Dasar-dasar Teknologi Informasi
Dasar-dasar Teknologi Informasi
Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT)
adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah,
menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi.
Pengertian teknologi informasi secara umum ialah suatu studi perancangan, implementasi,
pengembangan, dukungan atau manajemen sistem informasi berbasis komputer terutama pada
aplikasi hardware (perangkat keras) dan software (perangkat lunak komputer). Secara sederhana,
pengertian teknologi informasi adalah fasilitas-fasilitas yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat
lunak dalam mendukung dan meningkatkan kualitas informasi untuk setiap lapisan masyarakat secara
cepat dan berkualitas. Sedangkan menurut Wikipedia, pengertian teknologi Informasi (IT) adalah istilah
umum teknologi untuk membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan,
dan menyebarkan informasi. Tujuan teknologi informasi adalah untuk memecahkan suatu masalah,
membuka kreativitas, meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam aktivitas manusia.
Teknologi informasi banyak hal menarik yang kita bisa dapatkan, seperti hal-hal baru yang sampai saat
ini banyak peminatnya. information technology atau di singkat dengan TI dalam perkembanganya di era
ini tidak hanya menawarkan inovasi-inovasi terbaru, banyak juga infrastruktur yang dalam pembuatanya
banyak mebutuhkan teknologi-teknologi terbaru yang sangkat dibutuhkan dalam era ini.
Teknologi informasi (IT) mempunyai cakupan yang sangat luas. Saat kita mengulas tema ini biasanya
akan terhubung aspek-aspek lain diluarnya yang dalam kenyataannya memang saling terkait satu sama
lain, sebagai contoh teknologi informasi dan komunikasi. secara garis besar akan saling bersinggungan.
Secara umum pengertian teknologi informasi atau IT adalah semua hal yang berkaitan dengan mekanisme
menggunakan perangkat tertentu untuk mengolah termasuk juga modifikasi informasi.
Penerapan IT juga dapat teridentifikasi pada bidang lain yang sangat dibutuhkan guna efektifitas
penyampaian informasi itu sendiri. Bidang-bidang yang telah mengaplikasikan teknologi informasiatau IT
adalah:
Bidang Pendidikan
Pengaplikasian IT dalam sektor pendidikan dapat di identifikasi dengan adanya E-Learning, yaitu
semacam sistem pembelajaran online lewat internet. Dengan fasilitas ini memungkinkan bagi para
pengajar dan siswa untuk tetap berinteraksi tanpa harus bertatap-muka untuk aktifitas tertentu seperti
mengirim tugas serta materi.
Bidang Bisnis
Teknologi informasi (IT) juga telah diadopsi pada sektor bisnis dengan produknya berupa E-Commerce.
Keberadaan E-Commerce mampu memfasilitasi para pelaku bisnis dalam melakukan kegiatan perniagaan
secara online di internet. Semua aktifitas perdagangan seperti promosi, transakasi jual-beli dapat
terakomodir dengan baik dan efektif.
Bidang Perbankan
Penerapan IT pada dunia perbankan bisa dilihat dari moda transaksi perbankan secara online di internet
atau lebih populer disebut Internet Banking. Dengan fasilitas ini para user dapat melakukan aktifitas
tertentu seperti cek saldo, transfer uang antar rekening via perangkat yang mereka miliki seperti
komputer, handphone dsb. Tentu perangkat bersangkutan harus terhubung internet dan telah melakukan
aktivasi Internet Banking di bank tempat mereka menjadi nasabah. Penggunaan Anjungan Tunai Mandiri
(ATM) juga merupakan salah-satu penerapan teknologi informasi yang sudah sejak lama ada
Software Aplikasi
Ini merupakan aplikasi pendukung yang berada pada OS untuk memaksimalkan kinerja komputer.
Beberapa Software aplikasi yang cukup populer diantaranya:
Microsoft Office
Photoshop
CorelDraw
AutoCad
Infoware
Ini adalah suatu dokumentasi dari sebuah informasi atau data.
Fireware
Ini merupkan media tempat penyimpanan yang permanen. Fungsinya adalah sebagai tempat untuk
menyimpan berbagai data yang ada di sebuah komputer.
Brainware (user)
Brainware adalah komponen paling penting dari teknologi informasi. Tanpa adanya Brainware maka
komputer kita tidak akan bisa beroperasi karena sebenarnya fungsi komputer itu adalah alat
penunjang kebutuhan seorang user.
Tujuan Teknologi Informasi
Secara umum, ada tiga tujuan utama dari TI, diantaranya adalah:
Untuk membantu manusia dalam memecahkan suatu masalah
Mendukung dan membuka kreativitas
Meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam menyelesaikan pekerjaan
2. Manajemen Data
Pada pengertian teknologi informasi sebelumnya telah disinggung salah satu manfaatnya untuk
pengarsipan dokumen. Dengan adanya database perusahaan, maka saat ini tidak lagi dibutuhkan
kumpulan dokumen-dokumen dalam lemari arsip. Pada bisnis profesional saat ini semua pengarsipan
dokumen dilakukan secara digital melalui perangkat penyimpanan.
Apa yang dimaksud dengan komputer? Secara umum, pengertian Komputer adalah suatu perangkat
elektronik yang dapat digunakan untuk mengolah data sesuai dengan prosedur yang telah dirumuskan
sebelumnya sehingga menghasilkan informasi bermanfaat bagi penggunanya.
