Peluang Investasi di Aceh 2021
Peluang Investasi di Aceh 2021
id
Peluang
Investasi
Aceh
pia 5
Kata Sambutan dari Kepala DPMPTSP Aceh
M
EWUJUDKAN Aceh sebagai sekaligus mewujudkan hilirisasi dan
salah satu destinasi investasi industrialisasi untuk memacu aktivitas
di Indonesia, DPMPTS Aceh perekonomian di daerah.
terus berbenah diri menjadi leading Buku Peluang Investasi Aceh,
sektor pengembangan investasi merupakan salah satu wadah yang
di Aceh, kita berkomitmen untuk kami siapkan untuk memberikan
mengawal dan memfasilitasi berbagai gambaran umum tentang potensi
kebutuhan pelaku usaha baik terkait investasi yang bisa menjadi pilihan
data dan informasi yang akurat untuk dikembangkan sesuai dengan
tentang peluang investasi maupun kebutuhan pelaku usaha. Empat
tata cara berinvestasi. Saat ini telah (4) sektor prioritas investasi Aceh:
tersedia desk bagi pelaku usaha infrastruktur & energy, agroindustry,
di Kantor Penanaman Modal dan pariwisata dan pengembangan
Pelayanan Terpadu Satu Pintu terkait kawasan invesatasi Aceh. Harapan
regulasi dan penerbitan izin dengan kami data dan informasi yang tersaji
tepat dan efisien. dapat menjadi referensi utama bagi
Upaya percepatan realisasi di Aceh para investor untuk menganalisa
baik Penanaman Modal Dalam Negeri potensi sumber daya alam dan
(PMDN) maupun Penanaman Modal mengeksplorasi peluang investasi yang
Asing (PMA) terus dilakukan dengan menguntungkan.
melakukan koordinasi aktif dengan
Kami siap menyambut anda untuk
berbagai pihak baik Pemerintah,
berinvestasi di Aceh.
Pemerintah Daerah, dinas teknis
terkait, serta memberikan sosialisasi Kepala DPMTSP Aceh
kepada masyarakat. Marthunis, S.T, D.E.A.
6 pia
Daftar Isi
Kata Sambutan Gubernur Aceh: 5
Testimoni 10
Alasan Berinvestasi 20
Infrastruktur Pendukung 44
Bandara 45
Pelabuhan 50
Jalan 58
Terminal 60
Energi/Listrik 62
Air Bersih 66
Layanan Telekomunikasi 72
Hotel 76
Jalan Tol 84
Energi 122
pia 7
◘ Daftar Isi
Agroindustri 135
Kopi 142
Kakao 150
Nilam 154
Pariwisata 170
8 pia
Daftar Isi ◘
OSS-RBA 256
Insentif 260
pia 9
Testimoni
Pengalaman PT PAG
Berinvestasi di Aceh
10 pia
Testimoni ◘
Presiden Direktur
Arif Widodo
pia 11
◘ Testimoni
Pengalaman Aluan
Berinvestasi di Acceh
12 pia
Testimoni ◘
Jane Dunlop
pia 13
◘ Testimoni
14 pia
Testimoni ◘
pia 15
◘ Testimoni
16 pia
Testimoni ◘
Tax holiday dapat diberikan Aceh keluarkan. Saat ini kami juga
sesuai dengan minimal investasi adalah pemrakarsa Izin Lingkungan
dengan durasi pemberian 10-20 KEK Arun Lhokseumawe sehingga
tahun. Sementara untuk kegiatan setiap investor dan tenant eksisting
di luar kegiatan utama KEK Arun cukup membuat RKL-RPL Rinci
Lhokseumawe, investor dapat yang berpedoma dengan Amdal
memperoleh tax allowance berupa Kawasan. Dengan infrastruktur yang
pengurangan penghasilan netto idle di tengah industri eksisting yang
30% selama 6 tahun, penyusutan aktif serta fasilitas dan kemudahan
dan amortisasi yang di percepat, demi memberikan pelayanan
pengenaan PPh atas deviden kepada dan kenyamanan terbaik, kami
wajib pajak luar negeri sebesar 10% PT Patriot siap menerima minat
dan kompensasi kerugian yang lebih investasi setiap investor.
lama tetapi tidak lebih dari 10 tahun.
Kami dapat dikunjungi langsung di
Proses perizinan berusaha di
Kantor KEK Arun Lhokseumawe
KEK Arun Lhokseumawe akan
dimana kami berada satu gedung
di bantu oleh Administrator,
dengan Administrator dengan
unit kerja yang bertugas
pertimbangan mempermudah akses
menyelenggarakan pelayanan
dan pelayanan yang maksimal
perizinan dan nonperizinan.
kepada investor dan tenant eksisting.
Administrator akan membantu
perizinan berusaha investor setelah
mendapat rekomendasi investasi Direktur
yang kami, PT Patriot Nusantara Kesuma Indra
pia 17
Visi Misi Pemerintah Aceh
Visi:
Terwujudnya Aceh yang damai dan sejahtera melalui Pemerintahan
yang bersih, adil dan melayani.
18 pia
Misi :
1. Reformasi birokrasi untuk tercapainya Pemerintahan yang
bersih dan berwibawa guna mendukung pelayanan publik.
2. Memperkuat pelaksanaan Syariat Islam beserta nilai-nilai keislaman
dan budaya keacehan dalam kehidupan masyarakat dengan iktikad
Ahlussunnah Waljamaah yang bersumber hukum Mazhab Syafi’iyah
dengan tetap menghormati mazhab yang lain.
3. Menjaga integritas nasionalisme dan keberlanjutan perdamaian
sebagai tindak lanjut prinsip-prinsip MoU Helsinki.
4. Membangun masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing di
tingkat nasional dan regional melalui peningkatan mutu pendidikan
secara merata, baik pada pendidikan vokasional, dayah dan
pendidikan umum.
5. Memastikan semua rakyat Aceh mendapatkan akses layanan
kesehatan secara mudah, berkualitas dan terintegrasi.
6. Menjamin kedaulatan dan ketahanan pangan yang berimplikasi
terhadap kesejahteraan petani dan nelayan melalui peningkatan
produktifitas dan nilai tambah hasil pertanian dan kelautan.
7. Menyediakan sumber energi yang bersih dan terbarukan dalam
rangka pemenuhan kebutuhan listrik bagi rakyat dan industri,
sebagai komitmen Aceh dalam pembangunan rendah emisi.
8. Membangun dan melindungi sentra-sentra produksi dan
industri jasa kreatif yang menghasilkan produk kompetitif
untuk memperluas lapangan kerja serta memberikan
kemudahan akses permodalan.
9. Revitalisasi fungsi perencanaan daerah dengan prinsip evidence
based planning yang efektif, efisien dan berkelanjutan.
10. Pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur terintegrasi
dan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
pia 19
Alasan Berinvestasi
20 pia
Bahkan, hingga 2021, Amerika dapat kembali ke daerah setelah
Serikat dan Eropa masih menjadi menyelesaikan pendidikannya dan
negara tujuan terbesar ekspor kopi ikut serta dalam membangun Aceh
dari Aceh. Selain kopi, Aceh juga menjadi lebih baik.
memiliki komoditas lainnya di
sektor perkebunan seperti kakao,
kelapa sawit, nilam dan karet.
Sementara di sektor perikanan,
terdapat lobster dan udang air
tawar berkualitas dan harga tinggi
di pasar dunia. Selain itu, pertanian Iklim Usaha Kondusif
Aceh juga unggul di berbagai
tanaman pangan antaranya padi Pemerintah Aceh membuka peluang
atau gabah, jagung, dll. investasi kepada para investor baik
dari dalam maupun luar negeri
yang didukung dengan iklim usaha
yang kondusif dengan memberikan
kemudahan bagi investor dalam
memperoleh informasi dan perizinan
SDM Berkompeten usaha.
pia 21
Aceh dalam Angka
Kawasan lindung,
dengan luas
2.938.579,68 Ha
(49,91%)
Kawasan budidaya,
dengan luas
2.949.506,83 Ha
(50,09%)
22 pia
Kawasan Hutan Lindung, Sabang.
pia 23
Pola Ruang RTRW Aceh tahun 2013-2033:
Luas Sesuai
Batang Tubuh
Qanun RTRWA
Fid Pola Ruang RTRW Aceh 2013-2033 Status 2013
1. Aset Sumber Daya Air Budidaya
2. Budidaya Perikanan Budidaya 43,760.00
3. Cagar Alam Serbajadi Lindung 300.00
4. Hortikultura Budidaya
5. Hutan Lindung Lindung 1,790,626.00
6. Hutan Pendidikan Budidaya
7. Hutan Produksi Budidaya 555,948.00
8. Hutan Produksi Konversi Budidaya 15,578.00
9. Hutan Produksi Terbatas Budidaya 141,876.00
10. Hutan Rakyat Budidaya
11. Kawasan Hankam Budidaya
12. Kawasan Industri Budidaya
13. Kawasan Lindung Cagar Budaya Lindung
14. Kawasan Lindung Gambut Lindung
15. Kawasan Lindung Geologi Lindung
16. Kawasan Lindung Laut Lindung
17. Kawasan Lindung Mangrove Lindung
18. Kawasan Lindung Resapan Air Lindung
19. Kawasan Lindung Sempadan Danau Lindung
20. Kawasan Lindung Sempadan Pantai Lindung
21. Kawasan Lindung Sempadan Sungai Lindung
22. Kawasan Pariwisata Budidaya
24 pia
23. Kawasan Pertambangan Budidaya
24. Kawasan Peternakan Budidaya 12,931.00
25. Kawasan Transmigrasi Budidaya
26. Perkebunan Besar Budidaya 393,013.00
pia 25
Wilayah
Administratif
26 pia
pia 27
Sistem Pemerintahan di Provinsi Aceh dilaksanakan oleh tingkatan sub
pemerintahan yang tersebar di 23 Kabupaten/Kota mulai dari tingkat
Ibu Kota, Kecamatan, dan Desa.
1. 2. 3.
Kabupaten/Kota Kabupaten/Kota Kabupaten/Kota
Simeulue Aceh Singkil Aceh Selatan
Ibu Kota Ibu Kota Ibu Kota
Sinabang
Singkil Tapaktuan
Kecamatan
10 Kecamatan Kecamatan
Desa 11 18
138 Desa Desa
120 260
4. 5. 6.
Kabupaten/Kota Kabupaten/Kota Kabupaten/Kota
Aceh Tengah Aceh Barat Aceh Besar
Ibu Kota Ibu Kota Ibu Kota
Takengon
Meulaboh Kota Jantho
Kecamatan
14 Kecamatan Kecamatan
Desa 12 23
295 Desa Desa
322 604
28 pia
Wilayah Administratif ◘
6
11
10 9
8
5 4
7. 2
Kabupaten/Kota
Aceh Tenggara
Ibu Kota
Kutacane 8.
Kecamatan Kabupaten/Kota Kecamatan
16 Aceh Timur 24
Desa Ibu Kota Desa
385 Idi 515
9. 10. 11.
Kabupaten/Kota Kabupaten/Kota Kabupaten/Kota
Aceh Utara Pidie Bireuen
Ibu Kota Ibu Kota Ibu Kota
Lhokseukon Sigli Bireuen
Kecamatan Kecamatan Kecamatan
27
23 17
Desa
Desa Desa
852
731 609
pia 29
◘ Wilayah Administratif
17
16
12
15
14
13
30 pia
Wilayah Administratif ◘
20
18
22
21
19
23
pia 31
Demografi
ACEH dalam angka ini menunjukkan oleh suku Aceh sebanyak 70,65 persen,
jumlah persentase suku yang mendiami dan 98,22 persen masyarakatnya
provinsi Aceh yang lebih didominasi beragama islam.
Aceh
Minangkabau
70,65% Jawa
1,99% 8,94%
Gayo
Singkil
1,74% 7,22%
Tamiang Batak
1,11% 3,29%
32 pia
Islam Katholik Protestan Buddha Hindu
Banda Aceh
SCAN QR CODE
UNTUK MELIHAT
GOOGLE MAP
BANDA ACEH
Bahasa
Indonesia
Bahasa Daerah
17 Bahasa, di antaranya:
Aceh, Tamiang, Gayo, Alas,
Kluet, Julu, Pakpak, Jamee,
Sigulai, Lekon, Devayan,
Haloban, Nias.
pia 33
Populasi
Total jumlah penduduk Aceh pada
Tahun 2020 sebanyak 5.388.093 jiwa.
Simpang Lima,
Banda Aceh 5.388.093
5.316.320
5.243.420
5.169.442
5.094.509
5.018.693
34 pia
Tabel Jumlah Populasi Penduduk di Provinsi Aceh yang Tersebar dalam 23
Kabupaten/Kota 2015 s/d 2020.
pia 35
Tenaga Kerja
REALISASI penyerapan tenaga yang terdiri dari 2.848 proyek
kerja Indonesia periode Januari - PMDN sebanyak 14.349 orang
Desember 2021 mencapai 15.279 dan 92 proyek PMA sebanyak
orang dari 2.940 proyek investasi 930 orang.
36 pia
Tenaga kerja bidang konstruksi.
pia 37
Indikator Ekonomi
INDIKATOR ekonomi menunjukkan 2,79% secara tahunan (year on
aktivitas dan kondisi ekonomi di year/yoy) pada kuartal III-2021.
Provinsi Aceh dari tahun ke tahun, Pertumbuhan ini melambat dari kuartal
baik pertumbuhannya dengan II-2021 yang sebesar 5,98% (yoy).
minyak dan gas, maupun tanpa Kendati demikian, ekonomi Aceh
minyak dan gas. mengalami peningkatan jika disertakan
Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) dengan sektor migas. Kenaikan PDRB
mejelaskan bahwa pertumbuhan Aceh mencapai 2,82% (yoy) pada
produk domestik regional bruto kuartal III-2021, lebih tinggi dari kuartal
(PDRB) Aceh tanpa migas sebesar sebelumnya yang sebesar 2,56% (yoy).
Pertumbuhan 4,61%
Ekonomi 4,49%
4,26%
Tanpa Minyak 4,18%
& Gas (%) 4,15%
4,13%
4,2%
Pertumbuhan 3,29%
Ekonomi 3,04%
2,99%
dengan
Minyak &
Gas (%) Tahun 2016 2017 2018 2019 2020
38 pia
Inflasi
4,25%
3,59 %
3,95%
3,17%
1,69%
Inflation
(%, yoy)
2016 2017 2018 2019 2020
SUMBER: ACEH DALAM ANGKA BPS ACEH
Ekspor
Impor
pia 39
Realisasi Investasi
SECARA kumulatif, realisasi invetasi Rp. 1.605,5 Milyar atau 20,2%
Aceh selama periode Januari – lalu disusul Aceh Barat Daya Rp.
Desember 2021 telah mencapai 607,6 milyar atau 7,7% dan Aceh
Rp. 10.899,6 Milyar. Capaian Utara Rp. 577,8 milyar atau 7,3%
ini melebihi 163,90% dari target serta Aceh Tengah Rp. 547,7
yang telah ditetapkan dalam milyar atau 6,9%.
RPJMA 2017-2022 pada tahun
2021 yaitu sebesar Rp. 6.650,0
Milyar, sedangkan secara nasional Realisasi Investasi PMA
pencapaian target realisasi investasi
Lima besar realisasi investasi
Aceh telah mencapai 201,84% dari
PMA berdasarkan periode
target yang diberikan oleh BKPM
Januari - Desember 2021 posisi
sebesar Rp. 5.400,0 Milyar.
yang teratas masih diungguli
oleh sektor Listrik, Gas dan
Air menyumbang sebesar US$.
Realisasi Investasi PMDN 161.121.821 atau 79,26% lalu
Lima besar realisasi investasi PMDN disusul sektor Tanaman Pangan,
berdasarkan periode Januari Perkebunan dan Peternakan
- Desember 2021 masih tetap US$. 21.315.602 atau 10,49%
diungguli oleh sektor Listrik, Gas selanjutnya sektor Transportasi,
dan Air dengan nilai sebesar RP. Gudang dan Telekeomunikasi
3.405,1 milyar atau 42,93% dari US$. 13.353.606 atau 6,57%,
total investasi PMDN, selanjutnya kemudian s ektor Industri
sektor Konstruksi Rp. 1.953,7 Makanan US$. 3.308.539 atau
milyar atau 24,63%, Industri 1,63% dan sektor Pertambangan
Makanan Rp. 888,1 milyar atau US$. 1.309.641 atau 0,64%.
11,20%, kemudian sektor Industri
Sedangkan lima besar realisasi
Kimia dan FarmasiRp. 364,7 milyar
investasi PMA periode Januari -
atau 4,60% serta Perdagangan dan
September 2021 berdasarkan lokasi
Reparasi Rp. 300,0 milyar atau
proyek antara lain Kabupaten
3,78%.
Nagan Raya US$. 147.701.410 atau
Sedangkan lima besar realisasi 72,6%, selanjutnya Aceh Singkil
investasi PMDN berdasarkan US$. 20.618.041 atau 10,1%,
lokasi proyek antara lain Kota lalu disusul Aceh Tenggara
Lhokseumawe Rp. 2.512,1 milyar US$. 13.765.905 atau 6,7%,
atau 31,7%, selanjutnya Aceh Besar selanjutnya Banda Aceh US$.
40 pia
Realisasi investasi Provinsi Aceh periode Januari – Desember 2021
201,84%
Dari target yang diberikan oleh BKPM
13.3 65.249 atau 6,5% dan Aceh Tamiang Penyerapan Tenaga Kerja
US$. 1.598.482 atau 0,7%.
