0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
105 tayangan33 halaman

IBPRP: Identifikasi dan Pengendalian Risiko K3

Tabel 1.1 merangkum identifikasi bahaya, penilaian risiko, skala prioritas dan pengendalian risiko K3 untuk pekerjaan galian dengan bahaya tertimpa longsoran tanah serta menunjukkan penanggung jawab K3 untuk pengendaliannya.

Diunggah oleh

Bordju
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
105 tayangan33 halaman

IBPRP: Identifikasi dan Pengendalian Risiko K3

Tabel 1.1 merangkum identifikasi bahaya, penilaian risiko, skala prioritas dan pengendalian risiko K3 untuk pekerjaan galian dengan bahaya tertimpa longsoran tanah serta menunjukkan penanggung jawab K3 untuk pengendaliannya.

Diunggah oleh

Bordju
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

IDENTIFIKASI BAHAYA

PENILAIAN
RISIKO DAN PENGENDALIAN ( IBPRP )
DALAM RK3K

Oleh : ABDUL WAHID LUTHFI ROFIUDDIN


PETUGAS K3
CV. NALENDRA PUTRA
PERKENALAN
NAMA : ABDUL WAHID LUTHFI ROFIUDDIN
TEMPAT/ TGL LAHIR : DEMAK / 25 APRIL 1993
ALAMAT : PECUK RT.1 RW.1 [Link]-DEMAK

PENGALAMAN KERJA : 1993 s/d 2005 PT. RAKA UTAMA > SITE MANAGER
2005 s/d 2007 PT. MEGAPOLITAN > MANAGER PROYEK
2008 s/d 2013 [Link] GROUP > MANAGER PROYEK
2013 s/d skrg PT. SEPRO INDOTAMA > KOMISARIS
2013 s/d skrg PT. ALKON INDO SEJAHTERA >
MANAJEMEN REPRESENTAIF

SERTIFIKASI PERSONIL : PETUGAS K3 KONSTRUKSI


RENCANA K3 KONTRAK PELAKSANAAN ( PERMEN PU 05 /PRT/M/2014 )

Peningkatan
berkelanjutan
1. Kebijakan K3
6. Tinjauan Ulang
Kinerja K3

2. Organisasi K3

5. Pemeriksaan dan
Evaluasi Kinerja K3
3. Perencanaan K3
3. 1 Ident Bahaya,Penilaian Risiko
& Pengendalian Risiko K3
3.2 Pemenuhan Per UU &
Persyaratan Lainnya
3.3 Sasaran dan Program
K3
4. Pengendalian
Operasional K3

3
Rencan aK 3Kontra (RK3K)
k

RK3K adalah dokumen lengkap rencana


penyelenggaraan SMK3 Konstruksi Bidang PU dan
merupakan satu kesatuan dengan dokumen
kontrak suatu pekerjaan konstruksi, yang dibuat
oleh Penyedia Jasa dan disetujui oleh Pengguna
Jasa, untuk selanjutnya dijadikan sebagai sarana
interaksi antara Penyedia Jasa dengan Pengguna
Jasa dalam penyelenggaraan SMK3 Konstruksi
Bidang PU.

4
Lampiran 2
Format Rencana K3 Kontrak (RK3K)
RENCANAKESELAMATANDAN
KESEHATAN KERJA
KONTRAK(RI{3K)

/digunakan untuk pelaksanaan pekerjaan]

DAFTAR ISI

A. Kebijakan K3
B. Organisasi K3
C. Perencanaan K3
C. l. Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Skala Prioritas, Pengendalian
Risiko K3, Penanggung Jawab
C.2. [Link] Peraturan Perundang-undangan dan Persyaratan Lainnya
C.3. Sasaran dan Program K3
[Link] Operasional K3
E. Pemeriksaan dan Evaluasi Kirierja K3
F. Tinjauan Ulang Kirierja K3
DEFINISI

• Risiko K3 Konstruksi adalah ukuran kemungkinan


kerugian terhadap keselamatan umum, harta benda, jiwa
manusia dan lingkungan yang dapat timbul dari sumber
bahaya tertentu yang terjadi pada pekerjaan konstruksi.

