0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan36 halaman

Definisi dan Rumus Integral Tak Tentu

Dokumen tersebut membahas tentang integral tak tentu, yang merupakan kebalikan dari operasi turunan. Integral tak tentu mengandung konstanta karena belum memiliki nilai pasti. Dokumen tersebut juga menjelaskan aturan dasar integral tak tentu seperti aturan pangkat, sifat linearitas, dan contoh integral beberapa fungsi sederhana.

Diunggah oleh

Jason Chyiziawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan36 halaman

Definisi dan Rumus Integral Tak Tentu

Dokumen tersebut membahas tentang integral tak tentu, yang merupakan kebalikan dari operasi turunan. Integral tak tentu mengandung konstanta karena belum memiliki nilai pasti. Dokumen tersebut juga menjelaskan aturan dasar integral tak tentu seperti aturan pangkat, sifat linearitas, dan contoh integral beberapa fungsi sederhana.

Diunggah oleh

Jason Chyiziawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

S INTEGRAL

ULU
LK
KA
G RA L
INT E
A G A I
BER B
NG SI
FU
o k 1
Kel om p
ANGGOTA
Gr ace Maria VP
1305622002

Chyka Kharisma F
1305622055

in a M Z
Andi Tab
1305 62 20 56
DEFINISI INTEGRAL

Integral secara sederhana dapat disebut sebagai


invers (kebalikan) dari operasi turunan. Integral
dibedakan menjadi dua yaitu integral tak tentu dan
integral tentu.

Integral tak tentu merujuk pada definisi integral


sebagai invers (kebalikan) dari turunan, sedangkan
integral tentu didefinisikan sebagai jumlahan suatu
daerah yang dibatasi kurva atau persamaan
tertentu.
RUM US
EGR AL
INT fu n g si se de rh ana
at s ua tu
t ad alah
te rd ap te rse bu
is alk an i fu ng si
M al dar
Inte gr
a x^ n .

a n g a n:
Keter ien
k o ef is
k: iabel
riab el ari var
x : va rajat d
ka t/ de
p a n g
n : ta
n sta n
C : ko
G R AL
INT E
T AK
TE N TU
DEFINISI INTEGRAL TAK TENTU

suatu fungsi baru yang punya turunan dari fungsi

aslinya dan fungsi tersebut belum memiliki nilai pasti.

Itulah mengapa dalam integral tak tentu ada

konstanta (C).
ATURAN
DASAR
INTEGRAL
TAK
TENTU
TEOREMA 1.1
Aturan Pangkat

Bilangan rasional
adalah suatu
bilangan yang bisa
diubah menjadi
pecahan biasa
(a/b)
Contoh Soal teorema 1.1
TEOREMA 1.2
Integral Tak-Tentu Adalah Operator Linear
Contoh Soal teorema 1.2
TEOREMA 1.3
Integral Tak-Tentu Adalah Operator Linear
Contoh Soal teorema 1.3
TEOREMA 1.4
Integral Tak-Tentu Adalah Operator Linear
Contoh Soal teorema 1.4
TEOREMA 1.5
Aturan Pangkat Yang Digeneralisir

fungsi yang dapat


diferensiasi adalah
fungsi yang
mempunyai
turunan
Contoh Soal teorema 1.5
SIFAT INTEGRAL TAK TENTU
Integral tak tentu bersifat linear
𝐷𝑥 adalah suatu operator linear.

Integral tak tentu mempuyai sifat-sifat

yang dapat didasarkan pada sifat-

sifat turunan.

Integral tak tentu tidak punya batas

dan belum punya nilai yang jelas

yang dilambangkan dengan

konstanta ( C )
INTEGRAL FUNGSI
KONSTAN

∫1dx = x+C
Contoh
Berapa nilai integral berikut
∫ 1 dx?

Maka dengan mudah


berdasarkan aturan tersebut

diperoleh 1 dx = x+C
INTEGRAL FUNGSI
VARIABEL
Contoh
Hitunglah ʃ 2 dx !
Turunan dari 2x+C adalah 2

Jadi, ʃ 2 dx = 2x
+ C
0+1

0+1

= 2x +
C
1
= 2x + C

FU NG SI
EG RA L
INT KA T
RP AN G
BE
H SOAL
CONTO

pembahasan
H SOAL
CONTO

pembahasan
FU N GS I
EG RA L
INT SIA L
SPO N EN
EK
a ng an Euler (e)
Bil
d alah b ilangan
a ilai
n al yang bern
irasio
82 8 1 8 28… (dan
2,71
ya)
seterusn

0
bih be sar dari
a le a
oleh sam
a tidak b
-1
dengan
H SOAL
CONTO

pembahasan
H SOAL
CONTO

pembahasan
UN GSI

GRA L F
INTE
BA R
ALJA
H SOAL
CONTO

pembahasan
UNGSI

GR AL F
INTE
AK AR
H SOAL
CONTO

pembahasan
CONTOH SOAL DARI UNIVERSITAS
KRISTEN INDONESIA
CONTOH SOAL DARI UNIVERSITAS
UDAYANA

∫(2X +3X +7) DX


5 2
CONTOH SOAL DARI UNIVERSITAS
KRISTEN INDONESIA
LATIHAN SOAL

1.∫5X DX =
7

2.∫(12X −4X+1)DX =
2

3. ∫3 DX X
-2
2

Anda mungkin juga menyukai