Sementara realisasi investasi PMA periode Realisasi penyerapan tenaga
Januari - Septemebr 2021 berdasarkan kerja Indonesia periode
Negara Asal disumbangkan oleh Hongkong Januari - Desember 2021
R.R.T US$. 145.262.972 atau 71,46%, mencapai 15.279 orang dari
lalu disusul Malaysia US$. 45.735.119 atau 2.940 proyek investasi yang
22,50%, selanjutnya Belgia US$. 4.454.023 terdiri dari 2.848 proyek
atau 2,19%, Singapura US$ 2.060.238 atau PMDN sebanyak 14.349
1,86%, dan Korea Selatan sebesar US$. orang dan 92 proyek PMA
1.845.636 atau 0,91%. sebanyak 930 orang.
pia 41
Pembangunan PT Pupuk Iskandar Muda
42 pia
PT Pupuk Iskandar Muda
Tahun
pia 43
Infrastruktur
Pendukung
INFRASTRUKTUR merupakan skema kerja sama sesuai ketentuan
instrument penting dalam aktivitas yang berlaku maupun investasi
investasi, keberadaan bandara, murni, terus meningkatkan fasilitas
pelabuhan, jalan, listrik/energi, infrastruktur di Aceh, mulai dari
ketersedian air bersih, perbankan, pembenahan, maintainance, dan
telekomunikasi/internet dan hotel bahkan pembangunan fasilitas
di Aceh sudah sangat cukup untuk baru. Hal ini diharapkan dapat
mendukung aktivitas bisnis para memberi kenyamanan bagi
pelaku usaha. para pelaku usaha dan juga
masyarakat dalam beraktivitas,
Pemerintah Aceh melalui dinas dan meningkatkan taraf hidup
teknis serta pihak swasta melalui masyarakat Aceh.
44 pia
Bandara Sultan Iskandar Muda, Blangbintang, Aceh Besar
Bandara
DALAM rangka untuk mendukung Sementara untuk konektivitas
konektivitas udara Aceh, provinsi regional Aceh melayani rute antara
ini dilengkapi oleh Bandara lain, rute Lhokseumawe- Medan,
Internasional Sultan Iskandar Rembele- Medan, Nagan Raya-
Muda (SIM) yang terletak di Medan, Sabang- Medan, dan
Kecamatan Blang Bintang, Sinabang- Medan.
Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Provinsi Aceh memiliki 13 Bandara
Aceh. Bandara ini dikelola oleh PT yang tersebar di 13 Kabupaten/
Angkasa Pura II untuk melayani Kota baik internasional maupun
rute domestik dan internasional. domestik. Kehadiran moda
Untuk rute domestik, Bandara ini transportasi udara ini akan
menghubungkan konektivitas dari semakin menunjang aktivitas
Banda Aceh ke Medan, Jakarta, investasi di Aceh, karena
serta Batam. Selanjutnya untuk menghubungkan antar kabupaten/
rute internasional menghubungkan kota, provinsi dan luar negeri,
dari Banda Aceh ke Kuala Lumpur sehingga memudahkan dan
dan Banda Aceh ke Pulau Pinang. melancarkan urusan bisnis.
pia 45
Jumlah Pesawat dan Penumpang
46 pia
Frekwensi Penerbangan Pesawat Bandara Provinsi Aceh
Tahun 2016-2019
9 Alas Leiser, 99 99 51 51 32 32 10 10
Aceh Tenggara
Syeh H.
10 Fansuri-Aceh 21 21 71 71 43 43 - -
Singkil
pia 47
Arus Penumpang Kedatangan & Keberangkatan Bandara Provinsi Aceh
Tahun 2016-2019
2016 2017 2018 2019
N
o. Bandara DTG BRK DTG BRK DTG BRK DTG BRK
Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar
Cut Nyak
3 Dhien, Nagan 7.982 8.529 23.134 23.374 - - 18.725 18.535
Raya
Lasikin-
4 - - - - 19.341 19.739 8.371 6.628
Sinabang
Malikussaleh,
5 1.189 1.213 - - 22.606 21.438 11.647 9.511
Aceh Utara
Kuala Batu-
6 1.911 2.153 1.573 1.691 1.166 1.124 192 217
Balang Pidie
Maimun
7 1.189 1.213 7.982 8.431 6.554 6.656 3 3
Saleh, Sabang
Rembele-
8 778 829 13.944 18.322 11.474 13.995 8.808 12.148
Bener Meriah
Alas Leiser,
9 Aceh 234 299 301 384 285 366 91 95
Tenggara
Syeh H.
10 Fansuri-Aceh 62 74 82 146 10 71 - -
Singkil
Patiambang-
11 688 854 201 213 - - 41 76
Blangkejeren
Point
12 771 802 798 867 384 385 760 793
A-Lhoksukon
48 pia
Landasan pacu
pia 49
Pelabuhan
50 pia
Kapal Kontainer di Pelabuhan Malahayati, Aceh Besar
pia 51
Pelabuhan Laut di Aceh
Kabupaten/ Koordinat
No Pelabuhan Kota X Y Operator
1 Sabang Sabang 95,322732 5,881373 BPKS
52 pia
Pelabuhan Penyeberangan Aceh
Koordinat Lintasan
Kabupaten/ Linear/
No Pelabuhan Kota X Y Operator Tramper
1 Balohan Sabang 95,347271 5,826857 UPTD Lintasan
Pelabuhan Balohan- Ulee
Penyeberangan Lheue
Balohan
pia 53
Trace Penyeberangan
BALOHAN
12 Mil
ACEH BESAR
Sabang
Aceh
Jaya
54 pia
Pelabuhan Penyeberangan Balohan, Sabang
pia 55
Pelabuhan Penyeberangan Balohan, Sabang
56 pia
Angkutan Penyeberangan Aceh 2020
pia 57
Jalan
INFRASTRUKTUR jalan di 23 kabupaten/kota aksesnya sudah
terhubung dengan baik, yaitu lintas provinsi maupun kabupaten/
kota. Dalam hal ini, Pemerintah Aceh berkomitmen untuk terus
meningkatkan fasilitas jalan guna menunjang aktivitas perekonomian
dan investasi di Aceh.
Panjang Jalan Provinsi Menurut Kabupaten/Kota dan Kondisi Jalan (Km) di Provinsi Aceh, 2020
58 pia
Jembatan Jalan Nasional Lhong Aceh Besar
pia 59
Terminal
FASILITAS terminal berperan penting dalam
intramoda dan antarmoda angkutan barang,
konsolidasi barang/pusat kegiatan logistik,
dan/atau tempat parkir mobil barang dalam
kegiatan investasi.
Terminal Angkutan di Kabupaten/Kota dan Luas Lahan (m2) di Provinsi Aceh, 2021
60 pia
Aktivitas bongkar muat di terminal Santan, Aceh Besar
pia 61
Energi/Listrik
KETERSEDIAN energy atau penyediaan kebutuhan listrik untuk
berbagai kebutuhan baik golongan tarif sosial, rumah tangga,
bisnis, industri, publik dan lainnya PT. PLN (Persero)Wilayah Aceh
menjamin ketersedian energi untuk berbagai kebutuhan terutama
untuk mendukung kegiatan investasi di Aceh.
SIGLI
BP : 43.3 MW
B ACEH
BP : 106.3 MW SAMALANGA
BP : - MW
PLTD L BATA
PLTD PP
22 MW 8 MW
PLTMG ARUN (LNG)
184 MW PLTMG ARUN 2 (LNG)
JANTHO 55 MW PANTON LABU
BP : 6.3 MW BP : 18 MW
BIREUN IDIE
BP : 63.4 MW ARUN LHOKSEUMAWE
19.8 BP : 51.2 MW BP: 22.5 MW
PLTD CTR
ACEH JAYA
8 MW KKA LANGSA
20 MW BP : 23 MW
TUALANG CUT
TAKENGON
BP : 18.6 MW BP : 23.1 MW
NAGAN RAYA
MEULABOH BP : 21.9 MW
BP: 22.7 MW
BP : 15 MW GI BRASTAGI
(SUMUT)
TAPAKTUAN
KOTA FAJAR
GI SIDIKALANG
(SUMUT)
SUBULUSSALAM
BP : 11.7 MW
150 kV Transmission
Substation
SINABANG
SBU Interconnect Kit
(ISOLATED) Isolated System
SINGKIL
62 pia
Petugas PLN melakukan pengecekan rutin pada gardu induk aliran listrik
Industri 2.213 2.669 3.012 3.236 3.582 20,61 12,85 7,44 10,70
pia 63
Pada tahun 2020 persentase
pertumbuhan pelanggan PT PLN
(Persero) Unit Induk Wilayah
Aceh relatif menurun dibeberapa
golongan tarif pelanggan hal ini
diakibatkan oleh Pandemi Covid-19
yang masih melanda dunia, sehingga
mempengaruhi berbagai sektor.
Namun hal yang sangat menarik
pada persentase pertumbuhan
pelanggan justru meningkat pada
pelanggan dengan golongan tarif
industri sebesar 10,70% tahun 2020
dibandingkan tahun 2019 tumbuh
sebesar 7,44% hal ini diakibatkan
peningkatan peningkatan industri
baru di Aceh, juga di posisi pertama
untuk pelanggan dengan golongan
tarif layanan khusus atau multiguna
sebesar 15,59%.
Terowongan PLTA
Peusangan
64 pia
pembangunan
PLTA Peusangan
pia 65
Krueng Aceh
66 pia
Jumlah Pelanggan, Tarif, Produksi, Distribusi, Terjual dan Non Revenue Water
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Se Aceh Tahun 2020
Pelanggan
Niaga Non
Perusahaan Besar/ Revenue
Daerah Industri/ Volume Volume Volume Water
Kabupaten Air Minum Rumah Pelabuhan Tidak Total Tarif Produksi Distribusi Terjual (NRW)
/Kota (PDAM) Sosial Tangga & lainnya Aktif Pelanggan (Rp) (m3) (m3) (m3) (m3)
PDAM
Simeulue Tirta 47 2.558 137 1.579 4.321 6.500 1.071.597 605.484 157.359 192.038
Fulawan
PDAM
Aceh
Tirta 53 3.728 164 832 4.777 1.800 1.645.488 1.445.904 1.076.154 369.750
Singkil
Singkil
PDAM
Aceh
Tirta Naga 102 2.495 262 822 3.681 2.825 1.260.972 966.812 597.267 369.545
Selatan
Tapaktuan
PDAM
Aceh
Tirta Agara 24 4.409 272 2.251 6.956 1.500 844.992 819.072 444.850 45.689
Tenggara
Kutacane
Aceh PDAM Tirta
230 12.942 1.615 1.509 16.296 3.450 4.366.005 4.130.941 2.901.421 1.203.005
Timur Peusada
Aceh PDAM Tirta
53 8.291 132 3.115 11.591 2.500 1.647.742 1.532.400 1.363.187 169.213
Tengah Tawar
Aceh PDAM Tirta
55 4.040 228 6.029 10.352 3.733 4.730.400 4.276.800 870.716 453.600
Barat Meulaboh
Aceh PDAM Tirta
333 32.278 4.166 4.140 40.917 4.247 16.338.395 15.402.986 10.129.287 5.273.699
Besar Mon Tala
PDAM
Pidie Tirta Mon 71 7.408 829 2.332 10.640 3.100 2.448.891 2.235.768 1.399.039 836.729
Krueng Baro
PDAM Tirta
Bireuen Krueng 490 23.523 1.896 1.610 27.519 2.000 8.469.713 7.762.240 5.314.697 2.447.543
Peusangan
PDAM
Aceh
Perumdam 662 27.934 3.259 7.634 39.489 7.087 12.378.500 10.742.158 5.601.524 5.140.634
Utara
Tirta Pase
Aceh PDAM
Barat Gunoeng 15 902 6 786 1.709 4000 571.680 553.975 52.607 501.350
Daya Kila
PDAM
Gayo
Tirta 44 5.927 10 825 6.806 1.000 4.257.000 4.257.000 1.099.366 3.157.634
Lues
Sejuk
PDAM
Aceh
Tirta 235 235 17.513 1.826 1.325 20.899 4.158 6.208.507 4.966.806 821.553
Tamiang
Tamiang
PDAM
Nagan
Simpang Belum Produksi
Raya
Peut
BLUD
Aceh SPAM
59 6.291 201 2.556 9.107 2.000 121.444 77.874 6.693 3.307
Jaya Tirta
Mon Mata
PDAM
Bener
Tirta 46 5.083 43 4.257 9.429 4.969 2.024.352 1.834.334 1.151.008 683.326
Meriah
Beungi
PDAM Tirta
Pidie
Krueng 104 7.317 23 703 8.147 3.451 2.125.440 1.700.352 958.616 741.736
Jaya
Meureudu
PDAM Tirta
Banda Aceh 449 41.600 9.391 12.852 64.292 4.688 22.029.738 21.710.800 14.221.858 7.488.942
Daroy
PDAM Tirta
Sabang 66 6.678 468 337 7.549 4.330 2.859.171 2.357.429 2.009.292 348.137
Aneuk Laot
PDAM Tirta
Langsa 157 13.213 1.663 3.182 18.215
Keumeuneng
PDAM Ie Sare
Lhokseumawe 7 3.151 1 1.420 4.579 2.200 357.817 289.601 238.533 42.068
Beurata
PDAM
Subulussalam Kota 16 1.389 2 747 2.154 2.154 500 - 311.185 -
Subulussalam
SUMBER : PENGURUS DAERAH PERSATUAN PERUSAHAAN AIR MINUM SELURUH INDONESIA (PERPAMSI) PROVINSI ACEH
Pengembangan Jaringan Air Minum
1. Sistem jaringan air minum dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan
dasar masyarakat, industri dan pusat-pusat kegiatan bisnis lainnya
terhadap air minum;
2. Peningkatan kapasitas produksi air minum dilakukan melalui: a.
penambahan jaringan eksisting; dan b. penambahan kapasitas instalasi
yang sudah ada.
3. Pengembangan sistem jaringan air minum dilakukan melalui: a.
pemasangan jaringan distribusi baru; dan b. pembangunan instalasi
pengolahan air minum baru.
4. Pengembangan sistem jaringan air minum dapat dibangun dengan sistem
regional meliputi: wilayah Banda Aceh – Aceh Besar; Lhokseumawe
– Aceh Utara, Langsa – Aceh Timur, dan antar wilayah kabupaten/kota
lainnya.
68 pia
Bak penampung air PDAM Tirta Daroy
pia 69
Perbankan dan Lembaga Keuangan
Dengan adanya OJK menjadikan
transaksi keuangan terselenggara
secara teratur, adil, transparan dan
akuntabel, mewujudkan sistem
SELURUH lembaga keuangan dan
keuangan yang berkelanjutan dan
non keuangan di Aceh saat ini
stabil serta mampu melindungi
sudah konversi (peralihan) dari
kepentingan investor, konsumen dan
konvensional ke syariah. Hal itu
masyarakat.
merujuk ke Qanun Aceh Nomor
11 Tahun 2018 tentang Lembaga Di provinsi ini ada sejumlah
Keuangan Syariah. perbankan dan lembaga keuangan
yang dapat mempermudah kegiatan
Peraturan Perundang-undangan
transaksi dalam urusan bisnis.
tersebut mengatur tentang kegiatan
Antaranya Bank Aceh Syariah, Bank
Lembaga Keuangan dalam rangka
Syariah Indonesia yang merupakan
mewujudkan ekonomi masyarakat
merger dari tiga bank yaitu BNI
Aceh yang adil dan sejahtera dalam
Syariah, BRI Syariah dan Bank
naungan Syari’at Islam.
Syariah Mandiri. Selanjutnya juga
Serta dalam rangka mencapai dan ada KB Bukopin Syariah, BCA
memelihara kestabilan nilai rupiah, Syariah, BTN Syariah, Maybank
hadir juga Kantor Perwakilan Bank Syariah, CIMB Syariah, Permata
Indonesia Provinsi Aceh. Tidak hanya Bank Syariah, Danamon Syariah,
itu, ada juga Otoritas Jasa Keuangan BTPN Syariah, BPRS Mustaqim, BPRS
(OJK) Aceh. Hikmah Wakilah, Jamkrindo Syariah.
syariah
70 pia
pia 71
Layanan Telekomunikasi
Perkembangan Layanan Internet Broadband Indihome Di Aceh
Pembangunan 50
[Link] Corner
Consorsium 15 Operators IndiHome di Aceh.
through 13 countries (Indonesia,
Bangladesh, China, UAE, France,
Myanmar, Saudi Arabia, Singapore,
Sri Lanka, Italy, Malaysia, Telkom
Thailand, Yemen) SATELLITE
SE
AM
EW
E-S
SABAN G
Consorsium 7 Operators
S through 5 countries
AU
BA N DA AC E H To A s i a
To Europ e
throu g h S EA
N AT U N A
t hro ug h
AAG
NUNUKAN To Asia
thro ugh SE (Indonesia, Philippines,
TA RA K A N
M EDA N M E W E- S S EA U S
India, USA, Guam)
MO ROTAI
M AN ADO
S ING A PO RE
NIAS
PBR S A M A RIN DA TERN ATE
PA DA NG
PO NT I A N A K
PALU BI AK SMPCS
JA M B I BA LIK PA PA N S O RO N G
S ARMI
B E NG KU LU BA N JA RM A SIN KEN DARI FAKFAK
PA LEMBA N G JAYAP U RA
( Febr ua r i 2015)
IGG AMBO N
TIMIKA
JA K A RTA
L A M P U NG TUAL
M A K A SA R
SU RA BAYA
BA N D U N G M ATA RA M M AUMERE
S AU ML AKKI
DILI
M ARAUKE
D EN PA SA R
Existing Cable System ( S eptem ber 2015)
KU PAN G
SMPCS WA IN G A PU
72 pia
Jumlah Pengguna
Internet 2019-2020
Jumlah
Pengguna
No Provinsi Internet
1 Aceh 3,721,410
2 Sumut 11,720,332
3 Sumbar 5,008,263
4 Riau 4,463,320
5 Jambi 2,385,325
6 Sumsel 6,950,709
7 Bengkulu 1,498,568
8 Lampung 5,269,085
9 Babel 1,124,602
10 Kepri 1.943.467
SUMBER: SURVEI APJII 2019-2020
50
25
0
h
an
ru
bi
ng
lu
ng
ng
ng
an
e
ku
ba
Ac
ed
ba
pu
na
na
d
Ja
ng
an
M
m
Pa
Pi
Pi
m
a
a
nd
le
La
Be
k
al
ng
t
Pe
Ko
Pa
Ba
gk
ar
ju
t a
n
Ko
nd
Pa
Ta
Ba
pia 73
Banyaknya Desa/Kelurahan Menurut Kabupaten/Kota dan Penerimaan
Sinyal Internet Telepon Seluler di Aceh
Aceh Singkil 73 44 3 -
Gayo Lues 86 12 31 -
Banda Aceh 90 - - 1
Sabang 16 2 - -
Langsa 62 3 - -
Lhokseumawe 62 6 - -
Subulussalam 36 39 7 -
74 pia
Persentase Rumah Tangga yang Memerlukan Pengeluaran
Telekomunikasi Menurut Provinsi dan Klasifikasi Daerah (Persen)
pia 75
Parkside Hotel, Takengon
Hotel
ACEH memiliki hotel dari akomodasi lainnya.
bintang 5 sampai dengan non Sektor perhotelan Aceh
bintang di 23 Kabupaten/ didukung oleh jaringan
kota, seiring dengan fokus hotel bertaraf nasional dan
Pemerintah Aceh menjadikan internasional, seperti jaringan
sektor pengembangan pariwisata Bencoolen dan Kyriad
maka keberadaan hotel eksisting yang akan lebih memberi
tidak mencukupi lagi, Aceh kenyamanan bagi investor
masih sangat terbuka dalam untuk fasilitas menginap
pengembangan perhotelan, dan memyelenggarakan
MICE, kondominium dan pertemuan bisnisnya.
