0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan8 halaman

Analisis Pengaruh Harga Dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Frozen Fish

Diunggah oleh

Nanay
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan8 halaman

Analisis Pengaruh Harga Dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Frozen Fish

Diunggah oleh

Nanay
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

OPEN ACCES Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan

Vol. 15 No. 2: 467-474 (E-ISSN 2598-8298, P-ISSN 1979-6072)


Oktober 2022 URL: [Link]
Peer-Reviewed  [Link]

Analisis pengaruh harga dan kualitas produk terhadap keputusan


pembelian frozen fish

Influence of Price and Product Quality Analysis on Frozen Fish Purchasing Decisions

Titin Endrawati 1, Deby R. Karundeng 2 , Pandu Adi Cakranegara 3, Raudya Setya Wismoko
Putri 4, Nofirman 5
1
Program Studi Manajemen Pemasaran Industri Elektronika, Politeknik APP Jakarta, Jakarta, Indonesia
2
Program Studi Magister Manajemen, Universitas Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
3
Program Studi Manajemen, Universitas Presiden, Cikarang, Indonesia
4
Program Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
5
Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH, Bengkulu, Indonesia
Corresponding author: deby.rk21@[Link]

 Info Article:
Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis terhadap pengaruh harga dan
Diterima: 9 Oktober 2022
kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk frozen fish pada salah satu toko yang menjual
Disetujui: 25 Oktober 2022
berbagai produk frozen food. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan
Dipublikasi: 27 Oktober 2022
metode assosiatif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan pada hipotesis pertama
(H1) yang menyatakan bahwa harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian
 Article type:
diperoleh nilai t hitung sebesar 15.127 lebih besar dari nilai t tabel yakni sebesar 1.667. Pengujian hipotesis
Riview Article
Common Serv. Article
kedua (H2) yang menyatakan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan
 Research Article pembelian diperoleh nilai t hitung sebesar 24.325 lebih besar dari nilai t tabel yakni sebesar 1.667, yang
berarti bahwa harga dan kualitas produk yang dihasilkan berpengaruh positif dan signifikan terhadap
keputusan pembelian konsumen. Sementara itu, nilai R-square yang diperoleh sebesar 0.781 yang
 Keyword: menyatakan bahwa variabel harga dan kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian
Harga, Kualitas Produk, Keputusan konsumen sebesar 78.10% dan sisanya sebesar 21.90% dipengaruhi oleh variabel lain.
Pembelian
Abstract. The purpose of this study was to analyze the effect of price and product quality on the decision
to purchase frozen fish products at a store that sells a variety of frozen food products. The research design
 Korespondensi: used in this study uses a quantitative associative method. Based on the results of data analysis that has been
carried out in the first hypothesis (H1), which states that price has a positive and significant effect on
Deby R. Karundeng purchasing decisions, the t-count value of 15,127 is greater than the t-table value, which is 1,667, testing
Program Studi Magister Manajemen,
the second hypothesis (H2). Which states that the quality of the product has a positive and significant effect
Universitas Gorontalo, Gorontalo,
Indonesia on purchasing decisions the t-count value is 24,325 greater than the t-table value, which is 1,667, which
means that the price and product quality produced have a positive and significant effect on consumer
Email: deby.rk21@[Link] purchasing decisions. While the R-square value obtained is 0.781 which states that the price and product
quality variables influence consumer purchasing decisions by 78.10% and the remaining 21.90% are
influenced by other variables.
Copyright© 2022 The Author(s).

