0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
91 tayangan57 halaman

Survei Kepuasan Penumpang Stasiun Pasar Turi

Laporan ini merangkum hasil survei kepuasan penumpang di Stasiun Surabaya Pasarturi yang dilakukan selama dua bulan. Survei ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan penumpang terhadap layanan di stasiun serta mendapatkan masukan untuk perbaikan. Hasil survei menunjukkan bahwa penumpang paling puas dengan fasilitas stasiun sedangkan yang perlu ditingkatkan adalah kenyamanan kereta.

Diunggah oleh

A46 Store
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
91 tayangan57 halaman

Survei Kepuasan Penumpang Stasiun Pasar Turi

Laporan ini merangkum hasil survei kepuasan penumpang di Stasiun Surabaya Pasarturi yang dilakukan selama dua bulan. Survei ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan penumpang terhadap layanan di stasiun serta mendapatkan masukan untuk perbaikan. Hasil survei menunjukkan bahwa penumpang paling puas dengan fasilitas stasiun sedangkan yang perlu ditingkatkan adalah kenyamanan kereta.

Diunggah oleh

A46 Store
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PRAKTIK KERJA LAPANGAN

SURVEY KEPUASAN PENUMPANG


STASIUN SURABAYA PASARTURI

Periode Oktober – November 2022

Untuk memenuhi sebagai persyaratan dalam Memperoleh gelar Ahli


Madya ([Link].)

DISUSUN OLEH:

Anggraeni Minati Putri (Ketua) 152010813054


Nawal Baldjun (Anggota) 152010813058
Aditya Lucky Pradana (Anggota) 152010813061
Ruzza Ali Hamdi (Anggota) 152010813061

PROGRAM DIPLOMA III


PROGRAM STUDI MANAJEMEN PEMASARAN
FAKULTAS VOKASI
UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
2022
LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN
SURVEY KEPASAN PENUMPANG STASIUN SURABAYA

PASARTURI DISUSUN OLEH:

Anggraeni Minati Putri 152010813054


Nawal Baldjun 152010813058

Telah disetujui dan diterima dengan baik

Dosen Pembimbing

EDWIN FIANTO [Link]., [Link]. Tanggal, 25 November 2022


NIP…………………….

Koordinator Program Studi

Maurisia Putri Permatasari, S.E., [Link] Tanggal, 25 November 2022


NIP. 198609222015043202

i
LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN
SURVEY KEPASAN PENUMPANG STASIUN SURABAYA

PASARTURI DISUSUN OLEH:

Aditya Lucky Pradana 152010813061


Ruzza Ali Hamdi 152010813061

Telah disetujui dan diterima dengan baik

Dosen Pembimbing

DAMAR KRISTANTO S.E., M.S.M. Tanggal, 25 November 2022


NIP…………………….

Koordinator Program Studi

Maurisia Putri Permatasari, S.E., [Link] Tanggal, 25 November 2022


NIP.1986092220150

ii
LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN SURVEY

KEPUASAN PENUMPANG STASIUN GUBENG

Disusun oleh:

Anggraeni Minati Putri 152010813054


Nawal Baldjun 152010813058
Aditya Lucky Pradana 152010813061
Ruzza Ali Hamdi 152010813061

Telah disetujui oleh

Pembina Lapangan, Tanggal, 25 November


2022

Nursekha
NIP. 63953

Pembimbing Lapangan, Tanggal, 25 November


2022

Ria Setia Rahayu


NIP.62750

iii
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan hidayah-
Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Praktik Kerja Lapangan yang
dilaksanakan selama dua bulan yang dimulai pada 1 Oktober sampai dengan 30
November di PT. KAI SURABAYA PASARTURI dengan baik dan tepat waktu.
Laporan ini disusun untuk memenuhi mata kuliah Praktik Kerja Lapangan.
Pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan terima kasih kepada beberapa
pihak yang telah membantu kami dengan memberikan dukungan serta bimbingan
dalam penyusunan Laporan Praktik Kerja Lapangan diantaranya:
1. Prof. Dr. Anwar Ma’ruf, drh., [Link]., selaku Dekan Fakultas
Vokasi Universitas Airlangga,yang telah memberikan motivasi
serta ilmunya kepada seluruh mahasiswa sehingga laporan PKL
ini dapat terselesaikan.
2. Nur Emma Suriani, [Link]., [Link]., Selaku Ketua
Departemen Bisnis Fakultas Vokasi Universitas
Airlangga, yang telah memberikan pengalaman serta
dukungan kepada mahasiswa sehingga laporan PKL ini
dapat tersusun.
3. Maurisia Putri Permatasari, S.E., [Link]., Selaku
Koordinator DIII Program Studi Manajemen Pemasaran
Fakultas Vokasi Universitas Airlangga,yang telah
memberikan pengarahan serta dukungan kepada
mahasiswa Administrasi Perkantoran sehingga dapat
terselesaikannya laporan ini.
4. Maurisia Putri Permatasari, S.E., [Link]., selaku Dosen
Pembimbing Praktik Kerja Lapangan DIII Program Studi
Manajemen Pemasaran Fakultas Vokasi Universitas
Airlangga, yang telah meluangkan waktunya untuk
memberikan bimbingan dan masukan dalam pembuatan
laporan ini sehingga dapat terselesaikannya laporan ini
dengan benar.

iv
5. Ria Setia Rahayu selaku Pembimbing Lapangan, yang
memberikan bimbingan serta arahan selama melakukan
Praktik Kerja Lapangan di tempat.

