PEMERINTAH KABUPATEN GROBOGAN
DINAS KESEHATAN
JALAN GAJAH MADA NO. 19 TELP. (0292) 421049 FAX. (0292) 424852
KEPUTUSAN KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN GROBOGAN
NOMOR : 445 / 6593.a / 2021
TENTANG
STRUKTUR ORGANISASI PUSKESMAS
KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN GROBOGAN
Menimbang : a. bahwa Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas)
merupakan unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan
Kabupaten, sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan;
b. bahwa untuk kelancaran pelayanan upaya kesehatan
masyarakat di Puskesmas maka setiap Puskesmas yang
ada harus mempunyai struktur organisasi yang sesuai
dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun
2019;
c. bahwa struktur organisasi puskesmas disusun oleh Dinas
Kesehatan Kabupaten berdasarkan kategori, upaya
Kesehatan dan beban kerja puskesmas bersangkutan;
d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
huruf a, b dan huruf c maka perlu menetapkan Surat
Keputusan Kepala Dinas Kesehatan tentang Struktur
Organisasi Puskesmas ;
Mengingat 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang
Perlindungan Konsumen;
2. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik
Kedokteran;
3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan
Publik;
: 4. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan;
5. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa
kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun
2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang
Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
6. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga
Kesehatan;
7. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang
Perangkat Daerah;
8. Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang
Standar Pelayanan Minimal;
9. Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang
Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia;
10. Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2012 tentang Sistem
Kesehatan Nasional;
11. Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN
Tahun 2020 – 2024;
12. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 Tahun 2013
tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan
Nasional;
13. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2016
Tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia
Sehat Dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK);
14. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 44 Tahun 2016
Tentang Pedoman Manajemen Puskesmas;
15. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 Tahun 2019
tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar Pada Standar
16. Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan ;
17. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019
tentang Puskesmas;
18. Peraturan Bupati Grobogan Nomor 63 Tahun 2021 tentang
Kedudukan, Susunan Organisasi,Tugas Pokok, Fungsi,
Uraian Tugas Jabatan dan Tata Kerja Dinas Kesehatan
Kabupaten Grobogan; dan
MEMUTUSKAN
Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA DINAS KESEHATAN TENTANG
STRUKTUR ORGANISASI PUSKESMAS
KESATU : Membentuk struktur organisasi puskesmas sesuai dengan
susunan organisasi sebagaimana tercantum dalam lampiran
keputusan ini.
KEDUA : Masing-masing struktur organisasi tersebut agar dijabarkan
lebih lanjut sesuai dengan situasi dan kondisi masing-
masing puskesmas.
KETIGA : Keputusan Kepala Dinas ini mulai berlaku pada tanggal
ditetapkan dan apabila ada kekeliruan akan dilakukan
perubahan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di : Purwodadi
Pada tanggal : 28 Desember 2021
KEPALA DINAS KESEHATAN
KABUPATEN GROBOGAN
SLAMET WIDODO
NIP. 196406271989101001
Lampiran : Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten
Grobogan
Nomor : 445 / 6593.b / 2021
Tanggal : 28 Desember 2021
TENTANG STRUKTUR ORGANISASI PUSKESMAS
A. PUSKESMAS KAWASAN PERKOTAAN
Pola struktur organisasi Puskesmas yang dapat dijadikan acuan di puskesmas
kawasan perkotaan adalah sebagai berikut:
1. Kepala Puskesmas :
Berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara; memiliki pendidikan bidang kesehatan paling
rendah sarjana S-1 (strata satu) atau D-4 (diploma empat); pernah paling rendah
menduduki jabatan fungsional tenaga kesehatan jenjang ahli pertama paling sedikit 2
(dua) tahun; memiliki kemampuan manajemen di bidang kesehatan masyarakat; masa
kerja di Puskesmas paling sedikit 2 (dua) tahun; dan telah mengikuti pelatihan
manajemen Puskesmas.