I. PENDAHULUAN (Mutiara et al., 2021) serta memiliki nilai lebih dari


Perkembangan industri olahan makanan produk sejenis yang dihasilkan oleh kompetitor
beku saat ini semakin pesat seiring dengan yang ada dipasaran (Mahanani, 2018; Sudarsono,
tuntutan kebutuhan hidup masyarakat yang 2020) dan produsen juga harus dapat mencermati
semakin kompleks akibat adanya perubahan gaya perilaku konsumen (Daulay, 2017) agar dapat
hidup (Arifin, 2019) yang mengakibatkan tingkat menemukan faktor-faktor yang dapat
persaingan bisnis akan semakin kompetitif dan mempengaruhi konsumen dalam memilih produk
dinamis (Hidayah, 2019) sehingga konsumen yang mereka hasilkan (Hadi, 2016; Nasution et al,
semakin cermat dan selektif dalam memilih dan 2019) yakni melalui penerapan strategi pemasaran
melakukan pembelian terhadap suatu produk (Sari yang tepat (Ariska et al., 2022) agar dapat
dan Prihartono, 2021; Agustina et al, 2018) serta menjalankan unit bisnis secara efektif dan efisien
semakin kritis dalam perilaku pembeliannya (Saputra, 2020) serta memenangkan persaingan
(Nasution dan Muhammad, 2018). terhadap kompetitor produk sejenis (Suari et al.,
Hal tersebut menuntut setiap produsen 2019) dan mempertahankan eksistensi perusahaan
untuk dapat menghasilkan produk yang inovatif (Putra et al., 2017).
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 15. No. 2 (Oktober 2022)

Proses penerimaan terhadap suatu produk total dan biaya total yang harus dikeluarkan oleh
atau jasa oleh konsumen akan diimplementasikan perusahaan, sehingga keputusan dan strategi
dalam suatu bentuk keputusan pembelian penetapan harga memegang peranan penting dalam
(Kurniawan, 2018), dimana keputusan pembelian perusahaan (Tjiptono, 2002).
oleh konsumen akan menjadi bahan pertimbangan Faktor lain yang mempengaruhi keputusan
bagi produsen dalam menetapkan strategi pembelian konsumen adalah kualitas produk yang
pemasaran (Haque, 2020). Keputusan pembelian dihasilkan (Kotler, 2002) karena kualitas produk
merupakan tahapan dimana konsumen merupakan syarat utama diterimanya suatu produk
mempertimbangkan beberapa faktor dan alasan oleh konsumen (Muangsal, 2019) dan merupakan
yang memperkuat konsumen untuk memutuskan faktor penentu konsumen dalam melakukan
dalam membeli suatu produk atau jasa (Chifman pembelian (Mirabi et al., 2015) serta akan
dan Kanuk, 2013) yang paling sesuai dengan berdampak terhadap penilaian oleh konsumen
keinginan dan kebutuhan konsumen (Peter and terhadap produk dalam memenuhi harapan dari
Oslon, 2000) dan dapat menguntungkan konsumen konsumen (Nyonyie et al, 2019), sehingga produsen
(Noviyanti et al., 2021) baik itu sebelum maupun harus dapat menjaga kualitas produk yang
setelah melakukan pembelian (Joshua dan Metta, dihasilkan agar dapat meningkatkan reputasi
2016) dikarenakan adanya dorongan atau motif- perusahaan (Yuliani dan Sissah, 2020) untuk
