0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
159 tayangan10 halaman

Laporan Praktikum Intervensi Dasar Organisasi

Laporan praktikum ini membahas tentang intervensi dasar organisasi yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah komunikasi antara pengemudi gojek dengan manajer cabang gojek di Padang. Intervensi yang disarankan adalah menggunakan pihak ketiga sebagai mediator atau konsultasi proses untuk meningkatkan komunikasi internal perusahaan.

Diunggah oleh

Dhani Dk
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
159 tayangan10 halaman

Laporan Praktikum Intervensi Dasar Organisasi

Laporan praktikum ini membahas tentang intervensi dasar organisasi yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah komunikasi antara pengemudi gojek dengan manajer cabang gojek di Padang. Intervensi yang disarankan adalah menggunakan pihak ketiga sebagai mediator atau konsultasi proses untuk meningkatkan komunikasi internal perusahaan.

Diunggah oleh

Dhani Dk
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN PRAKTIKUM

INTERVENSI DASAR ORGANISASI


Disusun Untuk Memenuhi Mata Kuliah Intervensi Dasar Organisasi
Dosen Pengampu : Flora Grace Putrianti, [Link]., [Link].
Asisten Praktikum : Muhammad Satria

Disusun Oleh :
Dhani Dwi Kuncoro
2018011042

FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA
YOGYAKARTA
2021
KATA PENGANTAR

Salam dan Bahagia,


Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan
hidayah-Nya, sehingga tugas penyusunan Laporan Praktikum Intervensi Dasar
Organisasi dapat terselesaikan. Laporan ini disusun untuk memenuhi tugas praktikum
mata kuliah Intervensi Dasar Organisasi.
Penulis tentu menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna
dan masih banyak terdapat kesalahan serta kekurangan didalamnya. Untuk itu,
penulis mengharapkan kritik serta saran dari pembaca untuk makalah ini, supaya
makalah ini nantinya dapat menjadi makalah yang lebih baik lagi. Demikian, apabila
terdapat banyak kesalahan pada makalah ini penulis mohon maaf yang sebesar-
besarnya.
Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya
kepada dosen matakuliah Intervensi Dasar Organisasi dan asisten praktikum yang
telah membimbing kami dalam menulis makalah ini.
Demikian, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih,

Yogyakarta, 9 Juni 2021

Penyusun
Daftar Isi
BAB I
PENDAHULUAN
A. Profil Perusahaan
Gojek merupakan sebuah perusahaan teknologi asal Indonesia yang
melayani angkutan melalui jasa ojek. Perusahaan gojek didirikan pada tahun
2010 di Jakarta oleh Nadiem Makarim. Saat ini, gojek telah tersedia di 50 kota
di Indonesia. Selain Indonesia, layanan gojek kini telah tersedia di Thailand,
Vietnam dan Singapura.
B. Sejarah Perusahaan
Gojek didirikan oleh Nadiem Makarim warga negara indonesia lulusan
mastre of busines administrasion dari harvard busines school, ide mendirikan
gojek muncul dari pengalaman pribadi Nadiem Makarim menggunakan gojek
setiap berangkat kerja untuk menembus kemacetan di jakarta.
Pada tanggal 13 oktober 2010, gojek resmi berdiri dengan 20 orang,
pada saat itu gojek masi mengandalkan call center untuk menghubungkan
penumpang dengan pengemudi ojek. Pada pertengahan 2014 berkat
popularitas uber kala itu, Nadiem makaraim mulai mendapatkan tawaran
investasi. Pada tanggal 7 januari 2015 gojek ahirnya meluncurkan aplikasi
berbasis android dan IOS untuk menggantikan sistim pemesanan
menggunakan call center
C. Visi & Misi
1. Visi
Membantu memperbaiki struktur transportasi diindonesia,
memberikan kemudahan dalam melaksanakan pekerjaan sehari hari seperti
pengriman dokumen,belanja harian dengan menggunakan layanan
pasilitas kurir, serta turut mensejahterakan kehidupan tukang ojek di
jakarta dan di indonesia kedepannya.
2. Misi
a. Menjadikan PT Go-Jek indonesia sebagai jasa transportasi tercepat
dalam melayani kebutuhan masyarakat indonesia.
b. Menjadikan PT Go-jek indonesia sebagai sebagai acuan plaksnaan
kepatuhan dan tata kelola struktur transportasi yang baik dengan
menggunakan kemajuan teknologi.
c. Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan
dan social
d. Memberikan layanan prima dan solusi yang bernilai tambah kepada
pelanggang
D. Tujuan Perusahaan
PT Go-jek indonesia mempeunyai tujuan untuk menghubungkan ojek
dengan penumpangnya maka perusahaan ini dibuat untuk membantu para ojek
mendapatkan penumpang dengan lebih mudah cepat dan efisien. Terbukti
sampai sekarang tujuan perusahaan tersebut berjalan sampai sekarang.
E. Budaya Perusahaan
Budaya organisasi GO-JEK Indonesia bertumpu pada tiga pilar utama,
yaitu kecepatan, dampak sosial dan inovasi. Dengan kata lain bahwa PT GO-
JEK Indonesia harus melakukan sesuatu dengan cepat, inovatif dan senantiasa
memberikan dampak sosial.
F. Kesimpulan
Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa perusahaan gojek
pertama kali didirikan oleh Nadiem Makarim pada tahun 2010. Gojek
merupakan perusahaan berjiwa sosial yang memimpin revolusi industry
transportasi ojek. Dengan visi misi tersebut, gojek berharap dapat ikut
menstabilkan perekonomian di Indonesia kedepanya juga dapat membantu
mewujudkan Negara Indonesia yang lebih bermartabat.
BAB II