76 pia
Jumlah Akomodasi, Kamar, dan Tempat Tidur yang Tersedia pada dan Hotel
Bintang dan Hotel Nonbintang dan Akomodasi Lainnya Menurut Kabupaten/
Kota di Aceh, 2017 - 2019
pia 77
Hotel Berbintang di Aceh
____________________
Plum Hotel Lading Banda Aceh
Bintang 5 Grand Renggali
Hermes Palace Hotel
Hotel Amel and Convention Hall
Parkside Gayo Petro Hotel- Takengon
____________________
Bintang 4 ____________________
Kyriad Muraya Hotel
Bintang 2
Mars Resort
Hip Hope Hotel
The Pade Dive Resort
Kumala Hotel Banda Aceh
Hotel Grand Bayu Hill
OYO 854 Ub Caisar Hotel
Freddies Pantai Sumurtiga
____________________ GM Inn Hotel
Bintang 3 Seventeen Hotel
Arabia Hotel OYO 632 Hotel Mulana
The Pade Hotel OYO 2180 Vina Vira Hotel
Ayani Hotel Banda Aceh Hotel 61 Banda Aceh
Hotel Mekkah
Hotel Madinah
Grand Arabia Hotel
OYO 2018 Ring Road Residence Syariah
Oasis Atjeh Hotel
Hotel Permata Hati Syariah
Sulthan Hotel International
Grand Renggali Hotel Takengon OYO 3077 Hotel Morielisa
Hotel Rasamala Grand Mahoni Hotel
Hotel Grand Permata Hati Syariah OYO 1257 Hotel Sabang Inn
Grand Nanggroe Hotel Sei Hotel
Pulau Weh Paradise OYO 1512 Hotel Harley
The Royal IDI Hotel Hotel Kuala Radja
Nagoya Inn Sabang
Intense Maia Hotel
The Hawk’s Nest Resort
Thousand Hill Ketambe
Hermes One Hotel Subulussalam
Simeulue Surflodges
Aff Uji Hotel
The Point Sabang Resort Simeulue Nanik Surfcamp
Pondok Oma Surf Simeulue Permatasari Hotel and Convention Center
Harun Square Hotel Hotel Madinatul Zahra
78 pia
Hermes Palace Hotel
____________________
Hotel Bintang 1 Siwah Hotel Banda Aceh
OYO 1262 Sabang Fair Hotel
OYO 884 Rumoh PMI Hotel
Hotel Diana
OYO 1636 Wisma Kuta Karang
88 Hotel Atjeh
Grand Lambhuk Hotel
Hadrah Hotel
Hotel Syariah Lingke
Wisma Nusa Cendana
GM Inn Syari’ah Bireuen
SPOT ON 2134 Seunia Hotel
GM Backpacker
OYO 1630 Hotel Syariah Ring Road
OYO 2328 Lamnyong Syariah
Al-Hanifi Hotel
Olala Bungalows & Restaurant
Hotel Thayyiba
Iboih Bungalow Sabang
Mita Mulia Hotel
OYO 2598 Hotel Chocolate
Fie Resort
QQ Homestay
Al-Fatih Hotel
OYO 2972 Wisma Sartika
Poma Hotel
Winton Hotel Lhoksumawe
OYO 1569 Kupula Residence
My Home Aceh
pia 79
Peluang Investasi
di Aceh
Investasi
merupakan salah
satu instrumen
untuk peningkatan
pertumbuhan
ekonomi,
Pemerintah
Aceh fokus
mengembangkan
empat sektor
potensial sesuai
dengan amanat
RPJM Aceh yaitu:
infrastruktur dan
energi, Agroindustri,
pariwisata dan
pengembangan kawasan
industri Aceh.
80 pia
pia 81
Infrastruktur
& Energi
INFRASTRUKTUR dan energi merupakan dua komponen yang
mempengaruhi keputusan investor untuk mengembangkan
usaha di suatu daerah, jika infrastrukturnya tidak baik maka akan
terdapat biaya logistik yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan.
Guna meningkatkan penyediaan infrastruktur di Aceh, Pemerintah
Aceh mengundang para investor untuk mengembangkan proyek
investasi di sektor Infrastruktur
di Aceh, seperti
jalan tol,
kereta
api, dan
lainnya.
82 pia
Aceh Tahun
2021 bahwa masih
memiliki cadangan suplai
sebesar 109,6 MW sedangkan
beban puncak hanya 532,1 MW
dengan total daya mampu 641,1 MW.
Namun untuk memenuhi kebutuhan
energi kedepan untuk pengembangan
investasi terutama di kawasan investasi di Aceh,
Pemerintah Aceh masih membuka peluang bagi
investor untuk berinvestasi di sektor energi seperti; PLTA,
panas bumi dan waste to energy.
pia 83
Jalan Tol
Proyek Pembangunan
Jalan Tol Trans Sumatera
Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)
Ruas Sigli – Banda Aceh memiliki Ruas Binjai – Langsa memiliki total
total Panjang 74 Km, dengan Panjang 131 Km, dengan estimasi
estimasi nilai investasi sebesar nilai investasi sebesar Rp. 23,354
Rp. 12,354 Triliun. Ruas Tol Sigli Triliun. Ruas Binjai – Langsa memiliki
– Banda Aceh memiliki 6 (enam) 5 (lima) buah Interchange (IC) atau
buah Interchange (IC) atau Simpang Simpang Susun (SS). Hingga saat ini,
Susun (SS) dan dilengkapi oleh progres pembangunan berada pada
6 (enam) seksi tol yakni seksi 1 seksi Binjai – Pangkalan Brandan
Sigli - Seulimun (25 Km), seksi 2 sepanjang (58 km) dengan progres
Seulimeum – Jantho (6 Km), seksi 3 kontruksi mencapai 16%.
Jantho – Indrapuri (16 Km), seksi 4
Indrapuri – Blang Bintang (14 Km),
seksi 5 Blang Bintang – Kuto Baro
(8 Km) dan seksi 6 Kuto – Baro -
Baitussalam (5 Km). Progres Pembangunan
Jalan Tol Sigli-Banda Aceh
Hingga saat ini, progres
pembangunan telah mencapai 61% Tol Sigli Banda Aceh sepanjang
progres konstruksi dan 76% progres 74,2 Km terdiri dari 6 seksi
pengadaan lahan. Adapun seksi 4 dengan progress pebebasan lahan
Indrapuri – Blang Bintang sepanjang 97,74%, pekerjaan fisik jalan
14 Km telah beroperasi penuh sejak yang di pimpin oleh PT. Hutama
diresmikan oleh Presiden Joko Karya dengan kontraktor PT.
Widodo pada 25 Agustus 2020. Adhi Karya.
84 pia
Tol Banda Aceh - Sigli
pia 85
Data Teknis Lhokseumawe - Sigli
Jumlah Lajur:
Tahap Awal : 2 x 2 Lajur
Tahap Akhir : 2 x 3 Lajur
Median
Tipe Median : Double
Concrete Barrier
Kelandaian Max : 3%
Superelevasi Max : 8%
Jenis Perkerasan:
Mainroad : Rigid Pavement
Akses : Rigid Pavement
86 pia
Jalan Tol Ruas Lhokseumawe - Sigli
pia 87
Jalan Tol Ruas Langsa – Lhokseumawe
Data Teknis
Lokasi Pekerjaan: Lebar Jalan:
Provinsi Aceh Lebar Badan Jalan : 3,6 m
Lebar Bahu Luar : 3,0 m
Panjang Mainroad : 134,888 km Lebar Bahu Dalam : 1,5 m
: 100 Km/Jam
: 5,5 m
Kecepatan Rencana
Lebar Median
(Termasuk Bahu Dalam)
: Ke luar
Jumlah Lajur: Arah Pelebaran
Tahap Awal : 2
x 2 Lajur * Data data masih dalam proses perhitungan
Tahap Akhir : 2 x 3 Lajur dan kajian, dimungkinkan adanya perubahan
Tipe Median : Double Median
Concrete Barrier Lokasi Interchange
Kelandaian Max : 3%
: 8%
IC Idi Rayeuk
Superelevasi Max
(Sta. 48+856) : ± 3,7 km
Jenis Perkerasan: IC Lhoksukon
(Sta. 102+225) : ± 1,65 km
Mainroad : Rigid Pavement
: Rigid Pavement
IC Lhokseumawe
Akses
Persilangan : Flexible Pavement (Sta. 134+412) : ± 2,73 km
88 pia
Lokasi Rest Area Perlintasan
Rest Area Type A:
No Uraian Jumlah
Sta. 95+900 (1 pasang)
Underbridge (Jembatan
Seberang Jalan Akses Idi Rayeuk 1
Sungai)
16
(1 buah)
2 Overpass 17
Rest Area Type B : 3 Overpass Simpang Susun 2
Sta. 28+700 (1 pasang)
Box Underpass Simpang
4 1
Susun
4 Box Underpass 99
Underpass (Jembatan Lalu
5 Lintas, Utilitas, dan Kereta 15
Api)
6 Box Culvert 405
Data Finansial
pia 89
Pengembangan
Kereta Api Perkotaan
ILustrasi
90 pia
semakin padatnya pergerakan lalu Arahan Kebijakan Tata Ruang
lintas di kota Banda Aceh dan jalur
KA yang menghubungkan kota
PP NO. 13 Tentang Perubahan
Banda Aceh dengan Bandara SIM.
Atas PP. NO. 26 Tahun 2008
Tentang RTRWN
Perpres No. 13/2012 Kota
Banda Aceh sebagai PKW
PP No. 13/2017 Kota Banda Aceh
sebagai PKN
Qanun No. 19/2013 Kota Banda
Aceh sebagai PKN
Jaringan Jalur KA antar
kota dikembangkan untuk
menghubungkan:
PKN dengan pusat kegiatan di
negara tetangga; antar PKN;
PKW dengan PKN atau antar
PKW
Jaringan Jalur KA perkotaan
dikembangkan untuk:
Menghubungkan Kawasan
perkotaan dengan bandar
udara
Mendukung aksesibilitas
Kawasan perkotaaan
PERPRES NOMOR 13 Tahun
2012 Tentang Rencana Tata
Ruang Pulau Sumatera
Qanun Aceh No. 19 Tahun 2013
Tentang Rencana Tata Ruang
Wilayah Aceh Tahun 2013-2033
pia 91
Potensi
Demografi Greater Banda Aceh
Pertumbuhan penduduk dari tahun 2015-2018 mencapai 25 %
Namun prediksi pertumbuhan penduduk pada tahun 2040
diperkirakan meningkat mencapai 55.2% dari total jumlah
penduduk tahun 2018.
Jumlah Penduduk
No Kecamatan 2015 2016 2017 2018 2020 2025 2030 2035 2040
KOTA BANDA ACEH
1 Jaya Baru 24561 25012 25503 26013 27075 29922 35823 36547 40391
2 Banda Raya 23034 23459 23919 24398 25394 28064 33599 34278 37883
3 Baiturrahman 35363 36013 36721 37455 38984 43084 51580 52622 58157
4 Lueng Bata 24660 25114 25607 26119 27185 30044 35969 36696 40555
5 Kuta Alam 49706 50618 51614 52645 54793 60556 72499 73963 81742
6 Kuta Raja 12872 13107 13365 13632 14188 15681 18773 19152 21167
7 Syiah Kuala 35817 36477 37193 37938 39486 43639 52245 53301 58907
8 Meuraxa 19040 19388 19770 20166 20989 23196 27771 28332 31312
9 Ulee Kareng 25250 25716 26221 26745 P 27836 30764 36831 37575 41527
R
10 Kuta Cot Gile 13783 14075 14363 14651 O 15249 16853 20176 20584 22749
Y
KABUPATEN ACEH BESAR E
K
11 Mesjid Raya 23290 23785 24271 24757 S 25767 28477 34094 34782 38440
I
12 Darussalam 25316 25853 26384 26909 28007 30953 37057 37806 41782
13 Blang Bintang 12067 31983 12575 12827 13350 14755 17664 18021 19917
Krueng Barona
14 15782 16116 16445 16774 17459 19295 23100 23567 26045
Jaya
15 Peukan Bada 17422 17792 18156 18520 19276 21303 25504 26020 28756
16 Lhoknga 16552 16904 17250 17596 18314 20240 24232 24721 27321
17 Darul Imarah 52073 53177 54264 55350 57609 63668 76224 77764 85942
18 Darul Kamal 7553 7713 7870 8028 8356 9234 11056 11279 12465
19 Ingin Jaya 31318 12232 32637 33290 34649 38293 45845 46771 51690
Jumlah 465459 474534 484128 493813 513966 568021 680042 693781 766748
92 pia
Simpang lima, Banda Aceh
Kepemilikan Kendaraan
pia 93
Jumlah Kepemilikan Kendaraan Pribadi
232455
227193
220019
212108
199829
3%
Sepeda Motor
2% 13%
Mobil Pribadi
0% Jalan Kaki/Sepeda
53%
29% Becak
Trans Kutaraja
Transportasi Online
94 pia
Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue
Moda Perjalanan
Sepeda motor dan mobil pribadi internasional di Bandar Udara
merupakan moda paling dominan Internasional SIM, Pelabuhan
yang digunakan untuk perjalanan. Penyeberangan Ulee Lheue
Terhitung sekitar 53% responden mengalami peningkatan masing-
menggunakan sepeda motor dan masing sebesar 7% untuk penumpang
29% menggunakan mobil pribadi. domestik 2% penumpang
Sedangkan untuk moda perjalanan Internasional dan 13% Penumpang
menggunakan kendaraan umum Pelabuhan.
hanya sekitar 18% yang terdiri Hal ini sangat dipengaruhi oleh
dari Trans Koetaradja, becak, dan adanya kebijakan dan program di
transportasi online. Pemerintah dalam meningkatkan
Dengan adanya kereta api sektor pariwisata di Kota Banda Aceh
perkotaan diharapkan moda dan Kota Sabang dengan mengadakan
perjalanan menggunakan angkutan event Internasional maupun Nasional
umum menjadi meningkat sehingga dan melakukan pemeliharaan serta
mengurangi kemacetan lalu lintas. pengembangan jaringan infrastruktur
Pertumbuhan persentase rata- dan pelayanan pada sektor
rata penumpang domestik dan transportasi.
pia 95
Jumlah Penumpang Bandara Sultan Iskandar Muda
96 pia
Pelabuhan Ulee Lheue
penumpang 312807
140175
pelabuhan Ulee 103354
129205
pia 97
98
pia
Sp Sp
.S .S
ur ur
ab ab
0
500
1000
1500
2000
2500
Ko ay
0
500
1000
1500
2000
2500
Ko ay t a
ta a a -K
-S -K -S
p. ot
p. ot
a Su a
Su Sp ra
Sp ra .M b
.M ba ay
es ya es a
7202 7828
ra ra
Ko -
Ko
ta - Ko
Analisa Kebutuhan
ta Ko Sp -S ta
Sp -S ta .J p
Karakteristik Lalu Lintas
.J
10478
am p. am .M
M bo es
Ko bo es Sp Ko ta ra
Sp ta ra ta pe
8433
ta .L
.L
ue -S
pe
-K ue - Sp -K
ab -S ta
ab Sp ta ay p. pe
ay pe
a .S a Su
u
21363 19626
-S ra -S ra
p. ba p. ba
Lu ya Lu ya
en
17284
en g
g
11411
Arus Lalu Lintas Jam Sibuk Sore
2500
2000
1500
1000
500
0
a
ya
ra
pe
ta
ay
ot
ot
ot
Ba
es
ba
ta
-K
-K
-K
ab
M
bo
ra
g
ur
en
a
ra
pe
p.
Su
m
ay
S
-S
es
Ja
Lu
ta
p.
p.
ab
.M
bo
p.
