0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
173 tayangan13 halaman

Perbandingan Uji T: Paired vs Independent

Dokumen tersebut membahas tentang uji beda, dimana terdapat tiga jenis uji beda yaitu one sample t-test, independent sample t-test, dan paired sample t-test. One sample t-test digunakan untuk satu kelompok sampel dengan nilai pembanding. Independent sample t-test digunakan untuk dua kelompok sampel yang diambil secara independen. Paired sample t-test digunakan untuk satu kelompok sampel yang diberi dua perlakuan berbeda.

Diunggah oleh

Zulhijriana Nur
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
173 tayangan13 halaman

Perbandingan Uji T: Paired vs Independent

Dokumen tersebut membahas tentang uji beda, dimana terdapat tiga jenis uji beda yaitu one sample t-test, independent sample t-test, dan paired sample t-test. One sample t-test digunakan untuk satu kelompok sampel dengan nilai pembanding. Independent sample t-test digunakan untuk dua kelompok sampel yang diambil secara independen. Paired sample t-test digunakan untuk satu kelompok sampel yang diberi dua perlakuan berbeda.

Diunggah oleh

Zulhijriana Nur
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

STATISTIKA 2

Uji Beda: Uji T-Test


UJI BEDA
PETA KONSEP UJI BEDA

Parametrik One Sample T-Test


1 Kelompok
Sampel
Non Parametrik Uji Proporsi

Parametrik Paired Sample T-


Test
Berpasangan
Non Parametrik Wilcoxon
UJI BEDA 2 Kelompok
Sampel Independent
Parametrik Sample T-Test
Independent
Non Parametrik Mann Whitney u

Parametrik ANOVA
> 2 Kelompok
Sampel
Non Parametrik Kruskal Wallis
2
UJI BEDA
T-Test

One Sample Independent Paired


T-test Sample T- Samples T-
Test Test

3
T-TEST
One Sample T-Test

• Ciri-ciri uji one sample t-test:


1. Level pengukuran data yaitu, interval dan rasio.
2. Ciri utama: terdapat nilai/angka pembanding.
3. Data berdistribusi normal.

4
T-TEST
One Sample T-Test

• Uji normalitas:
a) Klik Analyze – Descriptive Statistics – Explore.
b) Klik variabel rata-rata hasil belajar mahasiswa dan pindahkan ke kolom dependen list.
c) Pilih menu Plots – lalu centang bagian normality plots with tests.
d) Klik Continue.
e) Klik OK.

5
T-TEST
One Sample T-Test

• Pengolahan data:
a) Klik Analyze – Compare Means – One sample T test.
b) Klik variabel rata-rata hasil belajar mahasiswa dan pindahkan ke kotak Tests Variabel.
c) Isikan 75 pada kotak test value.
d) Klik option untuk memilih Conviedence Interval selang kepercayaan yang akan
digunakan (posisi default: 95%). Untuk missing values atau data yang hilang, karena
dalam kasus ini tidak ada data yang kosong maka diabaikan saja.
e) Klik Continue.
f) Klik OK.

6
T-TEST
Independent Sample T-Test

• Ciri-ciri independent sample t-test:


1. Level pengukuran data yaitu, interval dan rasio
2. Ciri utama: berasal dari dua buah populasi yang diambil secara bebas tanpa ada
hubungan.
3. Data berdistribusi normal.
4. Data bersifat homogen.

7
T-TEST
Independent Sample T-Test

• Uji normalitas:
a) Klik Analyze – Descriptive Statistics – Explore.
b) Klik variabel rata-rata hasil belajar mahasiswa dan pindahkan ke kolom dependen list.
c) Pilih menu Plots – lalu centang bagian normality plots with tests.
d) Klik Continue.
e) Klik OK.

8
T-TEST
Independent Sample T-Test

• Uji independent sample t-test:


a) Klik Analyze – Compare Means – Independent sample T Test.
b) Klik variabel hasil belajar dan pindahkan pada kotak Test variabels dan klik variabel
kelas kemudian pindahkan pada kotak Grouping variabel.
c) Klik Define Groups, pada group 1 isikan angka 1 dan group 2 isikan angka 2.
d) Klik Continue.
e) Klik OK.

9
T-TEST
Paired Sample T-Test

• Ciri-ciri uji paired sample t-test:


1. Level pengukuran data yaitu, interval dan rasio.
2. Ciri utama: berasal dari 1 buah populasi yang sama diberi 2 perlakuan yang
berbeda dan mempunyai hubungan.
3. Data berdistribusi normal.

10
T-TEST
Paired Sample T-Test

• Uji normalitas:
a) Klik Analyze – Descriptive Statistics – Explore.
b) Klik variabel hasil belajar mahasiswa mata kuliah statistika kelas X saat pre test dan
post test dan pindahkan ke kolom dependen list.
c) Pilih menu Plots – lalu centang bagian normality plots with tests.
d) Klik Continue.
e) Klik OK.

11
T-TEST
Paired Sample T-Test

• Uji paired sample t-test:


a) Klik Analyze – Compare Means – Paired Sample T-Test.
b) Klik sebelum-sesudah dan pindahkan ke kotak Paired Variable.
c) Klik option untuk memilih Conviedence Interval selang kepercayaan yang akan
digunakan (posisi default: 95%). Untuk missing values atau data yang hilang, karena
dalam kasus ini tidak ada data yang kosong maka diabaikan saja.
d) Klik Continue.
e) Klik OK.

12
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai