa peran seorang brainware dalam bisnis antara lain:
 Sebagai unit manajemen terhadap segala hal yang berkaitan dengan database dalam komputer.
Perusahaan atau bisnis harus memiliki komponen brainware sebagai sekelompok orang yang akan
mengelola manajemen informasi perusahaan.
 Sebagai pengendali dan pengawasan terhadap jaringan komputerisasi di dalam perusahaan. Tidak
adanya peran brainware dapat berakibat pada kurangnya pengawasan terhadap database
perusahaan dan meningkatkan kemungkinan data diretas oleh kompetitor.
 Seorang pemimpin perusahaan termasuk brainware, yakni sebagai otak atau CPU-nya perusahaan
untuk mengendalikan kearah mana perusahaan akan dibawa. Pemimpin yang tidak memiliki
kapasitas dibidangnya bisa menyebabkan perusahaan salah arah atau berjalan di tujuan yang
menyimpang. Tentu ini akan berakibat buruk bagi kelangsungan perusahaan.
 Komponen brainware terutama manajer perusahaan berpengaruh paling signifikan terhadap
pelaksanaan sistem manajemen untuk menghasilkan sistem informasi yang akurat dan berguna
bagi kelangsungan perusahaan.
Dalam sebuah perusahaan bisnis yang sedang berkembang, komponen brainware harus diupayakan untuk
dimiliki sebagai langkah untuk menuju keteraturan sistem informasi manajemen. Sistem informasi yang
baik menghasilkan informasi-informasi yang bermanfaat secara langsung terhadap perkembangan
perusahaan beserta keamanannya.

Pengertian Manajemen File dan Fungsinya Pada Sistem Operasi

Apa itu manajemen file? Pengertian Manajemen File adalah sebuah metode dan struktur data yang
digunakan oleh sistem operasi pada komputer untuk mengatur dan mengorganisir file yang ada pada disk
atau partisi disk. Sedangkan file system adalah partisi atau disk yang digunakan untuk menyimpan
berbagai file di dalam komputer dengan cara tertentu.

Pengertian manajemen file secara umum dapat juga diartikan sebagai kegiatan yang berhubungan dengan
penyimpanan, penempatan, pengumpulan, pemeliharaan, distribusi surat-menyurat, perhitungan, catatan,
penggrafikkan, klasifikasi, dan sejenisnya untuk kemudahan dalam berorganisasi atau berbisnis.

Manajemen file ini sangat penting bagi perusahaan karena sewaktu-waktu pasti dibutuhkan. Hal ini juga
untuk memudahkan yang bersangkutan untuk menggunakannya. Filing ini juga sering digunakan sebagai
ingatan seorang operator komputer atau manajer dalam kegiatan bisnis di sebuah perusahaan.

Manfaat Manajemen File


Dari penjelasan pengertian manajemen file, kita bisa memahami beberapa manfaat dari manajemen file.
Berikut ini adalah Manfaat Manajemen File:

1. Meminimalisir Resiko Kehilangan File


File di dalam komputer bisa saja tidak sengaja terhapus. Dalam banyak kasus, kejadian tidak
sengaja menghapus file ini bisa sangat merugikan.

2. Memudahkan Pencarian File


Penyimpanan file dalam sistem operasi komputer bisa dilakukan dengan teratur, baik penamaan
file maupun letak file. Hal ini akan memudahkan pencarian seseorang ketika akan menggunakan
kembali file tersebut.
3. Mengetahui File yang tak Terpakai
Ada kalanya file yang disimpan sudah tidak diperlukan lagi. Untuk menghemat kapasitas
penyimpanan maka kita bisa menghapus file yang tak terpakai dengan mudah. Manajemen file
yang baik dan terorganisir akan memberikan banyak manfaat bagi para pengguna komputer.