2. Kasubag Tata Usaha :
Kriteria Kepala Tata Usaha yaitu tenaga kesehatan dengan tingkat Pendidikan paling
rendah Diploma 3 yang memahami administrasi keuangan dan sistem informasi
kesehatan. Kepala Tata Usaha membawahi beberapa kegiatan diantaranya Koordinator
Tim Manajemen Puskesmas, Sistem Informasi Puskesmas, Kepegawaian, Rumah
Tangga, dan
Keuangan.
3. Penanggung jawab UKM dan keperawatan kesehatan
masyarakat Membawahi beberapa kegiatan al:
a. Pelayanan promosi kesehatan
b. Pelayanan kesehatan lingkungan
c. Pelayanan kesehatan keluarga yang bersifat UKM
d. Pelayanan gizi yang bersifat UKM
e. Pelayanan pencegahan dan pengendalian penyakit
f. Pelayanan keperawatan kesehatan masyarakat
4. Penanggung jawab UKM Pengembangan, membawahi upaya pengembangan yang
dilakukan Puskesmas, antara lain:
a. Pelayanan kesehatan gigi masyarakat
b. Pelayanan kesehatan tradisional komplementer
c. Pelayanan kesehatan olahraga
d. Pelayanan kesehatan kerja
e. Pelayanan kesehatan lainnya
5. Penanggung jawab UKP, kefarmasian, dan laboratorium membawahi beberapa
kegiatan, seperti:
a. Pelayanan pemeriksaan umum
b. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut
c. Pelayanan kesehatan keluarga yang bersifat UKP
d. Pelayanan gawat darurat
e. Pelayanan gizi yang bersifat UKP
f. Pelayanan persalinan
g. Pelayanan kefarmasian
h. Pelayanan laboratorium
6. Penanggung jawab jaringan pelayanan Puskesmas dan jejaring Puskesmas, yang
membawahi:
a. Puskesmas pembantu
b. Puskesmas keliling
c. Praktik bidan desa
d. Jejaring Puskesmas
7. Penanggung jawab bangunan, prasarana, dan peralatan Puskesmas
8. Penanggung jawab mutu.
Bagan Organisasi Puskesmas Wilayah Perkotaan
Kepala Puskesmas
Kepala Tata Usaha
Koordinator Tim Sistem Informasi
Kepegawaian Rumah Tangga Keuangan
Manajemen Puskesmas Puskesmas
Penanggung jawab UKP, Penanggung jawab Penanggung jawab bangunan,
Penanggungjawab UKM Esensial dan Keperawatan Penanggung jawab UKM jaringan pelayanan Penanggung Jawab
kefarmasian, dan prasarana, dan peralatan
Kesehatan Masyarakat Pengembangan Puskesmas dan jejaring Mutu
laboratorium Puskesmas
Puskesmas
Pelayanan promosi kesehatan Pelayanan kesehatan gigi masyarakat Pelayanan pemeriksaan umum
Puskesmas keliling
Pelayanan kesehatan lingkungan Pelayanan kesehatan tradisional komplementer Pelayanan kesehatan gigi dan mulut
Praktik bidan desa
Pelayanan kesehatan keluarga yang bersifat
UKM Pelayanan kesehatan olahraga Pelayanan kesehatan keluarga yang bersifat UKP
Jejaring puskesmas
Pelayanan gizi yang bersifat UKM Pelayanan kesehatan kerja
Pelayanan gawat darurat
Puskesmas pembantu
Pelayanan pencegahan dan pengendalian
Pelayanan kesehatan lainnya
penyakit
Pelayanan gizi yang bersifat UKP
Pelayanan keperawatan kesehatan masyarakat
Pelayanan persalinan
Pelayanan kefarmasian
Pelayanan laboratorium
B. PUSKESMAS KAWASAN PERDESAAN
Pola struktur organisasi Puskesmas yang dapat dijadikan acuan di Puskesmas Kawasan
Perdesaan adalah sebagai berikut:
1. Kepala Puskesmas
Kriteria Kepala Puskesmas sesuai dengan ketentuan peraturan ini.
