Laporan Zakat Fitrah Karangmalang 1433 H
Laporan Zakat Fitrah Karangmalang 1433 H
Nomor : 03/PAN/VIII/2012
Lampiran : 1 Bendel
Perihal : Laporan Pelaksanaan Zakat Fitrah
Tahun 1433 H / 2012
Kepada
Yth. 1. Kepala Desa Karangmalang
2. Ketua RW
3. Imam Masjid
4. Imam Mushola
Wilayah Dusun I dan II
Di Tempat
Page 2
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
PANITIA ZAKAT FITRAH
DESA KARANGMALANG DUSUN I DAN II TAHUN 1433 H / 2012
III Jumlah Mustahiq Tahun 1433 H/2012 Tahun 1432 H/ 2011 Prosentase
1. RW. I : 145 orang 128 Orang 12%
2. RW. II : 97 orang 105 Orang -8%
3. RW. III : 90 orang 112 Orang -24%
4. RW. IV : 154 orang 142 Orang 8%
Jumlah 486 orang 487 Orang -0,21%
Keterangan :
Tahun 1432 h / 2011 2.491,0 Kg
Tahun 1433 h / 2012 2.513,6 Kg
Kenaikan 22,6 Kg / Naik 1 % ( satu persen )
SUCHUD HS
Page 3
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
PANITIA ZAKAT FITRAH
DESA KARANGMALANG DUSUN I DAN II
TAHUN 1433 H / 2012 M
I Jumlah Muzaki
1. RW. I : 238 orang
2. RW. II : 186 orang
3. RW. III : 190 orang
4. RW. IV : 288 orang
Jumlah 902 orang
Keterangan
1. Untuk Mustahiq Berupa beras @ 3,5 Kg
2. Untuk Mustahiq berupa uang @ Rp. 9.000,-
Page 4
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
PEMERINTAH KABUPATEN PURBALINGGA
KECAMATAN BOBOTSARI
DESA KARANGMALANG
Nomor Kode Desa 3303092003
TENTANG
Page 5
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
Form yang disediakan
MEMUTUSKAN :
Menetapkan
SISWONO
Page 6
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
Lampiran I Keputusan Kepala Desa Karangmalang
Nomor : 141.1/403/VIII/2012
Tanggal : 10 Agustus 2012
Page 7
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
15 SUJOKO RT. 02 RW. 04 Pelaksana / Ketua RT
SISWONO
Page 8
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
Lampiran II Keputusan Kepala Desa Karangmalang
Nomor : 141.1/403/VIII/2012
Tanggal : 10 Agustus 2012
SISWONO
Page 9
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
RESUME RAPAT
PEMBENTUKAN DAN PERSIAPAN PELAKSANAAN ZAKAT FITRAH
DESA KARANGMALANG TAHUN 1433 H / 2012
Page 10
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
2. Waktu Pembayaran dan pembagian Zakat fitrah 1433 h / 2012 adalah mulai
tanggal Hari kamis tanggal 16 Agustus 2012 dari jam 07.00 wib sampai dengan
jam 22.00 wib, pembagian dan pendistribusian dilaksanakan pada Hari Jum’at
tanggal 17 Agustus 2012.
3. Laporan pengumpulan zakat masing – masing Pos / RW akan dilaksanakan pada
hari Kamis – malam jumat di Posko Induk ( Rumah Bpk. Suchud HS )
4. Jumlah dan Besaran Zakat Fitrah ( Bagi Muzaki ) adalah 2,8 Kg Beras / uang
Rp. 21.000 ( Dua puluh satu ribu rupiah ) / Muzaki
5. Tempat pengepulan zakat di masing – masing RW/Pos adalah sebagai berikut :
Pos Induk : Bpk. Suchud HS ( Ketua Panitia / Kepala Dusun I )
Pos RW. I : Rumah Bpk. H. Himam Murofiq ( Ketua RT. 03 RW. 01 )
Pos RW. II : Rumah Bpk. Djumadi ( Ketua RW. II )
Pos RW. III : Rumah Bpk. Achmad Sofyani
Pos RW. IV : Rumah Bpk. Sujoko ( Ketua RT. 02 RW. 04 )
Demikian Resume rapat persiapan pelaksanaan zakat fitrah Desa Karangmalang Tahun 2012.