6. Customer Service Kak Erik, Dika, Reni, Gilang, Ayu,


Nindi dan Ibnu selaku Customer Service yang telah
memberikan arahan selama melakukan Praktik Kerja
Lapangan di tempat.
7. Bapak dan ibu dosen Fakultas Vokasi Universitas
Airlangga DIII Program Studi Manajemen Pemasaran,
yang telah memberikan ilmunya kepada para
mahasiswa khususnya Manajemen Pemasaran sehingga
laporan ini dapat terselesaikan.
8. Pihak lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu
yang telah memberikan informasi untuk melengkapi
laporan Praktik Kerja Lapangan

Dengan segala keterbatasan yang ada, Kami berharap Laporan


Praktik Kerja Lapangan ini dapat bermanfaat dan dapat menambah
wawasan pembaca mengenai Praktik Kerja Lapangan.

Surabaya, 25 November 2022

v
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................................iv
DAFTAR ISI...........................................................................................................vi
DAFTAR TABEL..................................................................................................vii
DAFTAR GAMBAR............................................................................................viii
DAFTAR LAMPIRAN...........................................................................................ix
BAB I.......................................................................................................................1
PENDAHULUAN...............................................................................................1
1. Latar Belakang Masalah............................................................................1
2. Tujuan Kegiatan........................................................................................1
3. Manfaat Praktik Kerja Lapangan..............................................................2
BAB II......................................................................................................................4
HASIL DAN PELAKSANAAN........................................................................4
2.1 Hasil.......................................................................................................4
BAB III....................................................................................................................9
KEGIATAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN..............................................9
3.1 Tempat PKL..........................................................................................9
3.2 Waktu Praktik Kerja Lapangan.............................................................9
3.3 Metode Pelaksanaan Kegiatan...............................................................9
BAB IV..................................................................................................................11
PEMBAHASAN...............................................................................................11
4.1 Bentuk Kegiatan..................................................................................11
4.2 Pelaksanaan Kerja................................................................................11
4.3 Hasil Survei Kuisioner.........................................................................13
4.4 Tugas, Kendala dan Solusi..................................................................28
BAB V....................................................................................................................30
KESIMPULAN DAN SARAN........................................................................30
5.1 Kesimpulan..........................................................................................30
5.2 Saran....................................................................................................31
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................32
LAMPIRAN-LAMPIRAN....................................................................................33

vi
DAFTAR TABEL

Tabel 2. 1 Daftar Tabel Rute Perjalanan yang Sering Digunakan.........................17


Tabel 2. 2 Daftar Tugas, Kendala dan Solusi........................................................29

vii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 2. 1 Logo KAI............................................................................................6


Gambar 2. 2 Struktur Organisasi Surabaya Pasarturi..............................................7
Gambar 2. 3 Lokasi Stasiun Surabaya Pasarturi......................................................9
Gambar 2. 4 Tugas membantu dalam melakukan pencetakan tiket lewat mesin
tiket........................................................................................................................12
Gambar 2. 5 Tugas membantu penumpang dalam membatalkan tiket lewat mesin
tiket........................................................................................................................12
Gambar 2. 6 Diagram Jenis Kelamin.....................................................................13
Gambar 2. 7 Diagram Usia....................................................................................13
Gambar 2. 8 Diagram Pekerjaan............................................................................14
Gambar 2. 9 Diagram Range Penghasilan Perbulan..............................................15
Gambar 2. 10 Diagram Alaternatif Transportasi Selain Kereta Api......................17
Gambar 2. 11 Diagram Nama Kereta Yang Sering Digunakan.............................18
Gambar 2. 12 Diagram Kelas Kereta Yang Digunakan.........................................18
Gambar 2. 13 Diagram Platfrom Yang Dipilih Untuk Melakukan Pemesanan
Tiket Kereta Api....................................................................................................19
Gambar 2. 14 Diagram Jadwal Melakukan Perjalanan Kereta Api.......................20
Gambar 2. 15 Diagram Alasan Keperluan Melakukan Perjalanan Kereta Api.....21
Gambar 2. 16 Diagram Sumber Informasi Kereta Api Indonesia..........................21
Gambar 2. 17 Diagram Representase Penting/Tidak Pemesanan Tiket Melalui
Loket Diluar Jam Sebelum Keberangkatan...........................................................22
Gambar 2. 18 Diagram Representase Pembelian Melalui Tiket/KAI ACCESS....22
Gambar 2. 19 Diagram Kemudahan Menjangkau Lokasi Stasiun Surabaya
Pasarturi.................................................................................................................23
Gambar 2. 20 Diagram Tempat Parkir Kendaraan Pada Stasiun Surabaya Pasarturi
................................................................................................................................23
Gambar 2. 21 Diagram Kelayakan Prasarana Mesin Tiket pada Stasiun Surabaya
Pasarturi.................................................................................................................24
Gambar 2. 22 Diagram Seberapa Penting Adanya Fasilitas Penitipan Barang di
Stasiun Surabaya Pasarturi.....................................................................................24
Gambar 2. 23 Diagram Kenyamanan Ruang Tunggu Stasiun Surabaya Pasarturi
25 Gambar 2. 24 Diagram Kebersihan Lingkungan Stasiun Surabaya Pasarturi. .25
Gambar 2. 25 Diagram Kepuasan Penumpang Terhadap Pelayanan Oleh
Customer Service...................................................................................................26
Gambar 2. 26 Diagram Keamanan dan Kenyamanan yang Diberikan Petugas
Security pada Stasiun Surabaya Pasarturi..............................................................27
Gambar 2. 27 Diagram Ketepatan Customer Service dan Loket Service dalam
Memberikan Solusi Terhadap Keluhan Penumpang..............................................27

