0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan10 halaman

Proposal Usaha Jasa Laundry Makassar

Rencana usaha ini membahas tentang pendirian usaha jasa laundry di kota Makassar. Usaha ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan laundry mahasiswa dan pekerja kantoran yang sibuk. Analisis pasar menunjukkan lokasi yang strategis dan harga terjangkau sebagai kekuatan usaha, sementara persaingan dan cuaca sebagai tantangan utama. Rencana operasional meliputi peralatan, bahan baku, pengemasan, dan biaya overhead.

Diunggah oleh

andiaisyah milano
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan10 halaman

Proposal Usaha Jasa Laundry Makassar

Rencana usaha ini membahas tentang pendirian usaha jasa laundry di kota Makassar. Usaha ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan laundry mahasiswa dan pekerja kantoran yang sibuk. Analisis pasar menunjukkan lokasi yang strategis dan harga terjangkau sebagai kekuatan usaha, sementara persaingan dan cuaca sebagai tantangan utama. Rencana operasional meliputi peralatan, bahan baku, pengemasan, dan biaya overhead.

Diunggah oleh

andiaisyah milano
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. atas rahmat dan karunia-Nya kami dapat
menyeselaikan makalah ini guna memenuhi tugas pada mata kuliah Pengantar Bisnis, meskipun masih
banyak kekurangan di dalamnya. Saya selaku penulis juga berterima kasih kepada Bapak Dr. Anwar, SE.,
[Link] selaku Dosen Pengampuh Mata Kuliah Pengantar Bisnis Program Studi Manajemen S.1 Universitas
Negeri Makassar (UNM) yang telah memberikan pengajaran dan bimbingan dalam penyeselaian makalah
ini.
Penulis menyadari dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kata sempurna karena adanya
keterbatasan referensi dan ilmu saya sebagai penyusun. Oleh karena itu, saran dan tanggapan dari
berbagai pihak sangat saya harapkan demi penyusunan makalah yang lebih baik kedepannya. Akhir kata
semoga makalah ini bermanfaatn bagi para pembaca.
Terima kasih.

Makassar, 30 November 2022


2

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………………….… 1
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………………………… 2
BAB 1 PENDAHULUAN ………………………………………………………………………………... 2
1.1 Latar Belakang ……………………………………………………………………………..… 2
1.2 Jenis dan Spesifikasi Teknis Usaha ……………………………………………………….…. 4
1.3 Gagasan (Keunikan dan Manfaat) Usaha …………………………………………………..… 4
1.4 Luaran yang Diharapkan ……………………………………………………………………... 4
1.5 Target Pasar ………………………………………………………………………………….. 4
BAB 2 GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA ………………………………..…………………... 5
2.1 Kondisi Umum lingkungan Terkait Gagasan Usaha …………………..…………………….. 5
2.2 Analisis Kinerja Modal Kerja ………..………………………………………………………. 6
2.3 Menentukan BEP Usaha …………… ……………………………………………………….. 6
BAB 3 METODE PELAKSANAAN …………………………………………………………………..… 9
3.1 Tahap Perencanaan ………………………………………………………………...………… 9
3.2 Proses Pelaksanaan Usaha …………………………………………………………………… 9
3.3 Teknik Pengemasan …………………………………………………………………….…… 9
3.4 Teknik Pemasaran Produk ………………………………………………………………...….
10
DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………….……………………
10
3

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Laundry merupakan salah satu bagian dalam pengelolaan jasa cuci-mencuci atas semua pakaian yang
telah dititipkan untuk dibersihkan. Kegiatan mencuci merupakan kegiatan sehari-hari yang harus
dilakukan dan tidak dapat kita tinggalkan. Saat ini, di luar sana masih banyak orang yang tidak memiliki
waktu untuk mencuci karena sibuk dengan hal lain seperti pekerja dan juga pelajar. jasa laundry menjadi
alternative bagi mereka yang memiliki aktivitas padat namun tidak sempat untuk mencuci pakaiannya
sendiri. Banyak usaha laundry yang telah didirikan di berbagai tempat. Tidak hanya di perkotaan namun
juga di pedesaan.

