0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
131 tayangan8 halaman

Tata Letak Gudang dengan Class Based Storage

Ringkasan dokumen tersebut adalah sebagai berikut: 1. Dokumen tersebut membahas perencanaan tata letak gudang AC Gree di PT. Ritra Cargo Indonesia Cabang Yogyakarta dengan menggunakan metode class based storage. 2. Saat ini penataan barang di gudang tersebut belum teratur sehingga menyulitkan proses pengambilan dan pencarian barang. 3. Tujuan penelitian ini adalah merancang ulang tata letak gudang dengan

Diunggah oleh

Hard Gains
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
131 tayangan8 halaman

Tata Letak Gudang dengan Class Based Storage

Ringkasan dokumen tersebut adalah sebagai berikut: 1. Dokumen tersebut membahas perencanaan tata letak gudang AC Gree di PT. Ritra Cargo Indonesia Cabang Yogyakarta dengan menggunakan metode class based storage. 2. Saat ini penataan barang di gudang tersebut belum teratur sehingga menyulitkan proses pengambilan dan pencarian barang. 3. Tujuan penelitian ini adalah merancang ulang tata letak gudang dengan

Diunggah oleh

Hard Gains
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERENCANAAN TATA LETAK GUDANG AC GREE DI

PT. RITRA CARGO INDONESIA CABANG YOGYAKARTA


DENGAN METODE CLASS BASED STORAGE

TUGAS AKHIR

Disusun Oleh :
Aziz Hilmawan
40011319650068

Dosen Pengampu :
Anafil Windriya, S.E., M.M.

PROGRAM STUDI D-IV (SARJANA TERAPAN)

MANAJEMEN DAN ADMINISTRASI LOGISTIK

SEKOLAH VOKASI

UNIVERSITAS DIPONEGORO

2023
BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Perkembangan global membuat semakin pesatnya kemajuan dalam bidang


industri elektronik . Hal ini sesuai data dalam Badan Pusat Statistik (BPS)
yang menunjukkan, produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga konstan
(ADHK) industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik, dan
peralatan listrik sebesar Rp49,87 triliun pada kuartal I/2022. PDB industri
tersebut dilaporkan meningkat 6,8% dibandingkan pada periode yang sama
tahun sebelumnya ([Link]). salah satu produksi barang elektronik adalah
air conditioner (ac). Jumlah produksi yang sangat banyak tentu membuat
setiap perusahaan membutuhkan suatu area penyimpanan dari bahan baku
hingga barang jadi sehingga Gudang adalah tempat yang difungsikan sebagai
penyimpanan sementara berbagai macam produk mulai dari bahan mentah,
bahan setengah jadi dan bahan jadi pada suatu industri (Mulyati.,dkk. 2020).

Gudang merupakan suatu sistem logistik yang berfungsi sebagai tempat


menyimpan produk maupun perlengkapan lainnya meliputi raw material,
parts, goods- inprocess, finished good, selain itu juga menjadi tempat
menampung barang yang akan dikirim maupun barang yang akan datang
dengan disertai informasi status kondisi dari material/produk yang disimpan
sehingga memudahkan dalam mengakses informasi (Herjanto, 1999).
Gudang penyimpanan barang merupakan salah satu bagian penting dalam
rangkaian kegiatan industri, karena perannya sebagai tempat penampungan
sementara bahan baku dan barang jadi yang siap untuk dipasarkan (Purnomo,
2004). Menurut Yuliana, dkk (2017) tata letak gudang yang baik akan
mempengaruhi kelancaran operasi pergudangan seperti proses pemindahan
barang atau material handling. Oleh karena itu perencanaan tata letak gudang
yang optimal akan berkontribusi terhadap kelacancaran seluruh operasi
gudang bahkan suatu perusahaan. Artinya tata letak gudang yang baik dapat
menempatkan berbagai fasilitas dan peralatan fisik secara teratur sehingga
mendukung pekerjaan agar berjalan secara produktif (Zhenyuan dkk, 2011)
dalam (Heldy Juliana et. al 2016).

Banyak industri yang belom melakukan perencanaan tata letak gudang


yang efektif , padahal perencanaan tata letak gudang memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap kegiatan industri secara keseluruhan. Beberapa masalah
yang sering terjadi apabila tata letak gudang belum efektif ialah seperti pekerja
yang mengalami kesulitan mencari barang didalam gudang, tidak adanya jalur
sehingga harus memindahkan barang yang ada didepan barang yang dicari dan
tidak adanya jalur material handling seperti forklift dan hand pallet yang
membuat kesulitan untuk mengambil barang . hal hal tersebut tentu
memerlukan tenaga dan waktu yang lebih sehingga membuat aktivitas gudang
tidak efektif dan efisien. Tata letak gudang yang tidak diatur dengan baik akan
membuat kinerja sistem penyimpanan dan pendistribusian barang menjadi
terganggu. Perencanaan tata letak gudang sangat berperan penting agar proses
penyimpanan barang dapat optimal sesuai kapasitas dan fasilitas yang tersedia
dalam gudang sehingga meminimalisasi biaya oprasional dan mempermudah
proses pelayanan atau proses keluar-masuknya barang.