viii
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Surat Pengantar Praktik Kerja Lapangan...........................................33


Lampiran 2 Surat Permohonan Izin Praktik Kerja Lapangan................................35
Lampiran 3 Laporan Mingguan Praktik kerja Lapangan.......................................37
Lampiran 4 Lembar Penilaian Tempat Praktik Kerja Lapangan...........................53
Lampiran 5 Dokumentasi Penyerahan Cinderamata di Surabaya Pasarturi..........57

ix
BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Masalah


Sebagai mahasiswa yang menempuh pendidikan Vokasi, dalam proses
pembelajarannya lebih dominan ditekankan pada kegiatan secara praktik daripada
secara Teori. Hal ini bertujuan agar setelah menyelesaikan studinya mahasiswa
diharapkan lebih siap menghadapi dunia kerja.
Salah satu kegiatan pembelajaran yang ada dalam pendidikan Vokasi yaitu
diadakannya kegiatan Praktik Kerja Lapangan. Kegiatan ini merupakan kegiatan
wajib bagi para mahasiswa Diploma III sebagai bentuk implementasi secara
sistematis dan sinkronis antara program pendidikan di perguruan tinggi dengan
program penugasan keahlian yang diperoleh di tempat Praktik Kerja Lapangan,
dengan tujuan untuk memperoleh suatu gambaran umum dan skill tertentu dalam
dunia kerja.
PT Kereta Api Indonesia merupakan Badan Usaha Milik Negara yang
menyediakan, mengatur dan mengurus jasa angkutan kereta api di Indonesia.
Perusahaan ini berdiri sejak tanggal 17 juni 1864, hingga sekarang PT Kereta Api
Indonesia menjadi salah satu alat transportasi yang masih dan sering digunakan
oleh masyarakat indonesia.
Daerah Operasional PT Kereta Api Indonesia dibagi menjadi sembilan
daerah operasi, salah satunya yaitu daerah operasi 8 (DAOP VIII) yang terletak di
surabaya. Stasiun besar yang terletak di wilayah DAOP VIII antara lain Stasiun
Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasarturi, Stasiun Surabaya Kota, Stasiun
Blitar, Stasiun Malang, Stasiun Wonokromo dan Stasiun Lamongan.
PT. KAI SURABAYA PASARTURI merupakan stasiun kereta api yang
terletak di perbatasan antara Kelurahan Gundih Kota Surabaya yang mempunyai
ketinggian +1 M. Stasiun ini merupakan tempat keberangkatan utama semua
kereta api dari kota Surabaya yang melewati jalur Pantura (Surabaya-Bojonegoro-
Cepu-Semarang-Cirebon-Jakarta)

2. Tujuan Kegiatan
Adapun tujuan kegiatan Praktik Kerja Lapang di PT KAI DAOP 8
Surabaya Pasarturi sebagai berikut:

1
1. Untuk mengembangkan dan pengalaman Mahasiswa/mahasiswi dalam melakukan
pekerjaan yang sesuai dengan keahlian yang dimiliki
2. Agar mahasiswa memperoleh dan pengalaman kerja praktis sehingga secara
langsung dapat memecahkan permasalahan yang ada didalam bidang kegiatannya.
3. Agar mahasiswa dapat melakukan dan membandingkan antara Teori yang
diajarkan secara akademik dengan Praktik yang dilakukan secara langsung di
lapangan
4. Meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai hubungan antara teori dan
penerapannya sehingga dapat memberikan bekal bagi mahasiswa untuk terjun ke
masyarakat.
5. Melatih secara komunikasi dan kekompakan dengan kelompok kerja (teamwork)
di lingkungan praktik kerja.
6. Meningkatkan hubungan kerja sama dengan baik antara perguruang tinggi,
pemerintah dan perusahaan.