Penyusun
Tulus Priyono
Sekretaris Panitia
Mengetahui
Ketua Panitia Zakat
SUCHUD HS
Page 11
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
BAHAN BACAAN TENTANG ZAKAT FITRAH
Zakat adalah rukun Islam yang ketiga. Secara harfiah Zakat berarti “Tumbuh”,
“Berkembang”, “Menyucikan” atau “Membersihkan”. Zakat artinya memberikan
sebagian kekayaan untuk orang yang berhak menerimanya (mustahiq) jika sudah
mencapai nisab (jumlah kekayaan minimal) dan haul (batas waktu) zakat. Mencapai
haul artinya harta tersebut sudah dimiliki selama setahun. Berlaku bagi ternak, harta
simpanan dan perniagaan. Sedangkan hasil pertanian, buah-buahan dan rikaz (barang
temuan) tidak ada syarat haul. Begitu dapat langsung dizakati.
Zakat merupakan kewajiban yang tercantum dalam Al Qur’an. Artinya jika kita
mengerjakannya, kita dapat pahala. Jika tidak, akan mendapat dosa.
110. Dan Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. dan kebaikan apa saja yang kamu
usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah.
Sesungguhnya Alah Maha melihat apa-apa yang kamu kerjakan.
“Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’.” [Al
Baqarah:43]
43. Dan Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang
ruku'[44].
[44] yang dimaksud ialah: shalat berjama'ah dan dapat pula diartikan: tunduklah kepada
perintah-perintah Allah bersama-sama orang-orang yang tunduk.
Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan
ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka
mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.”
[Al Bayyinah:5]
Page 12
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
5. Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan
ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus[1595], dan supaya mereka
mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian Itulah agama yang lurus.
[1595] Lurus berarti jauh dari syirik (mempersekutukan Allah) dan jauh dari kesesatan.
“…Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya.
Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait
dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” [Al Ahzab:33]
33. Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu[1215] dan janganlah kamu berhias dan
bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu[1216] dan Dirikanlah shalat,
tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud
hendak menghilangkan dosa dari kamu, Hai ahlul bait[1217] dan membersihkan kamu
sebersih-bersihnya.
[1215] Maksudnya: isteri-isteri Rasul agar tetap di rumah dan ke luar rumah bila ada
keperluan yang dibenarkan oleh syara'. perintah Ini juga meliputi segenap mukminat.
[1216] yang dimaksud Jahiliyah yang dahulu ialah Jahiliah kekafiran yang terdapat
sebelum nabi Muhammad s.a.w. dan yang dimaksud Jahiliyah sekarang ialah Jahiliyah
kemaksiatan, yang terjadi sesudah datangnya Islam.
[1217] Ahlul bait di sini, yaitu keluarga rumah tangga Rasulullah s.a.w.
Selain membayar zakat, hendaknya kita juga menyuruh orang lain untuk membayar
zakat dan berbuat kebaikan lainnya.
Page 13
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah)
menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang
ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka
taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya
Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” [At Taubah:71]
71. Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah)
menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang
ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka
taat pada Allah dan Rasul-Nya. mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya
Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Dan ia menyuruh ahlinya untuk bersembahyang dan menunaikan zakat, dan ia adalah
seorang yang diridhai di sisi Tuhannya. ” [Maryam:55]
55. Dan ia menyuruh ahlinya[906] untuk bersembahyang dan menunaikan zakat, dan ia
adalah seorang yang diridhai di sisi Tuhannya.
[906] sebagian ahli tafsir berpendapat bahwa yang dimaksud dengan ahlinya ialah
umatnya.
Orang yang tidak mau membayar zakat padahal dia mampu, akan mendapat siksa
di neraka.
Page 14
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
7. (yaitu) orang-orang yang tidak menunaikan zakat dan mereka kafir akan adanya
(kehidupan) akhirat.
Sebaliknya orang yang membayar zakat dan kewajiban Islam lainnya akan
mendapat surga dan berbahagia.
“Yaitu orang-orang yang mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka yakin akan
adanya negeri akhirat.
Mereka itulah orang-orang yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhannya dan mereka
itulah orang-orang yang beruntung.” [Luqman:4-5]
4. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka yakin
akan adanya negeri akhirat.
5. Mereka Itulah orang-orang yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhannya dan mereka
Itulah orang-orang yang beruntung.
Page 15
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
162. Tetapi orang-orang yang mendalam ilmunya di antara mereka dan orang-orang
mukmin, mereka beriman kepada apa yang Telah diturunkan kepadamu (Al Quran), dan
apa yang Telah diturunkan sebelummu dan orang-orang yang mendirikan shalat,
menunaikan zakat, dan yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. orang-orang
Itulah yang akan kami berikan kepada mereka pahala yang besar.
Jangan takut miskin jika membayar zakat. “Apakah kamu takut akan menjadi miskin
karena kamu memberikan sedekah sebelum mengadakan pembicaraan dengan Rasul?