Fungsi Manajemen File


Dari penjelasan pengertian manajemen file, kita juga akan mengetahui beberapa Fungsi Manajemen
File. Diantaranya adalah sebagai berikut:
 Memudahkan cara kerja atau mekanisme pemakaian file secara bersama
 Kemudahan dalam membuat, mengedit, dan menghapus file
 Kemudahan dalam melakukan Backup dan recovery untuk antisipasi kehilangan file akibat
kecelakaan atau upaya orang lain untuk merusak/ menghancurkan file
 User dapat mengacu file dengan simbolik (symbolic name) tidak menggunakan penamaan yang
mengacu pada perangkat fisik
 Data dapat disimpan dengan aman dan rahasia pada lingkungan yang sensitif
 Tampilan antar muka yang user-friendly pada sistem file akan memudahkan penggunanya

Sasaran Manajemen File


Ada beberapa sasaran yang ingin dicapai oleh Manajemen File yang efektif, diantaranya adalah:
 Untuk memenuhi kebutuhan dari manajemen data bagi user atau operator komputer
 Memastikan data di dalam file adalah benar
 Memberikan dukungan berupa masukan (input) dan keluaran (output) berbagai tipe perangkat
penyimpanan
 Meminimalisir atau bahkan menghilangkan potensi kehilangan data atau upaya perusakan data
 Menyediakan sekumpulan rutin antar muka masukan (input) atau keluaran (output)
 Memberikan dukungan berupa masukan (input) dan keluaran (output) kepada banyak
pengguna (user) pada sistem multiuser

Arsitektur Manajemen File


Biasanya arsitektur manajemen file terdiri dari beberapa bagian, diantaranya adalah:
1. Sistem Akses
Ini adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan cara sebuah data yang disimpan pada file
dapat diakses.
2. Manajemen File
Ini adalah segala hal yang berkaitan dengan penyediaan mekanisme operasi pada file. Misalnya;
penyimpanan, pengacuan, pemakaian bersama, dan pengamanan.

3. Manajemen Ruang Penyimpanan


Ini berkaitan dengan alokasi ruang untuk penyimpanan file tersebut pada perangkat penyimpanan.

4. Mekanisme Integritas File


Ini berkaitan dengan jaminan informasi pada file yang tidak terkorupsi (corrupt file).

Tipe File Pada Sistem Operasi


Secara umum ada tiga tipe file yang terdapat pada sistem operasi, diantaranya adalah:
1. Regular File
File reguler terdiri dari file teks dan biner. File teks ini berisi barisan teks dalam format txt.
Sedangkan file biner berisi ekseskusi (exe) dan juga biner dari berbagai program aplikasi dalam
komputer. File biner berbentuk exe hanya diketahui oleh sistem operasi. Sedangkan biner hasil
program aplikasi hanya diketahui oleh program aplikasi yang menggunakan file tersebut.
2. Directory File
File direktori adalah file yang dimiliki oleh Operation System sebuah komputer. File ini berisi
semua informasi terkait daftar file yang berada di dalam folder atau direktori.

3. Special File
File spesial adalah nama logik perangkat masukan (input) atau keluaran (output) yang dianggap
sebagai file.

Data Pada Manajemen File Sebuah Perusahaan


Dalam manajemen file, ada beberapa hal yang secara mutlak wajib ditata secara rapi, antara lain:
 Surat penerimaan barang
 Surat pembayaran barang
 Berkas surat hutang
 Surat penjualan barang
 Surat asuransi
 Berkars surat pengiriman barang
 Surat perjanjian, dan lain sebagainya

Meskipun demikian, filing menjadi pekerjaan yang menjemukan dan ribet karena kita diharuskan
berhubungan dengan berbagai macam surat-menyurat dan mengelompokkannya secara hati-hati supaya
nanti mudah dicari. Beberapa pemilik bisnis memilih untuk berkonsentrasi pada hal-hal krusial, misalnya:
 Memastikan organisasinya menggunakan teknologi digital dengan baik.
 Untuk memastikan perusahaannya berhenti ketergantungan pada dokumen fisik berupa kertas,
karena hal ini memakan tempat, ribet dan butuh waktu dalam menata dan mencarinya.
 Memastikan pengelolaan menejemen file ini tertata rapi sehingga waktu tidak dihabiskan pada
tugas-tugas operasional saja.