3. Manfaat Praktik Kerja Lapangan


Manfaat dari Praktik Kerja Lapangan di PT KAI DAOP 8 Surabaya
Pasarturi bagi beberapa pihak adalah sebagai berikut:
1. Bagi Mahasiswa
a. Untuk menambah pengalaman dalam menganalisis kecenderungan dan sikap- sikap
pelanggan dalam memilih beberapa ketersediaan layanan dalam satu tempat
b. Membantu mahasiswa untuk memiliki wawasan karier, memilih bidang karier
yang ulet dan gigih dalam berkompetensi, beradaptasi dalam lingkungan kerja,
serta mampu mengembangkan sikap profesional
c. Menambah pengalaman dan pengetahuan akan cara beraaptasi dengan dunia kerja
secara nyata

2. Bagi Lembaga Akademis


a. Memperkenalkan Program Studi D-III Manajemen Pemasaran kepada banyak
instansi lainnya
b. Adanya hubungan yang tercipta dikarenakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan
yang terselenggara

2
c. Praktik Kerja Lapangan ini diharapkan berguna bagi perkembangan ilmu
Manajemen, sehingga dapat dijadikan referensi bagi mahasiswa selanjutnya
3. Bagi Perusahaan yang Bersangkutan
a. Mendapatkan hubungan kerjasama Eksternal
b. Mengetahui Kualitas dari pendidikan yang ada di Universitas Airlangga. Selain
itu, untuk memberikan sebuah penilaian dari kriteria tenaga kerja yang dibutuhkan
oleh perusahaan yang bersangkutan
c. dapat memberikan masukan dan pertimbangan untuk lebih meningkatkan kualitas
dan kuantitas perusahaan

3
BAB II
HASIL DAN PELAKSANAAN
2.1 Hasil

2.1.1 Sejarah Perusahaan


Sejarah perkeretaapian di Indonesia dimulai ketika pencangkulan pertama
jalur kereta api Semarang-Vorstenlanden (Solo-Yogyakarta) di Desa Kemijen
oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda Mr. L.A.J Baron Sloet van de Beele
tanggal 17 Juni 1864. Pembangunan dilaksanakan oleh perusahaan swasta
Naamlooze Venootschap Nederlansch Indische Spoorweg Maatschappij (NV.
NISM) menggunakan lebar sepur 1435 mm.
Sementara itu, pemerintah Hindia Belanda membangun jalur kereta api
negara melalui Staatssporwegen (SS) pada tanggal 8 April 1875. Rute pertama SS
meliputi Surabaya-Pasuruan-Malang. Keberhasilan NISM dan SS mendorong
investor swasta membangun jalur kereta api seperti Semarang Joana Stoomtram
Maatschappij (SJS), Semarang Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS),
Serajoedal Stoomtram Maatschappij (SDS), Oost Java Stoomtram Maatschappij
(OJS), Pasoeroean Stoomtram Maatschappij ([Link]), Kediri Stoomtram
Maatschappij (KSM), Probolinggo Stoomtram Maatschappij ([Link]),
Modjokerto Stoomtram Maatschappij (MSM), Malang Stoomtram Maatschappij
(MS), Madoera Stoomtram Maatschappij ([Link]), Deli Spoorweg
Maatschappij (DSM).
Selain di Jawa, pembangunan jalur kereta api dilaksanakan di Aceh
(1876), Sumatera Utara (1889), Sumatera Barat (1891), Sumatera Selatan (1914),
dan Sulawesi (1922). Sementara itu di Kalimantan, Bali, dan Lombok hanya
dilakukan studi mengenai kemungkinan pemasangan jalan rel, belum sampai
tahap pembangunan. Sampai akhir tahun 1928, panjang jalan kereta api dan trem
di Indonesia mencapai 7.464 km dengan perincian rel milik pemerintah sepanjang
4.089 km dan swasta sepanjang 3.375 km.
Pada tahun 1942 Pemerintah Hindia Belanda menyerah tanpa syarat
kepada Jepang. Semenjak itu, perkeretaapian Indonesia diambil alih Jepang dan
berubah nama menjadi Rikuyu Sokyuku (Dinas Kereta Api). Selama penguasaan
Jepang, operasional kereta api hanya diutamakan untuk kepentingan perang. Salah
satu pembangunan di era Jepang adalah lintas Saketi-Bayah dan Muaro-