-S
-S
ta
p.
ur
-S
am
-S
Ko
Sp
.S
a
t
t
.J
ta
Ba
Ko
a
Sp
ay
Ko
Sp
ng
ab
ue
ur
.S
.L
Sp
Sp
Tujuan Perjalanan
3000
2586
2110 2113
2000 1914
1555
1092
1000
461
37 121 73
0
k
ol
er
et
r
he
m
om
m
or
or
or
th
ho
th
Ho
Ho
W
Ot
O
O
H
S c
o
to
o
to
o
o
to
to
o
et
rt
o
et
rt
rt
k
et
k
k
ol
he
m
or
he
or
m
he
or
ho
m
Ho
Ot
Ho
Ot
W
Ot
Ho
Sc
SUMBER : PENINGKATAN JARINGAN TRANSPORTASI BERBASIS BRT DI KOTA BANDA ACEH, 2017
pia 99
DESIRE LINE KE PUSAT KOTA BANDA ACEH
16 Keterangan:
1 = Leung Bata
UIN 2 = Baiturrahman
Arraniry 3 = Kuta Raja
Kantor 4 = Banda Aceh
KODAM Gubernur
Iskandar Aceh Polda 5 = Syiah Kuala
Muda Aceh 6 = Kuta Alam
Pelabuhan 7 = Jaya Baru
Ferry Ulee Univesitas
5
8 = Meuraxa
3
Lheue Syiah Kuala
9 = Ulee Kareng
Masjid 10 = Darussalam
Baiturrahim
10 11 = Blang Bintang
12 = Krueng Barona Jaya
6
RSUDZA
8
13 = Lambaro
MUseum
9
Tsunami 14 = Mata Ie
49 15 = Lhoeknga
Masjid Raya 16 = Krueng Raya
Baiturrahman
2 Univesitas
17 = Lampenerut
Abulyatama Sumber: FS Kereta Api perkotaan Ibukota Provinsi Aceh dan Sekitarnya
7
15
Simpang
1 Bandara Sultan
12
7 Ulee
Iskandar Muda
4
Kareng
ANALISIS KEBUTUHAN (2)
13
Terminal
14
Bus Batoh
17 Simpang
11
Lambaro
100 pia
Kecamatan Jenis Peruntukan Ruang yang Dilalui
Blang Bintang Kawasan Bandara, Pemukiman Perkotaan, Pertanian Lahan Basah
Ingin Jaya Kawasan Pemukiman Perkotaan, Pertanian Lahan Basah
Kawasan Perdagangan dan Jasa, Kawasan Perkantoran, Kawasan
Lueng Bata
Perumahan
Kawasan Perdagangan dan Jasa, Kawasan Perkantoran, Kawasan
Baiturrahman
Cagar Budaya, Ruang Terbuka Hijau
Kawasan Perdagangan, Kawasan Perumahan, Sempadan Sungai,
Meuraxa
Kawasan Pelabuhan
pia 101
M E S J I D R AYA
BAITUSSALAM
DARUSSALAM
SYIAH KUALA
K U TA R A J A
K U TA A L A M
A C
B
MEURAXA
ULEE KARENG
K R U E N G B A R O N A J AYA
K OTA B A R O
BAITURRAHMAN
L U E N G B ATA
J AYA B A R U
B A N D A R AYA
PEUKANBADA
DARUL
IMARAH
B
I N G I N J AYA
BLANG
B I N TA N G
A
LHOKNGA
DARULKAMAL S I M PA N G T I G A SUKAMAKMUR M O N TA S I K
Rencana Panjang
Trace rel (Km) Trace
Bandara Internasional SIM-Modal Bangsa-Bakoi-Pagar
Trace A 16,86 air-Lueng Bata-Mesjid Raya-Lampaseh-Pelabuhan Ulee
Lheue
102 pia
Potensi Hinterland Sekitar Trace A
BAITUSSALAM
K U TA R A J A
K U TA A L A M
A
A STASIUN 3 (LAMBARO)
MEURAXA
PEUKANBADA L U E N G B ATA
J AYA B A R U
STASIUN 5 (LEUNGBATA)
LHOKNGA
DARULKAMAL S UKAMAKMUR
M O N TA S I K
K U TA M A L A K A
pia 103
Pemilihan lokasi rute Kereta Rencana Trace A
Api (rute A) dilakukan dengan
mempertimbangkan optimalisasi tata
(panjang 16,86 Km)
guna lahan, potensi pengembangan
Trace Koridor
kawasan serta proyeksi pergerakan
Intermoda dengan Bandara
penumpang yang berada pada
SIM dan Pelabuhan Ulee Lheue
hinterland sekitar rute Kereta Api
Melalui kawasan dalam
tersebut.
pengembangan
Menghubungkan pusat
Sementara untuk pemilihan
kegiatan di Kota Banda Aceh
lokasi stasiun, selain berdasarkan
dan Kab. Aceh Besar
pertimbangan pemilihan rute juga
Daerah tangkapan air relatif
memperhatikan kebutuhan konektivitas jauh dari kawasan laut
antarmoda dan intermoda seperti
bandara, pelabuhan, terminal dan Bus
Trans Koetaradja.
104 pia
Station Masjid Raya
Station Leungbata
pia 105
Estimasi Biaya Pembangunan Monorail
Ilustrasi
106 pia
Panjang
Rel Biaya Perjalanan
Perhitungan Biaya rute B & C dilakukan dengan metode hitungan kasar berdasarkan
asumsi perhitungan komponen biaya rute A
pia 107
Biaya yang Digunakan
TAHUN 2027 2032 2037 2042 2047 2052 2057 2062 2066
PSGR/HARI 17,170 27,392 41,951 60,992 86,865 118,896 160,727 209,983 258,485
Jumlah
4 7 10 15 22 30 40 52 65
Kereta Api
Stasion 14 9 6 4 3 2 1 1 1
Ilustrasi
108 pia
The feasibility of urban railway
investment has a cost 10.500 users per km
[Link]/
No Uraian Rp. Juta
km
A CAPEX 5.781.760
1 Penggunaan Lahan 1.313.860
2 Pekerja Sipil (Trace, Station, dan Depo) 195.000
Elektrical, Rolling stock, Telekomunikasi &
3 70.000
Sinyal
Per km 265.000
Biaya 16,86 km 4.467.900
B OPEX 112.680
1 Biaya O&P 16,86 km 112.680
Panjang Trace 16,86 Km
Waktu Perjalanan 25 Menit
First Station : 5 menit
Waktu Tunggu
Other Station : 1 menit
Biaya Pengguna Rp. 10.500 per Km
SUMBER : FS KERETA API PERKOTAAN IBUKOTA PROVINSI ACEH DAN SEKITARNYA
pia 109
Analisis Ekonomi
DISCOUNT RATE (%)
Ilustrasi
110 pia
Analis Keuangan
DISCOUNT RATE (%)
NPV > 0, FIRR sama dengan tingkat bungan yang tetapkan, berarti
proyek tidak layak secara finansial
SUMBER : FS KERETA API PERKOTAAN IBUKOTA PROVINSI ACEH DAN SEKITARNYA
total biaya
perjalanan rute A
yaitu Rp. 177.030
dengan asumsi
bahwa pada tahun
2027 masyarakat
yang berpindah
menggunakan
kereta api adalah
sebanyak 10% dan
terus meningkat
0,5% di setiap
tahunnya hingga
mencapai 30%
di tahun 2066.
Payback Periode Ilustrasi
tahun ke 15.
pia 111
Kelayakan Investasi Kereta Api Perkotaan Trace A
Biaya Pengguna 5.000 per KM
Analisis Keuangan
Rp. Juta/
No Rp. Juta
km
A CAPEX 5.781.760
1 Lahan 1.313.860
Pekerjaan Sipil
2 195.000
(Trace, Station, dan Depo)
Per km 265.000
B OPEX 112.680
112 pia
Hasil Analisis Ekonomi
DISCOUNT RATE (%)
NPV > 0, EIRR > suku bunga yang ditetapkan, yang berarti Proyek
Layak dioperasikan Secara Ekonomi
SUMBER : FS KERETA API PERKOTAAN IBUKOTA PROVINSI ACEH DAN SEKITARNYA
NPV > 0, EIRR < suku bunga yang ditetapkan yang berarti Proyek
Tidak Layak Secara Finansial
total biaya perjalanan rute A yaitu adalah sebanyak 10% dan terus
Rp. 84.300 dengan asumsi bahwa meningkat 0,5% di setiap tahunnya
pada tahun 2027 masyarakat yang hingga mencapai 30% di tahun
berpindah menggunakan kereta api 2066. Payback Periode tahun ke 26
pia 113
Pemilihan teknologi
Negara yang Menggunakan
Teknologi Monorel
Ilustrasi
114 pia
Las Vegas Monorail, Amerika
Ilustrasi
750 V DC third
Electrification
rail
50 mph
Operating speed
(80 km/j)
224
Kapasitas
Penumpang
Ilustrasi
pia 115
KL Monorail, Malaysia
Ilustrasi WIKIPEDIA
+14.000
+13.000
BIDANG PERSAMAAN: BF
ELEVASI TANAH ASLI 14.588 14.400
JARAK 1.6890.056
116 pia
Cross Section
Badan Badan
Bogie Bogie
1,3
4,7
6,0
Lebar tiang
direncanakan
2,0 m
14.989
0.150 14.809
1.969 15.080
0.286 14.754
15.103
14.913
14.255
0.278
pia 117
Interior
Ilustrasi
Ilustrasi
118 pia
Standar Minimum Kereta Api 3 kereta
Tipe A 3.0 m
Tipe C 7.3 m
Tinggi 1.1 m
pia 119
Struktur Umum Proyek KPBU
Kereta Api Banda Aceh
Kemetrian
Perhubungan Kemetrian
Keuangan
Pengajuan
Dukungan
Kelayakan
PJPK
Badan Usaha (Pemerintah Aceh)
Perjanjian
Regres
Perjanjian
Penjaminan KPBU Pemberian
Dukungan
Lenders Debt
Project Company Kontraktor
Investor(s) Equity Kontrak
Kontruksi
dan O&M
Layanan
Infrastruktur
Pembayaran Pembayaran
Tarif (Opsi 1) Tarif (Opsi 2)
Pengguna
RIP KA PERKOTAAN
2019 (DRAFT PERGUB) 2022 AMDAL 2024 CONSTRUCTION 2027
Tahapan
Pelaksanaan FEASIBILITY
STUDY
2020 ENGINEERING
DESIGN
2023 PROCUREMENT 2025 STAR UP &
MAINTENANCE
120 pia
Ilustrasi kursi penumpang
kereta api
pia 121
Energi
122 pia
PLTA Peusangan,
Bireuen
pia 123
Potensi Pembangkit Listrik
Tenaga Air (PLTA) di Aceh
Potensi PLTA & PLTM Aceh:
Jenis Kapasitas Jenis Kapasitas
No. Pembangkit Lokasi (MW) No. Pembangkit Lokasi (MW)
124 pia
1. Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Aceh ◘
1 PLTBm Simeulue 4
2 PLTS Simeulue 2
3 PLTBm Penanggalan 10
4 PLTBm Subulussalam 10
pia 125
Pembangkit Listrik Tenaga Panas
Bumi (PLTP) di Aceh
tektonik. Indonesia memiliki
potensi panas bumi terbesar
di dunia, akan tetapi sampai
saat ini pemanfaatannya belum
ENERGI panas bumi atau dikembangkan secara maksimal.
geothermal adalah sumber Potensi panas bumi Indonesia
energi terbarukan berupa energi mencapai 22,073 MWe dengan
thermal (panas) yang dihasilkan cadangan sekitar 17,506 MWe.
dan disimpan di dalam bumi.
Penyebaran sumber energi panas
Energi panas bumi diyakini cukup
bumi hampir merata dapat
ekonomis, berlimpah, berkelanjutan,
ditemukan di lebih dari 300 titik
dan ramah lingkungan.
di seluruh wilayah Indonesia. Aceh
Meski demikian pemanfaatannya memiliki 17 titik potensi panas bumi
masih terkendala pada teknologi dengan perkiraan kapasitas sekitar
eksploitasi yang hanya dapat 1.115 MWe yang tersebar di 8
menjangkau di sekitar lempeng Kabupaten/Kota di Aceh.
126 pia
Berikut list potensi geothermal Aceh dalam RUPTL 2021-2030
Jenis Kapasitas
No. Pembangkit Lokasi (MW)
6 PLTP Lokop 40
pia 127
Pembangunan
Infrastruktur Gas Aceh
Satu jalur pipa gas yang telah dikembangkan
dari Lhokseumawe (Aceh) ke Sumatera Utara
untuk suplai gas di Kawasan Industri Belawan
dan kota di sepanjang jalur pipa.
128 pia
230Km 350Km GAS PIPE MAP
Kota
Banda Aceh - Arun -
Kab. Pidie Jaya
Kab. Bireuen
Lhokseumawe Belawan - KIM -
Kab. Aceh Utara KEK Sei Mangkei
Kab. Pidie
Kab.
Aceh Selatan
Kab. Aceh Tenggara
SKALA
1:1.500.000
Km
0 25 50 75 100 125
Subulussalam
pia 129
PENAWARAN DAN PERMINTAAN PROYEK GAS
PENAWARAN
PHE NSO - NSB (Ex. EMOI)
Triangle Pase Inc
Zaratex N.V.
Arun Regasification
130 pia
Pipa gas Arun
pia 131
Potensi Energi Sampah di Langsa
KETERSEDIAAN Sumber Energi Volume TPA eksisting sebanyak
Sampah di Aceh umumnya 262.800 ton (dihitung).
didominasi oleh rumah tangga
Kota Langsa memiliki posisi yang
(76,50%) dan restoran (11,98%).
strategis yakni dekat dengan Kota
Berdasarkan komposisinya, sampah
Medan dan Kawasan Industri
dari sisa makanan menyumbang
Medan, Sumatera Utara. Selain
18,40% dan plastik 18,59%, dengan
itu, Kota Langsa juga berpotensi
kelembaban seluruh jenis sampah
menjadi pusat Waste to Energy
diperkirakan sekitar 30-40%.
dimana dapat menerima limpahan
Salah satu potensi Waste to Energy timbunan dari kabupaten tetangga
ini berada di Langsa yang telah yakni Aceh Timur yang memiliki
dikelola dengan baik dengan jumlah potensi limbah sebanyak 211,2 ton/
penduduk sebanyak 185.971 jiwa hari dengan jumlah sampah yang
(2020). Kota ini memiliki satu TPA dihitung 63,4 ton/hari dan sampah
dengan system sanitary landfill yang nyata ke TPA 60 ton/hari.
mulai beroperasi sejak tahun 2008
TPA di Aceh Timur mulai beroperasi
dengan total luas TPA sebesar 36
tahun 2010 dengan Volume TPA
hektar dengan cakupan area 80
eksisting 230.000 ton (dihitung),
persen, dimana sumber sampah
total luas TPA 7 hektare namun
berasal dari rumah tangga, pasar
masih menggunakan metode Open
tradisional, pelayanan publik.
Dumping.
Potensi timbunan sampah di Kota
Langsa sebanyak 93 ton/hari
dengan jumlah sampah
terhitung 74,4 ton/hari
dengan sampah nyata
ke TPA 60 ton/hari.
132 pia
Ilustrasi pengelolaan limbah rumah tangga
pia 133
134 pia
Agroindustri
Sebagai peluang usaha di sektor
pertanian seperti perkebunan; sawit,
kopi, kakao, nilam, serai wangi,
peternakan; industri daging sapi,
perikanan; ikan tangkapan
pia 135
Perkebunan
Kelapa Sawit
136 pia
Kebun sawit, Nagan Raya
pia 137
Luas tanam, produksi kelapa, produktivitas Kelapa Sawit dan jumlah
petani Kabupaten/Kota di Aceh, 2020
Luas
Tanam Produksi Produktivitas Petani
Kabupaten/Kota (Ha) (Ton) (Kg/Ha) (KK)
Simeulue 3.719 1.112 918 3.181
Aceh Singkil 32.452 78.697 3.456 10.957
Aceh Selatan 11.406 25.807 2.583 8.885
Aceh Tenggara 2.658 4.936 2.700 1.340
Aceh Timur 26.357 31.415 2.340 16.619
Aceh Tengah - - - -
Aceh Barat 10.863 16.610 3.515 8.662
Aceh Besar 1.677 484 739 778
Pidie 92 26 816 61
Bireuen 4.130 3.946 2.055 3.019
Aceh Utara 18.185 48.688 3.917 10.794
Aceh Barat Daya 19.478 28.969 1.683 10.392
Gayo Lues - - - -
Aceh Tamiang 21.956 44.969 2.520 10.152
Nagan Raya 52.145 102.348 2.746 26.382
Aceh Jaya 16.030 20.859 2.565 11.349
Bener Meriah 1.300 414 1.243 1.040
Pidie Jaya 784 861 2.389 1.331
Banda Aceh - - - -
Sabang - - - -
Langsa 386 810 2.166 788
Lhokseumawe 209 286 2.466 130
Subulussalam 18.993 33.200 2.880 13.293
2020 242.820 444.437 2.741 139.153
2019 240.365 444.437 2.732 138.305
2018 237.769 440.087 2.780 137.063
2017 234.479 437.292 2.811 129.021
2016 228.230 399.618 2.810 124.362
SUMBER: DINAS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN ACEH
138 pia
Daftar Pabrik Kelapa Sawit dan Kapasitas menurut
Kabupaten/Kota di Aceh Tahun 2021
Kapasitas Ton TBS/
Jmlh Kabupaten Jam
PKS /Kota Perusahaan Izin TPS TPK Keterangan
PT. Blang Ketumba 20 20 20 Aktif
2 Bireun
PT. Syaukath Sejahtera 30 30 30 Aktif
PT. Perkebunan 60 45 30 Aktif
Nusantara I
PT. Ika Bina Wisesa 45 45 45 Aktif
4 Aceh Utara
PT. Satya Agung 30 30 26 Aktif
PT. Seuramoe Agro 30 30 28 Aktif
Persada
PT. Subur Sakti (Kebun 30 30 25 Aktif
PT. Padang Palma
Permai)
PT. Ensem Sawita 30 30 30 Aktif
Koperasi Prima Jasa 30 30 30 Aktif
7 Aceh Timur
PT. Agra Bumi Niaga 30 30 30 Tahap
Pembangunan
PT. Anugrah Fajar Rezeki 20 20 - Aktif
PT. Teupin Lada 20 - - Aktif
PT. Mutiara Sawit Lestari 45 45 Aktif
PT. Perkebunan 3 30 28 Aktif
Nusantara I (Tamiang
Hulu)
PT. Perkebunan - 60 45 Aktif
Nusantara I (Karang
Baru)
PT. Mora (Eks. PT. Mapoli 60 60 28,89 Aktif
Raya)
PT. Parasawita 20 20 19,32 Aktif
PT. Padang Palma 30 30 30 Tidak Aktif
Permai
13 Aceh Tamiang PT. Bumi Sama Ganda 30 30 30 Aktif
PT. Socfin Indonesia 30 30 30 Aktif
PT. Sisirau 30 30 30 Aktif
PT. P.P. Pati Sari 30 30 30 Aktif
PT. Tri Agro Palma 30 30 25 Aktif
Tamiang
PT. Bima Desa Sawita 20 - - Aktif
PT. Bahari Lestari 30 - - Tahap
Pembangunan
PT. Betami 30 - - Tahap
Pembangunan
pia 139
Kapasitas Ton TBS/
Jmlh Kabupaten Jam
PKS /Kota Perusahaan Izin TPS TPK Keterangan
PT. Karya Tanah Subur 60 60 60 Aktif
2 Aceh Barat
PT. Mapoli Raya 30 30 25 Aktif
PT. Boswa Megalopolis 60 60 60 Aktif
PT. Syaukath Agro 30 30 30 Aktif
3 Aceh Jaya
PT. Agro Sinergi 45 30 30 Aktif
Nusantara
PT. Fajar Baizury 60 60 60 Aktif
PT. Kalista Alam 30 30 15 Aktif
PT. Sawit Nagan Raya 30 30 20 Aktif
Makmur
PT. Beurata Subur 30 30 - Aktif
Persada
PT. Ujong Neubok Dalam 30 20 - Aktif
PT. Surya Panen Subur II 60 60 - Aktif
11 Nagan Raya
PT. Kharisma Iskandar 30 30 - Aktif
Muda
PT. Ensem Lestari 30 30 - Aktif
PT. Socfin Indonesia 23 23 23 Aktif
(Seunagan)
PT. Socfin Indonesia 45 45 23,45 Aktif
(Seumanyam)
PT. Raja Marga 30 Aktif
PT. Mon Jambee 30 30 Aktif
Aceh Barat
2 PT. Samira Makmur 30 30 Tahap
Daya
Sawita Pembangunan
PT. Aceh Trumon 45 45 Aktif
1 Aceh Selatan
Anugrah Kita
PT. Perkebunan Lembah 60 25 25 Aktif
Bakti
PT. Perkebunan Lembah 45 - - Aktif
Bhakti
PT. Nafasindo 30 30 20 Aktif
PT. Ensem Lestari 30 30 20 Aktif
8 Aceh Singkil
PT. Delima Makmur 60 60 60 Aktif
PT. Socfin Indonesia 23 23 23 Aktif
PT. Singkil Sejahtera 30 30 - Aktif
Makmur
PT. Runding Putra 30 - - Aktif
Persada
140 pia
Kapasitas Ton TBS/
Jmlh Kabupaten Jam
PKS /Kota Perusahaan Izin TPS TPK Keterangan
PT. Global Sawit Semesta 60 60 60 Aktif
(Eks. PT. Lestari Tunggal
Pratama)
PT. Bangun Sempurna 30 30 30 Aktif
Lestari
5 Subulussalam PT. Mandiri Sawit 30 30 30 Tahap
Bersama Pembangunan
PT. Bumi Daya 30 30 - Aktif
Agrotamas
PT. Samudera Sawit 30 30 30 Aktif
Nabati
Perkebunan Daerah 20 20 - Tahap
Pembangunan
2 Simeulue
PT. Raja Marga Tahap
Pembangunan
1.969 1.749
60 PKS
pia 141
Kopi
Arabika
INDONESIA merupakan produsen
kopi terbesar keempat setelah
Brasil, Vietnam, Kolombia dan
dikenal sebagai penghasil kopi
dengan kualitas terbaik dunia. Saat
ini, perkebunan kopi Indonesia
mencakup area seluas sekitar
1.240.000 Ha, terdiri dari 933.000
Ha perkebunan kopi Robusta dan
307.000 Ha perkebunan kopi
Arabika.