Cara Manajemen File yang Efektif


Dampak bila tidak ada manajemen file adalah tidak adanya keteraturan pada file yang disimpan. Menurut
beberapa situs bisnis besar, ada beberapa cara untuk meningkatkan efektifitas filing manajemen,
misalnya:
1. Membangun Sistem “Document Filing” dan Juga Penamaannya
Kalau anggota Anda selalu convert file secara manual, baiknya mulai menejemen file dengan
pemberian format nama penyimpanan. Anda harus memastikan mereka tahu dimana menyimpan
file yang benar. Sebaiknya pisahkan jenis-jenis surat mulai dari invoice dan file penting lainnya.
Pastikan format penyimpanan dokumen ini juga memberikan deskripsi yang cukup supaya tidak
pelru membuka satu-satu.

2. Mulai Pikirkan Soal Konversi File Sekaligus


Dengan bertumbuhnya sebuah bisnis, tentu saja Anda akan membutuhkan teknik konversi file
yang tepat. Jumlah file yang sangat besar tidak memungkinkan untuk di simpan dalam sebuah
lokasi. Anda bisa menggunakan berbagai batch documen conversiona products yang tersedia.

3. Berhenti Menggunakan Converter Gratisan


File converter gratisan biasanya ditujukan untuk kebutuhan personal dan pastinya fiturnya terbatas.
Kalau Anda menggunakannya untuk skala besar, tentu saja akan ada banyak masalah yang
muncul,seperti:
 Security – ketika menggunakan fitur gratisan, Anda tidak tahu benar proses konversi benar-
benar aman atau tidak.
 Keterbatasan – Tidak semua tool gratis yang tersedia 100% gratis. Beberapa fitur
mengharuskan Anda mengeluarkan uang. Atau kalau pun gratis, akan ada watermark di
dokumen Anda.
 Permasalahan setting dan terbatasnya opsi menu

4. Menguasai Windows Explorer


Umumnya perusahaan menggunakan Windows, nah disini letak permasalahannya. Banyak orang
yang kurang menguasai navigasinya.

5. Simpan Data di Lokasi yang Sama


Sisakan satu lokasi penting khusus untuk penyimpanan file. Pengertian manajemen file adalah
mengklasifikasikan dan penempatan file dengan benar. Nah, buatlah folder spesifik yang
memudahkan Anda untuk menemukan file yang diinginkan. Jangan pernah mencampurnya.

6. Menggunakan Shortcuts
Manfaatkan fitur Shortcuts untuk mengakses folder yang paling sering dikunjungi. Ketimbang
harus masuk ke folder dalam folder, ini tentu sangat pusing. Hal ini juga bisa mengurangi resiko
duplikasi penyimpanan file.

7. Shared Document
Shared document sejenis Dropbox, Google Drive, One drive dan sejenisnya akan memudahkan
siapapun untuk menyimpan dan meng-update file dimana pun dan kapan pun tanpa harus repot ke
kantor.

Pengertian Internet: Definisi, Fungsi, Manfaat, dan Dampak Internet

Apa yang dimaksud dengan internet (interconnection-networking)?


Pengertian Internet adalah suatu jaringan komunikasi global yang menghubungkan milyaran jaringan
komputer secara terbuka dengan menggunakan sistem standar global transmission control protocol/
internet protocol suite (TCP/ IP).

Ada juga yang menjelaskan bahwa definisi internet adalah International Network, dimana semua tipe dan
jenis komputer di seluruh dunia dapat terhubung dengan memakai tipe komunikasi seperti telepon, satelit,
dan lainnya.
Internet adalah singkatan dari Interconnection Networking dimana setiap komputer yang terhubung pada
jaringan internet memiliki identitas unik yang disebut dengan alamat IP (Internet Protocol Address).
Alamat IP setiap komputer pasti unik dimana berbentuk kombinasi angka yang menunjukkan identitas
sebuah komputer pada jaringan internet.

