0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan9 halaman

RPP Pendidikan Agama: Mengampuni di SMP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ini membahas pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk kelas VII tentang materi "Indahnya Mengampuni". RPP ini berisi kompetensi yang akan dicapai, indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran dan model pembelajaran. Materi akan disampaikan menggunakan model pembelajaran jigsaw yang membentuk kelompok-kelompok kecil untuk belaj

Diunggah oleh

Awing maida Njau
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan9 halaman

RPP Pendidikan Agama: Mengampuni di SMP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ini membahas pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk kelas VII tentang materi "Indahnya Mengampuni". RPP ini berisi kompetensi yang akan dicapai, indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran dan model pembelajaran. Materi akan disampaikan menggunakan model pembelajaran jigsaw yang membentuk kelompok-kelompok kecil untuk belaj

Diunggah oleh

Awing maida Njau
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kelompok 6

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 3 Tanjung Palas Utara (Pimping)

Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti

Kelas : VII (Tujuh)


Semester : I (satu)/ Ganjil

Tahun Pelajaran : 2021/2022

Materi Pokok : Indahnya mengampuni

Bahan Alkitab : Kej. 45:1-14; Mat. 6:14-15 dan Mat. 18:22-35

Alokasi Waktu : 3 x 40 Menit

A. Kompetensi Inti :
1.1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya. (Spiritual)
1.2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya. (Sosial)
1.3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati mendengar, melihat, membaca
dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan
kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya dirumah dan disekolah. (Pengetahuan)
1.4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam
karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan
yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. (Keterampilan)
B. Kompetensi Dasar

Kompetensi Dasar Indikator

1.1 Menyadari dan mensyukuri bahwa 1.1 Sadar dan bersyukur atas kasih Yesus
Yesus Kristus terlebih dahulu Kristus yang terlebih dahulu telah
mengampuni dosa (kesalahan) kita; mengampuni segala dosa kita;
1.2 Menunjukkan perilaku yang sabar 1.2 Menunjukkan sikap perilaku yang sabar
dan tidak menyimpan dendam terhadap keluarga dan teman yang
terhadap keluarga dan teman yang membuat perasaan kecewa bahkan yang
membuatnya sakit hati. Baik itu di menyakiti hatinya (baik di rumah, di
rumah, di sekolah dan di sekolah dan di lingkungan masyarakat);
lingkungan masyarakat; 1.3 Mengetahui arti dan makna dari
1.3 Mengetahui arti mengampuni dan mengampuni dan dapat menjelaskan arti
pentingnya mengampuni; mengampuni kepada orang lain (keluarga,
1.4 Mampu mengampuni dan teman dan masyarakat);
memaafkan keluarga dan teman 1.4 Mampu mengampuni, memaafkan siapa
yang membuat sakit hati dan pun yang menyakiti perasaannya, dan tidak
kecewa. mau menyakiti perasaan orang lain;
C. Tujuan Pembelajaran
Tujuan Akhir dapi pada kegiatan pembelajaran ini adalah setiap peserta didik dapat mencapai
tujuan-tujuan pembelajaran, antara lain :
1. Peserta didik mengetahui bahwasannya hanya Kasih Yesus Kristus saja yang mampu
mengampuni segala dosa manusia, termasuk dirinya (kognitif);
2. Peserta didik mengetahui makna pengampunan yang sebenarnya dari kisah kesaksian
nyata orang lain (kognitif);
3. Peserta didik merasa bersyukur karena kesalahannya atau dosanya telah diampuni
oleh Yesus Kristus (afektif);
4. Peserta didik merasakan bahwa dirinya pun harus mampu atau sangat perlu
mengampuni orang lain yang bersalah padanya karena Yesus sudah terlebih dahulu
mengampuni dirinya (afektif);
5. Peserta didik mengetahui bahwa hanya bantuan dari Kasih Yesus saja ia mampu
mengampuni sesamanya (kognitif);
6. Peserta didik memahami dengan baik dan benar tentang arti mengampuni dan
pentingnya mengampuni sebagai orang yang percaya kepada Yesus (kognitif);
7. Peserta didik dapat menunjukkan sikap perilaku yang sabar terhadap orang yang
menyakiti hatinya, yang berbuat salah kepadanya (psikomotor);
8. Peserta didik dapat menjelaskan arti mengampuni kepada keluarga, teman-teman dan
masyarakat di sekitarnya (kognitif & psikomor);
9. Peserta didik memiliki sikap dan perilaku yang tidak jahat (membuat orang lain
dapat membencinya) – (psikomotor)
10. Peserta didik mampu mengampuni, memaafkan siapa saja yang membuatnya kecewa,
sakit hati dan terluka (psikomotor);
D. Materi Pembelajaran – Power point
1. Pengantar (Mengamati)
Apakah kamu pernah mendengarkan nama Nelson Mandela ? Nelson Mandela adalah
seorang tokoh pejuang afrika selatan yang memperjuangkan keadilan bagi kaum kulit
hitam di afrika selatan yang ditindas serta diperlakukan secara tidak adil. Demi
memperjuangkan nasib kaumnya, Nelson Mandela dipenjara lebih dari 20 tahun. Setelah ia
dibebaskan dan memenangkan pemilihan umum di afrika selatan sehingga ia terpilih
sebagai presiden, orang pertama yang diundang untuk makan malam bersamanya adalah
kepala penjara itu. Padahal dalam masa hukumannya di penjara, kepala penjara itu banyak
merugikan dirinya. Ketika para wartawan mengajukan pertanyaan kepadanya :
“mengapa anda (Nelson Mandela) memberikan prioritas kepada kepala penjara yang
sering menyusahkan anda, bahkan kepala penjara itulah yang membuat kehidupan anda
sangat tersiksa lebih dari 20 tahun ?”
Jawab Nelson Mandela : “Kamu harus mengampuni seseorang yang berada di
dekatmu dan yang paling banyak menyakitimu. Jika kamu mampu melakukannya, kamu
dapat mengampuni semua orang yang melakukan kejahatan padamu.” – mengampuni
berarti membebaskan dirimu dari kebencian dan membiarkan perasaan damai menguasai
hatimu;
Cerita yang luarbiasa bukan !
2. Memahami pengampunan
- Sesi sharing
Pernahkah kamu mengampuni seseorang ? atau sebaliknya pernahkah kamu diampuni
oleh seseorang ? bagaimana perasaan kamu ketika kamu dapat mengampuni seseorang ?
dan bagaimana perasaan kamu ketika kamu diampuni oleh seseorang ? atau adakah
pengalamanmu ketika kamu tidak bersedia mengampuni seseorang ? dan adakah
pengalamanmu ketika kamu tidak diampuni oleh seseorang ?
- Kegiatan 1
Setelah kegiatan sharing, apa yang kamu pahami tentang arti mengampuni ? mengapa
hal mengampuni penting bagi kita orang Kristen, ada yang tahu ? apakah menurut
Kata Mengampuni, kata dasar “ampun” yang artinya pembebasan dari tuntutan karena
melakukan kesalahan atau kekeliruan; maaf; “mengampuni” artinya memberi ampun,
memaafkan : kesalahan;
- Kegiatan 2
E. MODEL PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran Jigsaw, Model Pembelajaran Jigsaw merupakan sebuah model
pembelajaran kooperatif yang menitik beratkan kepada kerja kelompok dalam bentuk
kelompok kecil. Model pembelajaran jigsaw pertama kali dikembangkan oleh Eliot
Aronson dan koleganya di Universitas Texas.

F. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Kegiatan Guru Kegiatan Murid Alokasi Waktu
Pembelajara
n

Pendahuluan - Guru menyapa seluruh - Peserta didik menyapa 10-15 Menit


peserta didik; guru;
- Guru menanyakan kabar - Peserta didik menjawab
peserta didik; pertanyaan guru;
- Guru memimpin semua - Semua peserta didik
peserta didik untuk menyanyikan lagu “Di
memuji Tuhan dengan satu hapuskan dosaku”
pujian yang berjudul “Di - Semua peserta didik
hapuskan dosaku” berdoa;
- Berdoa - Peserta didik
- Absensi memperhatikan guru
pada saat absensi kelas;
Kegiatan inti Orientasi dan Pembentukan Orientasi dan
Kelompok asal : pembentukkan kelompok
1. Guru mempresentasikan asal :
materi pelajaran dengan 1. Siswa mengikuti
ceramah atau diskusi.
“Cerita Kisah Nelson presentasi guru.
Mandela” asal Afrika 2. Siswa menempatkan
selatan. diri pada kelompok
2. Guru membentuk asal.
kelompok asal
dengan Pembentukkan kelompok
membagi siswa menjadi 4- ahli :
5 anggota tiap kelompok. 1. Siswa dengan topik
Pembentukan kelompok asli : ahli yang sama
1. Guru meminta siswa menempatkan diri
dengan topik ahli yang dalam satu
sama menempatkan diri kelompok ahli.
dalam satu kelompok ahli. Diskusi kelompok ahli :
Diskusi kelompok asal : 1. Siswa dengan topik
1. Guru meminta siswa ahli yang sama
dengan topik ahli yang mendiskusikan
sama mendiskusikan masalah yang
masalah yang dihadapi, dihadapi,
membandingkan jawaban membandingkan
atau memperbaiki jawaban atau
miskonsepsi. memperbaiki
Laporan kelompok ahli : miskonsepsi.
1. Guru meminta para ahli Laporan kelompok ahli :
dan masing-masing 1. Parah ahli kembali
kelompok menyampaikan ke dalam kelompok
laporannya kepada teman asal untuk mengajari
satu timnya topik-topik mereka
Tes/kuis : kepada teman satu
1. Guru memberikan tes timnya.
secara individual Tes/kuis :
Penghargaan kelompok : 1. Siswa menjawab tes
1. Guru memberikan individual dan siswa
penghargaan kelompok tidak diperkenankan
saling membantu.
Penghargaan kelompok :
1. Kelompok siswa
mendapatkan
penghargaan
Penutup - Guru memberikan - Peserta didik 15-20 Menit
kesimpulan dari materi memperhatikan
pembelajaran hari ini; penyampaian
- Berdoa (menutup kelas); kesimpulan materi
dari guru;
- Semua peserta didik
berdoa (salah satu
peserta didik yang
berdoa).

