0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan53 halaman

Analisis Ekonomi Rekayasa TS 3233

1. Sektor usaha formal memiliki ijin usaha, berbentuk badan hukum, dengan modal dan produksi relatif besar serta didukung regulasi. Sektor informal tidak memiliki ijin dan berbentuk non badan hukum dengan skala usaha kecil dan tidak didukung regulasi. 2. Sektor formal memiliki peralatan kompleks dan ketrampilan dari pendidikan formal, sedangkan sektor informal bersifat sederhana dan ketrampilan dari pengalaman. 3. Contoh

Diunggah oleh

Favian Steva
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan53 halaman

Analisis Ekonomi Rekayasa TS 3233

1. Sektor usaha formal memiliki ijin usaha, berbentuk badan hukum, dengan modal dan produksi relatif besar serta didukung regulasi. Sektor informal tidak memiliki ijin dan berbentuk non badan hukum dengan skala usaha kecil dan tidak didukung regulasi. 2. Sektor formal memiliki peralatan kompleks dan ketrampilan dari pendidikan formal, sedangkan sektor informal bersifat sederhana dan ketrampilan dari pengalaman. 3. Contoh

Diunggah oleh

Favian Steva
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Universitas Jenderal Ahmad Yani Opening 01-20

Fakultas Teknik TV of Formula \21-26


Jurusan Teknik Sipil Single Payment 27-47
TS 3233 Ekonomi Rekayasa Interest 48-49
Closing 50

Mulai dari NFV


NOL yaa
mas/mbak

CAF
Time Value
of Money
PWF

Semester Genap TA 2022-2023


Kelas Reguler Sore
email harisas1961@[Link] ; wa 08112400280
NPV
1

1 Introduksi Review: Formula Single Payment Review: Interest (WACC)


Beberapa Kata Kunci ERE #01
PENDANAAN
• APBN 2022 Biaya Rp1.840T -vs- Pendapatan Rp 2.708T =
defisit 47% = 4,85% PDB, kebutuhan infrastruktur PUPR
(A-Air B-JalanJemb C-PerumahanPermukiman Rp2.058T
• Pendapatan Tax Amnesty 2016-17 Rp 130T, deklarasi dana
LN Rp 145T (4%), deklarasi dana DN Rp 3.600T (96%)
• Faktanya sejak sebelum pandemi, APBN selalu "minus"
CERDAS FINANSIAL
• Generasi Milenial skr harus Cerdas Finansial, yaitu baik
sebagai Ir Profesional maupun juga sebagai Diri Pribadi
BUATLAH ANGKA MENARI-NARI
• Perlunya kemampuan untuk bisa mensimulasikan nilai
Berbagai Alternatif Proyek secara dinamis dan menarik 2

2 Introduksi
Beberapa Kata Kunci ERE #02
WAKTU ADALAH UANG
• Uang (fungsi utamanya) adalah "unit alat tukar" yang
tergerus inflasi seiring waktu, sedangkan "making money
out of money" adalah penyalahgunaan fungsi utama uang
• Ilmu tentang nilai uang diperlukan untuk berbagai context
kehidupan, untuk memaksimalkan content kehidupan
• Bahkan untuk bisa menunaikan Ibadah Haji "usia muda"
perlu ilmu pengetahuan tentang “Time Value of Money"

VALUE ADDED
• Bisnis adalah kolaborasi antara 2 pihak yaitu:
2) Yang punya Duit (butuh "memutar" dananya)
3) Yang punya Ide (butuh "mendanai" idenya)
• Perlunya "real economic activity" yg mampu menciptakan
"value added" pada korelasi “Produsen ←→ Konsumen” 3

3 Introduksi
Jadwal ERE 2023 (Online Class)

01

01
02

03
02

04

030504
05

09 13
05
060607 10 14
08
07 11 15

UTS 08 12
UAS
Idul Fitri
4

4 Introduksi
SAP (Modified) ERE 2022
TS-3233 Ekonomi Rekayasa Teknik Sipil Unjani, Jum'at 17.00 ~ 18.40
Topik / Pertemuan Topik 2021 Notes
01 ERE Pendahuluan Introduction 1
02 ERE TVoM Waktu adalah Uang 2
03 ERE SP - [Link] Factor 1-6 3
04 ERE US - SFF-CAF Factor 2-6 4
dgn beberapa
05 ERE US - [Link] Factor 3-6 contoh kasus 5
dgn rumus2
06 ERE [Link] Factor 4-6 ‘’one-sheet ’’ 6
07 ERE AWA Factor 5-6 7
08 ERE Gradient Factor 6-6 8
09 ERE PFP Personal Finance 9
10 ERE BCA Project Finance 10
11 ERE FM 1 Basic Project Finance 11
12 ERE FM 2 Sensi Project Finance 12
13 ERE FM 3 Project Project Finance 13
14 ERE FM 4 FS Project Finance 14
5

5
15 ERE BSA Corporate Finance 15
Breaking News
[Link]

Dengan menggunakan data PDB terbaru yang dirilis BPS 5 Feb 2020 dan data penerimaan pajak
APBN Kemenkeu terbaru Jan 2020, nisbah pajak (tax ratio) pada 2019 turun, mencapai aras
terendah dalam setengah abad terakhir. Mungkin lebih lama dari itu, karena Faisal Basri hanya
bisa melacak data ke belakang sd 1970. Penurunan membuat tax ratio hanya satu digit, kedua
kalinya selama pemerintahan Jokowi. Perkembangan yang kurang menggembirakan ini harusnya
menjadi warning bagi kita yang akan mengobral pajak sebagaimana tertera dalam rancangan
Omnibus Law perpajakan. Tax ratio yang dipakai di sini adalah versi yang lazim dipakai di dunia,
bukan versi pemerintah. Dalam perhitungan versi pemerintah, tax ratio memasukkan
penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sumber daya alam. Nisbah pajak adalah penerimaan6
6pajak dibagi PDB harga berlaku. Introduksi
Breaking News
[Link]

7 Introduksi
Breaking News
[Link]

8 Introduksi
Breaking News
[Link]

9 Introduksi
Breaking News

10

10 Introduksi 10
Breaking News

11

11 Introduksi 11
Breaking News

12

12 Introduksi
Breaking News
Sektor Usaha Formal Sektor Usaha Informal

Ciri-ciri : Ciri-ciri :
a. Ijin : Ada berbagai ijin usaha Pemerintah, terdaftar secara resmi a. Ijin : Tidak ada ijin usaha Pemerintah, tidak terdaftar secara resmi
b. Bentuk : Badan usaha (badan hukum maupun bukan) b. Bentuk : Bukan badan usaha (badan hukum maupun bukan)
c. Ukuran : Modal/produksi/omzet/pengembangan/labarelatif besar c. Ukuran : Modal/produksi/omzet/pengembangan/labarelatif kecil
d. Regulasi : Didukung, bersuara melalui asosiasi pengusaha masing2 d. Regulasi : Tidak didukung, justru sering jadi sasaran penertiban
e. Peralatan : Cukup kompleks, dengan tenaga ahli tetapi terbatas e. Peralatan : Sederhana, padat karya (serap banyak tenaga kerja)
f. Perpajakan : Kewajiban membayar pajak (resmi) sesuai aturan f. Perpajakan : Tidak membayar pajak (resmi) hanya retribusi lokal
g. Ketrampilan : Diperoleh dari sistem pendidikan/diklat formal g. Ketrampilan : Diperoleh dari “learning by doing”, “trial & error”
h. Administrasi : Cukup kompleks, banyak memakai sistem aplikasi h. Administrasi : Sederhana, serba manual dan lingkup terbatas
i. Entry Barrier : Besar (sulit masuk), sensitif terhadap gejolak pasar i. Entry Barrier : Kecil (mudah masuk), dan tahan banting (ulet)
j. Sumber Daya : Bersandar pada lokal maupun global j. Sumber Daya : Bersandar hanya pada lokal yang ada
Contoh : Contoh :
a. Industri manufaktur (pabrik, karoseri) a. PKL (Pedagang Kaki Lima)
b. Agribisnis, perkebunan b. Tukang tambal ban pinggir jalan, pedagang asongan
c. Perbankan c. Jasa pengetikan, penjual voucher/pulsa handphone
d. Industri Jasa Konstruksi (kontraktor, konsultan, pemasok) d. Jasa service arloji, service mesin tik manual/elektrik
e. Transportasi e. Jamu gendong
f. Retail besar, Grosir (wholesale) f. Warteg (yang di Jakarta akan dikenakan pajak)
g. Telekomunikasi, Komunikasi g. Tukang becak
h. Properti (perumahan pusat pertokoan/perkantoran) h. Tukang parkir
13

13 Introduksi
Investasi Saham vs Reksadana
SAHAM REKSADANA
• Kita (sbg Investor saham) mengelola • Dana dikelola oleh manajer investasi
sendiri / bermain saham sendiri. yang mengelola portfolio investasi kita.
• Tingkat risiko lebih tinggi terlebih bagi • Tingkat risiko lebih rendah karena
investor pemula, karena kita sendiri dikelola oleh manajer investasi yang
yang memutuskan "buy/keep/sell". berpengalaman mengelola portofolio.
• Tidak ada fee karena kita kelola sendiri. • Ada fee manajer investasi reksadana.
• Minimum dana awal untuk pembukaan • Minimum dana awal disiapkan untuk
rekening biasanya adalah Rp 5 Juta. sekuritas Rp 100K bahkan bisa Rp 50K.
• Pajak final 0,1 % nilai penjualan saham • Menurut Bareksa, reksadana tidak
(sudah dalam biaya penjualan) + pajak dikenakan pajak; tetapi harus lapor
final 10 % jika mendapatkan dividen. keuntungannya dalam SPT Tahunan.
• Pencairan dana langsung masuk rek. • Oleh manajer investasi ± 5 hari kerja.
• Keduanya high risk high return; kalau ingin mudah untuk mendukung PFP anda
pilih reksadana; kalau risk profile anda tinggi dan senang bermain ya pilih saham.
[Link]
14

14 Introduksi
15
P

0
0
Opening

Awal Awal
Periode Periode

1
365
365
Akhir Akhir
Periode Periode

1
1
Awal Awal
Periode Periode

2
365
365

Akhir Akhir
Periode Periode

2
2

Awal Awal
Periode Periode

3
365
365

Akhir Akhir
Periode Periode

3
3

Awal Awal
Periode Periode

4
365
365

Akhir Akhir
Periode Periode

4
4

Introduksi
Review Materi ERE #02

n-3
n-3

Awal Awal

Akhir Tahun (31 Desember)


Periode Periode
n-2
365
365

Akhir Akhir
Periode Periode
n-2
n-2

Awal Awal
Periode Periode
n-1
365
365

Akhir Akhir
Periode Periode
n-1
n-1

Awal Awal
Periode Periode
Notasi dimensi waktu : 1 tahun = 12 bulan = 365 hari
Cash Flow Diagram (Diagram Arus Kas)

n
365
365

Akhir Akhir
Periode Periode
n
n

F=P +
Interest

15
Opening Time Value of Life 1
Sambutan Wisuda Stanford University dari seorang Drop Out (Tidak Pernah Diwisuda)

backwards forward

great work
love what you do
keep looking

gets better and better


Steve Jobs 16

16
1955-2011 Introduksi
Opening Time Value of Life 2

backwards forward

pekerjaan hebat
menyukai yang anda kerjakan
teruslah mencari

terus semakin baik


Steve Jobs 17

17
1955-2011 Introduksi
Opening Time Value of Business [2019]