4
Pekanbaru untuk pengangkutan hasil tambang batu bara guna menjalankan mesin-
mesin perang mereka. Namun, Jepang juga melakukan pembongkaran rel
sepanjang 473 km yang diangkut ke Burma untuk pembangunan kereta api disana.
Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17
Agustus 1945, beberapa hari kemudian dilakukan pengambilalihan stasiun dan
kantor pusat kereta api yang dikuasai Jepang. Puncaknya adalah pengambil alihan
Kantor Pusat Kereta Api Bandung tanggal 28 September 1945 (kini diperingati
sebagai Hari Kereta Api Indonesia). Hal ini sekaligus menandai berdirinya
Djawatan Kereta Api Indonesia Republik Indonesia (DKARI). Ketika Belanda
kembali ke Indonesia tahun 1946, Belanda membentuk kembali perkeretaapian di
Indonesia bernama Staatssporwegen/Verenigde Spoorwegbedrif (SS/VS),
gabungan SS dan seluruh perusahaan kereta api swasta (kecuali DSM).
Berdasarkan perjanjian damai Konfrensi Meja Bundar (KMB) Desember
1949, dilaksanakan pengambilalihan aset-aset milik pemerintah Hindia Belanda.
Pengalihan dalam bentuk penggabungan antara DKARI dan SS/VS menjadi
Djawatan Kereta Api (DKA) tahun 1950. Pada tanggal 25 Mei DKA berganti
menjadi Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA). Pada tahun tersebut mulai
diperkenalkan juga lambang Wahana Daya Pertiwi yang mencerminkan
transformasi Perkeretaapian Indonesia sebagai sarana transportasi andalan guna
mewujudkan kesejahteraan bangsa tanah air. Selanjutnya pemerintah mengubah
struktur PNKA menjadi Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) tahun 1971.
Dalam rangka meningkatkan pelayanan jasa angkutan, PJKA berubah bentuk
menjadi Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) tahun 1991. Perumka berubah
menjadi Perseroan Terbatas, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) pada tahun 1998.
Saat ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memiliki tujuh anak
perusahaan/grup usaha yakni KAI Services (2003), KAI Bandara (2006), KAI
Commuter (2008), KAI Wisata (2009), KAI Logistik (2009), KAI Properti
(2009), PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (2015).

2.1.2 Visi, Misi


Visi
Menjadi solusi ekosistem transportasi terbaik untuk Indonesia

5
Misi
1. Untuk menyediakan sistem transportasi yang aman, efisien, berbasis digital, dan
berkembang pesat untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
2. Untuk mengembangkan solusi transportasi massal yang terintegrasi melalui
investasi dalam sumber daya manusia, infrastruktur, dan teknologi.
3. Untuk memajukan pembangunan nasional melalui kemitraan dengan para
pemangku kepentingan, termasuk memprakarsai dan melaksanakan
pengembangan infrastruktur-infrastruktur penting terkait transportasi.

2.1.3 Logo Perusahaan

Gambar 2. 1 Logo KAI


Sumber: [Link]
Bentuk
Terinspirasi dari bentuk REL KERETA yang digambarkan dengan garis
menyambung ke atas pada huruf A, KAI diharapkan terus maju dan menjadi
solusi ekosistem transportasi terbaik yang terintegrasi, terpercaya, bersinergi, dan
kelak dapat menghubungkan Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Dengan
menggunakan typeface italic yang dinamis dan di modifikasi pada huruf A
menggambarkan karakter KAI yaitu progresif, berfikiran terbuka, dan terpecaya.
Grafik yang tegas namun ramah dengan perbedaan warna pada huruf
diharapkan dapat mencerminkan hubungan yang harmonis dan kompeten antara
KAI dan seluruh pemangku kepentingan.
Warna
Perpaduan antara warna biru tua yang menunjang stabilitas, profesionalisme,
amanah dan kepercayaan diri, yang ditambah dengan aksen warna oranye, yang
menunjukan antusiasme, kreativitas, tekad, kesuksesan dan kebahagiaan.

6
2.1.4 Struktur Organisasi
Sumber: Data internal Stasiun Surabaya Pasarturi

PT KAI DAOP 8 khususnya di Stasiun Surabaya Pasarturi memiliki


beberapa bagian diantaranya:
1. KEPALA STASIUN
Kepala Stasiun atau lebih dikenal sebagai KS merupakan orang yang
bertanggung jawab sepenuhnya terhadap pengaturan wilayah yang
dikelolanya, juga untuk pengelolaan karyawan di stasiun dan memegang
tanggung jawab untuk keselamatan, kebersihan dan kelancaran operasi
stasiun kereta api
2. WAKIL KEPALA STASIUN
Wakil Kepala Stasiun memiliki tugas yang hampir sama dengan Kepala
Stasiun, yaitu mengelolah karyawan di stasiun dan memegang tanggung
jawab untuk keselamatan, kebersihan dan kelancaran operasi stasiun
kereta api. Akann tetapi Wakil Kepala Stasiun biasanya menggantikan
Kepala Stasiun jika Kepala Stasiun beghalangan hadir.

