Outlook dan Strategi
Peningkatan Kinerja Kementerian
Agama Berdasarkan Hasil
Pengawasan
Faisal
Inspektur Jenderal
VISI DAN MISI
KEMENTERIAN AGAMA 2020-2024
“Kementerian Agama yang profesional dan terpercaya
dalam membangun masyarakat yang saleh, moderat,
cerdas dan unggul untuk mewujudkan Indonesia Maju yang
Berdaulat, Mandiri, dan berkepribadian berdasarkan
Gotong Royong”
Identifikasi Risiko Strategis
Program Prioritas Risiko Strategis
Penguatan Moderasi 1. Politik Identitas menjelang 2024 berisiko menodai
7 Program Prioritas Kementerian Agama
Inspektorat Jenderal Beragama kerukunan umat.
hadir sebagai: 2. ASN terindikasi tidak moderat dan berafiliasi politik praktis Penguatan Moderasi Beragama
Transformasi Digital Transformasi Digital jalan di tempat
Transformasi Digital
Revitaliasi KUA 1. PBJ tidak sesuai ketentuan
Strategic 2. Kinerja layanan tak sesuai standar
Partner Revitalisasi KUA
Kemandirian Pesantren 1. Tidak tepat prosedur, jumlah dan administrasi
2. Tidak tepat guna dan sasaran
Kemandirian Pesantren
EARLY WARNING Religiosity Index 1. Validitas data tidak akurat
SYSTEM 2. Peta risiko konflik keagamaan dan mitigasinya belum Religiosity Index
tersedia
QUALITY ASSURANCE Cyber Islamic University
Cyber Islamic University 1. Kualitas & kuantitas layanan Tridharma belum optimal
2. Penerapan SNP tidak terpenuhi
TRUSTED ADVISOR/
Tahun Toleransi Risiko ternodai menjelang tahun politik Tahun Toleransi
CONSULTING
SERVICE Layanan Publik 1. Layanan tidak prima
(Keagamaan & Pendidikan) 2. Potensi fraud
Capaian Kinerja Pengawasan 2022
1. Mengawal P3DN Kemenag dengan realisasai SIRUP Rp26,7 T dan realisasi PDN Rp3,6 T;
2. Berhasil menekan proyek SBSN yang melewati tahun anggaran dan berpotensi KDP dari 63 lokasi menjadi
22 lokasi;
3. Mendorong perbaikan Anomali Data Kepegawaian;
4. Mendampingi program ZI-WBK/WBBM sehingga dicapai 2 Satker WBK dan 2 Satker WBBM dibanding
capaian tahun 2021 sebanyak 2 satker WBK;
5. Mengawal implementasi Moderasi Beragama;
6. Mendorong tata Kelola zakat yang transparan dan akuntabel;
7. Memperkuat pengawasan haji mulai persiapan sampai pasca operasional haji;
8. Mengawal BIPIH yang berkeadilan dan berkelanjutan;
9. Mengawal revitalisasi KUA dan memoles performa layanan;
[Link] percepatan transformasi digital layanan publik;
[Link] kualitas pendidikan melalui pengawasan tata kelola SBSN;
[Link] kebermanfaatan dan percepatan pencairan BOS dan PIP.
APP 3 SEKTOR
Penguatan a. Efektifitas Pelaksanaan Program Moderasi Beragama
Pemahaman 1 Penguatan Moderasi Beragama
b. Akuntabilitas Pelaksanaan Program Moderasi Beragama
dan Peningkatan Kerukunan dan a. Kerukunan Umat Beragama
2
10 TEMA
Pengamalan Pelayanan Umat Beragama b. Kualitas Pelayanan Kehidupan Beragama
Ajaran Agama Peningkatan Penyelenggaraan Haji a. Akuntabilitas Pengelolaan dan Pelayanan Haji
3 dan Umroh yang Profesional b. Implementasi Pengawasan Penyelenggara Umrah dan Haji Khusus
Peningkatan Penyelenggaraan
a. Pelayanan Registrasi dan Sertifikasi Halal yang Profesional
4 Jaminan
b. Peningkatan Pengawasan dan Perlindungan Produk Halal
Produk Halal yang Profesional
Penguatan a. Penerapan pelaksanaan pemberian Perizinan Lembaga d. Pemanfaatan hasil penelitian dan pengabdian
Pengawasan Peningkatan Mutu dan Akses
b. Peningkatan Sarana Prasarana pada lembaga Pendidikan masyarakat
Pendidikan 1 Pendidikan Agama dan Keagamaan
c. Efektivitas Bantuan PIP, BOS, dan bantuan lembaga e. Efektivitas Bantuan KIP Kuliah dan Bantuan
29 TOPIK
(termasuk beasiswa) Operasional Perguruan Tinggi
f. Akuntabilitas Program Kemandirian Pesantren.
Peningkatan Kualitas Pengajaran a. Penerapan kurikulum merdeka dan pendidikan vokasi (termasuk PAUD dan pendidikan inklusi)
2 dan Penge-lolaan Pendidik & b. Peningkatan kompetensi dan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan
Tenaga Kependidikan
Peningkatan Tata Kelola a. Alokasi pembiayaan dan pemanfaatan anggaran pendidikan c. Data dan Informasi Pendidikan
3 Pendidikan b. Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan (SPM) d. Pengelolaan BLU dan nonBLU pada PTKN
Agama dan Keagamaan
Tata Kelola Penguatan Penyelenggaraan a. Penguatan Tata Kelola c. Transformasi Digital
dan Reformasi 1 Pemerintahan yang Baik dan
b. Penataan SDM d. Pengendalian Kecurangan
Bersih
Birokrasi Penguatan Akuntabilitas a. Penguatan Perencanaan dan Penganggaran
2 Perencanaan, Penganggaran dan b. Kualitas Penyerapan Anggaran
Realisasi
a. Tata kelola UKPBJ
Penguatan Mekanisme Pengadaan
3 Barang dan Jasa
b. Perencanaan dan Penganggaran Pengadaan Barang dan Jasa Sumber dana SBSN dan PHLN
c. Realisasi Proyek Barang dan Jasa Sumber Pendanaan SBSN dan PHLN
Paradigma Baru Pengawasan
STRATEGIC PARTNER
Institute of Internal Auditor (IIA, 2020)
Peran APIP sebagai mitra strategis (strategic partner) yang membantu pimpinan dan jajaran
manajemen dalam menyelesaikan berbagai masalah penyelenggaraan pemerintahan
EARLY WARNING QUALITY TRUSTED ADVISOR
SYSTEM ASSURANCE (CONSULTING SERVICES)
Langkah Strategis di Tahun 2023
1 Penguatan Satuan Pengawasan Internal (SPI) di PTKN 4 Peningkatan peran Itjen sebagai konsultan
Pengawasan akan difokuskan pada area strategis dan Penanganan dumas yang bersifat non prioritas
2 5 dikembalikan kepada pimpinan satuan kerja dan dipantau
pelayanan publik
oleh Itjen
Perubahan metode pengawasan dari konvensional Pembahasan pelibatan Pengawas Madrasah untuk
3 6
menuju berbasis elektronik melakukan pengawasan kinerja
Renungan
“Sesungguhnya Allah mencintai orang yang jika melakukan suatu pekerjaan, dilakukan secara itqan
(tepat, terarah, dan tuntas)”
(HR. Thabrani)
Sekali anda mengerjakan sesuatu, jangan takut gagal dan jangan tinggalkan itu. Orang-orang yang
bekerja dengan ketulusan hati adalah mereka yang paling Bahagia.
(Chanakya)
IG: faisal_alihasyim