G. EVALUASI
1. Apa arti mengampuni menurut nelson mandela ?
A. Membebaskan diri dari kebencian dan membiarkan perasaan damai menguasai hati
kita.
B. Membebaskan diri dari kebencian tetapi masih ada sedikit rasa kekesala.
C. Mengasihi dengan tulus hati.
D. Mengampuni adalah melupakan kesalahan kemudian menjaga jarak.
2. Dalam pelajaran tentang mengampuni, bukti bahwa allah terlebih dahulu telah
mengampuni kita manusia yang tepat, adalah … ?
A. Allah mengirimkan malaikat ke bumi.
B. Allah mengutus Yesus Kristus untuk menyelamatkan kita.
C. Allah menciptakan dunia ini;
D. Allah menghukum manusia;
3. Dalam pelajaran tentang mengampuni, bukti bahwa allah terlebih dahulu telah
mengampuni kita manusia yang tepat, adalah … ?
A. Allah mengirimkan malaikat ke bumi.
B. Allah mengutus Yesus Kristus untuk menyelamatkan kita.
C. Allah menciptakan dunia ini;
D. Allah menghukum manusia;
4. SEBAGAI ORANG PERCAYA MENGAPA KITA HARUS MENGAMPUNI ?....
A. Karena disuruh pendeta.
B. Karena disuruh orang tua.
C. Karena Yesus terlebih dahulu telah mengampuni seluruh umat manusia.
D. Karena orang yang bersalah meminta maaf.
5. MENGAPA MANUSIA SERINGKALI KESULITAN UNTUK MENGAMPUNI
ORANG LAIN ?.....
A. Karena kesalahan yang dilakukan sangat fatal.
B. Karena sifat egois yang menempatkan dirinya sebagai orang yang paling benar. Dan
hanya kasih Yesus saja yang mampu membuat seseorang dapat mengampuni
sesamanya;
C. Karena tidak dihargai.
D. Karena sudah bosan memaafkan kesalahan yang sama.
6. Berikut ini merupakan arti dari mengampuni, kecuali….
A. Membebaskan diri dari beban kebencian.
B. Tidak mengingat-ingat lagi kesalahan orang lain.
C. Memaafkan orang lain dengan hati tulus.
D. Memaafkan dimulut saja tetapi masih benci.
7. Tuhan yesus mengajarkan kita bahwa kita harus mengampuni sesame kita sebanyak
(markus 18:21-22) ?..
A. 70 kali 7.
B. 70 kali 7 kali.
C. 70 kali.
D. 7 kali.
8. Sebagai orang percaya yang telah ditebus dan diampuni dosa-dosanya oleh allah, maka
sikap yang tepat untuk dilakukan adalah ?
A. Memaafkan sesame orang percaya saja;
B. Mau mengampuni semua orang tanpa terkecuali dan tidak memiliki sikap perilaku
yang dapat menyakiti orang lain;
C. Berteman dengan banyak orang;
D. Menyenangkan hati atau memberikan semangat pada teman yang sedang sedih;
9. yang tidak termasuk hal praktis yang dapat kita lakukan dalam kehidupan kita sehari-hari
agar orang di sekitar kita dapat memahami tentang pengampunan .. ?
A. Menceritakan kisah kesaksian dari Nelson Mandela & Kisah Yusuf dan saudara-
saudaranya;
B. Menunjukkan sikap perilaku yang baik hati dan ramah serta hati pemaaf;
C. Menjelaskan arti mengampuni kepada orang lain, tetapi tidak memiliki sikap perilaku
yang mau mengampuni;
D. Menceritakan kesaksian pribadi tentang hal pengampunan (mengampuni orang lain /
diampuni oleh orang lain);
10. Ketika seseorang mengecewakan kita berulang-ulang kali, sekalipun kita sudah
mengampuni namun ia tetap melakukan kesalahan yang sama, sebagai orang percaya apa
yang harus kita lakukan ?
A. Memberikan kesempatan terakhir;
B. Berhenti bergaul dengan orang tersebut;
C. Intropeksi diri dan tetap harus memaafkan;
D. Tetap memaafkan walaupun berat, dan bawa dia dalam doa;

Anda mungkin juga menyukai