Lebih dari 90 persen dari total
perkebunan dibudidayakan oleh
kopi, produksi kopi arabika
petani skala kecil atau dikelola oleh
dari wilayah Gayo adalah
masyarakat. Indonesia adalah satu-
yang terbesar di Asia. Kopi
satunya negara yang memiliki kopi
ini ditanam di dataran tinggi
spesial berdasarkan Geographical
Gayo yang meliputi Kabupaten
Indication (GI). Kopi arabika
Bener Meriah, Aceh Tengah,
berkualitas tinggi sebagian besar
Gayo Lues. Penanaman kopi
dihasilkan oleh Aceh dan Sumatera
di wilayah ini dimulai pada
Utara, sedangkan produsen utama
tahun 1908 dan sebagian besar
kopi robusta adalah Lampung,
adalah kopi Arabika. Faktanya,
Bengkulu dan Sulawesi Selatan.
produksi kopi Arabika dari
Provinsi Aceh merupakan wilayah Gayo adalah yang
daerah potensial untuk komoditas terbesar di Asia.
142 pia
Kopi Gayo telah diekspor ke
berbagai negara di dunia. Statistik
menunjukkan bahwa pada tahun
2020, Aceh telah mengekspor
8.394.707 kilogram (kg) biji kopi
ke 21 negara, (Sumber: Dinas
Perindustrian dan Perdagangan
Aceh, 2020).
Kopi gayo telah memperoleh
beberapa pengakuan sertifikasi
internasional karena kualitasnya
yang sangat baik terutama kopi
organiknya yang bersertikat fair
trade dengan Indikasi Geografis
(GI). Secara khusus, kopi Gayo
Arabika mendapat skor tertinggi
dalam Lelang Kopi Spesial Indonesia
Tahun 2010 di Bali, yang menjamin
kualitas Gayo Arabika sebagai salah
satu kopi terbaik di dunia.
Arabika
pia 143
Luas Tanam, produksi, produktivitas dan petani Kopi arabika
Menurut Kabupaten/Kota di Aceh, 2020
Arabika
Pidie 55 - - 65
Rembele
Bener Meriah
SIM* Blangbintang
Aceh Tengah
6 hr 46 min
Luas Tanam (Ha):
40 min
310 km 21.3 km
49.835 Ha
Produksi (TON):
34.609 Ton
Takengon,
Aceh Tengah
144 pia
SIM
Bener Meriah
1.888 Ha
5 hr 59 min Produksi (TON):
299 km
North
Aceh 755 Ton
SIM
Aceh Utara
Kualanamu
Gayo Lues
8 hr 30 min
Luas Tanam (Ha): 335 km
4.864 Ha
Produksi (TON):
1.366 Ton
pia 145
Robusta
Kopi robusta memiliki rasa yang
kuat dan lebih pahit daripada
kopi arabika. Kopi ini banyak
digunakan sebagai bahan baku kopi
instan. Kopi ini dibudidayakan di
Kabupaten Pidie, Aceh Jaya, Bener
Meriah, Aceh Besar dan Aceh
Selatan.
146 pia
Luas Tanam, produksi, produktivitas dan petani Kopi robusta Menurut
Kabupaten/Kota di Aceh, 2020
Robusta
pia 147
Perusahaan Eksportir Kopi
148 pia
Rantai pasokan yang dekat di hijau US $ 4,58/Kg). Harga
wilayah Aceh menjadi keuntungan ini sangat memungkinkan
untuk mengembangkan investasi menciptakan segmen pasar, pangsa
ini karena biaya produksi lebih pasar dan ruang pasar, yang
rendah dari biaya rata-rata mampu bersaing dengan produk
(dengan asumsi harga biji kopi nasional terkenal lainnya.
pia 149
Petani Kakao Pidie Jaya, memetik
kakao yang sudah matang
Kakao
150 pia
Luas tanam, produksi, produktivitas dan petani cocoa milik
masyarakat menurut Kabupaten/Kota Di Aceh, 2020
pia 151
Petani Kakao Pidie Jaya dengan
kakaonya yang sudah siap dipanen
Peluang Pasar
152 pia
SIM* Blangbintang
3 hr 41 min
166 km
Pidie
Lokasi : Kec. Bandar Baru, Jaya
Kec. Panteraja,
Kec. Trienggadeng,
Kec. Meureudu,
Kec. Meurah Dua,
Kec. Ulim,
Kec. Bandar Dua.
Pengolahan
Hasil Kakao
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya memiliki
fasiltas berupa mesin pengolahan kakao
dan gudang tempat penyimpanan
kakao. Fasiltas ini dapat digunakan bagi
perusahaan yang ingin berinvestasi dalam
industri pengolahan kakao.
pia 153
Nilam
154 pia
Jumlah Produksi Nilan di Kabupaten Aceh Tamiang, 2018-2020
pia 155
Nilam, Aceh Jaya
156 pia
pia 157
Serai Wangi
158 pia
Ketersediaan Bahan Baku untuk Industri Hilir
Serai Wangi di Kabupaten Gayo Lues
Pining 446 74
pia 159
Industri Daging Sapi
160 pia
Sapi pedaging
Proyek Pengembangan
Industri Sapi Aceh Besar
Skema
• Inti: 605 Ha
• Plasma: 5.829 Ha
Estimasi investasi $33.147.500
Lokasi Potensial: USD, pembibitan 5.500 sapi,
• Kuta Malaka – Kandang Utama pengemukan 15.000 sapi.
untuk pusat pengembalaan ROI: 29,64 % , B/C: 1,23, jangka
• Krueng AcehPengemukan sapi waktu pengembalian modal 3
tradisonal tahun 5 bulan.
• Cot Sirebee, JanthoDepot Sapi Luas lahan 6.434 Ha dan
Pejantan lokasi di Krueng Aceh, Kuta
• Blang UboUboPembibitan Skala Malaka, Blang Ubo-Ubo
besar untuk pusat pengembalaan Kuasa lahan: Pemerintah
pia 161
Proyek Pengembangan
Industri Sapi Pidie
Cocok untuk pengembangan:
pembibitan, luas lahan 500 Ha
Lokasi: Desa Biheu, Kecamatan
Muara Tiga
Status Lahan: Milik Masyarakat
Skema: Sistem Plasma
Proyek Pengembangan
Industri Sapi Aceh Tengah
Nucleus: 780 Ha
Plasma: 1.500 Ha
Luas Area: 2.280 Ha
Lokasi: Jagong Jeget dan Karang
Ampar
162 pia
Sapi pedaging
pia 163
Pelabuhan Perikanan
Sawang Ba’u
B. FASILITAS FUNGSIONAL
1 Bangunan TPI 1.00 Unit
C. FASILITAS PENUNJANG
1 Koperasi Perikanan 1.00 Unit
164 pia
Pelabuhan ikan Sawang Ba'U, Aceh Selatan
2 Tongkol 6.083.07
3 Layang 4.165.75
4 Kuwe 2.108.82
5 Selar 1.981.46
pia 165
Perikanan Idi
166 pia
Pelabuhan ikan Idi, Aceh Timur
pia 167
Metro Mina Park
Kuala Idi – Aceh Timur
168 pia
Pelabuhan ikan Idi, Aceh Timur
pia 169
Pariwisata
PARIWISATA merupakan sektor Sektor pariwisata merupakan salah satu
menjanjikan, Aceh memiliki daya tarik penyumbang bagi PDRB Aceh, Pemerintah
wisata, baik itu wisata alam, wisata Aceh optimistis bahwa sektor pariwisataa
budaya, wisata buatan, cagar budaya, menjadi menjadi salah satu penyangga
dan sebagainya. perekonomian Aceh di masa depan.
170 pia
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Semua keindahan itu sangat mudah
mengidentifikasi, terdapat 797 objek untuk dinikmati, karena aksesibilitas
wisata serta 774 situs dan cagar budaya menuju tempat-tempat wisata di Aceh
yang tersebar di 23 Kabupaten/kota di sangat mudah. “Semua lokasi tujuan
seluruh Aceh,” selain pariwisata, Aceh wisata itu dapat dikunjungi melalui jalur
juga memiliki beragam seni budaya darat, laut, dan udara.
yang unik, seperti tarian, adat istiadat,
Untuk pengembangan sektor pariwisata,
sastra, seni lukis, maupun kegiatan
Pemerintah Aceh mengajak para
spiritual yang begitu menarik bagi
investor untuk berpartisipasi baik
masyarakat dunia.
sebagai pembangun dan pengelola pada
beberapa proyek pendukung industri
pariwisata di kabupaten/kota.
pia 171
Pengembangan
Wisata Pulau
Banyak
Pulau Banyak adalah
sebuah kecamatan berupa
pulau-pulau yang berlokasi
di Kabupaten Aceh Singkil,
Provinsi Aceh. Pulau Banyak
berbatasan langsung
dengan Samudra Hindia,
tepatnya di ujung sebelah
barat Pulau Sumatra.
172 pia
Pulau Panjang, Pulau Banyak
pia 173
Lampu suar di Pulau Banyak
174 pia
Pulau Baguk,
Pulau Banyak
pia 175
Potensi dan peluang
investasi di Pulau Banyak
N Luas Analisis Potensi
o. Lokasi (Ha) Tapak Rekomendasi Pengembangan
176 pia
Potensi dan peluang investasi di Pulau Banyak
N Luas Analisis Potensi
o. Lokasi (Ha) Tapak Rekomendasi Pengembangan
pia 177
Pembangunan Hotel
Bintang 4 Aceh Selatan
pia 179
Pengembangan
Kawasan
Industri
Aceh
180 pia
Aceh fokus terhadap Foto Ilustrasi
pengembangan sejumlah
Kawasan Industri di Aceh yang
tentunya menjadi peluang bagi
investor untuk berinvestasi di
Kawasan Pelabuhan Bebas dan
Perdagangan Bebas (KPBPB),
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)
Arun Lhokseumawe, Kawasan
Industri Aceh (KIA) Ladong dan
Pelabuhan Perikanan Samudera
Kutaraja (PPS).
pia 181
Kawasan Pelabuhan
Bebas dan Perdagangan
Bebas (KPBPB)
Sabang sebagai pintu gerbang
barat Indonesia dan Malaysian
Peninsula merupakan pintu masuk
investasi, barang dan jasa dari
dalam dan luar negeri, dengan
letak yang berada pada jalur laut
internasional menghubungkan
perdagangan antara timur melalui
Selat Melaka dan barat melalui
Samudera Hindia berbatasan
dengan Teluk Benggala, sehingga
dapat menjadi pusat pelayaran
lalu lintas kapal internasional.
Kawasan ini juga diposisikan sebagai dan kapal pesiar melalui Phuket
wilayah frontier dalam kompetisi dan Langkawi juga menjadi
global. Sabang menawarkan alternatif bagi wisatawan
keindahan alam dan lautan yang mancanegara.
siap memanjakan mata setiap
Sabang memiliki Bandara
pengunjung, khususnya wisata
Maimun Saleh sebagai yang
bahari.
dapat mengakses penerbangan
Akses ke Kawasan Sabang didukung internasional walaupun belum
oleh fasilitas transportasi laut dan ada penerbangan langsung
udara. Untuk jalur laut, terdapat sejauh ini. Wisatawan dapat
Pelabuhan Balohan yang melayani mengambil connecting flight
rute Sabang ke Banda Aceh, melalui Kuala Lumpur, Malaysia
maupun sebaliknya. Pelayaran yacht atau Medan dan Jakarta.
182 pia
Pelabuhan CT3, Sabang
pia 183
Pelabuhan CT1 Sabang
Kawasan Sabang
184 pia
ʬ Pelayanan perbaikan dan ʬ Prasarana dan sarana
rekondisi permesinan dan perhubungan termasuk
peningkatan mutu. pelabuhan laut dan bandar
ʬ Penyediaan dan udara,
pengembangan prasarana air ʬ Bangunan dan jaringan listrik dan
dan sumber air, prasarana lainnya.
pia 185
Pengembangan
Wisata Pulo Aceh
186 pia
P. Rondo
Sabang Free
Trade Zone
(FTZ)
Ja l
Alam Pulau Weh
n a
o
Bandar Udara
Y
sSu d
ar
Maimun Saleh
so
Iboih
s
n Byp as
Jala
an
Ja
l
Uj
un
g Kar e
u n
g
Pulau Weh
Balohan
A N
N
A
L O H
Pulo Breueh
H
O
L
Melingge
B A
A
B
-
G
Rinon E
N
E
M
A
L
G U
L H
Gugob G O
Lampuyang P
-
E E
Pulo Nasi L
A
M
Pulau Teunom Lamteng P
U L
U
LAM L
Ulee Paya TEN O
G
G
Rabo - U
UG
LE
Pasi Janeng Deudap
OP
E
Teunom LH
E
- U
Alue Riyeung D E U
U
DA
E
EE
P
- U
L
Lampulo
LHE
EE
LH
UE
E
U
Banda Aceh
Ulee Lheue
0 1 2 3 Km
0 1 2 Mi
o
Aceh Besar
pia 187
Pengembangan
Gapang dan
Iboih
menawarkan suasana yang santai
dengan pemandangan hutan
menjadi garis pantai Iboih yang
menawan, pasir keemasan yang
penuh dengan batu -batu raksasa.
Air laut yang dangkal sehingga
Kawasan wiasata bahari Iboih dan begitu jelas memperlihatkan dasar
Gapang merupakan kawasan wisata laut memiliki rona biru kehijau
yang menjadi salah satu destinasi -hijauan yang memancarkan
para wisatawan, kawasan ini keindahan.
menawarkan keindahan pantai dan Berbagai keindahan pantai dan
bawah laut yang menakjubkan. wisata bahari yang ditawarkan ini
Saat ini telah tersedia beberapa dapat menjadi peluang investasi
cottage di kawasan ini, namun bagi investor. Sebab Gapang
masih sangat terbuka peluang dan Iboih tetap menjadi pilihan
untuk mengembangkan investasi di bagi wisatawan saat berkunjung
kawasan ini seperti hotel, restoran, ke Sabang. Untuk menarik para
villa, café dan spa. wisatawan tentu perlu sentuhan
dalam menyiapkan sarana prasarana
Kawasan ini dapat diakses dengan pendukung untuk memberi
jalan darat dari Pelabuhan Balohan kenyamanan bagi wisatawan.