Gambar 2. 2 Struktur Organisasi Surabaya Pasarturi

3. KEPALA SUB URUSAN PERKA DAN ADMINISTRASI


Kepala Sub Urusan Perka dan Administrasi ini memunyai tugass yang
bertanggung jawab melaksanakan kegiatan administrasi perka dan
administrasi stasiun, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan SOP serta
pembinaan para personil perka.
4. KEPALA SUB URUSAN PELAYANAN
Kepala Sub Urusan Pelayanan mempunyai tugas yang bertanggung jawab
untuk melaksanakan kegiatan dan pengendalian terhadap kebersihan
stasiun dan kebersihan rangkaian KA di Stasiun
5. KEPALA SUB URUSAN PELAYANAN KOMERSIAL
Kepala Sub Urusan Pelayanan Komersial ini memiliki tugas pokok dan
tanggung jawab melaksanakan kegiatan pelayanan annoncement, porter,
pergudangan, customer care dan loket

7
6. KEPALA SUB URUSAN CUSTOMER CARE
Kepala Sub Urusan Customer Care ini memiliki tanggung jawab untuk
mengkoordinasikan pelayanan informasi di stasiun, mengelola kotak saran
dan keluhan pelanggan di stasiun, mengelola database pelanggan di
stasiun, membantu melaksanakan service recovery serta penanganan
insiden yang menimpa pengguna jasa di stasiunnya, menyediakan
pelayanan khusus kepada pelanggan berkebutuhan khusus di stasiun,
memeriksa perlengkapan peralatan kerja CSOS termasuk penyedia data
dan informasi pelayanan stasiun.
7. POLSUSKA
Polsuska memiliki tanggung jawab keamanan di stasiun yang bertugas
melayani, melindungi, dan mentertibkan masyarakat pengguna jasa
angkutan kereta api serta mengamankan asset-aset stsiun

8
BAB III
KEGIATAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN

3.1 Tempat PKL


Kegiatan PKL dilakukkan di [Link] DAOP 8 cabang Surabaya Pasarturi
yang berasa di [Link] No.1, Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Kota
Surabaya, Jawa Timur 60173. Lokasi dalam maps sebagai berikut:

Gambar 2. 3 Lokasi Stasiun Surabaya Pasarturi


Sumber: Google maps

3.2 Waktu Praktik Kerja Lapangan


Waktu Praktik Kerja Lapangan dilaksanakan selama 2 (dua) bulan.
Tehitung dari Tanggan 1 Oktober 2022 sampai dengan 30 November 2022. Dalam
melaksanakan Praktik Kerja Lapangan, Waktu ditentukan oleh PT. KAI sendiri,
Yaitu dari Senin sampai dengan Jumat dibagi 2 shift, shift 1 pukul 08.00 sampai
dengan 16.00 sedangkan shift 2 pukul 11.00 sampai dengan 19.00 .

3.3 Metode Pelaksanaan Kegiatan


3.3.1 Tahapan Persiapan
Persiapan PKL dimulai sejak bulan juli 2022. Pada tahap ini, Kami
melakukan pencarian tampat PKL dari satu perusahaan ke perusahaan lain. Pada
saat sedang proses mencari tempat PKL, salah satu dari orang tua kami
menyarankan untuk mencari perusahaan di dekat daerah kampus. Kebetulan,
[Link] masih menerima mahasiswa PKL, Setelah mandapat izin dari pihak
[Link] DAOP 8, Kami membuat surat PKL dari universitas yang kemudian
diajukan kepada pihak [Link] DAOP8.

9
3.3.2 Tahapan Pelaksanaan
Kami melaksanakan PKL dari tanggal 1 Oktober 2022 sampai dengan 30
November 2022 dengan 5 hari kerja (Senin-Jumat), jam kerja di bagi 2 shift, shift
1 pukul 08.00 sampai dengan 16.00 pada shift 2 pukul 11.00 sampai dengan
19.00. Ketentuan PKL di [Link] DAOP 8 Surabaya, yaitu:
Masuk: 08.00/11.00
Istirahat: 13.00
Pulang: 16.00/19.00

3.3.3 Tahapan Penulisan Laporan


Kami mulai Menyusun laporan PKL pada pertengahan bulan November
2022. Penulisan dimulai dengan mengumpulkan data-data yang dibutuhkan terkait
dengan proses penulisan dan merealisasikannya dalam penulisan Laporan Praktik
Kerja Lapangan (PKL) dengan sebaik-baiknya. Kami melakukan pencarian data
dengan melakukan browsing di internet. Setelah semua data dan informasi yang
dibutuhkan terkumpul, kami seegera membuat laporan PKL.

3.3.4 Teknik Pengumpulan Data


Dalam pengumpulan data yang diperlukan sebagai bahan penulis laporan
ini menggunakan metode pengumpulan data kuantitatif yaitu survei melalui
kuisioner, Peneliti melakukan survei kepuasan penumpang pada Stasiun Surabaya
Pasarturi dangan cara menyebarkan kuisioner.
Kuisioner adalah daftar pertanyaan yang disusun secara sistematis,
kemudian dikirim untuk diisi oleh responden. Penulis menggunakan kuesioner
secara langsung dengan memberikan daftar pertanyaan kepada Penumpang di
Stasiun Surabaya Pasarturi, responden tinggal memilih jawaban yang sudah
disediakan oleh peneliti sesuai dengan keadaan yang diketahuinya