PT. Ritra logistic indonesia cabang yogyakarta merupakan perusahaan


yang bergerak dibidang jasa freight forwarder dan jasa penyewaan gudang.
pada tahun 2021 PT. Ritra cargo indonesia cabang yogyakarta memiliki
kontrak kerjasama penyewaan gudang dengan perusahaan PT. Gree Electric
Appliances Indonesia yang merupakan perusahaan pembuat pendingin udara
internasional yang memadukan riset dan pengembangan, pemasaran, serta
layanan terpadu.

Gree Indonesia masuk ke Indonesia pada bulan Juli, 2015 dan berkantor
pusat di Jakarta, dengan kantor cabang di Bandung, Semarang, Yogyakarta,
Surabaya dan Bali. PT. Gree Electric Appliances Indonesi. Gree adalah satu-
satunya merek industri pendingin udara asal Tiongkok yang dinobatkan
menjadi "World Brand" (merek dunia). Hal tersebut dibuktikan dengan
tersebarnya unit pendingin udara di lebih dari 200 negara dan wilayah di
seluruh dunia. Tanpa terkendala dengan perusahaan yang baru masuk ke
Indonesia, kini Gree Indonesia sudah mempunyai banyak dealer yang
bertebaran di seluruh pulau Jawa. ([Link] ). Banyaknya jenis dan varian
barang yang diproduksi oleh Gree tentu membutuhkan tempat penyimpanan
barang yang besar dan baik untuk menyimpan produk jadi tersebut. Saat ini
produk yang disimpan diletakkan secara acak pada tempat – tempat kosong,
sehingga menyulitkan pencarian dan menimbulkan ketidak efisienan
penggunaan material handling. Sehingga perlu adanya perencanaan tata letak
menggunakan metode class based storage .

Pada umumnya gudang mempunyai fungsi yang cukup penting dalam


menjaga kelancaran operasi produksi. Untuk mencapai fungsi yang penting
tersebut maka tata letak gudang barang jadi harus efisien dan efektif.
Pengaturan tata letak gudang yang baik akan mendukung kelancaran proses
bisnisa perusahaan diantaranya proses produksi, marketing, pembelian, quality
control yang tujuan akhirnya adalah mendapatkan kepuasan pelanggan.
Gudang barang jadi dikatakan baik apabila barang yang ada di gudang
tersebut tidak bersifat diam. Barang yang ada disuatu gudang harus terus
bergerak, Karena barang yang bersifat diam akan berpengaruh terhadap biaya
yang harus dikeluarkan dan akan menimbulkan biaya- biaya lainnya seperti
biaya perawatan dan lain-lain.
Metode class based storage merupakan metode perancangan perbaikan
tata letak yang bertujuan untuk meningkatan kapasitas gudang dengan cara
mengelompokkan barang di gudang menurut kelas – kelasnya. Kelas yang
dimaksud dapat berdasarkan kesamaan suatu jenis bahan, item, ataupun ciri –
ciri khusus dari masing – masing produk.

Penerapan metode class based storage mampu mengurangi waktu


pengambilan lebih besar dibandingkan dengan metode dedicated storage dan
random storage (Meghelli-Gaouar & Sari, 2010; Sooksaksun et al., 2012).
Metode ini lebih mudah diimplementasikan daripada metode volume-based
storage karena tidak memerlukan daftar lengkap unit penyimpanan stok yang
diperingkat berdasarkan volume dan membutuhkan lebih sedikit waktu untuk
mengelola daripada menggunakan metode volume-based storage. Unit
penyimpanan stok hanya perlu diklasifikasikan ke dalam beberapa kelas
penyimpanan berdasarkan tingkat permintaan yang diharapkan (Petersen et al.,
2004). Efektivitas class based storage dapat dicapai dengan mengintegrasikan
traversal routing karena tingkat kemudahan penggunaannya dan memberikan
kinerja yang mendekati optimal .

Metode Class-Based Storage ini merupakan tata cara penyimpanan yang


membagi barang-barang menjadi tiga kelas A, B, dan C berdasarkan pada
hukum pareto dengan memperhatikan tingkat aktivitas Storage dan Retrieval
(S/R) dalam gudang. Metode ini menjadikan pengaturan tempat dirancang
lebih fleksibel yaitu dengan cara membagi tempat penyimpanan menjadi
beberapa bagian. Tiap tempat tersebut dapat diisi secara acak oleh beberapa
jenis barang yang telah diklasifikasikan berdasarkan jenis maupun ukuran dari
barang tersebut.

Berdasarkan hasil observasi terkait kondisi awal gudang diketahui bahwa


penataan barang yang tidak rapi menyebabkan tempat menjadi sangat sempit,
sehingga pada saat penyimpanan atau pengambilan barang menjadi sulit untuk
dijangkau. Frekuensi lalu lintas barang masuk dan keluar sebanyak 3-4 hari
dalam sehari. Di samping itu waktu pengambilan menjadi lama dikarenakan
harus memindahkan barang yang berada di depan barang tersebut.