(29,1 Km) dan waktu tempuh 47
menit, serta dari Pelabuhan CT-3
(20,2 Km) dengan waktu tempuh
33 menit. Saat ini tersedia angkutan
umum menuju Iboih dan Gapang. Investasi yang ditawarkan
Pembangunan Kawasan Wisata
Peluang Pasar Bahari Iboih dan Gapang
Pengembangan kawasan wisata Lokasi : Iboih dan Gapang
bahari menjadi tujuan utama Luas area : 800 Ha
wisatawan berkunjung ke Sabang,
188 pia
Kepemilikan Lahan : BPKS
Estimasi Investasi
Total Biaya pembangunan:
Gapang
pia 189
Kawasan
Ekonomi Khusus
(KEK) Arun
Lhokseumawe
KEK Arun Lhokseumawe terletak petrokimia, agro industri pendukung
di Kabupaten Aceh Utara dan Kota ketahanan pangan, logistik serta
Lhokseumawe, Provinsi Aceh dan industri penghasil kertas kraft.
dibentuk berdasarkan Peraturan
Pemerintah Nomor 5 Tahun 2017. Dari sektor energi (minyak dan gas)
KEK ini bertumpu pada lokasi akan dikembangkan regasifikasi
geografis Aceh yang dilintasi LNG, LNG Hub/ Trading, LPG Hub/
oleh Sea Lane of Communication Trading, Mini LNG Plant PLTG
(SloC), yaitu Selat Malaka dan dengan pengembangan pembangkit
mempunyai keunggulan komparatif listrik yang ramah lingkungan atau
untuk menjadi bagian dari jaringan clean energy solution provider.
produksi global atau rantai nilai Infrastruktur logistik juga
global. dikembangkan untuk mendukung
KEK yang terbentuk dari konsorsium input dan output dari industri
beberapa perusahaan eksisting, yaitu minyak dan gas, petrokimia dan
PT Pertamina, PT Pupuk Iskandar agro industri, melalui peningkatan
Muda (PT PIM), PT Pelindo 1, dan infrastruktur pelabuhan dan
Perusahaan Daerah Pembangunan dermaga berstandar Internasional.
Aceh (PDPA) terdiri atas tiga
Selain itu, Kawasan Ekonomi Khusus
kawasan, yaitu Kompleks Kilang
Arun Lhokseumawe berpotensi
Arun, Kecamatan Dewantara serta
menjadi salah satu ekosistem
Desa Jamuan yang merupakan
perairan yang kaya dan produktif
lokasi pabrik PT KKA.
dan memungkinkan menjadi basis
KEK Arun Lhokseumawe diresmikan pengembangan industri perikanan
beroperasi oleh Presiden Republik tangkap. Dengan potensi yang
Indonesia, Joko Widodo pada 14 dimiliki, Kawasan Ekonomi Khusus
Desember 2018. KEK ini berfokus Arun Lhokseumawe juga akan
pada beberapa sektor yaitu energi, menjadi kawasan basis industri
190 pia
PT Pupuk Iskandar Muda, Arun, Lhokseumawe
pia 191
S e l a t M a l a k a
PELABUHAN ARUN
PT KERTAS
KRAFT ACEH EKS ARUN AREA
Luas Lahan:
2.622,48 Ha
Status Lahan:
192 pia
Perbandingan Luas Lahan
PemilikLahan Luas Lahan (Ha) Lahan Kosong (Ha)
PT Pertamin 151,3 81
PT KKA 199,6 50
pia 193
Potensi Pengembangan
Petrokimia
} Klaster Industri Petrokimia
} Industri Ramah Lingkungan
} Proyek Petrokimia Terpadu
Rekreasi/Perumahan
} Fasilitas Komersial
} Fasilitas Hotel, Konferensi dan rekreasi
} Pengembangan Perumahan
} Pendidikan
} Fasilitas Kesehatan dan Olah Raga
194 pia
Fasilitas di KEK
1. Fasilitas Fiskal
Pajak Penghasilan
pia 195
Petra Gas Arun, Lhokseumawe
196 pia
Pembangunan pabrik pupuk NPK [Link], Lhokseumawe
pia 197
Alur Perizinan Di KEK Arun Lhokseumawe
198 pia
P P
Menengah Rendah
N o .
dikeluarkan:
Lengkap
5 / 2 0 2 1
Standar Usaha/Produk
(sebagaimana berlaku)
pia 199
Kawasan Industri
Aceh (KIA) Ladong
71,38 Ha
Status Lahan:
Infrastruktur pendukung:
ʬ Water Supply Electricity Hak Pengelolaan
ʬ Waste Water Treatment Security Rencana Pengembangan:
ʬ Electricity
ʬ Security 250 Ha
200 pia
Peluang Investasi
NON CORE NON CORE
CORE DIRECT INDIRECT
Penyewaan Kavling Industri Fasilitas Air Bersih Membantu Perizinan
pia 201
Denah lokasi Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong
Komoditas
Unggulan
di Aceh
Ekspor tuna hingga
1.726 Ton/Tahun
Produksi biji-bijian hingga
2,3 Juta Ton/Tahun
Produksi kopi hingga
60.000 Ton/Tahun
Kimia
Gudang
Penggilingan Beras
202 pia
Lahan KAI Ladong, Aceh Besar
Dalam Periode Setelah Periode Tarif Dasar + Tarif Dasar + Tarif Dasar +
Bebas Tarif Dasar
Promosi Promosi Faktor Inflasi Faktor Inflasi Faktor Inflasi
Dalam Periode Setelah Periode Tarif Dasar + Tarif Dasar + Tarif Dasar + Tarif Dasar + Tarif Dasar +
Promosi Promosi Faktor Inflasi Faktor Inflasi Faktor Inflasi Faktor Inflasi Faktor Inflasi
Surat Minat
pia 203
Pelabuhan Perikanan
Samudera Kutaraja (PPS)
204 pia
Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja
Fasilitas:
Luas lahan 52 Ha, Dermaga
baru termanfaatkan 10 Ha. Gudang
Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Pasar Ikan
dengan biaya sewa sesuai Tangki Air + Instalasi
Qanun Aceh Nomor 2 Tahun Tempat Pelelangan Ikan (TPI)
2019: Integrated Cold Storage (ICS)
Lahan Matang/Padat 200 Ton
Rp 10.000, - /M2/Tahun BBM Station
Lahan Mentah Rp 5.000, -/ Packing Building Stage 1 Gedung
M2/Tahun Pengepakan Tahap 1
Packing Building Stage 1 Gedung
Pengepakan Tahap 2
pia 205
Project
Investasi
Proyek investasi yang
ditawarkan berikut merupakan
beberapa proyek investasi
yang tersebar di Kabupaten/
Kota di Aceh, proyek ini
merupakan investasi unggulan
masing-masing daerah dan
juga pengelola kawasan yang
sifatnya sudah ready to offer.
pia 207
Pabrik Pengolahan
Minyak Goreng
Nagan Raya
208 pia
CPO Nagan Raya
pia 209
Pemerintah kabupaten Nagan Raya
INVESTASI YANG DI TAWARKAN memyediakan lahan untuk industri
nya sebesar 15 Ha, lokasi ini jauh
Minyak Goreng dari pemukiman penduduk sehingga
(21,3 Ton/Jam) jika operasional perusahaan
menimbulkan kebisingan tidak akan
Mentega mengganggu aktivitas penduduk
(5,7 Ton/Jam) dan mengurangi gesekan dengan
masyarakat sekitar.
Selain itu lokasi ini berada ditengah-
tengah lokasi pabrik kelapa
Kegiatan Investasi
sawit yang ada di Nagan Raya
Pemerintah Kabupaten Nagan sehingga hal ini mempermudah
Raya menawarkan kepada investor distribusi bahan baku. Lokasi yang
untuk membuka usaha pabrik direncanakan ini juga dekat sekali
minyak goreng di Kabupaten dengan jalur lintas barat Sumatra
Nagan Raya yakni di lokasi yang sehingga memudahkan mobilisasi
telah disebutkan. Adapun detilnya produk ke berbagai daerah.
sebagai berikut:
Jarak lokasi dengan pelabuhan
1. Pembangunan bangunan pabrik
Malahayati Aceh Besar lebih kurang
secara lengkap, perumahan
250 KM (± 4,5 jam perjalanan)
karyawan dan bangunan
adapun ke Pelabuhan Belawan
pendukung lainnya.
Medan berjarak 859 KM (± 14 Jam
2. Pengadaan mesin dan peralatan
perjalanan).
untuk pabrik minyak goreng
3. Pengadaan perlengkapan
inventaris dan sebagainya Insentif
Pemerintah Kabupaten Nagan
Ketersediaan Lahan Raya memberikan insentif
Lokasi investasi pabrik minyak bagi investor yang bersedia
goreng ini direncanakan di Desa melaksanakan kegiatan penanaman
Padang Turi, Kecamatan Tadu modal di Kabupaten Nagan Raya
Raya, Kabupaten Nagan Raya yakni dilokasi yang disebutkan
yang merupakan kawasan industri sebelumnya berupa :
terpadu.
1. Menyediakan/memfasilitasi lahan
Lokasi ini memiliki luas lebih kurang untuk pendirian pabrik
100 Ha dan rencana pengembangan 2. Kemudahan dan pendampingan
lebih dari 1.000 Ha, dan proses perizinan
210 pia
Skema Investasi non-core business-nya seperti usaha
Skema investasi yang ditawarkan katering untuk makanan, konveksi
adalah penyertaan saham non-finansial untuk seragam, dan perusahaan
berupa tanah untuk membangun pabrik penyedia layanan pembersihan
yang dihitung sebagai penyertaan gedung / cleaning servis, dsb.
modal Pemerintah Kabupaten Nagan
Alur Perizinan
Raya terhadap keseluruhan saham yang
diperlukan untuk menjalankan proyek Langkah-langkah perizinan yang harus
pabrik minyak goreng ini dengan imbal dilalui oleh investor berdasarkan
bagi hasil sesuai dengan jumlah saham. sektor yang ditawarkan di Kabupaten
Nagan Raya :
Mitra Lokal 1. Rekomendasi Bupati
Untuk menjamin suplly bahan 2. Izin Lokasi
baku, Pemerintah Nagan Raya akan 3. Izin Lingkungan
membantu memfasilitasi kemitraan
Adapun izin-izin lain yang diperlukan
antara pabrik minyak goreng ini
akan didampingi prosesnya oleh
dengan beberapa mitra lokal yang
staf perizinan DPMPTSP Kabupaten
dapat menyediakan bahan baku yang
Nagan Raya.
diperlukan.
• PT. Ujong Neubok Estimasi Investasi
• PT. Fajar Baizhuri and Brothers Investasi
• PT. Kalista Alam
• PT. Sawit Nagan Raya Makmur
IDR 115 miliar
• PT. Ensem Lestari Modal Kerja
• PT. Berata Subur Persada IDR 222 miliar
• PT. Raja Marga Estimasi Pendapatan
• PT. Surya Panen Subur
• PT. Karisma Iskandar Muda IDR 245 miliar
• PT. Socfindo Seumayam Net Present Value
• PT. Socfindo Seunagan. 201587772.1
Internal Rate Return
Selain perusahaan-perusahaan tersebut
jika diperlukan Pemerintah Kabupaten 50.15%
Nagan Raya melalui DPMPTSP Nagan Benefit Cost Ratio
Raya juga bisa membantu memitrakan
calon investor yang masuk untuk proyek
2.761295268
Jangka Waktu Pengembalian Modal
ini dengan UMKM yang sudah dibina
untuk mendukung aktifitas perusahaan 3 Tahun
pia 211
Pengembangan Kawasan Produksi
Pisang Cavendish di Bener Meriah
Bener Meriah memiliki posisi brasil, dari hasil uji coba di Bali,
strategis berada di tengah-tengah Lampung dan Bener Meriah,
Provinsi Aceh dengan Ibukota hasil di Bener Meriah lebih baik,
[Link] geografis terletak Komitmen Pemerintah Kabupaten
pada 4o33’50”- 4o54’50” Bener Meriah untuk mendukung
Lintang Utara dan 96o40’75”- pengembangan pisang cavendis
97o17’53”Bujur Timur. Batas diharapkan meningkatkan
wilayah Bener Meriah, Meliputi: produktivitas, daya saing, dan
Sebelah Timur: Berbatasan kontinuitas produk pisang
dengan Kabupaten Aceh Timur Cavendish dan mengundang calon
dan Kabupaten Aceh Utara; investor yang berminat untuk
Sebelah Utara: Berbatasan dengan berinvestasi di Bener Meriah.
Kabupaten Bireuen, Kabupaten
Aceh Utara dan Kabupaten Aceh
Timur,Sebelah Selatan: Berbatasan Di Kabupaten Bener Meriah
dengan Kabupaten Aceh Tengah sudah dilakukan:
dan Kabupaten Aceh Timur; dan ʬ Demplot Pisang Cavendish seluas
Sebelah Barat: Berbatasan dengan 3 Ha dengan Populasi 2.200
Kabupaten Bireuen dan Kabupaten batang / Ha dengan jumlah
Aceh Tengah. Dengan ketinggian keseluruhan bibit 6.600 batang,
rata-rata 100 – 2500 mdpl. dengan sumber dana PT. Great
Giant Pineapple (GGP).
Pemerintah Kabupaten Bener ʬ Produksi Pisang Cavendish
Meriah dengan upaya peningkatan sampai dengan Bulan Juni 2021
hasil perkebunan terutama sebanyak 2.935 Box atau 39.036
pengembangan komoditi pisang Kg dengan jumlah tandan 1.498
cavendis yang berasal dari negara Tandan.
212 pia
Kebun pisang cavendish di Bener Meriah
pia 213
U
Syiah Utama
Permata
Gajah Putih
Bener Kelipah Mesidah
Timang Gajah
214 pia
berbeda dengan daerah Kegiatan Investasi:
lain yang hanya berkisar
• Penyiapan lahan
antara 20 sampai 30 Kg
1. Sewa Lahan dan pengolahan
per Tandannya. Dari segi
2. Penanaman (bibit dan biaya tanam)
peluang pasar pisang
Cavendish dari Bener • Perawatan dan pemupukan
Meriah ini lebih diminati 1. Pemupukan
di Uni Emirat Arab serta 2. Penyiangan
wilayah Timur Tengah 3. pemangkasan
lainnya. • Pasca Panen
1. Alat Angkutan
Investasi Yang Ditawarkan: 2. Packing Proccess
Kapasitas produksi : • Pengadaan alat pendukung lainnya IDR
Ton/Tahun 200 juta
Estimasi Investasi:
a. Tahun Pertama
Biaya Produksi per Ha:
1. Sewa lahan Rp.4.000.000
2. Pengolahan Lahan Rp.4.000.000
3. Bibit F0 Rp. 2.400 x 20.000 Rp. 48.000.000
4. Peralatan, (Cangkul, Arit, Sabit) Rp. 130.000
5. Pupuk Rp.2.000.000
6. Pestisida Rp. 2.000.000
7. Ongkos Pekerja Penyiangan 4 orang Rp. 12.800.000
x 4 hr x 4 kali
8. Ongkos Pekerja Pemangkasan, Rp.9.600.000
Pemupukan, hari x 6 kali perawatan
4 orang x 2
9. Biaya Pasca panen 2.400 x Rp. 10.000 Rp. 24.000.000
Jumlah Biaya Produksi Rp.106.530.000
Jumlah Investasi untuk 40 Ha = [Link]
pia 215
Keuntungan:
Berat rata-rata tandan pisang diatas merupakan asumsi terendah dari berat
tandan pisang cavendish yang berada di kisaran 20 kg – 35 kg. Harga jual
pe Kg mencapai 20.000 s/d 23.000 per Kg.
b. Tahun Kedua
Pada Tahun kedua, menggunakan anakan pisang yang tumbuh setelah
panan sebanyak 2 anakan (pohon).
Biaya Produksi per Ha:
1. Sewa lahan Rp.4.000.000
2. Pengolahan Lahan Rp.1.000.000
3. Bibit Rp. 0
4. Peralatan, (Cangkul, Arit, Sabit) Rp. 130.000
5. Pupuk Rp.3.000.000
6. Pestisida Rp. 3.000.000
7. Ongkos Pekerja Penyiangan 4 orang x 4 Rp. 12.800.000
hr x 4 kali
8. Ongkos Pekerja Pemangkasan, Rp.9.600.000
Pemupukan, perawatan 4 orang x 2 hari
x 6 kali
9. Biaya Pasca panen 2.400 x Rp. 10.000 Rp. 48.000.000
Jumlah Biaya Produksi Rp.84.530.000
Jumlah Investasi untuk 40 Ha = [Link]
216 pia
Keuntungan:
Berat rata-rata tandan pisang diatas merupakan asumsi terendah dari berat
tandan pisang cavendish yang berada di kisaran 20 kg – 35 kg. Harga jual
pe Kg mencapai 20.000 s/d 23.000 per Kg.
pia 217
Pembangunan Pabrik
Saos Pasta di Aceh Tengah
KABUPATEN Aceh Tengah Kabupaten Tengah pusat
merupakan daerah dataran tinggi pengembangan hortikurtara
dengan ketinggian antara 500- terbesar di Aceh, kehadiharan
2.600 meter diatas permukaan industri hilirisasi hasil pertanian
laut, terletak pada posisi 40 sangat diharapkan sebagai upaya
22’14,22”-40 42’ 40,8” Lintang meningkatkan penghasilan
Utara dan di antara 950 15’ masyarakat, menjaga kestabilan
23,6” - 970 22’ 10,76 Bujur harga dan multiflyer effect terhadap
Timur. perekonomian Aceh Tengah.
Berbatasan dengan Kabupaten Pemerintah Aceh Tengah
Bener Meriah, Bireuen dan Pidie mengundang para investor
di sebelah utara, Kabupaten Gayo untuk berinvestasi pada sektor
Lues, Aceh Barat dan Nagan Raya hilirisasi komoditi petanian yaitu
di sebelah selatan, Kabupaten menawarkan peluang investasi
Acerh Timur dan Gayo Lues di PEMBANGUNAN INDUSTRI
Sebelah Timur, dan Kabupaten PENGOLAHAN SAOS PASTA,
Aceh Barat, Nagan Raya, Gayo dengan mempertimbangkan
Lues dan Pidie di sebelah barat. kecukupan bahan baku seperti
tomat, cabe, dan bawang sebagai
Aceh Tengah dengan Ibukota
bahan baku.
Takengon berada di wilayah
pegunungan, memiliki iklim
tropis berhawa sejuk dengan
suhu 20-10 C dan hawa terpanas
mencapai 26,6 C yang sangat
potensial untuk daerah pertanian.
Struktur lapangan usaha sebagian
besar masyarakat masih belum
bergeser dari lapangan usaha
pertanian, kehutanan dan
perikanan yang berperan besar
sebagai penggerak perekenomian
Kabupaten Aceh Tengah.
