HUBUNGAN KURS VALAS DENGAN INFLASI DAN TINGKAT BUNGA
A. INTEREST RATE PARITY THEORY (IRP THEORY)
Adalah salah satu teori yang paling dikenal dalam keuangan internasional yang
menerangkan bagaimana hubungan bursa valas (forex market) dengan pasar uang
internasional (International money market).
Berdasarkan teori IRP akan dapat ditentukan/diperkirakan berapa perubahan kurs forward
rate (FR) dibandingkan dengan spot rate (SR) bila terdapat perubahan tingkat bunga,
misalnya antara home country dengan foreign country.
Menurut IRP, besarnya perubahan FR terhadap SR ditentukan oleh besarnya forwad rate
premium arau discount yang timbul sebagai akibat dari perbedaan tingkat bunga antara
home dan foreign country.
Dengan demikian pemilik dana akan menentukan dalam mata uang atau valas mana
dananya akan diinvestasikan.
Hubungan antara forward premium/discount dari suatu valas atau forex dan tingkat bunga dar
pasar uang, menurut teori IRP dapat ditentukan dengan rumus sebagai berikut:
An = Ah (1 + if ) FR
SR
Dimana :
An = jumlah uang dalam negeri yang akan diterima pada akhir periode suatu
investasi/deposito
Ah = jumlah uang dalam negeri yang diinvestasikan atau didepositokan
If = interest rate atau tingkat bunga foreign deposit (Tingkat bunga Luar negeri)
Ih = Interest home (tingkat Bunga dalam negeri)
SR = Spot Rate = kurs saat ini
FR = Forward rate = kurs yg akan datang
Karena besarnya FR = SR (1 + p), atau p = FR/SR -1, dimana p = Forward rate premium atau
discount, rumus dapat ditulis sebagai berikut:
An = Ah (1+if) SR (1 + p) Jadi: An = Ah (1+if) (1 + p)
SR
ROR atau Rate of Return yang akan diperoleh dari investasi atau deposito yang dilakukan diluar
negeri (rf) adalah sebesar :
rf = An – Ah jadi: rf = (1+if) (1 + p) - 1
Ah
Secara teoritis, seorang investor akan menginvestasikan dana adalam valas apabila ROR dari luar
(rf) minimal sama atau lebih tinggi dari tingkat bunga dalam negeri atau home country interest
rate (ih) atau dengan kata lain: rf = ih.
Rumus menjadi :
rf= ih
(1+if) (1 + p) – 1 = ih jadi P= 1 + ih -1
1 + if
Dari rumusan perhitungan forward premium/discount diatas, dapat disimpulkan sebagai berikut:
Dalam IRP teory :
Ih = Interest Home ( Tingkat bunga dalam negeri)
If = Interest Foreign ( Tingkat bunga luar negeri)
Bila ih > if maka akan diperoleh p > 0 atau positif ; berarti forward rate premium dan
FR > SR
Bila ih < if maka akan diperoleh p < 0 atau negatif ; berarti forward rate discount dan
FR < SR
Dengan demikian, dengan memperhatikan perbedaan tingkat bunga antara 2 negara, seorang
investor akan dapat menentukan dalam mata uang apa sebaiknya dananya akan diinvestasikan.
Contoh Soal : menggunakan kurs tanggal 10 Oktober 2022
1. Diketahui Bunga Rupiah (Rp) sebesar 5% dan bunga USD 1,25%, Spot Rate sebesar Rp.
15.322/USD, berapakah Forward Rate Satu Tahun Kemudian secara perhitungan teoritis
factor bunga saja?
Jawab :
Dik :
Ih = 5% = 0.05
If = 1,25% = 0,0125
SR = Rp. 15.322/USD
FR = ?
Rumus :
FR = SR (1 + P) ,
= 15.322 ( 1 + P)
= 15.322 ( 1 + ……..) >> Cari dulu nilai P
= 15.322 (1 + 0,037)
= 15.322 (1,037)
= 15.888,9
Berarti kurs tahun (oktober 2022)depan adalah sebesar Rp. 15.888,9/USD
Cari dulu nilai P
P= 1 + ih -1
1 + if
P= 1+ 0,05 -1
1+ 0,0125
P= 1,05 -1 = 1,037 – 1 = 0,037 (3,7%) = Forward Premium
1,0125
2. Misalkan diketahui bunga pertahun Rupiah 5%, tingkat bunga Singapore adalah 1%,
diketahui Spot rate pada tanggal 10 Oktober 2022 adalah sebesar Rp. 10.720/SGD, dan
diketahui nilai awal (Ah) Rp.10.000.000,-, maka hitunglah :
A. Nilai P (Premium atau Discount)
B. Forward Rate tahun yang akan datang?
C. Rate Of Return?
D. Nilai Akhir (An) Mata Uang tersebut?
Jawab :
Diketahui :
Ih = 5% = 0.05
If = 1% = 0,01
SR = Rp. 10.720/SGD
Ah = Rp. 10.000.000
Ditanya :
P?, FR?, rf?, An?