2,45
Tokopedia
7,0

2,23
Gojek
5,0

0,50
Traveloka
2,0

0,05
Bukalapak
1,0 Pendanaan Valuasi

Miliar USD
0 2 4 6 818
18 Introduksi
Opening Time Value of Business [2021]
[Link]
/17/indonesia-kini-punya-8-unicorn-berikut-daftarnya

[Link]
eyz/startup_dengan_valuasi_tertinggi_di_dunia_per/

19

19 Introduksi
20
0
50
100
150
200
250

-50

-100
No
Nadiem Makarim; 1,40 1
1 Achmad Zaky; 1,47 3
William Tanuwijaya; 1,82 5

1
2
3
4
5
6
7
8
9
Tandean Rustandy; 1,89 7

No

10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
Ferry Unardi; 2,03 9
5 Soedjono; 2,03 11
GS Margono,; 2,03 13
Ludijanto Setijo; 2,10 15
Jacobus Busono; 2,13 17
9 Mintarjo Halim; 2,14 19
Batihalim Stefanus; 2,17 21
A Tong; 2,24 23
Honggo Wendratno,; 2,45 26
13 Rudy Unjoto; 2,52 28
Anna Bambang Surjo Sunindar; 2,52 31
Shindo Sumidomo; 2,59 34
Iskandar Widyadi; 2,59 36
17 Ricardo Gelael; 2,59 39
G Lukman Pudjiadi; 2,80 42
Nama

Patrick Walujo; 2,80 44

Dato Sri Tahir

Anthoni Salim
Siti Hardijanti Rukmana; 2,87
Aksa Mahmud

47 Peter Sondakh
Mochtar Riady
Martua Sitorus

R & M Hartono
Aburizal Bakrie
21 Mardjoeki Atmadiredja; 3,08 50

Chairul Tanjung
Sukanto Tanoto
Samin Tan; 3,22 53

Sri Prakash Lohia


Stanley S Atmadja; 3,29

Sjamsul Nursalim
57

Eka Tjipta Widjaja


Harry Sanusi; 3,29 60

Putera Sampoerna
Eddy Sariaatmadja

Edwin Soeryadjaya
25 Sri Sultan Hamengkubuwono X; 3,50 64
Nama

Hary Tanoesoedibjo

Susilo Wonowidjojo
Bambang Trihatmodjo; 3,50 67

Eddy William Katuari


I & T Habibie; 3,50 71

Theodore P. Rachmat
Budi Purnomo Hadisurjo; 3,50 74
29 Sendi Bingei; 3,53 78
Anton Setiawan; 3,57 81
Rachmat Gobel; 3,64 85

78
95
69
61
56
69
69
68
68
66
66
70
68
75
89
67
67
72
53
59

Johanes B. Kotjo; 3,64 88


Usia

33 Pontjo Sutowo; 3,71 92


Kaharudin Ongko; 3,78 96
Elizabeth Sindoro; 3,78 100
Tan Tjai Kie; 4,20 104
37 Siswono Yodohusodo; 4,20 108
Karmaka Surjaudaja; 4,20 112
MNC

Soetjipto Nagaria; 4,27 117


Lippo

Harry Susilo; 4,27


Wings

121
Bakrie

41 Henry Onggo; 4,34 125

Djarum
GANDA

CT Corp
Chandra & Hendry Lie; 4,48 130
Rajawali

Saragota

Boyke Gozali; 4,90 135

Indorama

Sinar Mas
Didi Dawis; 4,90 139
45 Djoenaedi Joesoef; 4,97 144

First Pacific
Oesman Sapta Odang; 4,97 149
Johnny Widjaja; 5,04 154
Iwan Lukminto; 5,11 160
Gajah Tunggal

Muljadi Budiman; 5,18

Gudang Garam
49 165
Tatang Hermawan; 5,25 170
Sabana Prawidjaja; 5,46 175
Usia

Jahja Santoso; 5,53 181


Rudolph & Lucky Merukh; 5,60
Mayapada Banking
Royal Golden Eagle

53 187
Yos Sutomo; 5,67 192
Bosowa Corporation

Sampoerna Strategic

Dahlan Iskan; 5,74 198


Group Perusahaan

Iwan Budi Brasali; 5,88


Triputra Group, Adaro

204
57 Widarto; 5,81 210
Heru Hidayat; 6,16 216
Kris Taenar Wiluan; 6,23 222
Sukamdani Sahid Gitosardjono; 6,30 228
Hendro Gondokusumo; 6,38
Elang Mahkota Technology

61 235
Rosan Roeslani; 6,44 241
Stefanus Lo; 6,51 248
Jimmy Masrin; 6,86 255
65 Sandiaga Uno; 4,20 259
Rudy Suliawan; 7,00 266
Henry Pribadi; 7,00 273

Introduksi
Ginawan Tjondro; 7,14 280
69 Amirsjah Risjad; 7,21 287
Purnomo Prawiro; 7,28 294
21.000
13.900
11.500
11.000
4.600
4.500
4.500
4.300
2.700
2.150
2.100
2.050
2.000
2.000
2.000
1.800
1.800
1.800
1.800
1.700

George Tahija; 7,70 302


Alim Markus; 7,84 310
73 Surya Dharma Paloh; 8,05 318
Tan Kian; 8,40 326
Sudhamek; 8,40 335
Trihatma K Haliman; 8,47 343
77 Sofjan Wanandi; 8,54 352
Paulus Tumewu; 8,54 360
Soegiharto Sosrodjoyo; 8,54 369
Benny Suherman; 8,54 377
Juta USD Triliun Rp