218 pia
Foto Ilustrasi
Bawang
251 268 211 6,77 -27,01
Merah
Bawang
14 104 7 642,86 -1385,71
Putih
pia 219
Luas Panen (Ku) Komoditi Bahan Baku Saos Pasta
di Kabupaten Aceh Tengah
Tahun % %
Produksi Pertumbuhan Pertumbuhan
(Kuintal) 2018 2019 2020 2019 2020
Bawang
18.299 21.405 28.376 16,97 32,57
Merah
Bawang
254 2.570 6.561 911,81 155,29
Putih
KAB. BIREUEN
Ketol
KAB. PIDIE
Jagung Jeget
Linge
220 pia
Jenis Varietas Komoditi yang Dikembangkan dan Jumlah Lahan
Kosong untuk Pengembangan di Kabupaten Aceh Tengah
Jumlah lahan
kosong untuk
pengembangan
Varietas yang masing-masing
Komoditas dikembangkan komoditas
OR TWIS 42 1.560 Ha
Cabe Merah
Cabe Keriting
Panca 1.568 Ha
Cabe Rawit
Bibit Lokal
pia 221
Foto Ilustrasi
222 pia
Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi
pia 223
Peluang Pasar daerah penghasil bahan baku utama
saos seperti tomat, cabe, bawang
Pangsa pasar saos tomat diperkiran
ingin menawarkan pembangunan
akan mencapai $23 miliar pada
pabrik soas pasta dengan jaminan
tahun 2025 dengan pertumbuhan
bahan baku yang segar yang akan
Compound Annual Growth Rat
menjamin kualitas produk.
(CAGR) sebesar 4,2% selama
periode perkiraan 2020-2025, hal Pembangunan pabrik saos pasta
ini dikarenaka adanya perubahan ini dengan harapan bisa mengolah
pola makan dan gaya hidup, saos bahan baku saos (tomat, cabe,
tomat dengan pilahan rasa yang bawang) menjadi pasta dan akan
bervariasi, harga yang ekonomis bekerjasama dengan produsen
dan juga pelengkap makanan saos besar di Indonesia seperti
yang paraktis merupakan faktor (Indofood, Unilever, Heinz dll).
meningkatnya pertumbuhan
penggunaan saos tomat. “Penelitian Investasi Yang Ditawarkan:
“Tomato Ketchup Market Forecast
Pembangunan Pabrik Saos Pasta:
(2020-2025)”, oleh Industry ARC.
Kapasitas: 40 Ton/Tahun
Pasar saus sambal dalam kemasan
Indonesia diyakini memiliki Kegiatan Investasi:
potensi yang besar dengan omzet
Pembangunan Pabrik IDR 1 miliar
mencapai Rp1,5 triliun, hal ini
Pengadaan Mesin dan Peralatan IDR
diitandai dengan terjadinya
700 juta
tren perkembangan pasar saus
Penyediaan alat angkutan IDR 2
sambal kemasan tumbuh positif
miliar
yang ditandai semakin agresifnya
Pengadaan alat inventaris dan
beberapa merek untuk berinovasi
lainnya IDR 200 juta
dan mengeluarkan produk baru
yang dibutuhkan masyarakat.
Estimasi Investasi
Pemain besar di industri saus
Investasi IDR 1,5 miliar
sambal kemasan mulai beranjak
Peralatan IDR 700 juta
merambah pasar baru seperti
Modal Usaha IDR 800 juta
sambal tradisional yang semakin
Net Present Value IDR 248.319.450
hari semakin banyak diminati oleh
Internal Rate Return 20%
masyarakat di Tanah Air. “Gabungan
Discount Factor (DF) 14% selama 5
Perusahaan Makanan dan Minuman
tahun
(GAPMMI)”.
Benefit Cost Ratio Ratio 1,78
Aceh Tengah merupakan salah satu
224 pia
Kebun tomat di Aceh Tengah
pia 225
2. Sewa Guna Usaha (Leasing) : atas penggunaan lahan baik
yang dilakukan sendiri oleh
• Pemerintah Aceh Tengah
penyewa atau oleh operator
bertindak sebagai menyewakan
yang ditunjuk penyewa.
(lessor), sedang investor
sebagai penyewa (lessee) yang • Pemilik lahan hanya berhak
diikat dalam suatu perjanjian atas nilai sewa yang harus
sewa guna (leases agreement). dibayarkan penyewa dengan
besaran yang telah disepakati
• Penyewa (investor)
pada awal perjanjian.
memiliki keleluasaan untuk
mengusahakan lahan
yang disewa termasuk
mengembangkan lahan
Mitra Lokal
dengan mendirikan bangunan
diatasnya dengan syarat BUMD TANOH GAYO
setelah jangka waktu Perusahaan Daerah (PD)
penyewaan berakhir tanah Pembangunan Tanoh Gayo
dan segala sesuatu yang didirikan berdasarkan peraturan
berdiri diatasnya diserahkan Kabupaten Aceh Tengah Nomor 5
sepenuhnya kepada pemilik Tahun 1996 Tentang Pertusahaan
lahan. Daerah Pembangunan Dargah
Tanoh Gayo Kabupaten
• skema kompensasi yang
Daerah Tingkat II.
digunakan adalah skema
tarif yang didasarkan pada
PD. Pembangunan Tanoh Gayo
nilai tanah.
(BUMD Aceh Tengah) juga telah
• penyewa dimungkinkan untuk mendapatkan izin usaha dari
menjalankan sendiri suatu Gubernur yaitu : Keputusan
usaha yang berkaitan dengan Gubernur Nomor : 522.614/
penggunaan lahan atau BP2T/1046/IUPHHBK/V/2014
membentuk entitas bisnis baru Tentang Pemberian izin Usaha
selaku operator. Pembentukan Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan
entitas bisnis tersebut dapat Kayu kepada PD Pembangunan
dilakukan tanpa keterlibatan Tanoh Gayo Kabupaten Aceh
pemilik lahan. Tengah, diantaranya: Pinus, kopi,
• Pemilik lahan tidak berhak kontruksi dan pembangunan,
atas pendapatan atau komoditi pangan, industri creatif
keuntungan yang diperoleh dan pariwisata.
226 pia
pia 227
Pembangunan Pabrik
Pakan Ikan dan Udang
di Aceh Tamiang
228 pia
Kincir air digunakan
untuk menyuling air
agar tetap bersih dan
memberikan suplai
oksigen pada udang.
pia 229
Pemerintah Aceh Tamiang
mengundang investor untuk
membangun pabrik pakan,
dengan pertimbangan bahan baku
yang tersedia di Aceh Tamiang
dan kabupaten lain di Aceh
serta Provinsi Sumatera Utara.
Lokasi proyek investasi berada
di Kecamatan Manyak Payed,
Bendahara dan Karang Baru
Peluang Pasar
Mahalnya harga pakan ikan dan
udang produksi perusahaan besar
sudah lama dikeluhkan petani ikan
dan udang akibat masih tingginya
ketergantungan kepada bahan
baku impor terutama tepung ikan.
Kajian pembangunan pabrik pakan
berupaya memproduksi pakan ikan
dengan kualitas standar dan harga Tambak Udang Vaname
jual yang murah sebagai strateginya.
Bahan Baku
Investasi yang Ditawarkan
Dengan memanfaatkan bahan baku
lokal seperti bungkil kelapa sawit, Pembangunan Pabrik Pakan Udang
jagung, gaplek, limbah ikan dan dan Ikan
udang untuk kebutuhan pakan ikan Estimasi Investasi
dan udang berkualitas tinggi yang • Investasi IDR [Link]
tersebar di wilayah Aceh Tamiang
• Biaya investasi awal
dan kabupaten sekitarnya serta
Rp 11.720.000
Provinsi Sumatera Utara, diharapkan
dapat menekan biaya produksi • Biaya operasional awal
budidaya ikan dan udang. Rp 2.753.600
230 pia
• Net Present Value: maka iinvestasi layak untuk
(PVb-PVc) = dikembangkan
Rp [Link] –
• Break Even Point
Rp [Link] =
- BEP Produksi = Biaya
Rp [Link],
produksi/harga jual pakan=
jika NVP > 0 maka,
Rp 14.473.600/Rp 950 =
investasi dapat dikatakan layak.
1.523.537 Kg = 1.524 Ton.
• Banefit Cost Ratio = - BEP Harga = Biaya produksi/
PVb/PVc = jumlah produksi pakan =
Rp 14.473.600/Rp 3.941.820
[Link]/[Link] kg= 3,679 Kg.
= 1,73 B/C Ratio > 1,
pia 231
Pengembangan Nurul Arafah
Islamic Center & Banda Aceh
Business Center
232 pia
Nurul Arafah Islamic Center (NAIC)
pia 233
Banda Aceh
Business Center
(BSB)
Ketersediaan Lahan:
Total Area:
11,727 M2
Kepemilikan:
Milik Pemerintah
Lokasi:
Kawasan Strategis (Pusat Kota Tua)
Jl. Cut Meutia Gp. Baru Kecamatan
Baiturrahman Kota Banda Aceh
Kegiatan Investasi :
Banda Aceh Business Center akan
dikembangkan sebagai pusat bisnis/
business district dengan konsep
perhotalan, mall terintegrasi dengan
Lokasi lahan Banda Aceh Business Center
moda modern dan diharapkan (BSB), Keudah, Banda Aceh
dapat meningkatkan pendapatan
daerah.
Estimasi Investasi
234 pia
Banda Aceh Business Center (BSB)
pia 235
Proyek Pengembangan
Lapangan Golf Lhoknga
236 pia
Lapangan Golf Mon Ikeun, Lhoknga
pia 237
Pemandian Ie Seum
Aceh Besar
238 pia
Wisata Pemandian Ie Seum, Mesjid Raya, Aceh Besar
Pengelolaan wisata Ie Seum saat ini Fasilitas yang akan dibangun tahun
dibawah Dinas Pariwisata, Pemuda 2020 adalah Kolam Pemandian
dan Olah Raga Kabupaten Aceh Air Dingin Mesin Pompa Air dan
Besar, berikut fasilitas yang telah Pipa Saluran. Penambahan sarana
dibangun: dan prasara penunjang diharapkan
dapat meningkatkan daya tarik
• Parkir Area 2 unit
pengungjung Ie Seum.
• Kolam pemandian 3 unit (pria
& wanita luas 20 x 15 m dengan
Investasi Yang Ditawarkan
ketinggian 165 m dan kolam
Anak-anak luas 6 x 6 m) Pengembangan dan Pengelolaan
• Playground dengan ukuran 20 m Wisata Pemandian Ie
x 20 m Seuem, dilokasi destinasi ini
• MCK 7 unit dibutuhkan fasilitas umum yang
• Mushalla 5 x 7 m representatif, tempat bermain
• Kantin 15 unit kios dan anak, kolam pemandian baru
kios Sovenir 8 unit dikelola untuk terapi, lapangan parkir,
masyarakat setempat kios kuliner dan bimtek untuk
• Gazebo kayu meningkatkan SDM.
• Kamar mandi sauna 8 unit
pia 239
Lokasi
Desa : Ie Seum
Kecamatan : Mesjid Raya
Kabupaten : Aceh Besar
Provinsi : Aceh
Luas : ± 8 Ha
Status : Hutan Pegunungan
Kuasa Lahan : Pemerintahan Daerah
Kegiatan Investasi
1. Rencana Pengembangan
2. Pelebaran jalan
3. Lahan parkir
4. Café atau rumah makan
5. Toko Souvenir
6. Lahan potensial untuk wisata
agroindustri
7. Saluran sirkulasi air yang lebih
representatif
8. Akses disabilitas
9. Perluasan kolam pemandian
10. Kamar ganti / toilet
11. Tempat bermain anak
12. Fasilitas tempat beribadah asumsi pertumbuhan sekitar 300%,
13. Terapi sauna dari 35.000 wisatawan pertahun
14. Cottage / Penginapan meningkat menjadi 105.000
15. Ruang Terbuka Hijau wisatawan pertahun.
16. Promosi melalui media massa Perbaikan dan pengembangan
17. Pengembangan dan fasilitas pendukung juga secara
pemeliharaan fasilitas dan signifikan akan meningkatkan biaya
taman tiket masuk dari sebelumnya Rp.
3.000,- perorang menjadi sekitar
Estimasi Investasi Rp. 30.000,- perorang Asumsi
Dengan pembangunan berbagai ini dibangun berdasarkan analisa
fasilitas penunjang yang disebutkan terhadap data sekunder tentang
di atas, diharapakan dapat jumlah dan pengelolaan obyek
meningkatkan jumlah dan intensitas wisata yang terorganisir secara
kunjungan wisatawan dengan professional di Aceh Besar.
240 pia
Wisata Pemandian Ie Seum,
Mesjid Raya, Aceh Besar Investasi:
Rp. 10 Miliyar
Modal Kerja:
Rp. 2 Miliyar
Estimasi Pendapatan tahunan:
Rp. 3.15 Milyar
Jangka Waktu Pengembalian Modal:
4 Tahun
Skema kerja sama
Kerjasama Pemanfaatan (sesuai
kesepakatan dengan pimpinan
daerah)
pia 241
Pengembangan Wisata
Lingkok Kuwieng Pidie
242 pia
Wisata Lingkok Kuwieng Pidie
pia 243
Ketersediaan Lahan Kawasan Lingkok Kuwieng termasuk
dalam hutan yang berstatus kuasa
Lingkok Kuwieng disebut juga
lahan milik masyarakat dengan luas
dengan Uruek Meuh berada
lebih kurang 20 Hektar.
di Kecamatan Padang Tiji yang
berjarak 12 Km dari Kota Sigli
ibukota Kabupaten Pidie, tepatnya
Peluang Pasar
di pedalaman hutan Hagu. Lingkok Kuwieng menyajikan
Lingkok kuwieng adalah sungai fenomena alam yang sangat unik
yang bertebing batu batu gunung dan menawan. Selain bisa melihat
yang tersusun rapi, berbentuk sebuah sungai dengan airnya yang
ngarai besar menyerupai situs berwarna hijau, yang dilengkapi
kuno. Tempat ini sering disebut dengan tebing batu di sisi-sisinya.
dengan Grand Canyon-nya Aceh. Kita juga bisa menikmati suasana
Lingkok Kuwieng murni fenomena alam yang indah dan udara yang
alam, disebabkan erosi oleh air sejuk juga pepohonan hijau. Selain
pegunungan yang selalu mengalir minikmati pesona alam yang
dengan volume yang berubah- masih asli, Lingkok Kuwieng juga
ubah. Keindahan Lingkok Kuwieng bisa dijadikan sebagai tempat
dilengkapi dengan suasana alam camping. Dengan mendirikan
yang masih asri dan terjaga dengan tenda di atas tebing-tebing batu,
deretan pepohonan hijau yang tentu pengunjung bisa merasakan
tumbuh subur mengitari sungai. sensasi bermalam di tengah alam
Untuk menuju ke tempat wisata bebas dengan ditemani api unggun.
Lingkok Kuwieng dari kota Banda Destinasi wisata ini dapat menjadi
Aceh menuju Padang Tiji berjarak salah satu tempat yang langka dan
99 Km, sedangkan dari pusat kota unik dengan sumber daya alamnya
Sigli menuju Padang Tiji berjarak yang tidak pernah habis
13 KM, kemudian menempuh
perjalanan 1 jam dari pusat pasar Investasi Yang Ditawarkan :
Padang Tiji, mengikuti jalan aspal
di depan Koramil Padang Tiji Pembangunan sarana dan pasarana
selanjutnya akan memasuki jalanan destinasi wisata Lingkok Kuwieng
yang dipenuhi bebatuan yang Lokasi
merupakan jalan warga menuju ke Desa : Pulo Hagu
kebun. Mulai tahun ini jalan menuju Kecamatan : Padang Tiji
ke Lingkok Kuwieng sudah ada Kabupaten : Pidie
pengerasan yang dilaksanakan oleh Provinsi : Aceh
TNI melalui kegiatan TMMD.
244 pia
Wisata Lingkok Kuwieng Pidie
pia 245
Peluang Kerjasama
Pengembangan
Pelabuhan CT-1 & CT-3
CT 1
246 pia
CT 3
pia 247
Pengembangan Yacht Marina
& Resort Di Pulau Klah
Pulau Klah, Sabang
248 pia
Pulau Klah, Sabang
pia 249
Pembangunan
Lhok Weng Resort,
Sabang
250 pia
Lhok Weng, Sabang
pia 251
Smoked Tuna
Processing Plant,
Lampulo
Proyek
PROVINSI Aceh memiliki lebih dari Nelayan di Aceh tidak memiliki akses
2.660 km garis pantai (terpanjang pasar dan teknologi. Lebih dari 70
ke-4 di Indonesia) yang dikelilingi persen sumber daya masuk ke pabrik
oleh sumber daya air yang sangat di provinsi tetangga tanpa ada manfaat
kaya di Selat Malaka, Laut Andaman kepada masyarakat Aceh. Akibatnya,
dan Samudera Hindia. setiap hari Aceh kehilangan nilai uang $
40.000 dari pengiriman tersebut.
Dengan kekayaan laut yang
dimiliki itu, Aceh memiliki 180.000 Apabila Aceh memiliki industri
nelayan (3,6% populasi), terdiri pengolahan ikan, maka sekitar $ 14
atas nelayan tradisional 150.000 juta per tahun dapat diberikan kepada
orang (83%) dan nelayan komersial orang-orang Aceh yang bekerja di
30.000 orang (17%). Pendaratan industri itu. Aceh adalah provinsi
Ikan rata-rata 350 ton/ hari. termiskin di Sumatera dengan jumlah
pekerjaan yang sangat sedikit tersedia.