Fungsi Internet Secara Umum

Internet memiliki beberapa fungsi penting yang sangat dibutuhkan oleh manusia, khususnya
masyarakat urban di dunia. Berikut ini adalah beberapa fungsi internet:
1. Sebagai Media Komunikasi
Mengacu pada pengertian internet di atas, maka internet dapat berfungsi sebagai media
komunikasi bagi manusia di berbagai belahan dunia.
Penggunaan internet sebagai media komunikasi sudah sangat jamak digunakan saat ini. Hal ini
dapat kita lihat dengan munculnya berbagai situs media sosial dan aplikasi chatting yang
memudahkan setiap orang untuk berkomunikasi.

2. Sebagai Media untuk Akses Informasi


Era internet adalah era keterbukaan. Artinya, dengan kehadiran internet maka manusia lebih
mudah mengakses berbagai informasi penting.
Bila dulu manusia harus membaca buku untuk mendapatkan informasi, maka sekarang hal itu
dapat dilakukan melalui internet. Bahkan keberadaan buku digital atau e-book memungkinkan
manusia untuk membaca buku secara online.

3. Sebagai Media Bertukar Sumber Daya


Ada banyak orang yang ingin berbagi sumber daya atau data kepada orang lain di seluruh dunia.
Hal itu dapat dilakukan dengan melalui internet.
Beberapa sumber daya atau data yang sering dibagikan di internet adalah makalah, karya tulisan,
jurnal, foto, video, desain, dan lain-lain.

4. Sebagai Media untuk Akses Berita


Berbagai peristiwa dan tempat yang ada di seluruh dunia bisa dilihat melalui berbagai situs berita
online atau media online. Hal ini tentunya dapat dilakukan karena adanya jaringan
internet. Semua situs berita online di dunia hanya dapat dibuka bila perangkat kita terhubung
dengan internet.
Manfaat Internet Bagi Manusia

Setelah memahami pengertian internet dan fungsinya, tentunya kita juga perlu mengetahui apa manfaat
internet. Manfaat internet bagi manusia sangat erat kaitannya dengan fungsi internet itu sendiri. Manfaat
internet secara umum adalah memberikan kemudahan bagi manusia dalam berbagai aktivitas. Berikut ini
adalah beberapa manfaat dari penggunaan internet:
1. Komunikasi Lebih Cepat
Komunikasi antar individu di lokasi yang berbeda menjadi lebih mudah sejak adanya internet.
Selain itu, biaya untuk proses komunikasi tersebut juga sangat murah ketika menggunakan
internet.
Beberapa cara komunikasi yang sering dilakukan dengan memanfaatkan internet adalah: chatting,
kirim email, media sosial, dan lain-lain.

2. Menambah Wawasan dan Pengetahuan


Tidak ada lagi alasan kesulitan dalam mengakses ilmu pengetahuan karena hal itu dapat
dilakukan dengan bantuan internet. Keberadaan berbagai situs yang menyajikan berbagai ilmu
pengetahuan secara langsung akan menambah wawasan bagi para pengguna internet.
Misalnya, jika seseorang ingin belajar bahasa asing dengan mudah maka ada berbagai situs yang
dapat digunakan secara gratis ataupun berbayar. Atau ketika seseorang ingin belajar bermain gitar
dari seorang ahli dengan gratis, maka hal itu dapat dilakukan berkat internet, misalnya dengan
menonton tutorial gitar di YouTube.

3. Kemudahan Dalam Berbelanja


Konsumen online di Indonesia tumbuh begitu cepat. Ini adalah bukti bahwa internet memberikan
kemudahan dalam hal berbelanja apapun secara cepat dan murah.
Dari sisi pengusaha, keberadaan internet tentunya membuat proses pengembangan usaha menjadi
lebih mudah, cepat, dan murah. Jadi, tidak heran mengapa bisnis e-commerce di Indonesia
berkembang pesat.