Pertama kali laundry muncul di amerika, lalu selanjutnya menyebar sampai ke seluruh dunia.  Pada
waktu itu terdapat banyak para imigran Cina datang ke Amerika sebagai tenaga kerja dan d any pertanian.
Pada saat itu, para imigran ingin melepaskan diri dari Cina untuk memulai hidup dengan yang lebih baik
karena pada saat itu keadaan d an yang sangat kacau.  Pada tahun 1851 Wah Lee merupakan imigran Cina
di Amerika yang membuka usaha yaitu laundry tangan. Merupakan orang pertama yang sedang
menjalankan usahanya di bidang jasa laundry.

 Seiring perubahan zaman, munculnya sebuah alat yang dilakukan dengan memanfaatkan aliran
listrik, yaitu mesin cuci. Usaha laundry pertama kali dikerjakan dengan cara mencuci menggunakan
tangan. Namun, setelah berkembangnya zaman menjadi modern, pencucian dimanjakan dengan
menggunakan mesin. Sehingga tidak perlu capek karena mencuci dengan menggunakan tangan. Tidak
hanya di Indonesia, bahkan Negara-negara lain ikut serta dalam mengembangkan usahanya dibidang jasa
laundry, dengan menghasilkan alat pintar bertujuan mempermudah dalam memberikan pelayanan terbaik
kepada konsumennya.

Pada saat ini usaha jasa laundry merupakan salah satu bisnis yang sedang diminati banyak orang,
karena sangat membantu beban mereka. Khususnya bagi para pekerja dan mahasiswa. Jasa laundry
memberikan pelayanan dengan memiliki jenis cucian yang telah ditetapkan harganya oleh pihak penyedia
jasa dan waktu lama cucian biasanya ditentukan oleh penyedia dengan batas minimal dan maksimal
selesainya cucian yang dipesan pelanggan.
4

1.2 Jenis dan Spesifikasi Teknis Produk


Produk yang penulis ajukan adalah jasa laundry dengan menggunakan mesin yang berteknologi
canggih dan tinggi, yang tetap menjaga kualitas pakaian, dan juga menggunakan bahan (sabun, pewangi)
yang berkualitas dan aman, yang membuat pakaian bersih dan wangi.
1.3 Gagasan (Keunikan, Keunggulan dan Manfaat) Produk
Keunikan, keunggulan serta manfaat produk (jasa laundry) kami disbanding produk lain (usaha lain)
adalah:
1. Teknologi mesin yang digunakan cukup canggih dan akan tetap menjaga kualitas barang
(pakaian).
2. Bahan yang digunakan yaitu sabun, pelembut pakaian, dan pewangi, berkualitas tinggi yang akan
menghilangkan noda dan membuat pakaian menjadi wangi sepanjang hari.
3. Pengerjaan yang cepat namun tetap menjaga kualitas, akan memanjakan cutomer dengan
pelayanan tersebut.
1.4 Luaran yang Diharapkan
Luaran yang diharapkan dari program ini adalah suatu produk jasa berupa layanan jasa laundry.
Dengan pelayanan yang maksimal serta mengedepankan kepercayaan konsumen terhadap bisnis ini, agar
konsumen puas dengan pelayanan jasa kami.
3.4 Target Pasar
Target utama dari produk (jasa laundry) ini adalah mahasiswa/d an pekerja kantoran, yang memiliki
jadwal yang padat dan tidak memiliki waktu untuk mengerjakan atau mencuci pakaian kotor mereka.
5

BAB 2 GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA


2.1 Kondisi Umum lingkungan Terkait Gagasan Usaha
Dengan melihat potensi pasar yang luar biasa dalam usaha laundry, melecut semangat untuk
mendirikan usaha laundry di kota Makassar, sekitar kampus. Kami memilih lokasi tersebut karena
sebagian besar penghuninya merupakan mahasiswa yang mempunyai tingkat kesibukan yang sangat
tinggi. Sehingga mereka tidak mempunyai waktu untuk mengurusi pakaian kotor mereka.
2.2 Analisis Kinerja Modal
1. Analisis Pasar
Analisis pasar dari produk (jasa laundry) dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT.
Analisis SWOT dari usaha ini yakni sebagai berikut:
a. Strengths atau Kekuatan.
Dilihat dari aspek strength (kekuatan), usaha jasa laundry memiliki keunggulan tersendiri,
diantaranya:
 Lokasi yang strategis. Rumah saya cukup strategis karena berada dilingkungan
perumahan dan juga beberapa tempat yang menerima kost-kostan.
 Harganya terjangkau dan relative murah.
 Menjamin hasil cucian yang memuaskan, pakaian harum dan bersih.
 Memberikan layanan antar jemput gratis di wilayah tertentu.
 Tersedianya pelayanan kiloan dan satuan
 Memiliki SDM yang berpengalaman dibidang mencuci dan menyetrika.