Definisi komputer adalah alat elektronik yang terdiri dari rangkaian berbagai komponen yang saling
terhubung sehingga membentuk suatu sistem kerja. Sistem di dalam komputer tersebut dapat melakukan
pekerjaan secara otomatis berdasarkan program yang diperintahkan kepadanya sehingga mampu
menghasilkan informasi berdasarkan data dan program yang ada.
Secara etimologis, kata “Komputer” berasal dari bahasa Latin, yaitu “Computare” yang artinya
menghitung. Sehingga secara sederhana pengertian komputer adalah alat untuk menghitung aritmatika.
Fungsi Komputer
Pada dasarnya fungsi komputer sangat beragam, tergantung pada para penggunanya. Mengacu pada
pengertian komputer di atas, berikut adalah fungsi utamanya:
Data Input
Komputer dapat menerima informasi atau data dari sumber lain. Data tersebut diterima melalui
aktivitas di keyboard, mouse, dari komputer lain atau peralatan lainnya.
Data Processing
Salah satu fungsi utama komputer adalah untuk melakukan pengolahan data sehingga menghasilkan
output, yaitu berupa informasi. Umumnya, data yang diolah di dalam komputer adalah berbentuk
teks, gambar, audio, video, grafik, dan lainnya.
Data Output
Fungsi komputer berikutnya adalah untuk menghasilkan output/ informasi setelah melalui proses
pengolahan data. Informasi tersebut dapat disajikan melalui monitor, alat printer, dan speaker.
Data Storage
Komputer juga dapat berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan data sehingga dapat ditemukan
dengan mudah dan digunakan kembali. Data tersebut dapat disimpan di dalam memori internal
komputer maupun memori eksternal.
Data Movement
Fungsi lain dari komputer adalah untuk memindahkan data dari satu komputer ke komputer lainnya
atau berbagai alat output lainnya.
Komponen Komputer
Berdasarkan fungsinya, komponen di dalam komputer dapat dibedakan dalam tiga kelompok, yaitu Input,
Process, dan Output.
Komponen Input
Komponen ini merupakan komponen hardware yang memiliki fungsi sebagai pemberi perintah
berbagai tugas yang akan diberikan pada komputer. Beberapa komponen input tersebut diantaranya;
o Keyboard, memberikan input atau masukan berupa alfanumerik dan interpretasi ASCII
lainnya.
o Mouse dan Trackpad, alat yang menghubungkan brainware dengan layar monitor.
o Pen (untuk layar sentuh), fungsinya mirip seperti mouse namun bentuk nya seperti pena.
o Scanner, alat untuk memindai gambar yang akan dimasukkan ke dalam sistem komputer.
o Microphone, alat untuk input data dalam bentuk audio.
Komponen Proses
Komponen ini memiliki fungsi untuk mengolah data atau memproses perintah yang diberikan oleh
brainware yang kemudian ditampilkan pada komponen output.
Beberapa komponen proses diantaranya adalah;
o Processor, yaitu komponen utama dalam proses mengolah data.
o Motherboard, yaitu komponen penghubung berbagai komponen lainnya dalam komputer.
o Hard Disk, yaitu komponen untuk menyimpan data yang sifatnya permanen di dalam
komputer, misalnya sistem operasi komputer.
o RAM, yaitu memori untuk menyimpan berbagai aktivitas komputer untuk sementara.
Komponen Output
Ini adalah komponen yang memiliki fungsi untuk menampilkan informasi dari perintah yang telah
diproses oleh komputer.
Beberapa komponen output diantaranya adalah;
o Monitor, komponen komputer yang dapat menampilkan proses yang sedang dikerjakan
sebuah komputer.
o Printer, komponen yang dapat mencetak informasi ke dalam bentuk hard copy.
o Speaker, komponen yang dapat menghasilkan output berupa audio atau suara.
Jenis-Jenis Komputer
Berdasarkan bentuk dan ukurannya, komputer dapat dibedakan menjadi tujuh jenis komputer. Adapaun
jenis-jenis komputer adalah sebagai berikut:
Komputer Portabel
Ini adalah jenis komputer yang mudah dibawa kemana saja, dimana penggunaannya untuk keperluan
penelitian di lapanan dan berpindah-pindah. Jenis komputer ini kurang populer karena cenderung
berat dan lebih besar dari laptop pada umumnya.
Komputer Desktop
Sesuai dengan namanya, ini adalah komputer yang ada di atas meja. Komputer ini memiliki CPU
yang terpisah dari monitor dan keyboard.
Komputer Palmtop
Ini adalah komputer yang bentuknya kecil dan bisa digenggam. Komputer jenis ini sudah sangat
jarang digunakan sejak ditemukannya Smartphone.
Komputer Tower
Ini adalah komputer yang bentuknya lebih besar dari komputer desktop dan biasanya diletakkan di
atas atau samping meja. Komputer ini dapat ditambahkan perangkat pendukung karena memiliki
expansionslot.
Komputer Notebook
Ini adalah jenis laptop namun dengan ukuran yang lebih tipis. Umumnya banyak digunakan oleh
pelajar, pengajar, dan peneliti yang membutuhkan perangkat komputer yang ringkas dan ringan.
Handbook (Sub-notebook)
Ini adalah jenis notebook yang ukurannya lebih kecil dari notebook pada umumnya. Umumnya
handbook memiliki processor dengan spesifikasi yang rendah.
Komputer Laptop
Ini adalah jenis komputer yang dapat diletakkan di pangkuan penggunanya. Laptop memiliki CPU,
monitor, dan keyboard yang menyatu dan mudah dibawa kemana-mana.