motif tertentu untuk memenuhi kebutuhan dan menarik minat pelanggan dalam membeli produk
keinginan (Pratiwi et al., 2019). yang ditawarkan (Wicaksana, 2021) dan kualitas
Keputusan pembelian terhadap suatu produk menjadi faktor penentu dalam
produk yang dilakukan oleh konsumen akan menciptakan rasa puas pada konsumen (Muslima
mempengaruhi tingkat keberhasilan suatu dan Ernawati, 2020).
perusahaan dalam mengembangkan unit bisnisnya Keputusan pembelian yang dilakukan oleh
karena dengan tingginya keputusan pembelian konsumen terhadap suatu produk akan
terhadap produk yang dihasilkan maka akan dapat mempengaruhi tingkat keberhasilan suatu
meningkatkan omset penjual dan keuntungan yang perusahaan dalam mengembangkan unit bisnisnya,
diperoleh (Shartykarini et al, 2016). Menurut sehingga dalam penelitian ini akan dilakukan
(Kotler, 2002) beberapa faktor yang berpengaruh analisis pengaruh harga dan kualitas produk
terhadap keputusan pembelian konsumen terhadap keputusan pembelian produk frozen fish
diantaranya yaitu harga yang ditetapkan oleh pada salah satu toko yang menjual berbagai produk
produsen serta kualitas produk yang dihasilkan. frozen food.
Harga menjadi aspek yang paling penting
dalam penetapan keputusan pembelian konsumen II. METODE PENELITIAN
(Apriani, 2021) dikarenakan konsumen sekarang 2.1. Metode Penelitian dan Sampel
ini sangat sensitif terhadap harga dari suatu produk Rancangan penelitian yang digunakan pada
(Jayanti, 2015) dan harga merupakan komponen penelitian ini menggunakan metode assosiatif
yang berpengaruh langsung terhadap proses kuantitatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk
keputusan pembelian (Alma, 2016) karena mengetahui pengaruh atau hubungan antara
konsumen biasanya akan lebih teliti dalam variabel harga dan kualitas produk terhadap
memperhatikan harga dari setiap produk yang keputusan pembelian produk frozen fish pada
mereka beli (Sari dan Mayasari, 2022; Hidayat, salah satu toko yang menjual berbagai produk
2018). frozen food.
Penetapan harga produk yang dilakukan Sampel yang digunakan pada penelitian ini
oleh produsen merupakan salah satu strategi adalah masyarakat atau konsumen yang telah
pemasaran dalam meningkatkan keputusan melakukan pembelian terhadap produk frozen fish
pembelian konsumen (Zulkarnaen dan Neneg, pada salah satu toko yang menjual berbagai produk
2018) dan akan mempengaruhi terhadap kuantitas frozen food. Hal ini dilakukan untuk mengetahui
penjualan produk (Sinta dan Fatchur, 2018) karena apakah harga yang ditetapkan dan kualitas produk
penetapan harga yang lebih rendah secara umum yang dihasilkan dapat mempengaruhi keputusan
akan berdampak terhadap peningkatan keputusan pembelian konsumen. Jumlah sampel pada
pembelian konsumen (Dharmmestha, 2014) penelitian ini sebanyak 75 orang sedangkan teknik
disamping itu penetapan harga yang dilakukan pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian
oleh produsen akan mempengaruhi pendapatan