81 Sutanto Djuhar; 8,82 386


294,0
194,6
161,0
154,0
64,4
63,0
63,0
60,2
37,8
30,1
29,4
28,7
28,0
28,0
28,0
25,2
25,2
25,2
25,2
23,8

Harjo Sutanto; 8,82 395


Bachtiar Karim; 8,82 404
Subianto, Tjandra; 8,82 413
85 Mucki Tan; 9,10 422
Mohammad Reza Chalid; 9,11 431
Perusahaan

AHK Hamami; 9,13 440


Eka Tjandranegara; 9,14 449
89 John Chuan; 9,17 458
Hutomo Mandala Putra; 9,38 468
Jan Darmadi; 10,36 478
Osbert Lyman; 10,64 489
93 Boenjamin Setiawan; 11,76 500
Alexander Tedja; 12,18 513
Kuncoro Wibowo; 12,60 525
Jusuf Kalla; 12,60 538
97 Desi Sulistio Hidayat; 12,67 551
Luntungan Honoris; 12,74 563
Hashim Djojohadikusumo; 12,81 576
Tomy Winata; 13,02 589
101 Johan Lensa; 13,37 602
Gunawan Jusuf; 13,51 616
Sugianto Kusuma; 13,58 630
Ninin Subianto; 13,72 643
105 Winarko Sulistyo; 14,00 657
Martias Fangiono; 16,10 673
Husein Djojonegoro; 16,80 690
Rusdi Kirana; 16,80 707
109 Jogi Hendra Atmadja; 17,50 724
Mu'min Ali Gunawan; 18,20 743
Arifin & Hilmi Panigoro; 18,20 761
Surya Darmada; 18,20 779
113 Hartadi & Husodo Angkosubroto; 18,90 798
Handojo Muljadi; 18,90 817
Prajogo Pangestu; 19,32 836
Handojo Santoso; 19,60 856
117 Djoko Susanto; 19,60 875
Murdaya Poo; 19,60 895
Ciputra; 19,60 915
Dato Low Tuck Kwong; 20,30 935
121 Garibaldi "Boy" Thohir; 20,30 955
The Nin King; 21,00 976
Kiki Barki; 21,00 997
Haryanto Adikoesoemo; 21,00 1.018
125 Wiwoho Basuki Tjokronegoro; 21,00 1.039
Lim Hariyanto Wijaya Sarwono; 21,00 1.060
Benjamin Jiaravanon; 22,40 1.083
Agus Lasmono Sudwikatmono; 22,40 1.105
129 Jakob Oetama ; 23,10 1.128
Martua Sitorus; 23,80 1.152
Hary Tanoesoedibjo; 25,20 1.177
Aksa Mahmud; 25,20 1.202
133 Eddy Sariaatmadja; 25,20 1.228
Peter Sondakh; 25,20 1.253
Mochtar Riady; 28,00 1.281
Sjamsul Nursalim; 28,00 1.309
137 Edwin Soeryadjaya; 28,00 1.337
Aburizal Bakrie; 28,70 1.365
Eddy William Katuari ; 29,40 1.395
Dato Sri Tahir; 30,10 1.425
Breaking News : Daftar 150 "Orang Kaya"

141 Sukanto Tanoto; 37,80 1.463


Putera Sampoerna; 60,20 1.523
Theodore P. Rachmat; 63,00 1.586
Sri Prakash Lohia; 63,00 1.649
145 Chairul Tanjung; 64,40 1.713
Susilo Wonowidjojo; 154,00 1.867
Anthoni Salim; 161,00 2.028
149 Eka Tjipta Widjaja; 194,60 2.223
0
500

-500
1.000
1.500
2.000
2.500
USD (Juta) Rp (Triliun) Rp (Triliun)

20
-1.000
Time Value of Compounding-Discounting
→ Compound Amount Factor

Mulai dari
NOL yaa
mas/mbak

Present Worth Factor ← 21

21 Review: Formula
Time Value of Compounding-Discounting
→ Return / Interest Rate

Mulai dari
NOL yaa
mas/mbak

Discount Factor ← 22

22 Review: Formula
Time Value of FORMULA

03

04

05

08

23
23
23 Review: Formula
TVoF Time Value of FORMULA
No Kode Notasi Rumus Formula Deskripsi
• Untuk nilai deposito yang disetorkan di saat sekarang, sekian waktu ke
1a SP CAF (F/P,𝒊𝒊,𝒏𝒏) (1+𝒊𝒊)𝒏𝒏 +((1+𝒊𝒊)^𝒏𝒏) depan saat jatuh tempo nanti nilainya menjadi berapa?
• Moves a single payment to n periods later in time
03 +(1/((1+𝒊𝒊)^𝒏𝒏)) • Untuk mendapat nilai tertentu dana pendidikan sekian waktu ke depan
𝟏𝟏
1b SP PWF ( P/F,𝒊𝒊,𝒏𝒏) atau nanti, pembayaran tabungan 1x sekaligus sekarang berapa?
𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 • Moves a single payment to n periods earlier in time
𝒏𝒏
+((1+𝒊𝒊)^−𝒏𝒏)