• Manajemen Risiko adalah proses manajemen terhadap


risiko yang dimulai dari kegiatan mengidentifikasi bahaya,
menilai tingkat risiko dan mengendalikan risiko.

• Penilaian Tingkat Risiko K3 Konstruksi dapat dilakukan


dengan memadukan nilai kekerapan/frekuensi terjadinya
peristiwa bahaya K3 dengan keparahan/kerugian/dampak
kerusakan yang ditimbulkannya.
6
RISIKO K3

Risiko K3 adalah perpaduan antara peluang dan frekuensi


terjadinya peristiwa K 3 dg akibat yg ditimbulkannya dalam
kegiatan konstruksi . v
 Mempunyai 2 dimensi/parameter yaitu peluang/probability
dan akibat/konsekuensi
 RISIKO = Probability/Peluang x Konsekuensi /A kibat

7
KATEGORI TINGKAT RISIKO K3

 Risiko Tinggi, mencakup pekerjaan konstruksi yg


pelaksanaannya berisiko sangat membahayakan
keselamatan umum, harta benda, jiwa manusia, dan
lingkungan serta terganggunya kegiatan konstruksi.
 Risiko Sedang, Mencakup pekerjaan konstruksi yg
pelaksanaannya dpt berisiko membahayakan
keselamatan umum, harta benda dan jiwa manusia
serta terganggunya kegiatan konstruksi.
 Risiko Kecil , mencakup pekerjaan konstruksi yg
pelaksanaannya tidak membahayakan keselamatan
umum dan harta benda serta terganggunya kegiatan
konstruksi.
8
DEFINISI

Bahaya: Segala kondisi yang dapat merugikan


baik cidera atau kerugian lainnya, atau Bahaya
adalah sumber, situasi atau tindakan
yang berpotensi menciderai manusia atau sakit
penyakit atau kombinasi dari semuanya

9
JENIS BAHAYA
Benda Bergerak
lurus Putar Acak Angkut/angkat

Benda diam
Gravitasi/elevasi Rusak Ambruk Kunci lemah

Benda phisik
Cahaya Bising Suhu Radiasi Getaran Tekanan

Aliran Listrik
Lebih beban Tersentuh Loncatan api Isolasi buruk Gagal fuse

Bahan Kimia
Ledakan Kebakaran Keracunan Korosi

Biologi
Bisa Kuman [Link] Serangga

Ergonomis
Berdiri Duduk Ukuran Jangkauan

Phsycologis
JKS-Bintek k3 2014 10
Stress Tidak harmonis Habis dimarahi
PENGERTIAN
Analisa Risiko/Risk Analysis
Kegiatan yang menguraikan suatu risiko dengan cara menentukan
besarnya kemungkinan/probability dan tingkat keparahan dari
akibat/consequences suatu risiko bahaya

Penilaian Risiko/Risk Assessment


Menilai suatu risiko dengan cara
membandingkannya terhadap tingkat standar risiko
yang telah dapat ditoleransi/ditetapkan
Pengendalian
Segala Upaya untuk meniadakan risiko

11
PERMEN PU No 05/PRT/M/2014 Pasal 19
huruf J tentang Tugas tanggung jawab
penyedia jasa:

“Melakukan pengendalian risiko K3 konstruksi, termasuk inspeksi


yang meliputi”
1. Tempat kerja
2. Peralatan kerja
3. Cara Kerja
4. Alat Pelindung Kerja
5. Alat Pelindung Diri
6. Rambu-rambu dan
7. Lingkungan kerja konstruksi sesuai RK3K

12
Prosedur identifikasi bahaya, penilaian risiko dan
pengendaliannya

1) Mengakomodasi kegiatan rutin.