468
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 15. No. 2 (Oktober 2022)

ini ialah melalui wawancara, angket dan observasi 2.4.2. t-Test


(Sugiyono, 2017). Uji t merupakan salah satu pengujian
koefisien regresi parsial individu yang digunakan
2.2. Instrument Test untuk mengetahui variabel-variabel independen
2.2.1. Validity Test mempengaruhi variabel dependen (Sujarweni,
Uji validitas merupakan salah satu prosedur 2015). Untuk mengetahui kebenaran hipotesis,
yang digunakan untuk mengukur variabel digunakan kreteria apabila t hitung yang diperoleh
penelitian yang digunakan valid atau tidak. lebih besar dari t tabel maka menolak Ho dan
Kuesioner dapat dikatakan valid jika pernyataan menerima Ha, artinya terdapat pengaruh antara
pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan variabel dependen terhadap variabel independen
sesuatu yang diukur oleh kuesioer tersebut. Untuk (Lussy, 2018).
dapat mengetahui setiap item pertanyaan valid atau
tidak dengan melihat nilai corrected item total III. HASIL DAN PEMBAHASAN
correlation. Apabila setiap item pertanyaan 3.1. Instrument Test
mempunyai nilai r-hitung lebih besar dari nilai r- 3.1.1. Validity Test
tabel, maka item pertanyaan tersebut dapat Uji validitas merupakan salah satu prosedur
dikatakan valid (Suharsimi Arikanto, 2006). yang digunakan untuk mengukur variabel
2.2.2. Validity Test penelitian yang digunakan valid atau tidak.
Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui Kuesioner dapat dikatakan valid jika pernyataan
konsistensi alat ukur yang digunakan dan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan
menunjukkan sejauh mana alat ukur tersebut dapat sesuatu yang diukur oleh kuesioer tersebut. Untuk
dipercaya dan diandalkan dalam melakukan dapat mengetahui setiap item pertanyaan valid atau
penelitian. Pengukuran tingkat reliabilitas suatu tidak dengan melihat nilai corrected item total
variabel penelitian dapat dilihat dari hasil statistik correlation. Apabila setiap item pertanyaan
cronbach's alpha (α), suatu variabel penelitian yang mempunyai nilai r-hitung lebih besar dari nilai r-
digunakan dikatakan reliabel jika memberikan tabel, maka item pertanyaan tersebut dapat
nilai cronbach's alpha lebih besar dari 0,60 (Sanjaya dikatakan valid (Suharsimi Arikanto, 2006).
dan Tarigan, 2018). Berdasarkan Tabel 1, dapat dilihat hasil uji
validitas dari masing-masing variabel, diantaranya
2.3. Classic Assumption Test variabel harga dengan 5 pernyataan memiliki nilai
2.3.1. Heteroscedasticity Test r-hitung diantara 0.526 sampai dengan 0.823 lebih
Uji heteroskedastisitas merupakan salah satu besar dari nilai r-tabel yakni sebesar 0.227, variabel
pengujian untuk mengetahui apakah dalam suatu kualitas produk dengan 5 pernyataan memiliki
model regresi terjadi ketidaksamaan varian dari nilai r-hitung diantara 0.439 sampai dengan 0.598
residual pada suatu pengamatan ke pengamatan lebih besar dari nilai r-tabel yakni sebesar 0.227
yang lain (Priyatno, 2011). Uji heteroskedastisitas serta variabel keputusan pembelian dengan 5
pada penelitian ini menggunakan metode scatter pernyataan memiliki nilai r-hitung diantara 0.480
plot yaitu dengan melihat pola titik-titik scatter plot sampai dengan 0.579 lebih besar dari nilai r-tabel
regresi, jika titik-titik pada scatter plot menyebar yakni sebesar 0.227.
dengan pola yang tidak teratur di atas dan di bawah Berdasarkan hasil tersebut maka semua item
angka nol pada sumbu Y, maka tidak terjadi pernyataan pada variabel penelitian ini dapat
masalah heteroskedastisitas (Kalesaran et al, 2014). dikatakan valid dikarenakan memiliki nilai r-
hitung lebih besar dari nilai r-tabel, sehingga
2.4. Hypothesis Test semua item pernyataan pada variabel penelitian ini
2.4.1. Coefficient of Determination Test (R2) dapat digunakan. Cara untuk mendapatkan nilai r-
Uji koefisien determinasi dilakukan untuk tabel adalah df = n-2, dimana jumlah responden
mengukur sejauh mana kemampuan variabel bebas sebanyak 75 responden, sehingga 75 - 2 = 73, maka
dalam menerangkan variabel terikat. Uji koefisien nilai r-tabel yang diperoleh sebesar 0.227.
determinasi dinyatakan dalam persentase yang 3.1.2. Reliability Test
nilainya berkisar antara 0 < R2 < 1, jika nilai R2 yang Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui
diperoleh mendekati 1 maka menunjukkan konsistensi alat ukur yang digunakan dan
pengaruh yang semakin kuat (Mulyani and Saputri, menunjukkan sejauh mana alat ukur tersebut dapat
2019). dipercaya dan diandalkan dalam melakukan

469
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 15. No. 2 (Oktober 2022)

Table 1. Validity Test Results


Corrected Item-Total
Variable Inquiry Code r-table Information
Correlation
Harga X1.1 0.678 0.227 Valid
X1.2 0.823 0.227 Valid
X1.3 0.526 0.227 Valid
X1.4 0.630 0.227 Valid
X1.5 0.796 0.227 Valid
Kualitas Produk X2.1 0.580 0.227 Valid
X2.2 0.501 0.227 Valid
X2.3 0.439 0.227 Valid
X2.4 0.569 0.227 Valid
X2.5 0.598 0.227 Valid
Keputusan Pembelian Y1.1 0.541 0.227 Valid
Y1.2 0.556 0.227 Valid
Y1.3 0.480 0.227 Valid
Y1.4 0.512 0.227 Valid
Y1.5 0.579 0.227 Valid
Source: Primary data processed, 2022.