Maka jika kamu tiada memperbuatnya dan Allah telah memberi taubat kepadamu maka
dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya; dan Allah
Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” [Al Mujaadilah:13]
Page 16
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
13. Apakah kamu takut akan (menjadi miskin) Karena kamu memberikan sedekah
sebelum mengadakan pembicaraan dengan Rasul? Maka jika kamu tiada memperbuatnya
dan Allah Telah memberi Taubat kepadamu Maka Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat,
taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya; dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu
kerjakan.
Mengeluarkan zakat fitrah hukumnya wajib bagi setiap orang yang telah menetapi
syarat wajibnya. Dalam hadits riwayat Bukhori Muslim diriwayatkan :
“Dari Ibnu Umar RA .ia berkata, Rosululloh SAW mewajibkan zakat fitrah satu sho’
dari kurma atau satu sho’ dari gandum atas hamba/budak dan orang merdeka, laki-
laki dan perempuan, yang kecil dan yang besar dari kaum muslimin. Dan Rosul
memerintahkan supaya diberikan sebelum orang-orang keluar untuk sholat (Idul
fitri)”
Diantara hikmah syari’ah zakat fitrah yang bisa kita ambil adalah :
1. Membersihkan jiwa dan menyempurnakan pahalanya orang yang telah berpuasa
Romadlon. Dengan berzakat fitrah, nilai ibadah puasa Romadlon yang barangkali
berkurang karena hal-hal yang kurang baik yang dilakukan seorang muslim, menjadi
sempurna. Sebagaimana sujud sahwi yang menyempurnakan kekurangan dalam
sholat.
Page 17
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
II. SYARAT WAJIB ZAKAT FITRAH
Seseorang wajib mengeluarkan zakat fitrah,baik untuk dirinya sendiri ataupun untuk
orang-orang yang ditanggung nafkahnya,dengan syarat sebagai berikut :
1. Islam.
2. Merdeka (bukan budak/hamba sahaya)
3. Mempunyai makanan,harta atau nilai uang “yang lebih” dari yang diperlukan pada
malam dan siangnya hari raya.
Bagi orang yang tidak menetapi persyaratan diatas, tidak diwajibkan mengeluarkan
zakat fitrah. Sedangkan syarat wajib bagi orang yang dizakati adalah :
1. Islam.
2. Menemui waktu wajib mengeluarkan zakat fitrah, yaitu menemui sebagian bulan
Romadlon dan bulan Syawal.
Lebih jauh, ‘devinisi lebih’ dalam zakat fitrah diartikan mempunyai kelebihan
makanan atau materi dari yang diperlukan pada malam dan siangnya hari ‘Idil Fitri.
Baik untuk keperluan dirinya sendiri ataupun orang-orang yang wajib dinafkahi. Oleh
sebab itu, standar lebih tidaknya mencakup harta yang menjadi kebutuhan pokok,
seperti tempat tinggal yang layak (tidak berlebihan), pakaian, alat-alat rumah tangga
dan lain-lain. Artinya, apabila saat waktu wajib fitrah tidak mempunyai kelebihan
makanan/materi, maka tidak wajib menjual harta pokok guna untuk membayar zakat
fitrah. Dalam kitab As-Syarqowi diterangkan, apabila pada han ‘Idil Fitri tidak
mempunyai kelebihan, maka tidak wajib zakat walaupun (yakin) keesokan harinya
punya kelebihan, namun sunnah untuk hutang guna untuk fitrah.
1. Waktu jawaz.
Yaitu, mulai awal bulan Romadlon sampai awal bulan Syawal (waktu wajib).
Artinya, zakat fitrah boleh diberikan sejak memasuki bulan Romadlon, bukan
waktu sebelum Romadlon.
2. Waktu Wajib.
Yaitu, sejak akhir Romadlon (menemui sebagian bulan Romadlon) sampai 1
Syawal (menemui sebagian bulan Syawal). Oleh sebab itu, orang. yang meninggal
setelah Magribnya 1 Syawal wajib dizakati, sedangkan bayi yang lahir setelah
Magribnya 1 Syawal tidak wajib dizakati.
3. Waktu sunnah.
Yaitu, setelah fajar dan sebelum sholat hari raya Idul Fitri 1 Syawal.
4. Waktu Makruh.
Yaitu, setelah sholat Idul Fitri sampai tenggelamnya matahari pada tanggal 1
Syawal. Mengeluarkan zaakat fitrah setefah sholat hari raya hukumnya makruh,
apabila tidak ada udzur. Oleh sebab itu, apabila pengakhiran tersebut karena ada
udzur, seperti menanti kerabat atau orang yang lebih membutuhkan, maka
hukumnya tidak makruh.