2) Mengakomodasi kegiatan non rutin.
3) Kegiatan semua orang yang memiliki akses di tempat kerja.
4) Perilaku manusia, kemampuan dan faktor manusia lainnya.
v
5) Mengidentifikasi bahaya yang berasal dari luar tempat kerja yang dapat
mempengaruhi kesehatan dan keselamatan personil di tempat kerja.
6) Bahaya yang ada di sekitar tempat kerja dikaitkan dengan kegiatan kerja
penyedia jasa.
7) Sarana dan prasarana, peralatan dan bahan di tempat kerja yang disediakan
oleh penyedia jasa atau pihak lain.
8) Modifikasi pada SMK3 termasuk perubahan sementara dan dampaknya pada
operasi, proses dan kegiatannya.
9) Beberapa kewajiban perundangan yang digunakan terkait dengan
penilaian risiko dan penerapan pengendaliannya.
10) Desain lokasi kerja, proses, instalasi, mesin/peralatan, prosedur operasi dan
instruksi kerja termasuk penyesuaian terhadap kemampuan manusia.

13
CONTOH Tabel 2.1: Identifikasi Bahaya, Penilaian
Risiko, Skala Prioritas, Pengendalian Risiko K3 dan
Penanggung Jawab K3
TABEL 1.1. IDENllFIKASI [Link], PEMLAIAN RISIKO DAN PENGENDAUANNYA
'iafTB Perusal..... , . . .....
<ej 1 I
_Ql(ASI
r;,n,ra dtuill hill: ...../ .....
Pemru!Jql
PEta.A~N~O
Jaweb
mA.~N llENlFIKASI PENGEN>AUAN ~O
NO TNGKAT Skala Priorias
PEKERIMN BAHAYA K3
KEKERAPAN KB'AR\H'-N (Nmm Pefugas)
RSKO
(1) rn 131 (4) (5l (6l (7) (8) (91
1 Pekerjaan galian Tertsnut 3 3 9 1 1.1 [Link]-ap Peaga,,as
pada basemen lapengan'quafdy
bangunan gedung lirugi 1.2 Men!J!JBtkan 111:tode contol engineer
dengan kondisi peman:angan
tanah lab ii
1.3 Uerl}U!UI iraucsi
kerja peke,jaan galian

1.4 Men!J!JBtkan rambu


periruetan dan
barikade

1.5 Melaki*an pelali,a,,


kepada peke,ja

1.6 Pef9D)anAPD yang


sesmi

14
MANAJEMEN RISIKO
Manajemen risiko adalah bagian yang tidak
terpisahkan dari Manajemen Proses. Manajemen
risiko adalah bagian dari proses kegiatan didalam
organisasi dan pelaksananya terdiri dari multi disiplin
keilmuan dan latar belakang, manajemen risiko
adalah proses yang berjalan terus menerus.

15
MANAJEMEN RISIKO
PENETAPAN TUJUAN

IDENTIFIKASI BAHAYA

MONITOR & REVIEW


ANALISA RISIKO

PENILAIAN RISIKO
KOMUNIKASI &
KONSULTASI

AKIBAT KEMUNGKINAN

EVALUASI RISIKO

PENGENDALIAN RISIKO
ELEMEN UTAMA DARI MANAJEMEN RISIKO

• Penetapan tujuan; Menetapkan strategi, kebijakan


organisasi dan ruang lingkup manajemen risiko yang akan
dilakukan.

•Identifkasi bahaya; Mengidentifikasi apa, mengapa dan


bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya risiko
untuk analisis lebih lanjut.

17
Analisa risiko:
 Dilakukan dengan menentukan tingkatan probabilitas dan
konsekuensi yang akan terjadi.
 Menentukan tingkatan risiko yang ada dengan mengalikan kedua
variabel tersebut (Probabilitas x Konsekuensi) atau ( Peluang x
Akibat )

Evaluasi risiko:
 Membandingkan tingkat risiko yang ada dengan kriteria standar.
 Menetapkan tingkatan risiko yang ada untuk beberapa hazards
dibuat tingkatan prioritas manajemennya.
 Jika tingkat risiko ditetapkan rendah, maka risiko tersebut masuk ke
dalam kategori yang dapat diterima dan mungkin hanya memerlukan
pemantauan saja tanpa harus melakukan pengendalian.