Pengertian Hardware: Fungsi, Jenis,dan Contoh Hardware
Pengertian Hardware
Pengertian hardware adalah segala piranti atau komponen dari sebuah komputer yang sifatnya bisa dilihat
secara kasat mata dan bisa diraba secara langsung. Dengann kata lain hardware merupakan komponen
yang memiliki bentuk nyata.
Hardware atau perangkat keras berfungsi untuk mendukung segala proses dalam komputerisasi dan
bekerja sesuai perintah yang sudah ditentukan penggunanya atau yang sering disebut dengan brainware
Dengan adanya komponen hardware, maka bentuk output dari setiap proses bisa direalisasikan. Seperti
kita tahu, komputer memiliki beberapa komponen yang bekerja secara bersama-sama untuk mengolah
informasi mentah menjadi informasi baru yang mudah dimengerti manusia. Jika salah satu komponen
tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya maka proses pengelohan informasi/ data pada komputer tidak
akan berjalan dengan baik.
Seperti yang disebutkan di atas, pengertian hardware adalah komponen dalam komputer yang dapat
dilihat secara kasat mata dan memiliki fungsi tertentu. Masing-masing hardware komputer memiliki
fungsi yang berbeda. Secara umum, ada empat fungsi utama dari hardware, diantaranya adalah:
Menerima Input
Hardware tertentu memiliki fungsi khusus untuk menerima input yang dilakukan oleh user. Masukan
tersebut nantinya akan diproses menjadi informasi baru.
Mengolah Data/ Informasi
Setelah menerima masukan atau input, beberapa hardware memiliki fungsi khusus untuk mengolah
atau memproses input tersebut menjadi informasi baru.
Memberikan Output
Setelah diproses, hardware tertentu akan memberikan output atau keluaran kepada user. Setiap output
yang dilihat oleh user akan ditampilkan melalui hardware khusus.
Input device (perangkat masukan) adalah hardware atau perangkat keras yang berfungsi untuk
memasukkan data atau informas ke komputer. Data atau informasi tersebut dapat berbentuk gambar, teks,
video, dan audio. Beberapa contoh input device antara lain:
o Keyboard
o Mouse
o Microphone
o Webcam
o Dan lain-lain
Output device adalah perangkat dalam komputer yang berfungsi untuk menampung dan menghasilkan
data-data di dalam komputer yang kemudian dikeluarkan melalui perangkat lain yang terhubung ke
komputer.
Misalnya informasi atau data yang dikeluarkan dalam bentuk gambar, teks, video, dan audio. Beberapa
hardware untuk ouput divice tersebut diantaranya:
Monitor computer
Proyektor
Printer
Dan lain-lain
Perangkat Penyimpanan (Storage Unit)
Perangkat penyimpan adalah hardware yang dapat menyimpan informasi dan data, baik perangkat di
dalam komputer maupun di luar komputer. Salah satu contoh storage unit adalah harddisk yang berfungsi
sebagai alat penyimpanan data di dalam komputer.
Penyimpanan data tidak hanya dapat dilakukan dalam komputer, namun bisa juga dilakukan di luar
komputer dengan harddisk eksternal.
Periferal merupakan hardware yang berfungsi membantu komputer dalam menjalankan perintah dari
pengguna. Modem adalah salah satu contoh perangkat tambahan pada komputer yang berfungsi
menghubungkan perangkat komputer dengan jaringan internet.
Pengertian RAM
Pengertian RAM (Random Access Memory) adalah suatu hardware di dalam komputer yang berfungsi
sebagai tempat penyimpanan data sementara (memori) dan berbagai instruksi program. Isi RAM dapat
diakses secara acak atau tidak tergantung pengaturan tata letaknya. Data di dalam RAM dapat hilang
ketika komputer dinon-aktifkan atau daya listrik ke power supply dicabut dari perangkat. Kapasitas RAM
di dalam suatu komputer berpengaruh pada tingkat kecepatan proses data atau loading di komputer
tersebut. Sehingga proses penyimpanan data, membuka data, dan menjalankan program, akan semakin
cepat sesuai besarnya RAM komputer tersebut.
Fungsi RAM
Seperti yang disebutkan pada pengertian RAM di atas, fungsi RAM secara umum adalah untuk membaca
dan menyimpan data. Berikut penjelasannya:
Membaca Data, Semua data dan informasi yang disimpan di dalam harddisk dapat dibuka dengan lebih
cepat karena peran dari RAm komputer. Coba bandingkan kecepatan loading membuka file atau program
saat pertamakali diakses dengan saat file atau program tersebut telah dibuka sebelumnya. Saat program
atau file dibuka, maka data dibaca dan disimpan dalam RAM sementara sehingga akan lebih cepat dibuka
kembali ketika komputer belum di-shutdown.
Penyimpanan Sementara
RAM juga dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara saat program di dalam komputer
sedang dijalankan. Jadi, ketika kita mengerjakan sesuatu, misalnya membuat makalah, maka komputer
akan menyimpan data sementara.
Namun, data tersebut harus disimpan secara permanen untuk mencegah terjadinya kerusakan atau
kehilangan karena hal-hal tak terduga. Misalnya listrik padam atau lonjakan arus listrik yang tidak stabil.
Jenis-Jenis RAM
Berikut ini adalah beberapa jenis RAM:
Dynamic RAM (D RAM)
Dynamic RAM adalah jenis RAM yang disegarkan (refresh) oleh CPU (Central Processing
Unit) secara berkala agar data yang ada di dalamnya tidak hilang.