Table 2. Reliability Test Results


Cronbach's Cronbach's
Variable Decision
Alpha Alpha standard
Harga 0.715 0.60 Reliable
Kualitas Produk 0.654 0.60 Reliable
Keputusan Pembelian 0.639 0.60 Reliable
Source: Primary data processed, 2022.

penelitian. Pengukuran tingkat reliabilitas suatu membentuk pola tertentu. Hal ini menunjukkan
variabel penelitian dapat dilihat dari hasil statistik bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas dalam
cronbach's alpha (α), suatu variabel penelitian yang model regresi.
digunakan dikatakan reliabel jika memberikan
nilai cronbach's alpha lebih besar dari 0,60 (Sanjaya
dan Tarigan, 2018).
Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat hasil
dari uji reliabilitas diperoleh nilai cronbach's alpha
pada setiap variabel yaitu harga sebesar 0.715,
kualitas produk sebesar 0.654 serta keputusan
pembelian sebesar 0.639. Nilai cronbach's alpha
yang diperoleh dari masing-masing variabel
penelitian lebih besar dari pada nilai cronbach's
alpha pembanding, sehingga dapat disimpulkan
bahwa semua variabel yang digunakan dalam
penelitian ini dinyatakan reliabel serta memiliki
Gambar 1. Heteroscedasticity Results
konsistensi pengukuran yang baik.

3.2. Classic Assumption Test


3.2.1. Heteroscedasticity Test 3.3. Hypothesis Test
Berdasarkan Gambar 1., menunjukkan bahwa 3.3.1. Coefficient of Determination Test Results
titik-titik yang terdapat pada grafik scatter plot (R2)
menyebar dengan pola yang tidak teratur di atas Nilai koefisien determinasi (R2) berkisar
dan di bawah angka nol pada sumbu Y atau tidak antara 0 < R2 < 1. Nilai R2 yang kecil berarti

470
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 15. No. 2 (Oktober 2022)

Table 3. Coefficient of Determination Test Results


Model R R-Square Adjusted R- Std. Error of the
Square Estimate
1 0.884a 0.781 0.761 0.176
Source: Primary data processed, 2022.

Table 4. Results of the Hypothesis Test of Price on the Purchasing Decisions


Model Unstandardized Standardized t Sig.
Coefficients Coefficients
B Std. Error Beta
1 (Constant) .959 .715 1.343 .000
Harga (X1) .747 .049 .935 15.127 .000
Source: Primary data processed, 2022.

Table 5. Results of the Hypothesis Test of Product Quality on the Purchasing Decisions
Model Unstandardized Standardized t Sig.
Coefficients Coefficients
B Std. Error Beta
1 (Constant) .452 .466 1.970 .000
Kualitas Produk (X2) .774 .032 .973 24.325 .000
Source: Primary data processed, 2022.

kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan uji koefisien determinasi (R2) yang telah dilakukan,
variasi variabel terikat sangat terbatas. Sebaliknya, dimana 78.10% keputusan pembelian konsumen
jika nilai R2 mendekati 1, berarti bahwa variabel dipengaruhi oleh harga dan kualitas produk yang
bebas memberikan semua informasi yang dihasilkan.
diperlukan untuk memprediksi variabel terikat. Hipotesis kedua (H2) menyatakan bahwa
Berdasarkan Tabel 3., dapat dilihat hasil dari kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan
uji koefisien determinasi (R2) diperoleh nilai R- terhadap keputusan pembelian.
square sebesar 0.781 yang berarti bahwa variabilitas Berdasarkan Tabel 5., dapat dilihat hasil dari
dari variabel bebas dapat menjelaskan variabel uji hipotesis kedua (H2) diperoleh nilai t hitung
terikat sebesar 78.10% atau nilai tersebut sebesar 24.325 lebih besar dari nilai t tabel yakni
menyatakan bahwa variabel harga dan kualitas sebesar 1.667. Dengan demikian hipotesis kedua
produk berpengaruh terhadap keputusan yang diajukan dapat diterima yaitu kualitas produk
pembelian sebesar 78.10% dan sisanya sebesar berpengaruh positif dan signifikan terhadap
21.90% dipengaruhi oleh variabel lain. keputusan pembelian. Hal ini sesuai dengan hasil
uji koefisien determinasi (R2) yang telah dilakukan,
3.3.2. t-Test dimana 78.10% keputusan pembelian konsumen
Pengujian hipotesis dengan uji t digunakan dipengaruhi oleh harga dan kualitas produk yang
untuk mengetahui hipotesis parsial mana yang dihasilkan.
diterima. Hipotesis pertama (H1) menyatakan
bahwa harga berpengaruh positif dan signifikan IV. KESIMPULAN
terhadap keputusan pembelian. Penelitian yang telah dilakukan ini bertujuan
Berdasarkan Tabel 4., dapat dilihat hasil dari untuk menganalisis pengaruh harga dan kualitas
uji hipotesis pertama (H1) diperoleh nilai t hitung produk terhadap keputusan pembelian konsumen.
sebesar 15.127 lebih besar dari nilai t tabel yakni Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan,
sebesar 1.667. Dengan demikian hipotesis pertama maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
yang diajukan dapat diterima yaitu harga 1. Berdasarkan hasil analisis data yang telah
berpengaruh positif dan signifikan terhadap dilakukan pada hipotesis pertama (H 1)
keputusan pembelian. Hal ini sesuai dengan hasil diperoleh nilai t hitung sebesar 15.127 lebih

471
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 15. No. 2 (Oktober 2022)

besar dari nilai t tabel yakni sebesar 1.667 dan


pada hipotesis kedua (H2) diperoleh nilai t
hitung sebesar 24.325 lebih besar dari nilai t
tabel yakni sebesar 1.667 yang berarti bahwa
harga dan kualitas produk yang dihasilkan
berpengaruh positif dan signifikan terhadap
keputusan pembelian konsumen.
2. Nilai R-square yang diperoleh sebesar 0.781
yang menyatakan bahwa variabel harga dan
kualitas produk berpengaruh terhadap
keputusan pembelian konsumen sebesar 78.10%
dan sisanya sebesar 21.90% dipengaruhi oleh
variabel lain.

REFERENSI

Agustina, N. A., Seno, S., dan Bayu, W. (2018). Pengaruh Kualitas Produk, Citra Merek dan Harga
Terhadap Keputusan Pembelian. Jurnal Penelitian Ipteks, 3(2), 186-196.
Alma, B. (2016). Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung: CV. Alfabetha.
Apriani, Y. (2021). Pengaruh Harga dan Promosi Terhadap Keputusan Membeli Konsumen Muslim
Frozen Food (Studi Pada Fafana Frozen Kota Bengkulu). Bengkulu: Institut Agama Islam Negeri
Bengkulu.
Arifin, I. (2019). Pengaruh Kualitas Produk dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Produk Roti Pada
CV. Prima Sari Bakery. Riau: Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim.
Ariska, V. D., Maduwinarti, A., dan Nasution, U. C. M. (2022). Pengaruh Cita Rasa, Kualitas Pelayanan
dan Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian Produk Prima Bakery Di Sidoarjo. Seminar Nasional
Hasil Skripsi, 1(1), 311-315.
Daulay, N. (2017). Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian
(Studi Kasus Pada Ayam Penyet Surabaya Jl. Dr. Mansyur Medan). Medan: Universitas Islam
Negeri Sumatera Utara.
Dharmmestha, Basu Swasta. (2014). Manajemen Pemasaran Modern. Yogyakarta: Liberty.
Hadi, S. N. (2016). Analisis Pengaruh Cita Rasa, Label Halal, dan Diversifikasi Produk Terhadap
Keputusan Beli Konsumen Pada Produk Olahan Tuna Inggil Pacitan Jawa Timur. At-Tauzi: Jurnal
Ekonomi Islam, 15(2), 131-148.
Haque, M. G. (2020). Pengaruh Kualitas Produk dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Pada PT.
Berlian Multitama Jakarta. Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis, 21(1), 31-38.
Hidayah, R. N. (2019). Analisis Pengaruh Kualitas Produk, Persepsi Harga, dan Promosi Terhadap
Keputusan Pembelian So Good Chicken Nugget. Semarang: Universitas Semarang.
Hidayat, R. R. (2018). Pengaruh Harga dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian. Medan:
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Jayanti, R. D. (2015). Pengaruh Harga dan Kepercayaan Terhadap Keputusan Pembelian Secara Online
(Studi Kasus Pada Harapan Maulina Hijab Jombang). Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis, 10(1), 13-27.
Joshua, D., dan Metta, P. (2016). Pengaruh Kualitas Produk dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian
Konsumen. Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship, 5(1), 27-32.
Kalesaran, et al. (2014). Pengaruh Motivasi, Penempatan Kerja dan Pengembangan Karir Terhadap
Kinerja Pegawai Pada Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Riset Ekonomi,
Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 2(4), 184-194.