10
BAB IV
PEMBAHASAN
4.1 Bentuk Kegiatan
Bentuk kegiatan pada unit Pelayanan aplikasi mobile ASABRI (Senin-
Sabtu). Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan dilaksanakan setiap hari kecuali hari
libur (Minggu) Beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh peserta Praktik Kerja
Lapangan seperti, menyelesaikan kegiatan Praktik Kerja Lapangan sesuai rencana
dan jadwal yang telah di tetapkan sesuai dengan kebutuhan instansi yaitu survey
kepuasan pelanggan
4.2 Pelaksanaan Kerja
Peserta Praktik Kerja Lapangan melaksanakan kegiatannya Sebagai Unit
Pelayanan ASABRI . Dalam melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan,
praktikan banyak dibantu oleh para staff yang ada di Customer Service. Pada
pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan ini, praktikan mendapat beberapa tugas
seperti pada bagian Customer Service dimana kami diberikan tugas untuk
mengamati cara menangani keluhan pelanggan dan beberapa kali mendapat tugas
untuk membantu melayani Veteran Abdi negara untuk Mendownload kan aplikasi
ASBARI Mobile, membantu Menverivikasi kan data diri agar mudah
mendapatkan gaji dibulan berikut nya lebih mudah melalui aplikasi mobile
ASABRI

Berikut adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Peserta PKLdi POS


INDONESIA.

11
Gambar 2. 4 Tugas membantu memanggil para veteran agar
duduk diloket

Gambar 2. 5 Tugas membantu menverivikasi kan data para


ASABRI

12
4.3 Hasil Survei Kuisioner
Jumlah pensiunan tentara terdapat jumlah pensiunan TNI, Polri, dan ASN saat ini
mencapai 2,4 [Link] dalam memakai aplikasi mobile asabri

1. Jenis Kelamin

Gambar 2. 6 Diagram Jenis Kelamin

Diagram tersebut merupakan data mengenai jenis kelamin ,dengan 45 %


perempuan dan 55% laki laki ,menurut tim kami yang melakukan survei data
jumlah laki laki lebih banyak dibadingkan dengan perempuan

2. Usia

Data Yang kami kumpulkan terbagi dalam beberapa usia

a) 10 orang yang berumur 49 tahun.


b) 18 orang yang berumur 50 tahun.
c) 7 orang yang berumur 55 tahun.
d) 9 responden berusia lebih dari 65 tahun.
Maka, dari data tersebut tim peneliti dapat memberi kesimpulan bahwa
mayoritas responden yang paling mendominasi dalam pengisian kuisioner terkait
Kepuasaan dalam memakai aplikasi mobile ASABRI yaitu didominasi oleh umur
50 tahun dengan total respoden yaitu 18 orang.

13
3. Alasan Responden Menggunakan Aplikasi ASABRI
Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh peneliti, rata-rata alasan
responden menggunakan Aplikasi ASABRI adalah dengan memberikan
kemudahan agar tidak perlu melakukan verifikasi lagi di pak rt dan pak rw
untuk mendapatkan tanda tangan.

14
.
4. Alternatif Selain Menggunakan Kantor Pos untuk pengambilan dana

Adapun alternatif lain dalam Mengambil Dana Yaitu Dengan menggunakan Bank yang tersedia seperti bank BTN
dan lain Lain

15
16
4.4 Tugas, Kendala dan Solusi
Adapun tugas, kendala dan solusi yang dijalankan oleh peneliti selama kegiatan
Praktik Kerja Lapangan yang akan dijelaskan pada tabel dibawah ini:

No Tugas Kendala Solusi


Mengamati cara Dalam mengamati Mengingat atau
1 menangani keluhan keluhan pelanggan, bisa juga menulis
pelanggan. ada berbagai dicatatan poin-
macam keluhan dari poin cara
pelanggan sehingga menangani
harus menghafal berbagai keluhan
dan memperhatikan serta
perilakunya. memposisikan
diri untuk
menghadapi
perilaku
pelanggan selama
Praktik Kerja
Lapangan.
Membantu Banyak customer Membantu dan
2 menunjukkan yang kesulitan atau mengarahkan
langkah-langkah malah tidak Pensiuna abdi
dalam memakai mengerti sama negara dalam
aplikasi sekali untuk pendaftaran
mendaftar, aplikasi mobile
ASBRI Mobile mengaktifkan Asbri ASBRI
mulai dari Mobile di
pendaftaran akun, handphone para
mengaktifkan pensiunan tentara
reduksi dan sampai
selesainya
memesan tiket.
Membantu Banyak yang tidak Memberikan suara
3 memanggil para mendengarkan suara pengeras dikarena-