Penyelesaian :
a. P = ?? (premium atau discount)
P= 1 + ih -1
1 + if
P = 1+ 0,05 -1 = P= (1,05) -1 = 1,039 -1
1+ 0,01 (1,01)
P = 0,039 = 3,9% (Premium)
b. FR?
FR = SR (1 + p)
= 10.720 ( 1+0,039)
= 10.720 (1,039)
= Rp 11.138,08 /SGD
Berarti kurs yang akan datang (forward Rate) tahun depan adalah sebesar Rp.
11.138,08/SGD , artinya : SGD menguat /Apresiasi tetapi Rupiah Melemah
(Depresiasi)
c. rf?
rf = (1+if) (1 + p) – 1
rf = (1+ 0,01) (1 + 0,039) – 1
rf = (1,01) (1,039) -1 = 1,049 – 1 = 0,049 = 4,9%
d. An ?
An = Ah (1 + if ) FR
SR
An = 10.000.000 (1 + 0,01 ) 11.138,08
10.720
An = 932,84. (1,01). (11.138,08)
An = Rp 10.493.900
Berarti An atau nilai akhir yang akan kita terima adalah sebesar Rp. Rp 10.493.900
Dan kita mempunyai keuntungan sebesar Rp 493.900
Soal VClass
(Menggunakan curs tanggal 10 Oktober 2022)
1. Diketahui Bunga Rupiah (Rp) sebesar 3% dan bunga SGD 1,05%, Spot Rate sebesar
Rp. 10.720/SGD, berapakah Forward Rate Satu Tahun Kemudian secara perhitungan
teoritis factor bunga saja? FR = SR (1 +P)
Jawab :
Dik :
Ih = 3% = 0.03
If = 1,05% = 0,0105
SR = Rp. 10.720/SGD
FR =?
Rumus :
FR = SR (1 + P) ,
= 10.720 (1 + P)
= 10.720 (1 + ……..) >> Cari dulu nilai P
= 10.720 (1 + 0,019)
= 10.720 (1,019)
= 10.923,68
Berarti kurs tahun (oktober 2022)depan adalah sebesar Rp. 10.923,68/SGD
Cari dulu nilai P
P= 1 + ih -1
1 + if
P = 1+ 0,03 -1
1+ 0,0105
P = 1,03 -1 = 1,019 – 1 = 0,019 (1,9%) = Forward Premium
1,0105
2. Misalkan diketahui bunga pertahun Rupiah 4%, tingkat bunga USD adalah 1.1%,
diketahui Spot rate pada tanggal 10 Oktober 2022 adalah sebesar Rp. 15.322/USD, dan
diketahui nilai awal (Ah) Rp.25.000.000,-, maka hitunglah :
A. Nilai P (Premium atau Discount)
B. Forward Rate tahun yang akan datang?
C. Rate Of Return?
D. Nilai Akhir (An) Mata Uang tersebut?
Jawab :
Diketahui :
Ih = 4% = 0.04
If = 1,1% = 0,011
SR = Rp. 15.322/USD
Ah = Rp. 25.000.000
Ditanya :
P?, FR?, rf?, An?
Penyelesaian :
a) P = ?? (premium atau discount)
P= 1 + ih -1
1 + if
P = 1+ 0,04 -1 = P= (1,04) -1 = 1,028 -1
1+ 0,011 (1,011)
P = 0,028 = 2,8% (Premium)
b) FR?
FR = SR (1 + p)
= 15.322 (1+0,028)
= 15.322 (1,028)
= Rp 15.751,01/USD
Berarti kurs yang akan datang (forward Rate) tahun depan adalah sebesar Rp.
15.751,01/USD, artinya : USD menguat /Apresiasi tetapi Rupiah Melemah
(Depresiasi)
c) rf?
rf = (1+if) (1 + p) – 1
rf = (1+ 0,011) (1 + 0,028) – 1
rf = (1,011) (1,028) -1 = 1,039 – 1 = 0,039 = 3,9%
d) An?
An = Ah (1 + if ) FR
SR
An = 25.000.000 (1 + 0,011) 15.751,01
15.322
An = 1.631,64. (1,011). (15.751,01)
An = Rp 25.982.677
Berarti An atau nilai akhir yang akan kita terima adalah sebesar Rp. Rp 25.982.677
Dan kita mempunyai keuntungan sebesar Rp 982.677