b. Weaknesses atau Kelemahan


Dilihat dari aspek weaknesses (kelemahan), usaha jasa laundry memiliki kelemahan tersendiri,
diantaranya:
 Salah satu yang menjadi kendala besar pada usaha laundry saya yaitu cuaca. Jika pada
saat musim hujan, tentu menghambat operasional jasa laundry karena membuat pakaian
tidak cepat kering
 Persaingan yang cukup tinggi
 Teknologi atau mesin yang digunakan terbilang masih minim
 Biaya perawatan mesin yang cukup tinggi

c. Opportunities atau Peluang


Dilihat dari aspek opportunities (peluang), usaha jasa laundry memiliki peluang tersendiri,
diantaranya:
Peluang usaha laundry saya bisa dibilang sangat menjanjikan karena lokasi usaha saya
yang startegis berada dilingkungan perumahan dan juga kost-kostan. Dengan pertumbuhan
mahasiswa yang pesat yang sibuk dengan tugas-tugas kampus mereka dan juga kesibukan
masyarakat terhadap pekerjaan membuat usaha laundry saya dapat dikatakan akan selalu
memiliki pelanggan.

d. Threats atau Ancaman


Dilihat dari aspek threats (ancaman), usaha jasa laundry memiliki ancaman tersendiri,
diantaranya:
6

 Adanya harga pesaing yang lebih murah pada saat promosi


 Konsumen semakin sensitive terhadap harga
 Munculnya pesaing asing
 Pesaing yang mempunyai teknologi yang lebih canggih dalam pengeringan pakaian

2. Analisis Rincian Kebutuhan Kerja


Harga Pokok Produksi

Peralatan Unit Biaya perunit (Rp) Jumlah (Rp)


Peralatan - - 9.395.000
Sub total 9.395.000
Bahan baku produksi
Sabun 20 kg 4000 400.000
Pewangi 16 kg 2000 120.000
Sub total 520.000
Pengemasan
Plastic opp & kantong plastik 1 pack 60.000 60.000
Sub total 60.000

Biaya overhead
Penyusutan peralatan perbulan 200.000
Biaya lain-lain 100.000
Sub total 300.000
Total 10.275.000
Biaya variable = biaya bahan baku + pengemasan
= Rp 520.000 + Rp 60.000
= Rp 580.000
Biaya tetap = penyusutan
= Rp 200.000
Total biaya = biaya variable + biaya tetap
= Rp 580.000 + Rp 200.000
= Rp 880.000

2.3 Menentukan Break Even Point (BEP) Jasa Laundry


1. Modal Awal

No. Modal Awal Harga

1 Biaya Peralatan Rp. 9.395.000


7

2 Biaya Perlengkapan Rp. 710.000

3 Bahan Baku Rp. 520.000

4 Biaya Promosi Rp. 200.000

5 Biaya Transportasi Rp. 100.000

6 Biaya Listrik Rp. 380.000

7 Biaya Air Rp. 300.000

8 Plastik Opp Rp. 60.000

Total Biaya Rp. 11.665.000

Jadi, total modal yang harus dikeluarkan untuk memulai usaha sebesar Rp.11.665.000,-.

2. Biaya Variabel/Variable Cost


Dalam usaha laundry, biaya variable meliputi : sabun detergen, pewangi,kantong plastic & plastic
opp.

No Biaya Variabel Harga


.

1 Bahan Baku Rp. 520.000

2 Kantong Plastic & Plastic Opp Rp. 60.000

Total Biaya Rp. 580.000

3. Biaya tetap/fixed cost


Biaya tetap meliputi : peralatan, perlengkapan, listrik, air, promosi, transportasi

No Biaya Tetap Harga


.

