0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan2 halaman

Kerangka Konsep dan Hipotesis Penelitian

Bab ini menjelaskan kerangka konsep, definisi operasional, dan hipotesis penelitian. Kerangka konsep menunjukkan hubungan antara variabel independen (kompres hangat serai) dan variabel dependen (nyeri sebelum dan sesudah intervensi). Definisi operasional memberikan pengukuran variabel melalui alat ukur dan cara pengukuran. Hipotesis penelitian membandingkan rata-rata skala nyeri sebelum dan sesudah intervensi kompres hangat.

Diunggah oleh

Indah Budiarti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan2 halaman

Kerangka Konsep dan Hipotesis Penelitian

Bab ini menjelaskan kerangka konsep, definisi operasional, dan hipotesis penelitian. Kerangka konsep menunjukkan hubungan antara variabel independen (kompres hangat serai) dan variabel dependen (nyeri sebelum dan sesudah intervensi). Definisi operasional memberikan pengukuran variabel melalui alat ukur dan cara pengukuran. Hipotesis penelitian membandingkan rata-rata skala nyeri sebelum dan sesudah intervensi kompres hangat.

Diunggah oleh

Indah Budiarti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB III

KERANGKA KONSEP, DEFINISI OPERASIONAL


DAN HIPOTESIS PENELITIAN

A. Kerangka Konsep
Kerangka konsep dalam penelitian ini adalah suatu hubungan atau
kaitan antara konsep satu terhadap konsep yang lainnya, atau antara variable
yang satu dengan variable yang lain dari masalah yang ingin di teliti
(Notoatmodjo, 2018).
Konsep yang dapat diamati atau diukur melalui ukuran atau ciri yang
lebih dikenal dengan nama variabel. Variabel adalah ukuran atau ciri yang
dimiliki oleh anggota-anggota atau suatu kelompok yang berbeda yang
dimiliki kelompok lain. Variabel dibedakan menjadi dua yaitu variabel
independen (bebas, sebab, mempengaruhi) dan variabel dependen (tergantung,
akibat, terpengaruh).
Variabel idependen dalam penelitian ini adalah kompres hangat
berdasarkan kerangka teori pengaruh kompres hangat terhadap reumatoid
artritis, maka kerangka konsep spiritual dapt dirumuskan sebagai berikut:

Bagan 3.1 Kerangka Konsep


Nyeri sebelum Nyeri setelah
diberikan kompres hangat serai
diberikan
intervensi intervensi
A. Definisi Operasional
Defini Operasional adalah untuk mengarahkan kepada pengukuran atau
penggalaman terhadap variable-variabel yang bersangkutan serta pengembanan
instrument (alat ukur).

Variabel Definisi Alat ukur Cara Hasil ukur Skala


Operasional ukur
Kompres Pemberian SOP Memberikan teknik Normal
hangat serai intervensi kompres kompres hangat
hangat serai serai, yang
terhadap nyeri diberikan pagi dan
reumatoid artritis
sore hari, selama 3
hari berturut-turut
dengan durasi 15
menit.
Terhadap Hasil pengukuran Numerical Skala nyeri: Normal
nyeri terhadap reumatoid rating a. 0: tidak nyeri
reumatoid artritis scale b. 1-3: nyeri
artritis pada yang dirasakan (NRS) ringan
lansia nyeri di daerah
sekitar sendi. Di c. 4-6: nyeri
lakukan pengecekan sedang
nyeri sebelum d. 7-9: nyeri berat
dilakukan intervensi e. 10: nyeri sangat
dan setelah berat
dilakukan intervensi

B. Hipotesis
Hipotesis adalah suatu jawaban sementara dari pertanyaan penelitian, hipotesis
berfungsi untuk menentukan arah pembuktian pada sebuah penelitian(Notoatmodjo,
2018).
Ha: Terdapat perbedaan rata-rata skala nyeri sebelum dan setelah diberikan
kompres hangat serai di wilayah kerja puskesmas nagaswidak palembang.
Ho : Tidak perbedaan rata-rata skala nyeri sebelum dan setelah diberikan kompres
hangat serai di wilayah kerja puskesmas nagaswidak palembang.

Anda mungkin juga menyukai