SD RAM
SDRAM (Sychronous Dynamic Random Access Memor) adalah RAM lanjutan dari DRAM namun
telah mengalami sinkronisasi oleh clock sistem. Umumnya SDRAM lebih cepat dibandingkan
DRAM.
DDR RAM
DDR RAM (Double Rate Random Access Memory) atau sering disebut dengan DDR saja, yaitu jenis
RAM dengan teknologi lanjutdan dari SD RAM. DDR RAM juga memiliki generasi terbaru, yaitu
DDR2 dan DDR3 dan kemunkinan akan terus berlanjut.
RDR RAM
RDR RAM (Rambus Dynamic Access Memory) adalah jenis RAM yang proses kerjanya lebih cepat
dan umumnya lebih mahal dari SD RAM. Jenis SD RAM digunakan pada perangkat komputer yang
menggunakan Pentium 4.
S RAM
S RAM (Static Random Access Memory) adalah jenis RAM yang dapat menyimpan data di dalamnya
tanpa harus ada penyegaran/ refresh dari CPU. Jenis RAM ini proses kerjanya lebih cepat dari D
RAM dan SD RAM.
EDO RAM
EDO RAM (Extended Data Out Random Access Memory) adalah jenis RAM yang digunakan pada
perangkat dengan OS Pentium. Jenis memori ini dapat melakukan proses penyimpanan dan
mengambil data dalam waktu bersamaan.
Pengertian ROM
Pengertian ROM (Read Only Memory) adalah jenis memori atau tempat penyimpanan data di dalam
perangkat komputer yang sifatnya permanen sehingga tidak mudah berubah atau hilang walaupun
komputer tiba-tiba mati.
ROM termasuk dalam kelompok perangkat keras komputer berupa chip memori semi konduktor dimana
isinya hanya bisa dibaca saja bahkan untuk menyimpan data pada ROM bisa dibilang tidak mudah.
Biasanya ROM berisi program-program yang default dari pabrik sehingga umumnya digunakan untuk
menyimpan firmware.
Jenis-Jenis ROM
Karena sifatnya yang tidak mudah berubah dan tidak mudah hilang seperti yang dijelaskan dalam
pengertian ROM (Read Only Memory), maka sistem penyimpanan di ROM saat ini sering dijadikan
alternatif perusahaan untuk menyimpan dokumen rahasia atau dokumen penting. Beberapa jenis ROM
yang umum digunakan antara lain:
Stock ROM
Ini merupakan jenis ROM yang merupakan bawaan dari sistem operasi (dalam bentuk default) dan
belum mendapatkan modifikasi.
Stock ROM berisi fungsi dan tampilan yang masih standar pabrik dan belum banyak mengalami
perubahan dari pengembang. Biasanya jenis ROM ini ditemukan pada perangkat Apple IOS dan
Palm‟s WebOS.
Custom ROM
Untuk jenis ROM satu ini sangat cocok untuk menyimpan data-data penting perusahaan karena
sifatnya yang bisa di customisasi atau dimodifikasi sendiri. Custom ROM memang sering digunakan
oleh pengembang independen yang hobby dalam mengotak-atik perangkat komputer.
Custom ROM ini dikembangkan secara langsung dari Google beserta OS yang dimilikinya yang juga
banyak dijiumpai pada perangkat Android.
Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan software (perangkat lunak)? Pengertian software adalah suatu
bagian dari sistem komputer yang tidak memiliki wujud fisik dan tidak terlihat karena merupakan
sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer berupa program yang dapat
menjalankan suatu perintah.
Ada juga yang menyebutkan pengertian software adalah suatu data yang diprogram, diformat, dan
disimpan secara digital, tidak berbentuk fisik tapi dapat dioperasikan oleh penggunanya melalui perangkat
komputer.
Sebuah software atau perangkat lunak merupakan jembatan penghubung yang menghubungkan antara
pengguna dengan hardware sehingga dapat melakukan suatu perintah tertentu. Jadi, tanpa adanya
software maka komputer hanyalah sebuah mesin yang tidak bisa menjalankan perintah apapun dari user.
Pada dasarnya fungsi utama software adalah untuk membuat sebuah komputer dapat menjalankan
perintah dari user. Mengacu pada pengertian software yang dijelaskan di atas, adapun beberapa fungsi
software adalah sebagai berikut:
1. Menyediakan fungsi dasar dari sebuah komputer sehingga dapat dioperasikan. Misalnya
ketersediaan sistem operasi dan sistem pendukung pada komputer.
2. Mengatur setiap hardware yang ada pada komputer sehingga dapat bekerja secara simultan.
3. Menjadi penghubung antara beberapa perangkat lunak lainnya dengan hardware yang ada pada
komputer.
4. Perangkat lunak juga berfungsi sebagai penerjemah suatu perintah software lainnya ke dalam
bahasa mesin, sehingga dapat dimengerti oleh hardware.
5. Software juga dapat mengidentifikasi suatu program yang ada pada sebuah komputer.
Dari penjelasan beberapa fungsi perangkat lunak, tidak salah bila software dianggap sebagai nyawa dari
sebuah komputer. Bagaimanapun juga, sebuah komputer hanya dapat beroperasi bila memiliki perangkat
keras dan perangkat lunak di dalamnya.