1 Peralatan Rp. 9.395.000

2 Perlengkapan Rp. 710.000

3 Biaya Air Rp. 300.000

4 Biaya Listrik Rp. 380.000

5 Biaya Promosi Rp. 200.000

6 Biaya Transportasi Rp. 100.000


8

Total Biaya Rp. 11.085.000

4. Perhitungan BEP

 Biaya tetap/fixed cost (FC) = Rp. 11.665.000,-/bulan.

 variable cost (VC) = Rp. 7.000,-/kilo

 Harga/price (P) = Rp. 10.000,-/kilo

 BEP (kilo) = FC/(P-VC) = Rp. 11.665.000/(3.000) = 3.888.33 = 3.880kilo

 BEP (Rp) = FC/(1-(VC/P) = Rp. 11.665.000/(1-(7/10)) = Rp. 38.880.000,-

 BEP (Rp) = Q x P =3.888 X Rp. 10.000 = Rp. 38.880.000,-

 Total Revenue (TR) = Q x P = 3.888 x Rp. 10.000 = Rp. 38.880.000,-

 Total Cost (TC) = FC + VC = Rp. 11.665.000 + (Rp. 7.000 x 3.888) = Rp. 38.880.000,-
Jika menginginkan keuntungan Rp. 3.000.000,-/ bulan, maka jumlah penjualannya :

 Penjualan (kilo) = FC + K/(P-VC) = Rp. 11.665.000 + Rp. 3.000.000/7.000 = 11.660 kilo

 Total Revenue (TR) = Q x P = 11.660 kilo x Rp. 10.000,= Rp. 116.600.000,-

 Total Cost (TC) = FC + VC = Rp. 11.665.000 + (Rp. 7.000 x 11.660) = Rp. 93.285.000,-

5. Grafik Variabel

TR
Rp. 116,6 juta
Rp. 93,28 juta
TC
Rp. 38,88 juta
BEP

Rp. 11.665 juta FC


9

BAB 3 METODE PELAKSANAAN


3.5 Tahap Perencanaan
Pelaksanaan dan pengeksekusian gagasan bisnis Jasa Laundry secara ringkas digambarkan
dalam skema berikut.

Pelaksanaa
n Produk

Evaluasi

Pemasaran
Dan
Persiapan
Pengopera
sian

3.2 Proses Pelaksanaan Usaha


a. alat
1) Mesin cuci
2) Mesing pengering
3) Setrika
4) Hanger
5) Ember
b. bahan
1) Pakaian kotor
2) Sabun
3) Pewangi
4) Pelembut pakaian
c. proses pembuatan
1) Memasukkan pakaian kotor ke dalam mesin cuci
2) Kemuadian, tuang sabun lalu setel mesin cuci
3) Bila pakaian telah dicuci, pindahkan pakaian ke dalam mesin pengering
4) Lalu setel mesin, tunggu sampai 15 menit
5) Setelah pakaian sudah di keringkan, tahap selanjutnya yaitu menyetrika pakaian
6) Sembari menyetrika, semprot pakaian dengan pewangi
7) Setelah itu, lipat seluruh item (pakaian) dengan ukuran yang sama agar pengemasannya
bisa lebihr rapih.
8) Kemas pakaian menggunakan platik oop.
3.6 Teknik Pengemasan
Pengemasan pakaian laundry dilakukan dengan menggunakan plastic oop. Penggunaan plastic
oop ini bertujuan untuk memudahkan pengemasan pakaian laundry biar lebih rapih dan juga
ketahanan dari pewangi bisa lebih tahan lama sebelum sampai kepada customer. Setelah itu, di
10

bungkus kembali dengan kantong plastic agar memudahkan customer dalam pengambilan
laundry.
3.7 Teknik Pemasaran
Metode pemasaran terdiri dari proses pengerjaan, harga, tempat, serta promosi yang ditetapkan.
1. Proses Pengerjaan
Pada proses pengerjaan di laundry ini, telah menggunakan mesin dengan teknologi yang
canggih dan tetap menjaga kualitas dari pakaian.
2. Harga
Harga yang ditawarkan kepada customer senilai Rp 5.000 per kg.
3. Tempat
Lokasi laundry berpusat pada penjualan offline di kota Makassar.
4. Pengenalan dan pemasaran
Pemasaran yang dilakukan menggunakan metode via online, secara tidak langsung
menggunakan website dan juga laman media sosial seperti instagram, tiktok, whatsapp, dan
facebook.

DAFTAR PUSTAKA
Latar belakang [Link]

Anda mungkin juga menyukai