4. Kemudahan Dalam Pemasaran Bisnis


Pelaku bisnis sudah seharusnya menggunakan internet sebagai media pemasaran. Ada beberapa
kelebihan internet marketing dibandingkan pemasaran konvensional, diantaranya:
 Biaya pemasaran cenderung lebih murah
 Dapat membidik target market tertentu
 Dapat menjangkau lebih banyak orang
 Membangun brand lebih cepat
 Dan lain-lain
Metode pemasaran online pun sangat beragam, sehingga para pengusaha tidak kehabisan ide untuk
menjelajahi kemungkinan pemasaran terbaik bagi bisnisnya.

5. Sarana Hiburan
Internet juga merupakan media yang sangat digemari sebagai wahana hiburan, terutama generasi
milenia. Beberapa situs internet yang sering dijadikan sebagai tempat hiburan adalah
[Link], [Link], [Link], dan lain-lain. Berbagai konten di internet dapat
menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat.

6. Kemudahan Dalam Mencari Informasi


Kemudahan dalam mencari berbagai informasi di internet juga menjadi manfaat yang sangat
dirasakan masyarakat sekarang ini. Contohnya, ketika seorang pencari kerja mencari lowongan
pekerjaan, maka kita dapat membuka berbagai situs lowongan kerja yang ada di internet.

Dampak Positif dan Negatif Internet

Perkembangan teknologi memang selalu memiliki dua sisi yang harus disikapi dengan bijak, yaitu
dampak positif dan dampak negatif. Berikut ini adalah dampak positif dan negatif penggunaan internet
bagi masyarakat secara umum:
1. Dampak Positif
 Mempercepat dan memudahkan arus informasi dan data
 Membantu pelajar dalam mengerjakan tugas
 Membangun self learning seseorang, dengan melihat dan membaca berbagai tutorial di Internet
 Menambah pengetahuan dan juga wawasan
 Memudahkan kegiatan kampanye atau promosi hal-hal positif
 Kemudahan mendapat hiburan dan pengisi waktu luang
 Mempererat relasi dan juga pertemanan melalui media sosial
 Membantu menggerakkan roda bisnis dan juga ekonomi melalui e-commerce
 Memudahkan proses pekerjaan manusia
 Menciptakan banyak lapangan pekerjaan dan peluang usaha yang baru
 Dan lain-lain
2. Dampak Negatif
 Adanya potensi kecanduan internet
 Penggunaan waktu yang tidak produktif
 Potensi tindak kejahatan melalui internet / cyber crime, seperti penipuan
 Adanya konten yang tidak pantas dan berbahaya bagi anak di bawah umur
 Mudahnya muncul informasi dan berita bohong (hoax)
 Meningkatnya risiko provokasi antar golongan
 Meningkatnya isu-isu SARA yang menyebabkan perpecahan masyarakat
 Maraknya aksi cyber bullying
 Tergerusnya budaya asli lokal karena proses globalisasi melalui internet

Pengertian VPN: Fungsi, Manfaat, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangan VPN

Apa itu VPN (Virtual Private Network)? Pengertian VPN adalah suatu koneksi antara satu jaringan
dengan jaringan lainnya secara pribadi (private) melalui jaringan publik (internet).

Berikut penjelasan makna dari masing-masing kata pada Virtual Private Network:
1. Virtual: hal yang tidak nyata atau semu, di dunia maya/ internet
2. Private: hal yang sifatnya pribadi, tidak bisa diakses sembarang orang. Untuk menjaga
kerahasiannya dari jaringan publik maka semua data akan di-enkripsi
3. Network: jaringan koneksi yang saling terhubung

Jadi, dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian VPN adalah hubungan atau koneksi
yang terjadi secara virtual pada jaringan tertentu tanpa adanya koneksi riil yang terenkripsi.