𝒊𝒊 • Untuk biaya BPIH nanti, tabungan per periode mulai sekarang berapa?
2a US SFF (A/F,𝒊𝒊,𝒏𝒏) +(𝒊𝒊/(((1+𝒊𝒊)^𝒏𝒏)–1)) • Takes a single payment and spreads into a uniform series over n earlier
𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏 − 𝟏𝟏
periods. The last payment in the series occurs at the same time as F
04 𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏 − 𝟏𝟏 • Mulai sekarang mengangsur dana pensiun, nanti menjadi berapa?
2b US CAF (F/A,𝒊𝒊,𝒏𝒏) +(((1+𝒊𝒊)^𝒏𝒏)–1)/𝒊𝒊) • Takes a uniform series and moves it to a single value at the time of the last
𝒊𝒊
payment in the series
𝒊𝒊 𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏
• Kalau sekarang mengambil KPR maka angsuran sd lunas nanti berapa?
3a US CRF (A/P,𝒊𝒊,𝒏𝒏) +((𝒊𝒊*(1+𝒊𝒊)^𝒏𝒏)/(((1+𝒊𝒊)^𝒏𝒏)-1)) • Takes a single payment and spreads it into a uniform series over n later
𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏 − 𝟏𝟏
periods. The first payment in the series occurs one period later than P
05 𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏 − 𝟏𝟏
• Untuk rencana return investasi per periode, ekivalensi sekarang berapa?
3b US PWF (P/A,𝒊𝒊,𝒏𝒏) +((((1+𝒊𝒊)^𝒏𝒏)-1)/(𝒊𝒊*(1+𝒊𝒊)^𝒏𝒏)) • Takes a uniform series and moves it to a single payment one period earlier
𝒊𝒊 𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏
than the first payment of the series
• Untuk rencana return investasi per periode yang semakin meningkat secara linier
𝟏𝟏 𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏 − 𝟏𝟏 𝒏𝒏 +(1/𝒊𝒊)*(((((1+𝒊𝒊)^𝒏𝒏)– (arithmatic), ekivalensi sekarang berapa?
4a UG PWF (P/AG,𝒊𝒊,𝒏𝒏) −
𝒊𝒊 𝒊𝒊 𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏 𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏
1)/((𝒊𝒊*(1+𝒊𝒊)^𝒏𝒏)))–(𝒏𝒏/((1+𝒊𝒊)^𝒏𝒏))) • Takes an arithmatic gradient series and moves it to a single payment two
periods earlier than the first nonzero payment of the series
• Mulai sekarang mengangsur dana pensiun yang semakin meningkat secara linier
𝟏𝟏 𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏 − 𝟏𝟏 (atirhmatic), nanti menjadi berapa?
4b UG FWF (F/AG,𝒊𝒊,𝒏𝒏) 𝒊𝒊 𝒊𝒊
− 𝒏𝒏 +(1/𝒊𝒊)*(((((1+𝒊𝒊)^𝒏𝒏)–1)/(𝒊𝒊))–𝒏𝒏) • Takes an arithmatic gradient series and moves it to a single value at the time
of the last payment in the series after n periods later in time
• Mengubah anuitas aritmatik ke anuitas biasa (samarata)
4c UG SF (A/AG,𝒊𝒊,𝒏𝒏) (P/AG,𝒊𝒊,𝒏𝒏) → (A/P,𝒊𝒊,𝒏𝒏) • Takes an arithmatic gradient series of annuity and re-spreads it into a
uniform series over n later periods, the first is one period later than P
08 • Untuk rencana return investasi per periode yang semakin meningkat secara
(𝟏𝟏 − 𝟏𝟏 + 𝒈𝒈 𝒏𝒏 ∗ 𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 − 𝒏𝒏 Ag*((1–((1+g)^𝒏𝒏)* geometrik, ekivalensi sekarang berapa?
5a GG SF (P/Ag,g,𝒏𝒏) 𝑨𝑨𝒈𝒈
• Takes a geometric gradient series and moves it to a single payment two
(𝟏𝟏 − 𝒈𝒈) ((1+𝒊𝒊)^–𝒏𝒏))/(1-g))
periods earlier than the first nonzero payment of the series
• Mulai sekarang mengangsur dana pensiun yang semakin meningkat secara
𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏 − 𝟏𝟏 + 𝒈𝒈 𝒏𝒏
geometrik, nanti menjadi berapa?
5b GG SF (F/Ag,g,𝒏𝒏) 𝑨𝑨𝒈𝒈 Ag*((((1+𝒊𝒊)^𝒏𝒏)–((1+g)^𝒏𝒏))/(1-g)) • Takes a geometric gradient series and moves it to a single value at the time
(𝟏𝟏 − 𝒈𝒈)
of the last payment in the series after n periods later in time
• Mengubah anuitas geometrik ke anuitas biasa (samarata)
5c GG SF (A/Ag,g,𝒏𝒏) (P/Ag,g,𝒏𝒏) → (A/P,𝒊𝒊,𝒏𝒏) • Takes a geometric gradient series of annuity and re-spreads it into a uniform 24
series over n later periods, the first is one period later than P
24 Review: Formula 24
TVoF Time Value of HOMEWORK & EXAM
No Kode Notasi Rumus Kuliah & Tugas Sebelum UTS UTS

[Link] [Link] 3. Menyusun 6 jenis 6..Ayah [Link] [Link] C


1a SP CAF (F/P,𝒊𝒊,𝒏𝒏) (1+𝒊𝒊)𝒏𝒏 [Link] nilai ke
[Link] [Link] [Link]
Tengah faktor lalu diper-
03 [Link] “C”
𝟏𝟏 bandingkan de- [Link] Saat Lulus
1b SP PWF ( P/F,𝒊𝒊,𝒏𝒏) 𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏 [Link] ke Tengah
ngan tabel faktor
𝒊𝒊 yang ada / yang
2a US SFF (A/F,𝒊𝒊,𝒏𝒏) [Link] BPIH [Link] [Link]
𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏 − 𝟏𝟏
ditempelkan dari [Link] [Link]
04 [Link] Worth Analysis : [Link] Alat
𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏 − 𝟏𝟏 textbook (ebook)
2b US CAF (F/A,𝒊𝒊,𝒏𝒏) 𝒊𝒊
[Link] Pensiun [Link]
Engineering