252 pia
Tangkapan Tuna di PPS Lampulo
pia 253
Pelabuhan Perikanan PPS Lampulo
254 pia
Pengolahan Pasar Induk
Terpadu di Lhokseumawe
DALAM mengembangkan arus (ukuran 25x55 m), dan jumlah
investasi di Lhokseumawe, lapak 322 unit serta 70 unit kios.
pemerintah kota setempat
Dalam hal ini juga diberikan
mengundang investor untuk
kesempatan kepada investor untuk
mengembangkan Pasar Induk
memanfaatkan sarana dan prasarana
Terpadu (PIT) Kota Lhokseumawe
yang tersedia tanpa dipungut biaya
yang berlokasi di Jalan Lingkar Kota
sewa dan retribusi dalam periode
Lhokseumawe, Gampong Ujong
tertentu. Hal ini dengan tujuan
Blang Kecamatan Banda Sakti,
agar investor melihat keseriusan
Lhokseumawe. PIT sudah memiliki
Pemerintah Kota Lhokseumawe dan
lahan seluas 21.938,47 m2 dan
PT Pembangunan Lhokseumawe
bangunan permanen.
dalam mengupayakan iklim usaha
Ketersediaan sarana dan prasarana yang kondusif.
untuk mendukung operasional pasar Pihaknya pun berkomitmen dalam
ini yaitu gudang komoditi (ukuran penyediaan fasilitas gedung atau
16x32 m) x 3 unit, area bongkar tempat, listrik, air bersih, serta
muat (ukuran 30x30 m) x 1 unit, menjamin keamanan dan ketertiban
gedung Cold Storage (ukuran 7x16 selama kegiatan ekonomi berjalan di
m) x 1 unit, dua unit pasar rakyat sebuah area atau kawasan.
pia 255
Perizinan
Penanaman
Modal
OSS-RBA
256 pia
MPP, Banda Aceh
pia 257
OSS-RBA merupakan sistem satu terdiri atas insentif pajak penghasilan
pintu. Karena itu, pelaku usaha (tax allowance), pengurangan pajak
tidak perlu mengunjungi banyak penghasilan badan (tax holiday),
tempat untuk mengurus izin. dan pengurangan penghasilan neto
Sistem OSS-RBA telah terintegrasi dalam rangka penanaman modal serta
dengan Kementerian Dalam pengurangan penghasilan bruto dalam
Negeri (Dukcapil), Kementerian rangka kegiatan tertentu (investment
Keuangan (Kantor Pelayanan Pajak), allowance).
Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Selanjutnya, investor akan
Manusia (informasi perusahaan),
mendapatkan insentif bea cukai
dan Kementerian Agraria dan Tata
berupa pembebasan bea masuk atas
Ruang (tata ruang terperinci) untuk
mesin serta barang dan bahan untuk
pendirian kegiatan usaha.
pembangunan atau pengembangan
OSS juga terintegrasi dengan Pelayanan industri.
Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kementerian
Sementara itu, insentif nonfiskal
Teknis dan Lembaga Daerah untuk izin
meliputi kemudahan perizinan usaha,
usaha, izin lokasi, dan izin lingkungan,
penyediaan infrastruktur pendukung,
sedangkan proses pendaftaran di OSS
jaminan ketersediaan energi, jaminan
dan pengembangan usaha dikelola
ketersediaan bahan baku, insentif
oleh Kementerian Investasi/Badan
keimigrasian dan ketenagakerjaan,
Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
serta kemudahan lainnya sesuai dengan
BKPM akan memberikan insentif ketentuan peraturan perundang-
fiskal dan nonfiskal untuk investor undangan. Selain itu, bidang usaha
yang menanam modal di Bidang khusus atau kemitraan dengan koperasi
Usaha Prioritas. Insentif fiskal dan UMKM juga dipertimbangkan.
258 pia
dan form permohonan video yang dihadapi dan jawaban akan
conference, pemohon dapat dikirim ke email yang sudah
bertanya terhadap masalah izin dimasukkan di form E-Klinik.
E-klinik
pia 259
Insentif
260 pia
b. Pembebasan Pajak Badan dapat diajukan jika OSS belum
tersedia yakni dengan cara
(tax holiday)
luring yang telah diatur dalam
Peraturan Badan Koordinasi
Dasar Hukum:
Penanaman Modal Nomor 7
y Peraturan Menteri Keuangan Tahun 2020 tentang Rincian
130/PMK.010/2020 Bidang Usaha dan Jenis
tentang Pemberian Fasilitas Produksi Industri Pionir serta
Pengurangan Pajak Penghasilan Tata Cara Pemberian Fasilitas
Badan Tax Holiday.
y Peraturan Badan Koordinasi y Pengajuan permohonan
Penanaman Modal Nomor 7 tersebut disampaikan kepada
Tahun 2020 tentang Rincian menkeu melalui BKPM sesuai
Bidang Usaha Dan Jenis dengan peraturan BKPM
Produksi Industri Pionir Serta dimana menggunakan formulir
Tata Cara Pemberian Fasilitas permohonan yang tercantum
Pengurangan Pajak Penghasilan dalam Lampiran II Peraturan
Badan BKPM 7/2020, dalam formulir
tersebut mencakup nama
Tatacara Pengajuan: perusahaan, izin prinsip atau
y Wajib Pajak badan harus izin investasi, NPWP, data
menggunggah dua dokumen akta pendirian dan perubahan
berupa salinan digital rincian industri, surat keterangan
aktiva tetap dalam rencana fiskal, dan rencana penanaman
nilai penanaman modal dan modal.
salinan digital atau dokumen y Permohonan tersebut juga
elektronik surat keterangan harus dilengkapi dengan
fiskal para pemegang saham. beberapa dokumen yang
y Setelah itu, permohonan yang sesuai dengan Pasal 4 ayat(3)
sudah diterima secara lengkap Peraturan BKPM 7/2020
disampaikan oleh sistem sebagai berikut:
OSS kepada menkeu sebagai 1. Fotokopi Nomor Induk
usulan pemberian tax holiday Berusaha (NIB).
lalu sistem OSS mengirimkan 2. Fotokopi izin usaha/izin
pemberitahuan kepada prinsip/izin perluasan.
Wajib Pajak badan bahwa 3. Fotokopi NPWP.
permohonan tersebut sedang 4. Surat pernyataan belum
dalam proses. mulai berproduksi
y Permohonan tax holiday tetap komersial.
pia 261
5. Surat pernyataan memenuhi banyak lapangan pekerjaan.
ketentuan besaran Semakin banyak investor
perbandingan antara utang yang menanamkan modal
dan modal. untuk membangun usaha
6. Surat pernyataan maka bisa mengurangi angka
berkomitmen untuk mulai pengangguran di Indonesia
merealisasikan rencana dengan tersedianya banyak
penanaman modal paling lapangan pekerjaan. Artinya
lambat 1 tahun setelah kebijakan tax holiday ini bisa
diterbitkannya keputusan menyerap banyak tenaga kerja.
tax holiday. y Bisa Menarik Banyak Investor.
7. Rincian aktiva tetap Wajib Dibuatnya kebijakan tax
Pajak dalam rencana nilai holiday bukan tanpa
penanaman modal. tujuan. Dimana pemerintah
8. Surat keterangan fiskal membuat kebijakan ini
para pemegang saham dengan tujuan untuk menarik
yang tercatat dalam banyak investor. Semakin
akta pendirian atau akta banyak investor yang mau
perubahan terakhir. menanamkan modal di
9. Surat kuasa bila pengajuan Indonesia maka keuntungan
permohonan tidak yang akan diperoleh juga
dilakukan secara langsung semakin banyak.
oleh pimpinan perusahaan.
Manfaat:
y Bisa Meningkatkan Pendapatan c. Investment Allowance
Negara. Penerapan tax
holiday dalam jangka Dasar Hukum:
menengah dan jangka panjang y Peraturan Menteri Keuangan
bisa meningkatkan pendapatan Republik Indonesia
atau penghasilan negara. Ini Nomor 16/PMK.010/2020
dikarenakan jumlah modal tentang Pemberian Fasilitas
yang ditanamkan oleh investor Pengurangan Penghasilan Neto
jumlahnya cukup besar. Atas Penanaman Modal Baru
y Tersedia Banyak Lapangan Atau Perluasan Usaha Pada
Pekerjaan. Kelebihan dari Bidang Usaha Tertentu Yang
pemberian fasilitas pajak ini Merupakan Industri Padat
salah satunya yaitu tersedia Karya
262 pia
Tatacara Pengajuan: d. Pengurangan dan
y mengajukan permohonan Pembebasan Bea Masuk
investasi biasa melalui BKPM
untuk mendapatkan izin
Dasar Hukum:
prinsip penanaman modal.
y mengajukan permohonan y Peraturan Menteri Keuangan
pengajuan fasilitas investment Republik Indonesia
allowance kepada BKPM untuk Nomor 16/PMK.010/2020
mendapatkan surat usulan tentang Pemberian Fasilitas
untuk mendapatkan fasilitas Pengurangan Penghasilan Neto
pajak penghasilan badan dari Atas Penanaman Modal Baru
kepala BKPM. Atau Perluasan Usaha Pada
y mengajukan permohonan Bidang Usaha Tertentu Yang
fasilitas pengurangan pajak Merupakan Industri Padat
penghasilan badan ke DJP Karya.
untuk mendapatkan Surat
Keputusan Persetujuan Tatacara Pengajuan:
Pemberian Fasilitas Pajak Manfaat:
Penghasilan Dirjen Pajak. y Fasilitas ini berlaku pada
y Selama proses pengajuan tidak pembebasan bea masuk
ada kontak antara pengusaha 2 tahun atau langsung
ke DJP hubungan terkait mengajukan permohonan 4
masalah ini akan melalui BKPM. tahun untuk perusahaan yang
y Fasilitas investment allowance menggunakan mesin hasil
ini baru dapat dimanfaatkan produksi lokal (min 30%).
setelah pengusaha y Impor mesin, barang, dan
merealisasikan 80% rencana bahan yang:
penanaman modalnya. ʬ Tidak diproduksi di
Indonesia
Manfaat: ʬ Diproduksi di Indonesia
y memberikan tambahan biaya tetapi tidak memenuhi
sebesar 60% selama 6 tahun persyaratan yang diperlukan
atau 10% per tahun bagi ʬ Diproduksi di Indonesia
industri padat karya tertentu tetapi jumlahnya tidak
dengan syarat mempekerjakan cukup untuk kebutuhan
tenaga kerja indonesia minimal industri terkait
300 orang selama periode y Menurut Peraturan
tertentu. Menteri Keuangan No. 66/
pia 263
PMK.010/2015, pembebasan
tarif impor juga akan diberikan
Tatacara
bagi impor barang modal Pengajuan:
listrik untuk periode impor dua
tahun dan dapat diperpanjang (1) Menyepakati Rencana
hingga maksimal satu tahun. Investasi
Fasilitas ini tidak berlaku untuk 1. Calon Investor dan BUPP
transmisi, distribusi, layanan Menyepakati Rencana
pendukung, dan peralatan Investasi di KEK (Bisa
perbaikan. Tertuang dalam MoU ,Head
of Agreement, Perjanjian,
atau LUDA)
2. Calon Investor Membuat
e. Kegiatan investasi di Akta Pendirian Badan Usaha
Kawasan Ekonomi Khusus dan Pengesahannya dari
(KEK) Kementerian Hukum dan
Hak Asasi Manusia Untuk
Dasar Hukum: Pembentukan Perusahaan di
y Peraturan Pemerintah Nomor dalam Kawasan Ekonomi Khusus
12 Tahun 2020 tentang Fasilitas 3. Calon Investor Membuat
Dan Kemudahan Di Kawasan Nomor Pokok Wajib Pajak
Ekonomi Khusus (NPWP) Perusahan/ Jika
y Peraturan Menteri Keuangan Pelaku Usaha belum memiliki
Republik Indonesia Nomor NPWP, OSS memproses
237/PMK.010/2020 tentang pemberian NPWP
Perlakuan Perpajakan, (2) Datang ke Layanan
Kepabeanan, Dan Cukai Pada Perizinan di Administrator
Kawasan Ekonomi Khusus jo.
Peraturan Menteri Keuangan a. Layanana Mandiri
Republik Indonesia Nomor 33/ • Berupa penyediaan
PMK.010/2021 sarana komputer oleh
y Peraturan Badan Koordinasi Administrator KEK bagi
Penanaman Modal Nomor 2 pemohon yang sudah
Tahun 2021 tentang Tata Cara paham cara mengakses
Penentuan Pemenuhan Kriteria layanan OSS.
dan Pengajuan Permohonan
b. Layanan Berbantuan
Fasilitas Pajak Penghasilan
Secara Luar Jaringan Di • Berupa pendampingan
Kawasan Ekonomi Khusus. Administrator KEK
264 pia
kepada pemohon dalam permohonan berusaha
mengakses layanan OSS dengan mengambil data
perusahaan dari AHU
c. Layanan Prioritas
Online yang sudah teringrasi
• Administrator KEK dengan sistem OSS
memfasilitasi pemohon b. Pelaku Usaha, mengcheck list
dimulai dari tahap Izin Komitmen (Izin Usaha
permohonan sampai dan Izin Komersial) yang
dengan tahap Dibutuhkan Sesuai dengan
penyelesaian produk Kegiatan Usahanya
perizinan c. Sistem OSS menerbitkan NIB
untuk Pelaku Usaha. Pelaku
(3) Aktivasi Akun OSS Usaha dapat memperoleh
a. Pelaku Usaha Mengakses dokumen pendaftaran
Website [Link] lainnya bersamaan dengan
[Link]/oss/ penerbitan NIB (Jika
b. Pelaku usaha mengakses diperlukan)
OSS dengan menginput y Tanda Daftar Perusahaan;
NIK/Paspor, E-mail, dan y Rencana Penggunaan
beberapa informasi lainnya Tenaga Kerja Asing
pada form registrasi yang (RPTKA);
tersedia y Angka Pengenal Impor
c. Pelaku Usaha Akan (API); dan
Menerima E-Mail y Akses Kepabeanan
Berisi Direct Link untuk
Aktivasi Akun OSS Manfaat:
d. Pelaku usaha mengaktifasi y Fasilitas Pajak Penghasilan
akun OSS dan Akan Secara Luar Jaringan Di
Menerima E-mail Berisi User- Kawasan Ekonomi Khusus,
ID dan Password akun OSS. terhadap Badan Usaha
dan Pelaku Usaha di KEK
(4) Pelaku Usaha akan diberikan fasilitas berupa Pajak
Memperoleh Nomor Induk Penghasilan yang meliputi:
Berusaha (NIB) y Fasilitas pengurangan Pajak
a. Pelaku Usaha login pada Penghasilan badan
sistem OSS menggunakan y Fasilitas Pajak Penghasilan
User ID dan Password, untuk penanaman modal di
kemudian klik menu bidang-Bidang Usaha tertentu
pia 265
dan/atau di daerah-daerah y Pelaku Usaha yang melakukan
tertentu. Kegiatan Utama atau Kegiatan
y Badan Usaha dan Pelaku Usaha Lainnya dapat memperoleh
yang melakukan Kegiatan fasilitas Pajak Penghasilan untuk
Utama dapat memperoleh penanaman modal di bidang-
fasilitas pengurangan Pajak Bidang Usaha tertentu dan/atau
Penghasilan Badan. di daerah-daerah tertentu.
266 pia
Daftar Negatif Investasi 2016. Semua sektor
setidaknya sebagian terbuka
Investasi untuk investasi asing, kecuali tujuh
sektor tertutup dan sektor yang
Daftar Negatif Investasi (DNI) dicadangkan untuk pemerintah
adalah daftar sektor bisnis yang pusat.
disusun pemerintah sebagai Bidang usaha yang memang sifatnya
informasi bagi para calon tertutup untuk melakukan investasi
investor tentang bisnis yang tidak seperti: (Pasal 77 angka 2 UU CK)
diperbolehkan di Indonesia dan
berbagai aturannya, terutama ´ Budi daya dan industri narkotika
mengenai kepemilikan bersama. golongan I;
´ Perjudian dan/atau kasino;
DNI Indonesia dibuat untuk ´ Penangkapan spesies ikan yang
melindungi ekonomi Indonesia, tercantum dalam Appendix I
serta untuk memberikan peluang Convention on International
bisnis lebih kepada investor. Seiring Trade in Endangered Species of
waktu, DNI dapat berubah untuk Wild Fauna and Flora (CITES);
disesuaikan dengan peraturan ´ Pemanfaatan atau pengambilan
pemerintah. Oleh karena itu, koral dan/atau karang dari alam
penting bagi investor untuk yang digunakan untuk bahan
mengetahui DNI di Indonesia saat bangunan (kapur kalsium,
ini sebelum membuat perencanaan akuarium, dan souvenir/
lebih lanjut mengenai investasi di perhiasan, serta koral hidup atau
Indonesia. koral mati dari alam;
Hal terpenting yang perlu diketahui ´ Industri pembuatan senjata
investor mengenai DNI Indonesia kimia;
terbaru adalah tentang sektor ´ Industri bahan kimia industri dan
bisnis mana yang dibuka dengan industri bahan perusak lapisan
persyaratan dan mana yang ditutup ozon.
sepenuhnya.
Pada Februari 2021, Pemerintah Industri minuman keras
memperkenalkan daftar prioritas mengandung alkohol seperti
yang terdiri dari sektor-sektor anggur dan industri minuman yang
yang terbuka untuk investasi mengandung malt juga termasuk
asing dan memenuhi syarat untuk dalam bidang usaha yang sifatnya
mendapatkan insentif investasi, tertutup (Pasal 2 ayat (2) huruf b
menggantikan Daftar Negatif Perpres 49/2021).
pia 267
Tidak hanya itu terdapat beberapa 7. Industri pengolahan kopi yang
daftar bidang usaha lain yang sudah mendapatkan indikasi
dilarang untuk investasi asing, geografis
diantaranya (Lampiran III Perpres 8. Industri kerupuk, keripik, peyek,
10/2021 dan 49/2021): dan sejenisnya
9. Industri Rendang
1. Industri produk obat tradisional
10. Aktivitas biro perjalanan ibadah
untuk manusia
umroh dan haji khusus
2. Industri kerajinan ukiran dari
11. Industri Kapal (pinisi, cadik, dan
kayu bukan mebeller, ukiran
kapal dari kayu dengan desain
kayu, relief, topeng, patung dan
tradisional)
wayang
12. Sanggar seni
3. Industri bahan baku obat
13. Industri kerajinan ukiran dari
tradisional untuk manusia
kayu bukan mebeller, ukiran
4. Industri kosmetik tradisional
kayu, relief, topeng, patung dan
5. Industri barang bangunan dari
wayang
kayu
14. Industri barang bangunan kayu
6. Industri Batik (Batik tulis, cap,
dan kombinasi)