PAPI KOSTICK
01/INV/2020
Nama : A. Rezky Pratama
NIM : 1871041075
Kelas :A
Tanggal : 26 Februari 2020
Waktu : Pukul 14.42-14.58 WITA
Tempat : Laboratorium Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar
I. TUJUAN PRAKTIKUM
Praktikum inventori ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mahasiswa
mengadministrasikan alat tes yang sudah dipelajari dan melakukan observasi
selama proses mengadministrasikan alat tes terhadap testee, serta mahasiswa
mampu mengevaluasi kelebihan dan kelemahan dari praktikum inventori yang
telah dilakukan.
II. PROSEDUR PRAKTIKUM
Pilihlah individu yang dapat dijadikan testee. Sediakan surat kesediaan untuk
menjadi testee dibuktikan dengan identitas dan tanda tangan yang dibutuhkan
pada surat kesediaan. Administrasikan alat tesnya dan catatlah perilaku dari testee
tersebut. Isilah catatan observasi.
1
2
III. DATA TESTEE
Nama : AAS
Tempat / Tgl. Lahir : Makassar, 8 Juni 2001
Usia : 18 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Pendidikan : SMA
Alamat : Jl. Pendidikan
Anak ke… dari … : 1 dari 3
Status Pernikahan : Belum menikah
IV. STATUS PRAESENS
Testee menggunkan jas almamater berwarna orange. Testee menggunakan rok
berwarna hitam. Testee menggunakan kerudung berwarna hitam. Testee
menggunakan kemeja polos berwarna merah. Testee menggunakan kaos kaki
berwarna hitam.
V. LATAR OBSERVASI
Ruangan pratikum memiliki dinding berwarna cat putih. Ruangan pratikum
memiliki satu buah AC yang tertempel di dinding. Ruangan pratikum memiliki
empat belas pasang meja berwarna putih dan kursi berwarna abu - abu.. Ruangan
pratikum memiliki dua buah rak buku berwarna cokelat. Ruangan pratikum
memiliki satu buah cctv yang terletak di pojok kanan atas tembok.
3
VI. HASIL OBSERVASI
Di menit 01.00 testee menatap soal sambil menggerakkan kedua bibirnya.
Posisi testee tangan kanan diletakkan diatas meja. Di menit 03.30 Testee
menggerakkan badan dengan tegap sejenak sambil menghela nafas. Testee
memegang dagu sambil menatap soal selama satu menit. Herlina (2012)
mengemukakan bahwa menunjukkan seseorang [Link] menit 06.10 testee
menggoyangkan alat tulis beberapa kali.
Testee mengisi lembar jawaban sambil memegang soal. Di menit 08.00 testee
menggerakkan badan dengan tegap sambil menghela nafas. Di menit 09.15 Testee
menjawab soal sambil memegang kepala. Di menit 13.00 Testee memegang dagu
sambil mengisi lembar jawaban. Herlina (2012) mengemukakan bahwa
menunjukkan seseorang bosan.
VII. EVALUASI OBSERVASI
Kelebihan observasi pada praktikum ini adalah tester dapat dengan mudah
mengobserver, karena jarak antara tester dan testee dekat.
Kekurangan observasi pada praktikum ini adalah tester kewalahan dalam
membagi fokus antara menuliskan kegiatan testee dan mengamati apa yang testee
lakukan.
VIII. REFERENSI
Herlina. (2012). Komunikasi kinesik: gerakan tubuh. Bandung: Universitas
Pendidikan Indonesia.
4
Surianti., & Wijaya, E. (2017). Rancangan sistem pakar psikotes untuk
penyeleksian penerimaan karyawan pada STMIK TIME Medan. Journal Of
Technology Informatics & Computer System, 6(2), 69-78.
IX. LAMPIRAN HASIL TES DAN SKORING
Surianti dan Wijaya (2017) mengemukakan bahwa tes PAPI Kostick adalah
alat tes kepribadian yang digunakan oleh para professional HR (Human Resource)
terkait untuk mengevaluasi perilaku dan gaya kerja individu. Personal and
Preference Inventory (PAPI) dibuat oleh Max Martin Kostick pada tahun 1960.
Tes PAPI Kostick terdiri dari dua versi, yaitu versi ipsative (PAPI-I) dan
normative (PAPI-N).
Adapun hasil tes yang telah dilakukan, sebagai berikut:
Need to finish a task (N) 2
Work Direction Role of hard intense worker (G) 3
Need to achieve (A) 5
Leadership role (L) 4
Leadership Need to control others (P) 7
Ease in decision making (I) 1
Pace (T) 6
Activity
Vigorous Type (V) 4
Need to be noticed (X) 5
Social Extension (S) 7
Social Nature
Need to belong to groups (B) 1
Need for closeness (O) 4
Theoretical type (R) 5
Workstyle Interest in working with details (D) 8
Organized type (C) 7
5
Need for change (Z) 5
Temperament Emotional restraint (E) 0
Need to be forceful (K) 6
Need to support authority (F) 4
Followership
Need for rules and supervision (W) 6
Berdasarkan hasil skoring tes, nilai tertinggi terdapat pada interest in working
with details dalam aspek kebutuhan workstyle dengan jumlah skor yaitu 8.
Sedangkan pada nilai terendah terdapat pada emotional restraint dalam aspek
peran leadership dengan jumlah skor yaitu 0.
X. EVALUASI PELAKSANAAN PRAKTIKUM
Kelebihan praktikum ini adalah instruksi dari tes PAPI Kostick cukup mudah
untuk dijelaskan kepada testee.
Kekurangan praktikum ini adalah jumlah soal yang cutup banyak, dan cara
mengisi jawaban kadang membuat testee terlihat bingung.
Makassar, 11 Maret 2020
Praktikan,
A. Rezky Pratama
NIM: 1871041075