18
Pengendalian risiko;
Melakukan penurunan derajat probabilitas dan konsekuensi
yang ada dengan menggunakan berbagai alternatif metode,
bisa dengan transfer risiko, dan lain-lain.
Monitor dan Review;
Monitor dan review terhadap hasil sistem manajemen risiko
yang dilakukan serta mengidentifikasi perubahan-perubahan
yang perlu dilakukan.
Komunikasi dan konsultasi;
Komunikasi dan konsultasi dengan pengambil keputusan
internal dan eksternal untuk tindak lanjut dari hasil
manajemen risiko yang dilakukan.

19
CONTOH Tabel 2.1: Identifikasi Bahaya, Penilaian
Risiko, Skala Prioritas, Pengendalian Risiko K3 dan
Penanggung Jawab K3
TABEL 1.1. IDENllFIKASI [Link], PEMLAIAN RISIKO DAN PENGENDAUANNYA
'iafTB Perusal..... , . . .....
<ej 1 I
_Ql(ASI
r;,n,ra dtuill hill: ...../ .....
Pemru!Jql
PEta.A~N~O
Jaweb
mA.~N llENlFIKASI PENGEN>AUAN ~O
NO TNGKAT Skala Priorias
PEKERIMN BAHAYA K3
KEKERAPAN KB'AR\H'-N (Nmm Pefugas)
RSKO
(1) rn 131 (4) (5l (6l (7) (8) (91
1 Pekerjaan galian Tertsnut 3 3 9 1 1.1 [Link]-ap Peaga,,as
pada basemen lapengan'quafdy
bangunan gedung lirugi 1.2 Men!J!JBtkan 111:tode contol engineer
dengan kondisi peman:angan
tanah lab ii
1.3 Uerl}U!UI iraucsi
kerja peke,jaan galian

1.4 Men!J!JBtkan rambu


periruetan dan
barikade

1.5 Melaki*an pelali,a,,


kepada peke,ja

1.6 Pef9D)anAPD yang


sesmi

20
LAMPIRAN 1

Penjelasan:
Apabila ditemukan salah satu item pekerjaan berpotensi bahaya K3
tinggi, maka risiko pekerjaan tersebut akan
tinggi. K= kekerapan
A= akibat (keparahan)
PENILAIAN RISIKO K3
KEMUNGKINAN
nilai 1 = Jarang terjadi
Tingkat Risiko
nilai 2 = Kadang-kadang terjadi
nilai 3 = Sering terjadi Kegiatan
adalah nilai
rata-rata
AKIBAT/KEPARAHAN
risiko
(SEVERITY)
• nilai 1= luka ringan
• nilai 2 = luka sedang
• nilai 3 = luka berat, cacat, kematian
nilai 1 dan 2 = Risiko rendah
TINGKAT RISIKO = FREKWENSI X nilai 3 dan 4 = Risiko sedang
AKIBAT
nilai 6 dan 9 = Risiko tinggi
MATRIKS PENILAIAN RISIKO (AS / NZS 4360 : 2004
Tabel-1: Peluang / Kemungkinan
TINGKATAN KRITERIA PENJELASAN
A Almost certain / Hampir pasti Suatu kejadian pasti akan terjadi pada semua kondisi / setiap kegiatan yang
dilakukan.
B Likely / Mungkin terjadi Suatu kejadian mungkin akan terjadi pada hampir semua kondisi.
C Moderate / Sedang Suatu kejadian akan terjadi pada beberapa kondisi tertentu.

Unlikely / Kecil kemungkinannya Suatu kejadian mungkin terjadi pada beberapa kondisi tertentu, namun kecil
D
kemungkinan terjadinya.

E Rare / Jarang sekali Suatu insiden mungkin dpt terjadi pada suatu kondisi yang khusus / luar biasa / setelah
bertahun-tahun.
Tabel-2: Akibat
TINGKATAN KRITERIA PENJELASAN
1 Insignificant / Tidak signifikan Tidak ada cidera, kerugian materi sangat kecil.

2 Minor / Minor Memerlukan perawatan P3K, kerugian materi sedang.

Moderate / sedang Memerlukan perawatan medis dan mengakibatkan hilangnya hari kerja / hilangnya
3 fungsi anggota tubuh utk sementara waktu, kerugian materi cukup besar.