𝒊𝒊 𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏 Economy oleh
3a US CRF (A/P,𝒊𝒊,𝒏𝒏) 𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏 − 𝟏𝟏
[Link] [Link] KPR
Blank Tarquin
05
𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏 − 𝟏𝟏 7th Edition (2012)
3b US PWF (P/A,𝒊𝒊,𝒏𝒏) 𝒊𝒊 𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏
[Link] [Link]. Present Worth Analysis [Link]

𝟏𝟏 𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏 − 𝟏𝟏 𝒏𝒏
4a UG PWF (P/AG,𝒊𝒊,𝒏𝒏) 𝒊𝒊 𝒊𝒊 𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏

𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏

𝟏𝟏 𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏 − 𝟏𝟏
4b UG FWF (F/AG,𝒊𝒊,𝒏𝒏) 𝒊𝒊 𝒊𝒊
− 𝒏𝒏

4c UG SF (A/AG,𝒊𝒊,𝒏𝒏) (P/AG,𝒊𝒊,𝒏𝒏) → (A/P,𝒊𝒊,𝒏𝒏)

08
(𝟏𝟏 − 𝟏𝟏 + 𝒈𝒈 𝒏𝒏 ∗ 𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 − 𝒏𝒏
5a GG SF (P/Ag,g,𝒏𝒏) 𝑨𝑨𝒈𝒈
(𝟏𝟏 − 𝒈𝒈)

𝟏𝟏 + 𝒊𝒊 𝒏𝒏 − 𝟏𝟏 + 𝒈𝒈 𝒏𝒏
5b GG SF (F/Ag,g,𝒏𝒏) 𝑨𝑨𝒈𝒈
(𝟏𝟏 − 𝒈𝒈)

5c GG SF (A/Ag,g,𝒏𝒏) (P/Ag,g,𝒏𝒏) → (A/P,𝒊𝒊,𝒏𝒏) 25

25 Review: Formula
SP Single Payment (Compound Amount Factor)

Kelompok Uraian Formula Notasi


1a – F/P
Single Payment Compound
Single Payment SPCAF F = P (1+ 𝒊𝒊)n ( F/P, i, n )
Amount Factor

F?

P
Akhir tahun 1 : F = P + iP = P (1+i)1
Akhir tahun 2 : F = P (1+i) + iP (1+i) = P (1+i)2
Akhir tahun 3 : F = P (1+i)2 + iP (1+i)2 = P (1+2i2+i3) = P (1+i)3
:
:
Akhir tahun n-1 : F= = P (1+i)n-1
Akhir tahun n : F= = P (1+i)n

(F/P, i, n)
26

26 Single Payment
SP F/P : Future Value of a Single Amount

Excel

27

27 Single Payment
SP Single Payment (Compound Amount Factor)

4 Alternatif Cara Perhitungan Formula :


1
1. Menggunakan Rumus - di Kalkulator atau biasanya di Excel
→ Menuliskan rumus lengkap dengan notasi "tanda kurung" dll

2
2. Menggunakan Formula - yang hanya ada di fasilitas Excel
→ Mengisikan angka atau cell excel pada formula "Financial"

3
3. Menggunakan Tabel Faktor - dilanjutkan di Kalkulator atau Excel
→ Mengalikan langsung dengan angka dari tabel faktor
(biasanya hanya hingga 4 angka di belakang koma)

4
4. Menggunakan Kalkulator Finansial - yang dibuat khusus
→ Sesuai dengan manual operasi kalkulator Finansial
28

28 Single Payment
SP Single Payment (Compound Amount Factor)

4 Alternatif Cara Perhitungan Formula :


1
1. Menggunakan Rumus - di Kalkulator atau biasanya di Excel
→ Menuliskan rumus lengkap dengan notasi "tanda kurung" dll

+((1+𝒊𝒊)^𝒏𝒏) +((1+𝒊𝒊)^𝒏𝒏)

+(1/((1+𝒊𝒊)^𝒏𝒏)) +(1/((1+𝒊𝒊)^𝒏𝒏))
atau atau
+((1+𝒊𝒊)^−𝒏𝒏) +((1+𝒊𝒊)^−𝒏𝒏)
29

29 Single Payment
SP Single Payment (Compound Amount Factor)

4 Alternatif Cara Perhitungan Formula :


2
2. Menggunakan Formula - yang hanya ada di fasilitas Excel
→ Mengisikan angka atau cell excel pada formula "Financial"

30

30 Single Payment
SP Formula Excel : PV

Excel

31

31 Single Payment
SP Formula Excel : FV

Excel

32

32 Single Payment
SP Single Payment (Compound Amount Factor)

4 Alternatif Cara Perhitungan Formula :


3
3. Menggunakan Tabel Faktor - dilanjutkan di Kalkulator atau Excel
→ Mengalikan langsung dengan angka dari table faktor
(biasanya hanya hingga 4 angka di belakang koma)

33

33 Single Payment 33
SP Single Payment (Compound Amount Factor)

4 Alternatif Cara Perhitungan Formula :


4
4. Menggunakan Kalkulator Finansial - yang dibuat khusus
→ Sesuai manual operasi kalkulator Finansial

34

34 Single Payment
SP Single Payment (Compound Amount Factor) : F/P

35

35 Single Payment
SP Single Payment (Compound Amount Factor) : F/P

P = $ 500 F=?
i = 6% APR (Annual Percentage Rate)
(compunded yearly)
n = 3 years
F = ? → F/P,i,n

0 1 2 3

$500
F / P, i , n F / P, i , n F / P, i , n
Cara 1) dengan rumus Cara 2) formula excel Cara 3) tabel faktor
F = P(1+i)n F = Rate, Nper, PV F = P(F/P,i,n)
= P*(1+i)^n = 595.508 = 500*(1.1910)
= +500*(1+0,06)^3 = 595.5
= 595.508