472
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 15. No. 2 (Oktober 2022)

Kotler, Philip. (2002). Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT. Prenhallindo.


Kurniawan, H. D. (2018). Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan dan Lokasi Terhadap Keputusan
Pembelian. Jurnal Ekobis Dewantara, 1(4), 73-82.
Lussy, K. (2018). Pengaruh Penempatan dan Kompetensi Karyawan Terhadap Kinerja Karyawan Pada
Perusahaan Daerah Panca Karya Ambon Bagian Transportasi Laut. Jurnal Maneksi, 7(1), 26-38.
Mahanani, E. (2018). Pengaruh Citra Merek, Kualitas Produk, Harga dan Gaya Hidup Terhadap
Keputusan Pembelian Produk [Link]. Jurnal Sosial dan Humaniora, 2(1), 53-61.
Mirabi, V., Akbariyeh, H., and Tahmasebifard, H. (2105). A Study of Factors Affecting on Customers
Purchase Intention. Journal of Multidisciplinary Engineering Science and Technology, 2, 267-273.
Muangsal. (2019). Pengaruh Harga dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian. Jurnal
Administrasi Bisnis, 5(2), 25-39.
Mulyani, S. R., dan Saputri, M. A. (2019). Pengaruh Kompetensi Pegawai, Penempatan Kerja dan
Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Pegawai. Psyche 165 Journal, 12(1), 51-63.
Muslima dan Ernawati, S. (2020). Pengaruh Kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas
Konsumen Pada Percetakan Pena Karya Kota Bima. Jurnal Penelitian Ekonomi dan Akuntansi, 5(2),
129-135.
Mutiara, S., Rahmad, S. H., dan Ahmad, S. (2021). Pengaruh Kualitas Layanan, Persepsi Harga dan Cita
Rasa Terhadap Kepuasan Konsumen. Jurna Ekonomi dan Ekonomi Syariah, 4(1), 411-427.
Nasution, A. E., Linzzy, P. P., dan Muhammad, T. L. (2019). Analisis Pengaruh Harga, Promosi,
Kepercayaan dan Karakteristik Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada 212
Mart di Kota Medan. Proseding Seminar Nasional Kewirausahaan, 1(1), 194-199.
Nasution, A. E., dan Muhammad, T. L. (2018). Pengaruh Harga dan Kualitas Pelayanan Terhadap
Keputusan Pembelian Konsumen. Prosiding Seminar Nasional Vokasi Indonesia, 1(1), 83-88.
Noviyanti, I., Denok, S., dan Hadion, W. (2021). Pengaruh Harga dan Lokasi Terhadap Keputusan
Pembelian Pada Alfamart Cabang Cipondoh. Journal of Economic, Management, Accounting and
Technology, 4(1), 43-54.
Nyonyie, R. A., J. A. F. Kalangi, dan Lucky, F. T. (2019). Pengaruh Kualitas Produk Terhadap Loyalitas
Pelanggan Kosmetik Wardah di Transmart Bahu Manado. Jurnal Administrasi Bisnis, 9(3), 18-24.
Peter, J. Paul., and Oslon, Jerry. C. (2000). Consumer Behavior. Jakarta: Erlangga.
Pratiwi, A., Dedi, J., dan Agung, P. (2019). Pengaruh Harga Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen:
Studi Kasus 212 Mart Cikaret. Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam, 2(2), 150-159.
Priyatno, D. (2011). Buku Saku SPSS: Analisis Statistik Dengan Microsoft Excell dan SPSS. Yogyakarta:
Penerbit Andi.
Putra, G. P., Zainul, A., dan Sunarti. (2017). Pengaruh Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian
dan Dampaknya Terhadap Kepuasan Konsumen. Jurnal Administrasi Bisnis S1 Universitas
Brawijaya, 48(1), 124-131.
Sanjaya, R., dan Tarigan, J. (2009). Creative Digital Marketing. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Saputra, R. (2020). Pengaruh Harga dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Pada Distro
Label Store Pekanbaru. Pekanbaru: Universitas Islam Riau.
Sari, N. L. P. D. A., dan Mayasari, N. M. D. A. (2022). Pengaruh Harga dan Kualitas Pelayanan Terhadap
Kepuasan Pelanggan Di Toko Grosir Tirta Yasa Kecamatan Banjar. Prospek: Jurnal Manajemen
dan Bisnis, 4(1), 108-115.