Klasifikasi Software
Meskipun fungsi utama perangkat lunak adalah sebagai penghubung antara hardware dengan user, pada
penggunaan perangkat lunak ternyata terbagi dalam beberapa jenis. Adapun klasifikasi software adalah
sebagai berikut:
1. Software Berdasarkan Jenisnya
Operating System (sistem operasi), yaitu perangkat lunak yang berfungsi untuk mengelola dan
mengkoordinasikan setiap komponen dan fungsi komputer. Beberapa contoh operating sistem
adalah; Windows, Linux, UNIX, DOS.
Programming Language (Bahasa Pemrograman), yaitu perangkat lunak yang berfungsi sebagai
pemberi instruksi standar yang melibatkan sintak dan semantik yang dipakai untuk
mendefinisikan suatu program aplikasi komputer (computer application program). Beberapa
contoh Bahasa Pemrograman adalah; PHP, Java, Microsoft Visual Basic.
Application Program (Program Aplikasi), yaitu perangkat lunak yang memiliki fungsi tertentu,
misalnya software untuk presentasi, software akuntansi, dan lain sebagainya. Beberapa contoh
Program Aplikasi adalah; Microsoft Office Word, Microsoft Office Excel, MYOB,
[Link], dan lainnya.
2. Software Berdasarkan Distribusinya
Freeware, yaitu perangkat lunak yang dapat dimiliki dan digunakan secara gratis tanpa batas
waktu tertentu. Biasanya perangkat lunak jenis ini memiliki fitur yang kurang lengkap dan tidak
maksimal.
Adware, yaitu software yang bisa didapatkan dan digunakan secara gratis namun dengan
kompensasi adanya iklan yang muncul di komputer user.
Spyware, yaitu perangkat lunak yang dibuat khusus untuk memata-matai segala aktivitas
pengguna komputer. Biasanya software jenis ini banyak disalahgunakan, misalnya untuk mencuri
data dari komputer lain.
OpenSource, yaitu software yang kode sumbernya dapat dibuka, diubah-ubah, ditingkatkan, dan
disebarluaskan. Biasanya software jesni ini dapat diperoleh secara gratis dan dapat dikembangkan
oleh orang lain dengan lisensi GPL (General Public License).
Shareware, yaitu piranti lunak untuk keperluan tertentu yang dibagikan secara gratis, biasanya
sebagai demonstrasi dengan fitur terbatas dan penggunaannya untuk waktu terbatas (misalnya 30
hari).
Ada banyak sekali contoh software yang dipakai oleh pemilik komputer untuk kegiatannya sehari-hari,
baik itu software gratis maupun yang berbayar. Adapun beberapa contoh software adalah sebagai berikut:
Microsoft Windows, yaitu sistem operasi komputer yang berbasis command-line.
Microsoft Office Word, yaitu piranti lunak yang berfungsi untuk membuat dan mengedit sebuah
dokumen.
Microsoft Office PowerPoint, yaitu software untuk membuat presentasi, video, dan lain-lain.
Google Chrome, yaitu software yang berfungsi sebagai internet browser.
Photoshop, yaitu software untuk membuat dan mengedit gambar atau foto.
VCL Media Player, yaitu software pemutar video.
FastStone Image Viewer, yaitu software untuk membuka dan mengedit file gambar di dalam
komputer.
Apa itu brainware? Pengertian Brainware adalah orang yang menggunakan atau mengoperasikan
sebuah perangkat komputer. Sedangkan beberapa contoh brainware adalah programer, netter, dan para
pengguna komputer lainnya.
Brainware sering juga disebut sebagai perangkat intelektual yang memakai dan menjelajahi
kemampuan hardware (perangkat keras) ataupun software (perangkat lunak). Pengguna komputer biasa
disebut dengan user, mereka dibagi menjadi beberapa macam,
Berikut ini adalah contoh brainware:
1. Programer: orang yang punya kemampuan dalam bahasa pemorograman, sering berperan
sebagai membuat program yang diperlukan pada sistem komputerisasi.
2. Administrator: orang yang bertugas mengelola sebuah sistem operasi dan program yang
digunakan pada komputer atau jaringan komputer.
3. Operator: orang yang menjalankan sistem operasi dan program dalam perangkat komputer,
misalnya merawat sistem operasi komputer, menyiapkan data untuk diakses, dan lain-lain.
Dalam sistem komputer, brainware menjadi hal yang sangat penting dan tidak dipisahkan dari hardware
dan software. Mengapa demikian? Hardware di dalam komputer tidak bisa dijalankan tanpa adanya
software, sedangkan tanpa adanya brainware maka software dan hadware tidak bisa berjalan.
Jadi, ketiga komponen tersebut saling membutuhkan satu dengan yang lain.
2. Progammer
Seseorang yang memiliki kemampuan dan keahlian dalam menguasai salah satu atau lebih bahasa
pemograman dalam dunia komputerisasi. Progammer bertugas untuk membuat dan mempersiapkan
program-program yang dapat mendukung sistem komputer yang akan atau telah dirancang. Progammer
penting jika saja terjadi hack terhadap database perusahaan.
3. Administrator
Seseorang yang memiliki tugas dan kemampuan untuk mengelola suatu sistem operasi beserta program
yang dijalankan pada sebuah komputer maupun jaringan dalam perusahaan. Ada juga yang disebut
dengan database administrator yang bertanggung jawab langsung terhadap sistem database perusahaan
yang tugasnya mengatur, mengelola dan menyimpan sebagai arsip perusahaan yang tidak boleh hilang.