TINJAUAN PUSTAKA DAN METODE PENGUMPULAN DATA

A. Analisis Permasalahan
Pada tahun 2018, terjadi masalah komunikasi antara pengemudi gojek
dengan manajer gojek perusahaan gojek cabang Padang. Masalah ini
menyebabkan para pengemudi gojek berdemonstrasi dan meminta pengelola
gojek cabang Padang menanyakan kepada para pengemudi gojek masalah,
seperti masalah driver yang bertambah tanpa menambah pelanggan, biaya
tidak normal, dan yang terakhir terkait dengan penangguhan sepihak. Demo
ini tidak hanya dilakukan satu kali, ada demo lain yang berlangsung di tahun
2017. Demo ini dipicu karena manajer cabang Gojek Padang tidak cepat
menanggapi keluhan dari beberapa driver.
Menurut Everett dalam (Destrian & Ira, 2018) komunikasi adalah
proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerima atau
lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka. Dalam definisi
diatas dapat disimpulkan bahwa komunikasi adalah proses pertukaran pesan
yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang terdiri dari sender dan receiver
yang bertujuan untuk mengubah tingkah laku atau sikap.
Terjadinya masalah komunikasi antar pengemudi gojek dengan
manager gojek karena kurangnya komunikasi internal dan kepuasan kerja.
Komunikasi internal sangat dibutuhkan, karena pada saat komunikasi internal
terjadi yang hanya melibatkan pihak atasan, bawahan dan antar unit kerja
tanpa melibatkan pihak luar sehingga membahas segala sesuatu lebih jauh dari
pada saat jam kerja. Didukung oleh pendapat dari (Pace dan Faules 2001),
penyampaian pesan antara anggota-anggota dalam organisasi yang terjadi
untuk kepentingan organisasi, seperti komunikasi antara pimpinan dengan
bawahan, antara sesama bawahan, dan lain sebagainya
Selain itu hubungan komunikasi dipengaruhi juga oleh kepuasan kerja
karena dengan hasil dari prestasi seseorang terhadap seberapa baik
pekerjaannya maka akan terjalin komunikasi yang akan lebih baik. Didukung
oleh Hasibuan (2011) kepuasan kerja adalah sikap emosional yang
menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Dicerminkan oleh moral
kerja,kedisiplinan, dan prestasi kerja.
Tujuan dari driver gojek melakukan aksi demo yaitu untuk
kesejahteraan para anggota driver gojek. Sedangkan sesuai dengan visi dan
misi PT. Go-Jek yaitu kecepatan, inovasi, dan dampak sosial, dampak sosial
disini salah satunya adalah kesejahteraan sosial bagi para driver gojek. Dalam
memberikan pelayanan kepada masyarakat sudah selayaknya perusahaan
gojek memberikan kenyamanan kepada mitra kerja atau buruh/pekerja driver
gojek. Dengan kenyamanan tersebut tidak akan ada konflik/permasalahan
yang berarti dan berdampak terhadap perusahaan. PT gojek pun harus
menjaga kreadibilitasnya sebagai perusahaan yang berbasis teknlogi, yang
memberikan pelayanan kepada masyarakat.