Page 19
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
5. Waktu haram.
Yaitu, setelah tenggelamnya matahari pada tanggal 1 Syawal. Mengakhirkan zakat
fitrah sehingga keluar dan 1 Syawal hukumnya haram apabila tanpa udzur. Jika
pengakhiran tersebut karena udzur, seperti menunggu hartanya yang tidak ada
ditempat, atau menunggu orang yang berhak menerima zakat, maka hukumnya
tidak haram. Sedangkan status dari zakat fitrah yang dikeluarkan setelah 1
Syawal adalah qodlo’.
Page 20
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
1. Niat zakat Fitrah untuk diri sendiri
Sengaja saya mengeluarkan zakat fitrah atas diri saya sendiri, Fardhu karena Allah Ta’ala
Sengaja saya mengeluarkan zakat fitrah atas istri saya, Fardhu karena Allah Ta’ala
Sengaja saya mengeluarkan zakat fitrah atas anak laki-laki saya (sebut namanya) / anak
perempuan saya (sebut namanya), Fardhu karena Allah Ta’ala
Sengaja saya mengeluarkan zakat fitrah atas…. (sebut nama orangnya), Fardhu karena
Allah Ta’ala
4. Niat zakat Fitrah untuk diri sendiri dan untuk semua orang yang ia tanggung
nafkahnya
Page 21
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
Sengaja saya mengeluarkan zakat atas diri saya dan atas sekalian yang saya dilazimkan
(diwajibkan) memberi nafkah pada mereka secara syari’at, fardhu karena Allah Ta’aala
[647] yang berhak menerima zakat ialah: 1. orang fakir: orang yang amat sengsara
hidupnya, tidak mempunyai harta dan tenaga untuk memenuhi penghidupannya. 2. orang
miskin: orang yang tidak cukup penghidupannya dan dalam keadaan kekurangan. 3.
Pengurus zakat: orang yang diberi tugas untuk mengumpulkan dan membagikan zakat. 4.
Muallaf: orang kafir yang ada harapan masuk Islam dan orang yang baru masuk Islam
yang imannya masih lemah. 5. memerdekakan budak: mencakup juga untuk melepaskan
muslim yang ditawan oleh orang-orang kafir. 6. orang berhutang: orang yang berhutang
Karena untuk kepentingan yang bukan maksiat dan tidak sanggup membayarnya. adapun
orang yang berhutang untuk memelihara persatuan umat Islam dibayar hutangnya itu
dengan zakat, walaupun ia mampu membayarnya. 7. pada jalan Allah (sabilillah): yaitu
untuk keperluan pertahanan Islam dan kaum muslimin. di antara mufasirin ada yang
berpendapat bahwa fisabilillah itu mencakup juga kepentingan-kepentingan umum
seperti mendirikan sekolah, rumah sakit dan lain-lain. 8. orang yang sedang dalam
perjalanan yang bukan maksiat mengalami kesengsaraan dalam perjalanannya.
1. Orang fakir: orang yang amat sengsara hidupnya, tidak mempunyai harta dan tenaga
untuk memenuhi penghidupannya.
Page 22
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M
2. Orang miskin: orang yang tidak cukup penghidupannya dan dalam keadaan
kekurangan.
3. Pengurus zakat: orang yang diberi tugas untuk mengumpulkan dan membagikan
zakat.
4. Muallaf: orang kafir yang ada harapan masuk Islam dan orang yang baru masuk Islam
yang imannya masih lemah.
5. Memerdekakan budak: mencakup juga untuk melepaskan muslim yang ditawan oleh
orang-orang kafir.
6. Orang berhutang: orang yang berhutang karena untuk kepentingan yang bukan
maksiat dan tidak sanggup membayarnya. Adapun orang yang berhutang untuk
memelihara persatuan umat Islam dibayar hutangnya itu dengan zakat, walaupun ia
mampu membayarnya.
7. Pada jalan Allah (sabilillah): yaitu untuk keperluan pertahanan Islam dan kaum
muslimin. Di antara mufasirin ada yang berpendapat bahwa fisabilillah itu mencakup
juga kepentingan-kepentingan umum seperti mendirikan sekolah, rumah sakit dan
lain-lain.
8. Orang yang sedang dalam perjalanan yang bukan maksiat mengalami kesengsaraan
dalam perjalanannya.
Page 23
Panitia Zakat Fitrah Tahun 1433 H / 2012 M