36

36 Single Payment
SP Single Payment (Compound Amount Factor) : F/P

37

37 Single Payment
SP Single Payment (Compound Amount Factor) : F/P

P = $ 4,500 (n=0) dan $ 3,000 (n=4) F=?


i = 5% APR (compounded monthly)
n = 6 years & 2 years
F = ? → F/P,i,n

0 1 2 3 4 5 6
$3,000
$4,500
F / P, i , n F / P, i , n F / P, i , n
Cara 1) dengan rumus Cara 2) formula excel Cara 3) tabel faktor
F = P(1+ )n*m + P(1+ )n*m
𝑖𝑖 𝑖𝑖 F = Rate, Nper, PV Tidak ada
𝑚𝑚 𝑚𝑚
0,05 (6*12) + Rate, Nper, PV (not applicable)
= 4,500*(1+( ))^ = 6,070.57984871436
12
0,05 (2*12)
+ 3,000*(1+( ))^ +
12
= 6,070.57984871436 3,314.82400667498
+ = 9,385,40385538934
3,314.82400667498
38
= 9,385,40385538934 Single Payment
38
SP Single Payment (Present Worth Factor) : P/F

Kelompok Uraian Formula Notasi


1b – P/F
Single Payment Present 𝟏𝟏
Single Payment SPPWF P= F ( P/F, i, n )
Worth Factor 𝟏𝟏+𝒊𝒊 𝒏𝒏

?P
Rumus SPCAF : F = P (1+i)n
:
:
1
Rumus SPPWF : P=F 𝑛𝑛 → Reciprocal
1+𝑖𝑖

(P/F, i, n)

39

39 Single Payment
SP Single Payment (Present Worth Factor) : P/F

40

40 Single Payment 40
SP Single Payment (Present Worth Factor) : P/F

F = $ 800 $800
i = 5% APR (Annual Percentage Rate)
(compounded yearly)
n = 4 years
P = ? → P/F,i,n

0 1 2 3 4

P=?
P / F, i , n P / F, i , n P / F, i , n
Cara 1) dengan rumus Cara 2) formula excel Cara 3) table faktor
1
P = F( 1+𝑖𝑖 𝑛𝑛) P = Rate, Nper, FV F = P(F/P,i,n)
= 658.161979833506 = 800*(0.8227)
= F*(1+i)^(-n)
= 658.16
= +800*(1+0,05)^(-4)
= 658.161979833506
41

41 Single Payment
SP Single Payment (Present Worth Factor) : P/F
Untuk mengantisipasi biaya overhaul mesin-mesin produksi di masa yang akan Rp 25
datang, sebuah industri berinvestasi dengan membeli sertifikat SUN (Surat U-
tang Negara) yang menjamin memberi bunga sebesar 8% per tahun. Apabila
Juta
kegiatan overhaul dijadwalkan akan dilaksanakan 5 tahun yang akan datang,
berapakah nilai minimal sertifikat SUN yang harus dibeli sekarang, apabila bia-
ya overhaul yang akan dibutuhkan nantinya diperkirakan minimal Rp 25 Juta?
Prof Salengke MSc PhD, Unhas, 2012

0 1 2 3 4 5
P=?
P / F, i , n P / F, i , n P / F, i , n
Cara 1) dengan rumus Cara 2) formula excel Cara 3) table faktor
1
P = F( 1+𝑖𝑖 𝑛𝑛) P = Rate, Nper, FV F = P(P/F,i,n)
= 17.014.579,9258438 = 25.000.000*(0,6806)
= F*(1+i)^(-n)
= 17.015.000
= +25Juta*(1+0,08)^(-5)
= 17.014.579,9258438
42

42 Single Payment
SP Single Payment (Present Worth Factor) : P/F
Seorang wirausaha berinvestasi Rp 800 Juta untuk sebuah industri kecil yang memproduksi
traktor tangan. Berdasarkan hasil analisis biaya & pasar, laba bersih yang diharapkan akan
diperoleh pada pengoperasian sepuluh tahun pertama pabrik tsb terlihat pada tabel di bawah.
Apabila i=10% per tahun, hitung:
a) Nilai ekivalen saat ini semua laba bersih 10 thn pengoperasian industri tsb.
b) Apakah industri tersebut menguntungkan?
Prof Salengke MSc PhD, Unhas, 2012
56 Juta

78 Juta

124 Juta

146 Juta

174 Juta

156 Juta

170 Juta

175 Juta

170 Juta

187 Juta
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Rp800Juta
P / F, i , n P / F, i , n P / F, i , n
Cara 1) dengan rumus Cara 2) formula excel Cara 3) tabel faktor
1
P = F( 1+𝑖𝑖 𝑛𝑛) P = Rate, Nper, FV P = P(P/F,i,n)
= F*(1+i)^(-n) = Dijumlah n=1 sd n=10 = 817,4136
= Dijumlah n=1 sd n=10
= 817,422005804792 = 817,422005804792 43

43 Single Payment
SP Single Payment (Present Worth Factor) : P/F

44

44 Single Payment 44
SP Single Payment (Present Worth Factor) : P/F

F = $ 400 (n=3) dan $ 600 (n=5) $600


i = 12% APR (Annual Percentage Rate)
(compounded yearly) $400
n = 3 years & 5 years
P = ? → P/F,i,n

0 1 2 3 4 5
P=?
P / F, i , n P / F, i , n P / F, i , n
Cara 1) dengan rumus Cara 2) formula excel Cara 3) tabel faktor
1 1
P = F( 1+𝑖𝑖 𝑛𝑛) + F( 1+𝑖𝑖 𝑛𝑛)
P = Rate, Nper, FV P = P(F/P,i,n)
= F*(1+i)^(-n)
+ F*(1+i)^(-n) = 625.168212556524 = 600*(0.5674)
= +600*(1+0,12)^(-5) + 400*(0.7118)
+ +400*(1+0,12)^(-3) = 340.44
= 340.45611343116 + 284.72
+ 284.712099125364
= 625.168212556524 = 625.16 45