Fungsi VPN Secara Umum


Penggunaan VPN merupakan cara yang aman untuk mengakses Local Area Network (LAN) yang berada
pada jangkauan tertentu, melalui koneksi internet atau jaringan lainnya untuk melakukan transmisi data
secara pribadi. Dengan menggunakan VPN maka kita dapat menghindari adanya penyusup saat
melakukan transmisi data yang sewaktu-waktu bisa masuk ke lalu lintas jaringan.

Mengacu pada pengertian VPN di atas, adapun beberapa fungsi VPN adalah sebagai berikut:
1. Kerahasiaan Data (Confidentially)
Penggunaan VPN dapat menjaga kerahasiaan data dan informasi milik pengguna agar tidak
digunakan orang lain sembarangan. Saat ini menggunakan jaringan yang bersifat publik bisa
dibilang cukup berbahaya, apalagi untuk bisnis-bisnis besar misalnya pada perusahaan jasa
konsultan atau asuransi yang rentan dengan informasi-informasi penting. Sehingga dengan
menggunakan VPN maka bisa mengamankan keluar masuknya data melalui metode enkripsi.
2. Keutuhan Data (Data Integrity)
VPN juga berguna untuk menyelamatkan data dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Program VPN akan memastikan proses transmisi data selesai dan diterima oleh penerima yang
sesuai dengan permintaan user tanpa adanya perubahan sedikitpun atau manipulasi dari data yang
dikirim.
3. Otentikasi Sumber (Origin Authentication)
Program pada VPN mampu mengautentikasi sumber pengirim data yang akan diterima. VPN
memastikan dan mengecek data yang akan masuk dari sumbernya. Jika proses autentikasi
berhasil, maka informasi atau data dapat disetujui. Dalam hal ini VPN berguna untuk
menganalisis sumber-sumber data yang tidak kredibel sehingga dapat mencegah kiriman file
virus atau malware.

Manfaat VPN

Setelah memahami pengertian VPN dan fungsinya, tentunya kita juga perlu mengetahui apa manfaanya.
Dengan adanya VPN maka semua transmisi data yang terjadi antara komputer atau gadget pribadi akan
terenkripsi sehingga aman dari pihak lain yang tidak diinginkan.

Secara umum manfaat penggunaan VPN adalah sebagai berikut:


1. Privasi; privasi yang lebih terjamin dengan adanya fitur menyembunyikan kegiatan dari ISP saat
berselancar di internet. Pengguna VPN dapat menyembunyikan alamat IP sehingga ketika
melakukan browsing internet maka pihal lain tidak akan mengetahui lokasi geografis pengguna
2. Remote Acces; dengan adanya VPN maka kita dapat mengakses jaringan komputer di kantor
atau di mana saja melalui jaringan internet.
3. Keamanan; VPN membantu menjaga keamanan jaringan internet dari serangan hacker, apalagi
bila memakai WiFi umum
4. Hemat Biaya; VPN membantu penghematan biaya pengaturan jaringan. Penggunaan VPN pada
jaringan lokal yang luas dapat dilakukan dengan biaya murah karena menggunakann jaringan
internet yang telah ada tanpa harus membanguna jaringan sendiri

Cara Kerja VPN


Cara kerja VPN sendiri yaitu dengan membuat jaringan di dalam jaringan (sering disebut
dengan tunneling). Tunneling bertujuan untuk membuat jalur koneksi secara privat dengan memanfaatkan
infrakstruktu jaringan lain.

Umumnya, ketika kita mengakses sebuah website di internet, maka kita akan terhubung
dengan ISP (Internet Service Provider). Semua trafik data permintaan untuk website yang kita akses
akan melewati server ISP dan bisa dilihat oleh pihak ISP.