B. Metode Pengumpulan Data


Metode pengumpulan data menurut Sugiyono 2018 merupakan langkah
yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian
adalah mendapatkan data. Metode pengumpulan data yang dalam penelitian ini
yaitu studi dokumentasi. Dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar, atau karya-
karya monumental dari seseorang. Jadi pada teknik pengumpulan data dengan
dokumentasi ini, peneliti mengumpulkan dan menuliskan atau melaporkan
dalam bentuk kutipan-kutipan tentang sejumlah dokumen yang dilaporkan
dalam penelitian.
BAB III
INTERVENSI
Saat ini produk bisnis transportasi berbasis aplikasi sangat digemari di
kalangan masyarakat. Salah satunya produk bisnis transportasi yang dapat
dijumpai di smartphone tersebut adalah gojek. Gojek yang menyatakan diri
sebagai karya anak bangsa bermaksud untuk memajukan bangsa dengan
memberi lapangan pekerjaan. Namun saat ini perusahaan gojek memiliki
permasalahan yang menimbulkan konflik dengan mitranya, yaitu driver gojek.
Konflik yang berkepanjangan ini terjadi akibat krisis komunikasi yang tidak
kunjung diselesaikan oleh kedua belah pihak. Oleh karena itu saran intervensi
yang digunakan untuk mengatasi krisi komunikasi ini adalah intervensi third-
party dan intervensi process consultation.
1. Intervensi third- party
Intervensi ini adalah suatu bentuk proses konsultasi yang ditujukan
untuk hubungan interpersonal, disfungsional dalam organisasi. Konflik
interpersonal berasal dari isu-isu substantive (sengketa atas metode kerja) atau
dari masalah interpersonal (komunikasi). Permasalahan yang dimiliki driver
gojek dan pengelola gojek yaitu masalah komunikasi seperti permasalahan
driver yang terus bertambah sementara customer tidak meningkat, ongkos
yang tidak normal, dan yang terakhir terkait suspend sepihak dan juga
pengelola gojek cabang Padang tak kunjung memberikan respon yang cepat
terhadap beberapa keluhan driver. Penyelesaian konflik tersebut dapat
dilakukan dengan menggunakan pihak ketiga yang netral sebagai penengah.
Intervensi third party (intervensi pihak ketiga) membantu dalam
mengontrol dan mengatasi konflik yang terjadi. Pihak ke tiga mempertemukan
pihak pihak yang berkonflik untuk berinteraksi secara langsung dan juga pihak
ke tiga membantu pihak yang berkonflik mengenali masalah ddan
mendiiaknosa penyebbab konflik sehingga dapat mmenemukan kesepakatan
tentang solusi.
BAB IV
RANCANGAN INTERVENSI
A. Intevensi process consultation
CONSULTAS
Tahapan Setting
Sesi Target yang Diharapkan
Pelaksanaan Waktu Tempat
 perkenalan Mengetahui satu sama lain
 penyampaian mengenai tanggung jawab
materi atas pekerjaanya dan paham
08.00- Aula Hotel mengenai komunikasi yang
1  penjelasan 09.30 X efektif
mengenai
konsultasi
kelompok
 Konsultasi Dapat mengetahui
 Kelompok permasalahan secara real
9.30- Aula Hotel antara dua pihak
2  penyaringan 12.00 X
permasalaha
n
 Penyesuaian Konflik reda dan
13.00- Aula Hotel menemukan titik tengah
3  Penyelesaian
1400 X
 Evaluasi.
Daftar Isi
T. Hani Handoko (2018). Pengaruh Komunikasi Terhadap Kepuasan Kerja Mitra
Driver Gojek Di kota Bandung Raya. Prosding. 5(1).

Prabowo, Aris Budi. (2018). Komunikasi Krisis Pt Gojek Indonesia (Studi Deskriptif
Kualitatif Komunikasi Krisis Driver Service Unit (Dsu) Gojek Solo Raya).
Skripsi. Universitas Muhamadiyah. Surakarta

Psikologi, Universitas. (2018). Pengertian dan Aspek-aspek Komunikasi


Interpersonal Menurut Para Ahli.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta: Bandung

Anda mungkin juga menyukai