4. Konsultan
Seorang brainware yang memiliki pengetahuan dibidang komputerisasi namun biasanya tidak berperan
untuk menangani secara langsung, hanya sebagai penasehat yang handal. Bisnis atau perusahaan
memerlukan komponen ini untuk mencari solusi terkait cara manajemen sistem informasi yang tepat dan
meminimalisir terjadinya data yang tidak dikelola dengan baik.
5. Project Manajer
Seorang komando atau pemimpin dari suatu project tertentu. Biasanya juga disebut sebagai mandor.
Dalam sebuah bisnis tentu saja ada beberapa project yang dipimpin oleh seorang project manajer.
Komponen ini penting sebagai bentuk pengendalian dan pengawasan.
Braiware memiliki peranan langsung terhadap keoptimalan dalam hal manajemen informasi suatu bisnis
yang sedang berkembang. Beberapa peran seorang brainware dalam bisnis antara lain:
Sebagai unit manajemen terhadap segala hal yang berkaitan dengan database dalam komputer.
Perusahaan atau bisnis harus memiliki komponen brainware sebagai sekelompok orang yang akan
mengelola manajemen informasi perusahaan.
Sebagai pengendali dan pengawasan terhadap jaringan komputerisasi di dalam perusahaan. Tidak
adanya peran brainware dapat berakibat pada kurangnya pengawasan terhadap database
perusahaan dan meningkatkan kemungkinan data diretas oleh kompetitor.
Seorang pemimpin perusahaan termasuk brainware, yakni sebagai otak atau CPU-nya perusahaan
untuk mengendalikan kearah mana perusahaan akan dibawa. Pemimpin yang tidak memiliki
kapasitas dibidangnya bisa menyebabkan perusahaan salah arah atau berjalan di tujuan yang
menyimpang. Tentu ini akan berakibat buruk bagi kelangsungan perusahaan.
Komponen brainware terutama manajer perusahaan berpengaruh paling signifikan terhadap
pelaksanaan sistem manajemen untuk menghasilkan sistem informasi yang akurat dan berguna
bagi kelangsungan perusahaan.
Dalam sebuah perusahaan bisnis yang sedang berkembang, komponen brainware harus diupayakan untuk
dimiliki sebagai langkah untuk menuju keteraturan sistem informasi manajemen. Sistem informasi yang
baik menghasilkan informasi-informasi yang bermanfaat secara langsung terhadap perkembangan
perusahaan beserta keamanannya.
Apa itu manajemen file? Pengertian Manajemen File adalah sebuah metode dan struktur data yang
digunakan oleh sistem operasi pada komputer untuk mengatur dan mengorganisir file yang ada pada disk
atau partisi disk. Sedangkan file system adalah partisi atau disk yang digunakan untuk menyimpan
berbagai file di dalam komputer dengan cara tertentu.
Pengertian manajemen file secara umum dapat juga diartikan sebagai kegiatan yang berhubungan dengan
penyimpanan, penempatan, pengumpulan, pemeliharaan, distribusi surat-menyurat, perhitungan, catatan,
penggrafikkan, klasifikasi, dan sejenisnya untuk kemudahan dalam berorganisasi atau berbisnis.
Manajemen file ini sangat penting bagi perusahaan karena sewaktu-waktu pasti dibutuhkan. Hal ini juga
untuk memudahkan yang bersangkutan untuk menggunakannya. Filing ini juga sering digunakan sebagai
ingatan seorang operator komputer atau manajer dalam kegiatan bisnis di sebuah perusahaan.
3. Special File
File spesial adalah nama logik perangkat masukan (input) atau keluaran (output) yang dianggap
sebagai file.
Meskipun demikian, filing menjadi pekerjaan yang menjemukan dan ribet karena kita diharuskan
berhubungan dengan berbagai macam surat-menyurat dan mengelompokkannya secara hati-hati supaya
nanti mudah dicari. Beberapa pemilik bisnis memilih untuk berkonsentrasi pada hal-hal krusial, misalnya:
Memastikan organisasinya menggunakan teknologi digital dengan baik.
Untuk memastikan perusahaannya berhenti ketergantungan pada dokumen fisik berupa kertas,
karena hal ini memakan tempat, ribet dan butuh waktu dalam menata dan mencarinya.
Memastikan pengelolaan menejemen file ini tertata rapi sehingga waktu tidak dihabiskan pada
tugas-tugas operasional saja.
6. Menggunakan Shortcuts
Manfaatkan fitur Shortcuts untuk mengakses folder yang paling sering dikunjungi. Ketimbang
harus masuk ke folder dalam folder, ini tentu sangat pusing. Hal ini juga bisa mengurangi resiko
duplikasi penyimpanan file.
7. Shared Document
Shared document sejenis Dropbox, Google Drive, One drive dan sejenisnya akan memudahkan
siapapun untuk menyimpan dan meng-update file dimana pun dan kapan pun tanpa harus repot ke
kantor.
Ada juga yang menjelaskan bahwa definisi internet adalah International Network, dimana semua tipe dan
jenis komputer di seluruh dunia dapat terhubung dengan memakai tipe komunikasi seperti telepon, satelit,
dan lainnya.
Internet adalah singkatan dari Interconnection Networking dimana setiap komputer yang terhubung pada
jaringan internet memiliki identitas unik yang disebut dengan alamat IP (Internet Protocol Address).
Alamat IP setiap komputer pasti unik dimana berbentuk kombinasi angka yang menunjukkan identitas
sebuah komputer pada jaringan internet.
Internet memiliki beberapa fungsi penting yang sangat dibutuhkan oleh manusia, khususnya
masyarakat urban di dunia. Berikut ini adalah beberapa fungsi internet:
1. Sebagai Media Komunikasi
Mengacu pada pengertian internet di atas, maka internet dapat berfungsi sebagai media
komunikasi bagi manusia di berbagai belahan dunia.
Penggunaan internet sebagai media komunikasi sudah sangat jamak digunakan saat ini. Hal ini
dapat kita lihat dengan munculnya berbagai situs media sosial dan aplikasi chatting yang
memudahkan setiap orang untuk berkomunikasi.
Setelah memahami pengertian internet dan fungsinya, tentunya kita juga perlu mengetahui apa manfaat
internet. Manfaat internet bagi manusia sangat erat kaitannya dengan fungsi internet itu sendiri. Manfaat
internet secara umum adalah memberikan kemudahan bagi manusia dalam berbagai aktivitas. Berikut ini
adalah beberapa manfaat dari penggunaan internet:
1. Komunikasi Lebih Cepat
Komunikasi antar individu di lokasi yang berbeda menjadi lebih mudah sejak adanya internet.
Selain itu, biaya untuk proses komunikasi tersebut juga sangat murah ketika menggunakan
internet.
Beberapa cara komunikasi yang sering dilakukan dengan memanfaatkan internet adalah: chatting,
kirim email, media sosial, dan lain-lain.
5. Sarana Hiburan
Internet juga merupakan media yang sangat digemari sebagai wahana hiburan, terutama generasi
milenia. Beberapa situs internet yang sering dijadikan sebagai tempat hiburan adalah
[Link], [Link], [Link], dan lain-lain. Berbagai konten di internet dapat
menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat.
Perkembangan teknologi memang selalu memiliki dua sisi yang harus disikapi dengan bijak, yaitu
dampak positif dan dampak negatif. Berikut ini adalah dampak positif dan negatif penggunaan internet
bagi masyarakat secara umum:
1. Dampak Positif
Mempercepat dan memudahkan arus informasi dan data
Membantu pelajar dalam mengerjakan tugas
Membangun self learning seseorang, dengan melihat dan membaca berbagai tutorial di Internet
Menambah pengetahuan dan juga wawasan
Memudahkan kegiatan kampanye atau promosi hal-hal positif
Kemudahan mendapat hiburan dan pengisi waktu luang
Mempererat relasi dan juga pertemanan melalui media sosial
Membantu menggerakkan roda bisnis dan juga ekonomi melalui e-commerce
Memudahkan proses pekerjaan manusia
Menciptakan banyak lapangan pekerjaan dan peluang usaha yang baru
Dan lain-lain
2. Dampak Negatif
Adanya potensi kecanduan internet
Penggunaan waktu yang tidak produktif
Potensi tindak kejahatan melalui internet / cyber crime, seperti penipuan
Adanya konten yang tidak pantas dan berbahaya bagi anak di bawah umur
Mudahnya muncul informasi dan berita bohong (hoax)
Meningkatnya risiko provokasi antar golongan
Meningkatnya isu-isu SARA yang menyebabkan perpecahan masyarakat
Maraknya aksi cyber bullying
Tergerusnya budaya asli lokal karena proses globalisasi melalui internet
Pengertian VPN: Fungsi, Manfaat, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangan VPN
Apa itu VPN (Virtual Private Network)? Pengertian VPN adalah suatu koneksi antara satu jaringan
dengan jaringan lainnya secara pribadi (private) melalui jaringan publik (internet).
Berikut penjelasan makna dari masing-masing kata pada Virtual Private Network:
1. Virtual: hal yang tidak nyata atau semu, di dunia maya/ internet
2. Private: hal yang sifatnya pribadi, tidak bisa diakses sembarang orang. Untuk menjaga
kerahasiannya dari jaringan publik maka semua data akan di-enkripsi
3. Network: jaringan koneksi yang saling terhubung
Jadi, dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian VPN adalah hubungan atau koneksi
yang terjadi secara virtual pada jaringan tertentu tanpa adanya koneksi riil yang terenkripsi.
Mengacu pada pengertian VPN di atas, adapun beberapa fungsi VPN adalah sebagai berikut:
1. Kerahasiaan Data (Confidentially)
Penggunaan VPN dapat menjaga kerahasiaan data dan informasi milik pengguna agar tidak
digunakan orang lain sembarangan. Saat ini menggunakan jaringan yang bersifat publik bisa
dibilang cukup berbahaya, apalagi untuk bisnis-bisnis besar misalnya pada perusahaan jasa
konsultan atau asuransi yang rentan dengan informasi-informasi penting. Sehingga dengan
menggunakan VPN maka bisa mengamankan keluar masuknya data melalui metode enkripsi.
2. Keutuhan Data (Data Integrity)
VPN juga berguna untuk menyelamatkan data dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Program VPN akan memastikan proses transmisi data selesai dan diterima oleh penerima yang
sesuai dengan permintaan user tanpa adanya perubahan sedikitpun atau manipulasi dari data yang
dikirim.
3. Otentikasi Sumber (Origin Authentication)
Program pada VPN mampu mengautentikasi sumber pengirim data yang akan diterima. VPN
memastikan dan mengecek data yang akan masuk dari sumbernya. Jika proses autentikasi
berhasil, maka informasi atau data dapat disetujui. Dalam hal ini VPN berguna untuk
menganalisis sumber-sumber data yang tidak kredibel sehingga dapat mencegah kiriman file
virus atau malware.
Manfaat VPN
Setelah memahami pengertian VPN dan fungsinya, tentunya kita juga perlu mengetahui apa manfaanya.