Akibat lain yang ditimbulkan yaitu waktu pencarian barang menjadi lama.
Berdasarkan kondisi tersebut perlu dilakukan Perbaikan Tata Letak Gudang di
PT. Ritra Cargo Logistik Cabang Yogyakarta dengan mempertimbangkan
ukuran dan jarak perpindahan barang dengan menurunkan nilai total momen
perpindahan pada layout awal.

Urgensi penelitian ini terlihat dari adanya permasalahan penataan barang


yang tidak rapi dan menjadikan ruangan semakin sempit untuk bergerak
sehingga mengakibatkan pencarian barang menjadi lama, karena harus
memindahkan barang yang berada di depan barang. Hal ini tentu saja akan
dapat menjadi hambatan bagi proses operasional perusahaan yang tentu saja
akan berdampak pada produktivitas perusahaan. Oleh karena itu Penelitian ini
dimaksudkan untuk merancang perbaikan tata letak gudang produk jadi
dengan metode class based storage pada PT. Ritra Cargo Logistik Cabang
Yogyakarta dengan tujuan peningkatan utilisasi kapasitas gudang dengan
pertimbangan produk jadi yang disimpan di gudang dapat dibedakan menurut
kelasnya sehingga disamping memudahkan pencarian dan peletakan barang,
dapat mempermudah pelaksanaan input maupun output produk sehingga
meminimalkan jarak material handling.

1.2. Rumusan Masalah


1.2.1. Bagaimana Perencanaan Tata Letak Gudang Ac Gree Di PT. Ritra Cargo
Indonesia Cabang Yogyakarta Dengan Metode Class Based Storage ?
1.2.2. Apa Saja Kendala Dalam Perencanaan Tata Letak Gudang Ac Gree Di
PT. Ritra Cargo Indonesia Cabang Yogyakarta Dengan Metode Class
Based Storage
1.2.3. Bagaimana Solusi Atas Kendala Dalam Perencanaan Tata Letak Gudang
Ac Gree Di PT. Ritra Cargo Indonesia Cabang Yogyakarta Dengan
Metode Class Based Storage
1.3. Tujuan Penelitian
Sesuai dengan rumusan masalah yang telah ditemukan, maka tujuan
penelitian ini adalah untuk :

1.3.1. Untuk mengetahui Perencanaan Tata Letak Gudang Ac Gree Di PT. Ritra
Cargo Indonesia Cabang Yogyakarta Dengan Metode Class Based Storage
1.3.2. Untuk mengetahui apa saja kendala dalam Perencanaan Tata Letak
Gudang Ac Gree Di PT. Ritra Cargo Indonesia Cabang Yogyakarta
Dengan Metode Class Based Storage
1.3.3. Untuk mengetahui solusi atas kendala dalam Perencanaan Tata Letak
Gudang Ac Gree Di PT. Ritra Cargo Indonesia Cabang Yogyakarta
Dengan Metode Class Based Storage.
1.4. Manfaat Penelitian
Dari berbagai hal telah dikemukakan di atas, penelitian ini diharapkan dapat
memberi manfaat sebagai berikut:
1.4.1. Manfaat Teoritis
[Link]. Hasil Penelitian ini Diharapkan dapat mmemberikan informasi tentang
solusi dari berbagai macam kendala Perencanaan tata letak gudang
AC Gree di Gudang pt. Ritra Logistic Indonesia Cabang Yogyakarta
[Link]. Hasil Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan referensi untuk
penelitian selanjutnya.

1.4.2. Manfaat Praktis


[Link]. Bagi dosen
hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan
untuk keberlangsungan penelitian serta pemecahan masalah yang
terjadi dalam Perencanaan tata letak gudang AC Gree di Gudang pt.
Ritra Logistic Indonesia Cabang Yogyakarta.
[Link]. Bagi Mahasiswa

penelitian ini diharapkan agar dapat memotivasi mahasiswa dalam


mencari solusi dari kendala-kendala selama keberlangsungan
Perencanaan tata letak gudang AC Gree di Gudang pt. Ritra Logistic
Indonesia Cabang Yogyakarta guna dijadikan bahan referensi untuk
meningkatkan kemampuan di bidang perlogistikan jurusan MAL
( Manajemen dan Administrasi Logistik)

[Link]. Bagi kampus


hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dan memberikan
kontribusi positif sebagai input dan bahan pertimbangan bagi pihak
kampus untuk lebih menumbuh kembangkan minat mahasiswa serta
memaksimalkan potensi mahasiswa sehingga menghasilkan output
yang kompeten dan berkualitas.

[Link]. Bagi peneliti


Sebagai persyaratan untuk menyelesaikan tugas akhir yang diampu
oleh Ibu Dosen Anafil Windriya, S.E., M.M.

Anda mungkin juga menyukai