Berbeda halnya dengan komputer yang menggunakan VPN saat mengakses internet. VPN akan
mengenkripsi data sehingga hanya pengguna server VPN yang bisa mengetahui trafik data pengguna dan
situs yang dibuka oleh pengguna.

Melihat cara kerja VPN ini, maka:


 ISP tidak akan mengetahui aktivitas pengguna VPN di internet
 Alamat IP yang terlihat adalah IP server VPN
 Penggunaan hotspot WiFi publik menjadi lebih aman karena data terenkripsi
 Provider VPN bisa melihat aktivitas pengguna VPN di internet

Kelebihan dan Kekurangan VPN


Menggunakan server VPN pada jaringan komputer perusahaan untuk transmisi data yang bersifat rahasia
atau privat membantu mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pada kasus-kasus pencurian data
yang marak terjadi.
Dengan menggunakan VPN maka tidak ada yang bisa menyusup pada jaringan pribadi Anda sehingga
tingkat keamanan transmisi sangat tinggi. Mengacu pada pengertian VPN, adapun beberapa kelebihan dan
kekurangan VPN adalah sebagai berikut:
1. Kelebihan VPN
 Bagi perusahaan yang membutuhkan jaringan khusus yang aman, maka VPN adalah solusi
dengan biaya yang lebih murah
 Dengan adanya VPN maka mobilitas perusahaan akan lebih baik dimana para pekerja dapat
terhubung dengan jaringan kantor melalui perangkat pribadi di rumah
 Fitur kemanan VPN dapat disesuaikan dengan kebutuhan
2. Kekurangan VPN
 Ketika menyediakan akses ke karyawan secara global, maka faktor kemanan menjadi resiko
tersendiri karena informasi sensitif perusahaan dapat diakses.
 Diperlukan perhatian ekstra dalam penetapan sistem keamanan VPN

Pengertian Router: Fungsi, Cara Kerja, dan Jenis-Jenis Router

Apa yang dimaksud dengan router? Pengertian router adalah suatu perangkat keras pada jaringan
komputer yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan, baik itu jaringan yang sama maupun
jaringan yang berbeda dari sisi teknologinya.

Ada juga yang menjelaskan bahwa pengertian router adalah suatu hardware jaringan komputer yang
berfungsi untuk mengirimkan paket data melalui jaringan atau internet dari satu perangkat komputer ke
perangkat lainnya, dimana proses tersebut disebut dengan routing.

Setiap router mempunyai fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol) yang dapat disetting
sedemikian rupa sehinga dapat membagi IP address. Selain itu, pada router juga terdapat NAT (Network
Address Translator) yaitu fasilitas yang memungkinkan suatu alamat IP atau koneksi internet dapat di-
sharing ke alamat IP lain.

Fungsi Router
Mengacu pada penjelasan pengertian router di atas, fungsi utama dari setiap router adalah
untuk menghubungkan 2 jaringan atau lebih agar dapat mendistribusikan paket data dari satu jaringan ke
jaringan lainnya.
Secara lengkap, adapun beberapa fungsi router adalah sebagai berikut:
1. Router berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan sehingga user dapat mengirimkan paket
data dari suatu jaringan ke jaringan lainnya. Proses koneksi tersebut yaitu dengan mendistribusikan IP
address kepada setiap komputer dalam jaringan, baik secara statis ataupun dengan DHCP (Dynamic Host
Configuration Procotol).

2. Fungsi router berikutnya adalah untuk mentransmisikan informasi atau data dari suatu jaringan menuju
jaringan yang lain dimana sistem kerjanya mirip seperti Bridge (jembatan jaringan).

3. Fungsi router yang lainnya adalah untuk menghubungkan suatu jaringan lokal dengan koneksi DSL
(Digital subscriber line) atau yang lebih dikenal dengan DSL router.
Teknologi router saat ini sudah lebih canggih, dimana penggunaannya tidak hanya dengan menggunakan
sambungan kabel LAN, tapi juga dengan teknologi wireless. Dengan begitu, maka sebuah router dapat
terhubung pada semua perangkat komputer, laptop, dan gadget lainnya yang masih berada dalam
jangkauan router tersebut.

