0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan17 halaman

Tugas dan Peran Backend Developer

Dokumen tersebut membahas tentang peran dan tugas-tugas backend developer dalam pengembangan aplikasi web. Backend developer bertanggung jawab atas logika di sisi server, pengembangan basis data dan API, serta integrasi antara frontend dan backend. Tugas kunci meliputi perancangan database, pengembangan kode program, pengujian, keamanan, pemecahan masalah, dan evaluasi antarmuka pengguna.

Diunggah oleh

Dhana Rahma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan17 halaman

Tugas dan Peran Backend Developer

Dokumen tersebut membahas tentang peran dan tugas-tugas backend developer dalam pengembangan aplikasi web. Backend developer bertanggung jawab atas logika di sisi server, pengembangan basis data dan API, serta integrasi antara frontend dan backend. Tugas kunci meliputi perancangan database, pengembangan kode program, pengujian, keamanan, pemecahan masalah, dan evaluasi antarmuka pengguna.

Diunggah oleh

Dhana Rahma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pemrograman Web Backend

Robi Kurniawan, [Link].,[Link]

Informatika - Unimerz
Informatika - Unimerz
Informatika - Unimerz
Informatika - Unimerz
A back-end web developer is responsible for server-side web
application logic and integration of the work front-end developers
do. Back-end developers are usually write the web services and
APIs used by front-end developers and mobile application
developers.

Informatika - Unimerz
Apa itu Backend Developer ?
Yaitu posisi dimana seorang developer merancang perangkat lunak dari sisi server berhubungan
dengan logika dan database dengan menggunakan bahasa pemrograman khusus.
Selain itu, seorang backend developer juga dituntut untuk dapat mengelola dan membuat sistem
basis data untuk pengembangan perangkat lunak. Contoh database yang sering digunakan adalah
MySQL, Postgre, MongoDB, Redis, dll.

Informatika - Unimerz
Bahasa Pemrograman

Informatika - Unimerz
Tugas Backend Developer
1. Melakukan Perancangan Database
Database merupakan tempat di mana seluruh data yang berkaitan dengan aplikasi/website
disimpan. Data yang dimaksud misalnya data user, data produk, dan sebagainya. Oleh
karena itu, database wajib disiapkan terlebih dahulu sebelum mengembangkan aplikasi
atau website.
Tugas back end developer yang pertama yang merancang database yang efisien supaya
tidak memberatkan server. Keamanan juga tidak bisa dikesampingkan. Database harus
dirancang dengan seaman mungkin

Informatika - Unimerz
Tugas Backend Developer
2. Meningkatkan Struktur Data yang Telah Ada

Back end developer tidak selalu bekerja dari awal pengembangan software. Tak jarang
mereka harus menangani software yang sudah beroperasi dan sudah memiliki banyak data
di dalam database.
Tugas seorang back end developer yang selanjutnya yaitu meningkatkan struktur data yang
sudah ada. Ini dilakukan supaya database tetap efisien, server bisa bekerja dengan baik,
serta performa software dapat mengalami peningkatan.

Informatika - Unimerz
Tugas Backend Developer
3. Merancang Alur Website/Aplikasi

Tugas berikutnya dari seorang back end developer adalah memastikan pengguna bisa
merasakan user experience yang baik. Caranya adalah dengan merancang alur penggunaan
software yang mudah dan efisien.
Perancangan alur software ini tidak main-main karena memerlukan kemampuan coding dan logika
pemrograman yang tinggi.

Informatika - Unimerz
Tugas Backend Developer
4. Coding dan Melakukan Testing
Setelah melakukan perancangan alur untuk website/aplikasi, back end developer harus menuangkannya
Dalam bentuk kode program. Proses ini biasanya disebut dengan coding.
Pengetesan atau testing juga harus dilakukan untuk memastikan kode program dapat berjalan dengan baik.
Testing bisa dilakukan di tengah-tengah penulisan kode program maupun setelah penulisan kode program
selesai.

Informatika - Unimerz
Tugas Backend Developer
5. Mengatur Keamanan Website/Aplikasi
Keamanan atau security merupakan hal yang mutlak dari setiap proyek pengembangan website atau aplikasi.
Pasalnya, saat ini banyak sekali kejahatan siber yang mengancam para pengguna.
Oleh karena itu, developer perlu memastikan bahwa software yang dikembangkannya memiliki tingkat
keamanan yang baik. Back end developer setidaknya memahami teknik hacking, misalnya phising, deface,
dan SQL injection. Ini bertujuan agar tindakan hacking tersebut bisa diantisipasi sejak awal.

Informatika - Unimerz
Tugas Backend Developer
6. Mengatasi dan menganalisa masalah yang Muncul di Back End
Sisi server atau back end dari sebuah software mungkin saja mengalami masalah. Jika ini terjadi, back end
developer memiliki tugas untuk melakukan troubleshooting. Masalah harus ditemukan untuk kemudian
diperbaiki agar error tidak kembali muncul.

Informatika - Unimerz
Tugas Backend Developer
7. Riset dan Evaluasi Terhadap Tampilan Desain Website/Aplikasi
Khusus untuk tugas yang satu ini, back end developer harus berkomunikasi dengan front end developer. Ini
dilakukan untuk memastikan tampilan software sudah sesuai dengan struktur database yang ada di sisi
server. Jika masih belum sesuai, maka perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan.

Informatika - Unimerz
Tugas Backend Developer
8. Membuat Konsep/Ide untuk Ditambahkan pada Aplikasi
Tugas dari seorang back end developer yang terakhir adalah membuat ide atau konsep baru untuk
ditambahkan ke aplikasi. Hal ini harus dilakukan supaya software bisa selalu memenuhi kebutuhan pengguna
serta menjaring para pengguna baru untuk menggunakan software tersebut.

Informatika - Unimerz
Download Tools Praktikum
- Web Server & Database (XAMPP / WAMP / Laragon)
- Code Editor ( VSCode / Sublime / Atom )

Anda mungkin juga menyukai