473
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 15. No. 2 (Oktober 2022)

Sari, R. M., dan Prihartono. (2021). Pengaruh Harga dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian
(Survey Pelanggan Produk Sprei Rise). Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi, 5(3),
1171-1184.
Schiffman, L., and Leslie Lazar Kanuk. (2013). Consumer Behavior 8th edition. New Jersey: Prentice Hall.
Shartykarini, S., Riza, F., dan Rusniati. (2016). Pengaruh Harga, Kualitas Produk dan Kualitas Layanan
Terhadap Kepuasan Pelanggan Dalam Membentuk Loyalitas Pelanggan. Jurnal Wawasan
Manajemen, 4(1), 39-52.
Sinta, D., dan Fatchur, R. (2018). Analisis Pengaruh Kualitas Produk, Harga dan Kualitas Pelayanan
Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Pada Konsumen Ayam Goreng Nelongso Cabang Jl.
Soekarno Hatta Malang). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis, 6(2), 1-12.
Suari, M. T. Y., Ni Luh, W. S. T., dan Ni Nyoman, Y. (2019). Pengaruh Kualitas Produk dan Desain Produk
Terhadap Keputusan Pembelian. Bisma: Jurnal Manajemen, 5(1), 26-33.
Sudarsono, H. (2020). Manajemen Pemasaran. Jember: Pustaka Abadi.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Metode R & D. Bandung: Alfabeta.
Suharsimi, A. (2006). Metode Penelitian. Yogyakarta: Bina Aksara.
Sujarweni, W. (2015). Metodologi Penelitian Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Tjiptono, Fandy. (2002). Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi Offset.
Wicaksana, I. (2021). Pengaruh Pemasaran Digital Dan Kualitas Produk Terhadap Loyalitas Melalui
Kepuasan Pelanggan Usia Muda. Jurnal Manajemen Kewirahusahaan, 18(1), 1-10.
Yuliani, L., dan Sissah. (2020). Pengaruh Harga, Kualitas Produk dan Kepercayaan Terhadap Keputusan
Pembelian Fashion Secara Online (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Islam). Jambi: Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin.
Zulkarnaen, W., dan Neneng, N. A. (2018). Pengaruh Strategi Penetapan Harga Terhadap Kepuasan
Konsumen. Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi dan Akuntansi, 2(1), 106-126.

474

Anda mungkin juga menyukai