45 Single Payment
SP P/F : Present Value of a Single Amount

Excel

46

46 Single Payment
Interest Simple vs Compound Interest

Simple Interest Compound Interest


Uraian
(Bunga Tunggal) (Bunga Majemuk)
Istilah Bunga sederhana Bunga berbunga
• Bunga hanya dikenakan ke pokok • Bunga yang belum dibayar
Excel pinjaman, sesuai periodenya (tertunggak) akan ditambahkan
misal per tahun (per annum) ke pokok pinjaman
• Bunga tidak dikenakan ke bunga • Bunga selanjutnya terhadap
pokok pinjaman yang baru tsb
Suku Bunga :
Simple Interest Compound Interest
10% pa
Akhir Tahun ke Pokok Utang Bunga Utang Posisi Utang Pokok Utang Bunga Utang Posisi Utang
1 10.000 1.000 11.000 10.000 1.000 11.000
2 1.000 12.000 1.100 12.100
3 1.000 13.000 1.210 13.310
4 1.000 14.000 1.331 14.641
1.000 15.000 1.464 16.105
5
Bayar Pokok + Bunga 15.000 Bayar Pokok + Bunga 16.105
47

47 Review: Interest (WACC)


Interest Nominal vs Effective Interest

Nominal Interest Effective Interest


Uraian
(Bunga Nominal) (Bunga Efektif)
Contoh Bunga nominal 12% per tahun Bunga efektif 1% per bulan
Rumus n.m
1
 r 
n.m
 r 
dasar = 1 +  − 1 = 1 +  −1
interest =  1 
m  m
Excel m : periode pengulangan yang
dimajemukkan (dalam 1
m : periode pengulangan yang
dimajemukkan (dalam 1 tahun
tahun 1 kali) m kali)
r : bunga nominal pertahun r : bunga nominal pertahun
i : bunga efektif i : bunga efektif
n : panjang interval waktu (n = 1 n : panjang interval waktu (n = 1
sebagai wujud satuan pa atau sebagai wujud satuan pa atau
per annum) per annum)
c : nxm=nx1=n c : nxm
(dalam 1 tahun = 1) (dalam 1 tahun = 12)
Rumus 1 1.12
masing2  0.12   0.12 
= 1 +  − 1 = 0.12 = 12% = 1 +  − 1 = 0.1268 = 12.68%
interest =  1   12  48

48 Review: Interest (WACC)


Biaya Pendanaan

49

49 Review: Interest (WACC)


Biaya Pendanaan

Sebuah perusahaan harus mendapatkan pendanaan modal dari investor


dan/atau pemberi pinjaman (capital financing) lalu kemudian
menginvestasikan dana tersebut dalam perlengkapan, peralatan, dan sumber
daya lain (capital allocation) untuk memproduksi barang dan/atau jasa untuk
dijual. Pendapatan dari rekayasa (engineering) dan proyek modal lainnya
yang terlibat harus memperoleh pengembalian (return) yang memadai atas
dana yang telah diinvestasikan dalam bentuk keuntungan (kekayaan
tambahan) jika perusahaan ingin mencapai pertumbuhan ekonomi dan
menjadi kompetitif di masa depan.
Sumber: Engineering Economy, 13th edition, William G. Sullivan [Link]., Pearson International Edition, 2006 50

50 Review: Interest (WACC)


Biaya Pendanaan
 Dari hasil analisa keuangan diperoleh bahwa arus kas (Free Cash Flows to Firm)
proyek jalan tol Cibubur-Cileungsi-Bekasi dapat memberikan arus pengembalian
internal (IRR) sebesar 16.90%.
 Bila investasi menggunakan struktur pendanaan terdiri dan 35% Equity : 65%
Debt serta kondisi biaya hutang (Kd) = 12% dan biaya modal (Keu) = 14% ke dalam
analisa arus kas memberi indikasi bahwa investasi proyek jalan tol layak untuk
diIaksanakan karena memenuhi kriteria aspek finansial
 WACC < IRR → NPV > 0 (positif)
 Namun dengan menggunakan rumusan angsuran pengembalian pinjaman (bunga
dan pokok pinjaman) secara tetap selama jangka waktu 15 tahun, diperoleh arus
kas proyek belum mampu membayar angsuran pokok pinjaman selama 3 tahun
sejak mulai dioperasikan. Sedangkan arus kas (Free Cash Flows to Equity) dapat
memberikan arus pengembalian internal (IRR) kepada investor sebesar 16.82%.
 Struktur pendanaan terdiri dari 35% E : 65% D merupakan struktur pendanaan
yang paling kritis terhadap keputusan investor untuk menanamkan modalnya
karena arus kas investor sangat peka/sensitif terhadap perubahan akibat
peningkatan suku bunga Iebih besar 0.15%, peningkatan biaya investasi lebih
besar 2% dan penurunan pendapatan tol lebih besar 2%. Sehingga dapat
dikatakan bahwa investasi jalan tol pada kondisi saat ini sangat beresiko. 51

51 Review: Interest (WACC)


Biaya Pendanaan

52

52 Review: Interest (WACC)


Universitas Jenderal Ahmad Yani
Fakultas Teknik
Jurusan Teknik Sipil
TS 3233 Ekonomi Rekayasa

Materi #03 Ekonomi Rekayasa


SP-CAF/PWF

53

53 Introduksi Review: Formula Single Payment Review: Interest (WACC)

Anda mungkin juga menyukai