Dengan adanya VPN maka semua transmisi data yang terjadi antara komputer atau gadget pribadi akan
terenkripsi sehingga aman dari pihak lain yang tidak diinginkan.
Umumnya, ketika kita mengakses sebuah website di internet, maka kita akan terhubung
dengan ISP (Internet Service Provider). Semua trafik data permintaan untuk website yang kita akses
akan melewati server ISP dan bisa dilihat oleh pihak ISP.
Berbeda halnya dengan komputer yang menggunakan VPN saat mengakses internet. VPN akan
mengenkripsi data sehingga hanya pengguna server VPN yang bisa mengetahui trafik data pengguna dan
situs yang dibuka oleh pengguna.
Apa yang dimaksud dengan router? Pengertian router adalah suatu perangkat keras pada jaringan
komputer yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan, baik itu jaringan yang sama maupun
jaringan yang berbeda dari sisi teknologinya.
Ada juga yang menjelaskan bahwa pengertian router adalah suatu hardware jaringan komputer yang
berfungsi untuk mengirimkan paket data melalui jaringan atau internet dari satu perangkat komputer ke
perangkat lainnya, dimana proses tersebut disebut dengan routing.
Setiap router mempunyai fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol) yang dapat disetting
sedemikian rupa sehinga dapat membagi IP address. Selain itu, pada router juga terdapat NAT (Network
Address Translator) yaitu fasilitas yang memungkinkan suatu alamat IP atau koneksi internet dapat di-
sharing ke alamat IP lain.
Fungsi Router
Mengacu pada penjelasan pengertian router di atas, fungsi utama dari setiap router adalah
untuk menghubungkan 2 jaringan atau lebih agar dapat mendistribusikan paket data dari satu jaringan ke
jaringan lainnya.
Secara lengkap, adapun beberapa fungsi router adalah sebagai berikut:
1. Router berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan sehingga user dapat mengirimkan paket
data dari suatu jaringan ke jaringan lainnya. Proses koneksi tersebut yaitu dengan mendistribusikan IP
address kepada setiap komputer dalam jaringan, baik secara statis ataupun dengan DHCP (Dynamic Host
Configuration Procotol).
2. Fungsi router berikutnya adalah untuk mentransmisikan informasi atau data dari suatu jaringan menuju
jaringan yang lain dimana sistem kerjanya mirip seperti Bridge (jembatan jaringan).
3. Fungsi router yang lainnya adalah untuk menghubungkan suatu jaringan lokal dengan koneksi DSL
(Digital subscriber line) atau yang lebih dikenal dengan DSL router.
Teknologi router saat ini sudah lebih canggih, dimana penggunaannya tidak hanya dengan menggunakan
sambungan kabel LAN, tapi juga dengan teknologi wireless. Dengan begitu, maka sebuah router dapat
terhubung pada semua perangkat komputer, laptop, dan gadget lainnya yang masih berada dalam
jangkauan router tersebut.
Pada gambar di atas terdapat dua jaringan dengan satu router yang sangat sederhana dan mudah untuk
dikonfigurasi. Untuk jaringan yang besar dan kompleks tentunya pengaturan akan berbeda dan lebih
rumit.
Sebagai contoh, misalnya kita ingin menghubungkan 3 jaringan maka kita dapat menghubungkannya
dengan dua cara yang berbeda, yaitu:
1. Menghubungkannya secara berantai dengan memakai 2 router.
2. Menghubungkannya secara langsung satu sama lain dengan memakai 3 router.
Perhatikan gambar berikut ini;
Pada konfigurasi 1, jika salah satu router (router A atau router B) bermasalah maka data jaringan dari
subnet A tidak akan dapat dikirimkan ke subnet C karena hanya terdapat satu jalur.
Pada konfigurasi 2, jika diberikan router tambahan di antara subnet A dan subnet C maka akan terdapat
dua rute ke subnet C sehingga jaringan akan menjadi lebih efisien.
Setiap router akan memilih jalur tercepat dalam mengirimkan data dari satu subnet ke subnet yang
lainnya. Perhatikan konfigurasi 2 pada gambar di atas, jika kita ingin mengirimkan data dari subnet A ke
subnet C, maka jalur tercepat adalah melalui router C ketimbang melalui router A dan B.
Jenis-Jenis Router
Secara umum, router dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Sesuai dengan pengertian router,
adapun jenis-jenis router adalah sebagai berikut:
I. Berdasarkan Pengaplikasiannya
1. Router Aplikasi, yaitu suatu aplikasi yang dapat diinstal oleh user pada sistem operasi komputer
sehingga sistem operasi komputer tersebut dapat bekerja layaknya router. Beberapa aplikasinya
diantaranya;
Wingate
WinProxy
Winroute
Spygate
2. Router Hardware, yaitu hardware yang mempunyai kemampuan seperti router. Dengan kemampuan
tersebut, hardware ini dapat digunakan untuk;
Membagi alamat IP (IP address)
Membagi jaringan internet di suatu wilayah, misalnya router sebagai acces point dan wilayah
yang mendapat IP address dan koneksi internet disebut Hot Spot Area.
3. Router PC, yaitu suatu komputer dengan spesifikasi tinggi yang dimodifikasi sehingga dapat
berfungsi sebagai router. Beberapa spesifikasi minimum yang harus ada pada komputer tersebut
yaitu;
Prosessor Pentium II dengan hard drive 10 GB dan RAM 64.
Terdapat LAN Card.
Sistem operasi khusus router PC, Mikrotik.