4 Major / Mayor Cidera yg mengakibatkan cacat / hilangnya fungsi tubuh secara total, tidak
berjalannya proses produksi, kerugian materi besar.

Catastrophe / Bencana Menyebabkan kematian, kerugian materi sangat besar.


5
8/13/2018 23
Tingkat Risiko
Tingkat Risiko = Tingkat Keparahan x Tingkat Kemungkinan
Tingkat Tingkat Konsekwensi
Kemungkinan
1 2 3 4 5

5
5 10
SE DANG
4
8 12
(SE DANG) (SEDANG)

3
6 9 12

2
6 8 10
(SEDANG)
1
5
SEDANG
Matriks Penilaian Risiko

AKIBAT
Peluang 1 2 3 4 5

A S S T T T
B M S S T T
C R M S T T
D R R M S T

E R R M S S

Keterangan:
T : Tinggi, memerlukan perencanaan khusus di tingkat manajemen puncak, dan penanganan dengan segera / kondisi darurat. S :
Signifikan, memerlukan perhatian dari pihak manajemen dan melakukan tindakan perbaikan secepat mungkin. M :
Moderat, tidak melibatkan manajemen puncak, namun sebaiknya segera diambil tindakan penanganan / kondisi bukan
darurat.
R : Rendah, risiko cukup ditangani dengan prosedur rutin yang berlaku.
Perhatian !: Acuan di atas hanya berupa panduan / guidance dan dapat disesuaikan dengan kondisi perusahaan masing-masing.

8/13/2018 25
Field of consequences
I ncldent Severity level Human Environment Material or Production Media/ Image
(H) (E) (M) (I)
None or minor
spill/release of pollutant Mat. Loss <20kUSD
No injury
or not requiring a
notification to authorities or
Minor (Ml) 1 First aid or No reaction
Oil spill offshore: Insignificant Prod. Loss
RWDC or
Response means locally
MTC. available
(Tier 1)
Moderate spill/release of
pollutant, within site limits 20_Mat. Loss< 200kUSD
I
Single Lost or immediate proximity
Time Injury or Regional press
Notified to authorities
Moderate (Mo) 2 (L Tl) Prod. Loss<1 day I
Oil spill offshore:
without Local rumor
Response means locally
disability. available
(Tier 1)
I

Single LTl
with Intermediate pollution, in 200 _Mat. Loss Regional press
disability the site vicinity <2.000kUSD +
Serious (Se) 3 or Oil spill offshore: Region al TV I
or
multiple Regional assistance National rumor
LTl's (Tier 2) 1 day::...Prod. Loss <1week

I
Single Major pollution, 2.000 :_Mat. Loss
Fatality or ext ending beyond the <10.000kUSD National press
Major 4 multiple site and its vicinity +
or
LTl's with Oil spill offshore: National TV
di sabi liti es lnternati onal assistance 1week::...[Link]<1 month

(Tier 3)
Major I
(Hi) Major pollution with
sustained environmental
I
Mat. Loss >10.000kUSD
consequences, extending Intern at ion al
or
Catastro 5 Multiple beyond the site and its press
phic fatalities vicinity Prod. Loss? 1 month + International
Oil spill offshore: TV
lnternati onal assistance
8/13/2018 (Tier 3) 26 I
PENGENDALIAN RISIKO K3
[Link]
[Link]
[Link] Teknik
[Link] Administrasi
[Link] Pelindung Diri
PENGERTIAN
[Link] adalah Usaha menghilangkan
sumber bahaya ditempat kerja.
[Link] adalah mengganti dengan
metode yang lebih aman dan/ atau material
yang tingkat bahayanya lebih rendah.
3. Rekayasa Teknik adalah melakukan
modifikasi teknologi atau peralatan guna
menghindari terjadinya kecelakaan.
4. Pengendalian Administrasi adalah
pengendalian melalui pelaksanaan prosedur
untuk bekerja secara aman.
5. Alat Pelindung Diri adalah alat
pelindung diri yang memenuhi standar dan
harus dipakai oleh pekerja pada semua
pekerjaan sesuai dengan jenis
pekerjaannya.

Anda mungkin juga menyukai