2. Kriteria Kepala Tata Usaha yaitu tenaga kesehatan dengan tingkat Pendidikan paling
rendah Diploma 3 yang memahami administrasi keuangan dan sistem informasi
kesehatan.
Kepala Tata Usaha membawahi beberapa kegiatan diantaranya Koordinator Tim
Manajemen Puskesmas, Sistem Informasi Puskesmas, Kepegawaian, Rumah Tangga, dan
Keuangan.
3. Penanggung jawab UKM esensial dan keperawatan kesehatan masyarakat yang
membawahi:
a. Pelayanan promosi kesehatan
b. Pelayanan kesehatan lingkungan
c. Pelayanan kesehatan keluarga yang bersifat UKM
d. Pelayanan gizi yang bersifat UKM
e. Pelayanan pencegahan dan pengendalian penyakit
f. Pelayanan keperawatan kesehatan masyarakat
4. Penanggung jawab UKM Pengembangan, membawahi upaya pengembangan yang
dilakukan Puskesmas, antara lain:
a. Pelayanan kesehatan gigi masyarakat
b. Pelayanan kesehatan tradisional komplementer
c. Pelayanan kesehatan olahraga
d. Pelayanan kesehatan kerja
e. Pelayanan kesehatan lainnya
5. Penanggung jawab UKP, kefarmasian, dan laboratorium, membawahi beberapa kegiatan,
seperti:
a. Pelayanan pemeriksaan umum
b. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut
c. Pelayanan kesehatan keluarga yang bersifat UKP
d. Pelayanan gawat darurat
e. Pelayanan gizi yang bersifat UKP
f. Pelayanan persalinan
g. Pelayanan rawat inap untuk Puskesmas yang menyediakan pelayanan rawat inap
h. Pelayanan kefarmasian
i. Pelayanan laboratorium
6. Penanggung jawab jaringan pelayanan Puskesmas dan jejaring Puskesmas, yang
membawahi:
a. Puskesmas pembantu
b. Puskesmas keliling
c. Praktik bidan desa
d. Jejaring puskesmas
7. Penanggung jawab bangunan, prasarana, dan peralatan Puskesmas
8. Penanggung jawab mutu
Bagan Organisasi Puskesmas Wilayah Pedesaan
Kepala Puskesmas
Kepala Tata Usaha
Koordinator Tim Sistem Informasi
Kepegawaian Rumah Tangga Keuangan
Manajemen Puskesmas Puskesmas
Penanggung jawab
Penanggung jawab UKP, Penanggung jawab bangunan,
Penanggungjawab UKM Esensial dan Penanggung jawab UKM jaringan pelayanan Penanggung Jawab
kefarmasian, dan prasarana, dan peralatan
Keperawatan Kesehatan Masyarakat Pengembangan Puskesmas dan jejaring Mutu
laboratorium Puskesmas
Puskesmas
Pelayanan promosi kesehatan Pelayanan kesehatan gigi masyarakat Pelayanan pemeriksaan umum
Puskesmas pembantu
Pelayanan kesehatan tradisional
Pelayanan kesehatan lingkungan komplementer Pelayanan kesehatan gigi dan mulut
Puskesmas keliling
Pelayanan kesehatan keluarga yang bersifat
Pelayanan kesehatan olahraga Pelayanan kesehatan keluarga yang bersifat
UKM
UKP
Praktik bidan desa
Pelayanan gizi yang bersifat UKM Pelayanan kesehatan kerja Pelayanan gawat darurat
Jejaring puskesmas
Pelayanan pencegahan dan pengendalian
Pelayanan kesehatan lainnya
penyakit
Pelayanan gizi yang bersifat UKP
Pelayanan keperawatan kesehatan
masyarakat
Pelayanan persalinan
Pelayanan rawat inap untuk Puskesmas yang
menyediakan pelayanan rawat inap
Pelayanan kefarmasian
Pelayanan laboratorium