Cara Kerja Router


Seperti yang telah dijelaskan pada pengertian router di atas, fungsi router adalah untuk menghubungkan
beberapa jaringan dan memfasilitasi transmisi antar jaringan tersebut. Dalam hal ini, router membutuhkan
setidaknya dua kartu jaringan atau NIC (Network Interface Car) yang dipasang pada setiap jaringan.
Berikut ini adalah contoh gambar dimana ada dua jaringan yang dihubungkan oleh router.

Pada gambar di atas terdapat dua jaringan dengan satu router yang sangat sederhana dan mudah untuk
dikonfigurasi. Untuk jaringan yang besar dan kompleks tentunya pengaturan akan berbeda dan lebih
rumit.

Sebagai contoh, misalnya kita ingin menghubungkan 3 jaringan maka kita dapat menghubungkannya
dengan dua cara yang berbeda, yaitu:
1. Menghubungkannya secara berantai dengan memakai 2 router.
2. Menghubungkannya secara langsung satu sama lain dengan memakai 3 router.
Perhatikan gambar berikut ini;

Pada konfigurasi 1, jika salah satu router (router A atau router B) bermasalah maka data jaringan dari
subnet A tidak akan dapat dikirimkan ke subnet C karena hanya terdapat satu jalur.

Pada konfigurasi 2, jika diberikan router tambahan di antara subnet A dan subnet C maka akan terdapat
dua rute ke subnet C sehingga jaringan akan menjadi lebih efisien.

Setiap router akan memilih jalur tercepat dalam mengirimkan data dari satu subnet ke subnet yang
lainnya. Perhatikan konfigurasi 2 pada gambar di atas, jika kita ingin mengirimkan data dari subnet A ke
subnet C, maka jalur tercepat adalah melalui router C ketimbang melalui router A dan B.

Jenis-Jenis Router

Secara umum, router dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Sesuai dengan pengertian router,
adapun jenis-jenis router adalah sebagai berikut:

I. Berdasarkan Pengaplikasiannya
1. Router Aplikasi, yaitu suatu aplikasi yang dapat diinstal oleh user pada sistem operasi komputer
sehingga sistem operasi komputer tersebut dapat bekerja layaknya router. Beberapa aplikasinya
diantaranya;
 Wingate
 WinProxy
 Winroute
 Spygate
2. Router Hardware, yaitu hardware yang mempunyai kemampuan seperti router. Dengan kemampuan
tersebut, hardware ini dapat digunakan untuk;
 Membagi alamat IP (IP address)
 Membagi jaringan internet di suatu wilayah, misalnya router sebagai acces point dan wilayah
yang mendapat IP address dan koneksi internet disebut Hot Spot Area.
3. Router PC, yaitu suatu komputer dengan spesifikasi tinggi yang dimodifikasi sehingga dapat
berfungsi sebagai router. Beberapa spesifikasi minimum yang harus ada pada komputer tersebut
yaitu;
 Prosessor Pentium II dengan hard drive 10 GB dan RAM 64.
 Terdapat LAN Card.
 Sistem operasi khusus router PC, Mikrotik.

II. Berdasarkan Mekanismenya


1. Router Statis, yaitu router yang mampu untuk melakukan proses routing (penghalaan) dari suatu
jaringan dimana prosesnya dilakukan secara manual oleh seorang administrator.
2. Router Dinamis, yaitu router yang dapat melakukan proses routing (penghalaan) dapat berjalan
secara otomatis dan dinamis setelah melalui pengaturan oleh seorang administrator jaringan.
3. Router Wireless, yaitu router yang dapat bekerja tanpa menggunakan kabel karena hanya
mengandalkan media udara untuk mengirimkan paket data.
Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan
Pengembangan Sistem Informasi

Anda mungkin juga menyukai