0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
164 tayangan1 halaman

Contoh Surat Kuasa Insidentil Materai

Surat permohonan izin insidentil memberikan kuasa hukum kepada pengacara untuk mewakili pemberi kuasa dalam perkara di pengadilan, termasuk hak untuk mengajukan gugatan, membela diri, meminta bukti, dan mengajukan upaya hukum seperti banding atau kasasi. Surat ini juga memberi wewenang pengacara untuk mensubtitusi kuasanya kepada pengacara lain.

Diunggah oleh

Bahrun Saputra I
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
164 tayangan1 halaman

Contoh Surat Kuasa Insidentil Materai

Surat permohonan izin insidentil memberikan kuasa hukum kepada pengacara untuk mewakili pemberi kuasa dalam perkara di pengadilan, termasuk hak untuk mengajukan gugatan, membela diri, meminta bukti, dan mengajukan upaya hukum seperti banding atau kasasi. Surat ini juga memberi wewenang pengacara untuk mensubtitusi kuasanya kepada pengacara lain.

Diunggah oleh

Bahrun Saputra I
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SURAT PERMOHONAN IZIN INSIDENTIL

Nomor : …

Yang bertanda tangan di bawah ini saya :


Nama : ……..............................................................................
Kewarganegaraan :……………………………………………………………
Tempat Tinggal : …………………………………………………………..
Pekerjaan : …………………………………………………………..

Dengan ini memberikan kuasa kepada:


1) ................, 2) ............, 3)..................dst.; Semuanya berkewarganegaraan
.....................; Pekerjaan Advokat pada Kantor Advokat ............................; Beralamat
Kantor di .................; Selanjutnya disebut Penerima Kuasa;

KHUSUS
Untuk dan atas nama Pemberi Kuasa baik secara bersama-sama maupun
sendiri-sendiri sebagai Penggugat melawan ............................................... sebagai
Tergugat dan.............................sebagai Tergugat II Intervensi (bila telah ada), dalam
Perkara........................................., dengan objek sengketa: ......................................;
Dalam hal ini Penerima Kuasa dikuasakan oleh Pemberi Kuasa untuk
menerima, mengajukan, menghadiri persidangan di Pengadilan Tata Usaha Negara
Banda Aceh, dan menandatangani surat-surat permohonan, gugatan, replik,
kesimpulan, mengajukan dan menolak bukti-bukti surat, saksi-saksi, maupun ahli,
meminta atau memberikan segala keterangan yang diperlukan, meminta putusan
dan/atau putusan sela, penetapan-penetapan, mengajukan permohonan
pelaksanaan putusan, termasuk menyatakan banding, membuat, menandatangani
dan mengajukan memori/kontra memori banding, menyatakan kasasi, membuat,
menandatangani dan mengajukan memori kasasi/kontra memori kasasi;
Kuasa ini diberikan dengan hak subtitusi (baik sebagian atau seluruhnya).

Banda Aceh , …………………….

Penerima Kuasa Pemberi Kuasa

Materai

……………….. ……………….

Anda mungkin juga menyukai