17
Lansia agar menuju tersebut Kan pendengaran
loket yang telah para lansia sudah
tersedia berkurang

Tabel 2. 2 Daftar Tugas, Kendala dan Solusi

18
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Praktik Kerja Lapangan menjadi kegiatan akademik yang dapat
memberikan pemahaman dan gambaran pada praktikan di lingkungan kerja secara
nyata, dan dapat mengetahui apa saja yang dibutuhkkan dalam dunia kerja.
Setelah melakukan Praktik Kerja Lapangan di PT. Pos Indonesia khususnya di
Kantor Pos Pusat Surabaya KebonRojo selama satu bulan,yang berlangsung sejak
1 November sampai 10 D 2022, dengan waktu pekerjaan yang dimulai pada
pukul 07.00-10.00 Selesai Matkul dan 12.00-15.00 WIB. dapat disimpulkan
bahwa:
1. Dengan kegiatan Praktik Kerja Lapangan ini, Praktikan dapat memahami
dan memberikan gambaran bidang kerja Unit Sosialsai Aplikasi ASABRI
pada pensiunan TNI & POLRI PT. Pos Indonesia dalam memberikan
pelayanan yang tepat dan akurat sehingga meningkatkan kepuasan
pelanggan yang ada di Pos Indonesia KebonRojo.
2. Praktikan bekerja pada Unit Sosialisasi Aplikasi Asabri yang tepatnya di
Customer Service yang bekerja untuk melayani keluhan penumpang.
Dalam hal ini praktikan harus mampu berkomunikasi dengan baik serta
mempunnyai kemampuan berinteraksi yang cukup mumpuni sehingga
dapat melakukan pekerjaan secara benar.
3. Dengan kegiatan Praktik Kerja Lapanga ini, praktikan dapat
membandingkkan teori yang telah dipelajari sebelumnya pada bangku
perkuliahan dengan dunia kerja yang sesungguhnya. Teori yang telah
praktikan pelajari sebelumnya di bangku perkuliahan ternyata sesuai
dengan apa yang terjadi di lapangan pekerjaan seperti dalam hal kepuasan
pelanggan.
4. Selama Praktik Kerja Lapangan, praktikan mendapat banyak berbagai
pengalaman baru, serta dapat mempelajari tanggung jawab dan
kedisiplinan dalam menyelesaikan pekerjaan serta memahami cara
bersosialisasi dan berinteraksi dengan penumpang ketika melaksanakan
survei kepuasan pelanggan di Kantor Pos Indonesia KebonRojo.

19
5.2 Saran
Berdasarkan pengalaman selama melaksanakan Praktik Kerja Lapangan,
praktikan melalui laporan ini bermaksud memberikan saran dan harapan di masa
yang akan datang sehingga dapat menjadi bahan pembelajaran dan masukan yang
positif, juga dapat dijadikan acuan untuk perbaikan bagi pihak-pihak yang terkait.
Adapun beberapa saran yang dapat praktikan berikan antara lain:
1. Dari hasil wawancara yang telah dilakukan penulis, Konsumen
mendominasi puas dengan pelayanan-pelayanan yang diberikan oleh PT.
Pos Indonesia yang khususnya pada Kantor Pos KebonRojo. Maka, PT.
Pos Indonesia tetap harus lebih fokus untuk meningkatkan pelayanan
pelanggan.
2. Hasil wawancara juga melihatkan masih ada konsumen yang merasa
tidak puas dengan pelayanan yang diberikan, meskipun tidak dominan.
Tetapi, PT. Pos Indonesia harus menjadikan sebagai bahan evaluasi terkait
pelayanan yang diberikan pada konsumen.
3. Selama praktikan melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan,
praktikan sering didatangi dan ditanyai oleh konsumen mengenai antrian
yang cukup lama karena belum memadainya loket customer service
Dari hasil wawancara kepada konsumen bahwa pentingnya diadakan loket
baru untuk meminimalisir antrian yang cukup banyak dan lama selain itu
juga perlu diperhatikan karena konsumen nya adalah orang-orang yang
sudah berumur sebuah evaluasi juga terhadap kantor pos indonesia
kebonrojo.

20
DAFTAR PUSTAKA

Alfadita, K. 2017. Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada Unit Program
Kemitraan dan Bina Lingkungan di PT Jasa Marga tbk Jakarta Timur. Reposity
Fakultas Ekonomi UNJ. [Link] Diakses pada 2
Desember 2022

Salsabila, S. 2017. Laporan Praktik Kerja Lapangan Bagian Keuangan pada PT


Perentjana Djaja. Reposity Fakultas Ekonomi
UNJ. [Link] Diakses pada 2 Desember
2022

Yulianti. D. 2019. Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Praktik Kerja Lapangan.
Reposity Teknokrat. [Link]
Diakses pada 2 Desember 2022

21
LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran 1 Surat Pengantar Praktik Kerja Lapangan

22
23
Lampiran 2 Surat Permohonan Izin Praktik Kerja Lapangan

24
25
Lampiran 3 Laporan Mingguan Praktik kerja Lapangan

Laporan Logbook Anggraeni Minati Putri

26
27
28
29
Laporan Logbook Nawal Baldjun

30
31
32
33
Laporan Logbook Aditya Lucky Pradana

45
46
47
48
Laporan Logbook Ruzza Ali Hamdi

49
50
51
52
Lampiran 4 Lembar Penilaian Tempat Praktik Kerja Lapangan

53
54
55
56
Lampiran 5 Pemberian Kenang-kenangan Praktik Kerja Lapangan

57
58

Anda mungkin juga menyukai